cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Pengaruh Penyakit Hipertensi dan Jantung Terhadap Derajat Keparahan Pasien Covid 19 Di RSUP Persahabatan Periode April - September 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Syachrah Ega N. P. Y; Marisa Riliani M.Biomed; M. Arsyad; Muhammad Syafiq
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.06 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.492

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) dari famili Coronaviridae. Penyakit ini sudah mendunia dan dinyatakan sebagai pandemi yang telah menyebabkan keresahan di lebih dari 200 negara dengan kasus yang meningkat setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komorbid hipertensi dan penyakit jantung dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan periode April – September 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik. Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari rekam medis dari RSUP Persahabatan. Sampel ditetapkan dengan cara purposive sampling yang kemudian dihitung dengan rumus slovin. Pada penelitian didapatkan bahwa pasien COVID-19 paling banyak (58%) berjenis kelamin pria. Sebanyak 41 pasien (41%) berusia 51 – 60 tahun. Pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung paling banyak (46%). Terdapat hubungan antara pasien dengan komorbid hipertensi dan/atau penyakit jantung terhadap derajat keparahan COVID-19 yang dialaminya. Manusia harus bersabar karena musibah adalah cara Allah meningkatkan derajatnya
Pengaruh Penyakit Penyerta Asma dan PPOK Terhadap Derajat Keparahan Pasien Covid-19 Di Rsup Persahabatan Periode April 2021 - Agustus 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Sekar Kirana Anggarani; Marisa Riliani; M. Arsyad; Budhi Antariksa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.538 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.493

Abstract

Virus corona pada manusia atau sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2), pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada Desember 2019. Sejak saat itu, virus corona menyebar ke seluruh dunia. SARS-CoV-2 telah menginfeksi manusia dari semua kelompok masyarakat dan menyebar luas dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Faktor risiko tepapar COVID-19 meliputi kondisi kesehatan atau komorbiditas yang menyertainya yang akan mengakibatkan perkembangan penyakit yang semakin cepat dan parah, seringkali bahkan menyebabkan kematian. Salah satu penyakit penyerta COVID-19 yang ditemukan di beberapa orang adalah asma dan PPOK. Dalam islam sudah diajarkan bagaimana caranya mencegah tertular dan mencegah menularkannya ke orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh antara penyakit penyerta asma dan PPOK dengan derajat keparahan pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan periode April 2021-Agustus 2021 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil data dari rekam medis dari RSUP Persahabatan. Sampel ditetapkan dengan cara saturation sampling yang kemudian ditetapkan besar sampel yang diambil dengan total quota sampling. Data dianalisis menggunakan lima tahapan, yaitu editing, coding, entry, cleaning, saving dan penarikan kesimpulan menggunakan uji chi square. Pada penelitian didapatkan bahwa pasien COVID-19 paling banyak (64,7%) berjenis kelamin wanita. Sebanyak 12 pasien (70,5%) berusia > 50 tahun. Pasien dengan penyakit penyerta asma paling banyak mengidap COVID-19 dengan derajat keparahan berat, terdapat 6 pasien (35,3%) dan hanya 1 pasien yang meninggal (5,9%). Sedangkan pasien dengan penyakit penyerta PPOK paling banyak mengidap COVID-19 dengan derajat keparahan berat, terdapat 3 pasien (17,6%).
Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Pencegahan Keputihan Pada Siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh Tetania Novelasari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.103 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i12.494

Abstract

Latar Belakang: Keputihan dapat terjadi pada wanita yang bersifat normal dan abnormal. Sekitar 75% wanita di dunia pasti akan mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidup dan sebanyak 45% wanita mengalami keputihan dua kali atau lebih. Gejala keputihan juga dialami oleh remaja putri sekitar 31,8%. Hal ini menunjukkan remaja lebih berisiko terjadi keputihan. Dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan melakukan pencegahan terhadap keputihan sangat diperlukan promosi kesehatan dengan cara penyuluhan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan menggunakan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan keputihan pada siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian seluruh siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh. Subjek penelitian diambil secara simple random sampling dengan jumlah 80 siswi. Analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum penyuluhan rata-rata skor responden adalah 72,25. Sesudah penyuluhan rata-rata skor responden mengalami peningkatan yaitu menjadi 86,75. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,00 (sig < 0,05). Dengan demikian terdapat efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan keputihan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan menggunakan media audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi SMP Negeri 1 Sungai Pinyuh tentang pencegahan keputihan.
Tinjauan Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Di Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Kota Depok Shania Salsabillah; Daniel Happy Putra; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.168 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.504

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang penyimpanan merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya kerahasiaan informasi rekam medis pasien, untuk mendapatkan hasil yang diharapkan maka diperlukan petugas rekam medis, rekam medis, ruang penyimpanan, SPO (Standar Prosedur Operasional) keamanan dan kerahasiaan di ruang rekam medis, serta fasilitas dan sarana di ruang penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Rekam Medis RSUD Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek keamanan dan kerahasiaan di ruang penyimpanan rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang didapatkan di RSUD Kota Depok ini telah memiliki 2 standar prosedur operasional yaitu mengenai keamanan dan kerahasiaan serta standar prosedur ruang penyimpanan rekam medis. Tetapi, untuk pelaksanaan pekerjaannya belum terlaksana dengan maksimal. Terdapat rekam medis yang sampulnya mengalami kerusakan, tidak diganti dengan yang baru, ruang penyimpanan rekam medis masih menggunakan pintu manual yang dimana di dalam standar Prosedur harus menggunakan kunci berkode. Hal ini menjadikan pelaksanaan pekerjaan di RSUD Kota Depok belum dijalankan sesuai standar prosedur operasional yang ada. Fasilitas pendukung yang berada di ruang penyimpanan pun kurang memadai khususnya untuk ruang penyimpanan kedua hanya memiliki 1 AC, tidak memiliki ventilasi yang baik untuk pertukaran udara sehingga tidak ada udara diantara rekam medis yang disimpan, tidak memiliki alat pengatur suhu dan kelembapan.
Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Persalinan Secara Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Adelia Anggraini; Lily Widjaja; Laela Indawati; Deasy Rosmala Dewi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.233 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.505

Abstract

Salah satu aspek terpenting dalam pelayanan rekam medis adalah kegiatan klasifikasi dan kodefikasi diagnosis serta tindakan. Dalam melakukan pemberian kode diagnosis pasien, petugas koding mengacu pada aturan ICD-10. Berdasarkan aturan ICD-10 kasus persalinan terdiri atas tiga komponen yaitu kondisi atau penyulit (O00-O99), metode persalinan (O80-O84), dan outcome of delivery (Z37.-) yang digunakan sebagai kode tambahan untuk mengetahui hasil persalinan. Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui ketepatan kode diagnosis kasus persalinan secara sectio caeasrea di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan sampel sebanyak 70 rekam medis kasus persalinan secara sectio caesarea di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Pada penelitian ini didapati hasil komponen atau penyulit ibu dengan ketepatan 90% (63 RM), lalu metode persalinan dengan ketepatan 11,43% (8 RM).  Serta outcome of delivery  yang memiliki ketepatan 0% (70 RM). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap kepala rekam medis dan koder bahwa ketepatan pengodean dapat dipengaruhi oleh faktor 5M (man, money, material, method, machine), yaitu ketelitian koder dalam melakukan pengodean, kejelasan pada tulisan dokter, serta tersedianya SPO yang memiliki catatan khusus mengenai pengodean kasus persalinan sehingga proses pengodean dapat terstruktur dengan baik.
Hipnoterapi dalam Praktik Dokter Menurut Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Praktik Kedokteran dan Tinjauannya Menurut Islam Indah Pramesti; Bambang Poerwantoro; Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.384 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.506

Abstract

Hipnoterapi adalah salah satu bentuk psikoterapi dalam psikiatri. Namun, hipnoterapi juga dapat digunakan pada pasien non-psikotik. Model pengobatan ini dapat dikombinasikan dengan jenis pengobatan lainnya. Banyak dokter, terutama ahli bedah dan ahli anestesi, terlatih dalam hipnoterapi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh hipnoterapi dalam praktik klinis di Indonesia menurut Undang Undang Kesehatan dan Praktik Kedokteran beserta pengaruh hipnoterapi dalam praktik klinis di Negara lain.  Dalam agama Islam, hipnoterapi sebagai mediator pengobatan hukumnya mengikuti hukum tujuannya yaitu sunnah ataupun mubah. Penelitian ini dilakukan dengan metode Literature Review.Pencarian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi 9 jurnal dari Indonesia dan 8 jurnal dari negara lain.  Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa hipnoterapi mempunyai pengaruh terhadap permasalahan yang dialami pasien terutama permasalahan medis baik di Indonesia maupun negara lain, seperti halnya dalam mengurangi rasa nyeri (Kanker, dismenore, dan IBS (Irritable Bowel Syndrome)), kecemasan, dan gangguan tidur. Hipnoterapi mampu dalam mengurangi rasa nyeri, gejala, kecemasan, dan mengatasi gangguan tidur sehingga dapat dipertimbangkan sebagai pilihan terapi suportif yang setara dengan pengobatan medis lainnya
Gambaran Kepatuhan Penggunaan Obat Antiretroviral (ARV) Pada Anak dengan HIV Di Jabodetabek dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Rima Azharia Hapsari Putri; Maya Trisiswati; Siti Marhamah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.703 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.507

Abstract

Pendahuluan: HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sebuah virus yang menginfeksi pada sistem kekebalan tubuh manusia dan menyebabkan AIDS. HIV dapat ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh dari orang yang terinfeksi dan dari seorang ibu ke anaknya selama kehamilan dan persalinan. Pengobatan antiretroviral (ARV) menuntut ODHA untuk patuh dan menjalankan pengobatan secara teratur. Pemilihan obat serta pemberian obat belum cukup jika tidak diikuti dengan   kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obatnya. Metodologi: Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan jenis kuantitatif dilakukan secara cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 1.554 perempuan dengan HIV di Jabodetabek. Sampel penelitian ini terdiri dari 94 perempuan dengan HIV yang sudah memiliki anak dengan HIV dan bertempat tinggal di Jabodetabek. Teknik pengambilan sampel penelitian ini purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner online melalui google form. Jenis analisa data penelitian ini menggunakan analisa univariat untuk melihat gambaran dari semua variabel yang diteliti baik variabel dependen maupun independen.Hasil: Anak pengguna ARV sebagian besar menggunakan sediaan tablet sebanyak 27 anak (37,5%). Waktu penggunaan ARV anak yaitu pagi hari (06.00-12.00) sebanyak 47 anak (65,3%). Anak pengguna ARV rutin memiliki Riwayat penyakit selama 1 tahun terakhir sebanyak 42 anak (58,3%). Kualitas pelayanan kesehatan dalam pemberian obat dan konseling memuaskan sebanyak 44 faskes (61,1%) dan Anggota keluarga mendukung penggunaan ARV anak pengidap HIV sebanyak 53 (73,6%). Simpulan: Anak cukup patuh dalam penggunaan obat antiretroviral (ARV) setiap harinya. Namun, anak tetap terkena penyakit ringan (demam, flu, batuk dan diare) walaupun rutin meminum ARV. Pelayanan kesehatan berperan besar dalam pengobatan ARV.
Implementasi Penilaian Kinerja Berbasis Indikator Mutu Keperawatan Di Rumah Sakit Baptis Kediri Agusta Dian Ellina; Citrawatik Dwi Skripsia; Muhammad Ida Nashrun S; Husnul Fatima
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.16 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.508

Abstract

Peran klinis tenaga perawat sangat penting dalam pelayanan pasien sehingga mengharuskan perawat berperan secara proaktif dalam program peningkatan mutu dan keselamatan pasien serta program manajemen risiko rumah sakit. Rumah sakit melakukan penilaian kinerja tenaga perawat secara periodic menggunakan format dan metode sesuai ketentuan yang ditetapkan rumah sakit. Penilaian kinerja tenaga perawat meliputi pemenuhan uraian tugasnya dan perannya dalam pencapaian indicator mutu yang diukur di unit tempatnya bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan indikator mutu unit pelayanan keperawatan sebagai indikator kinerja individu dalam melakukan penilaian kinerja tahunan pada staf Keperawatan di Rumah Sakit Baptis Kediri dengan pembuatan SPO tentang pelaksanaan penilaian kinerja tahunan berbasis indikator kinerja individu pada staf keperawatan, pemilihan dan perumusan indikator mutu prioritas unit pelayanan keperawatan dan persiapan media untuk pelaksanaan pengukuran indikator kinerja individu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di pelayanan Bidang Keperawatan Rumah Sakit Baptis Kediri. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah para manajer ruang perawatan. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini peserta akan mengimplementasikannya dalam pelayanan Keperawatan
Terapi Hiperbarik Sebagai “Penunda” Penuaan Kulit Ditinjau dari Kedokteran dan Islam Agisni Kartika Rachmadini; Bambang Poerwantoro; Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.927 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.509

Abstract

Pendahuluan: Penuaan merupakan suatu proses degeneratif yang melibatkan semua organ, salah satunya melibatkan kulit, suatu proses menghilangnya kemampuan suatu jaringan secara perlahan untuk memperbaiki dan mempertahankan struktur serta fungsi secara normal atau fisiologis. Tentunya setiap orang menginginkan agar kulitnya selalu dalam keadaan baik dengan menunda penuaan. Salah satu metode untuk menunda penuaan pada kulit yaitu menggunakan terapi oksigen hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT). HBOT merupakan suatu terapi yang dilakukan dengan memberikan 100% oksigen bertekanan kepada pasien. Terdapat beberapa penelitian yang mengatakan bahwa perawatan HBOT pada lansia yang sehat dapat menghentikan penuaan sel darah dan membalikkan proses penuaan. Namun, hingga saat ini HBOT masih menjadi perdebatan di kalangan ulama. HR. Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa perubahan bentuk tubuh itu dilarang. Namun, terdapat salah satu ulama yang berpendapat jika tujuan untuk mempercantik dan merawat diri itu sebenarnya diperbolehkan tanpa mengubah apa pun. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah literature review dengan metode yang digunakan literature review. Hasil: HBOT terbukti dapat memberikan dampak positif terhadap penuaan yang signifikan bagi manusia. Berbagai manfaat HBOT antara lain meningkatkan angiogenesis, bersifat imunomodulator, meningkatkan aktivitas antioksidan, penekanan penuaan seluler, regulasi sel induk dan peremajaan kulit. Sehingga, menjadikan HBOT berpengaruh secara signifikan terhadap kulit. Kesimpulan: HBOT mampu untuk menunda penuaan pada kulit. Namun perlu adanya penelitian lebih lanjut terhadap penggunaan HBOT untuk menunda penuaan karena di khawatirkan adanya efek samping yang buruk jika HBOT digunakan secara terus menerus. Di samping itu, dalam dunia kedokteran Islam belum adanya pengkajian mengenai halal atau haramnya penggunaan HBOT untuk menunda penuaan
Pengaruh Pemberian Asi Ekslusif dan ASI Non Eksklusif Terhadap Pertumbuhan Bayi 0-12 Bulan Di RS YARSI Jakarta dan Tinajuannya Menurut Pandangan Islam Dian Widianti Mukaromah; Elsye Souvriyanti; Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.305 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.511

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Pertumbuhan dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu, faktor genetik, faktor lingkungan, faktor internal, faktor postnatal, faktor prenatal, dan faktor nutrisi. Nutrisi terbaik bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya adalah ASI. Pemberian ASI eksklusif dari sejak lahir sampai usia 6 bulan direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF (WHO, 2020). Penelitian di Meksiko menunjukan bahwa 12,3% anak-anak berusia 6-35 bulan mengalami stunting disebabkan oleh kurangnya pemberian ASI. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan pemberian ASI terhadap pertumbuhan bayi usia 0-12 bulan dari pandangan kedokteran dan Islam. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu anak usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Analisis data dilakukan secara analisis bivariat menggunakan alat bantu alat bantu program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil menunjukan dari 51 anak bahwa anak yang mendapatkan ASI eksklusif yakni sebanyak 27 orang atau 52.9% dan hanya 24 orang atau 47.1% yang memberikan ASI non eksklusif. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square terdapat hubungan bermakna antara status gizi baik dan status gizi kurang dengan p value 0.03.

Page 33 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue