cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 103 Documents
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Metode Amati Tiru Modifikasi (ATM) dengan Media Gambar pada Siswa Kelas VII G SMP Negeri 1 Sambong Tahun Pelajaran 2021/2022 Lilik Hariyanti; Fathia Rosyida; Abdul Ghoni Asror
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.894 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2699

Abstract

abstrak—— Penelitian ini bertujuan 1) untuk mendeskripsikan proses peningkatkan belajar siswa dengan menggunkan metode ATM, 2) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam menulis teks deskripsi dengan menggunakan metode ATM. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Lokasi Penelitian SMP Negeri 1 Sambong. Metode penelitian metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian kelas VII G yang terdiri dari 27 siswa. Sumber data yang diperoleh dari RPP, Silabus, dan KKM. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Teknik pengolahan data menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Sambong. Hal ini dapat dilihat peningkatan nilai hasil belajar siswa pada siklus I siswa belum tuntas sebesar 56%, siswa tuntas sebesar 44% dan hasil test siklus II siswa belum tuntas sebesar 8%, siswa tuntas sebesar 92%.Kata kunci— Menulis Teks Deskripsi, Amati Tiru Modifikasi (Atm)  Abstract— This study aims to 1) to describe the process of improving student learning by using the ATM method, 2) to describe student learning outcomes in writing description texts using the ATM method. This type of research is Classroom Action Research (PTK). Research Location of SMP Negeri 1 Sambong. Research methods qualitative research methods using a qualitative approach. The subject of the study of class VII G consisting of 27 students. Data sources obtained from RPP, Syllabus, and KKM. Data collection uses observation and interview techniques. Data processing techniques use qualitative methods. Based on the results of the study, it can be concluded that there is an increase in the ability to write description texts in grade VII G students of SMP Negeri 1 Sambong. This can be seen in the increase in the value of student learning outcomes in the first cycle of students has not been completed by 56%, students are completed by 44% and the results of the second cycle test of students have not been completed by 8%, students completed by 92%.Keywords— Write A Description Text, Observe Imitation Of Modifications (Atm)
Analisis Gaya Bahasa pada Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dan Hubunganya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Riski Andrean Ardiansyah; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.71 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2632

Abstract

abstrak— Gaya Bahasa adalah bahasa yang dapat berupa kiasan, ibarat, atau perumpamaan yang bertujuan untuk mempercantik makna dan pesan sebuah kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan gaya bahasa yang di gunakan novel Selamat Tinggal karya Tere liye  dan mendiskripsikan dan menjelaskan hubungan gaya bahasa novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Subjek penelitian, yakni novel “Selamat Tinggal” karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2020 dengan tebal buku 360 halaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan Teknik analisis trigulasi dan Teknik reduksi data. Data penelitian ini adalah gaya bahasa yang terdapat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye. Prosedur penelitian meliputi: (1) Memahami jenis-jenis gaya Bahasa, kemudian membaca serta menelaah novel terjemahan Selamat Tinggal (2) Mencatat berupa gaya bahasa (3) Mengklasifikasikan data yang di peroleh (4) Mendeskripsikan gaya bahasa yang di peroleh (5) Menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 63 penggunaan gaya bahasa secara keseluruhan, yakni majas asosiasi sebanyak 28, Majas metafora 8, Majas personifikasi 4, Majas dipersonifikasi 1, Majas Hiperbola 4, Majas Paradoks 4, Majas Ironi 4, Majas Zeungma 1, Majas Litotes 1, Majas Metonomia 4, Majas Alusi 1, Majas Epitet 1, Majas Erotesis 1, Majas simploke, 2. Dalam 4 pengklasifikasian, yakni gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan dan perulangan. Penggunaan gaya bahasa yang dominan adalah gaya bahasa asosiasi dengan penggunaan sebanyak 28 gaya Bahasa.Kata kunci— Analisis Gaya Bahasa, Novel, Pembelajaran, Bahasa Indonesia.  Abstract— Language style is language that can be in the form of figures of speech, like, or similes that aim to beautify the meaning and message of a sentence. This study aims to describe and explain the style of language used in Tere Liye's Selamat Stay novel and to describe and explain the relationship between Tere Liye's novel Selamat Stay and Indonesian language learning in high school. The subject of the research, namely the novel "Goodbye" by Tere Liye published by Gramedia Pustaka Utama in 2020 with a book thickness of 360 pages. This research uses descriptive qualitative research method. With trigulation analysis techniques and data reduction techniques. The data of this research is the style of language contained in the novel Selamat Stay by Tere Liye. The research procedures include: (1) Understanding the types of language styles, then reading and studying the novel Translated Goodbye (2) Taking notes in the form of language styles (3) Classifying the data obtained (4) Describing the language styles obtained (5) Concluding analysis results. The results of this study found that there were 63 use of language styles in total, namely 28 associations, metaphor 8, personified figure 4, personified figure 1, Hyperbole 4, Paradox 4, Irony figure 4, Zeungma figure 1, Litotes figure 1, Metonomia 4, Alusi 1, Epitet 1, Erothesis 1, Simploke, 2. In 4 classifications, namely comparison, contradiction, linkage and repetition. The dominant style of language use is association language style with the use of 28 language styles. Keywords— Language style analysis, Novel, Learning, Indonesian
Upaya Pengembangan Karakter pada Generasi Muda di Era Digital Risqa Puspa Janatin; Maya Dewi Kurnia
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.23 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2885

Abstract

abstrak— Era digital merupakan suatu zaman dimana segala sesuatunya menjadi serba digital dengan menggunakan teknologi yang canggih. Mengingat pentingnya upaya untuk mengembangkan karakter generasi muda di era digital telah dipaparkan di atas, jika melihat kondisi generasi muda saat ini yang lebih cenderung berkutat dengan teknologi tanpa adanya rasa ingin mengoptimalkan karakter yang sudah ada. Metode penelitian ini menggunakan penelitian studi pustaka ( library research). Berdasarkan dengan penelitian yang telah dilakukan, pada era digital ini memiliki dampak postif dan negatif terhadap generasi muda sekarang. Setelah mengetahui dan memahami uraian hasil penelitian data literatur upaya mengembangkan karakter generasi muda yang dapat disimpulkan sebagai berikut.Kata kunci—era digital, generasi muda, karakter Abstract— The digital age is a time when everything becomes digital using sophisticated technology. Given the importance of efforts to develop the character of the younger generation in the digital age, it is noted above, when you look at current youthful conditions that are more likely to go through technology with no sense of optimizing already existing characteristics. This study method USES library research. Based on the research that has been done, this digital age has hada negative and positive impact on today's younger generation. After learning and understanding the results of data research literature, efforts to develop a young generation character that can be summarized as follows.Keywords— digital age, young generation, character
Destinasi Wisata Sastra dalam Cerita Rakyat dari Sumatra Kajian Sastra Pariwisata Bahar Pulung Anggaraputra; Yosi Wulandari
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.896 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2873

Abstract

abstrak— Destinasi Wisata Sastra Dalam Cerita Rakyat Sumatera Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra untuk SMA: Studi Wisata Sastra tujuan penelitian (1) Mendeskripsikan penggambaran latar cerita rakyat Sumatera dengan destinasi wisata yang ada, (2) Mendeskripsikan posisi cerita rakyat Sumatera dalam mempopulerkan destinasi wisata. Subyek penelitian ini adalah cerita rakyat dari Sumatera, sedangkan objek penelitian ini adalah tujuan wisata cerita rakyat dari Sumatera. Metode pengumpulan data menggunakan teknik membaca dan mencatat menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Setting suatu tempat dalam cerita rakyat dari Sumatera yang menjadi daerah tujuan wisata. Dalam penggambaran setting dimana cerita terkait dengan destinasi wisata digambarkan dalam bentuk sebagai proses sebab akibat dari sebuah cerita itu sendiri. Rata-rata pola penggambaran latar dalam cerita yang berkaitan dengan destinasi wisata disampaikan dengan cerita seperti kisah cinta yang tak kunjung tiba, durhaka kepada orang tua dan tidak menepati janji. (2) Kedudukan folklor dalam mempopulerkan destinasi wisata yang ada. Cerita rakyat yang beredar dari mulut ke mulut yang memiliki ciri khas tersendiri membuat masyarakat tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata yang sesuai dengan cerita rakyat tersebut.Kata kunci— Cerita Rakyat, Sastra Wisata, Destinasi Wisata. Abstract— Literary Tourism Destinations in Sumatran Folklores as Alternative Teaching Materials of Literature for Senior High School: A Literary Tourism Study the research objectives (1) Describe the depiction of the setting in the folklore of Sumatra with existing tourist destinations, (2) Describe the position of folklore from Sumatra in popularizing tourist destinations. The subject of this research is folklore from Sumatra, while the object of this research is a tourist destination in folklore from Sumatra. The method of collecting data is by using reading and note-taking techniques using literature study. The results of this study are as follows. (1) the setting of a place in a folklore from Sumatra which is a tourist destination. In the depiction of the setting where the story is related to tourist destinations, it is depicted in the form as a causal process of a story itself. The average pattern of background depictions in stories related to tourist destinations is conveyed by a story such as a love story that does not arrive, is disobedient to parents and does not keep promises. (2) The position of folklore in popularizing existing tourist destinations. Folk stories that circulate by word of mouth that have their own characteristics make people interested in visiting tourist destinations that are in accordance with folklore.Keywords— Folklore, Tourism Literature, Tourist Destinations. 
Analisis Bentuk Konjungsi pada Novel Berguru pada Kelana Karya Anisa Prem dan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Dina Fitria Ningrum; Cahyo Hasanudin; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.335 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2643

Abstract

Abstrak—Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat bahwa penggunaan konjungsi dalam sebuah teks sangatlah penting, melalui penggunaan konjungsi yang tepat maka tulisan yang disampaikan akan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) bentuk konjungsi pada novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem dan (2) cara mengaitkan hasil temuan penelitian dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan deskriptif analisis dan merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik Miles and Hubermen analisis yang dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk konjungsi pada novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem ditemukan hanya 4 bentuk kojungsi yaitu (1) konjungsi koordinatif, (2) koordinatif subordinatif, (3) koordinatif antarkalimat dan (4) konjungsi antarparagraf dan hasil penelitian berikutnya menunjukan bahwa (2) Novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem dapat dijadikan bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA untuk kelas X. Jadi, novel Berguru Pada Kelana karya Anisa Prem ditemukan terdapat 4 bentuk konjungsi dan bisa dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia karena konjungsi memiliki peranan penting untuk para siswa agar dapat memperbaiki dalam merangkai kata untuk menjadi sebuah kalimat yang padu sehingga dapat dipahami oleh si pembacanya dan pengajaran tentang konjungsi diperlukan oleh siswa guna untuk menambah ilmu kebahasaan.Kata kunci—konjungsi, novel, pembelajaran Abstract— This research is motivated by seeing that the use of conjunctions in a text is very important, through the use of proper conjunctions, the writing conveyed will be easily understood by the reader. This study aims to describe (1) the form of conjunction in the novel Berguru Pada Kelana by Anisa Prem and (2) how to relate the research findings to Indonesian language learning in high school. The method used is descriptive analysis and is a type of qualitative research. The analytical technique used is the Miles and Hubermen analysis technique which is carried out through three stages, namely reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that (1) the forms of conjunctions in the novel Berguru Pada Kelana by Anisa Prem found only 4 forms of conjunctions, namely (1) coordinating conjunctions, (2) subordinating coordinating conjunctions, (3) inter-sentence coordinating and (4) inter-paragraph conjunctions and research results. The next step shows that (2) Anisa Prem's Berguru Pada Kelana novel can be used as teaching material for Indonesian language learning in high school for class X. So, Anisa Prem's Berguru Pada Kelana novel found there are 4 forms of conjunctions and can be used as Indonesian learning teaching materials because Conjunctions have an important role for students to be able to improve in stringing words to become a coherent sentence so that it can be understood by the reader and teaching about conjunctions is needed by students in order to increase linguistic knowledge.Keywords—conjunction, novel, learning
Struktur dan Bentuk Akulturasi Budaya pada Novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi sebagai Bahan Pembelajaran Sastra Dewangga Adimas Saputra; Cahyo Hasanudin; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.01 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2628

Abstract

 abstrak— Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis struktur akulturasi budaya dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi, (2) Memperoleh bentuk akulturasi budaya yang jelas, objektif, sistematis, dan cermat mengenai fakta-fakta yang didapat dari kata, frasa, dan kalimat dalam novel Merdeka Sejak Hati, dan (3) Mendeskripsikan relevansi hasil penelitian dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi sebagai bahan pembelajaran sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca catat dan riset kepustakaan. Pada teknik keabsahan data menggunakan metode trianggulasi sumber data dan trianggulasi teori. Pada teknik analisis data menggunakan analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian ini yakni mendaptkan gambaran unsur intrinsik dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Fuadi dengan melakukan pencatatan paparan bahasa yang berupa kata, kalimat, maupun paragraf yang terdapat dalam novel serta menyimpulkan hasil analisis sesuai dengan penelitian serta mengelompokkan teks yang mengandung aspek akulturasi budaya dan mengklasifikasikan sesuai dengan pendekatan antropologi sastra, serta keterkaitan atau relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Dan juga mampu menghasilkan unsur intrinsik dalam novel Merdeka Sejak Hati. Kata kunci— Unsur Intrinsik Novel, Akulturasi Budaya, Antropologi Sastra, Relevansi Sebagai Bahan Pembelajaran sastra.  Abstract— This study aims to: (1) analyze the structure of cultural acculturation in the novel Merdeka Since Hati by Ahmad Fuadi, (2) obtain a clear, objective, systematic, and accurate form of cultural acculturation regarding the facts obtained from words, phrases, and sentences in the novel Merdeka since the Heart, and (3) describe the relevance of the research results in the novel Merdeka since the heart by Ahmad Fuadi as a literary learning material. The method used in this study is a descriptive qualitative approach. The data collection used in this research is reading and writing techniques and library research. In the data validity technique, the data source triangulation method and theoretical triangulation method are used. In the data analysis technique using content analysis (Content Analysis). The results of this study are to get a description of the intrinsic elements in the novel Merdeka Since Heart by Ahmad Fuadi by recording language exposure in the form of words, sentences, and paragraphs contained in the novel and concluding the results of the analysis according to the research and classifying texts containing aspects of cultural acculturation and classifying in accordance with the approach of literary anthropology, as well as its relevance or relevance as literature learning materials. And also able to produce intrinsic elements in the novel Merdeka Since the Heart. Keywords— Novel IntrinsicNovel, Cultural Acculturation, Literary Anthropology, Relevance as Literary Learning Materials.
Dampak Media Sosial terhadap Pemikiran Seorang Anak Usia Dini Maya Liani Siswanto; Jaja Jaja; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.128 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2879

Abstract

abstrak— Adanya media sosial di kehidupan manusia memang mempermudah manusia untuk berinteraksi, terhadap satu sama lain, menambah relasi dengan mudahnya. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah media sosial mempunyai dampak terhadap pola pikir penggunanya terutama anak-anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka yang bersumber dari data-data skunder berupa artikel-artikel ilmiah, jurnal, dan buku-buku berbasis internet. hasil yang diperoleh yaitu media sosial dapat berdampak baik bagi pola pikir anak usia dini jika pengguaannya dengan pengawasan orang tua sebagai edukasi pertama anak usia dini. Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu penggunaan media sosial bagi kalangan anak usia dini harus mendapat perhatian khusus dari orang yang lebih tua untuk meninjau generasi muda yang cerdas bagi nusa dan bangsaKata kunci— Media sosial , pemikiran , anak usia dini   Abstract— The existence of social media in human life makes it easier for humans to interact with each other, add relationships easily. The purpose of this study is to find out whether social media has an impact on the mindset of its users, especially early childhood. This study uses a literature study research method sourced from secondary data in the form of scientific articles, journals, and internet-based books. The results obtained are that social media can have a good impact on the mindset of early childhood if it is used with parental supervision as the first education of early childhood. The conclusion that can be drawn from this research is that the use of social media for early childhood should receive special attention from older people to review the smart young generation for the homeland and nation.Keywords— Social media, thinking, early childhood
Meningkatkan Literasi Siswa melalui Pemanfaatan Aplikasi iPusnas Wanda Ayu Salsabila; Maya Dewi Kurnia; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.752 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2869

Abstract

abstrak— Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, akan tetapi literasi juga merupakan kemampuan berpikir kritis yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Keberhasilan generasi muda juga bergantung pada kemampuan literasi yang dimiliki, semakin banyak membaca maka semakin banyak pula informasi dan kosa kata yang di dapat. Perkembangan teknologi yang pesat salah satunya perpustakaan digital harus dimanfaatkan oleh generasi muda sebaik mungkin. Salah satu perpustakaan digital ialah iPusnas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan aplikasi Ipusnas untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau library research. Sumber data penelitian ini terdapat pada artikel ilmiah yang sudah dipublikasi di jurnal nasional dan internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital di mana pada aplikasi terdapat banyak koleksi buku dan berbagai fitur menarik yang bisa dimanfaatkan siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi. Sehingga dapat digunakan untuk membantu siswa dalam meningkatkan minat baca atau kemampuan literasinya.Kata kunci— Literasi siswa, Aplikasi iPusnas   Abstract— Literacy is not only the ability to read and write, but literacy is also a critical thinking ability that must be possessed by every student. The success of the younger generation also depends on their literacy skills, the more they read, the more information and vocabulary they get. The rapid development of technology, one of which is a digital library, must be utilized by the younger generation as well as possible. One of the digital libraries is iPusnas. This study aims to find out about the use of the Ipusnas application to improve students' literacy skills. This research uses the method of library research. The data sources for this research are scientific articles that have been published in national and international journals. This study concludes that the iPusnas application is a digital library where in the application there is a large collection of books and various interesting features that students can use in improving literacy skills. So that it can be used to help students improve their reading interest or literacy skills.Keywords— Student literacy, iPusnas App
Analisis Tindak Tutur pada Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye serta Hubungannya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Risma Renita Anjani; Masnuatul Hawa; Joko Setiyono
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.304 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i1.2633

Abstract

Abstrak- Tindak tutur merupakan suatu pengujaran kalimat yang di sampaikan oleh penutur untuk menyatakan suatu maksud agar diketahui oleh mitra tutur atau pendengar. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tindak tutur lokusi pernyataan (deklaratif), Ilokusi komisif dan perlokusi yang terdapat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye, (2) untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hubungannya tindak tutur lokusi pernyataan (deklaratif), Ilokusi komisif dan perlokusi yang terdapat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sementara fokus penelitian ini yaitu pada tindak tutur lokusi (deklaratif), Ilokusi komisif dan tindak tutur perlokusi pada dialog novel. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh seratus dua puluh dua (124) data keseluruhan dari tindak tutur lokusi pernyataan (deklaratif), tindak tutur ilokusi komisif dan tindak tutur perlokusi. Tindak tutur lokusi pernyataan (deklaratif) ditemukan sebanyak lima puluh (50) data, diantaranya sebuah pernyataan yang diungkapkan tokoh dalam dialog novel Selamat Tinggal karya Tere Liye, tindak tutur ilokusi komisif ditemukan sebanyak dua (2) data, sedangkan tindak tutur perlokusi terdapat tujuh puluh dua (72) data yang terdiri dari tindak tutur verbal sebanyak dua puluh satu (21) data, tindak tutur perlokusi non verbal sebanyak empat puluh (40) data, dan tindak tutur perlokusi verbal non verbal sebanyak sebelas (11) data. Kata kunci- Analisis Tindak Tutur, Novel Selamat Tinggal, Hubungan Pembelajaran.  Abstract- A speech act is an utterance of a sentence conveyed by a speaker to express an intention to be known by the speech partner or listener. The purposes of this study are (1) to describe and explain the locutionary speech acts (declarative), commissive illocutionary and perlocutionary speech acts contained in GoodBye Novel by Tere Liye’s, (2) to describe and explain the relationship between statement locutionary speech acts (declarative), Commissive illocutionary and perlocutionary illocutions found in GoodBye Novel by Tere Liye’s in learning Indonesian in high school. This research approach is a qualitative descriptive approach. Meanwhile, the focus of this research is on locutionary (declarative) speech acts, commissive illocutions and perlocutionary speech acts in novel dialogues. The results of this study were obtained one hundred and twenty-two (124) overall data from locutionary speech acts (declarative), commissive illocutionary speech acts and perlocutionary speech acts. There are fifty (50) data locutionary speech acts, including a statement expressed by characters in the dialogue of Tere Liye's novel Selamat Stay, commissive illocutionary speech acts found two (2) data, while perlocutionary speech acts there are seventy two (72) data consisting of twenty-one (21) data of verbal speech acts, forty (40) data of non-verbal perlocutionary speech acts, and eleven (11) data of non-verbal perlocutionary speech acts.Keywords- Speech Acts Analysis, Goodbye Novel, Learning Relationship.
Refresentasi Realita Sosial pada Puisi Siswa Kelas IX SMPN 1 Kedungpring Siti Aisah; Maulidia Tifani N. H.
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.217 KB) | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2902

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan menulis puisi sebagai representasi berpikir kritis, interpretasi makna, dan bentuk realitas sosial yang ditampilkan dalam struktur pembangun puisi berdasarkan tingkat kompleksitas makna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang disusun menggunakan metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa cara siswa merefresentasikan realita sosial di lingkungannya dapat dianalisis berdasarkan tema yang dipilih. Adapun tema yang diangkat adalah tema rokok, kebakaran hutan, kemiskinan, banjir, dan narkoba.Kata kunci— refresentasi, realita sosial, puisi Abstract—— This study aims to describe the ability to write poetry as a representation of critical thinking, interpretation of meaning, and forms of social reality that are displayed in the building structure of poetry based on the level of complexity of meaning. This research is a type of qualitative research that was compiled using descriptive methods. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the way students represent social reality in their environment can be analyzed based on the theme chosen. The themes raised are the themes of smoking, forest fires, poverty, floods, and drugs.Keywords— refresentation, social reality, poetry

Page 2 of 11 | Total Record : 103