cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Miniaturisasi Mikrostrip Band Pass Filter Untuk Aplikasi Radar C-band Izzan Radhi Mafazi; Levy Olivia Nur; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio Detection and Ranging (Radar) adalah suatu sistem gelombang elektromagnetik yang berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map informasi cuaca. Panjang gelombang yang dipancarkan oleh radar bervariasi mulai dari milimeter hingga meter. didalam radar terdapat satu komponen bernama filter. Filter merupakan rangkaian pemilih frekuensi yang dapat melewatkan frekuensi yang diinginkan dan menahan (couple) / membuang (by pass) frekuensi lainnya. Pada penelitian ini dirancang suatu filter dengan medel meander loop resonator yang dapat memberikan ukuran filter yang kecil dan kemudahannya dalam melakukan proses optimasi. Selain menggunakan meander loop resonator di dalam perancangan ini juga di gunakan Defected Ground Structure pada bagian ground plane untuk memberikan efek redaman dan juga respon filter yang selektif. Filter ini dirancang pada fekuensi tengan 5.800 GHz dengan lebar bandwidth 100 MHz . Diperoleh realisasi dari filter MLR dan DGS dengan menggunakan duroid 4003C dan permitivitas dielectrik 3,55 didapat frekuensi tengah dari filter berada pada frekuensi 5,76 GHz dengan bandwith sebesar 94 MHz berada pada rentang frekuensi 5,71 GHz – 5,80 GHz. Nilai insertion loss dan return loss yang di dapat dari hasil tersebut adalah -4,26 dB dan - 21,35 dB. Ukuran filter yang di hasilkan 22 mm x 22 mm. Kata kunci: RADAR, Meander Loop Resonator, Defected Ground Structure
Penggunaan Teori Utaut Guna Memahami Penerimaan Dan Pengimplementasian Idea Sebagai Learning Management System Telkom University Seto Adi Prakasa; Eko Darwiyanto; Gede Agung Ary Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua mahasiswa di Telkom University tak terkecuali mempunyai akun i-Gracias, setiap semesternya pasti mahasiswa setidaknya membuka i-Gracias lebih dari 5 kali untuk pengecekan nilai, pengecekan jadwal kuliah, pengecekan jadwal ujian maupun pembayaran kuliah itu sendiri. Tetapi anehnya, tidak semua mahasiswa di Telkom University tahu adanya Learning Management System yang terdapat di dalam i-Gracias, yaitu IDEA. Disisi lain penggunaan IDEA harusnya sangat bermanfaat jika digunakan oleh setiap mahasiswa karena dewasa ini penggunaan Learning Management System sangat dibutuhkan untuk menunjang sarana belajar mahasiswa. Hasil dari wawancara dengan 15 dari 20 mahasiswa mengatakan bahwa ada pengaruh dalam penerimaan dan pengimplementasian IDEA yang berhubungan dengan niat mereka menggunakan IDEA. Ditambah lagi User Acceptance Test yang dilakukan oleh pihak SISFO hanya sebatas pengetesan terhadap tiap skenario usecase IDEA. Belum dilakukan pengujian penerimaan terhadap minat mahasiswa untuk menggunakan IDEA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan IDEA dengan menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang nantinya akan menghasilkan rekomendasi sistem untuk pengembangan IDEA. Data dikumpulkan dari responden yaitu mahasiswa Telkom University yang menggunakan IDEA melalui pengambilan data dari penyebaran kuesioner. Pengujian validitas dan reliabilitas data akan dihitung dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS dan SPSS. Hasil analisis akan memperlihatkan apakah performance expectancy, effort expectancy, social influence dan attitude towards behaviour akan mempunyai pengaruh tinggi atau sebaliknya terhadap behavioral intention. Kata kunci : Learning Management Sistem, Idea, UTAUT, SmartPLS, SPSS
Desain Dan Implementasi Wireless Sensor Network Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Berbasis Internet Of Things Fahmi Ahmad Fauzi; Sony Sumaryo; Muhammad Ary Murti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebakaran hutan merupakan salah satu masalah yang mengancam kerusakan ekosistem. Sistem pencegahan dini terhadap indikasi kebakaran hutan mutlak diperlukan. Luasnya hutan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi dalam pemantauan kondisi hutan. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan luasnya hutan, sistem pendeteksi kebakaran hutan menggunakan metode Wireless Sensor Network (WSN). Sensor node pada WSN ini dipasang pada titik-titik wilayah yang rawan kebakaran. Untuk mengekspansi jarak atau area yang diamati oleh WSN, maka digunakan mode transmisi multi-hop. Sensor node mengirimkan data ke node koordinator. Node koordinator mengirimkan kembali data yang diterima menuju ke node gateway. Data yang diterima di node gateway akan disimpan di database yang tersedia pada platform server antares. Data yang disimpan di database tersebut akan ditampilkan pada aplikasi android yang digunakan pengguna. Kata kunci : Kebakaran Hutan, Wireless Sensor Network, Sensor node, Transmisi multi-hop, Abstract Forest fires are one of the issues that threaten the destruction of ecosystems. Early prevention system against indication of forest fire is absolutely necessary. The extent of forest becomes one of the problems faced in monitoring the condition of forests. Therefore, to treat the problem of forest area, forest fire detection system using Wireless Sensor Network (WSN) method. Node sensors allow to collect data from changes in sensors caused by fires at specific points. Node sensors are installed at points of fire prone areas. To expand the distance or area observed by WSN, a multi-hop transmission mode is used. Node sensor sends data to coordinator node. Coordinator node sends back the received data to the gateway node. Data received at the gateway node will be stored in the database available on server Antares platform. The data stored in the database is showen on the user android application. Keywords: Forest Fires, Wireless Sensor Network, Node Sensor, Multi-hop transmission
Pengujian Dan Simulasi Hybrid Coarse Wavelength Division Multiplexing/time Division Multiplexing-passive Optical Network (cwdm/tdm-pon) Pada Next Generation Passive Optical Network Stage-2 (ng-pon2) Adhy Rizkya Oktauzi Putra; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak munculnya pemakaian aplikasi yang memerlukan bandwidth yang sangat besar seperti IPTV, Video on Demand (VoD), layanan live streaming, dan kebutuhan download yang sangat besar, maka diperlukannya teknologi yang dapat memberikan bandwidth besar dan kecepatan akses yang cepat. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah teknologi PON terbaru yang masih dikembangkan yaitu NGPON2. NG-PON2 mampu memberikan layanan dengan 40 Gbps downstream dan 10 Gbps upstream dengan menggunakan TWDM-PON. Selain TWDM-PON, ada solusi lain yaitu gabungan CWDM dan TDM yang dinamakan Hybrid CWDM/TDM-PON. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian melalui simulasi dari gabungan CWDM dan TDM yang dinamakan Hybrid CWDM/TDM-PON. Solusi ini dipilih karena mempunyai prinsip kerja yang sama yaitu berbasis TWDM-PON dengan membedakan penggunaan lebar panjang gelombangnya, dapat di implementasi dengan mudah pada teknologi PON yang sudah ada (existing), dan dapat digunakan pada singlemode optical fiber (SMF) dengan bandwidth yang besar dan biaya operasional yang jauh lebih murah. Pengujian kali ini dilakukan dengan melakukan simulasi yang kemudian di analisis berdasarkan hasil parameter-parameter yang ada seperti parameter kelayakan (Link Power Budget) dan parameter performasi sistem (SNR, Q Factor, dan BER). Perhitungan dan simulasi yang telah dilakukan didapatkan bahwa jaringan Hybrid CWDM/TDMPON mampu bekerja pada bit rate sebesar 40/10 Gbps pada jaringan 32, 64, 128 user dan nilai Q Factor sudah memenuhi standar ITU-T yaitu diatas 6. Untuk 32 user dengan panjang link 10 dan 20 km memiliki nilai Q Factor berturut-turut sebesar 25.960 dan 14.815. Untuk 64 user dengan panjang link yang sama memiliki nilai Q Factor berturut-turut sebesar 15.808 dan 13.046. Dan untuk 128 user dengan panjang yang sama juga memiliki nilai BER berturut-turut sebesar 17.778 dan 12.944.Kata kunci: PON, NG-PON2, Hybrid CWDM/TDM-PON, TWDM-PON
Studi Algoritma Klasifikasi Sensor Accelerometer dan Gyroscope untuk Pola Activity Daily Life (ADL) pada Dewasa Sehat Andika Nugroho Putra; Satria Mandala; Irma Ruslina Defi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem klasifikasi Activity Daily Life (ADL) ini adalah sistem untuk klasifikasi aktivitas yang dilakukan seseorang dengan menggunakan wearable sensor untuk membantu lansia sehingga aman dan nyaman dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Sistem klasifikasi ADL dengan menggunakan sensor accelerometer dan gyroscope banyak menggunakan berbagai algoritma untuk klasifikasinya, seperti algoritma K-Nearest Neighbour (KNN), Support Vektor Machine (SVM) dan sebagainya. Tugas akhir ini bermaksud untuk mencari tingkat akurasi yang terbaik beserta spesitifitas dan sensitivitasnya dengan membandingkan beberapa algoritma klasifikasi dengan menggunakan dataset yang telah dibuat dengan alat yang terdiri dari mikrokontroler ESP32 berbasis sensor MPU-6050 (sensor accelerometer dan gyroscope) dan akan menguji 5 ADL yaitu berjalan, naik tangga, turun tangga, berdiri, dan duduk. Data yang didapat dari alat kemudian akan diklasifikasi untuk mengenali ADL yang dilakukan. Hasil yang didapatkan adalah ketiga algoritma sudah baik melakukan klasifikasi dengan akurasi mencapai 95%. KNN menjadi algoritma terbaik untuk klasifikasi ADL dengan menghasilkan akurasi sebesar 97,33%. Kata kunci : Klasifikasi Multiclass, ADL, Accelerometer, Gyroscope, KNN Abstract Classification system for activity daily life (ADL) is a system who classified human activity using wearable sensor to help elderly doing their activity safely and comfortably. Classifier for ADL using accelerometer and gyroscope sensor usually used classification algorithm like K-Nearest Neighbour, Support Vektor Machine, and many others. This final project aims to get high accuracy by using 1 tool that using ESP32 microcontroller and MPU-6050 sensor (accelerometer and gyroscope sensor) and will test 5 ADL like walking, walking upstair, walking downstair, stading, and sitting. The data obtained from the tool will be classified to recognition ADL. The result is the three algorithm have good accuracy up to 95%. KNN get the best algorithm for ADL classification with value of 97,33% Keywords: Activity Daily Life, Multiclass Classification , Accelerometer, Gyroscope, KNN.
Perancangan Dan Realisasi Antena Quadrifilar Heliks Pada Frekuensi 145,825 Mhz Sebagai Penerima Sinyal Aprs Satelit Lapan-a2 Farid Nur Hammadi; Bambang Setia Nugroho; Agus Dwi Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APRS Repeater yang dibawa oleh LAPAN-A2 adalah salah satu upaya cepat tanggap bencana, APRS Repeater LAPAN-A2 akan mengirimkan sinyal yang bisa berisi data lokasi, koordinat, peta, gambar, maupun suara melalui frekuensi radio amatir (144-148 MHz) kepada siapapun yang berada di dalam jaringan. Salah satu komponen penting penerima sinyal APRS di Bumi ialah antenna, diperlukan antenna yang mempunyai polarisasi sirkular dan juga punya area penangkapan (Beam-Width) yang lebar. Antena Quadrifilar Heliks (AQH) adalah salah satu jenis antena yang sering digunakan untuk komunikasi satelit karena karakteristiknya sesuai dengan yang dibutuhkan, dan juga karena AQH adalah antena yang fleksibel, pola radiasi, polarisasi, impedansi, dan gain dari antena dapat diatur berdasarkan dimensi fisiknya. Maka dari itu pada penelitian ini dirancang Antena Quadrifilar Heliks yang bekerja pada frekuensi APRS yaitu 145,825 MHz. Pola radiasi dari AQH realisasi adalah uni-directional dengan lebar HPBW 130° untuk azimuth dan 110° untuk elevasi, antena juga mempunyai polarisasi sirkular dengan beam-width ≥120°, serta nilai gain sebesar 3,97 dB. Hasil tersebut menunjukkan bahwa antena memenuhi spesifikasi untuk digunakan sebagai antena penerima sinyal APRS satelit LAPAN-A2. Kata Kunci : LAPAN-A2, Automatic Packet Reporting System (APRS), Antena Quadrifilar Heliks
Perancangan Alat Pendeteksi Denyut Nadi Pada Korban Bencana Alam Menggunakan Teknologi Jaringan Sensor Nirkabel Yuni dwi anggraeni; Budhi Irawan; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana Alam adalah suatu kejadian alam yang tidak dapat di prediksi kapan dan dimanan akan terjadi, serta dampak dari bencana alam yaitu dapat menimbulkan kerusakan,kerugian, bahkan kematian sekalipun sangat mungkin terjadi. Oleh sebab itu pada tugas akhir ini di rancang alat pendeteksi denyut nadi untuk mempermudah mengevauasi korban. Pada alat ini di dapatkan bahwa  proses menentukan BPM dilakukan dengan melihat sinyal yang mempunyai pncak yang melewati treshold.dari hasil yang telah di sistem dapat berjalan denan baik, dan hasil uji dari sensor pulse memiliki error 5.851% untuk sensor pulse 1 dan untuk sensor pulse 2 memiliki error 7.592%.Proses pengiriman data menggunakan jarinan sensor nirkabel mampu melewati 20m pada saat di dalam ruangan namun jika di luar ruangan atau tempat terbuka maka bisa mencapai jarak 55m , untuk delay di dalam ruangan adalah 0.94 dan delay di tempat terbuka 1.88Kata kunci : Bencana Alam, Sensor pulse, BPM,denyut Nadi, jaringan sensor nirkabel, metode photopletysmograph. 
Evaluasi Performansi Protokol Routing Dsr Dan Aodv Pada Simulasi Jaringan Vehicular Ad-hoc Network (vanet) Untuk Keselamatan Transportasi Dengan Studi Kasus Mobil Perkotaan Puji Dwika Pradana; Ridha Muldina Negara; Favian Dewanta
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicular Ad-Hoc Network (VANET) merupakan pengembangan dari Mobile Ad-Hoc Network (MANET) yang memungkinkan komunikasi Inter Vehicle Communication (IVC) dan atau Roadside-to-Vehicle (RVC). Karakteristik dasar VANET yaitu mobilitas node tinggi sehingga menyebabkan perubahan yang cepat pada topologi jaringan. Hal ini disebabkan karena topologi jaringan VANET sering berubah, mencari dan mempertahankan rute adalah hal terpenting pada VANET. Mengenai node atau kendaraan yang akan direpresentasikan yaitu menggunakan mobil jenis perkotaan. Beberapa hal yang dapat dibahas yaitu mengenai perbedaan masalah yang relevan terhadap komunikasi Vehicle-toVehicle (V2V), serta menganalisis solusi teknologi yang ada guna mengatasi masalah mengenai keselamatan transportasi. Routing protocol sangat berpengaruh terhadap performansi jaringan dan digunakan untuk menghadapi tantangan terkait topologi jaringan yang dinamis. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa dalam lingkungan perkotaan, protokol routing DSR lebih baik dibandingkan AODV. Protokol routing DSR memiliki nilai performansi yang lebih baik pada parameter yang digunakan pada kondisi ketika terjadi insiden yaitu packet delivery ratio, average throughput , routing overhead, normalized routing load, dan end to end delay dengan nilai rata-rata 80.44%;82.01%, 431.61 kbps;436.63 kbps, 0.96;0.82, 1.06;0.96, dan 3.45 ms;3.51 ms, sedangkan pada AODV memiliki nilai rata-rata 77.84%;79.87%, 419.64 kbps;421.22 kbps, 1.48;1.16, 1.86;1.56, dan 3.56 ms;3.62 ms. Hal tersebut menunjukkan bahwa protokol routing DSR lebih unggul digunakan pada mobil jenis perkotaan dengan kondisi lingkungan perkotaan. Kata kunci: VANET, NS-2, DSR, AODV, Mobil Perkotaan.
Deteksi Kepribadian Anak Dengan Sistem Pakar Melalui Sidik Jari Menggunakan Metode Forward Chaining Rezqa Afraghina; Andrew Brian Osmond; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada zaman modern seperti sekarang ini kepribadian anak dapat diidentifikasi melalui pola pada sidik jari. Dengan mengidentifikasi melalui sidik jari dapat lebih efisien. Dengan berjalannya waktu dimulai dari pada masa menjadi anak – anak adalah periode awal untuk anak-anak tersebut mulai mengenal dan berhubungan dengan teman sebayanya, lingkungan sekitar rumah, lingkungan pra sekolah, dipusat bermainnya. Maka dari itu pada dasarnya yang mempengaruhi kepribadian seseorang dikarenakan genetik yang seseorang bawa dari orang tuanya. Dengan terjadinya masalah tersebut, dalam Tugas Akhir ini akan dirancang sebuah sistem yang dapat membaca sidik jari dengan hasil keluarannya mengetahui kepribadian anak. Sistem ini dirancang menggunakan metode Forward chaining yang dapat melalui suatu data atau sebuah fakta yang bergerak maju menuju suatu kesimpulan dan menggunakan teori evolusi otak untuk menentukan dominan otak. Hasil data yang didapat dari seorang pakar dibuat kedalam sebuah sistem pakar. Pada Penelitian ini melalui sidik jari juga dapat mengetahui kepribadian anak yang memasuki sekolah dasar, juga Menggunakan Pengolahan Citra membuat pemprosesan citra dengan menggunakan komputer yang membuat kualitasnya lebih baik dan menggunakan Sistem Pakar, sendiri memberi pemahaman secara teoritis untuk suatu persoalan yang dikembangan oleh manusia untuk dapat memecahkan suatu masalah. Kata kunci : Sistem Pakar, Sidik Jari, Teori Evolusi Otak, Forward chaining Abstract In today's modern age the child's personality can be identified through patterns on fingerprints. By identifying through fingerprints can be more efficient. With the passage of time starting from the time of being a child - the child is the initial period for the children began to know and connect with peers, the environment around the house, pre-school environment, centered play. So from that basically affecting one's personality due to the genetic that someone brought from his parents. With the occurrence of such problems, in this Final Project will be designed a system that can read fingerprints with the results of the findings to know the child's personality. This system is designed using Forward chaining method which can be through a data or a fact that moves forward to a conclusion and uses the theory of brain evolution to determine the dominant brain. The results of data obtained from an expert made into an expert system. In this study through fingerprint can also know the personality of children who entering primary school, also Using Image Processing to make image processing by using computers that make better quality and use Expert System, itself provides theoretical understanding for a problem developed by humans for can solve a problem. Keywords : Expert System, Fingerprint, Brain Evolution Theory, Forward chaining
Cermin Pintar Dengan Pengolahan Citra Berbasis Mikrokomputer Teguh Isron Nugraha; Erwin Susanto; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari hari becermin merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk memperbaiki tampilan diri. Berbagai masalah timbul pada saat becermin terutama pada cermin yang berukuran sedang atau kecil. Pada umumnya seseorang becermin untuk memperbaiki atau memeriksa keadaan area wajah pada cermin yang berukuran sedang atau kecil. Dengan perbedaan tinggi setiap orang maka cermin yang berukuran sedang atau kecil yang dipasangkan secara permanen pada suatu tempat atau dinding menimbulkan masalah yaitu area wajah tidak terlihat untuk seorang yang terlalu pendek atau terlalu tinggi. Dengan tugas akhir ini dibuat cermin berukuran sedang atau kecil yang bisa menyesuaikan dengan tinggi dengan penggunanya. Penggunaan mikrokomputer sebagai otak pada alat, kamera untuk mendeteksi adanya area wajah dan motor yang untuk menggerakan cermin agar area wajah terlihat pada cermin. Ditambahkan juga LED agar pencahayaan pada saat becermin cukup. Untuk mengetahui area wajah dibutuhkan kamera dan pengolah citra yang bisa mendeteksi area wajah dan dibutuhkan algoritma agar cermin tepat berada pada area wajah dengan pencahayaan yang cukup. Ketika PIR deteksi pengguna, LED menyala dan cermin pintar mulai memindai dari atas ke bawah. Setelah area wajah terdeteksi cermin pintar berhenti. kecepatan cermin pintar yaitu 3,083 cm/s ketika memindai area wajah.Kata Kunci : Mikrokomputer, Motor DC, PIR, Pengolahan Citra

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue