cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 20 no. 1 (2023)" : 5 Documents clear
EVALUASI KINERJA PLATE HEAT EXCHANGER DI REFINERY PLANT INDUSTRI MINYAK GORENG Agung Kurnia Yahya; Rivaldo Romigo; Puji Rahayu; Apsari Puspita Aini; Hasnah Ulia
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.203

Abstract

Plate Heat Exchanger (PHE) merupakan salah satu elemen yang mempunyai peran penting dalam efisiensi energi di PT. XYZ. Di PT. XYZ terdapat permasalahan pada alat PHE, di mana laju alir fluida panas pada alat tersebut cenderung mengalami penurunan tiap waktunya, hal tersebut dapat menyebabkan perpindahan panas antara fluida panas dan fluida dingin tidak optimal sehingga terjadi penurunan kinerja pada alat. Kinerja alat PHE dapat ditinjau dari efektivitasnya, jika kinerja PHE menurun maka dapat menyebabkan peningkatan konsumsi energi sehingga biaya yang dikeluarkan juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung efektivitas PHE tipe 605A yang digunakan sebagai penukar panas antara crude palm oil dan refined bleached deodorized palm oil di PT. XYZ dan didapatkan efektivitas pada saat ini berkisar 81,77% - 86,13%. Tetapi efektivitas PHE mengalami penurunan tiap waktunya dan diprediksi akan menurun menjadi 75% pada hari ke-11. Rekomendasi yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu perawatan dan pembersihan rutin, monitoring kinerja plate heat exchanger secara real-time, serta kaji ulang beban kerja sistem heat plate exchanger
METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY UNTUK MENDETEKSI KANDUNGAN LOGAM BESI (Fe) DAN MERKURI (Hg) DALAM LIMBAH OUTLET Risma Sari; Nola Gusvita; Umar Kalmar Nizar; Charles Banon
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.194

Abstract

Limbah menjadi persoalan kontemporer seiring kepadatan penduduk yang semakin meningkat. Setiap rumah tangga yang tinggal di perkotaan pasti akan membutuhkan tempat pembuangan air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dan merkuri. Ini dilakukan untuk memastikan kadar dari logam besi dan merkuri yang ada pada outlet sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Efek samping dari logam besi dan merkuri jika pada outlet didapatkan jumlah kadarnya yang terlalu banyak maka outlet tersebut tidak dapat dialirkan langsung ke pemukiman warga, yang jika dialirkan maka dapat membahayakan kesehatan dari masyarakat. Uji kuantitatif yang yang dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dengan metode nyala api secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 248.3 nm dan menentukan kadar logam merkuri dengan metode Mercury Vaporizer Unit (MVU) secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 253.7 nm. Hasil pengujian kadar logam besi pada sampel outlet yaitu sebesar 0.1969 mg/L. Sedangkan kadar merkuri pada sampel outlet yaitu sebesar 0.0012 mg/L, berdasarkan PerMenLH RI No 05 tahun 2014 dapat disimpulkan bahwa kadar logam besi (Fe) dan merkuri (Hg) yang terkandung di dalam air limbah outlet berada di bawah baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan
PENENTUAN pH, CHEMICAL OXYGEN DEMAND DAN TOTAL SUSPENDED SOLID PADA KOLAM LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT Syafrinal; Selfa Dewati Samah; Melysa Putri; Fatmawati Fatmawati; Ria Januarti
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.198

Abstract

Limbah cair pabrik minyak kelapa sawit dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Parameter uji yang dapat menunjukan kualitas limbah cair pabrik kelapa sawit adalah pH, Chemical Oxygen Demand, dan Total Suspended Solid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai pH dengan menggunakan pH Meter, COD dan TSS dengan menggunakan spektrofotometer UV – Vis pada setiap kolam limbah cair pabrik kelapa sawit sebelum dibuang ke sungai agar tidak mencemari lingkungan. Hasil penelitian selama tiga minggu pengujian menunjukan bahwa nilai pH kolam limbah cair pabrik kelapa sawit cenderung semakin naik dari kolam fat fit hingga oulet kolam V sedangkan nilai COD dan TSS cenderung turun dari kolam fat fit hingga outlet kolam V. nilai pH limbah yang dibuang ke sungai berada pada rentang 6 -9, nilai COD di bawah 350 mg/L dan TSS di bawah 250 mg/L. Hasil yang diperoleh telah sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014. Limbah cair pabrik kelapa sawit yang dihasilkan telah aman dibuang ke sungai.
PENGARUH PERBEDAAN PELARUT TERHADAP PROSES EKSTRAKSI BATANG SEREH (Cymbopogon citratus) Miftahurrahmah Miftahurrahmah; Enny Nurmalasari; Reski Lediyo Putra; Ihsan Maulana; Aula Chairunnisak
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.202

Abstract

Manfaat minyak atsiri yang sangat banyak akan meningkatkan permintaan dalam jumlah yang banyak, sehingga untuk mendapatkan hasil yang optimal peneliti terus melakukan penelitian di bidang ini. Beberapa metode proses yang dapat digunakan untuk memperoleh minyak atsiri. Beberapa metode digunakan peneliti untuk mengetahui perolehan produk terbaik. Telah digunakan metode maserasi, dengan variasi beberapa pelarut sebagai pembanding, yang mana filtrat hasil maserasi selanjutnya distilasi untuk memperoleh minyak atsiri yang murni untuk mencari cara produksi minyak atsiri yang efisien dan menentukan pelarut terbaik untuk proses produksinya. Pelarut yang digunakan yaitu; Metanol, Etanol, n-Hexana dan juga Air. Tahapan metode maserasi, sampel sereh disiapkan 150 g dengan ukuran 1 cm, direndam oleh pelarut sebanyak 1 L dalam wadah tertutup selama 24 jam. Selanjutnya filtrat tersebut didistilasi untuk mendapatkan produk yang murni, kemudian dikarakterisasi menggunakan GC-MS. Hasil penelitian membuktikan bahwa minyak lebih banyak diekstrak oleh pelarut etanol dibandingkan pelarut yang lain, yaitu mencapai 23,31 g dan hasil uji GC-MS menunjukkan bahwa minyak sereh mengandung 25,75 % Geraniol. Sehingga disimpulkan Geraniol lebih larut dalam pelarut Etanol karena kepolaran senyawa -senyawa di dalam minyak sereh lebih dekat dengan kepolaran Etanol, sehingga jumlah rendemen yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan ektraksi menggunakan selain Etanol.
SIX SIGMA DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KERIPIK PISANG DI PASURUAN Asri Amalia Muti; Nofan Hadi Ahmad; Tri Novita Sari
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.204

Abstract

Perusahaan kecil yang tidak memperhatikan kualitas produk akan mengalami masalah pemasaran misalnya penurunan penjualan produk. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian mutu untuk setiap produk. Kripik pisang misalnya dalam pembuatannya dirasa sangat sulit dan sering mengalami kecacatan produk. Penyebab kegagalan produk merupakan suatu kelemahan dari sebuah bisnis saat ini. Kegagalan tersebut belum diketahui penyebabnya hingga saat ini. Produksi keripik pisang berdasarkan data dari bulan Agustus hingga September 2020 menunjukkan jumlah produk cacat berjumlah kurang lebih 28,875 kg dari total produksi yakni 323kg. Oleh sebab itu penelitian ini ditujukan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi cacat produksi pada keripik pisang. Sedangkan manfaat penelitian ini adalah untuk dapat mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi kecacatan pada keripik pisang dan nantinya dapat meningkatkan keuntungan dan produktivitas kerja. Metode Six Sigma adalah salah satu alat yang umum digunakan dalam pengendalian kualitas produk, dimana konsep dari metode ini adalah menetapkan standar kualitas hingga 3,4 reject per sejuta kemungkinan. Berdasarkan hasil data cacat keripik pisang didapat bahwa Jenis cacat melempem dengan persentase 61% dan jenis cacat gosong dengan persentase 39%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kedua cacat tersebut diantaranya adalah faktor manusia, material, mesin. Saran dari penelitian ini adalah dari ketiga faktor yang paling mempengaruhi adalah manusia, material dan mesin. Perusahaan perlu merencanakan perbaikan secara bertahap agar kedepannya produk tersebut dapat mencapai lean production.

Page 1 of 1 | Total Record : 5