cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Dan Realisasi Antena Parabola Dengan Feed Point Mikrostrip S-Band Polarisasi Sirkular Menggunakan Metode Tumpuk Untuk Stasiun Bumi Renaldy Wibisono; Heroe Wijanto; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University AXC (Aerospace and eXploration Center) tengah mengembangkan sebuah proyek pembuatan satelit mikro yang mempunyai misi SAR (Synthetic Aperture Radar). Demi menunjang keberlangsungan satelit di orbit, maka diperlukan stasiun bumi untuk mengontrol seluruh payload satelit. Maka dari itu dibutuhkan sebuah antena sebagai media komunikasi antara stasiun bumi dengan satelit dalam menjalankan misinya. Antena yang dibuat dalam tugas akhir ini yaitu antena parabola dengan feed point mikrostrip polarisasi sirkular dengan frekuensi kerja 2,35 GHz. Dalam tugas akhir ini dipilih antena parabola karena antena ini mempunyai gain yang tinggi sehingga mampu mengirimkan gelombang elektromagnet dengan jarak komunikasi stasiun bumi dan satelit sekitar 700 km. Kemudian feed point yang dipakai adalah mikrostrip agar lebih efektif karena memiliki dimensi yang kecil. Mikrostrip dibuat dengan polarisasi sirkular karena komunikasi stasiun bumi dengan satelit pada umumnya menggunakan polarisasi sirkular untuk menanggulangi loss yang disebabkan oleh perbedaan fasa antena. Hasil akhir yang diperoleh dari Tugas Akhir ini adalah antena parabola dengan feed point mikrostrip polarisasi sirkular dengan VSWR sebesar 1,043 pada frekuensi kerja 2,35 GHz, lebar pita sebesar 150 MHz, dan gain sebesar 29,5 dBic. Kata kunci: Antena Parabola, Mikrostrip Polarisasi Sirkular, Stasium Bumi.
Analisis Kebutuhan Layanan Website E-commerce Pada Pinkemma Menggunakan E-service Quality Dan Model Kano Hendy Jati Sasongko; Farda Hasun; Rino Andias A.
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pinkemma adalah salah satu produsen busana yang memanfaatkan teknologi internet untuk memasarkan produknya. Pada website e-commerce Pinkemma tidak hanya produk-produk Pinkemma saja yang ada di dalamnya, banyak juga dari produsen-produsen lain yang menjual produk-produknya di website ecommerce Pinkemma ini. Untuk memenangkan persaingan dalam bisnis online, Pinkemma harus memberikan kualitas layanan yang prima sebagai keunggulan kompetitif perusahaan. Saat ini, Pinkemma belum mampu memberikan kualitas layanan terbaik karena masih ditemukan berbagai macam keluhan pelanggan. Oleh karena itu, Pinkemma memerlukan evaluasi terhadap layanan yang diberikan. Pinkemma tidak cukup hanya mengetahui kepuasan pelanggan, akan tetapi perusahaan juga harus mengetahui kelemahan layanan. Dengan perbaikan terhadap atribut kelemahan layanan, maka layanan website ecommerce yang saat ini telah ada dapat dikembangkan lagi agar lebih baik. Pada penelitian ini diidentifikasi 29 atribut kebutuhan pelanggan berdasarkan hasil wawancara terhadap lead user. E-Service Quality digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan sehingga dapat diketahui atribut kelemahan layanan. Berdasarkan hasil pengolahan data E-Service Quality diketahui 16 atribut kelemahan layanan. Model Kano digunakan untuk memahami hubungan antara kepuasan pelanggan dengan upaya pemenuhannya. Model Kano mengidentifikasi bahwa terdapat 1 atribut yang termasuk kategori one-dimensional, 15 atribut yang termasuk kategori attractive, dan 13 atribut termasuk dalam kategori must-be. Kemudian dengan mengintegrasikan hasil e-servqual dan kano diperoleh 16 atribut yang perlu ditingkatkan dan 13 atribut yang perlu dipertahankan. Kata kunci: analisis kebutuhan, website e-commerce, e-service quality, model kano
Analisis Kondisi Pola Sinyal Alfa Dan Gama Eeg Brainwave Saat Penggunaan Gawai Dengan Kondisi Sinyal 4g Dengan Metode Backpropagation R. Dhenake Aghni Bunga; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan layanan seluler 4G LTE pada zaman modern ini terus berkembang pesat. Selain dampak keuntungan dari sisi bisnis, ternyata juga teknologi tersebut memiliki dampak negative. Dalam tugas akhir ini dilakukan analisa aktifitas otak dengan menggunakan EEG terhadap orang yang sedang menggunakan gawai dengan sinyal LTE yang sedang aktif kemudian akan dibandingkan dengan data latih kondisi stabil dan tidak stabil menggunakan klasifikasi Backpropagation. Sinyal yang diklasifikasi merupakan sinyal yang telah melalui beberapa proses, yaitu normalisasi dan ekstraksi ciri menggunakan Wavelet dan PCA. Hasil menunjukan bahwa berdasarkan pengujian sinyal alfa 62,85% orang yang sedang terpapar LTE terdeteksi mengalami perubahan aktifitas sinyal. Sedangkan pengujian berdasarkan sinyal gama menunjukkan 68,57% orang yang mengalami perubahan aktifitas sinyal.
Stemming Words Dengan N-Gram Dan Lexeme Based Untuk Teks Berbahasa Korea Nadya Eka Putri Permadi; Shaufiah Shaufiah; Mira Kania Sabariah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Korea termasuk ke dalam bahasa aglutinatif yang termasuk unik dan memiliki berbagai jenis pelekatan morfem, dengan kondisi ini, pengaplikasian teknik stemming words dianggap sedikit sulit untuk dilakukan. Beberapa penelitian sudah dilakukan, namun masih ditemui beberapa kesalahan dikarenakan adanya keunikan dari karakter kata dalam Bahasa Korea. Dalam penelitian kali ini akan dibahas teknik baru untuk melakukan stemming words atau pencarian kata dasar disertai dengan deteksi imbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk kata dasar dari kata kerja berimbuhan pada bahasa Korea dan mencari jenis dan arti dari imbuhan yang melekat pada kata tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggabungkan metode N-gram dan Lexeme Based. Dalam pencarian kata dasar ini sejumlah kata kerja yang mendapat imbuhan dalam tata bahasa tertentu dipecah untuk menghasilkan kata dasar dan imbuhan yang sesuai. Pemecahan kata berimbuhan dilakukan dengan metode N- gram dan dilanjutkan dengan pengaplikasian metode Lexeme Based untuk pencarian kata dasar serta jenis dan arti imbuhan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah pembentukan kata dasar dan imbuhan yang disertai dengan jenis imbuhan serta arti dari imbuhan tersebut. Kata kunci : stemming words, Bahasa Korea, N-gram, Lexeme Based, aglutinatif.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Menggunakan The Open Group Architecture Framework (togaf) Dan Architecture Development Method (adm) (studi Kasus: Lembaga Kursus Topography Training Centre) Dyvanno Pramana Caesario; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan strategis sistem informasi merupakan langkah untuk merumuskan keunggulan kompetitif sumber daya yang sudah tersedia pada perusahaan, organisasi, maupun kelembagaan. Dalam hal ini, lembaga kursus Topography Training Centre berupaya dalam merumuskan keunggulan kompetitif yang dimilikinya, merumuskan kebutuhan pembukaan cabang, dan berupaya untuk mengatasi permasalahan seperti penyaluran yang masih konvensional. Upaya dilakukan dengan cara merancang strategi dari bisnis hingga pemanfaatan teknologi informasi dan sistem informasi (TI/SI) dapat berjalan secara efektif. Perancangan strategis dirancang untuk membangun lembaga kursus unggul dalam bisnis geomatika Metode yang digunakan untuk merancang strategi adalah The Open Group Architecture Framework dan Architecture Development Method untuk memudahkan dalam perancangan strategi bisnis serta TI/SI yang baik untuk lembaga kursus. Fase yang digunakan dalam metode ini adalah preliminary, requirement management, architecture vision, business architecture, information system architecture, dan technology architecture. Total kematangan arsitektur dari hasil pengujian EA Scorecard mencapai 79,64% yang menunjukan bahwa arsitektur lembaga kursus dapat dilanjutkan untuk tahapan implementasi. Penelitian menghasilkan usulan perencanaan strategis sistem informasi dan menghasilkan purwarupa aplikasi sesuai dengan kebutuhan lembaga kursus dan peluangnya dimasa depan. Kata Kunci: Perencanaan Strategis Sistem Informasi, The Open Group Architecture Framework, Architecture Development Method , Lembaga Kursus.
Rancang Bangun Networked Controlsystem (ncs) Pada Unmanned Aerial Vehicle (uav) Quadcopter Untuk Kontrol Posisi Yaw Irawan Dwi Purnomo; Muhammad Ary Murti; Erwin Susanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NCS merupakan sistem dimana kontrol, plant dan sensor dihubungkan kedalam jaringan komputer. Dengan NCS kita dapat mengendalikan suatu sistem melalui frekuensi. NCS akan diaplikasikan untuk mengontrol arah posisi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) quadcopter, quadcopter merupakan teknologi UAV dimana terdapat Flight controller (FC) dan empat brushless motor yang sudah terintegasi dengan Electronic Speed Controller (ESC), sehingga didapat manuver quadcopter. Didalam UAV ini juga sudah terdapat system IMU (Inertial Measurment Unit) yaitu sensor gyro dan accelerometer untuk keseimbangan pada saat UAV bermanuver , kemudian sensor magnetometers untuk mengukur gaya magnet bumi. Salah satu Pemanfaatan UAV juga berpotensi untuk membantu pihak militer untuk berpatroli menjaga suatu daerah. Hasil dari tugas akhir ini adalah sebuah sistem networked control system dengan kecepatan respon quadcopter Pada pengujian tiap perubahan posisi sekitar 180o memiliki waktu pemrosesan perubahan gerakan sebesar 1.7s . Untuk pengujian dari arah utara ke selatan memiliki tingkat akurasi derajat sebesar 98,33% , untuk Pengujian dari arah barat ke timur memiliki tingkat akurasi derajat sebesar 5,1%, untuk pengujian pada arah timur laut ke barat daya memiliki tingkat akurasi derajat sebesar 10,22%, Pengujian dari arah barat laut ke tenggara memiliki tingkat akurasi sebesar 13,33%. Networked control system tugas akhir ini diimplementasikan untuk membuat quadcopter dapat bergerak kearah derajat posisi yang telah ditentukan dengan baik. Kata kunci : Networked control system, quadcopter, derajat, posisi
Implementasi Perangkat Pendukung Sistem Pemantau Pembuang Sampah Di Titik Rawan Sampah Pada Aliran Sungai Citarum Di Dayeuhkolot Abhiyoga P. Prasetyo; Burhanuddin Dirgantoro; Anton Siswo Raharjo Ansori
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu dampak buruk yang diakibatkan oleh banyaknya tumpukan sampah pada aliran sungai. Kewajiban menjaga serta memelihara sungai seakan hanya impian semata. Kurangnya tanggung jawab dari masyarakat atas bahaya sampah terhadap aliran sungai menjadi salah satu dampak akibat terjadinya luapan aliran air serta lemahnya pengawasan serta tidak tanggap nya dari pihak pengelola dalam mengontrol serta mencegah para oknum pembuang sampah menjadi penyebab utama permasalahan banjir. Oleh karena itu dirancang alat berupa perangkat pendukung sistem kamera pemantau yang ditempatkan pada panel box yang didukung dengan mini pc sebagai sistem keamanan pada panel box serta pemberitahuan secara real-time menggunakan telegram. Sistem pendukung keamanan yang dibuat mempertimbangkan ketinggian peletakan perangkat serta sudut kemiringan kamera dan mengimplementasikan mini pc berupa Raspberry Pi 2 B+ sebagai controller untuk mengelola inputan sensor yang berupa sensor PIR (Passive Infrared) untuk mendeteksi adanya indikasi pencurian dan sensor DS18b20 yang memberikan informasi tinggi serta rendahnya suhu untuk menjaga kerusakan perangkat akibat suhu ekstrim. Pemberitahuan tersebut akan dikirimkan otomatis oleh bot Telegram yang berupa pesan teks. Berdasarkan pengujian tugas akhir ini, Raspberry Pi yang menggunakan sensor DS18b20 sebagai acuan suhu pada panel box mendapatkan tingkat akurasi 100% dengan batas suhu tertinggi 30ºC dengan pengiriman telegram rata-rata 1.4207 s dengan koneksi 3G sedangkan dengan koneksi 4G menghasilkan waktu pengiriman rata- rata 0.887 s . Sensor Passive Infrared sebagai sistem keamanan perangkat juga memiliki tingkat sensitivitas yang baik yang mampu menangkap setiap gerakan yang melewati permukaan sensor, serta tiang pondasi dengan ketinggian 5 meter yang mampu menahan beban sebesar 37,2 kg dengan daya izin dukung tanah 0.257 kg/cm², serta sudut kemiringan kamera yang optimal didapat pada sudut 60° Kata kunci: Raspberry Pi, Passive Infrared, DS18b20, Panel box, Blender, Bot Telegram
User Requirements Specification (urs) Automation System Design For Stopper Valve Chamfering Process On Bench Lathe Sd-32a Machine At Pt Dharma Precision Parts Amalia Syafitri; Rino Andias Anugraha; Haris Rachmat
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT Dharma Precision Parts is manufacturing company that produces metal components from machining process, one of the product is stopper valve. Due to increasing in competition and demand, the company must be able to decrease the process time to fulfill the demand. The process time of existing syste m is around 9.92 seconds/part. The way that company use to decrease process time is by modifying Bench Lathe SD-32A machine which used for stopper valve chamfering process by applying automation technology. Applying automation technology in the company will get some advantages such as reducing process time, increasing production capacity and product quality. Implementation of automation system needs a good planning and consideration to function expected well and to prevent system redesign. This research focused on User Requirement Specification (URS) design which contains a collection of information needed to design the automation systems in the industrial manufacture. URS design consists of process description, the description of the flow of electricity connected with each equipment, and control philosophy that allows the end user to understand the determined basic control system. Based on the research conducted conclude that the design of URS for stopper valve chamfering process on Bench Lathe SD-32A machine successfully implemented and the new process time is around 5 seconds/parts. The results consist of the explanation of process description, electrical diagrams, and control philosophy. Keywords: user requirement specification, process description, electrical diagram, control philosophy
Perancangan Standard Operating Procedure Analisa Dan Evaluasi Berdasarkan Integrasi Iso 9001:2015 Klausul 9.1.3 Dan Iso 14001:2015 Klausul 9.1.2 Berbasis Risk Based Thinking Dengan Menggunakan Metode Business Process Improvement Di Cv Xyz Willy Pratisna; Sri Widaningrum; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan spareparts motor seperti dies, moulds, jig & fixture, precision parts dan plastic product. Mutu produk yang baik dihasilkan dari mutu proses yang baik. Selain itu, perusahaan juga harus memiliki lingkungan kerja yang baik. Dengan memiliki Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Standar Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 diharapkan dapat membantu perusahaan mewujudkan mutu dan lingkungan kerja yang baik. Pada penelitian ini akan dintegrasikan ISO 9001:2015 klausul 9.1.3 dengan ISO 14001:2015 klausul 9.1.2 untuk menghasilkan SOP analisis dan evaluasi. Integrasi yang dilakukan adalah menggabungkan requirement ISO 9001:2015 klausul 9.1.3 dan ISO 14001:2015 klausul 9.1.2. Hasil integrasi requirement ISO 9001:2015 klausul 9.1.3 dan ISO 14001:2015 klausul 9.1.2 akan menjadi input untuk melakukan penyusunan risk register. Setelah risk register disusun, requirement hasil integrasi, risk register dan gap yang diperoleh dari adanya kekurangan yang ada di CV XYZ akan menjadi input untuk merancang SOP analisis dan evaluasi. Setelah mendapat perancangan SOP analisis dan evaluasi, selanjutnya akan di-improve dengan menggunakan metode business process improvement. Setelah dilakukan improvement, akan di dapatkan SOP analisis dan evaluasi yang telah mendapatkan improvement dari metode business process improvement. Selanjutnya SOP analisis dan evaluasi ini akan di verifikasi untuk menyesuaikan dengan kondisi di CV XYZ. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah perancangan SOP analisis dan evaluasi ini telah memenuhi integrasi ISO 9001:2015 klausul 9.1.3 dan ISO 14001:2015 klausul 9.1.2, gap, dan risk register. Kata Kunci : Standard Operating Procedure, ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, Risk Register, Business Process Improvement
Analisis Dan Perancangan Environmental Control Dalam Rancangan Sub Data Center Di Diskominfo Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Standar En 50600 Dan Metode Ppdioo Life-cycle Approach M. Kamal Haris Dermawan; M. Teguh Kurniawan; Umar Yunan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah (e-Government) pasal 9 tahun 2009 yang menyatakan bahwa setiap instansi pemerintah pusat dan daerah wajib menyediakan fasilitas pusat data yang sesuai tugas pokok dan fungsinya, dan diperkuat dengan Peraturan Presiden No. 96 tahun 2014 sampai dengan tahun 2019 yang menyatakan untuk menciptakan pembangunan dan pemanfaatan pitalebar yang efektif dan efisien, diperlukan perencanaan pitalebar nasional yang komprehensif dan terintegrasi melalui sinkronisasi, sinergi serta koordinasi lintas sektor dan wilayah. Hal tersebut menyebabkan menyebabkan Pemerintah Kabupaten harus membuat data center dan melakukan sinkronisasi data ke Pemerintah Pusat. Namun, pada Peraturan Bupati Bandung Nomor 17/2016 pasal 22 ayat 2 menyatakan bahwa Pusat Data dibangun dan dikelola secara terpusat dan dimanfaatkan untuk kepentingan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Peraturan tersebut menyebabkan data center yang sudah dikelola pada masing-masing kabupaten harus ditutup. Dan untuk menanggulangi hal tersebut, data center yang sudah ada pada Pemerintah Kabupaten Bandung akan dibuat menjadi sub data center yang berfungsi sebagai penyimpanan data sementara pada setiap daerah sebelum tersinkronisasi langsung ke data center yang ada di pemerintah pusat. Dalam perancangan sub data center ini, EN 50600-2-3 Environmental Control menjadi standar yang akan diterapkan dan PPDIOO Life-Cycle Approach sebagai metodologi penelitian. Hasil dari penelitian ini berupa panduan dalam pengembangan data center sesuai EN 50600-2-3 Environmental Control. Kata Kunci : data center, environmental control, sub data center, EN 50600, PPDIOO Life-Cycle Approach.

Page 29 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue