cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Pengaruh Pemberian ASI Eksklusif dan ASI Non Eksklusif Terhadap Perkembangan Bayi 0-12 Bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta dan Tinjaunnya Menurut Pandangan Islam Hamida An-Nisa; Elsye Souvriyanti; Firman Arifandi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.214 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.513

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi baru lahir dan eksklusif untuk ASI yang diberikan kepada bayi usia 0-6 bulan. Pada ASI terdapat kolostrum yang mengandung protein sistem kekebalan tubuh, yang membantu membunuh banyak bakteri, dan kaya akan antibody. ASI eksklusif dapat mengurangi risiko kematian bayi. Pemberian ASI eksklusif wajib diberikan oleh ibu kepada bayi hingga bayi sudah mengenal Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu anak usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Analisis data dilakukan secara analisis bivariat. Untuk mengolah data digunakan alat bantu program Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil menunjukan dari 50 anak bahwa anak yang memiliki perkembangan normal yakni sebanyak 44 orang (88%) dan 6 orang (12%) mengalami suspek perkembangan. Berdasarkan hasil uji Chi Square didapatkan nilai p pada motorik kasar 0.132 > 0.05, Bahasa 0.697 > 0.05, motorik halus 0.661 > 0.05 dan personal sosial 0.232 > 0.05 dan pada perkembangan anak secara menyeluruh nilai p adalah 1.000 dengan signifikansi p adalah <0,05. Hal ini menyatakan bahwa hipotesis ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan ASI non eksklusif terhadap perkembangan bayi usia 0-12 bulan berdasarkan panjang badan dan berat badan di Rumah Sakit YARSI Jakarta. Tidak terdapat hubungan bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan ASI non ekslusif terhadap perkembangan motorik kasar, bahasa dan kognitif, motorik halus dan personal sosial pada bayi usia 0-12 bulan di Rumah Sakit YARSI Jakarta.
Hubungan Kualitas Hidup Terhadap Harga Diri Lansia Selama Pandemi Covid-19 Rizkia Amartya Noor; Harliansyah Harliansyah; Etty Widayanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.302 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.515

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) teridentifikasi di Indonesia pada awal Maret 2020. Salah satu golongan yang terdampak pandemi COVID-19 adalah lansia. Penurunan kinerja fisik dalam melakukan aktivitas seiring bertambahnya usia dapat mengakibatkan menurunnya harga diri pada lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah terdapat hubungan kualitas hidup terhadap harga diri lansia selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu lansia 60 tahun ke atas yang tinggal di Kelurahan Pulo Gadung Jakarta Timur. Total 50 responden yang dipilih secara acak dengan penetapan sampel menggunakan cluster random sampling. Peneliti merandom dari jumlah populasi lansia berdasarkan daerah populasi untuk dijadikan sampel penelitian. Variabel independen adalah kualitas hidup dan variabel dependen adalah harga diri. Analisa data dilakukan secara analisa bivariat dengan alat bantu program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas hidup terhadap harga diri rendah pada lansia selama pandemi COVID-19 dengan nilai p 0,039
Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Desa Serangmekar Ciparay Kab. Bandung Tahun 2021 Liznindya Liznindya
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.387 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i1.516

Abstract

BBLR merupakan salah satu faktor utama dalam peningkatan mortalitas pada bayi. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR adalah usia ibu hamil. Usia yang berisiko tinggi terhadap terjadinya BBLR adalah usia dibawah 20 tahun dan usia diatas 35 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian BBLR di Desa Serangmekar Ciparay Kab. Bandung Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir bulan januari – Desember tahun 2021 di Desa Serangmekar Ciparay Kab. Bandung yang memenuhi kriteria inklusi penelitian sebanyak 110 bayi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Desa Serangmekar Ciparay Kab. Bandung Tahun 2021 (p = 0,002). Ibu yang hamil pada usia berisiko (< 20 tahun atau > 35 tahun) mempunyai risiko 15,893 kali untuk melahirkan bayi berat lahir rendah (BBLR) dibandingkan dengan ibu yang hamil pada usia tidak berisiko (20-35 tahun).
Hubungan Tingkat Kemampuan Refleksi Pembelajaran dengan Performa Akademik Mahasiswa Pre-Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Viona Ayuni Widiaputri; Zwasta Pribadi Mahardhika; Endy M. Astiwara
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.829 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.529

Abstract

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa kedokteran akan melewati banyak tantangan untuk menjadi seorang profesional dalam bidang Kesehatan. Untuk meningkatkan profesionalisme, penting bagi mahasiswa untuk memiliki kemampuan refleksi untuk mengembangkan pemahaman mereka terhadap materi dan juga untuk melatih penerimaan umpan balik yang baik. Islam mewajibkan umatnya untuk bekerja keras selama hidupnya dan tekun dalam beribadah. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat refleksi pembelajaran dengan performa akademik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran kuesioner melalui google form. Analisa data yang digunakan yaitu analisa bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil uji statistic, didapatkan hasil probabilitas sebesar p= 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara tingkat refleksi pembelajaran dengan performa akademik. Terdapat hubungan antara tingkat refleksi pembelajaran dengan performa akademik mahasiswa pe-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi
Gambaran Upaya Masyarakat Terhadap Pengendalian Demam Berdarah Dengue Hayyum Al Bayhaqqi; Erwin Erwin; Yufitriana Amir
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.491 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i8.532

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pengendalian DBD terdiri atas pemberantasan sarang nyamuk, pengendalian vektor, pengendalian gigitan nyamuk dan pengendalian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya masyarakat terhadap pengendalian DBD di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survei. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan total sampel 91 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi 25 pertanyaan yang telah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa karakteristik umur responden mayoritas adalah umur 15-25 tahun, karakteristik jenis kelamin responden mayoritas adalah perempuan, karakteristik pendidikan responden mayoritas adalah SMA dan karakteristik pekerjaan responden mayoritas adalah pedagang. Kemudian terdapat 56 responden (61,5%) sering melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, 42 responden (46,2%) jarang melakukan pengendalian vektor, 64 responden (70,3%) sering melakukan pengendalian gigitan nyamuk dan 55 responden (60,4%) sering melakukan pengendalian lingkungan. Kesimpulan: Upaya masyarakat dalam pengendalian DBD sudah sering dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau dan penelitian ini disarankan agar dapat meningkatkan upaya masyarakat dalam pengendalian DBD sehingga dapat lebih optimal dalam pelaksanaan pengendalian DBD di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau.
Gambaran Penanggulangan Tuberkulosis Paru dengan Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) Di Puskesmas Kota Pekanbaru Tahun 2022 Doni Imam Sari; Erwin Erwin; Widia Lestari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.02 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i8.533

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular penyebab 10 kematian di dunia yang menyerang paru-paru. Sejak tahun 1995, Indonesia telah melaksanakan program penanggulangan tuberkulosis dalam upaya kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif untuk menanggulangi TB. Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) merupakan strategi pengawasan langsung agar proses penyembuhan TB teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran lebih mendalam mengenai penanggulangan tuberkulosis paru dengan strategi DOTS di Puskesmas Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus. Teknik sampling dalam peneltian menggunakan purposive sampling dengan total partisipan sebanyak 10 partisipan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis Colaizzi. Hasil penelitian penanggulangan TB dengan strategi DOTS sebagian besar sudah berjalan terdapat peran pemerintah sebagian besar sudah baik dalam upaya ketersediaan pelatihan, pendanaan dan obat-obatan. Pemeriksaan laboratorium menggunakan alat mikroskopis dan TCM sebagian besar belum maksimal karena tidak seluruh Puskesmas memiliki TCM perlu upaya penyediaan alat TCM. Pengobatan TB Paru sebagian besar dilakukan selama 6 bulan dan PMO sudah berperan baik dalam mengawasi pasien. Upaya ketersediaan obat sebagian besar tersedia di Puskesmas. Pencatatan di lakukan secara online dengan SITB dan offline dengan form register TB sebagian kecil belum maksimal perlu upaya ketersediaan fasilitas dan penambahan SDM. Peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan strategi DOTS di 10 Puskesmas Kota Pekanbaru sebagian besar sudah baik dalam penanggulangan TB di Puskesmas. Disarankan adanya penguatan bahwa program TB DOTS dapat dilakukan disemua sarana pelayanan kesehatan sehingga dapat menanggulangi TB secara optimal.
Efektivitas Ekstrak Daun Ruku-Ruku (Ocimum Tenuiflorum Linne) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella Enterica Sevoar Typhi Dan Tinjauan Nya Menurut Pandangan Islam Irsyad Hanif Satria; Intan Keumala Dewi; Titiek Djannatun; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.924 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.518

Abstract

Bakteri Salmonella enterica sevoar typhi bersifat patogen bagi manusia. masuknya bakteri Salmonella enterica sevoar typhi ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat mengakibatkan terjadinya demam tifoid, yaitu penyakit infeksi sistemik akut dengan gejala yang bervariasi dari ringan berupa demam, lemas serta batuk ringan hingga gejala berat seperti gangguan gastrointestinal. Penanganan penyakit infeksi saat ini masih menggunakan antibiotika, namun intensitas penggunaan antibiotik yang tinggi dapat menimbulkan resistensi. Ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum L.) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat. untuk mengobati berbagai penyakit seperti demam, sariawan, panu, mual hingga muntah-muntah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun ruku-ruku sebagai antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella enterica sevoar typhi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode disk diffusion. Populasi penelitian ini adalah bakteri Salmonella Enterica Sevoar typhi dan sampel penelitian ini adalah daun ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum Linne). Penelitian ini menggunakan data kuantitatif primer. Teknik analisis data yang digunakan adalah program SPSS 25.0, uji statistik parametrik One-Way ANOVA dan Uji Post hoc Tukey. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa DMSO 5% tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella enterica sevoar typhi dengan tidak terbentuknya zona hambat pada kontrol negatif. Sehingga penelitian ini menyimpulkan bahwa efek antibakteri dari ekstrak daun Ruku-ruku masih belum bisa menggantikan antibiotik Ciprofloxacin yang memiliki diameter (mm) zona hambat yang cukup besar dengan rata-rata 41,47 mm. Artinya hasil penelitian ini belum dapat membuktikan bahwa ekstrak daun ruku-ruku memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri spesifik Salmonella enterica sevoar typhi.
Gambaran Riwayat Menyusui pada Ibu dengan HIV di JABODETABEK Salamma Nadila; Maya Trisiswati; Siti Marhamah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.308 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.522

Abstract

Pendahuluan: Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit defisiensi imun sekunder yang paling umum di dunia. HIV dapat ditularkan dari ibu ke anak melalui pertukaran berbagai cairan tubuh, salah satunya ASI. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian ASI dari ibu dengan HIV sebagai sumber nutrisi terbaik untuk anaknya dan upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, yaitu cara pemberian ASI, jangka waktu pemberian ASI, pemberian ARV pada ibu dengan HIV selama masa menyusui, dan pemeriksaan jumlah virus (viral load) HIV selama masa menyusui. Metodologi: Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan jenis kuantitatif dilakukan secara cross sectional. Populasi terdiri dari 1.554 perempuan dengan HIV di JABODETABEK. Sampel penelitian terdiri dari 94 perempuan dengan HIV yang sudah memiliki anak dan bertempat tinggal di JABODETABEK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument pengumpulan data berupa kuesinoer online disebarkan melalui google form. Jenis analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil: Ibu dengan HIV di JABODETABEK memiliki riwayat menyusui sebanyak 57 orang (60,6%) dengan cara pemberian ASI parsial yaitu, sebanyak 46 orang (48,9%). Ibu dengan HIV di JABODETABEK menyusui anaknya selama enam bulan sebanyak 40 orang (42,6%), selama masa menyusui mendapatkan dan rutin mengonsumsi ARV sebanyak 64 orang (68,1%). Hasil pemeriksaan jumlah virus HIV yang tidak terdeteksi selama masa menyusui yaitu, sebanyak 50 orang (53,2%).Simpulan: Perlu diberikan edukasi tentang menyusui pada ibu dengan HIV melalui cara pemberian ASI, jangka waktu pemberian ASI, pemberian ARV, dan pemeriksaan jumlah virus HIV selama masa menyusui.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Partisipasi Keluarga Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue Pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampung Bugis Hamsiah Hamsiah; Arbayah Hendrik; Tuti Meihartati; Chandra Sulistyorini
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.265 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.531

Abstract

Pendahuluan: Indonesia menempati peringkat 6 tertinggi secara global pada kejadian DBD tahun 2021. Kasus DBD hingga saat ini belum dapat dicegah melalui pemberian vaksin dan obat spesifik. Sehingga penting bagi setiap keluarga terutama yang memiliki balita untuk dapat memahami dan merespon dengan sikap yang baik dalam upaya pencegahan kasus DBD di lingkungan keluarganya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan partisipasi keluarga dalam pencegahan DBD pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Kampung Bugis. Metode: Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil secara stratified random sampling dengan jumlah 328 keluarga dengan balita. Data penelitian diperoleh menggunakan instrument kuesioner pengetahuan, sikap, dan partisipasi keluarga dalam pencegahan DBD dan dilakukan analisa bivariat dengan Rank Spearman menggunakan tingkat signifikasi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki Pengetahuan Tinggi (n=223; 68,0 %), sebagian besar memiliki Sikap Positif (n=206; 62,8 %), dan sebagian besar responden penelitian memiliki Partisipasi Baik (n=170; 51,8 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value 0,000; koefisien korelasi 0,193) dan sikap (p-value 0,000; koefisien korelasi 0,332) dengan partisipasi keluarga dalam pencegahan DBD pada balita. Simpulan: Pengetahuan yang baik dan sikap yang positif dapat berdampak terhadap peningkatan partisipasi keluarga.
Hubungan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Gejala Tonsilitis Kronik Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Chika Nurrifki; Arroyan Wardhana; Muhammad Arsyad
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.933 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v3i02.538

Abstract

Latar Belakang: Tonsilitis kronik merupakan penyakit peradangan kronik pada tonsil yang merupakan kelanjutan dari infeksi akut berulang atau infeksi subklinis dari tonsil. Tanda dan gejala dari tonsilitis kronik yaitu demam, sakit tenggorokan, sulit menelan, bau mulut, dan hilang nafsu makan. Makanan cepat saji adalah jenis makanan yang mudah dikemas, mudah disajikan, praktis, dan juga memilki cita rasa yang gurih. Rasulullah menekankan pentingnya umat Islam mengatur makanan agar tidak lebih dan tidak kurang. Baik secara agama maupun secara ilmiah sikap berlebihan mengkonsumsi makanan dan minuman merupakan sebuah tindakan yang tidak baik juga dapat menimbulkan murka Allah SWT Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gejala tonsilitis kronik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, data yang dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dengan jumlah sampel 252. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil: Dari 252 responden yang merupakan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021, hasil yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan bahwa terdapat hasil tertinggi berdasarkan analisis bivariat adalah 30 responden (13,6%) mengalami gejala tonsilitis kronik setelah mengkonsumsi makanan cepat saji. Hasil uji statistik Chi-Square didapatkan nilai Continuity Correction = 0,033 dimana p < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan mengkonsumi makanan cepat saji dengan kejadian gejala tonsilitis kronik.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji dengan kejadian gejala tonsilitis kronik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021.

Page 34 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue