cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Simulasi Profil Gas Dan Potensi Energi Dari Pembakaran Sampah Padat Kota Pada Model Bed Dari Insinerator Moving Grate Chaidir Azwin; Muhamad Ramdlan Kirom; Sugianto Sugianto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan suatu tantangan besar yang sekarang dihadapi hampir oleh seluruh kota besar di indonesia, khusunya kota bandung. Dengan meningkatnya jumlah penduduk, akan berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah timbulan sampah. Timbulan sampah masyarakat kota bandung diproyeksikan sebesar 1.549 ton/hari dengan jumlah penduduk 2.748.732 jiwa dan dengan produksi sampah 1100 ton/hari. Selama ini pengolahan sampah dilakukan degan cara di timbun. Salah satu alternatif metode pengolahan sampah adalah insenerasi, dengan proses insinerasi dapat mengurangi volume sampah dalam jumlah yang besar dengan waktu yang relatif singkat. Teknologi insinerasi yang tepat dapat menurunkan potensi pencemaran yang ditimbulkan gas buang dan bahan padat sisa pembakaran. Insinerator adalah alat yang digunakan untuk proses insinerasi. Pada penelitian ini dilakukan simulasi pembakaran sampah padat kota pada model bed insinerator dengan data sampah kota bandung yang divariasikan menjadi beberapa data untuk dijadikan perbandingan hasil potensi energi yang dihasilkan dan bagaimana profil gas yang dihasilkan dari pembakaran pada model bed insinerator tersebut. Pada penelitian ini simulasi dilakukan dengan lima data sampah dimana potensi energi terbesar diperoleh dengan nilai 15.259 Mega watt dan dihasilkan beberapa kandungan gas dimana gas berbahaya yang dihasilkan adalah gas CO(Karbon Monoksida) dan di konversi ke indeks standart polutan udara (ISPU) dan masuk kategori “Sangat Tidak Sehat”. Kata Kunci : Insinerasi, Sampah padat kota, Profil temperatur, ISPU, CO
Implementasi Sistem Pesan Via Suara : Konversi Teks Ke Suara Pada Aplikasi Penerimaan Pesan Berbahasa Indonesia Gede Adi Aryanata; Astri Novianty; Andrew Brian Osmond
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi adalah kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Sebagai mahluk sosial, kebutuhan manusia akan komuninkasi sangat tinggi. Dengan adanya teknologi telepon, pesan singkat, dan e-mail sangat membantu terwujudnya hubungan komunikasi, terutama komunikasi jarak jauh. Komunikasi jarak jauh sangat marak digunakan dalam berbagai urusan. Salah satunya dengan menggunakan teknologi pengiriman dan penerimaan pesan singkat atau Short Message Service (SMS). Penggunaan SMS dengan menulis dan membaca pesan banyak memiliki kekurangan khususnya disaat pengguna sedang tidak dapat mengoperasikan smartphone-nya. Contohnya saat berkendara, SMS yang diterima akan sulit untuk baca maupun dibalas. Untuk menanggulangi masalah tersebut dirancang suatu proyek besar yaitu Sistem Pesan Via Suara yang akan membantu menanggulangi masalah tersebut. Dalam Tugas Akhir ini, penulis membuat konversi teks ke suara pada penerimaan pesan yang diterima dari aplikasi pesan singkat. Sistem ini merupakan salah satu bagian penting penyusun Sistem Pesan Via Suara. Konversi ini menggunakan metode Aryanata sebagai metode utama dalam pemenggalan suku kata. Hasil pembelahan suku kata tersebut akan digunakan sebagai patokan dalam proses pembangkitan suara dalam penerimaan pesan singkat. Metode Aryanata yang diusulkan penulis, memiliki persentase keberhasilan 92.22% pada kata dasar dan 96,67% pada kata berimbuhan. Kata Kunci: SMS, Suku Kata, Text to Speech , FSA, Android.
Identifikasi Kriteria Talenta Dari Key Positions Level Kepala Bagian Menggunakan Metode Human Asset Value Matrix Di Pt X Sitti Nur Azmi F.; Budi Sulistyo; Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT X merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang manufaktur dan pengerjaan proyek untuk produk dan jasa teknologi. Memasuki tahun 2016, perusahaan mengalami perubahan organisasi dalam rangka melakukan pengembangan dan inovasi teknologi. Hal ini berdampak pada perubahan visi, misi, fokus bisnis dan struktur organisasi yang semula terdapat 21 divisi menjadi 13 divisi dan 1 tim setara divisi. Kondisi saat ini menunjukkan adanya fenomena kekosongan calon pemimpin pengganti pada delapan jabatan level Kepala Bagian disebabkan tidak adanya personel yang tepat untuk mengisi jabatan. Selain itu, persentase karyawan yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP) sebesar 11% untuk posisi manajerial dan operasional serta kendala keterbatasan individu untuk mencapai target kompetensinya menyebabkan sulit mencari calon pemimpin pengganti. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan kebutuhan dan kriteria karyawan. Perencanaan kebutuhan dan kriteria karyawan dalam rangka menerapkan program manajemen talenta diawali dengan mengidentifikasi kriteria talenta. Proses identifikasi kriteria mengutamakan pengisian key positions yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas perusahaan. Hasil identifikasi kriteria talenta dari key positions akan dipetakan dalam Human Asset Value (HAV) Matrix berdasarkan kinerja dan potensi. Hasil identifikasi menunjukkan adanya 12 jabatan Kepala Bagian dengan 8 nama jabatan yang berbeda. Hasil pemetaan kriteria talenta dari kriteria Kepala Bagian pada HAV Matrix di PT X terbagi ke dalam profil Star Player sebanyak 7 jabatan dan profil Rising Star sebanyak 1 jabatan. Kata Kunci : manajemen talenta, pemetaan talenta, matriks HAV, potensi, kinerja
Analisis Perencanaan Perluasan Coverage Area Pada Jaringan Lte Di Area Kabupaten Bandung Barat Nur Fathimah; Arfianto Fahmi; Uke Kurniawan Usman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di Area Kabupaten Bandung Barat terdapat beberapa area yang belum tercover oleh jaringan LTE selain itu terdapat permasalahan blank spot (RSRP>-120 dBm) dengan kualitas sinyal yang kurang baik (SINR>-20 dB) serta throughput yang lambat di beberapa kecamatan. Dalam menangani permasalahan yang terjadi di area Kabupaten Bandung Barat dilakukan perencanaan perluasan coverage area pada jaringan LTE dengan menggunakan dua skenario. Skenario pertama adalah perluasan coverage area menggunakan LTE (FDD) pada frekuensi 1800 MHz dan skenario kedua menggunakan LTE-A (Carrier Aggregation) yang dikombinasikan dengan SFR pada frekuensi 1800 – 850 MHz. Pada perencanan perluasan coverage area di area Kabupaten Bandung Barat dilakukan analisis dan simulasi menggunakan software Atoll 3.3. Pada Tugas Akhir ini, terjadi peningkatan coverage area di area Kabupaten Bandung Barat setelah dilakukan perluasan coverage area sebesar 143,136 km2 dengan perolehan kualitas yang memenuhi nilai standar KPI. Hasil simulasi perencanaan perluasan coverage area menggunakan LTE (FDD) diperoleh total site sebanyak 35 site dengan nilai rata-rata parameter RSRP adalah -74,75 dBm, SINR adalah 23,96 dB, throughput adalah 18,971 Mbps dan user connected adalah 98,7%. Sedangkan Hasil simulasi perencanaan perluasan coverage area menggunakan LTE-A (Carrier Aggregation) yang dikombinasikan dengan SFR diperoleh total site sebanyak 31 site dengan nilai rata-rata parameter RSRP adalah -68,54 dBm, SINR adalah 26,72 dB, throughput adalah 31,236 Mbps dan user connected adalah 98,8%. Kata Kunci : LTE, LTE-A Carrier Aggregation, SFR, RSRP, SINR, Throughput, User Connected, KPI. Abstract West Bandung regency there are some areas that have not been covered by LTE network in addition there is a problem spot blank (RSRP> -120 dBm) with poor signal quality (SINR> -20 dB) and the slow throughput in some districts. In addressing the problems that occur in the area of West Bandung regency planning extension coverage area on the LTE network using two scenarios. The first scenario is the expansion of coverage area using LTE (FDD) at 1800 MHz frequency and second scenario using LTE-A (Carrier Aggregation) combined with SFR at frequency 1800 - 850 MHz. In planning of coverage area expansion in area of West Bandung regency analysis and simulation using software of Atoll 3.2.1 In this Final Project, there is an increase of coverage area in West Bandung regency area after expansion of coverage area is 143,136 km2 with acquisition of quality fulfilling KPI standard value. The result of simulation planning of expansion of coverage area using LTE (FDD) obtained by total of 35 site with RSRP parameter value is -74,75 dBm, SINR is 23,96 dB, throughput is 18,971 Mbps and user connected is 98,7% . While the simulation result of coverage coverage planning using LTE-A (Carrier Aggregation) combined with SFR obtained total site as much as 31 sites with RSRP parameter value is -68,54 dBm, SINR is 26,72 dB, throughput is 31,236 Mbps and user connected is 98.8%. Keyword : LTE, LTE-A Carrier Aggregation, SFR, RSRP, SINR, Throughput, User Connected, KPI.
Analisis Business Process Model Similarity Checking Menggunakan Teknik Greedy Graph Matching Fadhilah Dwiyanti Basri; Dana Sulistiyo Kusumo; Angelina Prima Kurniati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak –Business combination menghasilkan proses bisnis dalam jumlah besar sehingga seringkali terdapat proses bisnis yang sama dengan tujuan yang sama pula. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem yang dapat mengecek kesamaan proses bisnis sehingga nantinya dapat membantu user dalam mengambil keputusan jika ingin melakukan redesign atau penggabungan proses bisnis. Kata kunci : business process similarity checking, greedy graph matching, syntactic similarity, node insertions/ deletions, edge insertions/deletions, node substitutions
Deteksi Dan Identifikasi Plat Nomor Kendaraan Mobil Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Learning Vector Quantization (lvq) Berbasis Video Muhammad Ridho Putra; Inung Wijayanto; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini mayoritas sistem parkir di Indonesia masih menggunakan sistem manual yang menggunakan manusia untuk mengidentifikasi plat mobil. Setiap mobil memiliki identitas resmi yang berbeda dan tertera pada plat tersebut. Pada tugas akhir ini dirancang sistem yang akan menggantikan kerja manusia dalam sistem parkir. Video akan disediakan oleh server dan kemudian diambil beberapa frame untuk mendeteksi plat pada kendaraan tersebut. Plat memiliki ukuran Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga dapat dikenali dengan cara mencari perbandingan tinggi dan lebar. Kemudian akan disegmentasi berdasarkan wilayah masing- masing karakter dan akan diklasifikasi menggunakan tiga jaringan LVQ yang berbeda berdasarkan kode, wilayah, nomor polisi, dan kode akhir wilayah plat tersebut. Hasil akhir dari tugas akhir ini diperoleh akurasi untuk deteksi plat sebesar 97,50% atau 39 berhasil dideteksi dari 40 data uji. Akurasi segmentasi karakter sebesar 95,05% , didapatkan dari 269 karakter yang disegmentasi dengan benar dari 283 karakter. Akurasi klasifikasi sebesar 94,42%, didapatkan dari 254 karakter yang diklasifikasi dengan benar dari 269 karakter yang tersegmentasi dengan spesifikasi jaringan 500 maximum epoch, 50 hidden layer dan menggunakan citra uji berukuran 42x24. Akurasi terakhir sebesar 67,50% untuk keseluruhan sistem atau 27 data yang berhasil dideteksi dan diidentifikasi dari total 40 data uji. Kata kunci : LVQ, Plate Kendaraan, Pengolahan Sinyal Informasi, JST.
Pengenalan Individu Berdasarkan Gait Menggunakan Sensor Accelerometer Anggit Syorgaffi; Achmad Rizal; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu memiliki keunikan tersendiri dalam cara berjalan atau gait. Karena itu gait dapat digunakan untuk mengenali seorang individu. Sehingga gait dapat diimplementasikan sebagai biometrik. Accelerometer adalah sensor untuk mengukur dan mendeteksi getaran, ataupun untuk mengukur percepatan, yang juga bergantung pada arah atau orientasi. Sensor accelerometer sudah digunakan secara luas dikehidupan sehari- hari, terutama pada smartphone. Sehingga dimungkinkan untuk mengukur pergerakan individu saat berjalan menggunakan sensor accelerometer yang tertanam pada smartphone. Penelitian ini dilakukan pengenalan individu berdasarkan gait dengan menfaatkan sensor accelerometer yang tertanam pada smartphone. Untuk pengolahan data atau melakukan analisis pengenalan mengimplementasikan metode Mel-Frequency Cepstral Coefficient dan Hidden Markov Model. Metode Mel-Frequency Cepstral Coefficient digunakan untuk melakuakan ekstraksi ciri. Sedangkan metode Hidden Markov Model digunakan untuk melakukan klasifikasi. Sinyal gait sendiri terdiri dari empat sinyal yaitu sinyal sumbu x, y, z, dan magnitude (m). Penelitian ini menghasilkan tingkat akurasi paling tinggi mencapai 96%, pada model jumlah states 2, jumlah MFCC 30, dan ukuran codebook sebesar 8. Kombinasi antar sinyal x-y-z-m menghasilkan tingkat akurasi yang paling tinggi. Secara keseluruhan tingkat akurasi sistem mencapai 96%. Kata kunci : Gait, Accelerometer, Hidden Markov Model, MFCC
Implementasi Dan Analisis Performansi Metode Pfifo Fast Dan Red Pada Jaringan Wireless Ad Hocmenggunakan Protokol B.A.T.M.A.N Raden Bagus Nurhadi Wibowo; Istikmal Istikmal; Tody Ariefianto Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan wireless ad hoc merupakan kumpulan node wireless mobile yang secara dinamis keberadaannya tanpa menggunakan infrastruktur yang ada atau administrasi terpusat. Pada jaringan wireless ad hoc ada beberapa permasalahan timbul yang diantaranya adalah pengaruh jumlah node, pengaruh pergerakan node, dan pengaruh besar ukuran paket yang dikirimkan sehingga menyebabkan performansi pengiriman datanya mengalami degradasi atau penurunan. Permasalahan tersebut dapat diminimalisasi dengan cara menggunakan metode antrian (queue) data. Dalam hal ini peneliti menggunakan 2 metode antrian data yaitu PFIFO Fast dan RED. Kedua metode antrian tersebut diimplementasikan dengan menggunakan ruting protokol B.A.T.M.A.N pada perangkat lunak berbasis Linux, yang kemudian dianalisis performansinya menggunakan Simple Adittive Weighted Method (SAW). Proses pengiriman dan penerimaan trafik pada sistem digunakan Distributed Internet Traffic Generator (DITG). Implementasi ini melibatkan 4 nodes dan dilakukan dalam 3 kondisi, yaitu seluruh node dalam kondisi diam (fixed), node receiver bergerak statis, dan node sender bergerak statis. Dari hasil implementasi jaringan ad-hoc dengan menggunakan kedua jenis metode antrian (queue) data tersebut secara menyeluruh dalam tiga kondisi (kondisi 1, kondisi 2, kondisi 3) menunjukkan bahwa met ode RED dapat dinyatakan lebih baik daripada metode PFIFO Fast, dengan nilai rata-rata V untuk RED = 29.145 sedangkan V untuk PFIFO Fast = 25.073. Kata kunci : Wireless ad-hoc, PFIFO Fast, RED, BATMAN, SAW, DITG
Analysis Of Influence As Path Prepending To The Instability Of Bgp Routing Protocol Hirwandi Agusnam; Rendy Munadi; Istikmal Istikmal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Border Gateway Protocol (BGP) is a routing protocol used on the Internet to create end-to-end routes across Autonomous Systems (AS) often facing instability issues related to policy patterns implemented in an ISP. BGP routing instability that occurs due to misconfiguration. By performing several AS modifications by multiple ISPs that operate multiple AS for business purposes, ISPs can control the proposed routing and are added in BGP. Customer and ISP relationships occur multi-homed. If the implementation of inbound traffic engineering in the form of AS path prepending with policy pattern applied together between customer and ISP, it will affect BGP instability. By using the route dampening method approach in addition to discussions and further coordination of information exchange and route negotiations between upstream routers - downstream routers, it is expected that policy differences do not cause conflicts that result in BGP instability. In this research, the influence of AS path prepending on BGP routing instability is analysed by looking at increasing CPU load. Total consumption of inter AS resources that occur on the internet is greater and needs to be monitored the bandwidth conditions that occur. Increased bandwidth consumption causes report changes on BGP speakers. In addition, trial-and-error using greedy algorithm can predict changes in traffic distribution. The greedy algorithm approach in a systematic and efficient will be obtained to see load balanced conditions that occur. Load balance levels will affect the loading of traffic that plays a role in network stability.
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Di Pt.inti (industri Telekomunikasi Indonesia) Menggunakan Framework Cobit 5 Pada Domain Build, Acquire And Implement (bai) Komang Indah Desinthya Wati; Murahartawaty Murahartawaty; Soni Fajar Surya Gumilang
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. INTI (Industri Telekomunikasi Indonesia) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis telekomunikasi yang semula berbasis pure manufacture menjadi sebuah industri yang berbasis solusi kesisteman, khususnya dalam bidang sistem informasi komunikasi dan integrasi teknologi. Berdasarkan hasil perhitungan tingkat kapabilitas yang dilakukan PT. INTI menggunakan COBIT 5 pada domain BAI, yakni diperoleh tingkat kapabilitas berada pada level 1, sehingga dapat diartikan bahwa tidak ada komunikasi yang jelas terhadap implementasi TI di PT. INTI. Hal tersebut dibuktikan dengan belum adanya kesepakatan yang mendeskripsikan secara jelas mengenai deskripsi pelayanan TI dan tidak adanya prosedur yang jelas dalam penanganan insiden. Sehingga diperlukan perancangan tata kelola TI dengan menggunakan framework COBIT 5 pada domain BAI. Pada penelitian tugas akhir ini framework yang akan digunakan dalam penelitian adalah COBIT 5 karena bersifat komprehensif dan holistik sehingga sesuai dengan PT.INTI yang berskala enterprise dan memiliki banyak proses bisnis. Perancangan tata kelola TI dilakukan melalui 5 tahap, yaitu tahap inisiasi, tahap pengumpulan dan analisis data, tahap perancangan, tahap pelaporan dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah dilakukan perancangan model tata kelola TI dan perancangan dokumen terkait domain BAI, khususnya proses Manage Programmes and Projects dan Manage Availability and Capacity. Kata kunci : tata kelola TI, COBIT 5, domain Build Acquire and Implement

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue