cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Model Tekno Ekonomi Pada Perencanaan Dan Rancang Bangun Teknologi Komunikasi Untuk Early Warning System (ews) Pada Sistem Public Protection And Disaster Relief (ppdr) Aidil Afdan Pananrang; Ahmad Tri Hanuranto; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana. Kerugian akibat buruknya sistem Public Protection and Disaster Relief (PPDR) di Indonesia mencapai $125,569 milyar atau sekitar 1.632 Triliun Rupiah [1]. Angka kerugian ini merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia. Sehingga harus dilakukan upaya untuk mereduksi kerugian bencana dengan sistem deteksi dini. Pada penelitian ini sistem deteksi dini dirancang menggunakan Wireless Sensor Network (WSN), lalu hubungan antara jumlah Sensor Node terhadap biaya akan dianalisa menggunakan Nett Present Value (NPV) untuk pengimplementasian di beberapa level wilayah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi dengan kategori green alert level dan yellow alert level (dengan estimasi kerugian minimum) tidak layak untuk pengimplementasian sistem PPDR dikarenakan menghasilkan NPV yang negatif, sedangkan pada wilayah dengan yellow alert level (estimasi kerugian maksimum), orange alert level, dan red alert level layak untuk pengimplementasian sistem PPDR karena menghasilkan NPV yang positif 
Implementasi Process Mining pada Prosedur Pengendalian Dokumen dengan Menggunakan Algoritma Heuristic Miner (Studi Kasus : Institut Teknologi Telkom) Wildan Khalidy; Angelina Prima Kurniati; Imelda Atastina
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prosedur Pengendalian Dokumen (PPD) di Institut Teknologi Telkom merupakan suatu contoh proses bisnis yang dapat digali informasinya menggunakan teknik Process Mining. Proses bisnis tersebut sedang mengalami perubahan, akibat pergantian status perguruan tinggi, dari Institut Teknologi Telkom menjadi Telkom University sehingga sedang dilakukan pengkajian lebih lanjut terhadap proses bisnis tersebut. Salah satu tipe dari proses mining adalah Enhancement, yaitu perluasan atau peningkatan sebuah model proses yang ada dengan menggunakan informasi pada event log, hal ini akan digunakan sebagai bahan rekomendasi terhadap perubahan PPD. Algoritma Heurisristic Miner merupakan salah satu algoritma yang dapat diterapkan pada Process Mining, dimana algoritma ini akan menggabungkan frekuensi antar event dengan trace dalam event log untuk membangun sebuah model proses. Tahapan yang dijalankan dalam penelitian ini adalah Discovery yaitu pembentukan model proses dari event log, Conformance yaitu pemeriksaan model proses dengan event log, dan Enhancement yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah model proses yang baru. Selain membuat model proses baru, keluaran dari pengerjaan tugas akhir ini adalah analisis terhadap komponen threshold dalam pembangun model proses. Kata kunci: proses bisnis, process mining, discovery, conformance, enhancement, heuristic miner algorithm
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Pada Pt. Primajasa Menggunakan Zachman Framework Christian Wahyu Pambayun; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini teknologi dan sistem informasi berkembang semakin pesat, keduanya merupakan hal yang tidak terpisahkan baik untuk kalangan perusahaan besar, perusahaan menengah ataupun perusahaan kecil. Sistem informasi yang didukung dengan teknologi informasi dapat berjalan lebih baik dibandingkan dengan sistem informasi yang dikelola secara manual. Perusahaan yang melakukan perencanaan dan pengelolaan sistem informasi dengan baik akan membantu terlaksananya proses bisnis perusahaan itu sendiri. Dalam mengimplementasikan sistem informasi ini diperlukan perencanaan strategis sistem informasi untuk mengidentifikasi strategi dan teknologi yang akan digunakan sistem informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan PT. Primajasa Perdanarayautama. Metode yang digunakan dalam menyusun perencanaan strategis sistem informasi di lingkungan PT. Primajasa Perdanarayautama adalah Zachman Framework yang merupakan salah satu cara kerja dari pemodelan enterprise architecture yang dapat mendefinisikan fungsi perancangan sistem informasi yang lengkap dari berbagai subjek dan perspektif. Kerangka kerja Zachman terdiri dari matriks 6x6 yaitu enam baris dan enam kolom yang memiliki 36 sel yang merepresentasikan deskriptif dari arsitektur enterprise berdasarkan perspektif dan abstraksinya. Hasil dari penelitian ini adalah blue print dan aplikasi hasil dari perencanaan strategis sistem informasi PT. Primajasa Perdanarayautama berdasarkan data yang diperoleh dari PT. Primajasa Perdanarayautama. Kata Kunci : Zachman Framework, Enterprise Architecture, Perencanaan Strategis sistem informasi, PT. Primajasa Perdanarayautama
Analisis Kebutuhan Pay Tv Transvision Daerah Dki Jakarta Dengan Servqual Dan Model Kano Leo Cahya Trias Putra Rachman; Maria Dellarosawati Idawicasakti; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The trend of Pay TV and its penetration in Indonesia has the potential to continuously grow annually and attracts a bigger number of audience. The result of this trend is that the competition in the industry of Pay TV services has become more competitive every year. Pay TV is a service that broadcasts television channels for the audience who are willing to subscribe and pay frequently. Transvision is one of the providers of Pay TV service in Indonesia, and has to have the power to compete in this industry. The approach to the solution of this problem is to identify and classify the attributes of needs based on SERVQUAL and Kano model. The expected result of this research is to develop and to escalate the quality of service provided by Transvision, using SERVQUAL method and Kano model. This research identifies 26 attributes of customers needs based on interviews with loyal customers. SERVQUAL is used to measure customers satisfaction so that we can define the weak attributes of the attributes of needs. The result of data processing using SERVQUAL defines 18 weak attributes of the attribute of needs. Kano model is used to understand the relation between customers satisfaction and the means to achieve it. The result of data processing using Kano model defines 6 attributes categorized as a must-be attribute, 10 attributes as one dimensional, and 10 attributes as attractive. Based on SERVQUAL and Kano model integration resulting 20 attributes of customers needs which become the priorities to develop further. Keywords: Analysis of needs, SERVQUAL, Kano Model, Transvision.
Perancangan Dan Simulasi Jaringan Fiber To The Home (ftth) Menggunakan Gigabit Passive Optical Network (gpon) Huawei Dengan Fiber Termination Management (ftm) Untuk Perumahan Pesona Ciwastra Village Bandung Okta Mia Sari; Akhmad Hambali; R. Bambang Cahyo Widodo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mendukung layanan triple play, PT.Telkom mengganti seluruh jaringan akses tembaga ke jaringan akses fiber optik melalui proyek Trade In Trade Off (TITO) [6] yang bekerja sama dengan PT.Inti. Dengan akan digantinya seluruh jaringan akses tembaga ke optik, dipastikan untuk kedepannya PT.Telkom tidak lagi membangun jaringan akses baru berbasis tembaga. Selain itu, untuk teknologi jaringan akses fiber optik yang digunakan oleh PT.Telkom saat ini, khususnya Fiber to the Home (FTTH) yang menggunakan teknologi GPON ZTE, masih memiliki beberapa kekurangan pada sistem Fiber Termination Management (FTM) yang masih tradisional. Dalam tugas akhir ini, dilakukan perancangan jaringan akses FTTH pada perangkat lunak menggunakan teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) Huawei untuk perumahan Pesona Ciwastra Village. Perancangan diawali dengan membuat jalur awal, lalu penentuan perangkat, spesifikasi, tata letak dan volume yang digunakan. Kemudian untuk kelayakan sistem di analisa dengan parameter Link Power Budget (LPB) dan Rise Time Budget (RTB), sedangkan untuk performansi sistem di analisa menggunakan parameter Signal to Noise Ratio (SNR) dan Bit Error Rate (BER). Serta dilakukan analisa kemampuan fungsi FTM non-tradisianal Huawei (iODN) pada perangkat Network Management System (NMS)-GPON Huawei. Hasil analisa untuk jarak ONT terjauh, nilai downlink masing-masing parameter menghasilkan nilai Pr=- 23.8683 dBm, rise time total sebesar 0.2514 ns dengan menggunakan pengkodean NRZ, SNR sebesar 32.91 dB dengan BER 4.0943 x 10−110, sedangkan pada uplink masing-masing parameter menghasilkan nilai Pr sebesar - 23.9913 dBm, rise time total sebesar 0.25 ns dengan menggunakan pengkodean NRZ atau RZ, SNR pada 36.79 dB dengan BER 9.4477 x 10-264. Hasil ini menunjukkan link memenuhi kelayakan standard ITU-T yaitu pada batas Pr sebesar [-28 ; -8] dBm, SNR dengan batas minimal PT.Telkom yaitu 21.5 dB, dan nilai BER yang juga memenuhi standard BER untuk link optik maksimal 10-6 [3]. Kelayakan juga ditunjukkan pada hasil simulasi downlink dengan Pr sebesar -21,291 dan BER 2,0476 x 10-263, serta pada uplink, dengan Pr sebesar -21,512 dan BER 0. Analisa perangkat iODN menunjukkan tingkat efisiensi yang cukup signifikan dengan tidak lagi digunakan sistem pelabelan manual untuk inisialisasi kabel pada masing-masing port perangkat. Melalui sistem NMS-GPON Huawei yang telah memiliki GUI, dipastikan efisiensi waktu dalam alokasi gangguan akan lebih cepat karena akses informasi perangkat yang lebih mudah dan tidak memakan waktu banyak. Kemudahan inilah yang meningkatkan kesempurnaan nilai KPI terkait nilai waktu untuk MTTR, MTTI, dan GAUL. Kata Kunci : Perancangan FTTH, GPON, Huawei, FTM, dan KPI.
Identifikasi Wajah Menggunakan Metode Local Derivative Pattern Andri Arindiah; Tjokorda Agung Budi Wirayuda; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin meningkatnya teknologi, kunci keamanan dapat digantikan menggunakan representasi biologis. Kunci keamanan dengan menggunakan representasi biologis disebut dengan biometrik. Salah satu contoh penggunaan biometrik adalah menggunakan wajah. Pada penelitian ini akan dibangun sistem biometrik identifikasi wajah.Sistem identifikasi wajah ini terdiri dari tahap pengumpulan data, preprocessing, ekstraksi ciri dan pencocokan. Proses ekstraksi ciri dilakukan dengan menggunakan metode Local Derivative Pattern (LDP) yang merupakan pengembangan dari metode Local Binary Pattern. Metode LDP dipilih karena dapat mengambil ciri citra berdasarkan level keabuan sebuah piksel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil dari ekstraksi ciri LDP dapat mendapatkan akurasi terbaik sebesar 98,47% dengan kombinasi parameter orde 2, radius 4, dan jumlah region 4. Kemudian dilakukan pengujian pada performansi sistem dan didapatkan nilai terbaik EER sebesar 4,7055% dengan menggunakan threshold 0,855. Kata kunci: biometrik, local derivative pattern, histogram intersection, threshold
Perancangan Media Pembelajaran Berupa E-Learning Solidworks Untuk Modul Part Assembly Dengan Menggunakan Metode Model Addie Sebagai Alat Bantu Ajar Yang Efektif Di Keprofesian Pde Telkom University Arief Yudha Indraswara; Rino Andias A.; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keprofesian   Product   Design   and   Ergonomic adalah suatu kelompok keahlian di Fakultas Rekayasa Industri. Keprofesian PDE memiliki fokus yang salah satunya adalah kompentensi untuk menggunakan software SOLIDWORKS. Penelitian ini mengusulkan untuk merancang suatu alat bantu ajar software SOLIDWORKS berupa e-learning. E-Learning terbukti berdampak positif dan dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode instructional design dengan model ADDIE. Penelitian dimulai pada tahap Analysis dengan mengumpulkan user requirements dari mahasiswa keprofesian   PDE   Universitas   Telkom.   Lalu,   penelitian dilanjutkan  ke  tahap  Design  pada  model  ADDIE. Pembuatan konten e-learning yang berdasar kepada CSWP khusus    modul    Assembly    modeling    dan    perancangan storyboard dilakukan pada tahap ini. Setelah itu, penelitian dilanjutkan ke tahap Developmen dengan merancang aplikasi flash. Hasil akhir dari penelitian adalah alat bantu ajar e-learning SOLIDLEARN modul Part Assembly yang berbentuk   aplikasi   flash.   Uji   coba   dilakukan   kepada mahasiswa yang terpilih melalui metode pilot test dan user acceptance test pada tahap evaluasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terwujudnya rancangan media pembelajaran      efektif      berupa      e-learning      software SOLIDWORKS untuk modul Part Assembly dengan metode ADDIE yang dapat menunjang pembelajaran di keprofesian PDE Telkom University.Kata kunci—Keprofesian PDE, Model ADDIE, E-Learning, SOLIDWORKS, CSWP 
Penentuan Harga Opsi (call) Asia Menggunakan Metode Multinomial Lattice Nur Roza Fitriyana; Deni Saepudin; Irma Palupi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ops i dalam s aham adalah s uatu hak yang didas arkan oleh s uatu perjanjian kes epakatan antara penjual dan pembeli s uatu ops i s aham, pada tingkat harga yang s udah dis epakati diawal oleh kedua belah pihak dan dalam jangka waktu tertentu s elama mas a kontrak ters ebut berlangs ung. Ops i As ia adalah jenis ops i yang perhitungan keuntungan (laba) pada s aat meng - exercis e ops inya bergantung pada rata-rata harga as et s epanjang mas a kontrak ops i ters ebut berlangs ung. Dalam Tugas Akhir ini dibahas cara menentukan harga ops i As ia tipe Eropa, jenis ops i beli (call option), dengan menggunakan metode lattice multinomial. Ops i As ia tipe Eropa hanya bis a di exercis e pada s aat maturity time atau pada s aat tanggal jatuh tempo dari ops i ters ebut. Kemudian metode yang di gunakan adalah metode lattice multinomial, metode lattice adalah metode yang digunakan untuk menghitung dan memodelkan perg erakan harga s aham dengan membagi waktu antara s ekarang hingga s aat berakhirnya ops i (maturity time) ke dalam periode dis krit. Dalam perhitungan ops i (call) As ia ada beberapa parameter yang dibutuhkan, yaitu parameter untuk harga kes epakatan (X), parameter untuk nilai s uku bunga (r), dan parameter nilai s aham (S). Semakin bes ar nilai X maka harga ops i yang dihas ilkan akan s emakin kecil, s ementara s emakin bes ar nilai r maka harga ops i yang dihas ilka akan s emakin bes ar. Sehingga dapat dis impulkan metode multi nomial lattice dapat digunakan untuk menghitung ops i (call) As ia tipe Eropa. Kata kunci : opsi asia, metode lattice, lattice multinomial, call option
Perencanaan Jaringan Long Term Evolution (lte) Tdd Pada Frekuensi 2300 Mhz Di Stadion Si Jalak Harupat Putu Gandi Mitha Wijaya; Uke Kurniawan Usman; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Stadion Si Jalak Harupat merupakan sebuah stadion berstandar internasional yang sering digunakan dalam event olahraga khususnya sepak bola dengan kapasitas penonton sebanyak 27.168 orang. Dengan karakteristik dari masyarakat indonesia khususnya yang lebih banyak download dibandingkan upload dalam menikmati layanan jaringan seluler, ditambah lagi dengan struktur bangunan yang dapat meredam sinyal dari site outdoor. Hasil walktest yang dilakukan didapatkan nilai RSRP pada rentang -90 dBm s/d -120 dBm dan nilai SIR pada rentang 0 s/d -10 dB. Karena nilai kedua parameter tersebut jauh dari ketetapan standar KPI, maka selanjutnya dilakukan perencanaan jaringan LTE dengan cara perhitungan coverage dan capacity serta perhitungan perambatan sinyal yang digunakan adalah model propagasi COST-231 Multiwall dan simulasi dilakukan pada software RPS.4.5. Lalu didapatkan jumlah site sebanyak 4 buah dan penempatan site tersebut dilakukan dengan membuat 2 skenario. Pada skenario 1 didapatkan nilai RSRP untuk keseluruhan area yaitu -72,83 dBm dan pada skenario 2 yaitu -72,18 dBm. Lalu nilai SIR yang didapat untuk keseluruhan area pada skenario 1 yaitu 9,08 dB dan skenario 2 yaitu 10,79 dB. Hasil dari simulasi nilai parameter RSRP & SIR pada skenario 1 dan skenario 2 sudah mencapai dari ketetapan KPI. Dan skenario yang dapat memberikan layanan dengan kualitas terbaik untuk diterapkan yaitu skenario 2 karena penempatan site pada skenario ini terletak diantara tribun dan itu memungkinkan 1 site dapat melayani user lebih dari satu tribun. Kata Kunci : LTE, Walktest, TDD,RSRP, SIR, Coverage, Capacity. Absract Si Jalak Harupat Stadium is an internasional standart stadium that is often used in sports event, especially football with a capacity of 27.168 spectators. With the characteristics of the Indonesian people that more downloads than uploads in using mobile network services, and also with a structure that can reduce the signal from outdoor sites. The result of walktest got the RSRP value in the range of -90 dBm s / d -120 dBm and SIR value in the range 0 s / d -10 dB. Because the value of these two parameters is far from KPI standard, then LTE network planning by calculation of coverage and capacity and calculation of signal propagation used is propagation model COST-231 Multiwall and simulation using software RPS.4.5. Then get the number of antennas is 4 and the placement of the antenna is done by making 2 scenarios. In scenario 1, the RSRP value for the whole area is - 72.83 dBm and in scenario 2 it is -72.18 dBm. Then the value of SIR obtained for the whole area in scenario 1 is 9.08 dB and scenario 2 is 10.79 dB. The result of simulation of RSRP & SIR parameter value in scenario 1 and scenario 2 reached target of KPI. And the scenario that can provide the best quality service to be implemented is scenario 2 because the placement of the antenna in this scenario between the tribune and it allows 1 antenna to serve the user more than one tribune. Keywords: LTE, Walktest, TDD,RSRP, SIR, Coverage, Capacity
Analisis Kinerja Skema Alokasi Sumber Daya Subchannel Reuse Pada Jaringan Femtocell Ofdma Elmira Puspa Sari; Arfianto Fahmi; Uke Kurniawan Usman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Femtocell adalah teknologi micro BTS dengan level daya rendah dan menggunakan frekuensi resmi seperti pada jaringan seluler. Femtocell berfungsi meningkatkan kapasitas dan cakupan sebuah jaringan seluler di dalam ruangan. Penggunaan femtocell secara masal memiliki masalah, adanya intercell- interference yang mengakibatkan kebutuhan data rate tidak mencukupi untuk semua user dan subchannel reuse yang tidak maksimal. Penelitian ini menganalisis kinerja skema pengalokasian sumber daya frekuensi berupa subchannel pada OFDMA untuk memenuhi kebutuhan data-rate user dalam satu femtocell. Metode yang digunakan adalah simulasi kinerja algoritma resource allocation menggunakan aplikasi matlab, kemudian dilakukan analisis hubungan antara kebutuhan data-rate, persentase jaminan user mendapatkan data-rate yang dibutuhkan, SSR(Spectrum Spatial Reuse) dan jumlah user dibandingkan dengan skema universal frequency reuse. Skema tersebut akan diaplikasikan pada level central node dan level FBS. Hasil simulasi dari skema resource allocation meningkatkan persentase jaminan user mendapatkan data-rate yang dibutuhkan dan mengoptimalkan SSR dalam berbagai jumlah user aktif. Kata Kunci: Femtocell, Resource Allocation, Spectrum Spatial Reuse,OFDMA

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue