cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
sehat.jurnalkesehatanterpadu1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Telp. (0762) 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
ISSN : -     EISSN : 29854687     DOI : https://doi.org/10.31004
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, health law, hospital management, and so on
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 4 (2026)" : 15 Documents clear
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PETUGAS LABORATORIUM DI UPTD LABORATORIUM KESEHATAN KOTA LANGSA Desmalisa Desmalisa; Donal Nababan; Lukman Hakim; Rahmat A. Dakhi; Laura Siregar
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.52786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam pemakaian APD pada petugas laboratorium di UPTD Laboratorium Kesehatan Kota Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di UPTD Laboratorium Kesehatan Kota Langsa pada bulan Agustus 2005 sampai Februari 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas laboratorium yang berhubungan dengan pasien atau spesimen, yaitu sebanyak 34 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (67,6%), motivasi baik (88,2%), persepsi baik (79,4%), komunikasi baik (85,3%), ketersediaan APD baik (58,8%), penerapan SOP baik (76,5%), pengawasan baik (85,3%), serta pelatihan baik (85,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, motivasi, persepsi, komunikasi, ketersediaan APD, penerapan SOP, pengawasan dan pelayihan dengan kepatuhan penggunaan APD (p˂0,005). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ketersediaan APD merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kepatuhan dalam pemakaian APD pada petugas labotarorium. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara faktor individu, organisasi, dan manajerial dengan kepatuhan dalam pemakaian APD pada petugas laboratorium di UPTD Laboratorium Kesehatan Kota Langsa, dengan ketersediaan APD sebagai faktor yang paling dominan.
OPTIMALISASI PENYELENGGARAAN PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS) DI RSUD SUNGAI LILIN : (STUDI KUALITATIF DI RSUD SUNGAI LILIN) Shofiyatuzzahra Rizqiputri M. Siregar; Frida Lina Tarigam; Rinco Siregar; Donal Nababan; Janno Sinaga
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.53086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan PKRS saat ini, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi optimalisasi promosi kesehatan di RSUD Sungai Lilin. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan telaah dokumen. Informan penelitian terdiri dari 2 Informan Kunci (Ketua Tim PKRS dan Manajemen RS), 2 Informan Pendukung (Perawat Edukator dan Bidan), serta 6 Informan Triangulasi (3 Pasien dan 3 Keluarga Pasien). Analisis data dilakukan secara interaktif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif pelaksanaan PKRS telah memenuhi standar regulasi, namun secara operasional di lapangan edukasi kesehatan sering dilakukan tergesa-gesa dan tingkat kepatuhan dokumentasi di rekam medis masih sangat rendah. Faktor pendukung utama adalah komitmen anggaran dari manajemen dan tingginya antusiasme tenaga kesehatan usia muda. Sementara itu, faktor penghambat paling dominan adalah tingginya beban kerja ganda (role strain) petugas, minimnya pelatihan khusus komunikasi terapeutik, serta media promosi cetak (poster/leaflet) yang mudah rusak dan tidak ramah lansia. Berdasarkan hasil temuan, peneliti merumuskan tiga strategi optimalisasi manajerial, yaitu: (1) Transformasi digital media promosi (E-PKRS) memanfaatkan QR Code dan pesan siaran WhatsApp; (2) Integrasi formulir edukasi ke dalam Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis checklist; dan (3) Restrukturisasi Tim PKRS dengan mengangkat staf khusus (dedicated staff) serta menyelenggarakan program capacity building komunikasi kesehatan secara berkala.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN MEDIS TERHADAP LOYALITAS PASIEN MELALUI KEPUASAN PASIEN DI KABUPATEN PURWAKARTA Tarman Tarman; Keisya Dwi Lestari Putri; Fauziah Aulia Zahra; Harvan Ringga Suryadi Putra
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.61140

Abstract

Ketatnya persaingan di sektor layanan kesehatan mendorong penyedia jasa untuk terus membenahi manajemen operasional dan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kepuasan pasien sebagai mediator hubungan antara kualitas layanan medis dan loyalitas pasien, menggunakan desain kuantitatif dengan Kualitas Layanan Medis (X) sebagai variabel independen, Kepuasan Pasien (M) sebagai variabel mediasi, dan Loyalitas Pasien (Y) sebagai variabel dependen, yang diukur berdasarkan persepsi subjektif masyarakat. Sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 384 responden melalui teknik purposive sampling, dengan kuesioner berisi 36 indikator yang disebarkan melalui Google Form. Data diolah menggunakan PROCESS Macro Hayes Model 4 melalui SPSS agar validitas model mediasi dapat diuji secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh kualitas layanan medis terhadap loyalitas pasien (Efek Tidak Langsung = 0,2631; Boot LLCI = 0,1998; Boot ULCI = 0,3320), sementara kualitas layanan medis juga berpengaruh langsung secara signifikan terhadap loyalitas pasien. Kedua variabel ini secara bersama-sama menyumbang 66,6% (R2 = 0,666) variasi loyalitas pasien. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasien yang puas terhadap layanan fasilitas kesehatan di Kabupaten Purwakarta cenderung tetap loyal dan kembali memanfaatkan fasilitas tersebut secara berulang. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Purwakarta perlu mengembangkan dan memperbaiki fasilitas kesehatan agar kebutuhan kesehatan masyarakat dapat terlayani lebih optimal.
UJI EVALUASI DAN AKTIVITAS SALEP EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA), MINYAK ATSIRI LEMON, DAN MINYAK CALENDULA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT Anisa Rachmita Arianti; Maya Uzia Beandrade; Intan Kurnia Putri; Dimo Pratama
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.61673

Abstract

Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perawatan tubuh berbahan alami mendorong pengembangan sabun cair natural yang tidak hanya aman digunakan, tetapi juga memiliki mutu fisik yang baik dan diterima oleh konsumen. Kombinasi minyak atsiri jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan kemangi (Ocimum basilicum) dipilih karena memiliki aktivitas antibakteri, antiseptik, serta memberikan aroma yang menyegarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerimaan konsumen terhadap sabun cair natural yang diformulasikan dengan kombinasi kedua minyak atsiri tersebut melalui uji hedonik serta menganalisis stabilitas fisik sediaan selama penyimpanan. Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan beberapa variasi formula. Penilaian hedonik dilakukan oleh panelis berdasarkan parameter warna, aroma, tekstur, dan tingkat kesukaan secara keseluruhan. Evaluasi stabilitas fisik meliputi pengamatan organoleptik, pengukuran pH, viskositas, tinggi busa, serta uji iritasi kulit. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan One Way ANOVA pada tingkat kepercayaan 95% untuk mengetahui perbedaan antarformula. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa formula sabun cair natural dengan kombinasi minyak atsiri jeruk nipis dan kemangi memiliki karakteristik fisik yang stabil, tidak menimbulkan iritasi, serta memperoleh tingkat penerimaan yang baik berdasarkan uji hedonik. Dengan demikian, formulasi yang dikembangkan berpotensi menjadi produk kosmetik berbahan alami yang memenuhi aspek mutu, keamanan, dan preferensi konsumen sehingga layak untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sabun cair natural.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI E-BOOKLET POSYANDU TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIRAM TAHUN 2026 Sella Maysa Putri; Siti Patimah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62183

Abstract

Posyandu merupakan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan balita melalui pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan pemberian pelayanan kesehatan dasar. Namun, masih banyak ibu balita yang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang terhadap pentingnya Posyandu sehingga berdampak pada rendahnya pemanfaatan layanan Posyandu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita adalah melalui edukasi menggunakan media e-booklet yang praktis, menarik, dan mudah dipahami. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi e-booklet Posyandu terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Tiram Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 36 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita setelah diberikan edukasi e-booklet Posyandu. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value = 0,000 (p < 0,05) pada variabel pengetahuan dan sikap, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pemberian edukasi e-booklet Posyandu terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Tiram Tahun 2026. Bagi Puskesmas Tiram diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media edukasi dalam kegiatan Posyandu untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu balita terhadap pentingnya Posyandu. Selain itu, media e-booklet dapat digunakan sebagai alternatif penyampaian informasi kesehatan yang lebih menarik dan mudah diakses sehingga mampu meningkatkan pemanfaatan layanan Posyandu.
DETERMINAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI UPTD PUSKESMAS WAWORETE KAB. KONAWE KEPULAUAN Isnanir Isnanir; Andi Alim; Lina Fitriani; Ridwan Amiruddin
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62551

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan yang berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia di UPTD Puskesmas Waworete Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang terdaftar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Waworete Tahun 2026. Sampel sebanyak 67 responden dipilih menggunakan simple random sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda dengan bantuan SPSS. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,007) dan peran tenaga kesehatan (p=0,046) berhubungan signifikan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Pada model akhir regresi logistik, pengetahuan (p=0,003; OR=5,592; 95% CI: 1,79 - 17,43) dan peran tenaga kesehatan (p=0,018; OR=4,017; 95% CI: 1,26–12,77) berhubungan signifikan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Pengetahuan merupakan variabel paling dominan. Pengetahuan dan peran tenaga kesehatan berhubungan signifikan dengan pemanfaatan Posyandu Lansia. Akses pelayanan tidak berhubungan signifikan secara statistik, tetapi tetap relevan sebagai faktor kontekstual wilayah kepulauan. Penguatan edukasi kesehatan dan optimalisasi peran tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan Posyandu Lansia.
EFEKTIVITAS HEALTH EDUCATION BERBASIS WHATSAPP GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF Fenni Santika; Andi Alim; Lina Fitriani; Ridwan Amiruddin
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62558

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil adalah melalui Health Education berbasis WhatsApp Group yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai media edukasi kesehatan. Tujuan penelitian ini Menganalisis efektivitas Health Education berbasis WhatsApp Group terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Bobolio tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan two group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 38 ibu hamil yang dibagi menjadi kelompok intervensi (19 responden), dan kelompok kontrol (19 responden) menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap mengenai ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan Health Education berbasis WhatsApp Group (p < 0,001). Hasil uji Mann-Whitney juga menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terhadap pengetahuan (p < 0,001) dan sikap (p < 0,001). Health Education berbasis WhatsApp Group efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ASI Eksklusif. Pemanfaatan media digital melalui WhatsApp Group dapat dijadikan alternatif strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN BERBASIS KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS WONGKONDAYA Herman F Langkamuda; Arlin Adam; Darti Darti; Aminuddin Syam
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62595

Abstract

Stunting berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan peran aktif keluarga melalui promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas promosi kesehatan berbasis keluarga terhadap perilaku pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Wongkondaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan stunting. Analisis data meliputi analisis univariat, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan analisis N-Gain untuk mengukur efektivitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi kesehatan berbasis keluarga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan stunting dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) pada seluruh variabel. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa intervensi mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku responden, meskipun tingkat efektivitasnya masih berada pada kategori rendah. Kesimpulan: promosi kesehatan berbasis keluarga efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam pencegahan stunting pada balita, sehingga pendekatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam program percepatan penurunan stunting.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMA/SMK KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Femmi Mariana Lamerkabel; Nurhikmah Nurhikmah; Muhammad Azwar; Takdir Tahir
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.62609

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, baik di tingkat global maupun nasional, termasuk di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Media sosial memiliki potensi sebagai sarana edukasi dan literasi kesehatan yang mampu meningkatkan pengetahuan serta membentuk perilaku kesehatan reproduksi remaja. Menganalisis pengaruh media sosial terhadap pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja SMA/SMK di Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta menguji peran pengetahuan kesehatan reproduksi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 8 dan SMK Negeri 6 Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sampel sebanyak 250 responden dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan aplikasi SmartPLS versi 4.0 melalui uji bootstrapping. Media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (β=0,419; p<0,001) dan perilaku kesehatan reproduksi remaja (β=0,636; p<0,001). Pengetahuan kesehatan reproduksi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja (β=0,146; p=0,023). Selain itu, pengetahuan kesehatan reproduksi memediasi secara parsial pengaruh media sosial terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja (p=0,041). Media sosial berpengaruh positif terhadap pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja. Pengetahuan kesehatan reproduksi berperan sebagai mediator parsial dalam pengaruh media sosial terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PETUGAS DALAM IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DI PUSKESMAS BUNTURAJA TAHUN 2024 Caprin Sinurat; Kintoko Rochadi; Vierto Irennius Girsang; Otniel Ketaren; Frida Lina Tarigan
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i4.63838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku petugas dalam implementasi promosi kesehatan di Puskesmas Bunturaja Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bunturaja Kecamatan Siemat Nempu, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Waktu yang diperlukan untuk penelitian ini adalah Oktober tahun 2024 yang dimulai dari survei awal, penyusunan proposal, penelitian, dan sidang tesis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Petugas Kesehatan yang ada di Puskesmas Bunturaja baik yang bekerja di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dengan jumlah 70 orang. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap petugas dengan implementasi promosi kesehatan. Petugas dengan pengetahuan baik dan sikap positif cenderung lebih banyak melaksanakan promosi kesehatan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan dengan implementasi promosi kesehatan dengan nilai p < 0,001, sedangkan sikap memiliki nilai p = 0,008. Umur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan implementasi promosi kesehatan, dengan nilai p = 1,000. Sebaliknya, tingkat pendidikan, lama bekerja, dan profesi memiliki hubungan yang signifikan dengan implementasi promosi kesehatan, masing-masing dengan nilai p = 0,012, p = 0,039, dan p < 0,001. Implementasi promosi kesehatan di Puskesmas Bunturaja tergolong tinggi, yaitu sebanyak 62 orang (93,9%) petugas melaksanakan kegiatan promosi kesehatan. Secara keseluruhan, pengetahuan, sikap, pendidikan, lama bekerja, dan profesi menunjukkan keterkaitan dengan pelaksanaan promosi kesehatan, sedangkan umur tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat perlu ditafsirkan secara hati-hati karena distribusi data yang tidak seimbang menyebabkan quasi-complete separation pada model regresi logistik.

Page 1 of 2 | Total Record : 15