cover
Contact Name
Khairizzaman
Contact Email
sintesa@kopertais5aceh.or.id
Phone
+62881024912434
Journal Mail Official
sintesa@kopertais5aceh.or.id
Editorial Address
Kantor Kopertais Wilayah V Aceh, Lantai 3, Gedung Biro Rektorat UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan
ISSN : -     EISSN : 27150666     DOI : -
Jurnal SINTESA is published by the Coordinator of the Islamic Higher Education Institution in Aceh and focuses to publish research articles in the Islamic studies field twice a year. Its scope consists of (1) Islamic theology (2) Islamic law (3) Islamic education (4) Islamic mysticism and philosophy (5) Islamic economics (6) the Study of tafsir and hadith, and (7) Islamic art and history.
Articles 37 Documents
KOLABORASI PENDIDIKAN TRADISIONAL DAN PENDIDIKAN UMUM (DAYAH, SEKOLAH AGAMA DAN SEKOLAH UMUM) Muktar Muktar
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.157 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.232

Abstract

Salah satu alternatif dalam menyekolahkan anak adalah yang bisa diambil oleh orang tua adalah melanjutkan pendidikan anaknya ke sekolah dalam pesantren. Ada beberapa manfaat yang didapatkan. Disamping menuntut ilmu pendidikan umum, juga mendapatkan pendidikan agama, sehingga terjadi keseimbangan antara ilmu dunia dan ilmu agama dalam dirinya. Ilmu agama akan menjadi fondasi bagi anak dalam menjalani kehidupannya. Seorang manusia bukan perlu cerdas secara intelektual, tetapi juga secara kepribadian, sosial, dan spiritual. Pesantren adalah tempat yang tepat untuk membentuk beberapa kecerdasan tersebut. Di tengah tantangan yang semakin berat dan ketat, ketika banyak manusia terlalu menghamba kepada iptek minus iman dan takwa kepada Allah Swt., di tengah serbuan sekulerisme, materialisme, hedonisme, dan individualisme, dan jauh semakin jauh dari nilai-nilai, pesantren diharapkan menjadi benteng untuk membangun dan menjaga akidah umat. Melatih kemandirian. Dengan mengikuti pendidikan pesantren anak dilatih untuk mandiri, mengelola dirinya, tidak cengeng, tidak terlalu ketergantungan kepada orang tua. Pada awalnya mungkin sang anak akan merasa tersiksa, merana, merasa dibuang oleh orang tuanya, belum banyak yang kenal. Biasanya serba dilayani, tinggalmakan, tinggal minum, tinggal memakai seragam, dan sebagainya, selama di pesantren dia harus melakukannya sendiri. Seiring dengan perjalanan waktu, sang anak pun mulai terbiasa dan akan merasa betah. Apalagi sudah mengenal lingkungan, dan memiliki banyak teman. Ada perbedaan antara pesantren di masa lalu dengan masa sekarang. Dulu, santri harus menyiapkan makan dan minum sendiri, ngaliwet menggunakan kastrol (sejenis alat penanak nasi), lalu memakannya di atas daun atau nampan bersama santi yang lain, mencuci sendiri, dan menyetrika baju sendiri. Tetapi saat ini dengan sistem pesantren modern,makanan sudah disiapkan oleh pesantren, bahkan mencuci baju pun menggunakan jasa laundry.Tempat tidur pun, kalau dulu cukup menggunakan tikar atau karpet, sekarang menggunakan kasur busa. Intinya, santri sudah dibuat nyaman dan difasilitasi. Walau demikian, ada juga santri yang masih memasak makanan sendiri dan mencuci pakaian sendiri. Sekolah dalam pesantren memiliki tata tertib yang harus ditaati oleh setiap santrinya. Tata tertib tentunya disertai sanksi bagi melanggarnya. Biasanya, pada saat mendaftar, tata tertib tersebut disampaikan pihak pesantren, dan ditandatangani oleh orang tua dan calon santri. Tujuannya agar pesantren dapat melaksanaan mewenangannya untuk mengajar dan mendidiksantri sesuai aturan yang berlaku, serta menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan pesantren.
AN EVALUATION STUDY OF PROSPECTIVE TEACHERS’ COMPETENCES IN TEACHING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Zahrina A. Hamid
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 1, No 2 (2020): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.648 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v1i2.177

Abstract

This study evaluated competences of the students of Education for Islamic Primary Schools in real teaching or the program was renowned as PPL. The participants were 11 students which were named prospective teachers in this research, who spread out in three schools. The informants were the principals and the guide teachers.  The techniques of data collection employed observation, questionnaire and interview. The findings of the study were matched to the teacher’s competence standards. The findings revealed that the prospective teachers were excellent in personal and social criteria. They were also good at preparing teaching-learning equipments and supporting students’ talents. Nevertheless, they were weak in class organization. A few of them were difficult to face the different characters of the students. In addition, a few of them could not go smoothly with the teaching techniques used and were low at mastering the materials.
ANALISIS TENTANG HARTA GONO GINI DALAM HUKUM ADAT DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA (UU NO 1 TAHUN 1974 DAN KHI INDONESIA) Muzakkir Muzakkir
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 3, No 2 (2022): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.187 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v3i2.427

Abstract

Marriage is a sunnah of the Prophet and is an act of worship for those who are physically and spiritually ready. It must be understood that behind the marriage bond there is a binding bond between the bride and groom. Besides that, there are some things that must be kept together. One of them is joint property. Shared assets seem to belong to the groom only if the bride dies. when in fact joint property is joint property. This research is entitled Analysis of Gono Gini assets in customary law and positive law in Indonesia (Uu No. 1 of 1974 and Indonesian Law) Problem formulation 1. Gono Gini assets are based on Customary Law, and 2 Gono Gini assets based on positive law in Indonesia. AbstrakPernikahan adalah suatu sunnah Rasul dan merupakan ibadah bagi yang siap secara jasmani dan rohani. Harus dipahami dibalik ikatan pernikahan ada ikatan yang mengikat antara kedua mempelai. Disamping itu, ada beberapa hal yang harus dijaga bersama. Salah satunya adalah harta bersama. Harta bersama seolah-olah hanya milik mempelai laki-laki jika mempelai wanita meninggal dunia. padahal hakikatnya harta bersama adalah milik bersama.penelitian ini yang berjudul Analisis tentang harta gono gini dalam hukum adat dan hukum positif di indonesia (uu no 1 tahun 1974 dan khi indonesia) Rumusan masalah 1. Harta gono gini berdasarkan Hukum Adat dan 2 harta gono gini berdasarkan   hokum positif di Indonesia.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep siswa pada Pokok Bahasan Permutasi di Kelas X MAN 2 Pidie Jaya Kabupaten Pidie Jaya Rahmawati Rahmawati
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.537 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.237

Abstract

Semakin tinggi pemahaman dan penguasaan materi serta hasil belajar, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran. keberhasilan penyelenggaraan pendidikan banyak ditentukan oleh proses belajar mengajar yang ditangani langsung oleh guru. Guru dalam pembelajarannya di kelas tidak mengaitkan dengan skema yang telah dimiliki siswa dan siswa kurang diberi kesempatan untuk menemukan kembali dan mengkontruksi sendiri ide-ide matematika sehingga pembelajaran di kelas jadi kurang bermakna. Model pembelajaran discovery learning merupakan salah satu alternatif yang diharapkanmampu mengaktifkan anak, menemukan sesuatu dan mengembangkan kreatifitas. Metode Discovery Learning adalah suatu metode pembelajaran yang membimbing siswa untuk menemukan hal-hal yang baru bagi siswa berupa konsep, rumus, pola, dan sejenisnya. Sehingga, dengan penerapan metode ini dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Uji coba ini bertujuan Metode Discovery Learning adalah suatu metode pembelajaran yang membimbing siswa untuk menemukan hal-hal yang baru bagi siswa berupa konsep, rumus, pola, dan sejenisnya. Sehingga, dengan penerapan metode ini dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. tingkatpemahaman konsep siswa, pernyataan dalam angket dikategorikan dalam 3 kategori, yaitu pemahaman masalah terhadap permutasi, kebenaran jawaban akhir soal, dan proses penurunan rumus permutasi. Berdasarkan angket yang telah diisi oleh siswa, dapat terlihat bahwa dari 3 kategori 4 siswa tergolong “sangat baik”, 3 siswa tergolong “cukup” dan 18 siswa tergolong “baik”. Dari hasil kategori terlihat bahwa pemahaman konsep siswa “baik” karena siswa baru pertama kalimembuktikan rumus selama mereka belajar.
HAWALAH MUTHLAQAH DALAM PERSPEKTIF SYAFI ‘IYAH DAN HANAFIYAH Mariana Mariana; Amsanul Amri
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 1, No 2 (2020): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.593 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v1i2.182

Abstract

This study aims to understand the concept of muthlaqah debt transfer according to Syafi’iyah and Hanafiyah and to find out the similarities and differences between muthlaqah and Shayfiyah and Hanafiyah. The results of the study show that the acquisition of muthlaqah according to Syafi’iyah is an unauthorized transfer of debt as compensation from the payment of muhil debt to muhal and that muthlaqah is not allowed. The transfer of muthlaqah debt according to Hanafiyah means that if the transfer is in the form of muthlaqah then the two debts must not be the same, both in quantity and quality, and the transfer of muthlaqah debt is allowed. There is a difference of opinion between the transfer of muthlaqah debt according to Hanafiyah when the transfer is in the form of a transfer of muthlaqah debt so the two debts do not have to be the same, in both quantity and quality, the transfer of muthlaqah debt is allowed. However, according to Syafi’iyah if there is a difference in the amount (debt in money) or quality difference (debt in the form of goods) then the transfer of muthlaqah debt is invalid. The Shiafi'iyah scholars argue that the two debts must be equal between the expiration dates, otherwise they are invalid.
STRATEGI DAN PERANAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENANAMKAN KARAKTER KEPADA PESERTA DIDIK Abdurrazaq Naufal Abdurrazaq
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 1, No 1 (2019): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.185 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v1i1.24

Abstract

Strategi dan peran tenaga pendidik sangat penting dalam dunia pendidikan, karena tenaga pendidik bertugas dan bertanggung jawab memotivasi, memfasilitasi, mendidik dan melatih peserta didik. Salah satu cara mengatasi masalah yang dialami oleh peserta didik adalah dengan meningkatkan nilai-nilai karakter, dengan adanya nilai-nilai karakter, diharapkan peserta didik dapat menunjukkan sikap-sikap yang religi. Demikian juga dengan belajar. Belajar yang dilakukan dengan nilai-nilai karakter islami akan membawa hasil yang jauh lebih baik dibandingkan dengan belajar yang dilakukan tanpa adanya nilai-nilai karakter yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi dan peranan guru dalam menanamkan karakter kepada peserta didik. Kata Kunci: Strategi, Peranan, Karakter, Tenaga Pendidik, Peserta Didik.
المدخل إلى اختبارات اللغات (ورقة بحثية فى مادة تقويم تدريس اللغة العربية) Ana Sofia; Edy Murdani
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 2 (2021): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.048 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i2.255

Abstract

إن الإختبار وسيلة لمعرفة استيعاب و مدى كفائة الطلاب فى التعلم. فى تدريس اللغة كان الإختبار له دورا هاما يستهدف تنمية كفائة لغوية. الأسئلة لهذا البحث فهي كبف هيئة اختبار اللغة فى تعليم اللغة و كيف علاقة اختبار اللغة و تعليم اللغة و كيف المداخل فى صنع اختبار اللغة و علاقة بين المداخل بعضها بعضا. النتائج لهذا البحث فهي أن مكانة الإختبار فى عملية التعليم و التعلم لمهمة جدا و لاسيما فى اللغة العربية حيث تجعل حصليتها تقويما و تحسينا للعمليات المقبلية. كانت العلاقة بين الإختبار و تعليم اللغة علاقة متينة و قوية إما أن تكون سببية أو راجعة تغذية. لقد أسست المداخل على قاعدة البنيوى و غير البنيوى و الذي ينحصر تحت ظلال البنيوى هما : الإنفصالى و الوحد و أما غيرها ينحصر تحت القاعدة غير البنيوى. وجود المدخل البرمجى ينوب المدخل الإتصالى بالعلم لأن الثانى فقد جعل اللغة استخداما و اقعيا و إذا توفره الأول فقد تم الثانى.
WAWASAN ALQURAN TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Irvan Mustafa Sembiring
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 2, No 1 (2020): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.533 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v2i1.233

Abstract

Pada zaman era digital ini masih banyak lembaga pendidikan Islam yangmenggunakan kurikulum bersifat konservatif artinya tidak sedikit dijumpai lembaga pendidikan Islam yang masih menggunakan kurikulum klasik yang orientasinya bersifat keagamaan. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan kurikulum pendidikan Islam dalam wawasan Alquran. Metode yang digunakan dalam penulisan ini dengan kajian pustaka (library research). Hasil dari tulisan ini menginformasikan bahwa Pertama, Sumber ilmu pengetahuan itu hakikatnya dari Allah. Kedua, Kurikulum dalam Alquran itu bersifat universal yang mencakupberbagai aspek ilmu pengetahuan. Ketiga, Tidak ada pada hakikatnya dikotomi ilmu antara agama dan umum sebagaimana telah berkembangnya paham paham sekuler Barat kepada dunia pendidikan Islam. Keempat, Dalam Islam ilmu umum dan ilmu agama tidak dapat dipisahkan.
KETELADANAN GURU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA MIN MEULABOH ACEH BARAT Rafnidar Rafnidar
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 1, No 2 (2020): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.064 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v1i2.178

Abstract

As an educator, a teacher plays an important role in determining teaching and learning success. Educating does not merely a requirement to administrative procedures, but it also involves a totality in its implementation. This means that the whole components of learning are included when educating. Also, being a role model is part of the teacher’s intelligence, attitudes, and behaviors when they need to shape student’s moral, spiritual, and social characteristics. This study examined the issues of the actualization of teachers’ role modeling of MIN (Islamic elementary school) Meulaboh that influenced students’ emotional intelligence, the effects of role modeling that were shown during teacher-student interactions, and the obstacles and the solutions to the development of students’ behaviors relevant to their emotional intelligence. This study was a qualitative study. The data obtained were primary and secondary data. The participants of the study included the principal, vice principal of curriculum affairs, staff of student affairs, administration staff, teachers, and students of MIN Meulaboh, Aceh Barat district. Data were obtained by observation, interview, and documentation. The data were then analyzed through three systematical stages; reduction, display, and verification. Findings showed that teachers’ role modeling could increase students’ emotional intelligence, and gave relevant impact towards the students. It was shown from the increasing harmonious relationship among the students, and also better attitudes such as being polite and reserved, greeting each other, having proper behaviors to one another, and being punctual and discipline. It is hoped that the study would provide valuable contribution to teachers, students, and school itself, and also the findings could provide information on teachers as role models that can influence students’ emotional intelligence, to which further becomes a basis for developing a polite, discipline, and friendly future generation.
NILAI-NILAI TOLERANSI DALAM BUKU AJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH Hijratul Hasanah
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 3, No 2 (2022): Januari-Juni
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.232 KB) | DOI: 10.22373/sintesa.v3i2.557

Abstract

In the educational process, the inculcation of values is an important thing that must be implemented to achieve the goals of education itself. One of the values that must be transmitted in the educational process is tolerance. To be able to realize it in life, education must be carried out continuously, both within the school and family spheres. This study aims to determine the values of tolerance in Islamic Cultural History (SKI) textbooks at Class VII Madrasah Tsanawiyah. In this article, the author uses literature or library research, namely studies carried out using literature that originates from books, papers, journal, notes, or reports on research results and previous studies. This study shows that the range of tolerance values found in SKI Class VII textbooks at Madrasah Tsanawiyah include: acknowledging the rights of everyone; respecting the beliefs of others; respecting difference; mutual understanding; as well as awareness and honesty. These values are included in the points of tolerance, democracy, togetherness, equality, and justice.AbstrakDalam proses pendidikan, penanaman nilai menjadi hal penting yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan pendidikan itu sendiri. Salah satu nilai yang harus ditransmisikan dalam proses pendidikan adalah nilai toleransi. Untuk dapat merealisasikan dalam kehidupan, pendidikan harus dilakukan secara terus menerus baik dalam lingkup sekolah  maupun lingkup keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai toleransi dalam buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah Kelas VII. Dalam artikel ini, penulis menggunakan studi yang bersifat litere atau kepustakaan (Library Research), yaitu kajian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur yang bersumber baik berupa kitab, buku, karya ilmiah, catatan maupun laporan hasil penelitian dan penelitian terdahulu. Kajian ini menunjukkan bahwa cakupan nilai toleransi yang ditemukan dalam buku ajar SKI Kelas VII Madrasah Tsanawiyah antara lain: mengakui hak setiap orang; menghormati keyakinan orang lain; menghargai dalam perbedaan; saling pengertian; serta kesadaran dan kejujuran. Nilai-nilai tersebut tercakup dalam poin toleran, demokratis/kebersamaan, kesetaraan/kesamaan dan keadilan.

Page 2 of 4 | Total Record : 37