cover
Contact Name
Cahyo Hasanudin
Contact Email
cha.sanu.88@gmail.com
Phone
+6285730936242
Journal Mail Official
cha.sanu.88@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP PGRI Bojonegoro Jl. Panglima Polim No.46, Pacul, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62114
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 29645891     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/
Jubah Raja adalah akronim dari Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Jurnal ini merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP PGRI Bojonegoro. jurnal ini menerima artikel dalam bidang: 1. Kajian Bahasa Indonesia 2. Kajian Bahasan daerah 3. Kajian Bahasa asing 4. Kajian Sastra Indonesia 5. Kajian Sastra daerah 6. Kajian Sastra asing 7. Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi 8. Inovasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa 9. Bahasa Indonesia bagi Penutur asing (BIPA) 10. Evaluasi pembelajaran bahasa 11. Kajian bahasa asing
Articles 103 Documents
Guru dan Evaluasi: Pendekatan Diagnostik Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Peserta Didik di Sekolah Puja Maharani Sijabat; Talizaro Tafonao
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3316

Abstract

Abstrak-Sebagai salah satu bagian alat evaluasi guru, pendekatan diagnostik adalah hal yang penting untuk diterapkan dalam mengatasi masalah kesulitan belajar siswa. Kesulitan belajar siswa dan perilaku bermasalah dalam belajar merupakan faktor penyebab yang menghambat proses belajar mengajar sehingga tidak mencapai tujuan yang telah ditentukan. Oleh karena itu, pendekatan diagnostik digunakan untuk mengidetifikasi masalah yang terjadi. Hal ini akan menolong guru sehingga dalam proses belajar mengajar disesuaikan dengan situasi dan kondisi atau kebutuhan yang ada. Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder yakni pengambilan data merujuk pada artikel-artikel ilmiah dan buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan ini. Hasil dalam penelitian ini akan menganalisis faktor penyebab kesulitan belajar siswa.   Dan kemudian guru memberikan penanganan yang tepat dalam menghadapi kesulitan belajar siswa di sekolah.Kata Kunci : Pendekatan, Diagnostik, Guru Agama Kristen Abstrak-As a part of the teacher evaluation tool, a diagnostic approach is important to apply in overcoming the problem of student learning difficulties. Student learning difficulties and problematic behavior in learning are causal factors that hinder the teaching and learning process so that it does not reach the predetermined goals. Therefore, a diagnostic approach is used to identify the problem that occurs. This will help the teacher so that the teaching and learning process is adapted to existing situations and conditions or needs. In this paper the author uses a descriptive qualitative method using secondary data, namely data collection refers to scientific articles and books related to this discussion. The results in this study will analyze the factors that cause student learning difficulties. And then the teacher provides appropriate handling in dealing with student learning difficulties at school.Keywords: Diagnostic Approach, Christian Religion Teachers  
Pemanfaatan Aplikasi Intagram sebagai Media Promosi Kampus Nur Aidatus Syarifah; Cahyo Hasanudin; Iib Marzuki
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3286

Abstract

abstrak— Promosi berasal dari bahasa inggris yaitu kata promote yang artinya mengembangkan atau meningkatkan. Promosi adalah cara yang digunakan untuk mengenalkan kampus kepada banyak pihak. Dengan kata lain promosi adalah menarik perhatian, dan menginfor-masikan kepada masyarakat tentang visi, maksud, tujuan, dan layanan kampus. Menurut Swastha dan Irawan 2005 (dalam Yulianingsih dan Rahardjo 2016:3) promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam metode pemasaran.metode kualitatif kajian pustakapenggunaan caption pada postingan atau instastory tidak harus ditulis menggukan bahasa yang baku atau formal, tetapi juga bisa menggunakan bahasa sehari-hari, yang terpenting bahasa yang digunakan itu sopan dan dalam pemilihan kalimat tidak menimbulkan pengertian. Dan yang harus diperhatikan dalam menulis caption adalah bantuan informasi yang jelas dan bisa memahamkan para pembaca, agar caption bisa menjadi lebih menarik juga bisa dikaitkan dengan topik yang sedang tranding di tengah-tengah masyarakat. Terutama jika target pasar kita adalah anak muda maka kita harus pintar-pintar membuat konten yang berhubungan dengan trend, karena anak muda masih terikat dengan hal sang sedang trend. Kesimpulan berikut ini dapat menguraikan gambaran tentang pemanfaatan aplikasi instagram sebagai media promosi kampus adalah pengikatan atau promosi tidak hanya dilakukan pada televisi atau sebgainya tetapi juga bisa melalui media sosial salah satunya melalui instangram. Instagram dapat dimanfaatkan untuk menarik perhatian masyarakat terutama anak muda yang sedang mencari kampus untuk melanjutkan pendidikan. Promosi dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur-fitur di instagram seperti, pengguaan stiker pada instastory, penggunaan caption yang menarik. Membangun citra instansi atau branding sangat penting karena dengan itu masyarakat dapat memberikan nilai plus bagi instansi atau kampus. Pemilihan caption pada saat memposting juga berpengaruh karena dari sini follower mendapatkan informasi, caption juga bisa ditulis menggunakan bahasa yang digunakan dalam sehari-hari untuk membangun rasa keakraban anatara follower dengan pihak kampus atau caption penulisan bisa dikaitkan dengan topik yang sedang trend sehingga anak muda bisa lebih memhami dan tertarik dengan apa yang disampaikan.Kata kunci— promosi; kampus; instagram Abstract— Promotion comes from the English word promote which means to develop or improve. Promotion is a way used to introduce the campus to many parties. In other words, promotion is attracting attention and informing the public about the vision, aims, objectives and services of the campus. According to Swastha and Irawan 2005 (in Yulianingsih and Rahardjo 2016: 3) promotion is a one-way flow of information or persuasion made to direct a person or organization to action that creates exchange in marketing methods. qualitative method of literature review using captions on posts or insta stories does not have to be written using standard or formal language, but can also use everyday language, the most important thing is that the language used is polite and does not make sense in choosing sentences. And what must be considered in writing captions is the help of information that is clear and can be understood by readers, so that captions can be more interesting and can also be linked to topics that are currently trending in society. Especially if our target market is young people, we must be smart in creating trend-related content, because young people are still attached to things that are trending. The following conclusions can describe an overview of the use of the Instagram application as a media for campus promotion, namely that binding or promotion is not only carried out on television or so on, but can also be done through social media, one of which is through Instagram. Instagram can be used to attract the attention of the public, especially young people who are looking for campuses to continue their education. Promotion can be done by utilizing features on Instagram such as using stickers on Instagram stories, using interesting captions. Building an institution's image or branding is very important because with that the community can provide added value to the institution or campus. The choice of captions when posting also has an effect because from here followers get information, captions can also be written using the language used in everyday life to build a sense of familiarity between followers and the campus or writing captions can be related to trending topics so that young people can be more understand and are interested in what is conveyed.Keywords— promotion; campus; instagram
Analisis Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Berkomunikasi di Aplikasi Instagram Ragilia Nurul Fadlilah; Cahyo Hasanudin
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3308

Abstract

abstrak— Kesantunan berbahasa adalah tata cara berkomunikasi sesuai berdasarkan aturan supaya dalam berkomunikasi peserta tutur tidak saling menyakiti atau menyinggung dan menghormati satu sama lain, tetapi banyak orang yang melanggar kesantunan berbahasa itu di aplikasi Instagram. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan memahami  pelanggaran kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh beberapa pengguna aplikasi Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh adalah data primer yang didapatkan dari observasi langsung  di aplikasi Instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, baca, catat terhadap komentar-komentar di akun Instagram @mommy_starla, @ virgoun_, @nikitamirzanimawardi_172,@sandrinna_11, @popobarbieee_, @sulefamily.fa, @jennifercoppenreal20, dan @iamdevano. Data yang telah didapatkan dianalisis melalui metode padan dan divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menemukan terdapat tujuh ujaran melanggar maksim penghargaan, satu ujaran melanggar maksim kesepakatan, satu ujaran melanggar maksim pujian, dan satu ujaran melanggar maksim kesimpatian. Simpulan pada penelitian ini bahwa pelanggaran kesantunan berbahasa banyak dilakukan para pengguna aplikasi Instagram. Kata kunci— Kesantunan berbahasa, berkomunikasi, Instagram  Abstract— Language politeness is a way of communicating according to the rules so that in communicating speech participants do not hurt or offend each other and respect each other, but many people violate the language politeness in the Instagram application. The purpose of this study is to know and understand the violation of language politeness committed by several users of the Instagram application. The research method used is descriptive qualitative method with the data obtained is primary data obtained from direct observation in the Instagram application. The data collection technique uses the technique of listening, reading, noting the comments on the Instagram accounts @mommy_starla, @ virgoun_, @nikitamirzanimawardi_172, @sandrinna_11, @popobarbieee_, @sulefamily.fa, @jennifercoppenreal20, and @iamdevano. The data that has been obtained is analyzed through the commensurate method and validated using source triangulation. The results found that there were seven utterances violating the maxim of respect, one utterance violating the maxim of agreement, one utterance violating the maxim of praise, and one utterance violating the maxim of agreement. The conclusion of this study is that the violation of language politeness is mostly done by Instagram application users.Keywords— Language politeness, communication, Instagram
Analisis Bentuk Kalimat pada Novel Si Putih Karya Tere Liye Silfia Nur Kamila; Cahyo Hasanudin; Nur Rohman
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3298

Abstract

abstrak—Kalimat adalah salah satu bagian dari bahasa yang tersusun dari serangkaian kata. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menemukan bentuk kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk kompleks pada novel Si Putih karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kalimat-kalimat dengan sumber data langsung yang didapat dari novel Si Putih karya Tere Liye. Prosedur penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data melalui tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Validasi data yang digunakan dengan teknik triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian ini yaitu, novel Si Putih karya Tere Liye mengandung bentuk kalimat simpleks, kalimat kompleks, kalimat majemuk, dan kalimat majemuk kompleks. Kata kunci—bentuk kalimat, novel Si Putih, Tere Liye  Abstract—This research was conducted with the aim of finding the forms of simplex sentences, complex sentences, compound sentences, and complex compound sentences in the novel Si Putih by Tere Liye. This research is a qualitative descriptive study. The research data is in the form of sentences with direct data sources obtained from the novel Si Putih by Tere Liye. The procedure of this research uses the technique of free-involved listening and note-taking techniques. Data analysis techniques go through three stages, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Data validation was used with theory and source triangulation techniques. The results of this study are that the novel Si Putih by Tere Liye contains simplex sentences, complex sentences, compound sentences, and complex compound sentences.   Keywords—sentence form, Si Putih novel, Tere Liye.
mijil.id: Inovasi Media Pembelajaran Daring untuk Society 5.0 Arif Setyawan; Ari Suryawati Secio Chaesar; Masnuatul Hawa
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3444

Abstract

Abstrak— Era society 5.0 menjadi hal yang tak mungkin tertolakkan. Intensitas dan kemasifan masyarakat dalam penggunaan media digital menjadi penannda era tersebut. Hal ini juga terjadi dalam pembelajaran, yang mana banyak media digital yang dimanfaatan sebagai media pembelajaran daring. mijil.id merupakan inovasi media pembelajaran daring, khususnya berkenaan dengan pemanfaatannya sebagai sistem manajemen pembelajaran daring layaknya Learning Management System (LMS). Penelitian ini memanfaatakan studi pustaka yang sumber datanya berupa data sekunder yang memiliki korelasi terhadap topik penelitian. Kelayakan mijil.id sebagai inovasi media pembelajaran daring, antara lain sebagai berikut (1) memiliki kemudahan dalam pengoperasian, (2) pengadminitrasian pembelajaran daring yang rapi; (2) mijil.id memiliki pengoperasian yang ringan; (3) tampilan bersahabat dengan telpon genggam (handphone); (4) pendokumentasian aktivitas diskusi yang rapi; (5) fasilitas emoticon yang membuat pembelajaran daring lebih humanis; dan (6) fasilitas pemantaun pengunjung ‘kelas’ ‘course’. Hasil penelitian mengurai-jelaskan mengenai lima tahapan dalam pengimplementasian mijil.id sebagai inovasi media pembelajaran daring, khususnya berkenaan dengan sistem manajemen pembelajaran daring. Lima tahapan tersebut meliputi (1) pendaftaran akun, (2) pembuatan tautan unik kelas virtual, (3) pembuatan kelas virtual tahap awal, (4) pembuatan kelas vitual tahap lanjut, (5) membagikan tautan kelas virtual mijil.id. Simpulan dari penelitian ini bahwa merupakan inovasi media pembelajaran daring, khususnya berkenaan dengan sistem manajemen pembelajaran daring layaknya LMS.Kata kunci— mijil.id, inovasi, media pembelajaran, society 5.0   Abstract— We can not denied the Society 5.0 era. An intensive and massive on digital media utility by the society is the sign of this era and this is also occur in learning process. Numerous digital medial used on online learning media. mijil.id is an online learning media innovation specially for Learning Management System. This research takes literature study where the secondary data has corelation with this research topic. This research explain and describe about five stages in mijil.id implementation as innovation in Learning Management System that focus on online LMS. mijil.id is appropriate as an innovation in online learning media because (1) accessibility in operation, (2) well-organization in online learning administration; (2) easy in operation; (3) mobile phone user-friendly interface; (4) well-organization in documenting the discussion activity; (5) emoticon feature that support civilize online learning; and (6) monitoring facility for course visitor.These five stages are (1) registration new account, (2) creating unique link for virtual classroom, (3) initial process on virtual classroom creation, (4) further process on virtual classroom process, (5) sharing the virtual classroom link. As the conclusion, mijil is an innovation in online learning media especially for most of online LMS application.Keywords— mijil.id, innovation, learning media, society 5.0 
Penggunaan Media Microsoft Teams dalam Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X di SMAN 2 Kudus Nurul Lailatul Aini; Haryadi Haryadi; Nas Haryati
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol 2, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i1.3461

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan media microsoft teams dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X di SMAN 2 Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media microsoft teams dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi siswa pada kelas X MIPA 1 dikatakan berjalan dengan cukup baik, efektif dan efisien. Berbagai fitur dalam satu aplikasi yang membuatnya lebih mudah diakses oleh guru dan siswa, karena guru dapat menyampaikan materi menggunakan berbagai fasilitas atau fitur yang disediakan oleh tim, tidak hanya dalam bentuk teks tetapi juga dalam bentuk video. Selain itu, guru juga dapat menilai keaktifan siswanya dengan fitur obrolan, dan dapat secara efisien menetapkan tugas sebagai bahan evaluasi untuk melihat tingkat pemahaman siswa. Selain itu, tim juga dapat digunakan untuk reservasi video untuk pembelajaran tatap muka via online. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan microsoft teams cukup efisien dalam proses pembelajaran saat ini. Fitur-fitur yang digunakan dalam proses pembelajaran meliputi; 1. Aktivitas (activity), 2. Obrolan (chat), 3. Postingan (post), 4. File (files), 5. Tugas (assignment), 6. Nilai (grade), 7. Ekspor nilai, dan 8. Meet atau video conference.Kata kunci— Microsoft Teams, Menulis, Teks Laporan Hasil Observasi  Abstract— This study aims to determine the use of Microsoft Teams media in learning to write report texts on the observations of class X students at SMAN 2 Kudus. This type of research is qualitative research. Data collection techniques in this study were observation, interviews, and documentation. The sample selected in this study was class X MIPA 1.The results showed that the use of Microsoft Teams media in learning to write report texts on student observations in class X MIPA 1 was said to be running quite well, effectively and efficiently. Various features in one application that make it more accessible to teachers and students, because teachers can deliver material using various facilities or features provided by the team, not only in text form but also in video form. In addition, teachers can also assess the activeness of their students with the chat feature, and can efficiently assign assignments as evaluation materials to see the level of student understanding. In addition, the team can also be used for video reservations for face-to-face learning via online. This shows that learning using Microsoft Teams is quite efficient in the current learning process. The features used in the learning process include; 1. Activities, 2. Chats, 3. Posts, 4. Files, 5. Assignments, 6. Grades, 7. Export grades, and 8. Meet or video conferencing.Keywords— Microsoft Teams, Writing, Observation Report Text
Pemanfaatan Aplikasi Webtoon untuk Meningkatkan Minat Baca bagi Peserta Didik Suhada, Dadang; Fauziyyah, Sabrina Ghina; Kurnia, Maya Dewi; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v1i2.2870

Abstract

abstrak— Aplikasi Webtoon adalah komik berbasis web, webtoon dapat diartikan sebagai media penyampaian humor modern, serta kumpulan gambar bercerita yang dipublikasikan secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat menarik minat baca peserta didik dalam mengembangkan kemampuan ataupun kreativitasnya menggunakan aplikasi webtoon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode tidak langsung ini yang artinya studi literatur sebagai penelitian yang dilakukan dengan cara menelaah berbagai kajian kepustakaan yang diperlukan dalam penelitian. Pada penelitian ini line webtoon adalah salah satu aplikasi untuk meningkatkan minat baca bagi peserta didik diera digital untuk menambah wawasan.Kata kunci— Peserta Didik, Minat Baca, Aplikasi Webtoon   Abstract— Webtoon application is a web-based comic, webtoon can be used as a medium of modern humor, as well as a collection of images that are linked online. The purpose of this research is to attract students' interest in developing their abilities or creativity using webtoon applications. The method used in this research is the indirect method, which means the study of literature as research carried out by examining various literature studies needed in research. In this study, the line webtoon is an application to increase reading interest for students in the digital era to add insight.Keywords— Students, Reading Interest, Webtoon Applications
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites Materi Teks Hikayat Kelas X SMA Nurul Huda Pucuk Fanani, Moh. Nizam Nasrullah; Risnawati, Risnawati; A.N.H., Maulida Tifani.
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3426

Abstract

abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran Google Sites adalah platform pembuatan website yang dapat digunakan sebagai alat media pembelajaran yang menarik. Penggunaan Google Sites sebagai media pembelajaran berbasis website diharapkan dapat mengatasi masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi teks hikayat, di SAM Nurul Huda Pucuk yang saat ini masih menggunakan pendekatan teks yang terbatas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research & Development) yang menggunakan model 4-D, yang terdiri dari empat tahap: tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Namun, tahap penyebaran tidak dilaksanakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari tiga validator, yang terdiri dari dua dosen dan satu guru Bahasa Indonesia dari SMA Nurul Huda Pucuk, serta peserta didik kelas X dari SMA Nurul Huda. Media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Sites yang difokuskan pada pembelajaran Bahasa Indinesia dengan materi teks hikayat di SMA Nurul huda Pucuk. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran yang telah dikembangkan dinilai baik dan layak untuk digunakan, berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Hasil validasi materi menunjukkan bahwa materi mencapai tingkat kelayakan sebesar 88% dengan rerata nilai 4,4, sementara hasil validasi media menunjukkan bahwa media pembelajaran mencapai tingkat kelayakan sebesar 71% dengan rerata nilai 4, produk media ini telah terbukti dapat diterima dan diaplikasikan dalam pembelajaran, terutama dalam pembelajaran teks hikayat.Kata kunci— Pengembangan, Google Sites, Teks Hikayat  Abstract— This research aims to develop learning Google Sites is a website creation platform that can be used as an interesting learning media tool. The use of Google Sites as a website-based learning medium is expected to overcome problems in Indonesian learning, especially saga text material, at SAM Nurul Huda Pucuk which currently still uses a limited text approach. This research is a type of development research (Research &; Development) that uses a 4-D model, which consists of four stages: the defining stage (Define), the design stage (Design), the development stage (Develop), and the deployment stage (Disseminate). However, the dissemination stage was not implemented in this study. The research subjects consisted of three validators, consisting of two lecturers and one Indonesian teacher from SMA Nurul Huda Pucuk, as well as class X students from SMA Nurul Huda. The learning media used in this study is Google Sites which is focused on learning Indonesian language with saga text material at SMA Nurul huda Pucuk. Based on the results of the study, the learning media that has been developed is considered good and suitable for use, based on validation from material experts, media experts, teachers, and students. The results of material validation show that the material reaches a feasibility level of 88% with an average value of 4.4, while the results of media validation show that learning media reaches a feasibility level of 71% with an average value of 4, this media product has proven to be acceptable and applicable in learning, especially in the study of saga textsKeywords— Development, Google Sites, Tale Text
Diplomasi Bahasa dan Budaya Indonesia melalui Program Cultura: Studi Kasus Program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung Chamalah, Evi
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3674

Abstract

Abstrak— Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), baik di dalam maupun luar negeri, semakin mendapat perhatian yang signifikan. Hal serupa juga dapat ditemui dalam konteks program BIPA di Universitas Islam Sultan Agung. Program BIPA di Unissula tidak hanya terbatas pada Mata Kuliah BIPA di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, melainkan juga menjadi salah satu keunggulan program di bawah naungan UPT Bahasa dan UPT Kerjasama Unissula. Pada tahun 2022 dan 2023, UPT Bahasa Unissula meluncurkan program Cultura, sebuah program BIPA yang diselenggarakan secara gratis. Program ini diikuti oleh 39 peserta dari 16 negara pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 54 peserta dari 10 negara pada tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus pada deskripsi pelaksanaan program Cultura di Unissula. Teknik analisis data yang diterapkan adalah teknik kajian isi. Dalam pelaksanaannya, diplomasi bahasa dan budaya tampak melekat dalam setiap tahapan program BIPA Cultura, mulai dari pembukaan program, proses pembelajaran, hingga penutupan program. Interaksi yang terjalin antara panitia, pengajar, sahabat BIPA, dan peserta BIPA menunjukkan keberhasilan diplomasi budaya yang diwujudkan melalui pertukaran bahasa dan pemahaman antarbudaya. Lebih lanjut, bentuk diplomasi budaya ini diperkuat melalui kegiatan seperti perlombaan membaca puisi dan menyanyikan lagu nasional atau lagu daerah dari Indonesia.Kata kunci—diplomasi bahasa dan budaya, BIPA, program Cultura Abstract— Teaching Indonesian for Foreign Speakers (BIPA), both at home and abroad, is increasingly receiving significant attention. Similar things can also be found in the context of the BIPA program at Sultan Agung Islamic University. The BIPA program at Unissula is not only limited to BIPA courses in the Indonesian Language and Literature Education Study Program, but is also one of the advantages of the program under the auspices of the Unissula Language UPT and Unissula Cooperation UPT. In 2022 and 2023, Unissula Language UPT launches the Cultura program, a BIPA program which is held free of charge. This program was attended by 39 participants from 16 countries in 2022 and will increase to 54 participants from 10 countries in 2023. The research method used in this research is descriptive qualitative, with a focus on describing the implementation of the Cultura program at Unissula. The data analysis technique applied is the content study technique. In its implementation, language and cultural diplomacy appears to be inherent in every stage of the BIPA Cultura program, starting from the opening of the program, the learning process, to the closing of the program. The interaction between the committee, teachers, BIPA friends and BIPA participants shows the success of cultural diplomacy which is realized through language exchange and intercultural understanding. Furthermore, this form of cultural diplomacy is strengthened through activities such as poetry reading competitions and singing national or regional songs from Indonesia.Keywords— language and cultural diplomacy, BIPA, Cultura program
Nilai Sosial dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila s. Chudori dan Implikasinya pada Pembelajaran Novel Kelas XII SMA Fatonah, Inten Nur; Chamalah, Evi; Arsanti, Meilan
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3689

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Analisis nilai sosial akan diteliti menggunakan teori Zubaedi yang mengemukakan mengenai nilai sosial yang terdiri dari cinta kasih, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari tokoh yang diamati, sumber data berasal dari novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pada tahun 2017 oleh Kepustakaan Populer Gramedia dengan jumlah halaman yaitu 379 halaman. Data yang diambil berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang merujuk pada nilai sosial. Teknik yang dipakai menggunakan teknik simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Ketika semua data terkumpul, maka proses selanjutnya yaitu analisis data yang dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan kemudian verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengandung 12 bentuk nilai sosial, sehingga ditemukan sejumlah 163 data yakni mengenai nilai pengabdian, kekeluargaan, tolong-menolong, kepedulian, kesetiaan, rasa memiliki, empati, disiplin, keadilan, kerja sama, toleransi, dan demokrasi. Penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran novel kelas XII SMA. Terdapat banyak sekali nilai sosial yang dapat dipelajari oleh peserta didik yang nantinya nilai-nilai yang baik tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat.Kata kunci— nilai sosial, novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori, pembelajaran novel  Abstract—This study aims to describe social values in the novel Laur Bercerita by Leila S. Chudori. Analysis of social values will be examined using Zubaedi's theory which suggests social values consisting of love, responsibility, and harmony in life. I This study uses a qualitative approach which will produce descriptive data in the form of written words from the characters observed, the data source comes from the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori which was published in 2017 by the Gramedia Popular Library with a total of 379 pages. The data taken is in the form of words, phrases, clauses, sentences, and paragraphs that refer to social values. The technique used is a listening technique followed by a note taking technique. When all the data is collected, the next process is data analysis which is done by reducing data, presenting data, and then verifying or drawing conclusions. This study contains 12 forms of social values, so that a total of 163 data were found, namely the values of devotion, kinship, mutual help, caring, loyalty, a sense of belonging, empathy, the discipline of justice, cooperation, tolerance, and democracy. This research is applied to class XII novels. SMA There are many social values that can be learned by students which later these good values can be applied in everyday life. whether at school, home or in the community.Keywords— social value, storytelling novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori, learning Novel

Page 5 of 11 | Total Record : 103