cover
Contact Name
Wisman Hadi
Contact Email
medanresourcecenter@gmail.com
Phone
+6285358326272
Journal Mail Official
medanresourcecenter@gmail.com
Editorial Address
Medan Resource Center Office: Jl. Benteng Hilir Perumahan Setia Jadi No. C9 Bandar Khalipah, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan
Published by Medan Resource Center
ISSN : -     EISSN : 28089502     DOI : 10.57251
Core Subject : Education,
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan is a peer-reviewed journal published by the Medan Resource Center. The journal aims to facilitate academic articles and scholarly writings on the methods and practices of teaching, particularly as academic subjects, theoretical concepts, or in any area of education. It serves as a platform for teachers, teacher educators, or training institutions, instructors of all levels of education, as well as students and anyone interested in the field. The journal is published biannually in May and November and accepts articles in both Indonesian and English.
Articles 196 Documents
Penggunaan Rumah Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Pantai Labu Kamila Harahap
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.353 KB) | DOI: 10.57251/ped.v2i1.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan rumah belajar daLam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Pantai Labu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Urutan kegiatan penelitian mencakup: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan rumah belajar dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Pantai Labu. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan klasikal pada kondisi siklus I sebesar 43,33%, dan pada siklus II sebesar 86,67% atau meningkat sebesar 43,34%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan rumah belajar dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 3 Pantai Labu Tahun Pelajaran 2017/2018
Peningkatan Pembelajaran Matematika Materi Teorema Pythagoras dengan Metode Experiential Learning dengan Strategi Think Talk Write terhadap Siswa Kelas VIII C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya Nurazizah
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.178 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model experiential learning dengan strategi Think Talk Write dapat mencapai ketuntasan pada materi teorema Pythagoras Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya ; dan (2) mengetahui perbandingan tingkat ketercapaian rata-rata kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajar menggunakan model experiential learning dengan strategi Think Talk Write dan siswa pada Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya . Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas VIII.3 MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Teknik pegumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Simpulan yang diperoleh adalah: (1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model experiential learning dengan strategi Think Talk Write pada materi teorema Pythagoras Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya dapat mencapai ketuntasan Siklus I dengan 56% rata-rata 69,56 dan siklus II 92% denga rata-rata 77,16 dan (2) kemampuan komunikasi matematis yang diajar menggunakan model experiential learning dengan strategi Think Talk Write lebih baik pada materi teorema Pythagoras Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya tahun ajaran 2018/2019. Disarankan model experiential learning dengan strategi Think Talk Write dapat diterapkan pada materi teorema Pythagoras dan materi lain yang relevan.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) Materi Segiempat pada Siswa Kelas VII C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya Jasmani
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.939 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.293

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII-C dengan cara membagi kedalam 3 kelompok besar dan masing-masing diberi perlakuan yang berbeda kelompok tersebut adalah kelompok tinggi dimana siswa yang berkemampuan tinggi, kelompok kedua adalah kelompok sedang dan kelompok ketiga adalah kelompok bawah. Untuk mengetahui hasil kemampuan berpikir kreatif siswa dilakukan dengan pemberian tes berupa soal, serta mengetahui sikap dilakukan dengan langkah observasi atau pemberian untuk siswa. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu yang berjumlah 24 siswa. Selain itu, peneliti mengunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil rata-rata nilai tes formatif siklus I yaitu 74,48 dengan ketuntasan 67%. Rata-rata nilai tes formatif siklus II meningkat 83,85 dengan ketuntasan belajar siswa 96%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap kemampuan berpikir kreatif meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu.
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Materi Pemanasan Global pada Siswa Kelas VII C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya Nilawati
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.178 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.294

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurang maksimalnya pembelajaran IPA pada kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Hal ini dikarenakan guru kurang maksimal dalam menggunakan pembelajaran yang inovatif sehingga kurang dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran. Hasil belajar siswa pra siklus yaitu 36% yang nilainya diatas KKM atau tuntas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian tindakan kelas melalui model Group Investigation. IPA memiliki karakteristik sebagai mata pelajaran dengan objek yang bersifat abstrak. Seorang guru di kelas dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran yang produktif. Saat ini telah banyak digunakan berbagai inovasi model pembelajaran diantaranya adalah Group Investigation. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana penerapan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Pemanasan Global pada peserta didik kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya ? 2). Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Pemanasan Global dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Subjek pada penelitian ini yaitu siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu yang berjumlah 22 siswa. Selain itu, peneliti mengunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil rata-rata nilai tes formatif siklus I yaitu 70,00 dengan ketuntasan 55%. Rata-rata nilai tes formatif siklus II meningkat 84,09 dengan ketuntasan belajar siswa 95%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation terhadap Pemanasan Global meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Unit Self-Test dengan Metode TGT (Team Game Tournament) pada Siswa Kelas VIII C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya Asmawati
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.559 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.295

Abstract

Ada persepsi umum yang sudah berakar dalam dunia pendidikan juga sudah menjadi harapan masyarakat. Persepsi umum ini menganggap bahwa sudah merupakan tugas guru untuk mengajar dan menyodori siswa dengan muatan-muatan informasi dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII.C dengan penerapan TGT (Team Game Tournament) pada materi Unit self-test di MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Jenis penelitian ini termasuk penelitian action research. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII.C di MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Hasil penelitian ini menunjukkan: Melalui hasil penelitian tindakan kelas pada MTs Negeri 2 Pidie Jaya terjadi peningkatan motivasi belajar yaitu pada siklus I rata-rata sebesar 68,10 sedangkan pada siklus II sebesar 80,00. Sebelum dilakukan pembelajaran dengan Metode TGT (Team Game Tournament) nilai siswa adalah 60,71. Pada siklus I hasil evaluasi siswa pada mata Pelajaran Bahasa Inggris Materi Unit self-test mendapatkan nilai rata-rata 70,00, sedangkan pada siklus II mendapatkan nilai rata-rata 80,00. Dari penelitian tersebut terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar pada siklus I sebesar 33% dan pada siklus II sebesar 95%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dilaksanakannya penelitian tindakan kelas melalui Metode TGT (Team Game Tournament) terhadap pembelajaran Bahasa Inggris pada materi Unit self-test dapat meningkatkan motivasi belajar yang dengan sendirinya dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa Kelas VIII.C MTs Negeri 2 Pidie Jaya .
Peningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Indonesia dari Masa Kemerdekaan hingga Masa Reformasi Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas IX-D MTs Negeri 2 Pidie Jaya Raimah
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.271 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.296

Abstract

Ada persepsi umum yang sudah berakar dalam dunia pendidikan juga sudah menjadi harapan masyarakat. Persepsi umum ini menganggap bahwa sudah merupakan tugas guru untuk mengajar dan menyodori siswa dengan muatan-muatan informasi dan pengetahuan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS Kelas IX-D dengan menggunakan Metode Pembelajaran Problem Based Learning pada materi Indonesia dari masa kemerdekaan hingga masa reformasi di MTs Negeri 2 Pidie Jaya.. Jenis penelitian ini termasuk penelitian action research. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-D di MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Hasil penelitian ini menunjukkan: Melalui hasil penelitian tindakan kelas pada MTs Negeri 2 Pidie Jaya terjadi peningkatan hasil belajar yaitu pada siklus I rata-rata sebesar 67,00 sedangkan pada siklus II sebesar 80,25. Sebelum dilakukan pembelajaran dengan Metode Pembelajaran Problem Based Learning nilai siswa adalah 59,75. Pada siklus I hasil evaluasi siswa pada mata pelajaran IPS Materi Indonesia dari masa kemerdekaan hingga masa reformasi mendapatkan nilai rata-rata 67,00, sedangkan pada siklus II mendapatkan nilai rata-rata 80,25. Dari penelitian tersebut terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar pada siklus I sebesar 37% dan pada siklus II sebesar 91%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dilaksanakannya penelitian tindakan kelas melalui Metode Pembelajaran Problem Based Learning terhadap pembelajaran IPS pada materi Indonesia dari masa kemerdekaan hingga masa reformasi dapat meningkatkan motivasi belajar yang dengan sendirinya dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa Kelas IX-D MTs Negeri 2 Pidie Jaya .
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Kemagnetan, Induksi Elektromagnet melalui Model Jigsaw pada Siswa Kelas IX-F MTs Negeri 2 Pidie Jaya Habibah
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.314 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.297

Abstract

Latar belakang penelitian adalah rendahnya hasil belajar IPA tentang materi Kemagnetan, Induksi Elektromagnet pada siswa Kelas IX-F MTs Negeri 2 Pidie Jaya semester II . Rendahnya hasil belajar terbukti dari 20 siswa, terdapat 70% siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM. Hal ini disebabkan ada kecenderungan pembelajaran yang berpusat pada guru, sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi Kemagnetan, Induksi Elektromagnet pada siswa Kelas IX-F MTs Negeri 2 Pidie Jaya melalui pembelajaran model jigsaw. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui tes. Data hasil tes merupakan data hasil perolehan tes awal, tes formatif pada tiap pertemuan, dan tes akhir. Sedangkan data hasil non tes merupakan data hasil lembar pengamatan aktivitas siswa, dan pengamatan guru. Subyek PTK ini adalah siswa Kelas IX-F yang berjumlah 20. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian pratindakan, diperoleh nilai rata-rata tes awal 62,00, persentase ketuntasan belajar siswa 30%. Pada siklus I menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar siswa sebesar 70,25 dengan persentase tuntas belajar klasikal sebesar 70%. Pada siklus II terjadi peningkatan pada rata-rata nilai hasil belajar siswa sebesar 80,75 dengan persentase tuntas belajar klasikal mencapai 95%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-F MTs Negeri 2 Pidie Jaya Baroh. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk menerapkan model jigsaw pada pembelajaran di kelas karena terbukti dapat hasil belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar IPS dengan Metode Index Card Match Materi Perubahan Masyarakat pada Masa Penjajahan Jepang di Kelas VIII D MTs Negeri 2 Pidie Jaya Fauziah Halim
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.639 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i1.298

Abstract

IPS merupakan ilmu yang membahas tentang peristiwa yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosial. Tujuan mempelajari IPS yaitu memperoleh pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada siswa tentang lingkungan sosial dalam proses pembelajaran. Pembelajaran IPS realitanya masih berpusat pada guru atau didominasi oleh metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan yang membuat siswa cenderung pasif. Dari hal tersebut muncul rumusan masalah yaitu bagaimana upaya meningkatkan performansi guru, aktivitas, dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaraan kooperatif teknik Index Card Match? Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan performansi guru, aktivitas, dan hasil belajar siswa materi Perubahan masyarakat pada masa penjajahan Jepang dengan menerapkan model pembelajaraan kooperatif teknik Index Card Match. Model pembelajaraan ini. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan siswa Kelas VIII-D MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu yang berjumlah 21 siswa. Selain itu, peneliti mengunakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus selama 4 kali pertemuan. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil rata-rata nilai tes formatif siklus I yaitu 66,67 dengan ketuntasan 48%. Rata-rata nilai tes formatif siklus II meningkat 80,71 dengan ketuntasan belajar siswa 95%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Index Card Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII-D MTs Negeri 2 Pidie Jaya Kecamatan Meureudu.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII A dengan Metode Saintifik Model Discovery Learning Materi Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman Indonesia pada MTs Negeri 2 Pidie Jaya Abdullah
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.471 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i2.299

Abstract

Berdasarkan realita pembelajaran yang dilaksanakan di kelas VII-A MTs Negeri 2 Pidie Jaya, pembelajaran IPS cenderung kurang bervariasi sehingga siswa cepat merasa bosan dan hasil belajar siswa pun belum memenuhi KKM. Hal ini ditunjukkan dengan perolehan nilai siswa pada materi Potensi Sumber daya Alam dan Kemaritiman Indonesia di atas KKM hanya 8 siswa atau sekitar 32%. Selain itu, pelaksanaan pembelajaran di MTs Negeri 2 Pidie Jaya lebih terpusat pada guru, dalam hal ini guru sebagai pemberi informasi. Kegiatan belajarnya hanya memindahkan pengetahuan dari guru ke siswa. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengadakan inovasi pembelajaran IPS materi Potensi Sumber daya Alam dan Kemaritiman Indonesia melalui penerapan model pembelajaran saintifik model discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan performansi guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII-A MTs Negeri 2 Pidie Jaya, dengan jumlah 25 siswa yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan non tes. Analisis data dilakukan dengan analisis data kuantitatif rata-rata nilai tes formatif siklus I sebesar 71,60 meningkat pada siklus II menjadi 81. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 72% meningkat pada siklus II menjadi 92%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran saintifik model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi Potensi Sumber daya Alam dan Kemaritiman Indonesia pada siswa kelas VII-A MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan model saintifik model discovery learning dalam pembelajaran IPS atau pelajaran lain.
Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Akidah Akhlak Materi Iman kepada Kitab-kitab Allah Swt melalui Model Problem Solving dengan Media Flashcard pada Siswa Kelas VIII C MTs Negeri 2 Pidie Jaya Nurhayati
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.165 KB) | DOI: 10.57251/ped.v1i2.300

Abstract

Hasil studi dokumentasi dan data semester ganjil pada kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya, menunjukkan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak masih belum optimal, hal ini disebabkan karena siswa masih cenderung pasif dan kurang memperhatikan penjelasan guru saat proses pembelajaran berlangsung, penerapan model dan media pembelajaran yang kurang tepat sehingga belum mampu meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, apakah model Problem Solving dengan media Flashcard dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya dalam pembelajaran Akidah Akhlak?. Penelitian ini bertujuan meningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak melalui model Problem Solving dengan media Flashcard. Rancangan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus 1 pertemuan. Penelitian dilakukan di MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Subjek penelitian tindakan ini adalah guru dan siswa kelas VIII-C. Data hasil penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.Hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan ditunjukkan dengan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 59%, dan siklus II mencapai 95% atau seluruh siswa dari 22 siswa tuntas belajar dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) mendapatkan nilai ? 70. Dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Solving dengan media Flashcard dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII-C MTs Negeri 2 Pidie Jaya. Saran dari peneliti yaitu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dapat menerapkan model pembelajaran inovatif, khususnya model Problem Solving dengan media Flashcard.

Page 4 of 20 | Total Record : 196