cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Sistem Pengontrol Dan Pemonitor Kualitas Udara Pada Lahan Parkir Bawah Tanah (basement) Allbowaghis Di-Gandra Kheirisko; Porman Pangaribuan; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah pada lahan parkir bawah tanah adalah penurunan tingkat kualitas udara akibat pengaturan sistem ventilasi udara yang kurang baik. Oleh sebab itu, dirancang sistem monitor dan kontrol kualitas udara secara otomatis. Sistem dirancang untuk memonitor dan mengontrol kualitas udara khususnya kadar gas CO dan NO2 . Pembacaan kadar gas tersebut menggunakan sensor MiCS-4514. Ketika pembacaan kadar gas CO mencapai 35 PPM dan atau kadar gas NO2 mencapai 3 PPM, maka, ventilasi mekanik bergerak secara otomatis, sehingga, dapat menurunkan kadar gas CO dan NO2 . Namin, ketika pembacaan nilai kadar gas masih di bawah batas normal, maka, ventilasi mekanik tidak bergerak, sehingga meningkatkan efisiensi dalam kontrol kedua gas tersebut. Sistem monitor dapat dilakukan melalui platform ThingSpeakâ„¢. Penerapan sistem kontrol pada prototipe basement mampu mengontrol kadar gas CO dan NO2 agar kembali ke kondisi aman dengan uji coba dari empat kendaraan yang berbeda dengan rata-rata waktu kembali ke kondisi aman paling cepat 36.13333 detik mampu merubah rata-rata kadar gas CO 526.0125 PPM menjadi 11.11007 PPM dan paling lama 293.6 detik mampu merubah rata-rata kadar gas CO 1761.142 PPM menjadi 9.68165 PPM. Penerapan sistem monitor mampu memonitor kadar gas CO dan NO2 secara real time dalam bentuk grafik besaran kadar gas (PPM) terhadap waktu. Kata Kunci : basement, CO, NO2 , kualitas udara, MiCS-4514 Abstract The problem of basement parking system is the decrease of air quality levels due to poor air ventilation system adjusment. Therefore, it is designed the automation of air quality monitoring and controlling system. The system is designed to monitor and control the air quality, especially the CO gas and NO2 gas levels. The measurement of both gas levels use MiCS-4514. When the measurement of CO levels reaches 35 PPM and/or the NO2 levels reaches 3 PPM, then, mechanical ventilation will automatically turns on, so, it will decrease the CO and NO2 levels. However, when the measurement of both gas levels is still within normal conditions, then, the mechanical ventilation stays off, thus, increasing the efficiency in controlling both gas levels. Monitoring system can be done by using ThingSpeakâ„¢ platform. The implementation of control system on the basement prototype is able to control the CO and NO2 levels to return to safe conditions with trials of four different vehicles with the fastest average return time is 36.13333 seconds which able to decrease the average CO gas levels from 526.0125 PPM to 11.11007 PPM and the longest average return time is 293.6 seconds which able to decrease the average CO gas levels from 1761.142 PPM to 9.68165 PPM. The implementation of monitoring system is able to monitor the CO and NO2 levels in real-time in the form of graph of the gas levels over time. Keywords : basement, CO, NO2 , Air Quality, MiCS-4514
Perancangan Model Bisnis Vaga Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Ricky Darmawan; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaga merupakan sebuah UKM yang berkecimpung dalam produk pendukung fesyen yang memproduksi jam tangan. Vaga mengusung konsep aksesoris pendukung fesyen bukan hanya sekedar pelengkap saja, melainkan juga merupakan bagian dari gaya hidup atau lifestyle. Saat ini Vaga masih dalam tahap pendirian sebuah UKM dan membutuhkan strategi guna menemukan target pasar yang sesuai dengan produk yang ditawarkan. Perancangan model bisnis Vaga pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Business Model Canvas. Business Model Canvas merupakan alat bantu yang digunakan dalam memetakan sembilan blok elemen yang terhubung dengan UKM baik pada masa produksi maupun masa penjualan. Sembilan blok elemen yang ada pada Business Model Canvas ialah Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Partnerships, dan Key Resources. Sembilan blok elemen tersebut didapat setelah mengolah data yang diambil dari data pendukung dan UKM kompetitor yang ada. Hasil dari penelitian ini sembilan komponen model bisnis Vaga yaitu, customer segment berusia 18-35 tahun, penggemar fesyen, dan bergaya hidup perkotaan. Value propositions yang tawarkan ialah kualitas produk yang kuat, nyaman, serta detail yang rapi. Channel yang digunakan ialah media online. Key Resources yang harus dimiliki ialah sumber daya manusia dan sumber daya fisik. Key partner yang bekerja sama ialah penyedia bahan baku, vendor produksi, vendor packaging, dan perusahaan pengiriman barang. Beberapa key activities UKM ialah pengadaan bahan baku, proses produksi, proses produk jadi, pemasaran, dan penjualan yang didapat melalui pendekatan rantai nilai Porter. Cost structure berupa rincian biaya aktivitas utama dan sumber daya utama. Analisis SWOT dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada pada sembilan blok elemen Vaga Kata kunci : UKM, Bussiness Model Canvas, Fesyen, Rantai Nilai, SWOT
Kontrol Posisi Kedalaman Robot Kapal Selam Dengan Menggunakan Metode Pid Dhiky Wahyu Santoso; Fiky Y. Suratman; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada permukaan bumi yang 2/3 bagiannya ditutupi oleh laut.Laut digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, transportasi, ekonomi, maupun militer.Salah satu sarana yang digunakan adalah kapal selam. Kapal selam selain berfungsi untuk meneliti kehidupan di dalam laut, juga digunakan untuk alat pertahanan dalam suatu negara. Untuk menunjang kegiatan tersebut, maka diperlukan perbaikan dan riset lebih lanjut mengenai kapal selam. Pada tugas akhir ini akan membuat robot kapal selam yang dapat stabil pada kedalaman tertentu dan dapat melaju ke depan. Kontrol PID (Proportional Integral Derivative) yang digunakan pada robot kapal selam ini berfungsi untuk mempertahankan posisi pada kedalaman tertentu dan mengatur kecepatan ketika melaju.Untuk membaca kedalaman digunakan sensor tekanan MPX2100ASX yang bekerja berdasarkan prinsip tekanan hidrostatis.Diharapkan pada penelitian ini menghasilkan robot kapal selam yang dapat mempertahankan posisi kedalamannya dan melaju sesuai dengan algoritma yang diberikan. Kata kunci : Robot kapal selam, metode PID, kontrol kedalaman, sensor tekanan.
Implementasi Salient Object Detection Pada Sistem Estimasi Berat Badan Manusia Berbasis Pengolahan Citra Digital Siti Nur Fatihah; Inung Wijayanto; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Otak dan sistem visual manusia lebih memperhatikan beberapa bagian dari suatu gambar. Perhatian visual telah dipelajari oleh para peneliti dalam fisiologi, psikologi, sistem saraf, dan visi komputer untuk waktu lama. Studi terbaru menunjukkan bahwa perhatian visual membantu pengenalan objek, pelacakan, dan deteksi juga. Dipilihnya Salient Object Detection karena memiliki dua keuntungan. Pertama, membantu objek detektor menangani objek orientasi yang berbeda. Kedua, bentuk yang diusulkan dapat bervariasi agar sesuai dengan objek. Dalam tugas akhir ini, akan diimplementasikan Salient Object Detection pada sistem estimasi berat badan manusia berbasis pengolahan citra digital. Melalui tahapan pre-processing yang dilakukan secara manual dan dilanjutkan dengan proses saliency yang keluarannya adalah citra grayscale. Dari sana, citra akan dihitung pikselnya untuk menjadi masukan dalam perhitungan estimasi berat badan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 48 citra yang diperoleh dari 16 orang. Setelah dilakukan pengujian, teknik saliency tanpa threshold menghasilkan akurasi rata-rata sebesar 84% dengan standar deviasi 13,05 kilogram. Hasil RMSE untuk performansi sistem dengan teknik saliency tanpa threshold adalah 13,3612. Adapun untuk hasil pengujian untuk teknik saliency menggunakan threshold mempunyai akurasi rata-rata sebesar 87% dengan standar deviasi 15,06 kilogram. Hasil RMSE untuk performansi sistem dengan teknik saliency menggunakan threshold adalah 10,9173. Teknik saliency tanpa threshold menghasilkan 56% akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan teknik saliency menggunakan threshold. Kata Kunci: Berat Badan, Salient Object Detection, Pengolahan Citra Digital Abstract The human brain and visual system pay more attention to some parts of an image. Visual attention has been studied by researchers in physiology, psychology, nervous system, and computer vision for a long time. Recent studies show that visual attention aids object recognition, tracking, and detection as well. Salient Object Detection is chosen because it has two advantages. First, help the detector object handle different orientation objects. Second, the proposed form can vary to suit the object. In this final project, Salient Object Detection will be implemented in human body weight estimation systems based on digital image processing. Through the pre-processing stages which are done manually and continued with the saliency process, the output is a grayscale image. From there, the image will be calculated pixels to be input in calculating the estimated body weight. Testing was carried out using 48 images obtained from 16 people. After testing, the saliency technique without threshold resulted in an average accuracy of 84% with a standard deviation of 13.05 kilograms. RMSE results for system performance with saliency techniques without threshold are 13.3612. As for the test results for the saliency technique using threshold has an average accuracy of 87% with a standard deviation of 15.06 kilograms. RMSE results for system performance with saliency technique using threshold is 10.9173. The saliency technique without threshold produces 56% higher accuracy than the saliency technique using threshold. Keywords: Weight, Salient Object Detection, Digital Image Processing
Feasibility Analysis Development Dinar Salon At Cipagalo Village Dinar Imansari; Endang Chumaidiyah; Rosad Ma’ali El Hadi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinar Salon is a beauty salon especially for muslimah at Cipagalo Village that offer variety treatment and beauty product for treatment at home. An increase in the number of women, it can provide opportunities for the Dinar. After do collecting and processing data obtained potential market amounted to 79%, available market amounted to 69%, and target market amounted to 14%. As for the problems faced by Dinsr Salon as the amount of labor that there is only one person and the number of customer who enough fluctuative. In addition, the calculation done on financial aspect. The calculation covers the need of investment fund, the estimate of revenue, operational cost, income statement, cash flow, and balance sheet. Then the calculation that is used to find out the feasibility of investment is Net Present Value (NPV), Pay Back Period (PBP), and Internal Rate of Return (IRR) with the period set for the financial projection is five years. The result of calculation investment is Rp 485.664.545,- retrieved NPV with posirive value Rp 39.862.818,-, IRR by 11,3 % and PBP for 4,87 years. Development Dinar Salon at Cipagalo Village is feasible because the value of IRR obtained is greater than the value of MARR and the NPV is positive. Key words: Feasibility Analysis, NPV, IRR, PBP, Beauty Salon, Village
Deteksi Kanker Kulit Melanoma Menggunakan Aturan Abcd Fikri Firdaus; Febryanti Sthevanie; Kurniawan Nur Ramadhani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam beberapa waktu terakhir, kanker kulit dipandang sebagi salah satu bentuk berbahaya dari kanker, kanker kulit ditemukan dalam berbagai jenis seperti melanoma. Deteksi melanoma dalam tahap awal dapat membantu dalam proses penyembuhan. Computer Vision dapat membantu dokter dalam mendiagnosa dan telah terbukti oleh banyak sistem yang telah ada. Dalam tugas akhir ini penulis menggunakan aturan ABCD. Sistem akan mengekstraksi fitur asimetri, border, warna, dan different structure sesuai aturan ABCD dari inputan yang diterima sistem. Hasil dari ekstraksi fitur tersebut akan digunakan untuk mengklasifikasikan inputan sebagai kulit normal atau termasuk melanoma. Sistem yang dibangun dapat mengklasifikasikan melanoma dan non-melanoma dengan tingkat akurasi 66,8%. Kata kunci : Melanoma, ABCD Rule, Ekstraksi, asimetri, border, warna, different structure. Abstract In recent times, skin cancer is seen as one of the dangerous forms of cancer, skin cancer is found in various types such as melanoma. Detection of melanoma in the early stages can help in the healing process. Computer Vision can assist doctors in diagnosing and has been proven by many existing systems. In this final project the author uses ABCD rule. The system will extract the asymmetry, border, color, and different structure features according to the ABCD rules of the input the system receives. The results of feature extraction will be used to classify the input as normal skin or include melanoma. The system built can classify melanoma and non-melanoma with an accuracy rate of 66.8%. Keywords: Melanoma, ABCD Rule, Extraction, asymmetry, border, color, different structure.
Analisis Sikap Dan Perilaku Konsumen Telkomsel Di Bandung Pada Sms Advertising Telkomsel Untuk Perbaikan Pelayanan Pelanggan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan yang ketat dan kemajuan teknnologi yang pesat telah membuat variasi baru dalam dunia pemasaran. Penggunaan Short Messages Services (SMS) sebagai sarana iklan yang semakin besar untuk meningkatkan popularitas, sehingga membuat telepon genggam (handphone) menjadi media one-to-one marketing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikap dan perilaku konsumen Telkomsel di Bandung terhadap iklan SMS Telkomsel berkaitan dengan banyaknya keluhan konsumen di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsumen memiliki sikap tidak menyukai serta memiliki perilaku yang negatif terhadap iklan SMS Telkomsel dan ada beberapa indikator yang menjadi masalah. Lokasi pengiriman dan intesitas pengiriman iklan SMS harus diperhatikan dengan baik sehingga konsumen tidak merasa terganggu oleh iklan SMS tersebut. Kata Kunci: Iklan SMS, Sikap Konsumen (consumer Attitude), Short Messages Services (SMS)
Pengembangan Motif Karang Anacropora Forbesi Pada Aplikasi Batik Berbasis Web Astrid Melati; Muhammad Ken; Purba Daru Kusuma; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Batik merupakan warisan asli milik Indonesia, bukan hanya kesenian biasa tetapi batik sudah mendarah daging bagi masyarakat Indonesia, bahkan di berbagai daerah terdapat motif khas milik masing-masing daerah, motif yang dibuat tidak semata-mata tanpa arti, bahkan dari motif-motif tersebut mengandung makna, seperti motif batik sekar jagad yang bermaknakan keragaman dunia. Motif telah banyak berkembang dengan seiring waktu. Motif bisa saja dikembangkan dari berbagai objek, contohnya karang . Keanekaragaman biota laut seperti karang merupakan kekayaan yang tak ada habisnya , karena Indonesia memiliki 1/8 karang Dunia. Oleh karena itu penulis ingin memanfaatkan keanekaragaman biota laut yaitu karang menjadi motif batik yang baru , dan jenis karang yang digunakan adalah jenis Anacropora Fobresi, yang mudah ditemukan di daerah Indonesia bagian timur.Pengembangan motif batik akan menggunakan aplikasi dengan memanfaatkan algoritma L-System yang sering digunakan untuk mendapatkan topologi dari suatu tumbuhan. Aplikasi yang akan dibuat yaitu berbasis web, sehingga orang lain khususnya perajin batik dapat menggunakanya kapan saja. Kata kunci: Batik, Karang, Anacropora Fobresi , L-System, Sistem L Abstract Batik is Indonesia's original heritage, not only ordinary arts but batik is ingrained for the people of Indonesia, even in various regions there are distinctive motives belonging to each region, the motive is made not solely without meaning, even from these motifs contain meaning, such as batik motif sekarn jagad that berkaknakan world diversity. Motives have evolved over time. Motifs can be developed from various objects, for example corals. The diversity of marine biota like corals is an endless wealth, because Indonesia has 1/8 of the World's reefs. Therefore the authors want to take advantage of the diversity of marine biota that is a new batik motifs, and the type of coral that is used is Anacropora Fobresi, which is easily found in the eastern part of Indonesia. Development of batik motif will use the application by utilizing L-System algorithm which is often used to get topology from a plant. Applications to be made that is web-based, so that others, especially batik crafters can use it anytime. Keywords: Batik, Reef, Anacropora Fobresi, L-System, System L
Studi Sistem Pengaduk Berbasis Magnet Dan Pemanas Fluida Dengan Menggunakan Mikrokontroler Adisal Krisnatal; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan uji suatu sistem pengaduk berbasis magnet dan pemanas fluida dengan menggunakan mikrokontroler. Pengujian bermaksud untuk mengetahui pengaruh viskositas fluida terhadap kecepatan rotasi fluida dan juga untuk mengetahui pengaruh kecepatan pengaduk terhadap pemanasan fluida. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian pengaduk dan pengujian pemanas. Pada pengujian pengaduk akan dilakukan dengan cara memutarkan larutan fluida dengan viskositas yang berbeda-beda dan mendapatkan nilai kecepatan rotasi fluida, sedangkan pada pengujian pemanas akan dilakukan dengan cara memanaskan larutan fluida dengan viskositas yang berbeda-beda dan mengamati perubahan suhu fluida. Berdasarkan perhitungan data hasil pengujian pengadukan setelah dikonversi ke dalam rumus diperoleh error yang sangat bervariasi, sehingga metode rotasi fluida dengan stirrer tidak direkomendasikan untuk mengukur viskositas suatu larutan.  
Antena Vivaldi Ultra Wide Band Untuk Mobile Cognitive Radio Base Station Pada Jaringan Wireless Pasca Bencana Dammar Adi Sujiansyah; Budi Syihabuddin; Khoirul Anwar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu teknologi untuk penanganan pasca bencana adalah teknologi Mobile Cognitive Radio Base Station (MCRBS). Tugas Akhir ini merancang antena untuk MCRBS dengan kelas Cavity yaitu antena Vivaldi. Antena ini dipilih karena dapat menghasilkan Gain tinggi, Bandwidth yang lebar sehingga dapat menerima sinyal dari sistem telekomunikasi generasi 2G sampai 5G dan dapat dicatu dengan daya yang besar. Tugas Akhir ini merancang antena dengan frekuensi kerja pada rentang 700 MHz sampai 6 GHz. Bahan yang digunakan untuk realisasi antena ini adalah aluminium dengan panjang 100 cm, lebar 50 cm, dan tebal 0.5 cm. Selain itu, antenna ini menggunakan konektor jenis N Female. Hasil realisasi dan pengukuran menunjukkan bahwa antena ini memiliki beberapa karakteristik seperti Return Loss ≤ -10 dB, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) ≤ 2, Polaradisi Unidirectional, Polarisasi elips dan Gain lebih dari 8 dB. Antena berhasil didesain dengan nilai Bandwidth yang sangat lebar sampai dengan 5.3 GHz dengan karakteristik yang baik., hasil perancangan antena ini bisa diterapkan pada MCRBS untuk jaringan kebencanaan masa depan yang dapat mencakup sistem telekomunikasi generasi 2G, 3G, 4G dan 5G. Kata kunci : MCRBS, Antena Vivaldi Ultra Wide Band, Bandwidth. Abstract One of technology for post disaster management is Mobile Cognitive Radio Base Station (MCRBS). this final project designed Vivaldi antenna which classified in Cavity class antenna for MCRBS. Vivaldi antenna has been chosen because this antenna has high Gain, wideband that could receive signal from 2G up to 5G, and also supplied with high power. in this final project designed antenna with frequency operation from 700 MHz up to 6 GHz. Aluminium is chosen for material to build this antenna, with 100 cm length, 50 cm width, and 0.5 cm for its thickness. Furthermore this antenna is using N Female for its connector type. From realization and measurement shows that this antenna have several result of characteristic as well as Return Loss value is RL ≤ -10 dB, VSWR value is VSWR ≤ 2, radiation pattern is unidirectional, elips as its polarization, and also gain is G > 8 dB. With these good results and wide bandwidth, this antenna can be implemented for MCRBS for future disaster network which can cover all generations of telecommunication from 2G, 3G, 4G, and 5G. Keyword: MCRBS, Ultra Wide Band Vivaldi Antenna, Bandwidth.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue