cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Value-at-risk Pada Portofolio Berbasis Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedastik Dan Copula Erick Anugrah Prihananta; Rian Febrian Umbara; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran risiko menjadi kajian penting karena seringkali berhubungan dengan investasi yang cukup besar dan tidak jarang berkaitan dengan dana publik. Risiko berkaitan erat dengan data time series, Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedastic (GARCH) digunakan untuk memod- elkan variansi data yang bergerak terhadap waktu (volatilitas). Value-at-Risk (VaR) ditentukan dengan melibatkan Copula sebagai fungsi distribusi gabungan dua peubah acak. Pendekatan Copula bertujuan untuk menangkap perilaku struktur kebergantungan dua aset. Pada Tugas Akhir ini, ditentukan nilai VaR pada portofolio dua aset dari indeks saham Honda dan Toyota. Penentuan VaR didasarkan pada model GARCH dan Copula. Kemudian diperoleh hasil parameter Copula Gaussian yang melibatkan GARCH sebagai syarat distribusi marginal untuk melihat dependensi Copula terhadap data. Menurut hasil itu, dapat diperoleh hasil nilai VaR portfolio yang mendekati dengan tingkat kepercayaan yang digunakan. Berdasarkan hasil VaR portofolio menggunakan GARCH Copula terdapat mean error sebesar 10 data. Selain dengan GARCH Copula, dicari juga menggunakan historical simulation dengan mendapatkan mean error sebesar 59 data. Oleh karena itu, GARCH Copula lebih representatif dan menjadikan alternatif yang baik dalam menentukan nilai VaR portofolio. Kata kunci: Value-at-Risk, GARCH, Copula, Volatilitas
Analisis Kemiripan Model Proses Bisnis Menggunakan Algoritma Heuristik Septia Dusitella Sembiring; Dana Sulistiyo Kusumo; Angelina Prima Kurniati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap organisasi maupun perusahaan memiliki satu atau beberapa proses bisnis untuk mendukung analisis, desain ulang dan implementasi dari sebuah aktivitas. Permasalahan yang terjadi adalah ketika satu atau beberapa proses bisnis memiliki beberapa kesamaan sehingga harus mengidentifikasi efektifitas maupun efisiensi pada model proses bisnis yang berbeda. Pada penelitian ini penulis akan menganalisis kemiripan model proses bisnis dengan metode struktural menggunakan algoritma heuristik pada studi kasus pelaksanaan Tugas Akhir (TA) Universitas Telkom. Hasil dari penelitian ini yaitu penentuan tingkat kemiripan dilakukan dengan cara menghitung string edit distance, string edit similairty, pemetaan dengan algoritma heuristik, graph edit distance dan graph edit similarity secara berurutan. Juga tingkat kemiripan antara dua proses bisnis dan perbandingan cara kerja pada algoritma heuristik dibandingkan dengan menggunakan A*. Kata kunci : proses bisnis, kemiripan struktural, algoritma heuristik, A*
Perancangan Dan Implementasi Kontrol Kecepatan Motor Dc Menggunakan Labview Untuk Kestabilan Laju Pada Robot Tank Dengan Metode Pid Agung Adiprasetya; Erwin Susanto; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia robotika semakin berkembang pesat, terutama pada robot surveillanc. Jenis robot yang biasanya digunakan untuk robot surveillance adalah robot tank karena robot jenis ini dikenal memiliki kemampuan untuk melewati medan yang cukup berat. Namun, kebanyakan orang hanya memanfaatkan torsi motor saja untuk kekuatannya tanpa memperhatikan faktor yang lain. Maka dari itu, dirancanglah sebuah robot tank yang dilengkapi dengan kontrol PID. Kontrol PID ini diharapkan dapat memberikan kestabilan kecepatan rotasi motor dc pada robot, sehingga robot dapat bekerja secara maksimal. Tujuan dalam perancangan ini adalah bagaimana cara merancang sistem PID untuk robot, sehingga robot dapat bergerak dengan kecepatan yang stabil dalam melewati jalan yang mendatar, menanjak, dan menurun. Selain itu, sistem mekanaik dan elektronik pada robot juga sangan diperhatikan untuk menunjang kinerja dari robot.. Kontrol PID ini ditanamkan pada LabView. Hasil dari perhitungan PID dikirim ke mikorkontroler ATMega 328P secara wireless. Nilai tersebut merupakan nilai PWM yang berguna untuk menggerakkan motor DC. Berdasarkan pengujian secara open loop, hasil pembacaan dari sensor masih kurang baik. Terdapat gangguan antara 1 RPM hingga 5 RPM. Namun, hasil dari pengujian close loop, pada medan naik dan turun, dari percobaan pada tujuh sudut (5o-35o), hanya enam sudut (85,71 %) yang berhasil. Satu sudut yaitu sudut 35o robot gagal melewatinya, baik naik maupun turun. Kata kunci : PID, robot tank, ATMega 328P, LabView
Usulan Perbaikan Untuk Meminimasi Penyebab Defect Pin Hole Pada Proses Casting Produk Billet Ks1006e1 Di Pabrik Billet Steel Plant Pt. Krakatau Steel (persero) Tbk. Dengan Metode Six Sigma Muhamad Galih Raka Permana; Agus Alex Yanuar; Meldi Rendra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Krakatau Steel merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perindustrian baja. Penelitian dilakukan pada pabrik Billet Steel Plant yang memproduksi baja billet. Berdasarkan data historis produksi pabrik BSP, menghasilkan jumlah produksi billet 57015,714 ton. Jumlah produk yang mengalami defect 439,586 ton. KS1006E1 merupakan jenis grade billet yang diproduksi oleh pabrik BSP yang digunakan sebagai kawat las. Billet KS1006E1 merupakan grade billet yang memiliki angka jumlah produk defect yang tinggi dengan defect rate sebesar 1,73%, melebihi toleransi defect yang sudah ditentukan perusahaan sebesar 0,82%. Fokus penelitian menangani defect pin hole dengan persentase tertinggi yang terjadi pada proses casting. Penelitian menggunakan metode Six Sigma dengan menerapkan metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Define menetapkan jumlah CTQ berjumlah 13 dan menjelaskan ringkasan proses produksi billet menggunakan diagram SIPOC. Tahap measure melakukan perhitungan stabilitas proses (peta kontrol p) menghasilkan 3 periode proses produksi yang stabil dan perhitungan kapabilitas proses (DPMO dan level sigma) menghasilkan rata-rata level sigma sebesar 4,533. Tahap analyze melakukan analisis faktor penyebab terjadinya defect pin hole menggunakan fishbone diagram, kemudian menentukan prioritas perbaikan defect menggunakan FMEA. Tahap improve memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi defect pin hole. Usulan perbaikan diberikan pada faktor machine. Usulan perbaikan yang diberikan adalah melakukan pemeliharaan rutin, membuat lembaran pemeliharaan, dan melakukan pemasangan sensor. Kata kunci : Billet KS1006E1, defect pinhole, Six Sigma, proses casting, DMAIC, level sigma. Abstract PT. Krakatau Steel is a state-owned company engaged in the field of steel industry. The research was conducted at Billet Steel Plant factory producing billet steel. Based on the historical data of BSP factory production, produces billet production amount 57015,714 tons. Number of defective products 439,586 tons. KS1006E1 is a kind of billet grade manufactured by BSP factory which is used as welding wire. Billet KS1006E1 is a billet grade which has a high defect product number with a defect rate of 1.73%, exceeding the defect tolerance the company has set by 0.82%. The research focuses on pin hole defects with the highest percentage occurring in the casting process. Research using Six Sigma method by applying DMAIC methodology (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Define specifies the number of CTQs totaling 13 and explains the summary of the billet production process using the SIPOC diagram. The measure stage performs process stability calculation (control chart p) yields 3 periods of stable production process and process capability calculation (DPMO and sigma level) yields average sigma level of 4.533. The analyze stage analyzes the factors causing the defect pin hole using the fishbone diagram, then determines the defect repair priority using FMEA. The improve stage provides suggestions for improvements to reduce pin hole defects. Proposed improvements are given to machine factors. Proposed improvements include routine maintenance, maintenance of sheets, and sensor installation. Keywords : Billet KS1006E1, pinhole defect, Six Sigma, casting process, DMAIC, sigma level
Analisis Perpindahan Panas Konveksi Paksa Nanofluida Air-al2o3 Dalam Sub-buluh Vertikal Segienam Asiah Hasanah; Abrar Abrar; K. Kamajaya
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan nanofluida sebagai fluida pendingin reaktor nuklir memiliki banyak aspek yang harus diperhitungkan seperti dimensi, ukuran, jenis aliran, jenis nanofluida dan konsentrasi nanopartikel di dalam fluida akan mempengaruhi koefisien perpindahan panas yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan nanofluida air-Al2O3 sebagai fluida pendingin yang diaplikasikan dalam sub-buluh vertikal segienam dan menggunakan aliran konveksi paksa. Perangkat uji beserta susunan pipa pemanas telah dirancang sedemikian rupa menyerupai susunan bahan bakar dan bentuk teras reaktor pada reaktor TRIGA BATAN Bandung. Persamaan korelasi perpindahan panas konveksi paksa menggunakan nanofluida air-Al2O3 yang didapat dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Laju aliran 6 liter/menit : Nu = 6,321 Gz0,446; 159,012 ≤ Gz ≤ 556,542 Laju aliran 10 liter/menit : Nu = 0,864 Gz0,0,761; 265,020 ≤ Gz ≤ 927,570 Laju aliran 12 liter/menit : Nu = 1,727 Gz0,707; 318,024 ≤ Gz ≤ 1113,084 Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien perpindahan panas nanofluida air Al2O3 lebih tinggi sekitar 90%-100% dari koefisien perpindahan panas air. Hal tersebut telah dibuktikan baik dari persamaan korelasi yang dihasilkan maupun data eksperimen. Kata kunci: nanofluida, sub-buluh, segienam, Al2O3, konveksi paksa
Peningkatan Kualitas Produk Dodol Guavagua Menggunakan Metode Quality Function Deployment Di Ukm Barokah Alam Andini Selfiyana; Yati Rohayati; Aulia Fashanah Hadining
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia sangat pesat, khususnya dibidang industri makanan. Dodol GuavaGua merupakan salah satu produk makanan yang dibuat dari olahan jambu biji. UKM Barokah Alam saat ini belum mampu memperluas pasar karena terkendala oleh rendahnya kualitas produk yang dikeluhkan dari beberapa pelanggan. Oleh karena itu, UKM Barokah Alam melakukan peningkatan kualitas produk Dodol GuavaGua untuk menjadikan keunggulan bagi UKM. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas produk berdasarkan 12 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dengan mempertimbangkan kemampuan UKM untuk mewujudkannya. Metode QFD dilakukan dengan menggunakan dua tahapan. Tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua yaitu QFD iterasi dua untuk menentukan prioritas critical part. Rekomendasi yang dibuat adalah perumusan tahap proses pembuatan dan pemasakan adonan, penentuan bahan utama adonan, jumlah bahan perisa, takaran bahan perisa, media untuk pengumpulan feedback, warna utama pada kemasan, jenis media promosi, penggunaan jenis pemanis, peningkatan faktor standar proses penggunaan perisa, faktor standar elemen pada kemasan, perumusan poin evaluasi pada feedback pelanggan, jumlah toko terkemuka yang menjual produk dodol GuavaGua, dan penetapan waktu promosi. Kata Kunci: Quality Function Deployment, True Customer Needs, Dodol GuavaGua
Perbaikan Standar Operating Prosedure (sop) Proses Produksi Pt. Adetex Filament 1 (pt. Af I) Menggunakan Metode Bussiness Process Improvement (bpi) Nadya Rachma Asalia; Sri Widaningrum; Murni Dwi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Adetex Filament 1 merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi kain garmen di Indonesia. Permasalahan yang sering terjadi adalah terutama saat sample ditolak oleh pelanggan yaitu kesalahan gambar desain kain (tracing) dan kesalahan warna kain (strike off). Kesalahan ini berdampak pada waktu proses yang panjang dan kualitas produk yang dihasilkan. Permasalahan ini menyebabkan perlunya perbaikan pada proses produksi di PT. AF 1 Banjaran Bandung. Tahap perbaikan (improvement) yang dilakukan pada proses produksi PT. AF 1 dengan mengumpulkan data yang diperlukan, kemudian dari data tersebut dilakukan pemetaan proses produksi eksisting, selanjutnya diperlukan identifikasi value added pada proses produksi menggunakan streamlining. Streamlining akan menjadi target dalam melakukan perbaikan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa efisiensi proses bisnis tracing mengalami peningkatan sebesar 4,07% dan proses bisnis strike off memiliki peningkatan sebesar 5,93%. Proses bisnis proses produksi usulan akan menjadi pedoman dalam merancang Standard Operating Procedure (SOP) pada proses produksi. Rancangan SOP diharapkan dapat mengurangi waktu siklus dan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada proses produksi di proses produksi PT. Adetex Filament 1. Kata kunci: Business Process Improvement (BPI), Proses Bisnis, Streamlining, Processing Time, Standard Operating Procedure (SOP)
Pengaruh Elektroda pada Kinerja Microbial Fuel Cell Terhadap Kerapatan Daya Listrik yang Dihasilkan dengan Menggunakan Lumpur Bakau sebagai Substrat Paramitha Octavia; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan penduduk sangatlah berkaitan dengan konsumsi energi, semakin meningkat jumlah penduduk maka konsumsi energi yang dibutuhkan semakin besar sedangkan potensi sumber energi waktunya tidak lama. Sumber energi mayoritas bersumber dari energi fosil, Dimana energi fosil tidak dapat diperbarui dan jumlahnya terbatas. Maka dibutuhkan suatu pengembangan energi yang dapat dijadikan energi alternatif. Salah satu energi alternatif yang sudah banyak digunakan yaitu Microbial Fuel Cell. Microbial Fuel Cell adalah perangkat yang memanfaatkan mikroorganisme sebagai biokatalis untuk mengoksidasi kandungan organik dan anorganik dengan proses anaerobik untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dalam pemilihan bahan logam sebagai elektroda dalam perangkat Microbial Fuel Cell, bahan logam yang digunakan yaitu timah, seng, dan tembaga berbentuk pelat dengan luas permukaan 10 yang dipemasangannya dikombinasikan. Reaktor yang digunakan dalam penelitian yaitu Microbial Fuel Cell Dual Chamber, pada reaktor ini terdapat dua ruang yaitu ruang anoda dan katoda yang dipisahkan oleh jembatan garam. Pada ruang anoda berisi lumpur bakau yang berlokasi di Jembatan Cinta Muara Gembong Kabupaten Bekasi, ruang katoda berisi akuades, dan larutan elektrolit pada jembatan garam yaitu yang berkonsentrasi 1 Molaritas. Output yang dihasilkan dalam penelitian Microbial Fuel Cell Dual Chamber yaitu nilai kuat arus dan tegangan. Setelah itu diolah untuk mendapatkan nilai daya dan kerapatan daya. Pengukuran dilakukan setiap 10 menit selama 180 menit atau 3 jam dengan dua kali pengukuran. Pengukuran tegangan dan arus sebagai output diukur tanpa menggunakan hambatan luar atau disebut open circuit. Berdasarkan hasil penelitian yaitu kombinasi maksimum dengan menggunakan variasi seng dengan tembaga, nilai kerapatan daya yang diperoleh berbanding lurus dengan nilai dan kuat arus per luas permukaan elektroda, yaitu 61,39 pada pengukuran pertama menit ke 140 dan 56,745 pada pengukuran kedua menit ke 110. Kata kunci :Microbial Fuel cell Dua Chamber, Elektroda, Lumpur Bakau Abstract There is a strong proportional relation between population growth and energy consumption basis which could cause depletion of energy source in a short time. Fossil energy, the major source of today’s energy, need to be developed or replaced by a more renewable alternative. One of the alternatives that have been used broadly is Microbial Fuel Cell. Microbial Fuel Cell uses microorganism as biocatalyst to oxidize organic and inorganic compositions with anaerobic process to generate electricity. This research intends to understand how the different materials of Microbial Fuel Cell Electrodes affect its performance. The metals to be observed are lead, zinc, and copper in a shape of plate with surface area 10 . In this research, pair of electrodes either has same metals combination in both cathode and anode or different metals in ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.2 Agustus 2018 | Page 2350 2 cathodes and anodes. Reactor used in this research is Dual Chamber Microbial Fuel Cell, which has sodium chloride bridge between the electrodes with the concentration of 1 M. The anode is filled with mangrove mud from Cinta Muara Gembong Bridge, Bekasi, while the cathode is filled with pure . Outputs of this research are electric voltage and current value which then be calculated to get power and power density. Measurement will be done every 10 minutes in 180 minutes in the same time twice with digital multimeter, Measurements were performed every 10 minutes for 180 minutes or 3 hours with two measurements. Measurement of voltage and current as outputs is measured without the use of external resistance or called open circuit. Based on the research result that is maximum combination using zinc with copper variation, the power density value obtained is directly proportional to the value and the current strength per electrode surface area, which is 61,39 at the first measurement 140 minutes and 56,745 at the second measurement of 110 minutes. Keywords: Microbial Fuel Cell, electrodes, mangrove mud
Penerapan dan Analisis Perhitungan Orang dengan Metode Codebook Studi kasus : Perhitungan orang dalam sebuah antrian Farid Hidayat; Bedy Purnama; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era sekarang perekaman video menggunakan CCTV merupakan teknologi yang sangat baik untuk melakukan pengawasan dan pengenalan. Salah satu kegunaanya yakni melakukan perhitungan orang dalam video untuk melakukan estimasi keramaian pada tempat yang memiliki antrian lebih dari satu. Contohnya pada tempat rekreasi seperti Dufan, Trans Studio Bandung, dan Wisata Bahari Lomongan. Sehingga pengunjung dapat melihat tempat hiburan mana yang sedang sepi ataupun ramai. Studi kasus yang digunakan yakni melakukan perhitungan pada kasus satu antrian sehingga nantinya dapat diimplementasikan pada kasus yang lebih komplek seperti kasus yang telah dijelaskan diatas. Dalam penelitian Tugas Akhir ini diimplementasikan dengan menggunakan metode codebook. Metode codebook digunakan untuk melakukan proses pemisahan background dan foreground sehingga didapatkan blob image. Blob image sendiri nantinya akan digunakan untuk melakukan proses ekstraksi manusia menggunakan aspect ratio. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa perhitungan dengan metode codebook dilanjutkan ekstraksi manusia menggunakan aspect ratio mempu mengenali obyek manusia dengan akurasi 86% sesuai dengan kasus yang diujikan. Kata kunci : Perhitungan orang, Antrian, Blob image, Codebook, Region of Interest(ROI), Aspect ratio
Sistem Penjurusan SMA dengan Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) Winda Kristihansari; Eko Darwiyanto; Bayu Munajat
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penjurusan di mayoritas SMA, begitu juga di SMA Negeri 1 Dayeuh Kolot, masih dilakukan secara manual di mana guru harus menyeleksi satu persatu dalam menentukan jurusan untuk setiap siswa berdasarkan nilai akademik di kelas X, hasil psikotes dan angket keinginan (minat) siswa. Sistem yang dibangun dalam Tugas Akhir ini merupakan sebuah sistem yang berbasis Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK) dalam penjurusan SMA yang diharapkan dapat membantu dalam menentukan jurusan siswa di SMA. Sistem ini menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM), di mana metode ini merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan dalam kasus pengambilan keputusan. Metode ini melakukan pengambilan keputusan dari beberapa alternatif keputusan berdasarkan beberapa kriteria yang menjadi bahan pertimbangan untuk mendapatkan keputusan. Serangkaian pengujian dilakukan untuk mengetahui akurasi dari sistem yang dibangun. Dari serangkaian skenario pengujian yang dilakukan didapatkan hasil maksimal sebesar 75,22%. Hal ini menunjukkan bahwa metode FMCDM dapat diterapkan dalam sistem penjurusan SMA. Kata Kunci: FMCDM, penjurusan, SMA

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue