cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 318 Documents
HATA ANDUNG DALAM OPERA BATAK SIBORU TUMBAGA Hema Desti Aningsih Sinambela; Syamsul Arif; Malan Lubis
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.315 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v11i2.42558

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk, fungsi serta makna penggunaan eufemisme dalam opera Batak Siboru Tumbaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana bentuk metode penelitian kualitatif digunakan sebagai prosedur untuk memecahkan masalah yang diteliti dengan menggambarkan atau mendeskripsikan permasalahan yang sumber utamanya adalah tindakan atau kata-kata dan tambahan lainnya seperti dokumen-dokumen yang berkaitan (dalam Moleong, 2006:157). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam opera Batak Siboru Tumbaga terdapat empat bentuk eufemisme, yaitu (1) ekspresi figuratif, (2) metafora, (3) sirkumlokusi, (4) satu kata menggantikan kata lainnya. Selain bentuk, ditemukan juga lima fungsi penggunaan eufemisme dalam opera tersebut yaitu sebagai; (1) eufemisme untuk kesopanan dan kenyamanan, (2) menghindari malapeteka, (3) menyamarkan makna, (4) mengurangi rasa malu, (5) melaksanakan perintah agama. Adapun makna penggunaan eufemisme dalam opera Batak Siboru Tumbaga disesuaikan dengan konteks dari setiap tuturan oleh para tokoh dalam opera tersebut. Kata kunci: eufemisme, opera dan makna eufemisme
CERITA RAKYAT SI BORU SARODING ; KAJIAN RESEPSI SASTRA Sandro Tamba; Hendra Kurnia Pulungan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.656 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v6i1.7654

Abstract

ABSTRAKSandro Tamba, NIM 2103210031. “Cerita Rakyat Si Boru Saroding Kajian Resepsi Sastra”. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia/S-1, Jususan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negeri Medan Pengkajian terhadap sastra merupakan kajian yang cukup menarik dengan memperhatikan segi media yang digunakan. Media yang digunakan dapat berbentuk lisan atau tulisan. Baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sastra lisan memang luar biasa kaya dan beranekaragam. Secara garis besar sastra terbagi atas dua bagian yaitu : sastra lisan dan sastra tulisan. Sastra lisan dalam penyampaiannya adalah dari mulut ke mulut yang berisi cerita-cerita terhadap sesama (sastra oral) yang merupakan warisan turun-temurun yang mempunyai nilai-nilai luhur yang perlu dikembangkan. Sastra tulisan dalam penyampaiannya adalah melalui tulisan yang sudah dibukukan dan dibaca orang banyak. Sastra tulisan ini banyak yang berasal dari sastra lisan misalnya dongeng yang diceritakan seseorang kemudian ditulis dan dibukukan oleh orang yang mendengarnya. Masyarakat Batak Toba memiliki banyak cerita rakyat sebagaimana masyarakat lain di Indonesia. Pada dasarnya cerita rakyat tersebut memiliki kesamaan pola dengan cerita rakyat budaya lain di Indonesia. Menurut Bascom (dalam Danandjaja, 1997:50) cerita rakyat dapat dibagi menjadi tiga yaitu: mite, legenda, dan dongeng. Pembagian cerita prosa rakyat ke dalam tiga kategori itu merupakan tipe ideal, karena dalam kenyataannya banyak cerita yang mempunyai ciri lebih dari satu kategori sehingga sulit digolongkan ke dalam salah satu kategori. Cerita-cerita tersebut mengandung nilai-nilai budaya, agama, pendidikan, sosial, dan lain-lain. Kajian tentang sastra lisan dan cerita rakyat seperti cerita Boru Saroding sendiri dapat menggunakan teori dari Resepsi Sastra. Secara umum, Resepsi Sastra diartikan sebagai tanggapan pembaca terhadap karya sastra. Resepsi Sastra merupakan aliran yang meneliti teks sastra dengan bertitik-tolak pada pembaca yang memberi reaksi atau tanggapan terhadap teks sastra. Pembaca selaku pemberi makna adalah variabel menurut ruang, waktu, dan golongan sosial budaya. Hal itu berarti bahwa karya sastra tidak sama pembacaan, pemahaman, dan penilaiannya sepanjang masa atau dalam seluruh golongan masyarakat tertentu (Imran, 1991). Kata kunci : Cerita Rakyat Siboru Saronding, Kajian Resepsi Sastra, Taganggapan Masyarakat Secara Lisan dan Tulisan.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE IMAGE STREAMING (Pengaliran Bayangan) Nurul Hasanah
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i2.420

Abstract

Method of Image Streaming (jetting shadow), an activity to let the shadows come and appear before the eyes of your mind. But do not consciously decide the content of these images. And while you view the images, describe aloud to an external focus (tape recorder or listener) the content of these images in detail (Wenger, 2011: 308). Image Streaming (drainage shadow) connects directly powers the verbal conscious mental powers are much richer, smoother, and more thorough. These resources more quickly and easily into private property and those who are rich and insightful eventually become part of an ongoing conscious perception. Drainage of the shadow caused some parts of the brain and mind work together more closely. This integration build balance, strengthen the weak points and to quickly increase the strength of intellectual child.
ANALISIS MAJAS PERBANDINGAN DALAM LIRIK LAGU BAND IKLIM PADA ALBUM “SATU KESAN ABADI” Rini Prismayanti; Rosmaini Rosmaini
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.599 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i1.19127

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis majas perbandingan serta makna yang tersirat dalam lirik lagu Band Iklim pada Album “Satu Kesan Abadi”. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai analisis majas perbandingan  serta makna yang tersirat dalam lirik lagu. Sumber data pada penelitian ini adalah lirik lagu band Iklim pada album “Satu Kesan Abadi”berjumlah sepuluh lagu yaitu 1) Amarah. 2) Suci dalam debu, 3) Impian Hidup, 4) Hakikat Sebuah Cinta, 5)Kegelapan Dunia, 6) Bujang Kota, 7) Sandiwara Cinta Semusim, 8) Insan Maya, 9) Seribu Penghargaan, 10) Satu Kesan Abadi.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Teknik simak yaitu menyimak lagu yang sudah dipilih dan diunduh, lalu dicatat, dianalisis sesuai kutipan lagu yang berdasarkan jenis majas perbandingan dan makna tersiratnya. Hasil penelitian yang diperoleh berjumlah 45 data yang terdiri dari 20 data majas metafora, 1 data majas sinestesia, 3 data majas simile, 2 data majas alegori, 1 data majas antonomasia, 7 data majas hiperbola, 1 data majas litotes, 2 data majas personifikasi, 1 data majas sinekdoke (pars pro toto), 1 data majas eufemisme, dan 6 data majas simbolik. Berdasarkan teori, jenis majas perbandingan  berjumlah 17, tetapi hasil penelitian yang ditemukan hanya ada 11 jenis majas perbandingan dalam lirik lagu band Iklim pada album “Satu Kesan Abadi”. Secara keseluruhan, majas yang paling dominan adalah majas metafora. Makna yang ditemukan dalam hasil analisis yaitu makna leksikal dan makna kiasan. Kata kunci: Majas Perbandingan, Makna, Lirik Lagu Band Iklim
Pengaruh Model Pembelajaran The Learning Cell (Sel Belajar) terhadap Kemampuan Menemukan Gagasan Utama dalam Artikel oleh Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tanjungbalai Tahun Pembelajaran 2012/2013 Rini Artika
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i3.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran The Learning Cell (Sel Belajar) terhadap Kemampuan Menemukan Gagasan Utama dalam Artikel oleh Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tanjungbalai Tahun Pembelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanjngbalai, yang berjumlah 319 orang dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 64 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menentukan dua kelas yang dijadikan wakil populasi untuk diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan model desain penelitian Post Test Only desaign group yang dilakukan sebanyak dua kelas. Di dalam desain ini pengukuran dilakukan sebanyak dua kali yaitu di kelas kontrol dengan model pembelajaran ekspositori dan di kelas eksperimen dengan model pembelajaran the learning cell (sel belajar) .Kata Kunci: Pengaruh–Sel Belajar- ekspositori–Membaca-artikel
PEMORELAHAN BAHASA PADA ANAK USIA 5 TAHUN: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Aucintia Agnes Romora Br. Manik; Jefri Fernando Purba; Indra Sunandi Sianturi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.985 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v9i2.21070

Abstract

Artikel ini berfokus pada satu inter disiplin ilmu psikolinguistik mengenai pemorelahan bahasa pada anak. Bagi manusia, bahasa adalah hal terpenting dalam berinteraksi. Pemorelahan bahasa pada anak ialah kegiatan yang berlangsung pada anak ketika anak memperoleh bahasa pertama dari lingkungannya. Pada proses pemerolehan bahasa anak, terdapat dua proses, yaitu: proses pengenalan awal bahasa dan proses pemantapan pengucapan serta analisis bahasa agar secara sempurna diproses oleh otak. Metode yang digunakan ialah metode pendekatan psikolinguistik yang mencoba memaparkan hakikat struktur bahasa dan bagaimana cara memperoleh struktur bahasa tersebut, diaplikasikan ketika bertutur, dan ketika memahami kalimat dalam pertuturan yang terjadi. Pada dasarnya, dalam komunikasi terjadi proses produksi dan memahami ujaran antara pengujar dan mitratutur. Hasil dari penelitian ini adalah seorang anak yang menjadi responden penelitian sudah cukup mampu dalam bertutur dan tidak ditemukan kesalahan-kesalahan fatal dalam tuturan yang dihasilkan. Responden yang sudah berusia lima tahun dalam pemerolehan bahasa sudah pada tahap perkembangan kalimat. Responden cukup mengenal pola dialog, paham kapan gilirannya berujar dan kapan untuk mendengar dan merespon mitratutur. Responden cukup paham dalam menerapkan hukum-hukum tata bahasa pokok dari orang besar, perbendaharaan kosa kata yang berkembang dan dalam perkembangan fonologisdapat dikatakan belum berakhir. Responden belum lancar dalam pengucapan setiap kata tanpa mengalami kesulitan.Kata kunci: pemerolehan bahasa, psikolingistik. 
ANALISIS NILAI SOSIOLOGIS CERITA EMAS DI DOLOK PINAPAN DAERAH PULO GODANG, KEC. PAKKAT, KAB. HUMBANG HASUNDUTAN Evi Melpa L. Gaol
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v2i4.1678

Abstract

Sociology and literature alike outlining the problem. Man'srelationship with his family, environment, customs-customs, andothers. Furthermore sociology as a science that tries to express thesocial problems again. Gold in Dolok Pinapan story is one formof oral literature Toba Batak community property, which isprecisely Pulogodang, Pakkat District, District HumbangHasundutan. This study aimed to describe the composition of thestories and events that happened in the legend Pulogodang,structured and translated into a story and explore the valuescontained therein sociology. This research is a qualitativedescriptive study, prioritize the meaning and context, the role ofresearcher of high demand. Informants in this study there were 6people in the two cultural experts Pulogodang, one king custom inPulogodang, three people Pulogodang.Temuan end of study wassociology there are three values that are relevant to today'ssociety, and one is no longer relevant sociological value BatakToba.Keywords: Sociology of Literature, Stories, and community
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM UPACARA PERKAWINAN ADAT NA GOK BATAK TOBA (KAJIAN PRAGMATIK) Mega Lestari Simamora; Biner Ambarita
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v5i1.3944

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tindak tutur ilokusi yang dituturkan dalam Upacara Perkawinan Adat na Gok Batak Toba, yang bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis tindak tutur yang dituturkan dan apa maknanya serta bagaimana bentuk penyampaian tuturannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang disampaikan dalam acara perkawinan sebagai sumber primer dari raja parhata dan buku dokumentasi sebagai sumber data sekunder.Kajian yang digunakan dalam tuturan ini adalah kajian tindak tutur pragmatik. Dari hasil perolehan data ditemukan sebanyak 42 tuturan ilokusi, tindak tutur representatif 16 tuturan, tindak tutur direktif 17 tuturan, tindak tutur ekspresif 7 tuturan, tindak tutur komisif  tidak terdapat dalam tuturan dan tindak tutur deklaratif 2 tuturan. Penyampaian tuturan dengan menggunakan ungkapan/umpama dan umpasa.   Kata kunci: adat na gok, pragmatik, tindak tutur  
Efektivitas Penggunaan Teknik Cooperative Integreted Reading and Composition terhadap Peningkatan Hasil Belajar Membaca Cerpen Siswa Kelas VII SMP Swasta Budi Agung Medan Marelan Tahun Pembelajaran 2009/2011 Samroh Annisya Manalu
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v1i01.141

Abstract

Seiring dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli pendidikan terus berupaya menciptakan teknik pengajaran yang baru untuk menggantikan teknik pengajaran yang bersifat konvensional. Ismail dkk. (2000: 18). Dengan Efektivitas Penggunaan Teknik Cooperative Integreted Reading and Composition, dapat digunakan sebagai bahan masukan, kajian, dan menambah pengetahuan guru Bahasa Indonesia terhadap penggunaan teknik pembelajaran yang relevan dengan kemampuan meningkatkan hasil belajar membaca cerpen.   Key word: Cooperative Integreted Reading and Composition
ANALISIS NILAI-NILAI MORAL DALAM SASTRA ANAK PADA SURAT KABAR ANALISA EDISI DESEMBER 2017 – JANUARI 2018 Devi Yuyun Sari; Syamsul Arif
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.327 KB) | DOI: 10.24114/sasindo.v7i2.11749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam cerita anak pada surat kabar Analisa Desember 2017 – Januari 2018. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Negeri Medan, dengan mengadakan studi pustaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kalimat-kalimat yang ada dalam cerita anak pada surat kabar Analisa Desember 2017 - Januari 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan atau melukiskan gejala dan fakta secara sistematis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam cerita anak pada surat kabar Analisa Desember 2017 – Januari 2018 terdapat 22 data yang mengandung nilai moral diantaranya, 3 data wujud nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, 8 data wujud nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan 11 data wujud nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain. Sementara itu, 3 cerita anak memuat pesan moral secara langsung dan 5 cerita anak memuat pesan moral secara tidak langsung.Kata kunci : Surat kabar, Cerita anak, dan Nilai moral

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue