cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Implementasi Perangkat Komunikasi Aprs (automatic Packet Reporting System) Menggunakan Raspberrry Pi Dan Ht (handy Talky) Rizka Amalia; Heroe Wijanto; Yudi Adityawarman
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telekomunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting di zaman era digital ini dan salah satu yang berpengaruh dalam perkembangan teknologi. Contoh dari perkembangan teknologi adalah sistem komunikasi Automatic Packet Reporting System (APRS). APRS merupakan sistem komunikasi yang menggunakan frekuensi radio untuk melakukan komunikasi. Pada penelitian ini, sistem komunikasi APRS terdiri 3 komponen utama yaitu Terminal Node Controller (TNC), Radio dan Raspberry Pi. Data atau pesan teks dikirim secara otomatis dan real time sesuai dengan format protokol AX.25. Raspberry Pi digunakan untuk memulai dan mengakhiri komunikasi dan mengubah paket menjadi format UI frame melalui protokol AX.25. TNC digunakan untuk melakukan modulasi dan demodulasi Audio Frequency Shift Keying (AFSK) pesan yang dikirim dan diterima. Radio yang digunakan adalah HT iCom V80 dan modul radio SA818 dengan frekuensi 144,39 MHz. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian dengan jarak dan kondisi lingkungan yang berbeda. Pesan teks diterima secara real time oleh receiver dengan format: . Hasil dari pengujian dapat diketahui bahwa terdapat delay sebesar 1 detik untuk melakukan pengolahan data. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan nilai packet loss mencapai 50% pada saat pengujian ke-3 dengan skenario pertama. Kata Kunci: APRS, AX.25, TNC, Raspberry Pi, SA818, HT iCom V80 Abstract Telecommunication is a very important need in the era of this digital era and one of the influential figures in the development of technology. An example of technology development is the Automatic Packet Reporting System (APRS) communication system. APRS is a communication system that uses radio frequency to communicate. In this research, the APRS communication system consists of 3 main components namely Terminal Node Controller (TNC), Radio and Raspberry Pi. Data or text messages are sent automatically and real time according to the AX.25 protocol format. Raspberry Pi is used to start and end communication and convert the package to UI frame format via the AX.25 protocol. TNC is used to modulate and demodulate the Audio Frequency Shift Keying (AFSK) messages sent and received. The radio used is the HT iCom V80 and the SA818 radio module with a frequency of 144,39 MHz. In this research, testing was done with different distances and environmental conditions. Text messages are received in real time by the receiver with the format: . The result of the test can be seen that there is a delay of 1 second to perform data processing. Based on the results of the test, the value of packet loss was 50% at the time of the third test with the first scenario. Keywords: APRS, AX.25, TNC, Raspberry Pi, SA818, HT iCom V80
Peningkatan Kualitas Layanan Paytv Transvision Menggunakan Metode Quality Function Deployment Untuk Daerah Dki Jakarta Muhammad Farid Anas; Endang Chumaidiyah; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan payTV atau yang biasa kita sebut penyedia layanan televisi berbayar di Indonesia sekarang ini semakin meningkat. Saat ini penetrasi payTV baru ada di angka 5 persen, masih jauh dari angka kepemilikan TV di Indonesia. Media Partners Asia memprediksi payTV punya potensi pasar lebih dari 30 juta pelanggan (MPA, 2015). Berdasar riset Cable and Satellite Broadcasting Association of Asia pada kuartal III tahun 2014, jumlah pelanggan TV berbayar mencapai 4,6 juta pelanggan (CASBAA, 2015). Sebaran terbesar masih berada di DKI Jakarta dengan angka 3,4 juta pelanggan (Indotelko.com, 2015). Hingga tahun 2015 setidaknya terdapat 11 operator resmi penyedia layanan jasa payTV di Indonesia (Murray, 2015). Hal Ini mengindikasikan bahwa pasar payTV di Indonesia semakin kompetitif. Dalam menghadapi tantangan ini pihak Transvision harus terus melakukan upaya peningkatan kualitas layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas layanan berdasarkan 18 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam spesifikasi teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk merealisasikannya. Data true customer needs diperoleh dari penelitian sebelumnya yang berjudul “Analisis Kebutuhan Layanan payTV Transvision Daerah DKI Jakarta Dengan SERVQUAL dan Model Kano”. Tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua yaitu QFD iterasi dua untuk menentukan prioritas critical part. Perumusan rekomendasi dihasilkan berdasarkan hasil pengolahan data, analisis pengolahan data, diskusi dengan pihak perusahaan, dan melakukan benchmark dengan jenis layanan yang sa ma pada perusahaan pesaing dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan payTV Transvision. Dua belas rekomendasi yang diusulkan meliputi frekuensi pelatihan product knowledge dan service excellent per bulan, dokumentasi knowledge, frekuensi monitoring perangkat per tahun, frekuensi adanya pengumpulan feedback pelanggan per tahun, penambahan channel, penambahan paket channel premium, penambahan paket channel tambahan, jenis media informasi, jumlah tempat pelayanan di tempat strategis, durasi waktu promosi, dan penambahan channel HD. Kata Kunci: Quality Function Deployment, Pay TV, Transvision
Audit Kualitas Website Menggunakan Metode Webqual (Studi Kasus : Website Psmp Paramita Mataram)
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Website merupakan suatu alat yang dapat digunakan sebagai penyedia dan berbagi informasi. Dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat sudah banyak informasi yang telah bertebaran di media. Dengan banyaknya informasi dimasa ini tentu kita harus memilih sumber informasi yang berkualitas. Untuk menentukan kualitas sumber informasi tersebut harus dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi menggunakan metode Webqual untuk mengukur kualitas website berdasarkan persepsi dari pengguna atau pengunjung situs terhadap kinerja website (performance) serta serta tingkat kepentingannya (importance). Metode Webqual memiliki beberapa indikator diantaranya usability, service interaction dan information quality. Studi kasus pada penelitian ini menggunakan website PSMP Paramita Mataram yang digunakan sebagai media informasi kepada para pegawainya serta masyarakat. Pengunjung dari website ini sendiri sebanyak 655056 sejak mulai dijalankan pada bulan oktober tahun 2009. Dari penelitian ini di dapatkan nilai kesenjangan/gap dengan nilai positif dan negatif. Nilai kesenjangan positif akan didapat apabila persepsi lebih besar dari harapan pengguna sedangkan nilai kesenjangan negatif akan didapatkan apabila harapan pengguna lebih besar dibandingkan persepsi yang sudah ada. Berdasarkan hasil penelitian pada website PSMP Paramita Mataram untuk indikator usability dan service interaction di dapatkan nilai kesenjangan yang negatif dengan nilai -0.26 dan -0.06 sedangkan untuk information quality mendapatkan nilai yang positif dengan nilai 0.09. Hal ini menunjukkan bahwa butuh perbaikan lagi dari segi usability serta service interaction dimana harapan pengguna atau pengunjung situs lebih tinggi sedangkan untuk information quality pada website tersebut memiliki hasil yang baik. Kata Kunci : Audit, Website, Webqual, Kualitas. Abstract Website is a tool that can be used as a provider and sharing information. In this time technology grow very fast with a lot of information that has been scattered in the media. Because too much information that can be find in the internet, so we have to choose source of quality information. To determine the quality of information sources should be evaluated first. In this study conducted an evaluation using Webqual method to measure the quality of the website based on the perception of the user or website visitors for the performance of the website (performance) and the level of importance (importance). Webqual method has several indicators such as usability, service interaction and information quality. Case study in this research using PSMP Paramita Mataram website that is used as a medium of information to the employees and the community. Visitors from this website itself as much as 655056 visitors since October 2009. From this study we get the value of gap with positive and negatif values. Positive gap value will be obtained if the perception is greater than user expectation while the value of negatif gap will be obtained if the user expectation is greater than the existing perception. Based on the results of the research in PSMP Paramita Mataram website for usability and service interaction indicators in getting negatif gap value with -0.26 and -0.06 while for information quality get a positive value with a value of 0.09. This indicates that it needs more improvement in terms of usability and service interaction where user expectations or site visitors are higher while for information quality on the website has a good result. Keywords: Audit, Website, Webqual, Quality
Analisis Penentuan Kebijakan Maintenance Pada Mesin Tenun 251 Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (lcc) Dan Overall Equipment Effectiveness (oee) (studi Kasus : Pt Buana Intan Gemilang) Vanita Zahra Zahirah; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Buana Intan Gemilang (BIG) merupakan sebuah perusahaan industri tekstil di Indonesia yang terletak di Jalan Tarajusari, Banjaran, Bandung Produk utama yang dihasilkan kain bermotif dan sajadah. Mesin tenun 251 adalah salah satu mesin tenun yang digunakan untuk memproduksi kain bermotif. Mesin tenun 251 memiliki downtime tertinggi pada tahun 2014 sehingga mesin tidak bekerja secara optimal dalam memproduksi kain bermotif. Untuk mengatasi hal tersebut, metode yang digunakan adalah LCC dan OEE. Berdasarkan metode LCC, total nilai LCC paling minimal sebesar Rp 967.826.380,00 dengan umur mesin optimal adalah tiga tahun dan jumlah maintenance crew optimal sebanyak satu orang untuk setiap shift. Berdasarkan metode OEE, didapatkan nilai OEE sebesar 81,20% dan faktor equipment failures dari six big losses sebesar 77,08% dari total losses. Kata Kunci : LCC, OEE, six big losses
Sintesa Penelitian Deteksi Kista Periapikal Radiograf Dengan Metode Binary Large Object (blob) Dan Metode Gray Level Co-occurrence Matrix (glcm) Nabila Sarashadarti; Bambang Hidayat; Suhardjo MS
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kista adalah sebuah rongga yang berisi cairan atau gas, kista pada gigi yang paling sering dijumpai ialah kista periapikal, yaitu kista yang terjadi pada ujung akar. Untuk melakukan diagnosa kista periapikal diperlukan dokter ahli di bidang radiologi yang mana masih sedikit jumlahnya di Indonesia, karena masalah itu penulis membuat tugas akhir ini dengan tujuan dapat mempermudah pendeteksian kista periapikal. Berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukan, dipilih dua metode yang diuji kembali dalam tugas akhir ini, yaitu metode BLOB (Binary Large Object) dan metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix). Kedua metode ekstraksi ciri ini dilakukan kemudian diklasifikasikan menggunakan metode pengklasifikasian K-Nearest Neighbour. Pada penelitian ini digunakan 16 Data Latih dan 13 Data Uji, setelah hasil pengujian didapatkan hasil dengan tingkat akurasi uji untuk Metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix) 100% yang diraih dengan waktu komputasi 0,6521s pada citra berdimensi 512x512 dengan nilai kuantisasi 16 pada jarak 5 dengan phasa 90º dan Metode BLOB (Binary Large Object) pada citra berdimensi 128x128 menggunakan ciri statistik orde satu mean, kurtosis, dan entropy meraih tingkat akurasi uji sebesar 76,92% dengan waktu komputasi 0,5434s. Kata Kunci : kista periapikal, BLOB, periapikal radiograf, GLCM Abstract A cyst is a cavity containing a liquid or gas, periapical cyst is a cyst that occurs at the end of the roots, usually start with pulpitis. To correctly diagnose periapical cyst, a doctor who has an expert in radiology is needed, which are still few in number in Indonesia, because of that problems the author makes this final project with the aim of facilitating the detection of periapical cysts. Based on previous researches that is already done, author selected two tested methods that return in this final task, the method of BLOB (Binary Large Object) and the method of GLCM (Gray Level CoOccurrence Matrix). Both methods of feature extraction then classified using classification method of KNearest Neighbour. This research uses 16 trained data and 13 test data, the obtained results for GLCM (Gray Level CoOccurrence Matrix) method is 100% with computing time 0, 6521s on the 512x512-dimensional image with the value of the quantization 16 at 5 with 90° phase and BLOB (Binary Large Object) method on thedimensional image 128 x 128 using statistical characteristics of order one using mean, kurtosis, and the entropy resulting level of accuracy test of 76.92% with computing time 0, 5434s. Keywords : Periapical Cyst, GLCM, BLOB, Periapical Radiograph
Rancang Bangun Pendingin Untuk Perangkat Elektronik Pada Green House Galih Putra Anugrah; Abrar Ismardi; Tri Ayodha Ajiwiguna
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat elektronik memiliki batas temperatur ambient dalam bekerja yaitu -20oC hingga 40oC berdasarkan IEC 60079-0 untuk mencegah potensi meledak. Sehingga thermal management sangatlah dibutuhkan dalam pemeliharaaan perangkat elektronik, salah satunya pada green house yang memiliki nilai temperatur bisa lebih besar dari 40oC. Dalam penelitian ini sebuah kotak pendingin berbahan akrilik dengan dimensi panjang 15 cm, lebar 15 cm, dan tinggi 15cm memiliki nilai beban 17,57 Watt pada pengujian temperatur lingkungan 50oC. Perancangan kotak pendingin dilakukan dengan tiga rancangan. Rancangan pertama kotak pendingin tersebut menggunakan heat exchanger dan Thermoelectric yang terintegrasi water block pada bagian luar kotak pendingin dapat menahan peningkatan pada temperatur ±34,5oC. Rancangan yang kedua kotak pendingin tersebut menggunakan heat exchanger dan Thermoelectric yang terintegrasi dengan water block dipasang didalam kotak pendingin dapat menahan peningkatan pada temperatur ±35,5oC. Rancangan ketiga bagian luar kotak serta bagian dalam kotak akan menggunakan heat exchanger, dapat menahan peningkatan pada temperatur ±28,5oC. Pada setiap perancangan, temperatur kotak pendingin dapat menahan temperatur tidak melebihi temperatur ambient tertinggi untuk perangkat elektronik sebesar 40oC
Antena Phased Array 1×16 Untuk Radar Tiga Dimensi S-band Resky Febrian Reza; Heroe Wijayanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radar (Radio Detection and Ranging) merupakan suatu alat pengawasan yang digunakan untuk mengganti mata manusia karena kemampuan mata manusia dalam mengawasi dan mengamati objekobjek cukup terbatas, salah satu jenis radar adalah Radar 3 dimensi, radar ini merupakan radar dengan teknologi yang memiliki kemampuan untuk menentukan jarak, azimuth dan tinggi target dalam sekali pemindaian. Salah satu metode untuk meningkatkan gain pada antena yaitu menggunakan antena array. Radar bekerja dengan cara memindai area dengan radius tertentu menggunakan rotator 360o sehingga objek dapat dideteksi disegala arah, dengan menggunakan aplikasi antena phased array, scaning area secara mekanik dapat digantikan secara dielektrik, Pada antena phased array, variasi fasa dapat diatur dengan memberikan panjang kabel catu yang berbeda untuk masing-masing elemen antena phased array sehingga dapat menggantikan fungsi rotator dalam melakukan scaning area secara menyeluruh. Tugas akhir ini merancang dan meralisasi antena mikrostrip vivaldi phased array 1x16 yang beroperasi pada frekuensi 2.9 – 3.1GHz. Antena yang telah dirancang memiliki dimensi 105mm x 994mm dan menggunakan FR-4 epoxy sebagai bahan substratnya. Antena yang direalisasikan menghasilkan nilai VSWR sebesar 1.106 Gain 13.826 dB dan pola radiasi unidireksional , pada antena ini variasi fasa diatur dengan memberikan panjang kabel catu yang berbeda untuk masing masing elemen antena phased array dan terjadi pergeseran fasa dalam pola radiasi azimuth sebesar 25˚ yang menghasilkan pergeseran beam sebesar 9.70 terhadap main lobe di 1770 . Kata Kunci : Radar, S-band, Antena Phased Array. Abstract Radar (Radio Detection and Ranging) is a monitoring tool used to replace the human eye because the ability of the human eye to monitor and observe objects is quite limited, one type of radar is a 3- dimensional radar, this radar is a radar with technology that has the ability to determine distance, azimuth and target height in one scan. One method to increase the gain on the antenna using an array antenna. Radar works by scanning an area with a certain radius using a rotator 360o so that the object can be detected in all directions, by using a phased array antenna application, mechanically scanning the area can be replaced by a dielectric, on a phased array antenna , phase variations can be adjusted by giving different supply cable lengths for each element of the phased array antenna so that it can replace the rotator function in scanning the area as a whole. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 4621 This final project is to design and realize microstrip vival antenna in 1x16 phased array operating at a frequency of 2.9 - 3.1 GHz. The antenna that has been designed has a dimension of 110mm x 1000mm and uses FR-4 epoxy as its substrate material. The realized antenna produces a VSWR value of 1.106 a gain of 13.826 dB and a unidirectional radiation pattern and in this antenna the phase variation is regulated by giving a different supply cable length for each phased array antenna element and a phase shift in the 250 azimuth radiation pattern that produces shifting the beam by 9.70 against main lobe at 1770 . Keywords : Radar, S-band, Antena Phased Array.
Rancang Bangun Pintu Pintar Pada Ruang Kerja Dengan Mendeteksi Wajah Berbasis Pengolahan Citra Ario Wicaksono; Erwin Susanto; Fiky Yosef Suratman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kriminalitas pada ruangan kerja. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah alat, dimana sistem pintu akan terbuka dan tertutup secara otomatis berdasarkan karakteristik wajah. Alat ini menggunakan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backpropagation. Dengan metode tersebut informasi yang diperoleh dari WebCam pada program pengujian diolah oleh Raspberry Pi 2 Model B dan dibandingkan dengan database yang merupakan hasil dari proses program pembelajaran. Hasil dari pengolahan citra akan menjadi inputan ke Motor Servo, jika sesuai maka pintu akan terbuka dan tertutup kembali secara otomatis, namun sebaliknya apabila tidak sesuai maka pintu tidak akan terbuka. Masing-masing pengujian dilakukan sebanyak 25 kali. Hasil yang diperoleh dari pengujian dalam melihat respon alat pada 5 objek yang sebelumnya sudah dilakukan proses pembelajaran, alat dapat mengenali objek dengan baik dengan tingkat akurasi 92%, 88%, 88%, 92% dan 88%. Terhadap atribut wajah seperti kacamata, objek tidak dapat dikenali dengan presisi dan tingkat akurasi 40%. Pada tempat yang memiliki intensitas cahaya sebesar 317 lux objek dapat dikenali dengan akurasi sebesar 92%, namun dengan kondisi intensitas sebesar 1507 lux objek tidak dapat dikenali dengan presisi, dan hanya memiliki tingkat akurasi sebesar 20%, maka faktor intensitas cahaya sangat berpengaruh terhadap kinerja alat. Waktu respon proses pembelajaran 8 detik, pada proses pengujian diperoleh waktu sebesar 7 detik. Hasil percobaan terhadap objek yang tidak tersedia di database diperoleh PFA sebesar 12%. Hal ini menunjukan bahwa alat dapat bekerja dengan baik. Kata Kunci : Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation, Raspberry Pi 2 Model B, Motor Servo.
Analisis Sentimen Level Kalimat Pada Ulasan Produk Menggunakan Bayesian Networks Desi Sitompul; Adiwijaya Adiwijaya; Mohamad Mubarok
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi berkembang secara masif dan cepat memberikan dampak pada kehidupan manusia, pada sektor perekonomian minat masyarakat beralih dari proses jual beli konvensional ke arah yang lebih modren yaitu proses jual beli melalui media online. Perubahan tersebut tentunya tidak disia-siakan oleh produsen, terbukti dengan banyaknya muncul penyedia wadah jual beli online melalui website. Hal tersebut yang dalam sektor perokoniman disebut e-commerce. Konsumen dapat berkontribusi memberikan penilaian terhadap produk dengan cara menulisakan ulasan (review). Review produk dapat digunakan produsen untuk menilai kualitas produksi sedangkan calon konsumen dapat menggunakan review sebagai bahan keputusan pembelian suatu produk. Review yang diberikan konsumen seringkali tidak sesuai dengan kaidah-kaidah standar dan jumlahnya tidak sedikit. Calon konsumen sebagi pembaca seringkali kesulitan dalam memahami review dan tidak memiliki cukup waktu untuk menganalisis review dalam jumlah banyak. Oleh karena itu pada tugas akhir ini dibangun sistem yang mampu mengklasifikasikan sentimen dan peringkasan hasil klasifikasi sentimen. Klasifikasi ulasan produk yang dianalisis yaitu berdasarkan level kalimat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Bayesian Networks. Bayesian Networks adalah sebuah metode pemodelan data ke dalam model DAG (Directed Acrylic Graf), yaitu graf yang menggambarkan hubungan probabilisitik antar variabel yang saling berkaitan. Metode tersebut dipilih karena pada proses sentiment analysis, objek dan kata sifat pada kalimat saling berkaitan dan dapat mempengaruhi satu sama lain. Mutual information (MI) sebagi metode untuk menemukan term yang saling terkait dan Bag of words sebagia metode ekstraksi opini. Bayesian Network untuk klasifikasi sentimen pada kalimat menghasilkan performansi 85,6% dan klasifiki fitur aspek 88.46%. Kata kunci: Sentimen Analisis, Bayesian Networks, Text mining, level kalimat, peringkasan opini, supervised learning, mutual information
Deteksi Kualitas Keju Berdasarkan Segmentasi Warna Dan Tekstur Dengan Metoda Discrete Cosine Transform (dct) Dengan Klasifikasi K- Nearest Neighbor (k-nn) Pada Citra Digital Reni Dyah Wahyuningrum; Bambang Hidayat; Sjafril Darana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keju adalah produk susu yang dihasilkan dari fermentasi ringan dimana proses fermentasi bisa dilakukan oleh bakteri asam laktat atau jamur. Keju menjadi bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai pelengkap rasa pada makanan. Keju memiliki protein yang cukup tinggi sehingga keju banyak dijadikan sebagai pelengkap olahan makanan, seperti roti, pizza, dan pasta. Akan tetapi, keju yang diproduksi dari masing- masing perusahaan memiliki perbedaan kualitas dan tekstur. Banyaknya masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui bahwa setelah keju cheddar dibuka, maka ada batas hari layak makan. Secara kasat mata kualitas keju cheddar layak makan ini tidak bisa dilihat. Hal inilah yang menjadi latar belakang di pilihnya judul tugas akhir ini. Pada sistem pengolahan citra digital, setiap citra bisa dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan fitur yang diperoleh dari citra objek. Untuk memahami kualitas keju bisa dilakukan melalui citra keju yang sudah diamati selama 15 hari. Dalam Tugas Akhir ini penulis membahas bagaimana cara mengklasifikasikan jenis kualitas dari keju. Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk klasifikasi kualitas keju. Pada Tugas Akhir ini penulis menggunakan metode ekstraksi ciri Discrete Cosine Transform (DCT) dengan klasifikasi K- Nearest Neighbor (K- NN) yang diawali dengan proses prepocessing. Untuk pengujian ini dilakukan pengujian dengan 48 citra keju, dengan komposisi masing-masing kelas memiliki 16 citra keju sangat layak makan, 16 citra keju layak makan, dan 16 citra keju tidak layak makan. Sehingga didapatkan akurasi terbaik sebesar 85.41 % dan waktu komputasi 0.6152s dengan menggunakan metode DCT dimana digunakan ekstraksi ciri berdasarkan tekstur dan warna dengan parameter: parameter orde satu (standar deviasi dan kurtosis), blok 50, k= 1, distance euclidean. Kata Kunci : Keju, Discrete Cosine Transform (DCT), K-Nearest Neighbor (K-NN).

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue