cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 146 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020" : 146 Documents clear
Perancangan Mobile Aplikasi Berbasis Android Untuk Pengukuran Kuat Sinyal (drive Test) Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Pada Jaringan 4G LTE Muhammad Fikri Fernanda Yusuf; Uke Kurniawan Usman; Ahmad Tri Hanuranto
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drive test merupakan metode untuk melakukan pengukuran kuat sinyal pada suatu daerah yang mencangkup luas coverage dan kuat sinyal pada daerah tertentu. Untuk melakukan drive test dibutuhkan sebuah mobile aplikasi yang dapat mengukur data dari wilayah yang diingkan. Saat ini belum ada aplikasi mobile yang dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. Tugas akhir ini melakukan perancangan mobile aplikasi android yang dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan drone dari data yang ada pada database. Aplikasi ini dirancang agar dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan drone. Hasil tersebut berupa parameter RSRP, RSRQ, dan SNR serta rute mapping saat melakukan drive test. Hasil pengujian mobile aplikasi, didapatkan delay rata-rata sebesar 0,326 detik yang menunjukkan bahwa delay pada mobile aplikasi cukup bagus. Pada pengujian Mean Opinion Score (MOS) didapatkan nilai rata-rata sebesar 4,32 sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikai user friendly. Untuk pengujian dari semua fitur-fitur yang terdapat pada mobile aplikasi dapat berjalan dengan baik. Dan untuk nilai RSRP dari drive test menggunakan drone lebih besar 0,5 dBm dari drive test normal. Untuk nilai RSRQ drive test menggunakan drone lebih kecil 0,26 dB dari drive test normal. Sedangkan nilai SNR yang didapat lebih besar 0,78 dB dari drive test normal.Kata Kunci: Drive Test, Android, Unmanned Aerial Vehicle, G-Net Track, Smartphone, Database.
Analisis Dan Perancangan Proses Manajemen Kepatuhan Ti Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Di Pt Inti (persero) Silvia Afrima Chandra; Rokhman Fauzi; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. INTI (Persero) adalah singkatan dari PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), yang bergerak di bidang Industri Telekomunikasi. Pada penelitian ini, penulis menjadikan PT INTI (Persero) khususnya divisi IT sebagai objek penelitian yang betujuan untuk menganalisa dan memberikan gambaran tentang kontrol manajemen kepatuhan eksternal yang berada di PT INTI (Persero). Saat ini, PT INTI (Persero) telah menggunakan COBIT 4.1 sebagai kerangka kerja dan menjadikannya sebagai acuan dalam manajemen kepatuhan eksternal yang sesuai dengan Peraturan mentri BUMN Nomor PER-02-MBU-2013 dan PER-02-MBU-2018. Penilain COBIT 4.1 yang berfokus pada maturity assessment atau kematangan terhadap standar penilain proses. Penulis juga akan melakukan penilaian manajemen kepatuhan eksternal TI berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019 Governance and Management Objectives pada Domain MEA03 manajemen kepatuhan eksternal dan COBIT 2019 Implementation Guide sebagai panduan dalam perancangan manajemen kepatuhan eksternal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kulitatif deskriptif yang digunakan untuk melakukan analisa dari perancangan kerangka kerja COBIT 2019 Governance and Management Objectives. Kata kunci : Manajemen risiko, COBIT 4.1, COBIT 2019 Governance and Management Objectives, COBIT 2019 Implementation Guide, MEA03 Abstract PT. INTI (Persero) is an abbreviation of PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), which is engaged in telecommunication industry. In this research, the author makes PT INTI (Persero) especially the IT division as a research object that aims to analyse and provide an overview of external compliance management controls located in PT INTI (Persero). Currently, PT INTI (Persero) has been using COBIT 4.1 as a framework and made it as a reference in external compliance management in accordance with the Ministry of State Minister for SOEs number PER-02-MBU-2013 and PER-02-MBU-2018. The evaluation of COBIT 4.1 focuses on maturity assessment or maturity to the standard process assessment. The author will also conduct external IT compliance management assessments based on the COBIT 2019 Governance and Management Objectives Framework on the Domain MEA03 external compliance Management and the COBIT 2019 Implementation Guide as a guide in the design of external compliance management. The research was conducted using a descriptive method of the methods used to analyze the design of the COBIT framework 2019 Governance and Management Objectives. Keyword : Risk Mangement, COBIT 4.1, COBIT 2019 Governance and Management Objectives, COBIT 2019 Implementation Guide, MEA03
Perancangan Program Peningkatan Employee Engagement & Satisfaction Di Pt Abc Menggunakan Pendekatan Loyalty 3.0 Prandika Pratanto; Budhi Yogaswara; Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan produk dan layanan telekomunikasi, informatika, dan jaringan dengan sasaran untuk menjadi salah satu dari 10 perusahaan di Asia Pasifik dengan kapitalisasi pasar terbesar di industri telekomunikasi pada tahun 2020. Produktivitas karyawan semakin penting untuk menjadi landasan tercapainya tujuan perusahaan. Namun, pada PT ABC terdapat masalah pada tingkat engagement karyawan yang berkurang dari nilai 84.49% menjadi 81.50% yang disebabkan beberapa faktor seperti halnya pada tingkat engagement generasi-z dan millennial-y yang cenderung memiliki tingkat engagement lebih rendah daripada generasi sebelumnya. Sedangkan untuk mencapai tujuan perusahaan, diketahui karyawan yang memiliki engagement dan kepuasan yang tinggi terhadap perusahaan akan cenderung akan mempunyai rasa dan ikut andil terhadap perusahaan sehingga akan memacu untuk bekerja lebih produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang program peningkatan employee engagement & satisfaction. Pada penelitian kali ini, menggunakan model dari konsultan Aon Hewitt dalam perancangan alat ukur yang dilakukan terhadap 30 orang karyawan. Alat ukur ini digunakan untuk mengukur tingkat engagement dan kepuasan. Setelah mendapatkan hasil dari pengukuran tingkat engagement dan kepuasan, Selanjutnya dilakukan analisis pada perancangan program peningkatan employee engagement menggunakan metode PDBO. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai tingkat engagement pada PT ABC dapat membuat rancangan program employee engagement dengan mengacu pada beberapa aspek yang memiliki nilai yang rendah yaitu sebesar 5.77 (leadership), 7.13 (the work), dan 5.70 (the basic). Sehingga dapat ditetapkan rancangan program employee engagement yaitu Fast Feedback, Goals, serta Points. Kata Kunci : employee engagement, kepuasan, PDBO ABSTRACT PT ABC is a telecommunication company that provide product and services in telecommunication informatics, and networks that have target to become one of ten the biggest market capitalizations Asian Pasific telecommunication industry company in 2020. Employee productivity is increasingly important to be the goal of the company achieved. However, PT ABC have a problem with the level of employee engagement which decreased from 84.49% to 81.50% due to several factors such as the z-generation and millenial-y engagement levels whisch tended to have lower engagement rates than the previous generation. Whereas to achieve company goals, it is known that employees who have high engagement and satisfaction with the company will tend to have a sense of and contribute to the company that it will spur to work more productively. The purpose of this study was to measure the level of employee engagement and satisfaction than design a program to increase employee engagement. In this reasearch, using a model from consultant Aon Hewitt in designing measuring instruments carried out on 30 employees. This measurement tool is used to measure the level of engagement and satisfaction. Furthermore, an analysis was conducted on the design of employee engagement improvement programs using the PDBO method. Based on the results of the research, the value of engagement level at PT ABC As for designing engagement programs there are references to several aspects that have a low value on aspects of satisfaction namely 5.77 (leadership), 7.13 (the work), dan 5.70 (the basic). The conclusion is employee engagement program that have to build is Fast Feedback, Goals, and Points. Keywords : employee engagement, satisfactiom, PDBO
Analisis Performansi Proses Scaling Pada Kubernetes Dan Docker Swarm Menggunakan Metode Horizontal Scaler Bayu Arifat Firdaus; Vera Suryani; Siti Amatullah Karimah
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Container merupakan teknologi yang belakangan ini banyak digunakan karena adanya fitur-fitur tambahan yang sangat mudah dan nyaman digunakan, khususnya bagi development and operations (dev ops), dengan Container memudahkan system administrator dalam mengelola aplikasi termasuk membangun, memproses dan menjalankan aplikasi pada server Container. Container Orchestration adalah salah satu teknologi Container. Dengan Container Orchestration proses pembuatan maupun penggunaan system tersebut akan semakin mudah tetapi seiring dengan permintaan pengguna yang terlalu banyak sehingga layanan tersebut tidak berjalan maksimal.Oleh karena itu Container Orchestration harus memiliki skalabilitas dan performansi yang bagus. Skalabilitas di perlukan untuk system dapat menyesuaikan kebutuhan dengan permintaan user . Dan performansi di perlukan untuk menjaga kualitas layanan yang diberikan. Dalam penelitian ini membahas Container Orchestration Kubernetes dan Docker Swarm dari sisi skalabilitas dan performansinya. Yang menjadi parameter pembanding antara Kubernetes dan Docker Swarm adalah Load Testing untuk skalabilitas, waktu scaling up dan scaling down untuk performansi . Hasil penelitian menunjukan untuk skalabilitas Kubernetes memakan lebih banyak resource Cpu Utilization yaitu pada 10000 user Kubernetes memakan resource Cpu Utilization dengan rata rata 94,20 % sedangkan pada Docker Swarm dengan rata rata 92,28% di karenakan di dalam Kubernetes sendiri memiliki system yang kompleks terutama komponen komponen khusus seperti API, Etcd, Scheduler ,Controller manager, kubelet,kube-proxy untuk menjalankan Container . Sementara di dalam Docker Swarm hanya memiliki komponen Swarm Manager dan Docker Daemon saja . Untuk Performansi scaling up pada Kubernetes lebih di unggulkan karena penskalaan otomatis sedangkan Docker Swarm penskalaan dilakukan manual tetapi dari segi Load Balancing Docker Swarm lebih cepat yaitu dengan waktu rata rata 55,8 second sementara Kubernetes 61,2 second . Untuk scaling down Docker Swarm di unggulkan dari segi menghapus Container. Di karenakan penghapusan di lakukan manual yaitu dengan waktu rata-rata 11,4 second. Meskipun Kubernetes terlihat lebih lama dalam menghapus tapi di dalam Kubernetes terdapat penghapusan Container otomatis yaitu dengan waktu rata rata 4 minute 49 second. Kata kunci : Container Orchestration, Kubernetes ,DockerSwarm,scaling up dan scaling down Abstract Container is a technology that is widely used lately because of the additional features that are very easy and convenient to use, especially for development and operations (dev ops), with Container making it easy for system administrators to manage applications including building, processing and running applications on Container servers. Container Orchestration is one of Container technology. With Container Orchestration, the process of making and using the system will be easier, but along with too many user requests, the service will not run optimally. Therefore, Container Orchestration must have good scalability and performance. Scalability is needed for the system to match the needs of the user request. And performance is needed to maintain the quality of services provided. In this study, discussing Container Orchestration Kubernetes and Docker Swarm in terms of scalability and performance. The comparison parameters between Kubernetes and Docker Swarm are load testing for scalability, scaling up time and scaling down for performance. The results showed that the scalability of Kubernetes consumed more resources Cpu Utilization, namely in 10000 Kubernetes users consumed resources Cpu Utilization with an average of 94.20%, while at Docker Swarm with an average of 92.28%, because inside Kubernetes itself had complex systems, especially special components such as API , Etcd, Scheduler, Controller manager to run Container. While in the Docker Swarm only has a Swarm Manager and Docker Daemon component only. For scaling up performance in Kubernetes is more favored due to automatic scaling while the Docker Swarm scaling is done manually but in terms of Load Balancing Docker Swarm is faster, with an average time of 55.8 seconds while Kubernetes 61.2 second. For Scaling Down Docker Swarm featured in terms of removing the container. Because the removal is done manually with an average time of 11.4 seconds. Although Kubernetes looks longer to delete but inside Kubernetes there is automatic Container removal, which is on average time 4 minutes 49 seconds..
Estimasi Magnitudo Gempa Bumi Dari Sinyal Seismik Gelombang P Menggunakan Metode Jst Backpropagation Sholahuddin Al-Ayubi; Astri Novianty; Anggumeka Luhur Prasasti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gempa bumi adalah sebuah peristiwa bergetarnya bumi karena pergerakan atau pergeseran lapisan batuan pada kulit bumi secara tiba‐tiba akibat pergerakan lempeng‐lempeng tektonik. Gempa bumi umumnya menghasilkan gelombang P, gelombang S dan gelombang permukaan. Gelombang P umumnya memiliki amplitudo yang lebih kecil dan kecepatan yang lebih besar daripada dua gelombang selanjutnya yang dapat menyebabkan kerusakan luas. Untuk Earthquake Early Warning (EEW), magnitudo harus diperkirakan cukup awal sehingga peringatan dapat dikeluarkan sebelum kedatangan gelombang yang lebih merusak (gelombang S dan gelombang permukaan). Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan estimasi magnitudo gempa bumi dari sinyal seismik gelombang P menggunakan metode JST Backpropagation dan mengetahui performansinya. Sinyal seismik digunakan sebagai input data dan masuk ke dalam perhitungan ekstraksi fitur. Output dari ekstraksi fitur akan menjadi input untuk JST. Selanjutnya JST akan melakukan pelatihan untuk menghasilkan nilai bobot yang menghasilkan error terkecil dan nilai bobot tersebut akan digunakan dalam proses testing yang akan menghasilkan nilai estimasi. Performansi terbaik sistem estimasi magnitudo gempa bumi didapatkan dengan 16 nilai fitur, 11 jumlah neuron hidden dan nilai learning rate 0.4 dengan hasil performansi nilai MSE 0.369060. Kata Kunci: Magnitudo, Gempa Bumi, Sinyal Seismik, JST Backpropagation Abstract Earthquake is an event that the ground is shaking due to the movement of rock layers on the earth that suddenly moves towards tectonic plates. Earthquakes generally produce P waves, S waves, and Surface waves. P waves generally have a smaller amplitude and greater speed than the next two waves which can cause extensive damage. For Earthquake Early Warning (EEW), the magnitude must be estimated early enough so that warnings can be issued before the arrival of more destructive waves (S waves and Surface Waves). The purpose of this study is to produce earthquake magnitude estimation from seismic signals using Backpropagation ANN method and find out its performance. Seismic signals are used as input data and enter into feature extraction calculations. Output from feature extraction will be input for ANN. Furthermore, ANN will conduct training to produce a weight value that produces the smallest error and the weight value will be used in the testing process which will produce an estimated value. The best performance of earthquake magnitude estimation system is obtained with 16 feature values, 11 number of hidden neurons and learning rate value 0.4 with the results of MSE value performance 0.369060. Keywords: Magnitude, Earthquake, Seismic Signal, Backpropagation ANN
Sistem Otomatisasi Pelayanan Restoran Berbasis Android Bagus Ferian Chandra; Porman Pangaribuan; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada bagian pemesanan,.pelanggan dapat memesan melalui aplikasi pada smartphone berbasis android yang sudah disediakan oleh restroan yang sebelumnya sudah log-in dengan menulis nomor meja pelanggan. Setelah melakukan pemesanan, pesanan pelanggan tadi akan masuk ke server yang terdapat pada meja kasir. Setelah pesanan pelanggan sudah masuk ke server selanjutnya bagian dapur akan membuat pesanan tersebut. Setelah pesanan tersebut telah selesai dibuat oleh bagian dapur, selanjutnya pesanan tersebut diantarkan oleh robot line follower yang sudah di atur agar sampai ke meja pelanggan yang dituju menggunakan sistem barcode yang sudah ditempel di setiap meja pelanggan. Selanjutnya setelah pelanggan selesai menyantap hidangan sesuai dengan pesanannya, pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui dua metode yaitu dengan uang tunai atau non-tunai yang dapat dilakukan di meja kasir. Pada aplikasi di smartphone juga, terdapat fitur admin yang berfungsi untuk melihat proses pesanan setiap pelanggan dan juga dapat melihat dan mengatur jumlah stok makanan yang tersedia di restoran. Kata Kunci: Aplikasi, Android ABSTRACT In the ordering section, the customer can order via an application on an Android-based smartphone that has been provided by the restaurant who has previously logged in by writing the customer's table number. After placing an order, the customer's order will go to the server at the checkout counter. After the customer order has entered the server, the kitchen will make the order. After the order has been made by the kitchen department, the order is then delivered by the line follower robot that has been arranged to arrive at the destination customer's table using a barcode system that has been affixed to each customer's table. Furthermore, after the customer has finished eating the dish according to his order, the customer can make payments through two methods, namely cash or non-cash which can be done at the cashier desk. In the application on smartphones too, there is an admin feature that functions to see the order process of each customer and You can also view and manage the amount of food stock available at the restaurant. Keywords: Application, android
Analisis Perancangan Implementasi Layanan Internal Perusahaan Dengan Menilai Tingkat Portofolio Manajemen Layanan Dan Tingkatan Manajemen Layanan Pada Pt. Dirgantara Indonesia Menggunakan Kerangka Kerja Itil V3 Nadiya Mardiyanti; Lukman Abdurrahman; Iqbal Santosa
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manajemen Layanan Teknologi Informasi pada sebuah perusahaan memiliki banyak fungsifungsi yang menunjang suatu aktivitas dan sangat dibutuhkan dalam perkembangan teknologi informasi seperti saat ini. Hal ini dikarenakan perusahaan masih kurang dalam menerapkan dan membangun manajemen layanan yang sesuai untuk mendapatkan output yang maksimal. Adapun studi kasus yang dilakukan adalah di PT. Dirgantara Indonesia sebagai lembaga perusahaan yang bergerak pada sisi bisnis pembuatan pesawat terbang. PT. Dirgantara Indonesia harus mengimplementasikan sistem layanan internal TI yang memadai dengan hasil penelitian berupa rekomendasi SOP, gap, analisis risiko terhdap people, process, dan technology, maka dari itu penelitian kali ini memanfaatkan framework ITIL v3 sebagai cara untuk membangun layanan TI yang baik lalu dilakukan penyusunan sesuai dengan kebutuhannya dan menggunakan framework COBIT 5 Implementation sebagai langkah-langkah penerapan penyusunan dan pembangunan tersebut. Kata Kunci: Manajemen Layanan TI, COBIT 5 Implementation, ITIL v3, Implementasi Manajemen Layanan TI, ITIL Service Design, ITIL Service Strategy Abstract Management of information technology services in a company has many functions that support an activity and is needed in the development of information technology as it is today. This is because the company is still lacking in implementing and building appropriate service management to get maximum output. The case study was conducted in PT. Dirgantara Indonesia as a corporate institution that moves on the business of aircraft manufacturing. PT. Dirgantara Indonesia must implement an internal IT service system that is adequate with research results in the form of SOP recommendations, gaps, risk analysis of people, process, and technology, hence the research this time utilizing the ITIL V3 framework as a way to build good IT services and then conducted the arrangement according to its needs and using COBIT Framework 5 Implementation as the implementation steps of the preparation and development. Keywords: IT Service Management, COBIT 5 Implementation, ITIL v3, IT Service Management Implementation, ITIL Service Design, ITIL Service Strategy
Rancangan Perbaikan Tunjangan Struktural Pada Tenaga Penunjang Akademik (tpa) Universitas Telkom Berdasarkan Evaluasi Jabatan Menggunakan Metode Cullen Egan Dell Prantia Amanda; Litasari Widyastuti Suwarsono; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Saat ini Universitas Telkom sedang mengalami permasalahan yang berkaitan dengan tunjangan stuktural yang diberikan kepada karyawannya, yaitu sistem pemberian tunjangan stuktural yang berlaku saat ini di Universitas Telkom belum berdasarkan nilai relatif jabatan dan disama ratakan untuk masing-masing level jabatan.Hal ini dirasakan tidak memberikan keadilan kepada karyawan Tenaga Penunjang Akademik (TPA) di Universitas Telkom, karena pada setiap tingkat pekerjaan memiliki deskripsi pekerjaan yang berbeda, tingkat kesulitan yang berbeda dan isu-isu yang beragam. Untuk merancang sistem kompensasi yang dibutuhkan oleh Universitas Telkom, yang harus dilakukan pertama adalah melakukan evaluasi jabatan. Evaluasi pekerjaan harus dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat, sehingga menghasilkan formula yang tepat dalam pemberian tunjangan stuktural karyawan. Metode evaluasi jabatan yang cocok untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Universitas Telkom saat ini adalah metode Cullen Egan Dell. Metode Cullen Egan Dell memiliki tiga faktor utama dan delapan subfaktor yang harus diperhatikan dalam menentukan sistem kompensasi berdasarkan evaluasi jabatan pada perusahaan. Hasil evaluasi jabatan dengan menggunakan metode Cullen Egan Dell adalah nilai relatif jabatan dari berbagai posisi yang akan dinilai. Maka nilai relatif jabatan ini menjadi salah satu variabel yang digunakan dalam perancangan formula menghitung tunjangan stuktural yang merupakan tujuan dari dilakukannya penelitian ini. Kata Kunci : Evaluasi Jabatan, Tenaga Penunjang Akademik, Tunjangan Struktural, Cullen Egan Dell. Abstract : Telkom University is currently experiencing problems relating to structural benefits provided to its employees, namely the system of providing structural benefits that is currently in effect at Telkom University is not based on the relative value of the position and is equalized for each level of position. to Academic Support Staff employees at Telkom University, because at every level of work they have different job descriptions, different levels of difficulty and various issues. To design the compensation system needed by Telkom University, the first thing to do is to evaluate the position. Job evaluation must be carried out using the right method, so as to produce the right formula in providing employee structural allowances. Position evaluation method that is suitable for solving existing problems at Telkom University is the Cullen Egan Dell method. The Cullen Egan Dell method has three main factors and eight subfactors that must be considered in determining a compensation system based on job evaluation at the company. The result of job evaluation using the Cullen Egan Dell method is the relative position value of the various positions to be assessed. Then the relative value of this position is one of the variables used in the design of a formula to calculate structural benefits which is the purpose of this research. Keywords: Job Evaluation, Academic Support Staff, Structural Allowances, Cullen Egan Dell.
Perancangan User Interface Berdasarkan User Experience Aplikasi E-learning Dengan Menggunakan Metode User-centered Design Untuk Mendukung Proses Pembelajaran Studi Kasus : Sma Santa Maria 3 Cimahi Adityo Satrio Bagaskoro; Rahmat Fauzi; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SMA Santa Maria 3 Cimahi merupakan salah satu sekolah swasta yang berada di bawah Yayasan Salib Suci Bandung. SMA Santa Maria 3 Cimahi berdiri sejak tahun 1992. Sekolah ini berlokasi di kota Cimahi Jawa Barat. Pada tahun 2013 SMA Santa Maria 3 telah mendapatkan Akreditasi A dan memiliki 492 siswa/i serta 30 guru. Dalam era global seperti sekarang harus berhubungan dengan teknologi informasi contohnya dalam bidang pendidikan terutama pada SMA Santa Maria 3 Cimahi. Selama ini semua proses pembelajaran di SMA Santa Maria 3 Cimahi masih bersifat konvensional. Jika pertemuan antara siswa dengan guru tidak terjadi atau guru yang bersangkutan tidak hadir dan waktu pembelajaran yang dibatasi pihak sekolah, maka secara otomatis proses pembelajaran pun akan terhambat. E-Learning muncul sebagai solusi atas banyaknya masalah yang timbul akibat keterbatasan waktu, tempat dan jumlah pertemuan antara guru dengan murid. E-Learning sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran menawarkan beberapa keunggulan sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang kerap muncul dalam proses pembelajaran. E-Learning dapat membantu para pengajar dalam mendistribusikan bahan ajar mereka tanpa harus berada di kelas dengan menggunakan internet, hal ini dapat memaksimalkan waktu pembelajaran di kelas yang terbatas. E-learning ini dapat memfasilitasi media penyebaran materi pelajaran, media penyebaran tugas, serta sebagai media forum diskusi murid. Dalam aplikasi E-Learning ini memiliki 3 aktor yaitu admin, guru, siswa. Pada penelitian ini perancangan user interface yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi E-Learning menggunakan metode UCD (User Centered Design) karena dengan metode ini dalam perancangannya berpusat pada pengguna. Hasil pengujian pada solusi desain mendapatkan skor SUS sebesar 71,6 yang artinya dapat diterima oleh pengguna. Kata kunci : SMA Santa Maria 3 Cimahi, E-Learning. Abstract Santa Maria 3 Cimahi High School is a private school under Yayasana Saliba Sucai Bandunga. Santa Maria 3 Cimahi High School was established in 1992. This school is located in the city of Cimahi, West Java. In 2013 Santa Maria 3 High School was accredited A and had 492 students and 30 teachers. In a global era like now it must be related to information technology for example in the field of education especially at Santa Maria 3 Cimahi High School. All this time the learning process in Santa Maria 3 Cimahi High School is still conventional. If a meeting between students and the teacher does not occur or the teacher is absent and the learning time is limited by the school, then the learning process will automatically be hampered. E-Learning appears as a solution to the many problems that arise due to limited time, place and the number of meetings between teacher and student. E-Learning as a tool in the learning process offers several advantages so that it can solve problems that often arise in the learning process. E-Learning can help teachers in distributing their teaching materials without having to be in class using the internet, this can maximize learning time in limited classrooms. This e-learning can facilitate media distribution of subject matter, media distribution of assignments, as well as a student discussion forum media. In this E-Learning application it has 3 actors namely admin, teacher, student. In this study the design of the user interface is done in making E-Learning applications using the UCD (User Centered Design) method because with this method the design is centered on the user. The test results on the design solution get a SUS score of 71.6 which means it can be accepted by the user. Keywords: SMA Santa Maria 3 Cimahi, E-learning
Pembangunan Aplikasi Borang Akreditasi Prodi Berbasis Aps 4.0 Sub Kegiatan Output Analisis Dan Reporting Habibullah Jaka Pratama; Roswan Latuconsina; Ashri Dinimaharawati
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyusunan borang akreditasi menggunakan instrumen yang diberikan oleh BAN-PT, yaitu instrumen borang akreditasi berbasis APS 4.0. Pada instrumen borang akreditasi terdapat dua dokumen, yaitu dokumen LKPS dan LED. Pada dokumen LKPS terdiri dari delapan indikator kinerja utama dan dokumen LED terdiri dari sembilan indikator kinerja utama. Pengisian borang akreditasi terdiri dari banyak data dan proses penyusunannya masih dilakukan secara manual sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk melakukan pengumpulan data dan penyusunan pelaporan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi sistem akreditasi yang dapat menghitung skor pada menu LKPS dan tidak melakukan input manual pada input data. Sistem yang mampu melakukan manajemen penyusunan akreditasi disebut aplikasi sistem akreditasi. Aplikasi tersebut dapat memproses data dan melaporkan hasil data LKPS dan LED. Aplikasi sistem akreditasi mengimplementasikan aljabar relasional dengan operasi set union dan matriks penilaian APS 4.0 sehingga mempermudah user pada penyusunan akreditasi terutama pada menu LKPS. Pelaporan hasil data menggunakan fitur ekspor file excel pada menu LKPS dan file pdf pada menu LED. Pengujian aplikasi sistem akreditasi menggunakan metode black box testing. Hasil pengujian tersebut didapatkan bahwa fitur-fitur aplikasi ini berfungsi dengan baik sehingga aplikasi dapat digunakan oleh user untuk menyusun akreditasi. Kata Kunci : APS 4.0, Black box testing, Sistem Akreditasi. Abstract One of part preparation of accreditation forms uses the instrument provided by BAN-PT, namely the APS 4.0 based accreditation form instrument. In the accreditation form instrument, there are two documents, namely LKPS and LED documents. The LKPS document consists of eight main performance indicators and the LED document consists of nine main performance indicators. Filling in the accreditation forms consists of a lot of data and the compilation process is still done manually so it takes a long time to collect data and compile reports. Therefore, this study aims to create an accreditation system application that can calculate scores on the LKPS menu and does not perform manual input on data input. A system capable of managing accreditation arrangements is called an accreditation system application. The application can process data and report the results of LKPS and LED data. The accreditation system application implements relational algebra with the union set operation and the APS 4.0 assessment matrix so that it makes it easier for users to prepare accreditation, especially on the LKPS menu. Reporting data results uses the excel file export feature on the LKPS menu and a pdf file on the LED menu. Testing the accreditation system application using the black box testing method. The test results show that the features of this application function properly so that the application can be used by users to compile accreditation. Keywords: APS 4.0, Black box testing, Accreditation System.

Page 1 of 15 | Total Record : 146


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue