cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisa Perancangan Dan Implementasi Cctv Over Ip Pada Jaringan Broadband Powerline Communication Septhian Dwi Putra Prabowo; Basuki Rahmat; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam perkembangan teknologi dan informasi peran video menjadi hal yang sangat penting. Tidak hanya untuk berkomunikasi saja, pemanfaatan layanan video sekarang ini juga merambah ke dunia layanan keamanan, salah satunya adalah CCTV over IP. Aplikasi yang dapat digunakan untuk membangun jaringan CCTV over IP adalah Zoneminder. Broadband Powerline Communication (BPLC) adalah jenis baru dari powerline communication (PLC) yang dapat menyediakan laju data yang lebih tinggi dari sistem PLC sebelumnya. Penggunaan jaringan listrik yang telah tersedia dapat menghemat biaya dan menyediakan interkoneksi broadband access antar perangkat. Pada tugas akhir ini dilakukan analisa hasil implementasi CCTV over IP yang ditransmisikan melalui jaringan BPLC pada gedung O Universitas Telkom. Hasil analisa dari implementasi CCTV over IP pada jaringan BPLC mendapati bahwa perbedaan fasa listrik, besar jarak transmisi kabel listrik, pembebanan perangkat listrik, pembebanan trafik dan percabangan jarngan listrik memberikan pengaruh pada QoS dan QoE dari jaringan CCTV over IP. Bandwidth jaringan terendah yang didapat adalah 14,57 Mbps, yang dapat dikatakan Broadband. Throughput terendah pada percobaan adalah 338,4318406 kbps. Nilai delay tertinggi dalam percobaan 0,859581267 s nilai tersebut tidak memenuhi standar ITU-T G114 yaitu < 150ms tetapi masih dalam standart ITU-T G.1010 yaitu < 10 s. terdapat packetloss dalam pengukuran QoE yaitu sebesar 0,814 %. nilai tersebut masih memenuhi standar QoS dari ITU-T G114 dan ITU-T G.1010. pada sisi client Nilai RTT tertinggi 0,003722201 s, dan juga didapati nilai throughput terendah adalah 1,0235 Mbps Kata kunci : CCTV over IP, Zoneminder BPLC, PLC, QoS
Stemming Pada Preprocessing Twit Berbahasa Indonesia Dengan Mengimplementasikan Algoritma Fonetik Soundex Untuk Proses Klasifikasi Noviadrianti Noviadrianti; Moc. Arif Bijaksana; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twitter merupakan layanan jejaring sosial dan microblogging yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 140 karakter, dengan kemajuan yang sangat pesat Twitter menjadi objek analisis yang sangat baik untuk berbagai kepentingan, salah satu penelitian yang diminati saat ini terhadap sosial media Twitter adalah analisa sentiment dan opinion mining. Untuk melakukan opinion mining terhadap Twitter menjadi kendala sendiri karena keterbatasan data Twitter dari twit pengguna yang hanya di batasi oleh 140 karakter, selain itu penelitian opinion mining biasanya hanya terfokus pada klasifikasi atau clustering data tetapi tidak banyak menjelaskan tahap Preprocessing, pada dasarnya Preprocessing yang baik akan menghasilkan proses mining yang baik juga, maka perlu berbagai cara untuk memaksimalkan proses Preprocessing pada Twitter salah satunya adalah dengan proses stemming dengan mengimplementasikan algoritma Soundex dimana algoritma ini diharapkan mampu memaksimalkan proses stemming pada Preprocessing untuk proses mining pada Twitter, selain itu metode ini akan di pasangkan dengan berbagai variasi algoritma pembobotan Term Frequency (TF), Feature Term Presence (TP), Term Frequency-Inverse DocumentFrequency (TF-IDF) untuk menemukan pasangan algoritma yang tepat untuk mendukung proses klasifikasi yang baik, klasifikasi dilakukan dengan metode Naïve bayes yang selanjutnya dapat di analisa bagaimana pengaruh algoritma soundex untuk stemming serta pengaruh algoritma pembobotan jika diterapkan pada proses klasifikasi, selain itu penelitian diharapkan mampu menghasilkan algoritma yang memberikan kontribusi yang baik untuk proses stemming data Twitter serta mempelajari bagaiman pengaruh algortitma pembobotan jika dipasangkan dengan algoritma soundex. Setalah dilakukan penelitian terhadap stemming dibandingkan hasil stemming algoritma soundex dengan porter maka didapatkan hasil untuk data uji sebanyak 300 twit bahwa soundex sedikit lebih unggul kemudian diklasifikasikan data hasil stemming dengan soundex dengan beberapa algoritma pembobotan didapatkan hasil nilai akurasi yang sama , berdasarkan analisis didapatkan bahwa algoritma pembobotan tidak berpengaruh kepada hasil klasifikasi. Kata kunci : Twitter, Algoritma Soundex,Stemming, Preprocessing, Naïve bayes
Rancang Bangun Sistem Kualitas Air Menggunakan Metode Fuzzy Logic Miftah Abdullah; Erwin Susanto; Ig Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau melakukan aktivitas sehari-hari. Air bersih dikatakan layak untuk dikonsumsi, jika memenuhi beberapa persyaratan kualitas air yang meliputi persyaratan fisik, persyaratan kimiawi dan persyaratan mikrobiologis. Akan tetapi banyak dari masyarakat indonesia sekarang yang kurang peduli tentang kualitas air yang mereka konsumsi, terutama masyarakat yang tinggal di pinggir-pinggir sungai yang telah tercemar oleh sampah maupun limbah pabrik. Dengan menggunakan sistem ini, akurasi pengukuran pH >80%, terutama pada pH bernilai 7 mencapai 94.40%, dan pada system ini pH yang di anggap memenuhi kualitas air bernilai antar 6,5 – 7,5 dan alat ini dapat mengukur tingkat kekeruhan air pada rentang 0-200 dengan jarak pencahayaan led dengan sensor LDR sebesar 10cm. Dengan menggunakan alat ini, air yang digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari- hari dapat diuji kualitasnya sehingga sedikit kemungkinan manusia terserang penyakit karena mengkonsumsi air, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang telah tercemar airnya. Kata kunci: kualitas air, Arduino, sensor pH, Logika Fuzzy, selenoid valve.
Perancangan Perbaikan Proses Tindak Lanjut Temuan Audit Pada Pegawai Produksi Berdasarkan As9100 D Menggunakan Metode Process Design Bpm Cbok V.3.0 Di Pt. Dirgantara Indonesia Aida Fitiani; Wiyono Sutari; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tidak efektifnya hasil tindak lanjut temuan audit pada pegawai produksi yang disebabkan oleh kurang kontrolnya pimpinan terhadap pegawai dan juga media akses yang dibebaskan merupakan masalah yang ditemukan di perusahaan, maka tujuan dari penelitian ini adalah merancang perbaikan tindak lanjut temuan audit pada pegawai produksi di PTDI berdasarkan AS9100 sebagai standar SMM yang digunakan. Perancangan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan metode process design, dimana process design ialah metode yang berfokus pada perbaikan sebuah proses. Terdapat 4 tahapan process design yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu define scope and collection, “AS IS” modelling, analysis and recommended change, dan process workflow change. Hasil dari penelitian ini yaitu dilakukannya kontrol dari pimpinan terhadap pegawainya, dengan cara memperketat proses penyampaian hasil tindak lanjut temuan audit agar pegawai mematuhi aturan yang berlaku ditempat ia bekerja, memberikan sosialisasi terhadap pegawai akan pentingnya peran mereka terhadap SMM perusahaan, dan memberikan kompensasi terhadap pegawai dengan cara memberikan apresiasi maupun sanksi pada kinerja yang dihasilkan oleh pegawai. Dengan adanya usulan perbaikan, maka perusahaan secara tidak langsung menekan pegawai untuk mengikuti aturan yang berlaku dengan cara yang terstruktur. Kata kunci : AS9100 D, process design, kinerja, gap. Abstract The ineffectiveness of the results of follow-up audit findings on production employees caused by the lack of control of the leadership of the employees and also the liberated access media is a problem found in the company, the purpose of this study is to design improvements to follow up audit findings on production personnel in PTDI based on AS9100 as the standard SMM used. The design done in this research is by process design process, where the process design is a method that focuses on the improvement of a process. There are 4 stages of process design done in this research, namely define scope and collection, "AS IS" modeling, analysis and recommended change, and workflow change process. The result of this research is the control of the leadership of the employees, by tightening the process of delivering the results of follow-up audit findings so that employees obey the rules in place where they work, to provide socialization to employees of the importance of their role to SMM company, and provide compensation to employees with how to give an appreciation or sanction on the performance generated by employees. With the suggestion of improvement, the company indirectly pressing employees to follow the rules in force in a structured way. Keywords : AS9100D, process design, performance, gap
Perancangan Dan Analisis Software Defined Network Pada Jaringan Lan : Penerapan Dan Analisis Metode Penjaluran Path Calculating Menggunakan Algoritma Dijkstra Brayan Anggita Linuwih; Agus Virgono; Budhi Irawan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan teknologi perangkat jaringan di berbagai perusahaan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Performansi jaringan, penambahan konfigurasi yang semakin kompleks dan besar, bagian kontrol jaringan pun akan semakin rumit, tidak fleksibel dan sulit untuk diatur. Software Defined Networking (SDN) adalah sebuah pradigma jaringan di mana control plane terpisah dari forwarding plane. SDN diharapkan mampu menjalankan metode- metode yang terdapat pada jaringan konvensional seperti IP forwarding, routing. Dalam tugas akhir ini dilakukan pembuktian penerapan layanan routing menggunakan metode path calculating algoritma dijkstra sebagai rekayasa kontrol penjaluran pada jaringan LAN berbasis Software- Defined Network dan menganalisa perbandingan kinerja metode pemilihan jalur terbaik dalam lalulintas jaringan pada jaringan LAN berbasis Software-Defined Network dengan jaringan konvensional yang juga diterapkan algoritma dijkstra dengan arsitektur yang sama namun tidak memiliki perangkat control plane. Pembuktian dilakukan dengan melakukan emulasi jaringan sebuah yang terdiri dari 11 buah switch yang saling terhubung dengan perangkat control plane sebagai pengendali sebuah jaringan. Hasil pengujian performansi penerapan algoritma dijkstra berbasis jaringan SDN menunjukkan bahwa nilai dari keempat parameter QoS masih berada pada nilai yang menjadi standar ITU-T G.1010 serta memiliki nilai delay dan jitter yang lebih baik dibandingkan penerapan OSPF berbasis jaringan konvensional. Nilai QoS untuk UDP pada layanan data, VoIP masing-masing bervariasi dan berada di kisaran (5.17 – 145.81) ms untuk delay, (0.05 - 0.93) ms untuk jitter, (13.22 – 73.41) kbps untuk throughput, 8,05 % - 33,81 % untuk packet loss di semua skenario yang telah dibuat. Adapun nilai QoS untuk TCP pada layanan data masing- masing bervariasi dan berada di kisaran (10.32 – 20.21) ms untuk delay, (0.5 - 3.02) ms untuk jitter, (38.12 – 38.27) kbps untuk throughput di semua skenario yang telah dibuat. Kata kunci : ALGORITMA DIJKSTRA, SDN, SNHx, OSPF
Usulan Perbaikan Proses Bisnis, Standard Operating Procedure (sop) Dan Dokumen Pendukung Lainnya Sesuai Dengan Requirement Klausul 8 Iso 9001:2008 Pada Pt. Adetex Filament Dengan Metode Business Process Improvement Aditya Rifqi Pratama; Marina Yustiana Lubis; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT. Adetex Filament adalah grup perusahaan tekstil multi-produk yang terletak di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan benang menjadi kain ini memilih penyempurnaan kualitas dan pengembangan sumber daya manusia sebagai fokus utama perusahaan untuk mencapai persaingan global. Perusahaan PT. Adetex Filament memiliki keinginan untuk terus menghasilkan dan menjamin produk yang berkualitas. Kendala yang dihadapi oleh PT. Adetex Filament saat ini beberapa perusahaan yang menjadi konsumen mensyaratkan perusahaan untuk memiliki sertifikasi sistem manajemen mutu yaitu ISO 9001:2008. Sebelumnya, perusahaan ini telah mengadopsi sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sejak tahun 2010 namun pada tahun 2013 perusahaan tidak dapat menerapkan implementasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 dikarenakan tim MR (Management Representative) tidak dapat berjalan lagi secara fungsional karena adanya peningkatan demand untuk produksi sehingga kembali ke departemen sebelumnya. Dalam pengimplementasian sistem manajemen mutu perlu adanya prosedur-prosedur sesuai dengan ISO 9001:2008. Prosedur ini dapat berupa standar operating procedure (SOP) serta dokumen pendukung lainnya yang sesuai dengan requirement klausul 8 ISO 9001:2008. Perancangan SOP dan dokumen pendukung lainnya dilakukan dengan mengidentifikasi kebutuhan SOP perusahaan. Kemudian data tersebut dilakukan analisis aktivitas dan streamlining pada proses bisnis eksisting yang sesuai dengan klausul 8 ISO 9001:2008. Setelah dilakukan analisis, dilakukan perancangan SOP sesuai dengan requirement klausul 8 ISO 9001:2008 dan kebutuhan PT. Adetex Filament. Hasil penelitian yang diperoleh untuk memenuhi requirement klausul 8 ISO 9001:2008 di PT. Adetex Filament meliputi prosedur audit mutu internal, prosedur pengendalian ketidaksesuaian produk, prosedur tindakan perbaikan dan prosedur tindakan pencegahan. Kata Kunci: Standard Operating Procedure, ISO 9001:2008, Klausul 8, Business Process Improvement
Perancangan Standard Operating Procedure Iso 17025: 2008 Pada Laboratorium Proses Manufaktur Telkom University Berdasarkan Klausul 4.3 Dengan Metode Benchmarking Farli Erigga Putra; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISO 17025: 2008 merupakan standar untuk Laboratorium kalibrasi atau Laboratorium uji. Laboratorium Proses Manufaktur adalah Laboratorium yang paling mendekati dalam hal kalibrasi atau pengujian. Dan Laboratorium Proses Manufaktur menjadi Lab yang dipilih karena notabene Lab tersebut berada di bawah Fakultas Rekayasa Industri. Ketika Laboratorium Proses Manufaktur telah tersertifikasi, maka Laboratorium lainnya akan dapat mengikuti pedoman yang ada guna mewujudkan rencana strategis Universitas Telkom. Peneliti memilih metode benchmarking sebagai pedoman, karena metode tersebut dinilai paling cocok dalam membuat Laboratorium Proses Manufaktur tersertifikasi ISO 17025: 2008. Dengan melakukan proses benchmark kepada mitra Laboratorium serupa, maka akan mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai perancangan ISO 17025: 2008 yang akan disesuaikan dan dilakukan perancangan pada Laboratorium Proses Manufaktur. Kata Kunci : ISO 17025: 2008, Benchmarking, Laboratorium, Proses Manufaktur, Universitas Telkom.
Perancangan Dan Analisis Antena Mikrostrip Mimo Modified Shape Bow-tie Pada Frekuensi 28 Ghz Ersyach Irham Sunny; Rina Pudji Astuti; Bambang Setia Nugroho
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di industri telekomunikasi sangatlah cepat dan berbanding lurus dengan kebutuhan konsumen. Konsumen selalu menuntut untuk pemenuhan akan kebutuhan pertukaran informasi yang cepat dan tersedianya layanan selama 24 jam non-stop. Teknologi 4G dianggap masih belum dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, oleh karena itu disiapkan teknologi 5G. Di masa yang akan datang teknologi 5G yang sedang disiapkan ini ditujukan untuk melengkapi teknologi 4G bukan untuk menggantikannya. Teknologi 5G saat ini masih belum mempunyai standardisasi yang mengatur secara baku dalam penerapannya. Maka dari itu, para akademisi dan peneliti masih bebas melakukan eksperimen penelitian dan riset yang terkait dengan 5G. Teknologi 5G dirancang untuk dapat memenuhi beberapa tujuan diantaranya adalah meningkatkan volume data, meningkatkan jumlah pelanggan yang terhubung, meningkatkan kecepatan akses data, meningkatkan efisiensi daya, dan mengurangi terjadinya delay. Salah satu solusi untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan menggunakan teknologi MIMO (Multiple Input Multiple Output). Pada studi sebelumnya, telah dibuat sebuah delapan susunan antena yang dapat bekerja pada frekuensi 28 GHz sampai dengan 38 GHz dengan bentuk patch leaf-shaped bow-tie dengan pola radasi unidireksional. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan, simulasi, dan analisis sebuah antena mikrostrip MIMO yang dapat bekerja pada sistem 5G untuk aplikasi perangkat seluler yang memiliki bentuk patch modified shape bow-tie pada frekuensi 28 GHz dengan pola radiasi unidireksional, polarisasi linear, dan bandwidth ≥ 2 GHz, yang selanjutnya dibuat menjadi sebuah susunan delapan antena yang diletakkan pada sebuah PCB yang diasumsikan sebagai motherboard dari perangkat seluler.j
Klasifikasi Emosi Melalui Sinyal EEG yang Dihasilkan Otak dengan Menggunakan Discrete Wavelet Transform dan Backpropagation Artificial Neural Network Vania Cathlin Raissa Naibaho
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika mendengarkan suatu musik atau suara dengan frekuensi tertentu, terkadang manusia merasakan suatu emosi yang berbeda-beda. Emosi ini muncul akibat stimulus dari musik atau suara tersebut, yang mengakibatkan turun atau naiknya aktivitas otak dan menghasilkan sinyal otak dengan karakteristik tertentu. Dengan menggunakan Electroenchephalography (EEG) sebagai instrumen untuk menangkap sinyal otak tersebut, kita dapat mengetahui apa pengaruh dari stimulasi yang diterima seseorang terhadap emosi yang dihasilkan akibat aktivitas otak tersebut. Dalam tugas akhir ini, penulis membangun sistem yang akan mengklasifikasikan pengaruh suara terhadap aktivitas otak melalui EEG yang dihasilkan . Dengan menggunakan discrete wavelet transform(DWT) untuk membagi sinyal berdasarkan frekuensinya, kemudian feature tertentu diambil dari sinyal tersebut yang kemudian akan digunakan untuk melatih Artificial Neural Network. Pelatihan ANN ini dilakukan dengan metode backpropagation. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, rata-rata tingkat klasifikasi ANN terbaik terhadap data testing yang dimiliki berada pada 34.03% sehingga disimpulkan bahwa klasifikasi emosi dengan menggunakan ANN kurang tepat. Hal ini dapat disebabkan karena banyaknya subjek yang digunakan dalam percobaan sehingga mengakibatkan overfitting dan tidak ada pemilihan feature yang efektif dalam penggunaan subjek yang besar Kata Kunci : EEG, emosi, Discrete wavelet Transform, Artificial Neural Network, backpropagation
Prototype Desain Dan Implementasi Perangkat Pendeteksi Ketingian Air Laut Berbasis Arduino Faisal Nugraha Putra; Erwin Susanto; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laut merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Terutama transportasi dan sumber mata pencaharian. Informasi ketinggian air laut di perlukan oleh nelayan untuk keamanan melaut. Beberapa nelayan ataupun nahkoda sering kali melihat ketinggian air laut untuk berlayar hanya menggunakan tanda-tanda alam dari bibir pantai untuk melaut. Tanpa mereka sadari bahwa sering kali cuaca di tengah laut sana berbeda dengan cuaca yang berada di bibir pantai dan cuaca tersebut dapat pula membuat ketinggian air laut menjadi berbeda antara bibir pantai dan tengah laut. Sehingga sering terjadi kecelakaan ataupun kepanikan saat berada di tengah laut. Pada tugas akhir ini akan dirancang suatu prototype yang dapat mengukur ketinggian air laut dengan menggunakan sensor ultrasonic, dimana sensor tersebut dapat mendeteksi ketinggian air dari sinyal ultrasonic yang di pantulkan terhadap lempengan, dan lempengan tersebut akan terus bergerak naik ataupun turun tergantung kondisi air laut saat itu, sedangkan water flow sensor akan menghitung kecepatan air. Pemprosesan dan pengendalian di lakukan oleh Arduino Uno dan XbeePro. Pemrograman bahasa C akan digunakan untuk menentukan level ketinggian air laut dan metoda fuzzy logic di gunakan sebagai pengatur delay pada pengiriman data. Sedangkan solar cell, lampu dan sirine sebagai alat pendukung kelansungan system tersebut. Dengan menggunakan system ini, di harapkan ketinggian air di tengah laut dapat terpantau langsung dari bibir pantai. Sehingga nelayan, nahkoda ataupun masyarakat yang ingin berlayar ke tengah laut tidak perlu khawatir lagi akan perbedaan tinggi air yang terjadi antara tepi laut ataupun tengah laut karena telah mendapatkan data dari sistem ini. Kata kunci: Arduino Uno, Sensor Ultrasonik, XbeePro, , Waterflow Sensor, Lampu, Sirine, Ketinggian permukaan air.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue