Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Articles
1,921 Documents
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Keluarga Miskin Dalam Rangka Mendapatkan Bantuan Dana PKH
Resy Anggun Sari;
Mei ratnasari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.766 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i5.480
The Hope Family Program is a program that provides conditional cash transfers to Very Poor Households which have been designated as PKH participants with certain conditions. so far more programs or policies have failed to be implemented than those that have been successfully implemented, the Government Program in tackling the economic crisis that has occurred so far is by providing direct assistance to very poor families in every village throughout Indonesia. Limau Subdistrict still experiences some obstacles and problems in determining the recipients of some assistance that has been given by the central government, one of which is the Family Hope Program (PKH). Namely, the instrument must conduct a direct survey in determining who is eligible or does not get help in accordance with data that has been provided by the Social Service. The data recorded still uses paper that is very prone to be lost, wet, or even burned. Therefore we need a system or application that makes it easy to determine who the recipients of the family hope program are. As well as making stored and archived reports safely to facilitate the determination of PKH beneficiaries. The method used to determine the acceptance of PKH rocks is the Topsis Method.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Anggota Kelompok Tani Terbaik Pada Desa Sinar Semendo Menggunakan Metode (SAW)
Sulastri Sulastri;
Resy Anggun Sari;
Via Khoirun Nisa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.254 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i5.481
Farmers can be interpreted as someone whose field of work is farming or it can also be interpreted as someone who is engaged in agricultural business primarily by managing land with the aim of and maintaining crops such as rice, flowers, fruit and others in the hope of obtaining the results of these plants to use alone or sell it to others. This application was created using the SAW (Simple Additive Weighting) method. The basic concept of the SAW method is to find the weighted sum of the performance ratings for each alternative on all attributes. The SAW method can help in the decision making of a case, but calculations using the SAW method only produce the greatest value that will be selected as the best alternative. The calculation will be in accordance with this method if the chosen alternative meets the specified criteria. Using the decision support system for selecting the best Farmer group members in the Sinar Semendo village using the Simple Additive Weigtihng (SAW) method helps Sinar Semendo Village to determine the ranking of Farmer Group members from the results of the specified criteria weights, thus providing additional information when determining a selection. This decision support system is based on a website with PHP programming language and MSQL database for data storage.
Pengaruh Beban Kerja Dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi
Davi Sundari;
Ellina Ellina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.168 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i11.482
Performance is highly correlated with workload and work stress for nurses providing health care, with higher workload and work stress associated with lower performance. This study aims to identify and analyze the relationship between workload and work stress in nurses at the Sukabumi Police Job Training Center, Bhayangkara Setukpa Hospital. The research design adopted a quantitative analysis survey with a cross-sectional design. There were 80 nurses working in the inpatient ward of Remdikrat Police Training Center Sukabumi RS Bayankara Setukpa. The sampling technique used was proportional random sampling. The sample size was 68 nurses. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate chi-square analysis. The results for workload variables obtained p-value = 0.000, work stress 0.001 <0.05 which indicates that workload and work stress affect nurse performance. B 7.017 indicates that workload affects nurse performance by a factor of 7. Workload and work stress affect nurse performance. Multivariate analysis revealed that the main result was the effect of workload on nurses' performance. Nurses are advised to spend more time on the tasks assigned to them and hospitals need to improve their policies to improve nurses' performance. For nurses, coaching and training policies can improve nurses' performance. Further investigation is recommended.
Hubungan Perilaku Anak Terhadap Kelainan Refraksi Mata Anak Di SDN Blu'uran 1 Karang Penang Sampang
Frizal Musyafar
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.827 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.483
Latar Belakang: Mata merupakan bagian dari setiap organ tubuh manusia. Organ ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi setiap orang. Masalah kesehatan mata sangat penting baik di negara maju maupun negara berkembang, khususnya di Indonesia. Kelainan refraksi sering disebabkan oleh kebiasaan membaca terlalu berdekatan sehingga menyebabkan mata tegang (strain of vision) dan paparan radiasi cahaya yang berlebihan, termasuk dari komputer dan televisi. Lingkar Sekolah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sikap dan perilaku terhadap kesehatan mata pada anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Medan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 47 siswa sekolah dasar SDN Blu'uran 1 Karang Penang Sampang. Hasil: Penglihatan normal dan sikap dan perilaku baik 20 orang, penglihatan baik 15 orang, penglihatan buruk 12 orang, penglihatan tidak normal 0 orang tetapi sikap dan perilaku baik, dan 12 orang kurang. Hingga 0 mata pelajaran, hingga 9 mata pelajaran. Simpulan: Gambaran sikap dan perilaku anak SDN Blu'uran 1 Karang Penang Sampang terhadap kesehatan mata pada anak secara umum termasuk dalam kategori baik.Kata kunci: Sikap, Perilaku, Kesehatan Mata, Kelainan Refraksi
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Shirataki Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Salfa Nurmarida Asriani;
Yurika Sandra;
Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.961 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.485
Obesitas adalah keadaan peningkatan berat badan akibat adanya penimbunan lemak tubuh yang berlebihan yang erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, salah satu sumber karbohidrat yaitu beras, beras putih merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Selain beras putih beras shirataki dapat menjadi alternatif lain bagi individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Untuk menentukan jenis beras yang terbaik maka penelitian ini dibuat untuk mengetahui perbandingan kadar pati pada beras shirataki dibandingkan dengan beras putih menggunakan uji iodida. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan kelompok sampel yaitu beras putih dan beras shirataki yang diperoleh dari beras yang tersedia di pasaran kemudian sampel ini diuji kadar patinya dengan Iodida. Data dianalisis dengan uji T untuk melihat perbandingan kadar pati pada beras shirataki dan putih. Hasil penelitian menunjukkan kadar pati pada beras shirataki sebesar 3,79 gr/100 gr (3,79%), lebih rendah daripada kadar pati pada beras putih sebesar 24,47 gr/100 gr (24,47%). Kemudian hasil uji T didapatkan nilai p<0,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara kadar pati pada beras shirataki dan beras putih. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati pada beras shirataki lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.
Hubungan Dukungan Keluarga dalam Memberdayakan Penderita Skizofrenia dengan Frekuensi Kekambuhan Penderita Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon
Endah Sari Purbaningsi;
Muadi Muadi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.089 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.487
Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa yang menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat di Indonesia dari berbagai kasus gangguan jiwa termasuk skizofrenia pasien dinyatakan sembuh secara medis dan biasanya dikembalikan ke keluarganya. Kekambuhan skizofrenia biasanya terjadi karena diasingkan oleh keluarganya sendiri. Peran keluarga sangatlah penting dalam membantu proses penyembuhan gangguan jiwa skizofrenia semakin banyak dukungan semakin kecil juga kemungkinan pasien skizofrenia untuk kambuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam memberdayakan penderita skizofrenia dengan frekuensi kekambuhan penderita skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling berjumlah 30 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon dari 30 responden mayoritas mendapatkan dukungan keluarga cukup 18 orang (94.7%). Dan frekuensi kekambuhan pada penderita skizofrenia mayoritas mengalami kekambuhan sebanyak 22 orang (73.3%) dengan frekuensi kekambuhan tertinggi yaitu sebanyak 3 kali dalam satu tahun terakhir yang dialami oleh 7 orang (16,7%). Bagi keluarga penderita skizofrenia agar dapat menyediakan waktu untuk berkumpul bersama dan bercerita dengan pasien untuk saling bertukar pikiran dengan pasien. Dan keluarga dapat memberikan dukungan keluarga yang optimal secara keseluruhan kepada penderita skizofrenia yaitu dukungan emosional, dukungan informasional, dukungan instrumental dan dukungan atau penghargaan evaluasi. Dan senantiasa mengontrol pengobatannya atau mengkonsumsi obat – obatan yang telah diresepkan
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Natasya Chandra;
Yurika Sandra;
Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.363 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.488
Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk di Indonesia, bahkan sebagian penduduk dunia, karena mudah dikonsumsi dan nilai energinya yang cukup tinggi. Jenis beras bermacam-macam salah satunya beras putih dan beras coklat. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui menggunakan Uji Iodida untuk membandingkan Kandungan Pati pada Beras Merah dan Beras Putih untuk menentukan jenis beras yang baik untuk dikonsumsi pengidap penyakit diabetes. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan kelompok sampel yaitu beras putih (Oryza sativa L) dan beras coklat yang diperoleh dari beras yang tersedia dipasaran, kemudian sampel ini diuji kadar patinya dengan uji Iodida. Data dianalisis dengan menggunakan uji T untuk melihat perbandingan kadar pati pada beras coklat dan putih. Hasil penelitian menunjukkaan kadar pati pada beras coklat sebesar 22,58 mg/100 mg beras (22,58 %), lebih rendah daripada kadar pati beras putih sebesar 24,47 mg/100mg beras (24,47%) Pada hasil uji T didapatkan nilai p <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan signifikan hasil pada beras coklat dan beras putih. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati pada beras coklat lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Igor Ramirez;
Yurika Sandra;
Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.295 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.489
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia. Salah satu sumber karbohidrat yaitu beras. Beras merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Jenis beras bermacam-macam salah satunya beras putih dan beras merah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar pati pada beras merah dibandingkan dengan beras putih menggunakan uji iodida untuk menentukan jenis beras yang terbaik. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan kelompok sampel yaitu beras putih (Oryza sativa L) dan beras merah (Oryza nivara) yang diperoleh dari beras yang tersedia dipasaran, kemudian sampel ini di uji kadar patinya menggunakan uji Iodida. Data dianalisis dengan menggunakan uji T untuk melihat perbandingan kadar pati pada beras merah dan putih. Hasil penelitian menunjukkaan kadar pati pada beras merah sebesar 18,47gr/100gr (18,47%) lebih rendah daripada kadar pati beras putih sebesar 24,47gr/100gr (24,47%). Kemudian hasil uji statistik t test didapatkan nilai p<0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar pati pada beras merah dan beras putih. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati pada beras merah lebih rendah dibandingkan dengan beras putih.
Hubungan Mekanisme Koping dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Paru Di Wilayah Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu
Nonok Karlina;
Dewi Erna Marisa;
Ani Nurhaeni
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.096 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.490
Berdasarkan hasil Riskesdas (2018), prevalensi kasus TB di Indonesia sebanyak 0,42% dari total seluruh provinsi di Indonesia. Jawa Barat masuk pada peringkat ke-3 untuk prevalensi kasus TB Paru tertinggi. Masalah yang dihadapi pasien tuberkulosis dalam pengobatan adalah waktu pengobatan tuberkulosis yang lama, dan banyak pasien tuberkulosis yang sudah bosan minum obat, serta 10,06% pasien tuberkulosis berhenti berobat karena merasa sudah sembuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan mekanisme koping dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, dengan sampel penelitian sebanyak 30 orang yang diambil secara total sampling dari semua semua pasien penderita TB paru yang tercatat di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu, pada tahun 2021. Hasil penelitian menunjukan Responden penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu mempunyai Mekanisme koping yang adaptif sebesar 57% dan 43 % dalam kategori maladaptif. Responden penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu Kepatuhan penderita TB paru mempunyai kepatuhan yang tinggi sebesar 47%, kepatuhan sedang 23% dan kepatuhan rendah 30%. Hasil analisis Chi-Square dengan hasil p-value sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 (p-value <0,05). Kesimpulan dari penelitian menunjukan terdapat Hubungan Mekanisme Koping dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru di Puskesmas Sukra Kabupaten Indramayu. Saran diberikan pada keluarga untuk memberikan dukungan yang maksimal pada penderita TB paru terutama yang sedang menjalankan terapi pengobatan, sehingga responden mempunyai koping yanga daptif dan patuh minum obat untuk mendukung kesembuhan
Analisis Efektivitas Beberapa Jenis Antivirus Pada Pasien Herpes Zoster
Nisa Alifia Zahra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.809 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.491
Herpes zoster atau cacar api merupakan penyakit kulit dengan gejala munculnya ruam yang berisi air disertai rasa gatal dan panas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella zoster (VZV). Terapi Farmakologi dilakukan untuk mengatasi herpes zoster bertumpu pada beberapa macam antivirus, diantaranya seperti asiklovir, valasiklovir, famsiklovir, nativudin, sorivudin dan lain-lain. Antivirus tersebut efektif untuk mengatasi VZV namun terdapat perbedaan mekanisme kerja, bioavabilitas dan lain-lain yang dapat mempengaruhi efektivitas dari antivirus tersebut. Untuk mengetahui bagaimana perbandingan efektivitas antivirus, dilakukan pengumpulan data dari jurnal-jurnal yang berhubungan dengan topik berkaitan dengan hal tersebut. Metode yang dilakukan dalam review jurnal ini adalah pengumpulan literasi dari beberapa jurnal internasional. Hasil penelitian adalah adanya kualifikasi yang sebanding diantara antivirus tersebut seperti kesembuhan total, peredaan rasa sakit, mengeringan luka, pembentukan lesi baru, keamanan, komplikasi dan efek samping. Namun ada juga yang membuat antivirus tersebut dapat spesifik dalam kondisi tertentu