cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Analisis Dan Implementasi Perbandingan Algoritma C4.5 Dengan Naive Bayes Untuk Prediksi Penawaran Produk Asri Khoirunnisa; Budhi Irawan; R. Rumani M.
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode telemarketing sering digunakan oleh banyak perusahaan untuk mencapai target keuntungan perusahaan karena efisien dari sisi waktu dan biaya yang dikeluarkan. Akan tetapi, pelaksanaan metode telemarketing tidaklah efektif jika tidak diimbangi dengan prediksi penjualan produk yang baik. Penelitian tugas akhir ini menerapkan metode data mining untuk membandingkan 2 metode algoritma yang berbeda, yaitu algoritma Naïve Bayes dan algoritma C4.5 yang dikaji untuk mendapatkan nilai akurasi yang terbaik berdasarkan Data History Penawaran Produk periode November 2014 sebagai data latih. Kedua algoritma diterapkan dalam aplikasi berbasis desktop yang dibangun dengan bahasa pemrograman Java. Hasil pengujian pada aplikasi perbandingan algoritma menunjukkan nilai akurasi rata-rata dari algoritma Naïve Bayes adalah 57% dan algoritma C4.5 adalah 47.7% yang berarti bahwa algoritma Naïve Bayes adalah algoritma terbaik untuk diterapkan dalam sistem prediksi penawaran produk Kredit Tanpa Agunan. Kata Kunci: Data Mining, Naïve Bayes, C4.5, prediksi penawaran produk.
Analisis Word2vec untuk Perhitungan Kesamaan Semantik antar Kata Nabila Nanda Widyastuti; Arif Arif Bijaksana; Indra Lukmana Sardi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Implementasi perhitungan kesamaan semantik antar kata merupakan salah satu tugas yang dapat diselesaikan dalam bidang Natural Language Processing(NLP). Perhitungan kesamaan semantik antar kata dapat digunakan untuk membantu mesin dalam memahami bahasa manusia. Selain itu, perhitungan kesamaan semantik juga dapat digunakan sebagai dasar penelitian tahap selanjutnya pada bidang NLP. Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu masalah dimana pada saat ini pencarian sistem informasi banyak melibatkan teks atau dokumen, namun mesin belum dapat menyamakan persepsi manusia dengan baik sehingga mesin perlu dibantu untuk memahami teks atau dokumen tersebut. Sepasang kata dinyatakan mempunyai kesamaan semantik apabila memiliki kesamaan pada makna atau konsep. Pada penelitian ini, dilakukan implementasi perhitungan kesamaan semantik antar kata untuk bahasa Inggris. Korpus yang digunakan pada penelitian ini yaitu Brown Corpus, Berita Corpus, dan Harry Potter Corpus. Dokumen tersebut diubah kedalam bentuk vektor dengan Word2vec. Selanjutnya nilai kesamaan semantik yang dihasilkan dari vektor tersebut dibandingkan dengan dataset Gold Standard SimLex999 untuk mengukur nilai korelasinya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengukuran Word2vec menghasilkan korelasi sebesar 0.192 dengan perhitungan korelasi Pearson. Kata kunci : Kesamaan Semantik, Natural Language Processing, Word2vec Abstract The implementation of calculation semantic similarity between word is one of task that can be done by Natural Language Processing. The calculation of semantic similarity between word can used to help the machine to understanding of human language(natural language). Beside that, calculation of semantic similarity can be used as a basic of the next step in NLP’s research. The main idea of this study is motivated by a problem where nowaday the seaarch of information sistem are involved by many text and document, so we need to help the machine to understand those texts or documents. A pair of word are similar if they have similarity to the level of meaning of concept. In this research, we are implement the calculation of semantic similarity between word in English. The corpus that used in this research are Brown Corpus, Berita Corpus, and Harry Potter Corpus. That documents are convert into vector space by using Word2vec. Next, the score of semantic similarity generated by vector are compared to SimLex999 Gold Standard dataset to measure their corelation. The result showed that Word2vec have corelation’s score of 0.192 in Pearson corelation. Keywords: Semantic Similarity, Natural Language Processing, Word2vec
Usulan Alokasi Penyimpanan Produk Berdasarkan Kebijakan Class-based Storage Dan Penentuan Metode Routing Menggunakan Algoritma Dynamic Programming Untuk Meminimasi Delay Time Pada Proses Order Picking Di Gudang Semi Finished Good Pt. Xyz Dicky Abrian Setiyanto; Agus Kusnayat; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan tekstil yang memproduksi kain serta menjadi penyedia global fashion dan corporate apparel. PT. XYZ memiliki gudang semi finished good atau gudang greige. Pada gudang semi finished good, produk yang disimpan berupa kain polos yang telah melalui proses weaving. Lokasi PT. XYZ berada di Kota Cimahi. Sistem penyimpanan produk pada gudang semi finished good PT. XYZ masih dilakukan secara acak dengan cara mencari tempat penyimpanan yang kosong tanpa memperhatikan karakteristik dari masing-masing produk kain yang akan disimpan. Hal ini berdampak pada tingginya waktu siklus dan tidak tercapainya waktu target yang telah ditetapkan oleh perusahaan itu sendiri terutama pada proses storing dan picking. Delay itu disebabkan oleh tingginya waktu pencarian lokasi kain. Untuk menangani masalah delay yang terjadi pada gudang semi finished good PT. XYZ, diusulkan dengan merancang usulan alokasi penyimpanan produk berdasarkan kebijakan class based storage serta penentuan slotting dan zonafikasi. Langkah awal dari penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi penyebab delay menggunakan diagram fishbone. Setelah itu mengklasifikasikan produk menggunakan FSN analysis. Tahap akhir dari penelitian ini adalah melakukan simulasi picking list serta menentukan rute terpendek menggunakan algoritma dynamic programming untuk membandingkan kondisi eksisting dengan kondisi usulan setelah penelitian ini selesai. Berdasarkan hasil perbandingan antara kondisi eksisting dan kondisi usulan, didapatkan penurunan waktu delay sebesar 351,33 detik lebih rendah dari kondisi eksisting. Kata Kunci : FSN Analysis, Warehouse Slotting, Dynamic Programming.
Perancangan Wadah Pemisah Kulit Ari Kedelai Menggunakan Metode Reverse Engineering Guna Mengurangi Waktu Siklus Fikri Abdulhakim; Agus Kusnayat; Sri Martini
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ada tujuh tahap inti dalam proses pembuatan tempe yang dibagi menjadi 2 area; area basah dan area kering. Area basah adalah area produksi dengan menggunakan air dalam setiap proses dan itu membutuhkan banyak waktu siklus daripada area kering. Waktu siklus dari area basah adalah 115 menit dan menghabiskan 1085 liter air untuk menghasilkan 60 kg tempe. Salah satu proses dari area basah adalah pemisahan kulit kedelai menggunakan media air dengan waktu siklus adalah 45,59 menit. Objek penelitian ini adalah area basah pada produksi tempe di Rumah Tempe Indonesia, Bogor untuk mengurangi waktu siklus dengan merancang mesin pemisah kulit kacang kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode reverse engineering dengan melakukan analisis mendalam terhadap alat-alat yang digunakan dan mengembangkan alat pemisah kulit yang ada berdasarkan kebutuhan pengguna. Concept screening dan concept scoring dilakukan untuk memilih salah satu konsep terbaik dari 48 konsep yang mungkin di terapkan. Hasil dari konsep yang dipilih dari pemisah kulit kacang kedelai adalah kebutuhan akan motor penggerak sebagai sumber energi pengganti untuk kekuatan operator dan mekanisme untuk memisahkan kulit dan kedelai menggunakan kekuatan air dari bagian bawah wadah. Setelah itu, konsep akan dilakukan dengan membuat prototipe dan pengujian di Rumah Tempe Indonesia dengan hasil waktu siklus setelah menggunakan konsep usulan adalah 70,77 menit untuk semua proses di area basah, yang berarti waktu siklus menurun 39%. Kata kunci : waktu siklus, tempe, pemisah kulit kacang kedelai, reverse engineering Abstract There are seven core stages in the process of making tempe which are divided by 2 area; wet area and dry area. Wet area is the production area by using water in each process and it’s need much cycle time than dry area. The cycle time of wet area is 115 minutes and it spend 1085 liter of water to produce 60 kg of tempe. One of the process of wet area is separation of soybean’s skin using water as its media, with the cycle time is 45.59 minutes. The object of this research is the wet area on tempe production in Rumah Tempe Indonesia, Bogor to reducing the cycle time by designing soybean peel separator machine. This research was conducted using reverse engineering method by performing in-depth analysis of the tools used and developing the existing peel separator equipments based on user needs. Concept screening and concept scoring are done to select one of the best concepts from 48 possible concepts. The result of the selected concept of the soybean peel separator is the need for a propulsion motor as a replacement energy source for the operator's power and the mechanisms for separating skin and soybeans using water force from bottom of the container. After that, the concept will be done by make a prototype and testing it in Rumah Tempe Indonesia with the result of cycle time is 70.77 minutes for all processes in wet area, which means the cycle time is decreasing 39%. Keywords: cycle time, tempe, soybean peel separator, reverse engineering
Perancangan Alat Uji Efisiensi Pembangkit Listrik Turbin Pikohidro Nushaibah Athifah; Suwandi Suwandi; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) merupakan pembangkit tenaga listrik terbarukan dengan daya keluaran dibawah 5 kilowatt. Pembangkit ini digunakan pada daerah pegunungan yang memiliki aliran sungai kecil sebagai sumber energi. Akan tetapi, pada pelaksanaannya masih ditemukan  beberapa masalah teknis sehingga perlu adanya tinjauan khusus dalam perancangan alat uji pada PLTPH sebagai solusi dari masalah tersebut. Untuk itu diperlukan sebuah sistem pengujian yang berfungsi untuk mencari variabel yang berhubungan dengan penyabab masalah tersebut.Pada penelitian tugas akhir ini dirancang sebuah sistem pengujian efisiensi PLTPH dengan menggunakan sistem aliran fluida tertutup. Alat uji dirancang untuk pengukuran skala laboratorium. Variabel yang diuji pada penelitian ini adalah laju aliran air, tekanan, tegangan dan arus listrik. Dari data-data tersebut kemudian diperoleh karakteristik statik, karakteristik dinamik, dan efisiensi PLPTH yang diuji.  Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik statik yaitu rata-rata tekanan masukan adalah 6649 Pa dengan standar deviasi 135, rata-rata laju aliran air masukan adalah9,27104m3/s dengan standar deviasi sebesar 1,36105 , rata-rata tegangan keluaran adalah 1,21 V dengan standar deviasi sebesar 0,04, rata-rata arus keluaran adalah 0,053 A dengan standar deviasi sebesar 0,006. Karakteristik dinamik yang didapatkan yaitu waktu respon tegangan keluaran mencapai tunak adalah 78 detik, sedangankan waktu respon arus keluaran mencapai tunak adalah 64 detik. Efisiensi yang dihasilkan dari PLTPH yang diuji adalah 0,76 %. 
Analisis Sinyal Gelombang Otak Alpha, Beta Dan Theta Terhadap Kejujuran Mahasiswa Menggunakan Sinyal Eeg 5 Kanal Ilham Fadhlurrohman; Inung Wijayanto; Raditiana Patmasari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perilaku kejujuran sudah mulai sedikit sudah ditemui pada saat ini karena kurangnya akhlaqul karimah yang baik. Dan secara psikologis pun memunculkan timbulnya kebiasaan-kebiasaan buruk dikemudian hari. Manusia mempunyai 5 jenis pola sinyal otak yaitu alpha, beta, theta, delta, dan gamma dengan frekuensi berbeda-beda tergantung masing-masing sinyal ketika melakukan kebohongan dan kejujuran karena memiliki pola sinyal otak yang berubah-ubah. Pada penelitian ini ekstrasi sinyal menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dikarenakan metode tersebut merupakan fungsi logic yang membagi data menjadi beberapa komponen frekuensi yang berbeda-beda, dengan cara mewawancarai subjek dengan dua pertanyaan dengan sesi yang berbeda yaitu sesi umum dan seksual, kemudian dilakukan analisis untuk masing-masing komponen menggunakan resolusi sesuai dengan skalanya yang dapat dimanfaatkan untuk memisahkan sinyal yang akan dianalisis , yaitu sinyal alpha,beta dan theta. Hasil pada penelitian ini dapat mengklasifikasikan kebohongan dan kejujuran dan menunjukan sinyal alpha, beta dan theta seseorang. Pengujian data uji ini didapatkan akurasi terbaik pada kanal PZ yaitu 70%. Dan akurasi masing-masing kanal didapatkan berbagai akurasi yang berubah-ubah namun stabil antara 55%-85%, hal ini disebabkan dari prinsip kerja JST yang seperti otak manusia, tidak menentu. Kata kunci : Kejujuran, EEG, DWT, JST. Abstract Behavior of honesty has started a little already found at this time due to lack of good akhlaqul karimah. And psychologically also led to the emergence of bad habits in the future. Humans have 5 types of brain signal patterns, namely alpha, beta, theta, delta, and gamma with different frequencies depending on each signal when doing lies and honesty because it has an altered brain signal pattern. In this study signal extraction uses the Discrete Wavelet Transform (DWT) method because it is a logic function that divides the data into several different frequency components, by interviewing subjects with two questions with different sessions, namely general and sexual sessions, then done analysis for each component using the resolution according to the scale that can be utilized to separate the signals to be analyzed, ie alpha, beta and theta signals. The results of testing this test data obtained the best accuracy on the PZ channel that is 70%. And the accuracy of each channel obtained varying accuracy but stable between 55% -85%, this is due to the principle of the ANN that is like the human brain, uncertain. Keywords : Honesty, EEG, DWT, JST
Rancang Bangun Mppt Boost Converter Pada Pompa Air Tenaga Surya Evin Astian Suri; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya sebagai jenis pembangkit listrik terbaharukan di masa datang akan semakin memiliki peranan penting sebagai pengganti energi fosil atau energi tak terbaharukan. Namun dalam aplikasinya secara konvensional panel surya mempunyai kekurangan yakni memiliki efisiensi yang rendah, hal ini dikarenakan karakteristik V-I sel surya yang tidak linier terhadap pembebanan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya, seperti besarnya tingkat intensitas cahaya dan suhu kerja dari panel surya. Secara umum, terdapat titik yang unik pada kurva V-I atau kurva V-P, yang dinamakan Maximum Power Point (MPP). Dimana pada titik tersebut, solar sel bekerja pada efisiensi maksimum dan menghasilkan daya keluaran paling besar. Letak dari MPP tidak diketahui, tetapi dapat dicari, dengan menggunakan perhitungan atau algoritma penjejak. Oleh karena itu algoritma Maximum Power Point Tracker (MPPT) dibutuhkan untuk menjaga titik kerja solar sel agar tetap bekerja pada titik MPP. Dalam Tugas Akhir ini akan dirancang suatu alat berbasis mikrokontroller untuk mengoptimalkan kerja dari panel surya dengan cara mencari titik MPP (Maximum Power Point) dengan algoritma Incremental Conductance, kemudian mengimplementasinya menjadi tegangan output dari panel surya dan menjadi input untuk boost converter yang dikontrol dengan PWM (Pulse Width Modulation), sehingga dapat menghasilkan tegangan yang maksimal untuk selanjutnya menjadi input untuk inverter. Tugas Akhir ini diharapkan dapat tercipta sebuah pompa air yang tidak membutuhkan sumber listrik PLN. Sistem yang diimplementasikan dalam tugas akhir ini diharapkan bisa digunakan dalam berbagai kondisi. Terutama pada satu daerah dimana tidak terdapat sumber listrik. Karena bagi masyarakat air merupakan kebutuhan yang sangat penting. Kata Kunci: Panel surya, MPPT, Incremental Conductance, Boost Converter
Prototipe Otomatisasi Rumah Menggunakan Telepon Genggam Dengan Teknologi Nirkabel Untuk Penyandang Disabilitas Puspa Darmira; Porman Pangaribuan; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disabilitas merupakan ketidakmampuan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan tertentu dalam rentang dianggap normal bagi manusia, sebagian besar akibat penurunan kemampuan dalam berjalan. Seseorang yang mengalami masalah disabilitas, khusunya penyandang kelainan tubuh atau tuna daksa akan sulit untuk bergerak secara leluasa. Hal ini dikarenakan para penyandang tuna daksa memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kegiatan tersebut seperti menyalakan atau mematikan perangkat elektronik di dalam rumah. Pada tugas akhir ini dirancang sebuah prototipe otomatisasi rumah menggunakan telepon genggam dengan teknologi nirkabel. Alat ini terdiri dari mikrokomputer Raspberry Pi 3. Penerapan sistem ini berbasis Android menggunakan jaringan wireless. Alat ini memiliki tiga fitur yaitu melakukan perintah on/off perangkat elektronik, mengatur brightness dimana HPL (High Power LED) sebagai indikator, sensor reed switch untuk mengecek keadaan pintu dalam status open/closed serta solenoid door lock yang memiliki fungsi locked/unlocked pada pintu. Sistem ini dapat membantu penyandang disabilitas dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa ketiga fitur diatas dapat bekerja dengan baik sesuai dengan hasil yang diharapkan. Berdasarkan hasil survey, penyandang disabilitas sangat terbantu dengan sistem ini, meskipun memiliki kendala jaringan internet yang berakibatkan adanya perbedaan delay pada status open/closed pintu. Kata kunci : Raspberry Pi 3, nirkabel, perangkat elektronik, HPL, Android
Rekonstruksi Kertas Sobek Berbasis Corner Point (studi Kasus: Sobekan Digital) Bayu Permana; Tjokorda Budi; Kurniawan Ramadhani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kertas merupakan media yang digunakan sebagai wadah untuk menampung kreatifitas, gagasan, dan catatan penting yang bisa rusak entah karena sengaja ataupun tidak sengaja. Penyebab rusaknya dokumen ada bermacam-macam dan salah satu contohnya adalah sobek. Tugas akhir ini menggunakan corner point yang diperoleh dengan menggunakan Harris Corner Detection sebagai solusi untuk merekonstruksi kertas yang sobek. Besar sudut dan jarak antara titik pembentuk sudut dari corner point tersebut digunakan untuk mencari kandidat pasangan sobekan yang cocok. Selain itu decision threshold juga digunakan untuk memastikan apakah kandidat pasangan sobekan tersebut benar atau tidak. Pasangan yang dianggap benar kemudian direkonstruksi dengan bantuan transformasi Affine dan RANSAC. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, corner point terbukti dapat digunakan sebagai dasar untuk merekonstruksi kertas dengan bantuan decision threshold untuk memilah mana sobekan yang memiliki pasangan dan mana sobekan yang tidak memiliki pasangan. Kata kunici: rekonstruksi kertas, sobek, Harris Corner Detection, decision threshold, transformasi Affine, RANSAC.
Deteksi Kualitas Keju Menggunakan Metode Gabor Wavelet Dengan Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Pada Citra Digital Nadiya Ibrahim; Bambang Hidayat; Sjafril Darana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keju adalah bahan makanan yang terbuat dari olahan susu dengan memisahkan zat –zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Keju merupakan salah satu bahan makanan yang digemari oleh masyarakat selain cita rasanya yang lezat, keju juga mempunyai kandungan protein yang tinggi dan dapat disajikan dengan hampir seluruh makanan, yang paling umum digunakan adalah untuk membuat pizza. Tetapi, keju yang dihasilkan dari setiap produsen memiliki perbedaan kualitas. Kualitas ini salah satunya dapat dilihat dari warna.Keju yang berkualitas baik berwarna kuning tanpa ada corak atau noda kehitaman, jika terdapat corak atau noda kehitaman pada keju, dapat diindikasikan itu adalah jamur. Kualitas keju yang baik juga kita bisa lihat dari teksturnya, kita dapat melihat dengan kasat mata atau dengan meraba permukaan keju. Banyaknya masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui bahwa setelah keju cheddar dibuka, maka ada batas hari layak makan. Secara kasat mata kualitas keju cheddar layak makan ini tidak bisa dilihat. Hal inilah yang menjadi latar belakang di pilihnya judul tugas akhir ini. Pada sistem pengolahan citra digital, setiap citra bisa dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan fitur yang diperoleh dari citra objek. Untuk memahami kualitas keju bisa dilakukan melalui citra keju yang sudah diamati selama 15 hari. Dalam Tugas Akhir ini penulis membahas bagaimana cara mendeteksi kualitas keju dari warna dan tekstur. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi kualitas keju.Pada Tugas Akhir ini penulis menggunakan metode Gabor Wavelet dengan klasifikasi K-Nearest Neighbor (K-NN). yang diawali dengan proses prepocessing. Untuk pengujian ini dilakukan pengujian dengan 48 citra keju, dengan komposisi masing-masing kelas memiliki 16 citra keju sangat layak makan, 16 citra keju layak makan, dan 16 citra keju tidak layak makan. Sehingga didapatkan akurasi terbaik sebesar 91,67% dan waktu komputasi 69,6s dengan menggunakan metode Gabor Wavelet dimana digunakan ekstraksi ciri berdasarkan tekstur dan warna dengan parameter: parameter orde satu (standar deviasi dan kurtosis), d1=32, d2=32, k = 5, distance euclidean. Kata kunci: Gabor Wavelet, K-Nearest Neighbor (K-NN)

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue