cover
Contact Name
Nanda Novziransyah
Contact Email
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Phone
+6281397312555
Journal Mail Official
jurnal.ibnunafis@fk.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. STM no.77 Kelurahaan Suka Maju Kecamatan Medan Johor Medan 20146 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis
ISSN : 22526870     EISSN : 26139359     DOI : https://doi.org/10.30743/ibnunafis
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan yaitu pada bulan Juni dan Desember yang menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan. Jurnal ini terbit pertama sekali pada bulan Juni 2012. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian akan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker. Proses review dilakukan dengan menggunakan metode double blind peer review. Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis merupakan jurnal yang memiliki cakupan keilmuan di bidang kedokteran, terutama kedokteran klinis.
Articles 128 Documents
HUBUNGAN KEJADIAN AKNE VULGARIS TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA Ramadhianti, Sandika; Kurniawan, Budi
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 12 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v12i2.547

Abstract

Kecantikan merupakan hal yang tidak asing bagi seorang wanita karena keberadaannya selalu diharapkan. Akne Vulgaris adalah penyakit kulit yang bersifat multifaktorial yang disebabkan oleh berbagai faktor. Akne vulgaris sering terjadi pada usia remaja ditandai dengan muncul nya komedo, pustul, papul, dan nodul. Prevalensi akne vulgaris di Kawasan Asia Tenggara terdapat 40 – 80% kasus. Akne vulgaris paling sering menyerang > 80% populasi dunia selama beberapa periode kehidupan dan 85% remaja di negara maju. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian akne vulgaris terhadap kepercayaan diri mahasiswi. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dari hasil penelitian ini didapati bahwa kejadian akne vulgaris pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara lebih banyak yang mengalami kejadian akne vulgaris ringan dengan presentase 44 orang (66,7%) dari 66 orang responden. Kepercayaan diri pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara lebih banyak kepercayaan diri tinggi yaitu dengan presentase 45 orang (68,2%) dari 66 orang responden. Terdapat hubungan dari kejadian akne vulgaris terhadap kepercayaan diri pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Islam Sumatera Utara dengan nilai kemaknaan p = 0,00 < p = 0,05.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIARE AKUT PADA MASYARAKAT DI DUSUN IV DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN: FACTORS INFLUENCING THE INCIDENCE OF ACUTE DIARRHEA IN THE COMMUNITY IN VILLAGE IV, PERCUT VILLAGE, PERCUT SEI TUAN SUB-DISTRICT Irwanda, Tiara Ramadhani; Tamsil Syafiuddin
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.486

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah global di banyak negara, terutama di negara berkembang. Diare merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Sekitar 1,7 juta kasus diare ditemukan setiap tahunnya di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada masyarakat di Dusun IV Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan. Rancangan penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dimulai dari bulan September sampai Desember 2022 di Dusun IV Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan. Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun IV Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang mengalami diare yang tercatat di Puskesmas Tanjung Rejo tahun 2021 dengan sampel 36 orang. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa hasil di atas menunjukkan bahwa responden pada kelompok kasus sebagian besar berusia 36-46 tahun yaitu sebanyak 17 orang (47,2%), dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 24 orang (66,7%) dan berpendidikan SMA sebanyak 25 orang (60,1%) mengalami diare dengan tingkat pengetahuan kurang (38,9%) yang memiliki perilaku tidak mencuci tangan sebelum makan dengan sabun dan air mengalir atau hanya dengan air mengalir (55,6%) dan tidak memiliki sumber air dari PDAM, berwarna dan berbau 100%, dan tidak memiliki penampungan khusus saluran air limbah (55,6%).
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL TERHADAP TEKANAN DARAH PADA DEWASA MUDA: RELATIONSHIP OF BODY MASS INDEX AND WAIST-HIP CIRCUMFERENCE RATIO TO BLOOD PRESSURE IN YOUNGER ADULTS Harahap, Asro Larasari; Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Wan Muhammad Ismail; Anna Yusria; Siregar, Nondang Purnama; Novasyra, Aulia
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.557

Abstract

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang penting. Berbagai faktor risiko mempengaruhi terjadinya hipertensi, salah satunya obesitas. Obesitas dan hipertensi dapat dideteksi dengan melakukan pengukuran indeks massa tubuh, lingkar pinggang, lingkar panggul dan rasio lingkar pinggang dan panggul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap tekanan darah pada dewasa muda. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran universitas islam Sumatera utara. Pengambilan sampel dengan tehnik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang. Subjek diukur tekanan darah, indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul. Data yang didapat diuji secara statistik dengan uji Spearmann Correlation. Hasil penelitian diperoleh jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 46 orang (59%) dan usia terbanyak pada rentang usia 20-21 tahun 53 orang (68,8%). Indeks massa tubuh normoweight sebesar 49 orang (63,6%) dan rasio lingkar pinggang panggul berlebih 58 orang (75,3%). Uji statistik hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap tekanan darah p value ≤0,05. yang berarti terdapat hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap tekanan darah pada dewasa muda.
PERBEDAAN FAKTOR RISIKO PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UISU DENGAN MIOPIA RINGAN DAN MIOPIA SEDANG-BERAT Leri Susmanto; Lestari, Ira Cinta
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 12 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v12i2.572

Abstract

Miopia atau rabun jauh adalah kelainan refraksi mata yang disebabkan oleh multifaktorial. Faktor risiko seperti riwayat keluarga, lama waktu untuk belajar dengan jarak pandang dekat, posisi membaca, bisa memicu perkembangan miopia pada mahasiswa kedokteran yang banyak melakukan aktivitas membaca buku dan media elektronik lainnya. Dampak miopia bagi mahasiswa dapat dirasakan secara langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi akademik dan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor risiko pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) yang menderita miopia ringan dan miopia sedang-berat. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah 112 sampel diambil dengan menggunakan metode simple random sampling, dan pengumpulan datanya menggunakan Snellen Chart dan kuesioner. Analisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami miopia ringan 36 orang (32,1%) dan yang mengalami miopia sedang-berat 76 orang (67,9%). Hasil uji chi-square terdapat perbedaan yang signifikan antara faktor resiko jenis kelamin (p=0,003), riwayat keluarga (p=0,002), dan aktivitas jarak pandang dekat (p=0,001) pada penderita miopia ringan dan miopia sedang-berat. Dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin, riwayat keluarga yang menderita miopia, dan penglihatan dekat merupakan faktor risiko yang menyebabkan terjadinya miopia sedang-berat pada mahasiswa FK UISU.
PENATALAKSANAAN PASIEN TENGGELAM DI PELAYANAN GAWAT DARURAT Agustiawan
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 12 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v12i2.587

Abstract

Tenggelam merupakan proses dimana seseorang mengalami gangguan pernafasan akibat perendaman dalam medium cair. Tenggelam berisiko menyebabkan kematian jika individu tersebut tidak diselamatkan atau tidak mampu mengatasi situasi tersebut. Faktor penyumbang terbanyak untuk morbiditas dan mortalitas akibat tenggelam adalah hipoksemia, asidosis serta efek multiorgan dari proses tersebut. Tatalaksana pasien tenggelam dilakukan dengan tim interprofessional yang meliputi dokter gawat darurat, ahli saraf, ahli anestesi, intensifivis, perawat dan layanan sistem gawatdarurat terpadu. Pasien tenggelam derajat 3 sampai 6 biasanya akan tiba dengan kebutuhan ventilasi mekanis. Positive end-expiratory pressure (PEEP) awal sebaiknya tingkat 5 cmH2O dan kemudian dititrasi dengan kenaikan 2 sampai 3 cmH2O jika diperlukan dan memungkinkan. Disfungsi jantung dengan curah jantung yang rendah dapat terjadi segera setelah kasus yang berat. Curah jantung yang rendah dikaitkan dengan tekanan oklusi kapiler paru yang tinggi (vasokonstriksi hipoksia), tekanan vena sentral yang tinggi, dan resistensi pembuluh darah paru yang dapat bertahan selama berhari-hari. Suhu inti dipertahankan pada rentang 32-34°C selama setidaknya 24 jam pasca henti jantung untuk meningkatkan hasil neurologis. Tidak ada cukup bukti untuk mendukung target tekanan parsial karbondioksida (PaCO2) atau saturasi oksigen tertentu, tetapi hipoksemia harus dihindari.
KADAR PGE2 MIKROENKAPSULASI MSC DENGAN COATING: STUDI PRELIMINARI TERAPI SELULER MDR-TB: PGE2 LEVELS OF MICROENCAPSULATED MSCS WITH COATING: PRELIMINARY STUDY OF MDR-TB CELLULAR THERAPY Panggabean, Yeremias Marturia Rocky; Ade Pryta R Simaremare; Saharnauli J Verawaty Simorangkir
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.607

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang paling umum menyerang paru-paru. Penggunaan obat yang tidak teratur dengan ketentuan dokter menyebabkan pasien mengalami multi drug resistant tuberculosis (MDR-TB). Terapi MDR-TB memiliki efek samping yang menimbulkan keluhan lainnya, oleh karena itu penting untuk menemukan rejimen terapi alternatif untuk meningkatkan hasil pengobatan. Terapi dengan Mesencymal Stem Cell (MSC) dapat menjadi pilihan alternatif. Salah satu sitokin yang disekresikan oleh MSC adalah Prostaglandin E2 (PGE2) yang berperan sebagai molekul sinyal yang bekerja secara cepat dalam kondisi fisiologis. Untuk meningkatkan ketahanan dan viabilitas hidup dari stem cell dilakukan mikroenkapsulasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar PGE2 Mikroenkapsulasi MSC dengan Coating sebagai studi preliminari terapi seluler MDR-TB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Dengan melakukan isolasi, kultur, mikroenkapsulasi sel punca asal tali pusat dan uji kadar PGE2 menggunakan spektofotometri. Sekresi PGE2 di hari ke-2 melalui spektrofotometri didapati 2085,4598 pg/ml. Dan pada hari ke-7 terjadi penurunan angka kadar sekresi PGE2 dengan jumlah 1218,5624 pg/ml. Pada hari ke-14 terjadi penurunan kembali dari hasil sekresi PGE2 dengan jumlah 1165,487 pg/ml. Pada hari ke-21 terjadi peningkatan hasil sekresi PGE2 dengan jumlah 2868,487 pg/ml. Peranan mikroenkapsulasi pada MSC dapat meningkatkan ketahanan dan viabilitas hidup dari stem cell sehingga menghasilkan sekresi PGE2 yang baik.
PERBEDAAN KADAR IFN-γ MIKROENKAPSULASI SEL PUNCA MESENKIMAL COATED DAN NON-COATED: DIFFERENCES IN IFN-γ LEVELS IN COATED and NON-COATED MESENCHYMAL STEM CELL MICROENCAPSULATION Sibarani, Maria Manuella; Sitanggang, Ervina Julien; Marpaung, Dina Octafrida; Christine Verawaty Sibuea
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.610

Abstract

Sampai saat ini multi-drug resistant tuberculosis (MDR-TB) masih menjadi masalah kesehatan global. Fokus utama pengobatan MDR-TB bergantung pada kombinasi antibiotik sebagai terapi penyembuhan bakteriologis yang dapat menyebabkan beberapa efek samping yang merugikan. Penelitian menggunakan sel punca mesenkimal mulai dikembangkan sebagai bentuk terapi baru. Sel punca mesenkimal berfungsi sebagai imunomodulator dan mampu menyekresikan berbagai jenis sitokin, salah satunya IFN-γ. Pada MDR-TB, IFN-γ dapat meningkatkan respons imun seluler untuk mengaktifkan makrofag sebagai penghancur mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar IFN-γ pada medium kultur antara mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal yang disalut (coated) dan tidak disalut (non-coated) lisat konsentrat trombosit sebagai studi preliminari terapi seluler MDR-TB. Penelitian ini merupakan penelitian analitik-observasional. Kadar IFN-γ diukur menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 450nm. Data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Dari hasil penelitian diperoleh sekresi IFN-γ pada kelompok non-coated pada hari ke-2, ke-7, ke-14, dan ke-21 masing-masing sebanyak 0,018 pg/mL, 0,0616 pg/mL, 2,2735 pg/mL, dan 2,2735 pg/mL, sedangkan pada kelompok coated diperoleh data pada hari ke-2, ke-7, ke-14, dan ke-21 masing-masing sebanyak 0 pg/mL, 0 pg/mL, 0,0512 pg/mL, dan 1,7165 pg/mL. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar IFN-γ pada medium kultur mikroenkapsulasi sel punca mesenkimal coated dan non- coated.
MIKRO-FISTULA MULTIPEL ARTERI KORONER KONGENITAL KE VENTRIKEL KIRI: SUATU LAPORAN KASUS: MULTIPLE CONGENITAL MICRO-FISTULES OF LEFT VENTRICULAR CORONARY ARTERY: A CASE REPORT Laksono, Sidhi
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.638

Abstract

Mikro-fistula multipel ventrikel kiri arteri koroner kongenital adalah beberapa fistula kaliber kecil yang dapat menyebabkan kekeruhan rongga ventrikel kiri dan kejadian ini relatif jarang terjadi. Kami laporkan kasus perempuan 85 tahun datang dengan keluhan nyeri dada khas infark dan sesak nafas. Faktor risiko berupa hipertensi, menopause dan diabetes mellitus tipe 2. Tidak didapatkan kelainan dalam pemeriksaan fisik, EKG didapatkan atrial fibrilasi, serta Troponin T sensitif dengan hasil tinggi. Didiagnosis dengan infark miokard non-ST elevasi risiko tinggi dan gagal jantung akut. Diberikan manajemen sindroma koroner akut dan angiografi koroner. Hasil angiografi didapatkan mikro-fistula multipel ventrikel kiri arteri koroner kongenital. Terapi sindroma koroner akut dihentikan dan obat antihipertensi dan antidiabetic tetap dilanjutkan. Fenomena pencurian arteri koroner dianggap sebagai dasar patofisiologi utama CAF dan berkaitan erat dengan gejala dan komplikasi fistula koroner.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN KANKER KOLOREKTAL DI RSUD DR PIRNGADI MEDAN TAHUN 2019 -2020: THE RELATIONSHIP BETWEEN BODY MASS INDEX AND THE INCIDENCE OF COLORECTAL CANCER AT DR PIRNGADI HOSPITAL MEDAN IN 2019-2020 Roma Halomoan Siregar; Mustika, Suryani Eka
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i1.639

Abstract

Kanker kolorektal suatu tumor maligna yang muncul dari jaringan epitel colon atau rektum. KKR ditujukan pada tumor ganas yang ditemukan di colon dan rektum. Menurut WHO Kanker Kolorektal (KKR) merupakan keganasan ke lima terbanyak di dunia dan penyebab kematian kedua terbanyak seluruh dunia. Di Indonesia, KKR merupakan jenis kanker ketiga terbanyak. Obesitas meningkatkan risiko terkena dan meninggal akibat Kanker Kolorektal. Obesitas meningkatkan risiko kanker colon dan rektum pada pria dan wanita, tetapi kaitannya tampaknya lebih kuat pada pria. Menurut American Society of Clinical Oncology, pasien kanker kolorektal mengalami penurunan berat badan pasca operasi yang menyebabkan penurunan indeks massa tubuh (IMT). Untuk Mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Kanker Kolorektal Di Rsud Dr Pirngadi Medan Tahun 2019-2020. Penelitian ini bersifat analitik, desain cross sectional untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan kejadian Kanker Kolorektal Di Rsud Dr Pirngadi Medan Tahun 2019-2020 dengan sampel 75 orang dengan metode Total Sampling kriteria peneliti sendiri dengan uji analisa data Uji korelasi Eta. Hasil uji Uji korelasi Eta antara Indeks Massa Tubuh Dengan Kejadian Kanker kolorektal didapatkan hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian Kanker Kolorektal dengan nilai Fhitung (3,304) > Ftabel(2,73).
HEMOPTISIS REKUREN AKIBAT MIKOSIS PULMONAL (ASPERGILLUS FUMIGATUS DAN CANDIDA ALBICANS ): SEBUAH LAPORAN KASUS : RECURRENT HEMOPTYSIS DUE TO PULMONAL MYCOSIS (ASPERGILLUS FUMIGATUS AND CANDIDA ALBICANS): A CASE REPORT Amiruddin; Pohan, Indah Triana Sari
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 13 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v13i2.646

Abstract

Pendahuluan: Salah satu gejala yang sering dikeluhkan pada penyakit pernapasan akibat infeksi jamur adalah hemoptisis. Mikosis paru sering dikaitkan dengan tuberkulosis paru, suatu kondisi yang sulit didiagnosis, dan penundaan pengobatannya dapat menyebabkan hasil yang fatal. Ilustrasi Kasus: Seorang pria berusia 41 tahun yang sebelumnya telah menjalani pengobatan Tuberkulosis (TB) selama satu tahun melaporkan keluhan utama berupa hemoptisis berulang, dispnea, nyeri dada, demam, dan penurunan berat badan. Pada pemeriksaan toraks, ditemukan adanya mengi bernada rendah di kedua sisi dengan crackles pada paru kiri. Hasil rontgen dada menunjukkan adanya kerusakan pada paru kanan. Hasil pemeriksaan MSCT scan dengan kontras menunjukkan adanya TB paru kronis dan aktif disertai dengan aspergilloma di bagian atas kedua paru. Selain itu, hasil pemeriksaan bronkoskopi mengindikasikan adanya proses inflamasi kronis. MTB tidak terdeteksi dalam pemeriksaan Rapid Molecular Test BAL. Kultur jamur menunjukkan adanya Candida albicans dan Aspergillus fumigatus. Dengan demikian, pasien didiagnosis mengalami probable mikosis paru yang disebabkan oleh Aspergillus fumigatus dan Candida albicans. Pasien diberikan terapi anti-jamur melalui pemberian Inj. Vorikonazol drip sebanyak 200 mg/24 jam.

Page 8 of 13 | Total Record : 128