cover
Contact Name
Anis Ervina
Contact Email
lp2makbidlatansa@gmail.com
Phone
+6287772706700
Journal Mail Official
lp2makbidlatansa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta Pasir Jati By Pass Rangkasbitung Lebak Banten
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Obstretika Scientia
ISSN : 23376120     EISSN : 27164330     DOI : http://dx.doi.org/10.55171
Jurnal Obstretika Scientia adalah Jurnal penelitian Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro, yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juli dan Desember. ISSN : 2337-6120, e-ISSN : 2716-4330. Ruang Lingkup Penelitian terkait dengan ilmu Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Reproduksi serta Kesehatan Ibu dan Anak.
Articles 114 Documents
Hubungan Status Pekerjaan dan Pendidikan dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan irna yustiana; siti herliani
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.472 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i1.165

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Cross Sectional, Jumlah sampel yang diambil penelitian ini adalah 45 orang. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan metode analitik (kuantitatif) menggunakan data primer dengan kuesioner. Sebagian besar (88,9%) ibu hamil memiliki  tingkat pengetahuan kurang tentang tanda bahaya kehamilan. Sebagian besar (80.0%) ibu hamil yang mempunyai tingkat pendidikan rendah (≤ SMP). sebagian besar (77.8%) ibu hamil tidak bekerja. Secara statistik tidak terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Terdapat hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan tentang tanda  bahaya  kehamilan. Tenaga kesehatan diharapkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyaraka terutama dalam pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dalam melakukan penyuluhan dan kelas ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN MENARCHE PADA REMAJA PUTRI KELAS 3 SMPN 1 RANGKASBITUNG WINA ERWINDA
Jurnal Obstretika Scientia Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.876 KB) | DOI: 10.55171/obs.v7i2.475

Abstract

Menarche diartikan sebagai permulaan menstruasi pada seorang gadis pada masa pubertas, yang biasanya muncul pada usia 11 sampai 14 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian menarche pada remaja putri kelas 3 di SMPN 1 Rangkasbitung tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian bulan Desember 2018. Populasi penelitian ini adalah 238 siswi kelas 3 SMPN 1 Rangkasbitung. Besar sampel yaitu 40 siswi yang diambil secara quota sampling. Tekhnik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu dengan menyebarkan kuesioner. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square pada α=0,05 didapatkan nilai P sebesar 0,0261 (P0.05) yang berarti bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian menarche pada remaja putri kelas 3 SMPN 1 Rangkasbitung tahun 2018. Adapun nilai OR sebesar 5.571429 (CI 95% sebesar 1.419969-21.86021) yang berarti remaja putri dengan status gizi tidak normal mengalami resiko hampir 6 kali lebih besar pada usia 11 dan 14 tahun. Oleh karena itu diharapkan kepada sekolah untuk melibatkan orang tua pada saat pembagian raport dengan memberitahukan pengaturan pola makan dengan gizi seimbang.
STUDI PERBANDINGAN CAKUPAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH PROGRAM (JAMPERSAL) SE-KABUPATEN LEBAK TAHUN 2010 DAN 2011. suhartini suhartini; kadar kuswandi
Jurnal Obstretika Scientia Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.724 KB) | DOI: 10.55171/obs.v3i2.174

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbandingan rata-rata cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan sebelum dan sesudah program jaminan persalinan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, jenis penelitian studi perbandingan (comparative study) atau studi perbandingan dengan metode analitik, menggunakan total populasi sampelnya sebanyak 40 puskesmas yang ada di kabupaten Lebak. Variabel dalam penelitian ini adalah cakupan sebelum dan sesudah program jaminan persalinan tahun 2010 sebesar 64.19%, pada tahun 2011 sebesar 69.25% target pencapaian cakupan persalinan (Linakes) di Kabupaten Lebak pada tahun 2011 sebesar 75%, jadi masih ada kesenjangan sebesar 5.75%. Perbandingan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan sebelum adanya program jaminan persalinan selisih cakupannya sebesar 5.06%.  Untuk lebih mempercepat peningkatan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan, sehingga mencapai target yang sudah ditentukan maka perlu dilakukan kerja sama lintas program dan lintas sektoral terutama dalam pemberian informasi tentang jaminan persalinan kepada masyarakat. Kata Kunci   : Cakupan Persalinan dan Jaminan Persalinan.
Riwayat Status Gizi Ibu Hamil, Berat Badan dan Panjang Badan Lahir dengan Kejadian Stunting di Desa “T” Wilayah Kerja PKM “M”, Lebak – Banten. Syifa Fauziah; Aminah Muin
Jurnal Obstretika Scientia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/obs.v9i1.801

Abstract

Stunting describes chronic undernutrition during growth and development from early life. This situation is represented by a height-for-age (TB/U) z-score of less than -2 standard deviations (SD) based on WHO growth standards. The purpose of this study was to determine the relationship between the history of nutritional status of pregnant women, birth weight and length with the incidence of stunting in toddlers in the village of "T" in the working area of Puskesmas "M". The type of research used is case control research. The population in this study were all mothers who had toddlers in the village of "T", totalling 620 toddlers. The sample taken was 44 mothers who had toddlers for each case and control group. Data analysis using chi square test. The results showed that there was no significant relationship between the history of nutritional status of pregnant women (p=0.472), body weight (p=0.488) and birth length (p=1.000) with the incidence of stunting. This is due to the high awareness of mothers to participate in posyandu every month, so that stunting is easily detected quickly and health workers immediately make prevention and treatment efforts by providing additional food. Maternal nutrition needs to be considered through monitoring the nutritional status of mothers during pregnancy through ANC and monitoring and improving child nutrition after birth, namely the First 1,000 Days of Life (HPK).
Pengetahuan, Pendidikan dan Status Ekonomi dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Cibadak Periode Januari - Juli 2017 Roslina Roslina
Jurnal Obstretika Scientia Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.449 KB) | DOI: 10.55171/obs.v5i2.352

Abstract

Di Indonesia banyak terjadi KEK (Kekurangan Energi Kronik) terutama yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan asupan nutrisi (energy dan protein), sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan, Pendidikan dan Status Ekonomi dengan Kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Cibadak Periode Januari-Juli 2017. Jenis penelitian ini adalah bersifat survey analitik dengan desain Cese Control dan menggunakan pendekatan retrospektif. Pengambilan sample dilakukan dengan cara simple random sampling yaitu jumlah sample 30 responden ibu hamil yang ngelamai KEK dan 30 responden ibu hamil yang tidah mengalami KEK jadi jumlah keseluruhan sample yang digunakan adalah 60 responden ibu hamil. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian yakni (50%) responden mengalami KEK. Dimana menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan Kejadian KEK (p=0,01), Pendidikan terakhir (p=0,4), Status Ekonomi (p=0,00) dengan Kejadian KEK pada ibu hamil. Untuk mengurangi terjadinya KEK pada ibu hamil, maka petugas kesehatan diharapkan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil supaya lebih memperhatikan kesehatan dalam mengkonsumsi makanan yang bergizi selama hamil.
Hubungan Pendidikan dan Umur Ibu Hamil Dengan Kelengkapan Pemeriksaan Kehamilan (K4) Evi Cahya Wulandari; Rita Ariesta
Jurnal Obstretika Scientia Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.093 KB) | DOI: 10.55171/obs.v2i2.129

Abstract

The purpose of this study to obtain information about the relationship characteristics of pregnant women with antenatal completeness (K4). The method used in this research is analytic survey with cross sectional design. Made to all mothers who have babies in the village Sangkanmanik of 60 people. These results indicate that the scope of K4 has not reached the target (68.3%). The results showed that antenatal visit is not complete more on education ≤ SLTP 27 (81.8%), mothers aged 20-35 years 32 (65.3%), parity ≥ 2 28 (65.1%). The results of the statistical test showed that there was a significant relationship between maternal education with complete prenatal care while age and parity no significant relationship with completeness antenatal (K4) in the Village District of Cimarga Sangkanmanik 2011. The need for improvement of better health care at the health center or especially qualified midwives in order to improve public health.
Hubungan Sosial Ekonomi Keluarga dan Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Diare Pada Balita rita ariesta; anis ervina
Jurnal Obstretika Scientia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.054 KB) | DOI: 10.55171/obs.v4i2.169

Abstract

Tujuan penelitian ingin mengetahui hubungan sosial ekonomi keluarga dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare. Rancangan penelitian case control  penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mandala, dari bulan Mei–Agustus 2013, Populasi penelitian 170 responden. Sampel  kasus 85 orang dan sampel kontrol 85 orang total sampel 170 orang. Teknik  pengumpulan data secara primer dengan  instrumen kuesioner, dan daftar ceklis. Hasil  uji bivariat pada variabel sosial ekonomi  keluarga dan pekerjaan ibu dengan diare pada balita diperoleh P value:0,006 dari variabel pekerjaan ibu dengan kejadian diare pada balita P value:0,003 sehingga disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara sosial ekonomi keluarga dan pekerjaan ibu dengan kejadian diare pada balita. Bekerjasama dengan Puskesmas terkait pemberian informasi yang berulang khususnya ibu-ibu terkait sebab dan akibat  diare. Kerjasama melibatkan dinas dalam memperbaiki sanitasi lingkungan,  pemepataan lahan kosong, konsep tumpang sela, membantu permodalan usaha rakyat  tujuannya untuk peningkatan pendapatan masyarakat.
Faktor Predisposisi Rendahnya Penggunaan Kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) di Wilayah Kerja Puskesmas Gardujaya Tahun 2022 Siti Rohmah; Silpia Aprilia; Sri Heryani; Siti Fatimah
Jurnal Obstretika Scientia Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.203 KB) | DOI: 10.55171/obs.v10i2.777

Abstract

In Indonesia the use of IUD contraceptives and others is 1.11%, Active Participants (PA) or the contraceptive prevalence rate (CPR) in West Java reaches 73.74%. In Ciamis Regency, the results of the Gardujaya Health Center were ranked as the second last to have the lowest IUD contraceptive achievement with a cumulative achievement of only 5 acceptors (0.3%) while the data for 2020 is the target number of 1128 people with the use of IUD KB as many as 11 people (0.97%). ) decreased IUD use by (0.4%). The purpose of this study was to describe the predisposing factors for the low use of Intra Uterine Device (IUD) contraceptives in the Gardujaya Health Center Work Area in 2022. This research method uses descriptive research. Samples in this study were 100 people. The sampling technique was randomly assigned to women of childbearing age who met the inclusion and exclusion criteria.Research results: This study found that most of the respondents had sufficient knowledge of 50 people (50%). Most of the respondents did not get husband's support as many as 58 people (58%). Most of the rsespondents have income that does not match the minimum wage as many as 62 people (62%).Conclusion: Most of the respondents have sufficient knowledge and Most of the respondents do not get husband's support, Most of the respondents have less income.It is hoped that the community can increase their knowledge or take part in counseling about family planning to make government programs successful through family planning programs.
Status Gizi dan Faktor Keturunan dengan Usia Menarche Yulica Aridawarni
Jurnal Obstretika Scientia Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.518 KB) | DOI: 10.55171/obs.v5i2.351

Abstract

Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami wanita, dimana secara fisik ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan faktor keturunan dengan usia menarche pada siswi MTs Pondok pesantren Daarussa’adah Cimarga. Penelitian ini menggunakan Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan data menggunakan data primer. Populasi seluruh remaja putri MTs pondok pesantren modern Daarussa’adah sebanyak 137 remaja putri. Sampel penelitian didapatkan responden sebanyak 59 remaja putri dengan menggunakan teknik kouta sampling. Hasil analisis data univariat yaitu hampir setengahnya (40,7%) siswi mengalami menarche tidak normal, hampir setengahnya (33,9%) siswi memiliki status gizi tidak normal dan sebagian besar (71,2%) siswi yang mengalami menarche sesuai dengan usia menarche ibunya. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan bermakna antara status gizi (p=0,003) dan faktor keturunan (p=0,46) dengan usia menarche. Dengan demikian orang tua dan remaja putri diharapkan untuk memperhatikan asupan gizi dan nutrisinya, karena dapat berhubungan dengan kejadian menarche yang dialaminya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELULUSAN MATA KULIAH ANATOMI MAHASISWA SEMESTER IV DI AKADEMI KEBIDANAN LATANSA MASHIRO RANGKASBITUNG TAHUN 2013 Rita Rositawati
Jurnal Obstretika Scientia Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.411 KB) | DOI: 10.55171/obs.v2i1.124

Abstract

The data in the first semester to graduation anatomy courses only reached 51.5% in 2010, while in 2011 only reached 68%. The purpose of this study was to analyze the factors associated with student graduation anatomy courses. This type of research is the method of analytic type of case-control studies with a chi-square statistical test. The population in this research that all students in the fourth semester of the Academy of Midwifery La Tansa Mashiro Rangksbitung totaling 72 people. There was no significant association between parental support, faculty support, and learning atmosphere with graduation anatomy courses. There is a significant relationship between support classmates with graduation anatomy courses.

Page 3 of 12 | Total Record : 114