cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Performansi Edfa Di Setiap Bit Rate Yang Dikirimkan Dari Transmitter Ke Receiver Pada Jarak 50 Km Pada Sistem Lazuardi Ramadeanto; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penguat EDFA dibutuhkan untuk permasalahan komunikasi di Indonesia yang terbatas jarak dan waktu. EDFA merupakan penguat optik yang dibuat dengan cara mencampurkan ion erbium ke dalam serat optik. Supaya EDFA digunakan dengan efisien maka diperlukan penelitian performansi yang sesuai untuk bit rate tertentu. Karena jika tidak digunakan pada bit rate yang sesuai maka EDFA tersebut tidak akan efisien. Pada Tugas Akhir ini dilakukan uji performansi jaringan transport dengan 2 skenario. Skenario pertama yaitu tanpa penguat EDFA. Sedangkan skenario kedua yaitu dengan pemasangan penguat EDFA dan keduanya dianalisis mengenai variasi bit rate. Pengujian dilakukan perubahan variasi bit rate terhadap parameter nilai BER dan Q Factor. Hasil simulasi diperoleh performansi pada variasi bit rate di setiap skenario tidak jauh beda. Pada scenario dengan EDFA diperoleh hasil BER dan Q Factor yang paling optimal yaitu BER 5, 61 x 10-84 dan Q Factor 19, 36. Kata Kunci : DWDM, EDFA, BER, Q Factor, Bit Rate ABSTRACT EDFA amplifiers are needed for communication problems in Indonesia that are limited in distance and time. EDFA is an optical amplifier made by mixing erbium ions into optical fibers. In order for EDFA to be used efficiently, appropriate performance research is required for certain bit rates. Because if it is not used at the corresponding bit rate then the EDFA will not be efficient. In this Final Task, there is a network transport performance test with 2 scenarios. The first scenario is without EDFA amplifier. While the second scenario is by installing EDFA amplifier and both are analyzed about bit rate variation. The test is done by changing the bit rate variation on BER value parameter and Q Factor. The simulation results obtained the performance on bit rate variation in each scenario is not much different. In the scenario with EDFA obtained the most optimal BER and Q Factor results are BER 5, 61 x 10-84 and Q Factor 19, 36. Keyword : DWDM, EDFA, BER, Q Factor, Bit Rate
Analisis Kelainan Jantung Menggunakan Sinyal Elektrokardiogram Dengan Metode Transformasi Wavelet Dan K-nearest Neighbors Immanuel Rayuzi Pandapotan Sinaga; Rita Magdalena; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jantung memiliki peran yang sangat penting dalam sistematika organ tubuh sehingga dituntut untuk selalu berada dalam kondisi yang baik. Dalam bidang medis, terdapat alat pendeteksi kondisi jantung yang disebut Elektrokardiograf (EKG) yang dapat menghasilkan gelombang sebagai representasi dari perubahan pola kelistrikan pada jantung. EKG adalah alat yang mampu merekam sinyal listrik pada permukaan kulit yang berasal dari jantung. EKG dapat menggambarkan kondisi jantung seseorang sehingga dapat memberikan pertimbangan kepada dokter untuk menganalisis penyakit secara cepat. Tugas akhir ini bertujuan untuk melakukan analisis data keadaan jantung dengan menggunakan metode diskrit transformasi wavelet. Sistem penelitian ini dirancang untuk menganalisis dan mendiagnosis sinyal eletrokardiogram yang kemudian dapat digunakan untuk mengetahui apakah kondisi jantung dalam keadaan normal atau tidak. Metode yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode transformasi wavelet dan K-Nearest Neighbors. Sinyal EKG diekstraksi menggunakan transformasi wavelet sedangkan K-Nearest Neighbors berfungsi untuk mengklasifikasi ciri sinyal EKG. Hasil dari penelitian tugas akhir ini merupakan data analisis dan diagnostik yang mencapai tingkat akurasi 98% dan kemudian dapat digunakan dalam dunia medis.Kata Kunci: Diskrit Transformasi Wavelet, Electrokardiogram, K-Nearest Neighbors
Analisis Performansi Denoising Sinyal Eeg Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform Dan Adaptive Filter Muhamad Rokhmat Isnaini; Rita Magdalena; Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sinyal EEG ( Electroencephalogram ) merupakan rekaman sinyal yang dihasilkan dari medan elektrik spontan pada aktivitas neuron di dalam otak. Sinyal EEG dimanfaatkan pada bidang kesehatan untuk mendiagnosis keadaan neurologis otak, serta pada bidang teknologi seperti aplikasi Brain Computer Interface ( BCI ). Dalam perekaman sinyal EEG, terdapat noise yang tidak diinginkan sehingga dalam analisis sinyal EEG sulit mendapatkan informasi sinyal yang sebenarnya. Oleh karena itu dalam Tugas Akhir ini dirancang sebuah sistem denoising untuk menghilangkan noise agar memperoleh visualisasi sinyal yang sebenarnya. Pada penelitian ini sinyal EEG bersih akan di berikan noise AWGN (Additive White Gaussian Noise), kemudian teknik denoising yang akan dilakukan adalah menggunakan dua metode yaitu Discrete Wavelet Transforms dan Adaptive Filter. Pengujian dilakukan dalam Matlab dengan menggunakan parameter Minimum Squared Error ( MSE ), Signal-to-Noise Ratio ( SNR ), serta Peak Signal-to-Noise Ratio ( PSNR ). Berdasarkan hasil pengujian pada 5 data sinyal EEG, menunjukan untuk metode DWT ( Discrete Wavelet Transforms ) mendapatkan nilai rata – rata pada masing – masing parameter, MSE sebesar 0.0000209082, SNR sebesar 29.1607127780 dB dan PSNR sebesar 29.8262675865 dB. Dan untuk metode Adaptive Filter dengan algoritma Kalman diperoleh nilai rata – rata pada masing – masing parameter, MSE sebesar 0.0000425027, SNR sebesar 27.6136811973 dB dan PSNR sebesar 28.2792360058 dB. Kata kunci: Electroencephalogram (EEG), Denoising, Discrete wavelet Transform (DWT), Adaptive Filter. Abstract The EEG signal (Electroencephalogram) is a recording of a signal generated from a spontaneous electric field in the activity of neurons in the brain. EEG signals are used in the health field to diagnose the neurological state of the brain, as well as in areas of technology such as Brain Computer Interface (BCI) applications. In recording EEG signals, there is an undesirable noise so that in the EEG signal analysis it is difficult to get the actual signal information. Therefore in this final project is designed a denoising system to eliminate noise in order to obtain the actual signal visualization. In this study the clean EEG signal will be given AWGN noise (Additive White Gaussian Noise), then denoising technique that will be done is to use two methods of Discrete Wavelet Transforms and Adaptive Filter. The test is done in Matlab using Minimum Squared Error (MSE), Signal-to-Noise Ratio (SNR), and Peak Signalto-Noise Ratio (PSNR). Based on the results of testing on 5 EEG signal data, it shows that the DWT (Discrete Wavelet Transforms) method gets the average value of each parameter, MSE is 0.0000209082, SNR is 29.1607127780 dB and PSNR is 29.8262675865 dB. And for the Adaptive Filter method with Kalman algorithm, the average values for each parameter, MSE is 0.0000425027, SNR is 27.6136811973 dB and PSNR is 28.2792360058 dB. Keywords: Electroencephalogram (EEG), Denoising, Discrete wavelet Transform (DWT), Adaptive Filter.
Prototipe Kendaraan Keseimbangan Roda Dua Menggunakan Fuzzy Logic Controller Burhanuddin Indra; Erwin Susanto; Cahyantari Ekaputri
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telah berkembang sangat pesat pada generasi ke generasi. Salah satunya adalah kendaraan personal seperti Segway Personal Transpoter. Kendaraan keseimbangan  (Self Balance Vehicle) adalah kendaraan   yang memiliki dua roda, di  kanan dan di kiri sebagai keseimbangannya. Diharapkan Kendaraan keseimbangan ini dapat mengurangi pemakaian energy/energy dan dapat menjadi solusi kendaraan ramah lingkungan. Dalam penelitian tugas akhir ini penulis akan merancang sebuah kendaraan keseimbangan (Self Balance Vehicle) dengan menggunakan metode Fuzzy Logic Controller yang menggunakan motor DC dan sensor IMU. Pada sistem yang dibangun oleh penulis menggunakan sensor IMU sebagai inputan dan Motor DC sebagai output dari mikrokontroller. Pada analisa yang dilakukan penulis adalah bagaimana kendaraan dapat berdiri stabil pada titik keseimbangannya dan dapat membaca sensor yang akurat. Parameter inputan Fuzzy Logic ini akan berdampak sendiri pada perfoma sistem kontrol yang telah dibangun. Serta memperoleh nilai pembacaan sensor menggunakan kalman filter yang optimal adalah Q_accelerometer = 0,001:Q_gyroscope =0,003 dan R_pengukuran = 0,03. Kata kunci: self-balacing control, fuzzy logic, Self Balancing,segway.
Transceiver Di Robot Mobil Pada Sistem Navigasi Vlc Di Pergudangan Paramadina Susamti; Rizki Ardianto Priramadhi; Denny Darlis
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem navigasi yang umumnya menggunakan GPS kurang efektif jika digunakan untuk robot mobil di dalam gudang. Salah satu alternatif untuk menggantikan GPS adalah dengan memanfaatkan lampu LED yang ada di dalam ruangan dengan menggunakan VLC (Visible Light Communication). Komunikasi ini digunakan untuk membantu robot mobil menentukan letak suatu barang di gudang. Komunikasi yang dirancang adalah komunikasi downlink dan uplink. Pada komunikasi downlink, receiver di robot mobil akan menerima data berupa titik koordinat agar robot mobil dapat bergerak ke lampu LED yang dituju. Sedangkan pada komunikasi uplink, transmitter di robot mobil akan mengirimkan data untuk menandakan keberadaan robot mobil. Hasil analisis menunjukkan jika jarak receiver dari transmitter berpengaruh terhadap kualitas data yang diterima. Receiver yang digunakan adalah sensor light to voltage yaitu mengubah cahaya menjadi tegangan listrik. Receiver dapat menerima data pada jarak horizontal 4cm bahkan sampai 12cm dengan tegangan yang dihasilkan sekitar 2.1V - 3.8V, saat tegangan dibawah 2.1V data mulai tidak diterima. Receiver dapat menerima data dengan tingkat akurasi 98.75%. Saat receiver menerima data diluar jarak terimanya, data dari transmitter dapat dilihat pada baudrate diubah lebih rendah karena sinyal yang terbaca sangat kecil. Transmitter di robot mobil dapat mengirim data melalui modul infrared untuk menandakan keberadaan robot mobil, dengan jarak jangkauan minimun 76cm dan maksimum 137cm. Kata Kunci: Sistem navigasi didalam ruangan, Visible light communication, Infrared, Transceiver, Sensor light to voltage, dan Modul infrared. Abstract Navigation systems that generally use GPS are less effective when used for mobile robot in a warehouse. One of the alternative to replace GPS is to use LED lights that are in the room using VLC (Visible Light Communication). This communication is used to help mobile robot determine the location of an item in a warehouse. Communication designed is downlink and uplink. In the downlink communication, the receiver in the mobile robot will receive data in the form of coordinates so that the mobile robot can move to the intended LED light. Whereas in the uplink communication, the transmitter in the mobile robot will send data to indicate the presence of the car robot. The results of the analysis show that the receiver's distance from the transmitter affects the quality of the data received. The receiver used is a light to voltage sensor that converts light into electrical voltage. The receiver can receive data at a horizontal distance of 4cm even up to 12cm with the voltage generated around 2.1V - 3.8V, when the voltage below 2.1V the data starts not received. The receiver can receive data with an accuracy rate of 98.75%. When the receiver receives data outside its received distance, the data from the transmitter can be seen at the lower baudrate because the signal is very small. Transmitter in a mobile robot can send data through an infrared module to indicate the presence of a mobile robot, with a minimum range of 76cm and a maxmimum range of 137cm. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 4317 2 Keywords: Indoor navigation systems, Visible light communication, Infrared, Transceiver, Light to voltage sensor, and Infrared module.
Klasifikasi Sinyal Ecg Menggunakan Deep Learning Dengan Stacked Denoising Autoencoders Ilham Muhammad; Jondri Jondri; Untari Wisesty
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aritmia merupakan kondisi jantung yang berdetak tidak sebagaimana mestinya, bisa berdetak terlalu cepat, lambat, atau berdetak dengan pola yang tidak beraturan. Akibat jantung yang tidak berdetak dengan normal, maka peredaran darah pun menjadi tidak normal juga. Sehingga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tubuh. Untuk mendiagnosa aritmia, salah satu metode yang digunakan ialah dengan membaca pola sinyal jantung yang disebut dengan Electrocardiogram (ECG). Deep Learning merupakan suatu metode pembelajaran mesin yang memungkinkan komputasi dalam level abstraksi bertingkat. Salah satu jenis deep learning yaitu Stacked Denoising Autoencoders (SDAE) [7]. SDAE digunakan untuk merekonstruksi suatu data yang telah dirusak agar tetap memiliki informasi yang mendekati data yang sebenarnya. Pada tugas akhir ini, penulis merancang sebuah sistem yang dapat mendeteksi aritmia menggunakan metode SDAE sebagai tahap pretraining, dan Softmax Regression untuk melakukan fine tuning. Akurasi tertinggi yang dihasilkan dalam mengklasifikasikan sinyal ECG yaitu sebesar 98.91%. Kata kunci : Aritmia, Electrocardiogram, Deep Learning, Stacked Denoising Autoencoders, Softmax Regression, Fine Tuning.
Implementasi Sistem Monitoring Dan Manajemen Baterai Pada Kendaraan Listrik Dengan Motor 3-fasa Rifqi Amir Hamzah; Angga Rusdinar; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber energi merupakan komponen utama yang terpenting dan perlu diperhatikan dalam semua sistem kendaraan. Kendaraan listrik yang sumber energinya merupakan energi listrik yang berasal dari baterai. Pengetahuan tentang karakteristik baterai menjadi faktor penting dalam kinerja sistem kendaraan listrik. Perlunya pemantauan dan pengaturan yang baik agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pada tugas akhir ini dirancang sistem pemantauan secara real-time dan manajemen pengisian baterai. Monitoring dengan metode serial menggunakan modul Bluetooth yang akan ditampilkan di Microsoft Visual Basic sebagai perangkat interfacenya. Manajemen pengisian menggunakan buck-boost converter yang menerima acuan kontrol dari komponen switching yang dikontrol oleh mikrokontroler. Buck-boost juga menerima input dari penyearah 3-Fasa untuk melakukan pengereman regeneratif. Pengereman regeneratif dilakukan dengan memanfaatkan sisa putaran motor BLDC saat pedal gas dilepas. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah sistem mampu melakukan monitoring dan menyimpan data tersebut secara real-time dengan rentang waktu per satu detik. Buck-boost Converter mampu melakukan konversi tegangan sesuai dengan perancangan dengan arus tidak melebihi 0,2A pada buck converter dan 0,5A pada boost converter sebagai batas arus optimal. Pengereman regeneratif mampu mentransfer energi sebesar 20,30 Watt dan efisiensi tertingginya 88,51%. Kata Kunci : Baterai, Monitoring, Manajemen, Buck, Boost, Regeneratif.
Perancangan Material Handling Equipment Pada Proses Palletting Galon Air Mineral Untuk Mengurangi Beban Kerja Operator Dengan Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional (studi Kasus Pt. Muawanah Al-ma'soem) Reza Muhammad Zein; Rino Andias Nugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Karakuri merupakan salah satu jenis penanganan material dengan memanfaatkan gaya mekanik alami untuk melakukan pemindahan material. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan material handling equipment khususnya karakuri untuk memperbaiki metode kerja pada proses palletting galon air mineral pada area penyimpanan barang jadi. Operasi pemindahan tersebut masih dilakukan secara manual. Penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan AMDK di jawa barat. Metode yang digunakan untuk merancang material handling equipment ini adalah metode perancangan produk rasional Nigel Cross. Metode ini memiliki beberapa tahapan perancangan, diantaranya klarifikasi tujuan, menetapkan fungsi, menyusun kebutuhan, menentukan karakteristik, memunculkan alternatif, evaluasi alternatif, dan menambahkan detail. Tahapan perancangan ini bertujuan untuk menemukan konsep terbaik dari beberapa alternatif konsep yang dimunculkan. Kata Kunci : Material Handling Equipment, Karakuri, pemilihan konsep, perancangan produk rasional Nigel Cross Abstract Karakuri is type of material handling by utilizing natural engineering principle to transfer material. The purpose of this study is how to design material handling equipment, especially karakuri, to improve working methods in the palletting process of mineral water gallon. The palletting operation is still done manually. This research was conducted at one of mineral water company at west java. The method used to design the material handling equipment is Nigel Cross rational product design method. This method has several design step, including clarifying objective, establishing function, setting requirements, determining characteristics, generating alternatives, evaluating alternatives, and improving detail. This design stage aims to find the best concepts of some generated alternative concepts. Keywords : Material Handling Equipment, Karakuri, Palletting, Mineral Water Gallon, Nigel & Cross rational product design
Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Komponen Instalasi Listrik Menggunakan Kebijakan Class Based Storage Untuk Mengurangi Waktu Delay Pada Aktivitas Gudang Pt Xyz Febianto Saputro; Luciana Andrawina; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan dibawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada bidang penyedia tenaga listrik. Untuk dapat melakukan pemasangan tenaga listrik, perusahaan ini membutuhkan komponen-komponen yang dikirim dari vendor lalu di simpan di gudang. Terjadinya delay pada aktivitas gudang PT XYZ terjadi karena adanya proses non value added mencari lokasi komponen pada rak. Selain itu, penempatan komponen secara random membuat operator susah untuk mencari komponen dan penyimpanan menjadi tidak teratur. Langkah pertama yang dilakukan untuk mengurangi delay adalah memetakan aliran proses dan informasi dengan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Setelah dilakukan pemetaan maka akan didapatkan waktu baku dan aliran proses yang terjadi pada gudang PT XYZ. Berdasarkan hasil PAM, didapatkan waktu non value added yang terjadi pada aktivitas mencari lokasi komponen yang cukup besar. Untuk itu akan dilakukan perancangan usulan perbaikan agar waktu delay pada aktivitas gudang XYZ dapat berkurang. Perbaikan yang dilakukan dengan melakukan klasifikasi berdasarkan FSN Analisis, Slotting, dan zonafikasi produk pada setiap komponen. Usulan perbaikan rancangan alokasi penyimpanan yang dipetakan menggunakan Value Stream Mapping (future state) menghasilkan pengurangan pada waktu delay sebesar 19% dan peningkatan pada aktivitas value added sebessar 18% dari total waktu aktivitas gudang yaitu 1241.52 detik. Kata kunci : Warehouse, Slotting, FSN Analysis, Zonafikasi, Class Based Storage
Reduksi Kandungan Besi (fe) Dan Mangan (mn) Pada Air Tanah Menggunakan Arang Kayu Zahara Ramadhayanti Karyuni; Mamat Rokhmat; Edy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air tanah yang terdapat di daerah sekitar Telkom University mengandung Fe dan Mn yang melebihi kadar standar yangtelah ditentukan. Oleh karena itu, perlu diolah lagi agar aman digunakan untuk keperluan sehari-hari. Pada penelitian ini, air tanah diolah dengan metode adsorbsi menggunakan arang kayu yang dapat menyerap Fe dan Mn. Diamati pengaruh aktivasi arang terhadap daya adsorbsinya dan pengaruh kejernihan pada air. Aktivasi dilakukan dengan metode kimia-fisika dengan merendam arang terlebih dahulu ke dalam larutan 5% Na2CO3 selama 24 jam lalu dipanaskan pada tanur bertemperatur 400°C selama 30 menit. Bentuk arang juga dibedakan menjadi dua macam, yaitu serbuk dan ukuran 1 cm. Penjerapan arang kayu yang diaktivasi lebih baik dibandingkan dengan arang kayu tanpa perlakuan. Hasil analisis menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (SSA) dalam penggunaan arang kayu serbuk yang diaktivasi dapat mengurangi ion logam besi dan manga masingmasing sebesar 95,52 % dan 99,64 %. Sedangkan untuk persentase daya penjernihan terbaik yang diukur menggunakan Fotometer, ditunjukkan oleh arang kayu yang telah diaktivasi dan berbentuk serbuk dapat mereduksi warna air sebesar 50,368%. Kata Kunci: arang kayu, logam besi, logam mangan, metode adsorpsi, aktivasi kimia-fisika, efisiesi. Abstract Groundwater available in the area around Telkom University contains Fe and Mn that exceed the specified standard levels. Therefore, water needs to be processed again for safe use for everyday purposes. In this study, groundwater was treated by adsorption method using charcoal wood which can absorb Fe and Mn. In addition, this study also observed the effect of charcoal activation on its adsorption power and the clarity effect on water. Activation is carried out by chemical-physical method by immersing the charcoal first into a 5% Na2Co3 solution for 24 hours and then heated to a 400oC temperature furnace for 30 minutes. Charcoal shape is also divided into two kinds, namely powder and size 1 cm. The absorption of activated charcoal is better than charcoal without treatment. The results of the analysis efficiency using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) in the use of activated wood powder charcoal can reduce iron metal and manga ions respectively by 95.52% and 99.64%. Whereas for the best percentage of purification power measured using Photometer, indicated by the activated charcoal and powder form can reduce water color by 50,368%. Keyword: wood charcoal, ferrous metal, manganese metal, adsorption method, chemical-physics activation, efisiensi

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue