cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Proposal Of Periodic Inventory Review Policy For Irregular Demand In A Case Study Of Pt Abc Duri-riau Mutia Permatasari; Ari Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT ABC is one of the big companies engaged in services. Has two types of business, namely drilling services for mining and trading services which is a trading business that supplies the logistics needs of a company. PT ABC has three offices, namely head office located in Sidoarjo temple area, branch office of Pekanbaru and Jakarta. In the inventory terms, this company has been dealing with irregular demand which is lumpy. In 2016, the stock reached 60,774 units when demand is 13,175 units and make the high total inventory cost as much as $10,690.51 per year.. The model that is suggested for this problem is Periodic Review System under normal distribution data over lead time was performed in one of PT ABC’s central warehouse in Duri, Riau. By using the Periodic Review System as the proposal policy to reduce the overstock that kind is used according to the ABC analysis of each item, the percentages of reduction is up to and could save the total inventory cost up about 92.24% or equals to USD($) 9,861.35. Keywords: Irregular Demand, Lumpy, ADI-CV, Normal Distribution, Periodic Review (T,r,R), Periodic Review (T,R), Overstock
Desain Dan Implementasi Sistem Keamanan Sepeda Motor Berbasis Mikrokontroler Fernando Napitupulu; Ekki kurniawan; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak cara yang sudah dilakukan untuk mengantisipasi pencurian sepeda motor diantaranya menggunakan kunci ganda , gembok maupun alarm namun beberapa cara ini tidak dapat mengatasi maraknya pencurian sepeda motor yang terjadi saat ini. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini dirancang sebuah alat yang mampu meminimalisir tindak kriminal tersebut. Setiap saat sepeda motor akan digunakan , pengguna diwajibkan untuk input password pada keypad yang telah disediakan ataupun dengan mengirimkan pesan teks dari nomor pengguna. Jika prosedur tidak dilakukan maka alat yang dirancang akan secara otomotis memutus aliran listrik dari aki dan memberi peringatan melalui alarm buzzer (dengan membunyikan klakson) dan sms gateway serta modul GPS akan mengupdate lokasi sepeda motor berhenti dan menyimpan data tersebut. Hasil dari komunikasi GPS yaitu koordinat akan dikirimkan melalui pesan singkat ke nomor pengguna yang dapat langsung melalui google maps ataupun google earth melalui komunikasi serial dengan arduino UNO. Kata kunci : GPS,keypad,buzzer,mikrokontroller,sms gateway
Identifikasi Usia Manusia Berdasarkan Radiograf Panoramik Gigi Akar Tunggal Menggunakan Metode Gray Level Co-occurrence Matrix Irene Dewi Kurniawati; Bambang Hidayat; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan forensik diperlukan untuk mengidentifikasi usia seseorang dimana usia kronologis seorang individu tersebut tidak diketahui karena identitas asli tidak ada. Identifikasi usia dapat dilakukan pada individu hidup maupun mati. Bagian tubuh yang umumnya dipakai untuk mengidentifikasi usia adalah gigi. Pada umumnya, perkembangan gigi seseorang akan berbanding lurus dengan bertambahnya usia yang dapat dilihat dari pulpa giginya. Pulpa gigi akan semakin menyempit seiring dengan bertambahnya usia manusia, begitu pun sebaliknya. Pada penelitian ini, gigi yang dipakai untuk mengidentifikasi usia adalah pulpa gigi yang berakar tunggal, yaitu pulpa gigi kaninus menggunakan teknik radiograf panoramik. Pada tugas akhir ini, tahap awal yang penulis lakukan adalah akuisisi citra, berikutnya ialah pre-processing, yaitu dengan melakukan resize citra, mengubah citra rgb menjadi grayscale dan melakukan histeq. Untuk proses ekstraksi ciri, penulis menggunakan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix, dimana dalam perhitungan statistiknya menggunakan distribusi histogram dengan mengukur tingkat kekontrasan, granularitas, dan kekasaran suatu daerah dari hubungan ketetanggaan antar piksel di dalam citra. Dan untuk metode klasifikasi, penulis menggunakan metode Learning Vector Quantization, yang bertujuan untuk mendapatkan distribusi kelas vector terdekatnya agar dapat meminimalkan kesalahan dalam proses klasifikasi. Penelitian ini menghasilkan akurasi sistem sebesar 65.96% dari 47 data uji yang terdiri dari 7 kelas usia, dimana kelas I = 14-16 tahun, kelas II = 16-19 tahun, kelas III = 19-20 tahun, kelas IV = 20-24 tahun, kelas V = 24- 26 tahun, kelas VI = 26-30 tahun, dan kelas VII = 30-60 tahun. Dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa sistem yang telah dibuat dapat digunakan untuk mengidentifikasi usia seseorang. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam mengidentifikasi usia seseorang agar menjadi lebih singkat dan mudah. Kata kunci : Identifikasi, Radiograf Panoramik, Pulpa Gigi, Gray Level Co-Occurrence Matrix ABSTRACT A forensic examination is needed to identify the age of a person where the individual's chronological age is unknown because the original identity is not available. Age identification can be performed both on an alive and a dead individual. The body part that is commonly used to identify a person's age is the tooth. In general, the development of a person's teeth will be proportional to the increase in age that can be seen from the pulp of his teeth. The dental pulp will further narrow as the human age, and vice versa. In this study, the teeth used to identify a person's age were the single-rooted pulp teeth, the canine pulp, using a panoramic radiograph technique. In this final project, the first step that writer do is image acquisition, the next is pre-processing, by resize the image, convert rgb image to grayscale and do histeq. For the feature extraction process, the writer used the Gray Level Co-Occurrence Matrix method, where the statistic calculation used the histogram distribution by measuring contrast, granularity, and roughness level of a region of the neighboring relationship between pixels in an image. And for the classification method, the writer used the Learning Vector Quantization method, which aims to obtain the distribution of the closest vector class in order to minimize errors in the process of classification. This study resulted in a system accuracy of 65.96% of 47 test data consisting of 7 age classes, where class I = 14-16 years, class II = 16-19 years, class III = 19-20 years, grade IV = 20-24 year, class V = 24-26 years, class VI = 26-30 years, and class VII = 30-60 years. From the research that has been done, it can be concluded that the system that has been created can be used to identify the age of a person. This research is expected to help the identification of the age of a person to take a shorter time and to be easy. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 4937 Keywords: Identification, Panoramic Radiograph, Pulp Gear, Gray Level Co-Occurrence Matrix
Aplikasi Pesan Dengan Algoritma Twofish Pada Platform Android Midian Octaviano Gurning
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi mobile sangat cepat dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir ini. Dan Android menjadi salah satu platform yang paling populer digunakan. Diiringi dengan semakin banyaknya  pengguna,  sistem  keamanannya  juga  harus  semakin  ditingkatkan.  Dibutuhkan  sistem enkripsi dan dekripsi yang cukup aman dan juga cepat agar tidak membebani perangkat pengguna. Salah satu alternatifnya adalah enkripsi dengan menggunakan algoritma Twofish. Pada tugas akhir ini, algoritma   Twofish   digunakan   untuk   enkripsi   SMS   (Short   Message   Service)   dengan   bahasa pemrograman Java. Aplikasi ini diharapkan bisa beroperasi tanpa menghambat kinerja dari perangkat dengan menggunakan algoritma Twofish. Kata kunci : Kriptografi, enkripsi, dekripsi, Twofish, Android, SMS
Analisis Sistem Rekognisi Iris Menggunakan Jarak Hamming Luke Manuel Daely; Adiwijaya Adiwijaya; Said Al Faraby
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada makalah ini penulis membuat dan menguji sistem rekognisi iris menggunakan jarak Hamming. Rekognisi iris merupakan topik penelitian yang mempelajari teori-teori yang menjadi dasar penerapan sistem pengenalan identitas manusia berdasarkan pola iris mata. Sistem rekognisi iris yang dibuat menggunakan algoritma Hough Transform untuk proses segmentasi, Rubber Sheet untuk proses normalisasi, Log-Gabor satu-dimensi untuk ekstraksi fitur, dan jarak Hamming untuk proses matching. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai threshold yang paling optimal, yaitu threshold=0.2, dengan akurasi=0.65333. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi sistem rekognisi iris sangat dipengaruhi oleh dataset yang digunakan, sehingga penggunaan sistem rekognisi iris disarankan untuk dilengkapi dengan modul akuisisi yang dapat mengambil citra iris dengan kualitas tinggi. Kata kunci : rekognisi iris, biometrik, rekognisi pola, pengolahan citra Abstract In this paper we create and evaluate iris recognition system using Hamming distance. Iris recognition is a research topic which study theories behind the application of human identity recognition system based on iris pattern. Developed iris recognition system using Hough Transform algorithm for segmentation process, Rubber Sheet for normalization process, 1D Log-Gabor for feature extraction process, and Hamming distance for matching process. The most optimal threshold is found from testing result, which is threshold=0.2, with accuracy=0.653333. Testing results shows that iris recognition system is highly dependent with dataset which is used. Hence, iris recognition system should be accompanied with acquisition module which can take high-quality iris image. Keywords: iris recognition, biometric, pattern recognition, image processing
Optimalisasi Umur Mesin Dan Jumlah Maintenance Set Crew Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (lcc) Dan Reliability Availability Maintainability Analysis (ram) Pada Water System Hot Strip Mill Di Pt Krakatau Steel (persero) Tbk Ilham Nur Hakim; Judi Ahilman; Novendri Novendri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan baja kasar (crude steel) tercatat terus meningkat, yaitu dari 7,4 juta ton pada 2009 menjadi 12,7 juta ton pada 2014. Kebutuhan baja kasar diproyeksikan akan mencapai 17,5 juta ton di tahun 2019. PT Krakatau Steel adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mempunyai kapasitas sebanyak 3,15 juta ton per tahun. kapasitas yang paling besar yaitu baja Hot Rolled Coil/Plate sebesar 1,55 juta ton per tahun yang dihasilkan di pabrik Hot Strip Mill (HSM). Bisa dikatakan 49% kapasitas produksi pada PT Krakatau Steel dihasilkan oleh pabrik HSM. Untuk menjaga agar kualitas dari baja yang dihasilkan, terdapat Water System yang merupakan sistem pengairan pada pabrik yang digunakan untuk mengurangi defect pada produk akibat scale. Oleh karena itu, perlu adanya analisis Reliability, Availability, dan Maintainability (RAM) serta penentuan umur mesin optimal pada Water System dan jumlah maintenanace crew yang tepat. Metode yang digunakan adalah metode Life Cycle Cost dan RAM. Dari hasil pengolahan data menggunakan RAM Analysis dengan menggunakan pemodelan reliability block diagram (RBD), sistem memiliki nilai Reliability 34,447% pada jam ke 168. Nilai Inherent Availability sebesar 99,9993% dan Opertational Availability 99,9973223%. Berdasarkan World Class Maintenance Key Performance Indicator (KPI) , indikator dari Leading Availability sudah mencapai target indikator yang diberikan. Berdasarkan hasil perhitungandidapatkan Life Cycle Cost terkecil adalah Rp 27.348.870.107 dengan umur optimal tujuh tahun dan jumlah maintenance crew berjumlah dua. Kata Kunci: Reliability, Availabilty, Maintainability, Life Cycle Cost
Pemodelan Dan Simulasi Penyebaran Penyakit Tuberkulosis Berbasis Sistem Agen Gema Wahyu Saputra; Budhi Irawan; Purba Daru Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia sebagai salah satu negara yang masuk dalam kategori negara beban tinggi terhadap Tuberkulosis, berada pada peringkat kelima setelah India, Cina, Afrika Selatan, dan Nigeria. Berbagai faktor mempengaruhi penyebaran penyakit ini diantaranya adalah kontak dengan orang yang terinfeksi, jarak antar orang sehat dan orang yang terinfeksi, faktor lingkungan, suhu ruangan, serta daya tahan tubuh manusia itu sendiri. Pemodelan dan simulasi penyebaran penyakit dengan menggunakan Agent Besed Model (ABM) adalah salah satu cara agar dapat mengetahui bagaimana penyakit tuberkulosis menyebar melalui orang yang terinfeksi penyakit kepada orang lain. Simulasikan perkembangan penyakit Tuberkulosis ini dekembangkan melalui beberapa faktor yaitu lingkungan, manusia sehat dan manusia yang terinfeksi. Penelitian ini diimplementasikan menggunakan framework NetLogo. Kata kunci : Sistem Agen, NetLogo, Simulasi. Abstract Indonesia as one of the countries that fall into the category of high-load countries against Tuberculosis, is ranked fifth after India, China, South Africa, and Nigeria. Various factors affect the spread of this disease include contact with infected people, the distance between healthy people and people who are infected, environmental factors, room temperature, and human immune itself. Modeling and simulating the spread of disease using Agent Besed Model (ABM) is one way to know how tuberculosis disease spreads through people infected with diseases to others. Simulate the development of Tuberculosis disease is developed through several factors namely the environment, healthy humans and humans are infected. This research is implemented using NetLogo framework. Keywords : Agent System, NetLogo, Simulation.
Analisis Interferensi Radio Penyiaran Fm Di Sekitar Bandar Udara Husein Sastranegara Terhadap Frekuensi Penerbangan Agie Vadhillah Putri; Heroe Wijanto; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerbangan adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas pemanfaatan wilayah udara,pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, keselamatan dan keamanan, lingkungan hidup, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya. Komunikasi penerbangan antar Bandar udara berfungsi untuk memberikan pelayanan berupa informasi penerbangan dari satu Bandar udara ke Bandar lainnya. Selain itu, juga ada komunikasi penerbangan antar petugas ATC (Air Traffic Control) dan pesawat. Sistem komunikasi penerbangan antar petugas Air Traffic Control dan pesawat disebut sistem komunikasi penerbangan bergerak. Di Indonesia sistem komunikasi penerbangan bergerak ini sering mengalami gangguan karena adanya interferensi dari frekuensi lain yang berpropagasi di sekitar pesawat maupun ATC. Gangguan ini dapat menyebabkan bahaya yang besar untuk keselamatan penerbangan tersebut.Pada tugas akhir ini, dilakukan analisis terhadap sistem komunikasi radio penerbangan bergerak dengan radio penyiaran FM disekitar Bandar Udara Husein Sastranegara. Dari hasil perhitungan daya yang diterima oleh pesawat dari pemancar ADC dan APP di bandar udara Husein Sastranegara adalah –54.264 dBm dan -61.414 dBm. Nilai ini sudah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh ICAO dengan minimal penerimaan di pesawat adalah –85 dBm.Kata kunci : interferensi, sistem komunikasi penerbangan, radio penyiaran fm
Maintenance Portal Web Marketplace Event Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Iterative Dan Incremental Muhammad Edwin Baihaqi; Irfan Darmawan; Faisal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Maintenance merupakan salah satu hal yang terpenting pada pengembangan suatu sistem perangkat lunak. Maintenance dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari sistem seiring dengan perkembangan waktu dan perubahan requirement dari pengguna. Saat ini terdapat suatu pengembangan portal web event perguruan tinggi bernama acarakampus yang memanfaatkan konsep marketplace. Seperti sistem perangkat lunak lainnya, portal web acarakampus membutuhkan maintenance untuk meningkatkan kualitasnya. Beberapa hal ditemukan sebagai bahan untuk dilakukannya maintenance. Pada sistem yang telah ada saat ini belum menyediakan fitur yang dapat mengolah pola perilaku pengunjung situs atau keinginan pengunjung akan suatu jenis event sehingga tidak adanya fitur rekomendasi event yang diberikan kepada pengguna portal web acarakampus berdasarkan suatu indikator tertentu. Selain itu dibutuhkan perubahan dan peningkatan dari fitur-fitur yang telah ada. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan rancangan yang dapat menjadi acuan untuk melakukan maintenance portal web acarakampus. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan maintenance portal web marketplace event perguruan tinggi dengan menggunakan metode iterative & incremental. Kata kunci : maintenance, event, rancangan aplikasi website, iterative & incremental, rekomendasi, rekomendasi berbasis tag. Abstract Maintenance is one of the most important things in developing a software system. Maintenance is done to improve the quality of the system along with the development of time and changes in requirements of the user. Currently there is a development of a college event web portal called Acarakampus which utilizes the concept of marketplace. Like other software systems, the Acarakampus web portal requires maintenance to improve its quality. Some things were found as materials for maintenance. The existing system does not provide features that can process site visitor behavior patterns or visitor desires for a type of event so that there is no event recommendation feature provided to users of the Acarakampus web portal based on a particular indicator. In addition, changes and improvements to existing features are needed. To overcome these problems, a design is needed that can be used as a reference for maintenance of the Acarakampus web portal. The result of this study is a maintenance design of the college's event marketplace web portal using iterative & incremental methods. Keyword : maintenance, event, website application design, iterative & incremental, tag-based recommendations, recommendations.
Desain Dan Implementasi Kontrol Ketinggian Air Menggunakan Kontrol Pid Adaptif Singgih Prabowo Almanda; Erwin Susanto; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kontrol terdiri atas sekumpulan piranti-piranti dan peralatan peralatan elektronik yang mampu menangani kestabilan, akurasi, dan mengeliminasi   kesalahan pada sistem. Kontrol ketinggian air merupakan salah satu sistem yang membutuhkan tingkat kestabilan. Kontrol ketinggian air ini sangat banyak dibutuhkan dalam dunia industri, misalnya dalam industri kimia, proses produksi minyak dan gas, dan lain-lain. Pada tugas akhir ini penulis membuat atau mendesain sistem kontrol yang dapat memberikan kestabilan pada ketinggian air. Kestablilan ketinggian air ini akan dirancang dengan implementasi   PID   Adaptif.   Penggunaan   metode   ini   dimaksudkan   untuk   sistem  kontrol   mampu beradaptasi terhadap setpoint yang berubah-ubah. Pada perancangan alat pengontrolan ketinggian air ini menggunakan sensor ultrasonik sebagai feedback, Arduino Mega 250 sebagai kontrolernya dan pompa motor  DC  sebagai  aktuator.  Setelah  kendali  PID  Adaptif  direalisasikan  terhadap  sistem  kontrol ketinggian level air menghasilkan rise time pada setpoint dari 8 cm hingga 17 cm yang cenderung sama yaitu dengan rata-rata ± 46,6 detik dan settling time dengan rata-rata ± 54 detik, memiliki overshoot sekitar ± 0.09 cm dan error steady-state respon tidak ada. Kata Kunci : Sistem Kontrol, PID Adaptif, ketinggian air, rise time, settling time, overshoot

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue