cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Simulasi Pengelolaan Kerumunan Massa Demonstran Dengan Crowd Dynamic Model Muhammad Wahyudyanza; Kemas Lhaksama; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan akan kebutuhan teknologi dan informasi semakin menunjukkan peningkatannya seiring dengan bertambahnya waktu. Teknologi informasi berkembang begitu pesat karena adanya kebutuhan manusia yang menginginkan semua pekerjaannya dapat dibuat lebih mudah dan cepat tidak lain yaitu dengan adanya teknologi informasi. Simulasi pengelolaan kerumunan massa merupakan salah satu bentuk pengembangan kejadian yang terjadi di dunia nyata yang dibutuhkan oleh para penegak hukum untuk mengatur massa demonstrasi. Simulasi yang digunakan menggunakan metode crowd dynamic model dengan output berupa visualisasi menggunakan NetLogo. Simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan aparat dalam mengatur kerumunan massa khususnya massa demonstran. Kata kunci : Agent-Based Model, Crowd Movement, NetLogo
Analisis Produktivitas Mesin Berdasarkan Total Productive Maintenance (tpm) Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (oee) (studi Kasus Pada Mesin Ila-0005 Pada Pt. Xyz) Bina Wiraty Hasibuan; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji; Endang Budiasih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan data kerusakan dari perusahaan PT. XYZ, mesin ILA-0005 merupakan mesin yang paling banyak mengalami kerusakan sehingga diperlukan adanya kegiatan maintenance. Total Productive Maintenance (TPM) merupakan suatu pendekatan dalam Preventive Maintenance yang dapat digunakan perusahaan untuk mengevaluasi efektivitas fasilitas perusahaan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan mengeliminasi kerugian utama yang dikenal dengan Six Big Losses. Pengolahan data yang dilakukan berdasarkan data dari tahun 2016-2017, dan dari hasil perhitungan didapatkan nilai OEE pada tahun 2016 sebesar 88.734% dan pada tahun 2017 sebesar 83.859%. Pada perhitungan Six Big Losses mesin menunjukan bahwa persentase kerugian mesin pada tahun 2016 yang paling dominan terjadi Idling and Minor Stoppage Loss sebesar 43,33% dan pada tahun 2017 terjadi Reduced Speed Loss sebesar 55,47%. Hasil penelitian ini kemudian dapat digunakan untuk menunjukan bahwa efektivitas mesin ILA-0005 masih harus dilakukan perbaikan dengan cara berfokus mengeliminasi kerugian yang paling dominan. Selanjutnya dengan menerapkan konsep 8 pilar Total Productive Maintenance (TPM) yang berfokus pada pilar Autonomus Maintenance. Kata Kunci: Maintenance, Preventive Maintenance, TPM, OEE, Six Big Losses, Autonomus Maintenance Abstract Based PT. XYZ’s machine breakdown data, the ILA-0005 machine is the most frequently breakdowned machine so it needs maintenance procurement. Total Production Maintenance (TPM) is an approach in Preventive Maintenace that can be used by a company to evaluate the effectiveness of their facilities. The evaulation is undertaken to improve the facility Overall Equipment Effectiveness (OEE) score and to eliminate the major losses known as Six Big Losses. The data processing conducted based on the historical data from 2016-2017, and based on the calculation, results obtained that the OEE score in 2016 is 88.734% and in 2017 is 83.859%. On the calculation of Six Big Losses, the machine shows that the percentage of machine losses in 2016 is the most dominant with the Idling and minor stoppage loss is 43.33% and the Reduced Speed Loss is 55.47% in 2017. The result of this research can then be used to show that the effectiveness of ILA-0005 machine remains to be improved by focusing on eliminating the most dominant losses. Furthermore, by applying the concept of 8 pillars of Total Productive Maintenance (TPM) which focuses on the pillars of Autonomus Maintenance. Keywords: Maintenance, Preventive Maintenance, TPM, OEE, Six Big Losses, Autonomus Maintenance
Analisis Performansi Voip Pada Vanet Dengan Menggunakan Codec Suara G.711, G.729, Dan Gsm Herda Theo Perdana; Rendy Munadi; Doan Perdana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VANET (Vehicular Ad Hoc Network) saat ini sedang menerima banyak perhatian. Seperti jaringan lainnya, VANET dapat menyediakan layanan data, suara dan video. Pada layanan suara terdapat berbagai macam codec suara yang bisa dilewatkan pada jaringan. Untuk mengetahui codec suara yang baik dan efisien yang dapat dilewatkan di jaringan VANET maka perlu dilakukan perbandingan codec yang dilalakukan pada protokol routing dalam VANET. Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisis perbandingan performansi QoS pada VoIP dengan codec G.711, G.729, dan GSM di jaringan VANET menggunankan protokol routing OLSR. Data untuk analisis akan diambil melalui simulasi dengan menggunakan software network simulator-2.35 yang dijalankan pada sistem operasi linux. Simulasi akan dilakukan menggunakan skenario highway. Dari hasil penelitian ini, parameter QoS yang akan dianalisis antara lain adalah throughput, delay dan packet delivery ratio. hasil dari parameter QoS yang didapatkan kurang memuaskan karena belum sesuai dengan standar internasional yang sudah ditentukan, hanya parameter delay yang sudah sesuai. Namun, GSM adalah codec yang paling optimal dalam penelitian ini karena menjukkan performansi yang paling baik yaitu dengan delay rendah dan nilai PDR lebih baik diantara yang lain. Kata kunci : VoIP, codec, VANET, OLSR, Network Simulator
Analisis Pengaruh Temperatur Terhadap Produksi Biogas Pada Reaktor Anaerobic Buffled Reactor (abr) Mega Anita Sari; M. Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Biomassa merupakan sumber energi terbarukan dengan memanfaatkan limbah organik. Proses tersebut memiliki tiga proses fermentasi anaerob yaitu hidrolisis, asidogenesis, dan metanogenesis. Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi hasil produksi biogas adalah pH, dan temperatur. Penelitian ini menggunakan reaktor anaerobic buffled reactor (ABR) dengan kapasitas total 15 liter yang terdiri dari 2,5 liter ruang gas, 8 liter substrat nasi dan 4,5 liter bakteri rumen sapi. Meningkatnya pengkondisian temperatur maka hasil produksi gas juga akan semakin banyak. Volume total gas yang paling optimum dihasilkan pada temperatur 40 oC yaitu 11100 ml. Pada persentase gas hidrogen yang paling maksimum pada temperatur 35 oC yaitu 50,637 % dan jumlah padatan atau partikel terlarut di dalam air 1380 ppm. Temperatur 30 oC yang paling optimum dalam hasil produksi biogas dengan persentase metana 7,669 % menunjukkan pengkondisian mesofilik yang mampu bertahan pada fluktuasi temperatur ± 1 oC. Kata Kunci: Biomassa, anaerobic baffled reactor (ABR), pengkondisian temperatur. Abstract Biomass is a renewable energy source by utilizing the organic waste. This process has three anaerobic fermentation processes, such as hydrolysis, acidogenesis, and methanogenesis. Environmental factors which may affect the biogas production are pH and temperature. This research utilized an anaerobic buffled reactor (ABR) with a total capacity of 15 liters consisting of 2.5 liters of a gas chamber, 8 liters of rice substrate, and 4.5 liters of cow rumen bacteria. The enhancement of temperature conditioning, gas production would also have more result. Volume of total gas which was the most optimum was generated in temperature 40 oC was 11100 ml. The most optimum percentage of hydrogen gas in temperature 35 C was 50.637 % and total solids or soluble particles in the water was 1380 ppm. At a temperature of 35oC in the fermentation was 50.63 7% and the number of solids or particles dissolved in the water was 1380 ppm. The temperature of 30oC was the optimum temperature for biogas production with 7.669 % of methane indicated a mesophilic conditioning which as able to withstand the temperature fluctuations ±1oC. Keyword : Biomassa, anaerobic baffled reactor (ABR), temperature condition
Perancangan Aplikasi Smartphone Android Sebagai Pengendali Jarak Jauh Pada Sistem “smart Baby Monitoring” Usamah Ash-shidiq; Rumani M; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zaman sekarang ini kehidupan manusia semakin meningkat tingkat kesibukannya. Terutama saat sudah berkeluarga dan memiliki bayi. Bayi di awal kelahiran merupakan keadaan yang rentan sehingga wajib diawasi setiap saat. tapi hal tersebut bertentangan dengan kesibukan yang dihadapi orang tua, terutama ibu rumah tangga yang harus melakukan berbagai aktivitas dalam satu waktu termasuk mengawasi bayi. Oleh karena itu, adanya aplikasi monitoring akan membantu para orang tua untuk dapat mengawasi bayinya sambil melakukan aktivitas lainnya. Pada penelitian tugas akhir ini, penulis membuat aplikasi “Smart Baby Monitoring” untuk mengawasi dan mengontrol keranjang bayi secara real-time Memanfaatkan aplikasi Android, Raspberry Pi dan konsep IoT. Aplikasi terhubung dengan Raspberry Pi menggunakan bantuan web service. Motor servo untuk menggerakan keranjang bayi akan dikontrol oleh Raspberry-Pi secara langsung. Dari hasil pengujian Alpha, aplikasi Smart Baby Monitoring ini dapat digunakan sebagai pengendali portable menggunakan smartphone Andriod. Jaringan yang dipakai adalah jaringan lokal yang menggunakan Raspberry sebagai servernya dengan Respon Time sebesar 754,2 ms. Sedangkan hasil pengujian Beta yang berupa survey, mendapatkan hasil tingkat kepuasan 78,2%. Kata Kunci: Smartphone, Android, IoT
Perancangan Komponen Filter Pada Penerima Visible Light Communication (vlc) Muhammad Hidayat Abibi; Akhmad Hambali; Denny Darlis
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini menjadikan kebutuhan manusia terhadap teknologi yang lebih efisien telah sangat dibutuhkan. Salah satunya teknologi tanpa kabel mengalami perkembangan yang sangat pesat. Manusia memandang efisiensi dari komunikasi tanpa kabel sangat mendukung berbagai banyak jenis aktifitas, namun pada saat sekarang ini teknologi tanpa kabel masih didominasi oleh penggunaan frekuensi radio sebagai media pengiriman informasi. Melihat beberapa penelitian dunia kesehatan terhadap dampak radiasi gelombang elektromagnetik terhadap tubuh manusia sangatlah membahayakan atau ahli kesehatan menyebutnya silent killer. Terlepas dari itu jenis komunikasi tanpa kabel yang saat ini lagi ramai untuk dikembangkan yaitu komunikasi cahaya tampak. Komunikasi tanpa kabel yang memanfaatkan spektrum cahaya tampak sebagai media pengiriman informasi dan bebas dari radiasi gelombang elektromagnetik diprediksi akan menggantikan penggunaan frekuensi radio ditempat tertentu yang harus terbebas dari frekuensi radio. Pada tugas akhir ini, telah dilakukan perancangan sistem komunikasi cahaya tampak dengan mengirimkan sinyal digital dengan maksimum frekuensi 2 MHz. Perancangan blok sistem dibagian pengirim menggunakan LED RGB, sedangkan dibagian penerima ditambahkan kompenen filter optik dengan warna merah, hijau dan biru untuk mengubah kecendrungan pendeteksi cahaya merespon suatu panjang gelombang yang masuk. Kombinasi warna yang digunakan pada pengirim dan penerima mempengaruhi proses penerimaan informasi. Dari hasil pengujian, sistem komunikasi cahaya tampak mampu pengirimkan sinyal digital dengan warna lampu LED RGB pada jarak pengukuran 150 cm. setelah dilakukan kombinasi terhadap warna LED pengirim dan warna filter optik penerima, efektif dapat mengirim dan menerima sinyal hanya jika digunakan kombinasi warna yang sama antara pengirim dan penerima. Selain dari kesamaan kombinasi tersebut, informasi tidak dapat dideteksi dan diolah lebih lanjut. Kata Kunci: Komunikasi Cahaya Tampak, LED RGB, Optical Filter, VLC Abstract The rapid development of today's technology makes human need for more efficient technology has been needed. One of them wireless technology has developed very rapidly. Humans view the efficiency of wireless communication strongly supporting many types of activities, but at present wireless technology is still dominated by the use of radio frequency as a medium transmission of information. Looking at some of the world's health research on the effects of electromagnetic wave radiation on the human body is very dangerous or health experts call it a silent killer. Apart from that type of wireless communication that is currently more crowded to develop the visible light communication. wireless communication utilizing the visible light spectrum as an information transmission medium and free of electromagnetic wave radiation is predicted to replace the use of radio frequencies in certain places that must be free of radio frequency. This final project, the design of visible light communication system has been done by sending digital signal with maximum frequency of 2 MHz. The design of the system block in the sender section using RGB LED, while the receiver section added optical filter optical with red, green and blue to change the tendency of light detector to respond an incoming wavelength. The combination of colors used on the sender and receiver influences the process of receiving information. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 5389 2 The test results, visible light communication system capable of sending digital signals with color RGB LED lights at a distance of measurement 150 cm. after a combination of the color of the sending LED and the color of the receiving optical filter, it can effectively send and receive signals only if the same color combination is used between the sender and receiver. Apart from the similarity of combinations, information can not be detected and processed further Keywords: Komunikasi Cahaya Tampak, LED RGB, Optical Filtering, VLC
Perancangan Dan Analisis Optimasi Pada Audio Watermarking Dengan Metode Fft Dan Spread Spectrum Watermark Berbasis Log Coordinate Mapping Dengan Algoritma Genetika Hengki Setiadi; Gelar Budiman; Suci Aulia
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran informasi dan pertukaran data secara ilegal ini telah menimbulkan masalah seperti perlindungan hak cipta, autentifikasi, menjadi keuntungan intelektual bagi pihak yang tidak berwenang yang berbentuk digital seperti video,citra, dan audio. Maka perlunya dilakukan pengembangan teknologi yang bermanfaat serta bisa melakukan pengamanan lebih baik lagi untuk kedepannya untuk melindungi hak cipta dari penyebaran informasi dan data secara ilegal ini demi mengurangi pihak yang tidak berwenang dalam mengambil keuntungan. Metode watermarking adalah solusi dari masalah penyebaran informasi dan data secara ilegal ini. Dengan dikembangkannya metode ini diharapkan pihak yang memiliki hak cipta bisa menemukan pelaku kejahatan penyebaran informasi dan data secara ilegal ini.Watermarking adalah suatu metode yang digunakan untuk menyembunyikan data digital tanpa bisa dilihat atau didengar oleh indera penglihatan atau pendengaran. Watermaking diaplikasikan untuk melindungi Hak pada citra digital khususnya citra gambar. Fast Fourier Transform (FFT) adalah metode yang digunakan pada watermarking untuk mentransformasikan domain waktu ke domain frekuensi. Log Coordinate Mapping (LCM) adalah sistem yang digunakan untuk melakukan penyisipan watermarking dan ekstraksi watermarking atau pendeteksian. Sedangkan Spread Spectrum merupakan metode untuk menyebarkan sinyal komunikasi di seluruh spektrum frekuensi.Kata kunci: FFT,Watermarking,Spread Spectrum,Log Coordinate Mapping, Algorithm Genetic
Analisis Implementasi Layanan E-line, E-lan & L3vpn Berbasis Software Defined Network Menggunakan Nokia Network Services Platform Tadila Fadil; Ridha Muldina Negara; Tri Reza Gading
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berkembangnya persaingan network operator di era cloud network dalam pemberi layanan yang sangat baik kepada user menjadi perhatian oleh para network operator. Permasalahan yang timbul adalah performansi jaringan, penambahan konfigurasi yang semakin kompleks, bagian kontrol pun semakin rumit, tidak fleksibel dan sulit diatur mengakibatkan network operator sulit untuk memberikan service innovation dan proses provisioning perangkat jaringan menjadi lambat.Situasi jaringan yang ada saat ini tidak terlepas dari IP/Optical network dan terdiri dari berbagai macam perangkat yang berbeda vendor, hal tersebut mempengaruhi efisiensi waktu dan juga biaya dari sebuah NMS (network management system) dalam melakukan service provisioning dan monitoring sebuah jaringan operator, namun saat ini teknologi SDN (software defined network) mengubah paradigma network operator dalam hal service provisioning dan monitoring sebuah jaringan.Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisa perbandingan bagaimana membuat services E-Line, E-LAN dan L3VPN dengan menggunakan cara tradisional menggunakan CLI (Command Line Interface) dan dengan menggunakan Nokia NSP. Pada analisis ini juga membuktikan bahwa service yang telah dibuat ini dapat digunakan kemudian akan di kirimkan trafik dengan menggunakan traffic generator dan melihat nilai throughput, latency dan frame loss agar mencapai SLA (service level aggrement) yang di sepakati antara service provider dan pelanggan. Setelah dilakukan pengukuran pada 3 services dengan menggunakan trafik generator didapatkan hasil dengan nilai throughput yang diterima untuk 100 Mbps data yang dikirim sebesar 98,84 Mbps pada Frame Size 1518 bytes, 98,91 Mbps pada 2000 bytes dan 99,80 pada frame size 2100. Kemudian Hasil dari pengukuran latency berkisar antara 0.225-0.271 ms dengan maksimal durasi 10 detik dan Frame loss yang telah terukur adalah sebesar 0% frame loss yang membuktikan tidak ada frame loss yang terjadi Kata kunci : Nokia NSP, E-Line, E-LAN, L3VPN, SDN Abstract The evolve of network operator competition in the cloud network era in furnishing good service to user become an attention for the network operators. The issues that appear are that the performance of network, addition configuration that will become more complex, the control part become more complicated, unflexible and will be hard to handle and it leads the network operator become hard to provide service innovation and the process of network elements provisioning become more slower. This network situation right now was due in part to the IP/Optical network and consist by some types of element from different vendor, it affects the time efficiency and also the cost of NMS (Network Management System) in doing service provisioning and monitoring a network operator, but SDN (soft defined network) technology nowadays change the paradigm of network operator in service provisiocing and monitoring a network. In this final project, there will be a comparison analysis of how to make E-line, E-LAN and L3VPN services with traditional procedural using CLI (Command Line Interface) and Nokia NSP. This analysis also prove that the services can be use and then a traffic will be sent using traffic generator and see the throughput value, latency and frame loss so that it can reach SLA (Service Level Agreement) that is agreed by the service provider and customers. After a measurement of the 3 services using generator traffic, it can be concluded that with throughput value of 100 Mbps is 98,84 Mbps on 1518 bytes frame size, 98,91 Mbps on 2000 bytes frame size and 99,80 on 2100 bytes frame size. And the result of latency measurement is around ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 4407 0.225-0.271 ms with maximum duration 10 seconds and measured frame loss is 0% frame loss that prove that there is no frame loss. Kata kunci : Nokia NSP, E-Line, E-LAN, L3VPN, SDN
Prediksi Google Search Engine Result Page (serp) Menggunakan Classification And Regression Tree (cart) Yanuar Ishaq; Rian Febrian Umbara; Deni Saepudin
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pesat internet beberapa tahun terakhir memunculkan berbagai macam media online seperti website, blog, dan social media. Dari waktu ke waktu jumlah website yang ada di dunia semakin banyak. Website menjadi salah satu media informasi, hiburan, promosi dan lain-lain. Salah satu indikator dari suksesnya sebuah website adalah trafik. Trafik dapat berasal dari berbagai macam sumber, yang paling dominan adalah trafik yang berasal dari search engine. Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mencari parameter penting sebuah halaman web dalam Google search engine result page (SERP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Classification and Regression Trees (CART) untuk mendapatkan parameter-parameter yang berpengaruh terhadap peringkat hasil pencarian suatu halaman web pada Google SERP. Data yang digunakan adalah hasil pencarian 25 kata kunci atau keyword yang masing-masing hasil pencarian halaman web tersebut memiliki parameter-parameter. Parameter dari data tersebut lalu dimodelkan dengan Classification and Regression Trees dengan bantuan software Matlab. Dari hasil matlab diperoleh 2 parameter yaitu Page Authority dan Domain Authority. Kata kunci : SERP, CART, PA, DA
Simulasi Penyebaran Banjir Menggunakan Cellular Automata Zurratul Ikhsan; Budhi Irawan; Purba Daru Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan negara yang sering mengalami bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, kekeringan, gunung meletus dan lain-lain. Bencana banjir yang belakangan ini sering terjadi di Bandung, tepatnya terletak di daerah Pagarsih. Dampak yang ditimbulkan dari bencana banjir sangat beragam, mulai dari kerugian material, kerusakan lingkungan, bahkan korban jiwa. Penelitian ini berfokus pada bencana banjir yang sering terjadi di Indonesia khususnya pada musim hujan, yaitu dengan meneliti simulasi penyebaran banjir dengan metode Cellular Automata yang merupakan pemodelan sistematis dari sistem fisik dimana ruang dan waktu sistem yang digunakan sebagai diskrit dan jumlah kisi terdiri dari satu set nilai diskrit yang terbatas. Selain menggunakan metode tersebut dibutuhkannya parameter-parameter untuk mendukung penelitian ini seperti curah hujan, lahan, daya serap dan debit air. Berdasarkan hasil pengujian telah dilakukan pembuatan simulasi penyebaran banjir menggunakan Cellular Automata yang dapat memprediksi rasio kemungkinan rumah yang terkena banjir dan pola penyebarannya, sehingga Threshold yang paling mendekati pada rasio keadaan nyata adalah Threshold 0.4 dengan nilai rasio simulasi 19.5%, dimana mendekati nilai rasio keadaan nyata 19% yang memiliki selisih 0.5% dan model simulasi yang dibuat valid dengan tingkat kesalahan 0.0263%. Kata kunci : Simulasi, Banjir, Automata Seluler Abstract Indonesia is a country that often experienced natural disasters, such as earthquakes, floods, landslides, droughts, volcanoes erupt and others. The recent floods that often occur in Bandung, precisely located in the area Pagarsih. The impact of the flood disaster is very diverse, ranging from material losses, environmental damage, and even casualties. This study focuses on the flood disasters that often occur in Indonesia especially in the rainy season, namely by examining the simulation of the spread of flood by Cellular Automata method which is a systematic modeling of the physical system where space and time system used as discrete and the number of lattice consists of a set of values discrete is limited. Besides using the method, it is needed parameters to support this research such as rainfall, land, absorption and water discharge. Based on the results of the test has been done making the simulation of the spread of flooding using Cellular Automata which can predict the ratio of the possibility of homes affected by floods and distribution patterns, so that the Threshold closest to the real state ratio is Threshold 0.4 with 19.5% simulation ratio value, which approaches the real state ratio 19% had 0.5% difference and simulated model made valid with error rate of 0.0263%.. Keywords : Simulation, Flood, Cellular Automata

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue