cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Perancangan Self-balancing Trolley Dengan Metode Pid Nashsharino Rudino; Porman Pangaribuan; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di dunia industri saat ini, untuk mempermudah beberapa pekerjaan, beberapa industri memanfaatkan troli sebagai salah satu alat untuk mengantar dan membawa barang dari satu tempat ke tempat lainnya. Sayangnya, penggunaan troli masih juga menghadapi kendala seperti jatuh atau tumpahnya barang bawaan ketika melewati jalan menanjak ataupun menurun. Maka dari itu, tujuan dari tugas akhir ini yaitu merancang Self-balancing Trolley yang merupakan troli pengangkut barang dimana troli ini dapat menyeimbangkan barang yang diletakkan di atas meja troli dalam kondisi jalan yang menurun maupun menanjak. Sistem ini dirancang menggunakan sensor IMU sebagai sensor pembaca sudut, Arduino Uno sebagai mikrokontroler, dan motor dc sebagai aktuator. Sedangkan metode kontrol yang digunakan dalam merancang sistem ini adalah metode kontrol PID. Output kontrol PID merupakan nilai PWM yang akan berpengaruh pada pergerakan motor dc yang terhubung dengan meja troli. Berdasarkan hasil implementasi kontrol yang telah dirancang, dibutuhkan konfigurasi nilai Kp, Ki, dan Kd yang berbeda-beda bergantung pada jalan yang dilalui dan beban yang dibawa. Pada kondisi statis, waktu yang dibutuhkan sistem untuk menggerakan meja troli menuju keadaan settle (0°) dari kemiringan 10° adalah 4 detik. Sedangkan pada saat kondisi dinamis, waktu yang dibutuhkan sistem untuk menggerakan meja troli ketika melewati tanjakan atau turunan dengan kemiringan 20° dan membawa beban 6 kg menuju keadaan settle (0°) adalah 8-9 detik. Dari hasil implementasi alat yang dibuat, sistem kerja troli sudah dapat mempertahankan kedataran dari meja troli saat melewati jalan menanjak atau menurun dengan sudut kemiringan -30° hingga 30°, walaupun masih terdapat error steady state pada sistem. Kata kunci: accelerometer, gyroscope, Kd, Ki, Kp, PID, PWM, self-balancing. Abstract In today's industrial world, to facilitate some work, some industries use trolleys as one of the tools to deliver and carry goods from one place to another. However, the use of trolleys still face obstacles such as falling or spilling when passing uphill or downhill roads. Therefore, the purpose of this final project is to design a Self-balancing Trolley which is a freight trolley where it can balance the items placed on the trolley table when the trolley is on a uphill or downhill road. The system designed using IMU sensors as angular reader sensors, Arduino Uno as microcontroller, and dc motor as an actuator. The control method that used in designing this system is the PID control method, the PID control output is the PWM value which will affect the movement of the dc motor that connected to the trolley table. Based on the results of the implementation of the controls that have been designed, it is necessary to configure a different values of Kp, Ki, and Kd which depending on the road and the carried load. In static conditions, the time it takes for system to go to a stable state (0°) from 10° slopes is 4 seconds. While in dynamic conditions, the time it takes for system to move the trolley table when it passes a uphill or a downhill roads with a slope of 20 ° and carrying a 6 kg load toward the settle state (0 °) is 8-9 seconds. From the results of the implementation made, the trolley’s system has been able to maintain the angel of trolley’s table as it passes uphill or downhill road with a slope angle of -30 ° to 30 °, although there is still a steady state error in the system. Keywords: accelerometer, gyroscope, Kd, Ki, Kp, PID, PWM, self-balancing.
Peningkatan Kualitas Website Perusahaan Dkantin Menggunakan Metode Quality Function Deployment Muhammad Hermawan; Husni Aman; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-commerce bisnis berlangsung kian semarak dalam dunia maya terkait dengan makin meningkatnya pengguna internet saat ini. Kemajuan di bidang e-commerce ini dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan start up baru yaitu perusahaan Dkantin. Perusahaan ini membuka usaha di bidang makanan dengan target mahasiswa. Perusahaan Dkantin sendiri terletak berdekatan dengan Telkom University. Namun pelanggannya masih sedikit. Penelitian ini dilakukan mengenai apa sebenarnya yang dibutuhkan pelanggan saat ini dengan mengintegrasikan antara kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan output berupa rekomendasi true customer needs yang perlu diperhatikan sebagai input untuk mengolah data pada metode QFD (Quality Function Development). Penelitian ini diawali dengan tahap pertama, yakni house of quality untuk menentukan karakteristik teknis. Tahap kedua pengembangan konsep yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Tahap ketiga yaitu part deployment sebagai prioritas ataupun critical part. Hasil yang didapat yaitu berupa rekomendasi bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas website, diantaranya menambahkan warna dasar pada tampilan website bisa menggunakan warna primer, menambahkan jumlah tenaga kerja sebanyak tiga orang berdasarkan kondisi yang dimiliki perusahaan Foody, menambahkan kriteria pekerja dengan tingkat pendidikan minimal Diploma Tiga (D3), menambahkan kriteria pekerja dengan pengalaman kerja minimal satu tahun, memperbaiki website agar menu website dapat diakses kembali (ter-update secara berkala), menambahkan media lain yang digunakan untuk registrasi seperti Facebook maupun Google, menambahkan deskripsi pada setiap menu makanan di website, menyewa web hosting minimal 1 perusahaan sebagai tempat penyedia keamanan data website perusahaan salah satu contohnya nusantarahost. Kata kunci : TCN (True Customer Needs), QFD (Quality Function Deployment), House Of Quality, Part Deployment, Critical Part
Optimalisasi Kebijakan Pengelolaan Suku Cadang Pada Alat Berat Excavator Sk200 Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Spares (rcs) Dan Inventory (studi Kasus : Po Rajawali Project) Shabrina Fauzani; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PO Rajawali Project merupakan salah satu perusahaan jasa perseorangan yang bergerak di bidang sewa alat berat konstruksi. PO Rajawali Project memiliki beberapa alat berat untuk disewakan, diantaranya forclift, buldozer, tandem roller, excavator, dump truck, dan crane. Diantara alat berat tersebut, excavator merupakan alat berat yang paling sering disewa. Untuk mencapai kepuasan konsumen atas jasa yang ditawarkan, maka perusahaan harus menunjang alat excavator dengan performansi kinerja mesin yang baik. Terdapat enam subsistem penyusun excavator yaitu bucket, arm, boom, cabin, upper structure, dan under carriage. Masing-masing subsistem terdiri lagi dari beberapa komponen penyusun. Suku cadang komponen memiliki peran penting dalam peningkatan kinerja sebuah mesin. Saat ini perusahaan belum memiliki sparepart management, sehingga diperlukan manajemen spareparts yang optimal agar kegiatan pemeliharaan dan operasional alat berat tidak terhambat. Yang perlu dilakukan dalam pengelolaan suku cadang yaitu pemilihan subsistem kritis menggunakan risk matrix. Berdasarkan hasil perhitungan risk matrix, terpilih tiga subsistem kritis yaitu bucket, arm, dan upper structure. Selanjutnya ditentukan pula komponen kritisnya menggunakan reliability centered spares worksheet (RCS worksheet). Hasil yang didapat berdasarkan perhitungan RCS worksheet yaitu terpilih 3 komponen kritis diantaranya komponen tooth bucket, seal arm, dan v-belt. Setelah itu, dihitung kebutuhan komponennya selama satu tahun menggunakan poisson process. Dari setiap komponen selanjutnya dilakukan perhitungan kebijakan inventory yang optimal sehingga didapat total biaya inventory yang dikeluarkan selama satu tahun sebesar Rp 16.752.771. Kata kunci : Inventory, Risk Matrix, Reliability Centered Spares Abstract PO Rajawali project is one of the individual service companies engaged in the sale of construction equipment. The Rajawali PO project has several heavy equipment for rent, for forklifts, bulldozers, tandem rollers, excavators, dump trucks, and cranes. Among these heavy equipment, excavators are the most commonly hired heavy equipment. To achieve customer satisfaction on the services offered, the company must support the excavator with a good engine performance. There are six subsystem of the excavator that is bucket, arm, boom, cabin, top structure, and under carriage. Each subsystem consists of several constituent components. Spare parts have an important role in the machine. Currently the company does not have sparepart management, so the optimal spare part management is required in order that activities and equipment are not hampered. The initial stage that needs to be done in the management of spare parts is the selection of critical subsystems using risk matrix. Based on the calculation of risk matrix, three critical subsystems are bucket, arm, and upper structure. Also apply critically by using spares-centered worksheets (RCS worksheets). The results obtained from the calculation of the RCS worksheet include 3 crtitical components are tooth bucket, a seal arm, and a vbelt. After that, the calculation of component requirement for one year using poisson process. From each component then done the calculation of optimal inventory policy. Total inventories incurred during one year amounted to Rp 16,752,771. Keywords: Inventory, Risk Matrix, Reliability Centered Spares ISSN
Simulasi Dan Analisis Efek Nonlinier Pada Performansi Sistem Very Narrow Channel Spacing Dwdm-rof Hermawan Widiyanto; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan teknologi telekomunikasi dewasa ini telah me munculkan kebut uhan seperti me mberikan jaminan QoS yang baik kepada pelanggan, rugi- rugi akibat interferensi yang rendah, peningkatan cakupan layanan, akses data berkecepatan tinggi, dan kebut uhan bandwidth yang besar. Teknik Radio over Fiber (RoF) dengan sistem termultipleksi DWDM dapat me njadi pilihan unt uk me ntransmisikan sejumlah besar data melalui sebuah serat optik. Akan tetapi dibalik se mua kelebihan yang didapatkan, terdapat suat u fenome na yang me mbatasi performansi sistem komunikasi serat optik seperti efek nonlinier yang dapat disebabkan oleh kerr effect. Pada t ugas akhir ini, dirancang suat u pemodelan yang menggabungkan teknik RoF dengan teknik DWDM dengan software OptiSystem unt uk me ngetahui pe ngaruh dari Cross Phase Modulation (XPM) pada kondisi very narrow channel spacing. Lalu dilakukan perubahan variabel-variabel pengujian seperti spasi kanal antar panjang gelombang, dan me nguji link dengan dua optical amplifier yang berbeda pada skenario jumlah kanal dengan 4,8,16, dan 32 kanal DWDM. Dari hasil penelitian akhir ini, didapatkan bahwa skema yang paling optimal dalam me minimalisir efek non linier Cross Phase Modulation adalah dengan menggunakan penguat SOA pada link DWDM-RoF dengan 8 kanal pada spasi kanal 0.6 nm. Didapat nilai rata-rata Q factor tertinggi yait u 5.8587275, dan tiga dari delapan kanalnya me miliki nilai Q factor diatas 6 atau BER dibawah 10 -9 . Kata kunci: DWDM-RoF, Cross Phase Modulation, Spasi Kanal, dan Q factor
Mesinpengering Pakaian Menggunakan Elemen Pemanas Ptc Susetyo Agung Prabowo; Tri Ayodha Ajiwiguna; M.Ramdlan kirom
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air. Energi panas ini biasanya bisa didapatkan dari sinar matahari. Namun ketika musim penghujan, kondisi ini menghambat segala sesuatu yang sangat bergantung pada sinar matahari, salah satunya dalam hal mengeringkan pakaian. Maka dari itu diperlukan suatu alat bantu yang dapat mengeringkan pakaian tanpa tergantung pada sinar matahari. Mesin pengering pakaian adalah mesin yang digunakan untuk mengeringkan pakaian dengan energi panas buatan, salah satu penghasil pemanas buatan adalah elemen pemanas. Elemen pemanas buatan yang digunakan pada penelitian ini adalah elemen pemanas PTC. Elemen pemanas PTC ini akan memanaskan suhu dalam ruangan segienam hingga 50º C sehingga panas yang dihasilkan elemen pemanas PTC dapat mengubah air yang terkandung dalam pakaian menjadi uap air yang kemudian akan dilepas ke lingkungan dengan bantuan kipas. Berdasarkan hasil perhitungan dan pengujian, beban pemanasan total dari rancang bangun mesin ini sebesar 817,8 Watt, kemampuan mesin menguapkan massa air rata-rata 557.03 gram/jam dengan kelembaban ruang pengeringan ketika pakaian kering 30,06% dan mesin ini mencapai titik optimumnya untuk jumlah pengeringan pakaian sebanyak 12 pakaian. Kata kunci : Pengeringan, mesin pengering pakaian, elemen pemanas PTC, beban pemanasan Abstract Drying is a simultaneous process of heat transfer and water vapor that requires heat energy to evaporate water content. This heat energy can usually be obtained from sunlight. But during the rainy season, this condition inhibits everything that is very dependent on sunlight, one of which is in drying clothes. Therefore it is necessary a tool that can dry clothes without depending on sunlight. Clothes dryer is a machine used to dry clothes with artificial heat energy, one of the producers of artificial heating is a heating element. The artificial heating element used in this study is the PTC heating element. This PTC heating element will heat the ambient heating temperature up to 50º C so that the heat generated by the PTC heating element can change the water contained in the garment into water vapor which will then be released into the environment with the help of the fan. Based on the calculations and tests, the total heating load from the engine design is 817,8 Watt, the machine's ability to evaporate the average water mass 557.03 gram / h with the humidity of the drying chamber when 30.06% dry clothing and the machine reaches its optimum point for the number of clothes drying is 12 clothes. Keywords: Drying, clothes drying machine, PTC heating element, heating load
Analisis Kebutuhan Pelayanan Jasa Pengiriman Paket Kantorpos Dengan Menggunakan Metode Impotance Performace Analysis Arbidinata Setiawan; Husni Amani; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengiriman paket merupakan salah satu usaha jasa pengiriman yang banyak diminati. Perkembangan E-commerce di Indonesia menjadi salah satu pemicu untuk menggunakan jasa pengiriman paket. Salah satu perusahaan yang menekuni profesi perngiriman paket adalah PT. POS Indonesia. Menurut Annual Report Kantorpos 2015, jumlah pengiriman paket menurun dari tahun sebelumnya. Sehingga dengan melihat keadaan tersebut, diperlukan pencarian akar permasalahan yang dihadapi oleh Kantorpos, khususnya pada jasa pengiriman paket pos. kebutuhan dari pelayanan jasa pengiriman perlu diidentifikasi dengan memperhatikan kondisi saat ini dan kondisi ideal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode customers satisfaction index dan importance performance analysis. Hasil penelitian merupakan usulan yang diberikan kepada Kantorpos untuk memperbaiki pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata kunci : Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index, PT. POS Indonesia
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (ahp) Dan Data Envelopment Analysis (dea) Di Pt Pindad Mohammad Gian Harlawan; Ari Yanuar Ridwan; Saskia Puspa Kenaka
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Pindad merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri manufaktur di Indonesia. Salah satu produk PT Pindad yang dapat digunakan secara komersil adalah Excavator dengan merek Excava 200. Produksi Excava 200 baru berjalan selama dua tahun yang dimulai pada Juli 2016. Dalam dua tahun produksi Excava 200, PT Pindad beberapa kali mengganti supplier yang menyediakan part Excava 200. Pergantian supplier yang cukup sering terjadi karena belum adanya supplier yang tepat untuk dapat bekerja sama dalam jangka panjang dengan PT Pindad. Tujuan dari penelitian ini adalah perancangan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu dalam pemilihan supplier dengan mempertimbangkan berbagai kriteria kualitatif dan kriteria kuantitatif. AHP digunakan untuk memberikan nilai kriteria kualitatif dan kriteria kuantitatif didapatkan dari data PT Pindad. Nilai kriteria tersebut dijadikan acuan dalam melakukan evaluasi efisiensi setiap alernatif supplier dengan menggunakan metode Basic DEA (CCR Model). Untuk penentuan ranking setiap alternatif supplier diselesaikan dengan menggunakan metode Super-efficiency DEA. Bobot alternatif supplier yang paling besar adalah Supplier 4 dengan 2,381. Sistem pendukung keputusan dirancang menggunakan Macro VBA pada Excel 2013. Keyword : decision support system, data envelopment analysis, analytic hierarchy process, visual bacis for application, macro, supplier Abstract PT Pindad is one of the companies engaged in the manufacturing industry in Indonesia. One of PT Pindad's products that can be used commercially is Excava 200 brand Excavators. Production of Excava 200 has only been running for two years starting in July 2016. Within two years of Excava 200 production, PT Pindad changed suppliers several times. Supplier changes are quite frequent due to the absence of the right supplier to be able to cooperate in the long term with PT Pindad. The purpose of this study is to design a decision support system that can assist in selecting suppliers by considering various qualitative criteria and quantitative criteria. AHP is used to provide qualitative criteria values and quantitative criteria values obtained from PT Pindad’s data. The criteria are used as a reference in evaluating the efficiency of each supplier using the Basic DEA (CCR Model) method. For ranking determination, each alternative supplier is completed using the Superefficiency DEA method. The largest alternative weight of suppliers is Supplier 4 with 2,381. The decision support system is designed using Macro VBA in Excel 2013. Keyword : decision support system, data envelopment analysis, analytic hierarchy process, visual bacis for application, macro, supplier
Simulasi Dan Analisis Pencari Reff Dan Verse Lagu Pada Musik Digital Dengan Metode Korelasi Firmansyah Patriandhika; Rita Magdalena; I Nyoman Apraz Ramatryana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dimasa globalisasi saat ini terutama tekonologi komunikasi dan informasi yang berbasiskan komputer berkembang sangat pesat, dan teknologi menjadi kebutuhan masyarakat dunia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan yang cepat pada bidang teknologi telekomunikasi. Pengolahan sinyal informasi merupakan salah satu bagian dari teknologi telekomunikasi. Pengolahan sinyal informasi ini mencakup luas, salah satunya adalah mengidentifikasi sinyal informasi pada lagu. Lagu dijadikan sebagai objek yang utama, dikarenakan perkembangan musik yang begitu pesat juga. Pada penelitian sebelumnya mencoba dibuat suatu aplikasi menentukan sebuah judul lagu dengan memanfaatkan ekstraksi ciri., Penelitian tersebut merekam lagu dari awal sampai akhir untuk mendapatkan sebuah judul. Namun sistem tersebut masih secara manual untuk menentukan bagian mana verse dan reff lagu. Maka dari itu, peneliti yang mengerjakan tugas akhir saat ini, akan mengembangkan potensi baru, dimana akan mencari reff dan verse lagu selanjutnya secara otomatis, dengan syarat mendengar bagian pertama dari lagu tersebut. Dengan memanfaatkan perkembangan audio processing yang sangat membantu dalam perkembangan industry music digital, sistem yang akan dibuat menggunakan lagu sebagai input yang kemudian dilakukan pencarian untuk menentukan kesamaan jarak antara panjang pola yang sama dengan menggunakan metode Korelasi Setelah pengujian dengan skenario yang berbeda pada sistem yang dirancang maka diperoleh beberapa akurasi. Pengujian skenario dilakukan pada ukuran frame 250ms, 500ms, 750ms, 1000ms, dan 2000ms. Dari hasil yang telah diuji, sistem menghasilkan akurasi yang baik pada ukuran frame 1000ms dan 2000ms dengan nilai mencapai 92%. Dan waktu komputasi yang baik terdapat pada ukuran frame 2000ms dengan waku ekstraksi ciri 2,9 detik dan waktu proses pencarian verse dan reff lagu 4 detik.Kata Kunci : Pencarian Verse dan Reff, Korelasi
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Aplikasi Informatika Diskominfo Jawa Barat Rully Septiaria; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) merupakan sebuah instansi yang memiliki fokus dalam bidang komunikasi dan informatika yang telah tertera pada Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2010 Bab II tentang Tugas, Fungsi, Rincian Tugas Unit dan Tata Kerja. DISKOMINFO ini memiliki visi terwujudnya masyarakat Jawa Barat maju berbasis TIK. Demi terwujudnya visi tersebut, DISKOMINFO harus selalu meningkatkan pelayanan dibidang TIK yang didukung dengan perkembangan teknologi saat ini. DISKOMINFO harus mampu menyelaraskan antara strategi bisnis dengan TI, khususnya pada fungsi Aplikasi Informatika. Dalam menyelaraskan strategi bisnis dan TI dibutuhkan perancangan EA yang dibantu dengan metode TOGAF ADM framework sebagai panduan dalam pembuatan perancangan. Dalam pembuatan perancangan EA ini dimulai dari fase preliminary hingga fase migration planning. Hasil dari penelitian ini berupa blueprint dari arsitektur bisnis sampai TI saat ini beserta usulan dalam melakukan perbaikan terutama pada fungsi Aplikasi Informatika yang nantinya dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan perencanaan strategis SI pada DISKOMINFO, serta menghasilkan IT roadmap yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam melakukan implementasi rancangan EA. Kata Kunci: Diskominfo, EA, Aplikasi Informatika, TOGAF ADM, IT Roadmap. Abstract Dinas Komunikasi and Informatika (DISKOMINFO) is an institution that has a focus in the field of communications and informatics that has been listed in Governor Regulation No. 55 of 2010 Chapter II on Duties, Functions, Unit Duty Details and Work Procedures. DISKOMINFO has a vision of realization of advanced West Java community based on information and communication technology. For the sake of the realization of the vision, DISKOMINFO should always improve services in the field of information and communication technology supported by technological developments today. DISKOMINFO should be able to align business strategy with information technology, especially in the function of Informatics Applications. In aligning business strategy and information technology, it is needed to design EA which is assisted by TOGAF ADM framework method as a guide in making design. In making the design of EA is started from the preliminary phase to the migration planning phase. The result of this research is blueprint from business architecture to current information technology along with suggestion in doing improvement especially in Informatics Applications function which can be used as reference in making strategic planning of information system at DISKOMINFO, and produce IT roadmap can be used as a guide in implementing EA design. Keywords : Diskominfo, EA, Informatics Applications, TOGAF ADM, IT Roadmap
Perancangan Dan Implementasi Prototype Sistem Monitoring Posisi Perahu Nelayan Di Perairan Laut Menggunakan Sistem Gps Berbasis Arduino Dengan Metoda Kalman Filter Shafiyyah Shafiyyah; Porman Pangaribuan; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan sistem konvensional yang digunakan pada perahu nelayan saat ini, mereka tidak bisa dengan mudah mengetahui posisinya dan batas Negara lain secara mudah. Jika terjadi suatu masalah seperti kecelakaan, kerusakan mesin kapal, nelayan yang sakit, dan membutuhkan pertolongan maka pertolongan yang mereka terima sangat minim. Sistem Monitoring Pada Perahu Nelayan dilakukan dengan cara memberikan titik koordinat sebagai peringatan batas Negara lain, dan jika terjadi sesuatu masalah petugas pelabuhan dapat mengetahui posisi nelayan dengan cepat menggunakan tombol Save Our Soul (SOS). Perancangan menggunakan Global Positioning System (GPS) sebagai penentu posisi , Radio Frekuensi Transmitter sebagai pengirim dan Radio Frekuensi Receiver sebagai penerima. Untuk estimasi posisi dari perahu nelayan digunakan metode estimasi Kalman Filter. Hasil perancangan sistem monitoring pada perahu nelayan membutuhkan jarak terdekat dari perahu nelayan ke batas peringatan. Pada hasil simulasi didapatkan error rata – rata jarak terdekat sejauh13.45 m tanpa metode Kalman Filter dan 6.4 m menggunakan metode Kalman Filter dimana perhitungan error tersebut mendekati posisi perahu nelayan sebenarnya. Dengan menggunakan metoda Kalman Filter dapat mengurangi noise dari sensor GPS dengan keakuratan data sebesar 95% . Kata kunci : Global Positioning System (GPS) , Radio Frekuensi Transmitter & Receiver, Kalman Filter, Save Our Soul (SOS), Sistem Monitoring

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue