cover
Contact Name
Indirani Wauran
Contact Email
indirani.wauran@uksw.edu
Phone
+628157797192
Journal Mail Official
jms@uksw.edu
Editorial Address
Jl. Diponegoro No. 52-60 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27229270     EISSN : -     DOI : -
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JMS) merupakan ajang penyajian hasil kegiatan pengabdian masyarakat dengan akses terbuka bagi para insan akademisi, peneliti, mahasiswa, dosen maupun praktisi. JMSmerupakan publikasi berkala yang diterbitkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, terbit tiga kali dalam setahun (bulan Agustus, Desember dan April). Fokus JMS adalah menyebarluaskan karya inovasi dari aktivitas pengabdian masyarakat berbagai disiplin ilmu dengan rupa-rupa topik yang memiliki dampak bagi masyarakat dan bangsa. JMS merupakan bagian dari komitmen UKSW dalam menjalin relasi yang baik dengan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman disiplin ilmu menjadi kekuatan dampak aktivitas pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 1 (2025)" : 8 Documents clear
Peningkatan Pergaulan Sehat dan Kesehatan Reproduksi Remaja di Kabupaten Semarang Datik Wahyuningsih; Halilintar Ivan Chrisnanto; Agustina Bidadari Maharani Putri; Indriana Laras Asri; Devina Nesie Permatadita; Sandra Puspita Dyah Anggraeni; Sapto irawan Irawan
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v6i12026p13-24

Abstract

Healthy relationships & reproductive health are crucial issues that need serious attention, especially among teenagers. Lack of understanding of this aspect can lead to various problems, e.g. unwanted pregnancies and the spread of sexually transmitted diseases. This socialization activity aims to increase awareness and knowledge of teenagers regarding the importance of healthy relationships and reproductive health through a Project Based Learning. The socialization was carried out in Desa Purworejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang by involving village midwives, heads, and officials as the main companions in shaping the mindset and behavior of teenagers related to issues. The methods used include interactive counseling, group discussions, and experience based activities, such as educational games and digital content creation. The results of the activity showed an increase in participants understanding of the topics presented, a change in attitudes that were more positive, contributed to the development of life skills, communication skills, leadership, and teamwork.
Penguatan Literasi Digital dan Cross-Cultural Understanding bagi Generasi Z di SMP Kristen Satya Wacana Tunjung Wijanarka; Dewi Kartika Sari; Agnes Angelica Marshelli Dheyadika; Zefania Maria Hutabarat
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v6i12026p1-12

Abstract

This community service program aims to stregthen the digital literacy and cross-cultural understanding (CCU) os students at Satya Wacana Christian Junior High School as part of Generation Z, a group that is particularly vulnerable to hoaxes and disinformation in the digital democratic sphere. The program was implemented through a participatory training approach that combined interactive lectures, hoax simulations, groups discussions, and pre-test and post-test evaluations using Google Forms. The results indicate an improvement in participants’ ability to distinguish between hoaxes, misinformation, and disinformation, as well as increased awareness of the importance of information verification and tolerant attitudes toward cultural differences. These findings support Joseph DeVito’s theory of perception regararding the role of media stimulus in shaping perceptions and are also relevant to Jurgen Habermas’s concept of the deliberative public sphere. This program contributes a contextual, measurable, and easily replicable CCU-based digital literacy training model to support inclusive digital democracy.
Interaksi Sosial Pemuda dan Lansia dalam Kegiatan Bakti Sosial: Perspektif Interaksionisme Simbolik di Panti Wreda Salib Putih Putu Sherlina Junia Robin; Cindy Veronika Sihombing; Pierre Yehezkiel; Tabita Karen Debora; Maryati Kasmidi Hokoyoku; Natalia Alfiani Hapsari; Tunjung Wijanarka
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v6i12026p25-41

Abstract

This community service program is part of the Kuliah Praktik Lapangan or Institutional Practice Lecture (KPK) Satya Wacana Christian University Salatiga, which aims to increase social awareness among youth and provide emotional support for the elderly at the Salib Putih Elderly Care Home. This activity uses a participatory approach through fundraising, short worship services, sharing sessions, personal prayer, and the distribution of basic necessities. Symbolic interactionism theory analysis is used to examine how social meaning is formed through direct interactions between youth and elderly, particularly through symbols, language, expressions, and actions carried out during the activity. These interactions create warm emotional bonds, strengthen mutual understanding, and foster empathy. The results of the activity show increased social solidarity, the development of caring characters in youth, and the creation of psychological comfort for the elderly. Overall, this program confirms that KPK activities are able to build social meaning and strengthen solidarity through the process of symbolic interaction.
Panggilan Pelayanan sebagai Penguatan Identitas dan Profesionalisme Guru Sekolah Agape di Sumberejo: - Daniel de Queldjoe; Kheren Yuniarti; Gery Adam Datutasik; Ameylia Puan Kristania; Perwira Bintang; Sefanya Prischa Dyah Rahmadani; Sri Suwartiningsih
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v6i12026p52-61

Abstract

This community service research was motivated by the importance of strengthening the identity and professionalism of early childhood and kindergarten teachers at Agape Sumberejo School, especially amid limited facilities, teaching staff, and material rewards. This activity aims to strengthen the meaning of the call to service as a moral and motivational foundation in early childhood education practices. The method used is descriptive qualitative through field studies based on experiential learning, with participatory observation techniques, semi-structured interviews, and documentation of teachers, church administrators, and congregations. The analysis was conducted thematically with triangulation of sources and techniques. The results of the service showed that the internalization of the calling to serve was able to increase the commitment, professional resilience, and pedagogical consistency of teachers. The integration of professionalism and service values formed the identity of teachers who are ethical, relational, and oriented towards the continuous development of children's character.
Pendampingan Evaluasi Nilai Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia (TPDI) pada Pemeriksaan Radiografi Umum di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Giner Maslebu; Jodelin Muninggar; Faldy Tita; Juana Mauren Abigail Koleba; Yemima S Yulandewi; Harya Abdi Prakoso
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v6i12026p42-51

Abstract

Unit Radiologi di Rumah Sakit berfungsi melayani pemeriksaan ahli melalui teknologi pencitraan medis berbasis pengetahuan tentang interaksi radiasi dengan materi termasuk sinar-X pada pesawat radiografi umum. Dalam rangka proteksi radiasi dan ketepatan dosis radiasi, maka pemerintah melalui BAPETEN menetapkan Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia (TPDI) pada berbagai posisi anatomis berbasis perhitungan nilai INAK dan ESAK. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan pada Rakit Mardi Rahayu Kudus secara spesifik menyasar wilayah ekstremitas bawah dengan temuan bahwa untuk daerah pemeriksaan Femur dan Pedis dari para pasien, nilai TPDI masih dibawah batas maksimum yang diizinkan oleh regulasi pemerintah. Dengan demikian, pasien mendapatkan dosis radiasi yang aman dan para pekerja di instalasi radiologi dapat mengoperasikan peralatan radiografi umum untuk tujuan pemeriksaan diagnostik yang memenuhi prinsip ALARA
Pemberdayaan Kelompok Usaha Pembatik Difabel Melalui Capacity Building Berbasis Ecopreneurship di Kabupaten Blora Citra Andriani Kusumawati; Kesi Widjajanti; Eviatiwi Kusumaningtyas Sugiyanto
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Pembatik Difabel Blora Mustika (DBM) melalui capacity building berbasis ecopreneurship guna meningkatkan kemandirian usaha batik ramah lingkungan. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan keterampilan produksi, minimnya inovasi desain, dan rendahnya akses pemasaran digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan membatik ergonomis, workshop inovasi desain dan pewarnaan alami, pelatihan digital marketing dan branding, serta pendampingan pemasaran secara online dan offline. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis, efisiensi waktu produksi, serta inovasi produk berupa motif baru dengan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Transformasi pemasaran digital melalui pemanfaatan marketplace, media sosial, dan katalog digital berhasil memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan volume penjualan. Indikator capaian yang diperoleh antara lain 80% anggota menguasai teknik membatik ergonomis, produktivitas meningkat hingga 40%, serta penjualan digital naik 40% dibandingkan periode sebelum kegiatan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi capacity building berbasis ecopreneurship efektif dalam memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan kelompok difabel, sekaligus mendorong terciptanya usaha kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
a Rebranding Layanan UPTD PPA Kota Salatiga Melalui Edukasi Digital: Implementasi Program SafeTalk untuk Peningkatan Kesadaran dan Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Mahasiswa: - Nicola Ananda Legiana Saputra; Felicia Hu; Vernantius Andika Surya Kurniawan; Gabriel Franklin Mane; Brilian Galan Ambanaga; Matius Eza Fredito Putra; Erika Enjellina Hia; Leony Laurensia; Ideaman Jaya Waruwu; Michael Andreas Gustava; Elia Keke; Sonia Patricia; Sri Suwartiningsih
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program, conducted through the Institutional Practice Course (KPK), was implemented to enhance public understanding of violence against women, particularly among female university students in Salatiga, and to strengthen the responsiveness of services provided by the UPTD PPA Salatiga (Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children). Through the SafeTalk program, a service rebranding strategy was implemented by producing digital educational content in the form of videos, campaign posters, and podcasts addressing forms of violence and reporting procedures. The podcast featured Tri Anita Noviana, an officer of UPTD PPA Salatiga, who provided insights into patterns of violence cases, reporting mechanisms, and generational approaches in victim assistance. The program results indicate increased visibility of services provided by DP3APPKB Salatiga and UPTD PPA through social media, improved student understanding of forms of violence, and strengthened public trust in PPA services as accessible institutions.
Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Manajemen Emosi Pemuda di GPDI El-Shaddai Natar Rudy Roberto Walean; Fersal Kinova Rivaldo; Yendry; Martinus Antonius
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pemuda merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap perubahan emosional, sosial, dan spiritual, sehingga memerlukan kemampuan manajemen emosi yang baik. Berdasarkan observasi awal di GPDI El-Shaddai Natar, ditemukan bahwa sebagian pemuda dan pemudi masih mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, seperti mudah marah, tersinggung, cemas, dan kurang mampu menyampaikan perasaan secara sehat. Oleh sebab itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan manajemen emosi melalui pendekatan bimbingan dan konseling Kristen. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, pendampingan pastoral, observasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan PkM. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa kegiatan ini membantu mereka memahami cara mengelola emosi negatif, mengekspresikan emosi secara sehat, serta memotivasi mereka untuk menerapkan manajemen emosi dalam kehidupan sehari-hari. Selain meningkatkan pemahaman emosional, kegiatan ini juga menjadi ruang aman bagi pemuda untuk menyampaikan pergumulan emosional dan spiritual mereka. Dengan demikian, bimbingan dan konseling Kristen terbukti efektif dalam mendukung perkembangan emosional, pembentukan karakter, serta pertumbuhan spiritual pemuda gereja secara kontekstual dan aplikatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 8