cover
Contact Name
Elismayanti Rambe
Contact Email
elismayantirambe@stain-madina.ac.id
Phone
+6282368122463
Journal Mail Official
jurnalalmanaj@stain-madina.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr. Andi Hakim Nasution, Panyabungan Kab. Mandailing Natal » Tel / fax : (0636) 7006359 /
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Manaj
ISSN : 27752062     EISSN : 27758729     DOI : 10.56874
Al-Manaj adalah jurnal Program Studi Manajemen Dakwah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. yang menjadi fokus dan cakupan dalam jurnal ini adalah tentang manajaemen dakwah, dakwah islam dan lainnya.
Articles 96 Documents
ANALISIS KONTRIBUSI REMAJA MASJID TERHADAP MANAJEMEN DAKWAH: STUDI KASUS DI MASJID DAARUSSALAM KALISEGORO, KECAMATAN GUNUNGPATI, KOTA SEMARANG Ilman, Riqie Nur Salsabila
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i2.1904

Abstract

Remaja masjid merupakan kelompok usia remaja setempat yang terlibat aktif dalam kegiatan dan pengurusan keagamaan di masjid, serta mendorong kehidupan beragama kepada generasi muda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kontribusi rekan masjid terhadap pengelolaan dakwah di Masjid Daarussalam Kalisegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan penelitian empiris, berupa studi kasus pada remaja Masjid Daarussalam Kalisegoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dakwah Masjid Daarussalam Kalisegoro berjalan melalui beberapa proses yang terdiri dari pengorganisasian, kerjasama, pengelolaan dana, dan mendorong peran remaja yang nantinya akan mencapai tujuan dakwah secara lisan, tindakan, dan tertulis. Namun, peran rekan-rekan masjid ditemukan bersifat tidak langsung karena mereka cenderung menjadi eksekutor dibandingkan konseptor. Meski cukup mendukung pengembangan remaja masjid, para pengurus dan rekan-rekan masjid sendiri menghadapi beberapa tantangan dalam memaksimalkan potensi rekan-rekan masjid seperti pendidikan remaja, dan permasalahan regeneratif internal.
PERAN BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN DAYA INGAT LANSIA: STUDI PENDEKATAN SPRITITUAL A'izzatun Atifah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i2.1964

Abstract

Penurunan daya ingat adalah salah satu permasalahan yang sering dialami oleh lansia, dan mempengaruhi kualitas hidup lansia. Kemampuan kognitif lansia saat bertambahnya usia semakin menurun, termasuk kemampuan dalam mengingat informasi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu lansia dalam mengatasi daya ingat, tetapi pendekatan yang menekankan pada aspek spiritual masih jarang dijadikan fokus utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bimbingan penyuluhan islam dalam meningkatkan daya ingat lansia melalui pendekatan spiritual. Peran bimbingan penyuluhan islam dipandang mampu memberikan dampak positif melalui pendekatan spiritual religius yang menyentuh psikologis lansia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi pengaruh bimbingan spiritual berbasis islam terhadap peningkatan daya ingat lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahawa lansia yang secara teratur mendapatkan bimbingan spiritual melalui penyuluhan agama mengalami peningkatan daya ingat yang signifikan memperbaiki kondisi psikologis lansia. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengembangan program bimbingan penyuluhan islam untuk lansia harus lebih diperhatikan dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan daya ingat lansia. Pentingnya aspek spiritual dalam proses penuaan perlu mendapatkan perhatian lebih dalam konteks kesehatan lansia secara holistik. Dengan demikian, bimbingan penyulihan islam melalui pendekatan spiritual berpotensi menjadi salah satu intervensi efektif dalam menjaga dan meningkatkan fngsi kognitif lansia.
DINAMIKA DISKUSI DI MAJELIS TA’LIM AT-TAUFIQIYAH WONOPRINGGO: UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN Rosanti, Dewi
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i2.2040

Abstract

Teknik korespondensi dalam majlis taklim ini menjadi strategi komunikasi yang sangat efektif untuk mendukung kelancaran proses pengajian, khususnya ketika pertemuan fisik atau tatap muka langsung tidak dapat dilakukan. Selain itu, metode ini memungkinkan seluruh anggota komunitas untuk berpartisipasi aktif tanpa adanya batasan geografis. Di majlis taklim Wonopringgo, diskusi sering diawali dengan pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan topik yang dibahas. Dinamika diskusi menghadapi dua tantangan, yakni tantangan internal dan eksternal. Tantangan internal yang perlu dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia. Sementara itu, tantangan eksternal muncul dari perubahan sosial dan budaya yang berlangsung dengan cepat. Terlebih lagi di era digital saat ini, banyak individu cenderung lebih tertarik pada aktivitas yang bersifat duniawi ketimbang terlibat dalam kegiatan keagamaan.
A MANAGEMENT OF DAKWAH EVENTS IN URBAN COMMUNITIES (Study of Commemoration of 1 Muharram in Klampis Village, Semalang, Surabaya): MANAJEMEN EVENT DAKWAH PADA MASYARAKAT PERKOTAAN (Studi Peringatan 1 Muharram di Kampung Klampis Semalang Surabaya) Hanif, Muhammad Naufal Al Hanif
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i2.2056

Abstract

Menyelenggarakan sebuah event tentu diperlukan adanya manajemen event. Manajemen event merupakan mempengeruhi perlaksanaan sebuah kegiatan, manajemen event yang baik akan menghasilkan acara yang berkesan bagi penyelenggara maupun peserta. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetauhi manajemen event dakwah pada masyarakat perkotaan dengan event Peringatan Tahun Baru Islam, pada salah satu kampung di kota Surabaya. Event Muharram di Musholla Imanan Billah berjalan dengan efektif, dengan memenuhi empat tahapan manajemen event menurut Goldbatt (2013) diantaranya Research, Desgin, Planning dan Coordination. Event terdiri dari dua kegiatan yakni karnaval dan tausiyah. Metode yang digunakan dalam melaksanakan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif.
PERAN MEDIA SOSIAL PADA LEMBAGA ZAKAT BERBASIS ORMAS DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT Indri, Febriani
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i2.2059

Abstract

Artikel ini membahas tentang peran media sosial pada lembaga zakat berbasis Organisasi Masyarakat (ORMAS) dalam menunjang pengembangan masyarakat. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial masyarakat tentunya harus memperhatikan keterlibatan masyarakat dan arus balik dari keberadaan organisasi tersebut kepada masyarakat. Hal tersebut tentunya termuat dalam perwujudan organisasi masyarakat yang bermula dari masyarakat dan kembali untuk masyarakat. Meskipun tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peranan media sosial dengan baik karena factor usia atau keterbatasan lainnya, tidak menutup kemungkinan bagi lembaga zakat untuk memanfaatkan peluang dunia tanpa batas dengan pemanfaatan media sosial. Penelitian ini mengambil objek Lazismu Jatim dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan studi lapangan.Serta memanfaatkan beberapa informan sebagai sumber wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pengambilan data. Penelitian juga menggunakan triangulasi data untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran media sosial pada lembaga zakat memiliki peluang yang sangat besar dalam mengikuti pola perkembangan masyarakat dalam bidang sosial dan teknologi yang mana hal tersebut akan memberikan impact positif terhadap kemajuan lembaga zakat dan pengembangan masyarakat atas program yang dijalankan oleh suatu lembaga karena berhasil menyelaraskan kebutuhan masyarakat dan perkembangan arus globalisasi yang kian meluas.
HAMBATAN KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH: ANALISIS KONTEN FILM AISYAH BIARKAN KAMI BERSAUDARA Hamdan; Ali Mustafa; Fachrur Rizha
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2271

Abstract

Komunikasi lintas agama adalah salah satu elemen krusial dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif. Dalam konteks pendidikan, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun saling pengertian dan menghargai perbedaan. Artikel ini membahas sebuah film berjudul “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” karya Herwin Novianto (2016). Film ini mengangkat cerita tentang seorang guru muslimah yang ditugaskan untuk mengajar di wilayah terpencil yang mayoritas penduduknya beragama Katolik. Tiga hal yang menjadi fokus penelitian, yaitu: 1) representasi komunikasi lintas agama dalam pembelajaran, 2) hambatan-hambatan komunikasi lintas agama, dan 3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis konten. Hasil penelitian mengungkap bahwa film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” merepresentasikan komunikasi lintas agama dalam dua bentuk, yaitu verbal dan non-verbal, dan dalam tensi harmonis dan disharmonis. Hambatan komunikasi lintas agama dalam konteks pembalajaran yang ditemukan dalam film ini meliputi perbedaan nilai, stereotip dan prasangka, disinformasi, dan sikap tidak terbuka. Upaya mengatasinya antara lain meningkatkan literasi lintas agama, dialog terbuka dan diskusi, penerimaan dan toleransi, menunjukkan empati dan ketulusan, serta melibatkan opinion leader. Kesimpulannya, komunikasi menjadi faktor penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran di sekolah. Karenanya, komunikasi dan kemampuan mengatasi hambatannya merupakan kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru sebagai komunikator dalam pembelajaran.
Peran Pesantren Al-Zaytun Dalam Implementasi Moderasi Beragama sobirin; Santoso, Budi
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2287

Abstract

Every individual should respect the beliefs of others without demeaning or insulting them. The practice of religious moderation can be carried out by individuals, community groups, and even educational institutions. In this study, Al-Zaytun is an educational institution that practices religious moderation in accordance with Pancasila values. The research uses a literature study model, utilizing library data presented descriptively to analyze phenomena and events in a particular environment. The aim of the study is to deeply and comprehensively explore the role of Pesantren Al-Zaytun in implementing religious moderation. The findings reveal that Pesantren Al-Zaytun consistently instills in its students the importance of respecting religious differences and regularly invites interfaith leaders to events held at the pesantren, such as during the celebration of Satu Syuro. However, limited public understanding of religious moderation presents a challenge for Al-Zaytun, as its practices are perceived as unconventional or even heretical by some. Nevertheless, support from interfaith leaders continues to strengthen the implementation of religious moderation at the pesantren.
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH TAREKAT NAQSYABANDIYAH DALAM PENDAMPINGAN SECARA SPRITUAL TERHADAP KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI TANJUNGBALAI Kholik, Abdul; Pahlawan Hasibuan, Muhammad Rizki Nanda
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2303

Abstract

In responding to the problem of drug abuse, the Naqsyabandiyah Order is here to provide an alternative method to rehabilitate victims of drug abuse using the amaliah of the Naqsyabandiyah Order such as dhikr and wirid, talqin, khataman and everything that is intended to bring oneself closer to Allah SWT. This study aims to find out about how to use the Naqsyabandiyah Order method for drug abuse. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data were taken through in-depth interviews and observations as well as documentation. Data analysis was carried out using the Milles Huberman model. The results of this study are the Naqsyabandiyah Order's da'wah communication strategy applied to victims of drug abuse by means of an intensive persuasive communication process to build a sense of comfort and security in each client who is a victim of drug abuse which can be a starting point in eliminating anxiety and building hope for victims of drug abuse to recover. Communication techniques used for victims of drug abuse include reflective communication techniques and assertive communication techniques.
TRANSFORMASI KOMUNIKASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ASIA TENGGARA SM, Umar Abdur Rahim SM
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2306

Abstract

Abstrak Transformasi komunikasi digital membawa perubahan yang sangat signifikan dalam semua hal termasuk dalam penyebaran dan pengembangan pendidikan Islam di Asia Tenggara. Adanya transformasi membawa dampak dan pergeseran yang sangat besar dalam pendidikan Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana teknologi digital bertransformasi dan digunakan dalam proses pendidikan Islam, sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari pergeseran ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa digitalisasi membuka peluang besar terhadap tumbuh kembangnya ilmu keislaman, mempercepat penyampaian pesan dakwah, serta mendukung pembelajaran yang fleksibel. Namun, tantangan berupa kesenjangan digital, kualitas konten, risiko penyebaran informasi yang tidak valid juga turut mengemuka. Studi ini menekankan pentingnya strategi komunikasi digital yang adaptif dan kolaboratif, serta peran penting pemerintah, lembaga pendidikan dan semua stake holder dalam mengelola transformasi ini secara bijak dan berkelanjutan. kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunikasi digital dalam pendidikan Islam di era digital.
KOMODIFIKASI KARYAWAN MUSLIM TV MNC CHANNELS SEBAGAI UPAYA DALAM BENTUK AKTUALISASI SYIAR MELALUI MEDIA DAKWAH Canra Krisna Jaya; M. Yakub; Putri Alvita; Indah Lestari; Yeni Yasyah Sinaga
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2345

Abstract

Muslim TV dalam fungsinya sebagai media dakwah, sudah seharusnya menerapkan prinsip-prinsip Islam. Nilai-nilai dalam Islam berbenturan dengan kapitalisme dan pemanfaatan tenaga kerja yang berlebihan untuk memperoleh keuntungan. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komodifikasi pekerja pada yang dilakukan oleh Muslim TV MNC Channels. Teori yang digunakan adalah teori ekonomi politik komunikasi oleh Vincent Moscow dan tahapan komodifikasi pekerja dari Karl Marx. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu paradigma kritis dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi pekerja pada tahap eksploitasi terjadi melalui perpanjangan jam kerja dan beban kerja ganda. Alienasi membuat pekerja merasa tidak terhubung dengan pekerjaan yang seharusnya menjadi ruang aktualisasi diri. Reifikasi terlihat dari perlakuan terhadap pekerja sebagai alat produksi semata. Mistifikasi muncul melalui narasi keagamaan serta rasa bangga menjadi bagian dari industri media terbesar di Indonesia. Naturalisasi menjadikan kondisi eksploitatif sebagai sesuatu yang dianggap wajar dalam industri media

Page 6 of 10 | Total Record : 96