cover
Contact Name
Edi Ilham
Contact Email
asianpublisher.id@gmail.com
Phone
+6285781169228
Journal Mail Official
asianpublisher.id@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.H. Umar, Kampung Ceger, Jakasetia, South Bekasi
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Khasanah Pendidikan
Published by Asian Publisher
ISSN : -     EISSN : 29857317     DOI : -
Core Subject : Education,
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan (E-ISSN 2985-7317) adalah jurnal ilmiah peer-review berkualitas tinggi dengan akses terbuka yang diterbitkan tiga kali setahun (Januari, Mei, September) oleh Penerbit Asian Publisher. JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan berfokus pada artikel hasil penelitian, pemikiran, dan kajian ilmiah atau kajian kritis-analitis di bidang pendidikan Kewarganegaraan, pendidikan Geografi, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan Anak Usia Dini; yang memberikan sumbangan pada pemahaman, pengembangan teori serta aplikasinya terhadap kondisi pendidikan di Indonesia baik dalam skala nasional maupun lokal.
Articles 111 Documents
Development And Validation Of Next-Generation Learning Materials For Customary Law In Open Distance Education Sardjiyo
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i3.1583

Abstract

Next-generation learning materials (BP-GERU UT) represent a strategic initiative by Universitas Terbuka (UT) to develop multi-modal instructional resources capable of supporting conventional, blended, and fully online learning environments across Indonesia’s geographically diverse student population. This study reports the third phase of a multi-year Research and Development (R&D) project focused on the validation, field testing, and dissemination of the BP-GERU UT prototype for the Customary Law course in the Pancasila and Civic Education (PPKn) program. Employing Gall et al. (2007) R&D framework, the study covered Steps 9–15 of the development cycle, encompassing expert validation through Focus Group Discussions, micro-scale field testing involving 346 students across 15 regional learning centers, and macro-scale operational testing involving 670 students across 20 regional centers with varying levels of internet connectivity. Expert validation yielded substantive recommendations for content breadth, language clarity, and visual design. Micro-scale testing demonstrated a 2.84% improvement in pre-test to post-test performance, while macro-scale testing revealed an average gain of 4.06% (pre-test mean: 76.91; post-test mean: 80.03). Regions with good internet access (Zone A) showed the highest improvement (4.76%), followed by moderate-access (Zone B, 4.43%) and limited-access regions (Zone C, 3.19%). These findings confirm that the BP-GERU UT prototype is effective across diverse delivery contexts and suitable for national-scale implementation in open distance education.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Najwa Unnisa
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, January 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i2.1594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi pendidikan yang lebih adaptif, personal, dan interaktif. AI hadir sebagai inovasi yang mampu memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan individu peserta didik melalui fitur pembelajaran adaptif, umpan balik otomatis, serta akses informasi yang cepat dan luas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) yang mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian terkait implementasi AI dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian peserta didik dalam mengelola proses belajarnya. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam mencari sumber belajar, menyelesaikan tugas secara mandiri, dan melakukan evaluasi diri terhadap capaian pembelajaran. Selain itu, AI juga membantu guru dalam menyediakan materi yang lebih personal dan efisien sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Namun demikian, penerapan AI dalam pendidikan masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan literasi digital, kesiapan infrastruktur teknologi, dan perlunya pengawasan terhadap penggunaan teknologi secara etis. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pendidik, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan AI dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI memiliki potensi besar dalam mendukung terciptanya pembelajaran yang mandiri, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Nur Sainah
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, January 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i2.1596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada era digital telah mengubah pola belajar peserta didik menjadi lebih terbuka dan berbasis teknologi. Literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik agar mampu mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Kemampuan berpikir kritis juga menjadi keterampilan utama abad ke-21 yang diperlukan peserta didik dalam menghadapi berbagai informasi dan permasalahan di lingkungan sosial maupun pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket kepada peserta didik pada jenjang pendidikan menengah. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peserta didik yang memiliki tingkat literasi digital yang baik cenderung lebih mampu menganalisis informasi, mengevaluasi sumber informasi, menyelesaikan masalah, serta mengambil keputusan secara logis dan rasional. Selain itu, pemanfaatan media digital dalam pembelajaran juga membantu peserta didik meningkatkan kemampuan berpikir reflektif dan kreatif. Namun demikian, penggunaan teknologi digital yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang tidak valid dan ketergantungan terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan peran guru dan lembaga pendidikan dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Hanny Saputri
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, January 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i2.1597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas peserta didik pada proses pembelajaran. Kreativitas merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang harus dimiliki peserta didik untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan global. Namun, proses pembelajaran yang masih berorientasi pada metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang aktif dan kurang mampu mengembangkan ide kreatif dalam pembelajaran. Model Project Based Learning hadir sebagai salah satu inovasi pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui kegiatan proyek yang kontekstual dan berbasis pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penerapan Project Based Learning dan kreativitas peserta didik. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara mengidentifikasi, mengkaji, dan menafsirkan berbagai informasi yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan kreativitas peserta didik melalui kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik berpikir kritis, inovatif, dan kolaboratif. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam mencari informasi, menyelesaikan masalah, menghasilkan karya, serta mengembangkan ide-ide baru dalam proses pembelajaran. Selain itu, model PjBL juga meningkatkan motivasi belajar, kemampuan komunikasi, dan kerja sama antar peserta didik. Namun demikian, penerapan model Project Based Learning masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan guru, dan fasilitas pendukung yang belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang efektif serta dukungan dari berbagai pihak agar penerapan model Project Based Learning dapat berjalan secara optimal dalam meningkatkan kreativitas peserta didik.
Pengaruh Pembelajaran Hybrid terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Aisyah Nurul Andini
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, January 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i2.1598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran hybrid terhadap hasil belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Perkembangan teknologi digital dan perubahan sistem pendidikan pada era modern mendorong munculnya inovasi pembelajaran yang lebih fleksibel dan adaptif. Pembelajaran hybrid merupakan model pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring (online learning) sehingga mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara lebih efektif dan efisien. Model pembelajaran ini dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas, fleksibilitas, dan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran angket dan dokumentasi hasil belajar mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh pembelajaran hybrid terhadap hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hybrid memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Mahasiswa yang mengikuti pembelajaran hybrid menunjukkan peningkatan pemahaman materi, motivasi belajar, serta kemampuan belajar mandiri dibandingkan pembelajaran konvensional. Selain itu, penggunaan media digital dalam pembelajaran membantu mahasiswa memperoleh akses sumber belajar yang lebih luas dan fleksibel. Namun demikian, penerapan pembelajaran hybrid masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, kesiapan teknologi, dan rendahnya partisipasi sebagian mahasiswa dalam pembelajaran daring. Oleh karena itu, diperlukan dukungan fasilitas teknologi, strategi pembelajaran yang inovatif, serta peningkatan kompetensi digital dosen dan mahasiswa agar pelaksanaan pembelajaran hybrid dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran hybrid dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada era pendidikan digital.
Pedagogical Practices In Early Childhood Physical Education: A Systematic Literature Review Of Teaching Strategies, Curriculum, And Developmental Outcomes Muhamamad Nurhisyam Ali Setiawan; Ardo Yulpiko Putra
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i3.1807

Abstract

Early childhood physical education is expected to develop movement competence while supporting cognitive, social-emotional, and lifelong participation outcomes, yet the pedagogical conditions that produce these benefits remain fragmented across teacher, curriculum, intervention, and assessment research. This systematic literature review synthesized recent evidence on teaching strategies, curriculum design, teacher competence, and developmental outcomes. A supplied Scopus export covering 2021 to 25 July 2026 was screened using a reproducible title-abstract-keyword filter and PRISMA 2020 reporting principles. Of 1,578 records, 316 met the topic filter, 56 were assessed for eligibility, and 44 empirical articles were included in a qualitative thematic synthesis. Four themes were identified: teacher capacity and professional learning (18 studies), curriculum design and implementation (12), instructional and play-based strategies (10), and assessment and quality assurance (4). Across themes, the strongest pattern was that structured but adaptable instruction, active and playful learning, adequate dosage, and sustained professional development were associated with improved fundamental movement skills, physical activity, fitness, self-regulation, enjoyment, and selected language or social-emotional outcomes. However, benefits depended on implementation fidelity, teacher confidence, contextual resources, and developmentally appropriate assessment. The review proposes an integrated practice model in which teacher learning, intentional curriculum, responsive pedagogy, and formative assessment operate as a coherent system rather than isolated components.
Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Profesionalisme Dosen Di Kampus Iainu Tuban: Human Resource Management in Enhancing Lecturer Professionalism at IAINU Tuban Ach Kurniawan; Anas Ma’arif
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i3.1837

Abstract

Recognizing the importance of human resource management implementation in enhancing educator professionalism, the researcher conducted a study at the Nahdlatul Ulama' Islamic Institute (IAINU) Tuban. The institution consistently strives to improve educational quality and maintain a high-quality workforce. Achieving a professional workforce requires effective human resource management—a strategic approach to managing personnel aimed at securing optimal competence and performance to meet shared goals. This study employs a qualitative research design with a phenomenological approach, where the researcher serves as the key instrument determining the study's success. Data collection involved observation, interviews, and documentation, while data analysis utilized data reduction, interpretation, and conclusion drawing. Data validity was verified through source, technique, and time triangulation. The study findings indicate that: 1) The implementation of human resource management for lecturers at IAINU Tuban involves a series of steps and strategies designed to ensure lecturers receive the necessary support, training, and environment to enhance their professionalism; and 2) Human resource management practices at IAINU Tuban have positively impacted educational quality and academic development by fostering lecturer professionalism.
Pelayanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Di Slbn Sumbang Bojonegoro: Educational Services for Children with Special Needs at SLBN Sumbang Bojonegoro Elok Nuriyyah Pratama; Ammar Zainuddin
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i3.1841

Abstract

  Educational services are services provided by schools to students to meet their learning and development needs. Service quality can be seen from the conformity between student expectations and the services received during the education process. This research aims to determine the form of educational services provided to Children with Special Needs (ABK). The research focus includes learning services, mentoring, potential development, and communication with parents. The research uses a qualitative approach with the type of field research or case study. Data was obtained through in-depth interviews and documentation of research subjects to obtain a comprehensive picture of educational services for ABK. The research results show that educational services for ABK need to be developed according to the needs and characteristics of students. Services in learning are carried out through providing materials, practice questions, reflections on learning videos, as well as learning activities using educational games. Apart from classroom learning, schools provide services through extracurricular activities to develop students' talents and interests. Market day programs, home visits, and monitoring of student parents are also carried out as a form of ongoing assistance. Thus, educational services for ABK are not only oriented towards academic achievement, but also towards the social, emotional development, skills and potential of students. The right service can create inclusive and meaningful learning.
Manajemen Program Pendidikan untuk Meningkatkan Hard Skill di MA Al Musthofawiyah Palang: Educational Program Management to Enhance Hard Skills at MA Al-Musthofawiyah Palang Dhahrul Mustaqim; Rahmat
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v4i3.1847

Abstract

This study aims to analyze the implementation of educational program management and its implications for enhancing students' hard skills at MA Al Musthofawiyah Palang. The study is motivated by the importance of students mastering technical skills to navigate technological advancements and the demands of the workforce. A qualitative approach utilizing a case study design was employed. Data collection involved observation, interviews, and documentation. Research informants included the school principal, the deputy principal for curriculum affairs, teaching staff, students, and other parties associated with the educational program's implementation. Data analysis proceeded through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The results indicate that educational program management at MA Al Musthofawiyah Palang has been effectively implemented through planned instructional management, the organization of teaching staff, facility utilization, and the conduct of lessons in both classrooms and laboratories. The educational program provides opportunities for students to acquire both knowledge and experience through hands-on practice. The program's impact on enhancing hard skills is evident through project-based learning, the use of educational technology, regular practical exercises, and the development of students' ability to manage their own learning processes independently. Thus, well-directed educational program management supports the improvement of students' technical skills and prepares them to face technological developments and workforce requirements.
Komunikasi dan Moralitas dalam Menumbuhkan Karakter Islami Generasi Z di Era Digital: Perspektif Pendidikan Islam Eka Mayasari
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v5i1.1865

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed the communication patterns and social interactions of Generation Z. On the one hand, technological advancements provide easier access to information and broader opportunities for social networking. On the other hand, they also present various moral challenges, including the spread of misinformation, cyberbullying, hate speech, and the decline of communication ethics. This article aims to analyze the concept of communication and morality from an Islamic perspective and examine their role in fostering the Islamic character of Generation Z in the digital era. This study employs a qualitative library research method by analyzing relevant literature, including the Qur’an, Hadith, books, and scholarly journal articles. The findings reveal that communication in Islam serves not only as a medium for conveying messages but also as a means of internalizing moral values through the principles of qaulan sadidan, qaulan kariman, qaulan ma‘rufan, qaulan layyinan, and qaulan balighan. Ethical communication contributes to the development of Islamic character traits such as honesty, trustworthiness, responsibility, politeness, tolerance, and empathy. Islamic education plays a strategic role in strengthening these values through role modeling, habituation, and the promotion of Islamic-based digital literacy. Therefore, the synergy between moral communication and Islamic education is essential for shaping a generation that possesses noble character, uses technology wisely, and is capable of addressing moral challenges in the digital age.

Page 11 of 12 | Total Record : 111