cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Perancangan Dan Implementasi Smart Otoped Electric Swido Gari Tidargo; Angga Rusdinar; Prasetya Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan konsep kendaraan listrik merupakan pengembangan yang sedang menjadi tren pada perkembangan dunia otomotif. Ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) mendorong pengembangan dunia otomotif untuk menghadirkan suatu kendaraan trasnportasi alternatif sebagai solusi kendaraan transportasi masa depan. Tuntutan akan penyediaan kendaraan untuk transportasi yang mempunyai sifat efisiensi tinggi dan emisi polutan yang rendah menjadi transportasi masa depan dan menjadi revolusi kendaraan sebagai transportasi yang dapat diandalkan. Tugas akhir ini bertujuan untuk menciptakan sebuah otoped listrik dengan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sebagai smart key untuk menghidupkan sistem kelistrikan pada otoped, dan Liquid Crystal Display (LCD) Nextion sebagai user interface sistem keseluruhan otoped. Pada umumnya, kendaraan transportasi listrik berupa mobil listrik atau sepeda motor listrik. Hadirnya otoped listrik ini menjadi fenomena dalam perkembangan dunia transportasi kendaraan listrik yang dapat dikendarai atau digunakan mulai dari anak-anak hingga usia lanjut. Pada tugas akhir ini, implementasi perancangan desain pada otoped smart key untuk menghidupkan sistem kelistrikan. Pada saat pengujian output piezoelectric, nilai maksimum percepatan yang dihasilkan accelerometer adalah 14457 m/s2 menghasilkan output daya sebesar 126 μWatt. Pengujian efisiensi daya rata-rata BLDC adalah 78%. Pengujian pengisian baterai memerlukan waktu rata-rata 100 menit dengan tegangan maksimum adalah 38,15. Kata Kunci : smart key, smart otoped. Abstract The use of the concept of electric vehicles is a development that is becoming a trend in the development of the automotive world. Dependence on fuel oil (BBM) encourages the development of the automotive world to present an alternative transportation vehicle as a solution for future transportation vehicles. The demand for the provision of vehicles for transportation that have high efficiency properties and low pollutant emissions are the future transportation and become a vehicle revolution as a reliable transportation. This final project aims to create an electric scooter using Radio Frequency Identification (RFID) as a smart key to power electrical systems on autoparts and Liquid Crystal Display (LCD) Nextion as a fully automatic whole system user interface. In general, electric transportation vehicles are electric cars or electric motorbikes. The presence of electric scooters has become a phenomenon in the development of the world of transportation of electric vehicles that can be driven or used ranging from children to old age. In this final project, the implementation of smart key design to drive the electrical system. When testing piezoelectric output, the maximum value generated by the accelerometer is 14457 m / s2 resulting in a power output of 126 μWatt. The average BLDC test is 78%. The absolute battery charging test is an average time of 100 minutes with a maximum voltage of 38.15. Keywords: smart key, smart otoped.
Sistem Rekomendasi Pada Buku Dengan Menggunakan Tags And Latent Factors Shendy Murty; Dade Nurjanah; Rita Rismala
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Rekomendasi atau Recommender System, bertujuan untuk membantu user dengan cara memberikan rekomendasi kepada user ketika dihadapkan dengan jumlah informasi yang besar. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat membantu user dalam proses pengambilan keputusan, seperti buku apa yang akan dibaca. Dengan adanya rekomendasi yang tepat, user akan memiliki preferensi tambahan ketika mencari buku. Dalam pengerjaan Tugas Akhir ini, penulis menggunakan Tags and Latent Factors yang merupakan algoritma tambahan pada metode Matrix Factorization yang membantu sistem rekomendasi dalam meningkatkan akurasi prediksi sehingga mampu menebak minat user dan mampu memberikan rekomendasi. Tags berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan user untuk lebih memahami hubungan yang tidak diketahui antara item dan user itu sendiri, sedangkan latent factors bertujuan untuk membentuk kesamaan antara user dan item dimana kesamaan ini berupa antar user yang tertarik atau menyukai item yang sama. Pada Tugas akhir ini akan dilakukan skenario pengujian dimana nilai dari hasil pengujian akan menjadi parameter akurat atau tidaknya sebuah sistem dengan menggunakan Mean Absolute Error (MAE) . Diberikan 3 buah skenario pengujian dengan menggunakan 3 jenis dan jumlah data berbeda dan didapatkan 3 nilai hasil pengujian akhir dengan nilai masing-masing 0.41, 0.38, dan 0.38 dimana 3 nilai tersebut memiliki selisih yang tidak terlalu besar. Dan dapat disimpulkan bahwa Tags and Latent Factors dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi pada buku. Kata kunci: recommender system, matrix factorization, tags and tatent factors
Identifikasi Pola Sidik Bibir Pada Identitas Manusia Menggunakan Metode Content Based Image Retrieval (cbir) Dan Klasifikasi Learning Vector Quantization (lvq) Sebagai Aplikasi Bidang Forensik Biometrik Mutiara Ulfach; Bambang Hidayat; Fahmi Oscandar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ilmu forensik atau yang sederhananya biasa disebut forensik merupakan suatu ilmu yang dimanfaatkan untuk memudahkan dalam pemeriksaan dan pengumpulan bukti-bukti secara fisik dari tempat kejadian perkara sebagai proses penegakan keadilan maupun identifikasi secara pribadi. Mengidentifikasi wujud yang sudah tak utuh tersebut dapat dilakukan dengan forensik odontologi yang mengidentifikasi berdasarkan pengenalan fitur unik seperti pada sidik bibir. Pada bibir terdapat guratan-guratang unik yang berbeda-beda pada setiap individu dan dapat menjadi penentu jenis kelamin sehingga dapat mempermudah identifikasi. Guratan dan alur pada bibir merupakan pola-pola yang dapat di identifikasi melalui teknik biometrik. Teknik biometrik merupakan teknik untuk mengidentifikasi berdasarkan bagian tubuh atau kelakuan manusia tersebut, dan pada tugas akhir ini adalah sidik bibir.Tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan identifikasi pola sidik bibir yang berbeda-beda dengan menggunakan metode Content Based Image Retrieval (CBIR) dan metode klasifikasi Learning Vector Quantization (LVQ). Hasil yang di dapat dari tugas akhir ini berupa sebuah program berbasis MATLAB yang mampu mengidentifikasi pola sidik bibir. Didapatkan akurasi terbaik pada sistem ini sebesar 86% dan waktu komputasi 10,7460 s. Kata kunci: Forensik, biometrik, sidik bibir, Content Based Image Retrieval (CBIR), Learning Vector Quantization (LVQ) Abstract Forensic science or simply called forensics is a science that is used to facilitate the examination and collection of physical evidence from the crime scene as a process of enforcing justice and personal identification. Identifying such an incomplete form can be done by identifying odontological forensics based on the introduction of unique features such as on lips print. On the lips there are unique strokes that vary on each individual and can be a determinant of sex so it can facilitate the identification. Scars and grooves on the lips are patterns that can be identified through biometric techniques. Biometric technique is a technique to identify based on body parts or human behavior, and in this final project is lipstick. This final assignment aims to identify different pattern of lipstick by using Content Based Image Retrieval (CBIR) method and classification method Learning Vector Quantization (LVQ). The results obtained from this final project in the form of a program that based on MATLAB is able to identify patterns of lip patterns. Best accuracy on this system is 86% and computing time of 10,7460seconds. Keywords: Forensic,biometric, lip print, Content Based Image Retrieval (CBIR), Learning Vector Quantization (LVQ)
Steganografi Gambar Menggunakan Modifikasi Enhanced Least Significant Bits Berdasarkan Teknik Deteksi Objek Gambar Dela Tantri Riyandani; Bambang Hidayat; Rian Febrian Umbara
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan pertumbuhan internet yang sangat pesat menyokong kebutuhan akses pertukaran data dan informasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Pesan penting yang terkandung dalam informasi data menimbulkan rasa khawatir akan terjadinya pemalsuan atas pesan tersebut.  Steganografi merupakan salah satu cara untuk menyembunyikan suatu pesan atau data rahasia di dalam suatu media penampungnya sehingga orang lain tidak menyadari adanya pesan didalam media tersebut. Pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem steganografi dengan metode Modified Enhanced Significant Bit (MELSB)untuk menyisipakan pesan berupa teks dengan format *.txt kedalam gambar dengan format .bmp setelah melalui deteksi objek. Parameter yang diukur berupa PSNR, MSE, BER ,CER dan MOS. Dimana nilai PSNR mencapai 80,6239 dB, dan nilai MSE terkecil 0,0005633. Waktu komputasi tercepat 2,7216 detik untuk penyisipan dan 1,8113 detik untuk ekstraksi. Hasil nilai BER dan CER bernilai nol saat tidak diberi noise Gaussian. Sistem tahan terhadap noise  Gaussian  saat  mean  0  dengan  variansi  dibawah 1x        .  Untuk nilai  MOS  dengan  40  koresponden memiliki rata rata 4,4 yang berarti kualitas stego image baik. Kata kunci : Steganografi, gambar,MELSB, deteksi objek
Analisis Pencocokan Nama dengan Nama Arab Terjemahan Bahasa Indonesia Menggunakan metode Levenshtein Distance Wahyu Kurniawan; Moch. Arif Bijaksana; Bambang Ari Wahyudi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam pencarian nama masih ada yang menuliskannya tidak sesuai dengan nama aslinya yang dicari sehingga nama yang ingin didapatkan itu tidak akan ketemu. Terkadang beberapa nama mempunyai kesamaan dalam pengucapannya, namun tulisannya berbeda-beda atau ejaannya pun bisa berbeda dari setiap orang yang menuliskannya. Karena nama yang ejaan atau tulisannya yang berbeda tersebut mungkin merupakan nama yang sama, sehingga perlu adanya penelitian nama yang berbeda tersebut memiliki kemiripan yang sama. Untuk mengetahui itu adalah nama yang sama, maka nama tersebut dicocokkan dengan metode name matching yang merupakan metode yang didalamnya terdapat algoritma untuk mencocokkan nama. Algoritma levenshtein distance merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pencocokan nama yang dapat menkonversi dua nama dengan tulisan atau ejaannya yang berbeda memiliki kemiripan yang sama. Hasil analisis yang didapat dari varian nama yang digunakan untuk pencocokkan nama menggunakan metode levenshtein distance mendapatkan nilai precision, recall, f-measure dan Akurasi yang berubah-ubah tergantung dari nilai kemiripannya dan pengaruh kesesuaian query dengan gold standard nya, sehingga nilai precision, recall, f-measure dan akurasi dapat mencapai 100%.Kata kunci : levenshtein distance, precision, recall, name matching,akurasi, f-measure. Abstract In the search for names there are still those who write it not according to the original name they are looking for so that the name you want to get will not be found. Sometimes some names have similarities in pronunciation, but the writing is different or the spelling can be different from everyone who wrote it. Because the name whose spelling or writing is different may be the same name, so the need for research of different names has the same similarity. To find out that is the same name, the name is matched with the name matching method which is a method in which there is an algorithm to match names. The levenshtein distance algorithm is one of the methods used in matching names that can convert two names with different writing or spelling having the same similarity. The results of the analysis obtained from the name variants used for name matching using the levenshtein distance method get precision, recall, f-measure and accuracy that vary depending on the similarity value and the influence of the gold standard query compatibility, so the precision, recall, f-measure and accuracy can reach 100%. Keywords: levenshtein distance, precision, recall, name matching, accuracy, f-measure.
Perancangan Model Bisnis Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Sebagai Bentuk Strategi Pengembangan Bisnis Budidaya Burung Puyuh Pada Ukm Ikhlas Quail Farm (iqf) Dani Aji Pratama; Rosad Ma’ali El Hadi; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Ikhlas Quail Farm (IQF) adalah usaha yang bergerak di bidang budidaya burung puyuh yang berlokasi di Kampung Ciburahol RT. 1 RW. 20, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Seiring dengan semakin meningkatnya persaingan di dalam industri ini menyebabkan perlunya diadakan pengembangan usaha yang dimiliki oleh UKM IQF. Oleh karena itu, dibutuhkan gambaran dan panduan dalam rangka mengarahkan usahanya. Perancangan model bisnis merupakan solusi dalam rangka memetakan, merancang, dan mengarahkan komponen apa saja yang dapat mendukung jalannya usaha budidaya burung puyuh yang dimiliki oleh UKM IQF. Perancangan model bisnis UKM IQF pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Business Model Canvas. Hasil dari penelitian ini adalah adanya sembilan komponen model bisnis UKM IQF. Kesembilan komponen model bisnis tersebut yang pertama adalah pasar sasaran yang dituju oleh UKM IQF. Kedua, proposisi nilai yang ditawarkan. Ketiga, saluran yang digunakan. Keempat, hubungan pelanggan. Kelima, arus pendapatan. Keenam, sumber daya yang harus dimiliki. Ketujuh, kegiatan utama yng harus dilakukan. Kedelapan, mitra yang harus dimiliki. Kesembilan, struktur biaya yang harus dikeluarkan. Kata kunci: UKM IQF, Budidaya burung puyuh, Business Model Canvas.
Perancangan Simulasi Untuk Analisis Strategi Alokasi Penyimpanan Menggunakan Interaction Frequency Heuristic Untuk Mengurangi Picking Time Di Gudang Fmcg Ghani Casydi; Ari Yanuar Ridwan; Murni Dwi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri FMCG. Penelitian ini berfokus pada gudang finished goods. Berdasarkan data perusahaan, PT. XYZ memiliki waktu picking yang sangat lama dan menyebabkan keterlambatan saat pengiriman. Permasalahan tersebut diindikasi karena lamanya operator saat traveling searching pada saat aktivitas picking. Hal ini terjadi karena operator harus mencari barang terlebih dahulu yang tidak diketahui keberadaannya. Maka dari itu diperlukan strategi alokasi penyimpanan usulan untuk meminimasi waktu picking menggunakan interaction frequency heuristic. Dengan metode interaction frequency heuristic, dilakukan perhitungan COI-based on popularity dan interaction frequency setiap pasangan SKU dari order list. Setelah itu dapat ditentukan prioritas dari setiap SKU. Selanjutnya dilakukan perhitungan jarak sesuai dengan strategi alokasi penyimpanan aktual dan waktu tempuh. Sesuai dengan prioritas setiap SKU, dilakukan alokasi sesuai dengan jarak terdekat dengan pintu gudang. Setelah itu dilakukan tahap perbandingan antara kondisi aktual dengan kondisi usulan dengan menghitung waktu tempuh usulan menggunakan order list yang sama. Waktu tempuh usulan dapat menghasilkan pengurangan waktu picking sebesar 1237 detik dari kondisi aktual. Dengan adanya penurunan waktu picking, maka keterlambatan pengiriman dapat berkurang. Kata kunci : warehouse, order list, interaction frequency, COI-based on popularity. Abstract PT. XYZ is a company in the FMCG industry. This study focuses on the finished goods warehouse. Based on the company data, PT. XYZ has a long picking time and causes delay when shipping the product. These problems are known because of the operator's long duration when the travelling searching process during picking activities. This happens because the operator have to look for the products whose location is unknown. Therefore, a proposed storage allocation strategy is needed to minimize the picking time using interaction frequency heuristic. With the interaction frequency heuristic method, COI-based on popularity and interaction frequency of each pairs of SKU are calculated based on the order list. After that, we can determine the priority for each SKU. Then, we calculate the distance according to the actual storage allocation strategy and travel time. Based on the priority of each SKU, we do allocation according to the closest distance with the warehouse door. After that, do the comparison between actual condition and proposed condition by calculating proposed travel time using the same order list. The proposed travel time can decrease the picking time 1237 seconds from the actual condition. With the decrease of picking time, the delay of delivery can be reduced. Keywords: warehouse, order list, interaction frequency, COI-based on popularity.
Analisis Parameter Skala Dan Pergeseran Untuk Deteksi Objek Pada Kerangka Kerja Tracking-learning-detection (tld) Putri Utami Hafgianti; Suryo Adhi Wibowo; Raditiana Patmasari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning pada TLD adalah salah satu proses yang membedakan TLD dengan metode tracking objek lainnya. Proses Learning terjadi apabila objek yang diamati dalam suatu video terjadi out-of-view atau terjadi oklusi, saat objek tersebut akan muncul kembali maka akan terdeteksi kembali sebagai objek yang sedang diamati karena learning bertugas mengestimasi kesalahan deteksi dan terdapat training example untuk menghindari kesalahan. Untuk merepresentasikan objek yang diamati digunakan bentuk geometrik, seperti bounding box.Sistem TLD diberikan input berupa image sequences dan diberikan nilai parameter skala dan parameter pergeseran yang sudah ditentukan. Selanjutnya dilakukan inisialisasi pada sebuah objek yang direpresentasikan dalam bounding box pada frame pertama. Setelah sistem TLD sudah selesai dijalankan, maka didapatkan output berbentuk image sequences yang sudah terdapat bounding box, dan nilai titik bounding box. Hasil dari tugas akhir ini direpresentasikan dalam bentuk grafik one-pass evaluation (OPE) yang menunjukkan hasil parameter performansi, yaitu success plot dan precision plot. Masing-masing parameter performansi juga menampilkan grafik berdasarkan sebelas challenge problem. Secara keseluruhan, nilai success plot dan precision plot terbaik didapat pada nilai parameter skala 0.5 dan nilai parameter pergeseran 10 yang berarti, semakin kecil nilai parameter skala dan nilai parameter pergeseran maka semakin bagus performansinya.Kata Kunci : Bounding box, groundtruth, Skala, Tracking-learning-detection (TLD), Frame, pergeseran, grafik one-pass evaluation (OPE).
Analisis Dan Perancangan Standar Operasional Prosedur (sop) Service Operation Menggunakan Iso 20000 Dan Itilv3 Dengan Metodologi Pdca (plan, Do, Check, Act) Pada Unit Kerja Sistem Informasi Bagian It Support Pt Len Industri (persero) Ibnu Muhlisin; Irfan Darmawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Len Industri (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu meningkatkan efisiensi proses yang ada di perusahaannya. Perawatan terhadap perangkat yang digunakan untuk teknologi informasi tersebut juga merupakan hal yang penting. PT Len Industri (Persero) memiliki unit kerja untuk menangani masalah perawatan perangkat tersebut. Masalah yang terjadi pada perangkat akan dilaporkan ke unit kerja tersebut dan akan ditindak lanjuti oleh staff teknisi yang tersedia. Namun masih belum ada prosedur tertulis yang mengatur proses pelaporan masalah serta penangannya, proses pencatatan dalam kegiatan perawatan ini masih dilakukan secara manual yang akhirnya memunculkan berbagai masalah. Karena data masalah masih dicatat pada formulir penanganan kerusakan yang masih berbentuk kertas, sulit dilakukan pengelompokan dari kerusakan yang terjadi, sehingga akan sulit dilakukan analisis jika terdapat masalah yang terjadi secara berulang untuk mencegah masalah tersebut terjadi kembali. Berdasarkan masalah yang muncul diatas, perlu dilakukan perancangan prosedur yang mampu mengelola proses pelaporan dan pencatatan masalah yang terjadi diperangkat dan tindakan penanganannya serta tindakan untuk mencegah masalah terjadi. Prosedur dirancang menggunakan standar ISO/IEC 20000 dan kerangka kerja berbasis ITIL. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metodologi Plan, Do, Check, Act (PDCA). Metodologi ini memiliki beberapa tahapan dalam pelaksanaannya yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pemeriksaan, dan tahap tindakan. Hasil akhir dari penelitian ini berupa SOP yang mengatur proses pelaporan dan pencatatan masalah yang terjadi pada perangkat komputer dan jaringan serta proses penanganannya berdasarkan standar ISO/IEC 20000-1:2011 klausul 8 dan kerangka kerja ITIL tahap Service Operation. Kata kunci : Standar Operasional Prosedur, ISO 20000, Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Plan, Do, Check, Act (PDCA) Abstract PT Len Industri (Persero) is a company that utilizes information technology for improving the bussiness processes in its company. The maintenance processes for information technology devices is very important. PT Len Industri (Persero) has a work unit for the maintenance of these devices. Problems that occur on the device will be reported to the work unit and will be followed up by the available technical staff. But there aren’t any documented procedures used for handling them, the process in this treatment action is still done manually which eventually raises various problems. Because data of problems occurred is record on the paper of the problem handling form, the categorization processes will be difficult to do. thus, it will be difficult to analyze if there are problems that occur repeatedly. Because of that, it is necessary to design procedures that allow for the process and recording of problems that occur in the device and their handling actions as well as actions to prevent problems from occurring again. Procedures are prepared using ISO / IEC 20000 standards and ITIL-based framework. This research is using the PDCA (Plan, Do, Check, Act) Methodology. This methodology ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 7097has several stages in its implementation, namely the Plan, Do, Check, and Act. The final result of this research is SOP that regulates the process and recording of problems that occur in computer and network devices as well as the handling process according to ISO / IEC 20000-1: 2011 clause 8 and ITIL Service Operation Stage.Keywords: Helpdesk Ticketing System, Standard Operational Procedure, PDCA Keywords : Standard Operating Procedure, ISO 20000, Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Plan, Do, Check, Act (PDCA
Sistem Kontrol Pengereman Pada Electric Unicycle Menggunakan Metode Logika Fuzzy Dan Filter Noise Sensor Menggunakan Metode Kalman Filter Faisal Pakpahan; Porman Pangaribuan; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electric Unicycle merupakan kendaraan sepeda motor roda satu yang menggunakan energi listrik sebagai sumber tenaganya. Keunggulan dari kendaraan ini adalah menggunakan teknologi self-balancing yang memudahkan saat dikendarai karena sistem kendali yang otomatis. Teknologi self-balancing ini juga dipilih karena memiliki tingkat keamanan yang tinggi sehingga pengendara tidak perlu khawatir terjatuh. Teknologi self-balancing pada kendaraan ini menggunakan kombinasi sensor gyroscope dan accelerometer yang tercakup pada modul GY521 MPU6050. Modul ini menghasilkan output berupa informasi kemiringan sudut kendaraan dengan tolak ukur garis normal gravitasi terhadap bumi. Output ini selanjutnya difilter, dengan metode Kalman Filter, menggunakan Arduino Mega. Setelah data diolah pada Arduino Mega, data tersebut dijadikan sebagai akan langsung mempengaruhi kecepatan motor Brushless DC. Metode yang dipakai untuk mengolah kecepatan motor BLDC adalah metode Fuzzy Logic Control. Dengan mencondongkan badan kedepan, maka kendaraan akan otomatis bergerak maju. Demikian pula untuk pengereman, pengendara hanya perlu menggerakkan badan ke arah yang dituju. Parameter Kalman filter yang diimplementasikan pada tugas akhir ini adalah Qaccelerometer = 0.001, Qbias = 0.003 dan R = 0.03. Sementara parameter Fuzzy Logic yang digunakan adalah dengan output PWM dengan rentang nilai 60 sampai 80. Kata kunci: Accelerometer, Gyroscope, MPU6050, Electric Unicycle, Motor Brushless DC, Kalman Filter

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue