cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Dan Implementasi Alat Pengukur Kadar Glukosa Dalam Darah Secara Non-invasive Berbasis Arduino Boby Irfanudin Anwar; Raditiana Patmasari; Hilman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang mematikan yang dihadapi oleh orang - orang di Indonesia. Angka jumlah penderita penyakit ini di Indonesia sebanyak 10 juta penderita menurut (IDF) International Diabetes Federation. Bahkan menurut World Health Organization (WHO) Indonesia masuk lima negara dengan jumlah penderita Diabetes Melitus. Penyakit ini disebabkan oleh tingginya kadar glukosa dalam darah. Penderita biasanya tidak terkontrol akan konsumsi gula dalam kehidupan sehari - hari. Untuk pengukuran kadar gula dalam darah sejauh ini yang banyak digunakan adalah alat invansive yaitu dengan melukai tubuh pasien. Teknik seperti ini membuat penderita enggan untuk melakukan pengukuran kadar glukosa dalam darahnya secara rutin. Padahal dianjurkan untuk melakukan pengukuran secara berkala agar dapat mengendalikan asupan nutrisi dalam tubuh. Tugas akhir ini dibuat dengan memodifikasi penggunaan oxymeter dari Nellcor ds-100a. Yaitu dengan membaca daya yang diterima oleh photodiode yang dipancarkan oleh LED(Light Emitting Diode) Inframerah dan LED merah dan kemudian tegangan yang didapatkan dikonfersikan menjadi sebuah hasil dengan cara tegangan dikalikan dengan konstanta dari hasil perhitungan standarisasi alat. Pada tugas akhir ini diharapkan daat menghasilkan yang prinsip kerjanya non-invasive sehingga orang dapat dengan mudah melakukan pengukuran kadar glukosa dalam darah mereka tanpa mengeluarkan darah dan mengalami rasa sakit. Alat yang akan dibuat bekerja dengan menggunakan prinsip kerja photodioda dan infrared serta LED merah yang terpengaruh oleh molekul glukosa dalam darah. Yang kemudian diproses oleh microcontroller yang berbasis Arduino yaitu WEMOS D1. Data pengujian untuk variasi penggunaan jari masing masing 30 sample. Dan untuk nilai mean square of error (MSE) terendahnya adalah 21.07 Kata Kunci : glukosa, darah, diabetes, glucometer, non-invasive, nellcor ds-100a, microcontroller
Membangun Web E-commerce Pemesanan Sepatu Pada Umkm Linda Shoes Davis Rapala Tanjung; Irfan Darmawan; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— E-commerce adalah salah satu bentuk penggunaan teknologi internet dalam memajukan usaha bisnis. E-commerce merupakan aktivitas yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang ataupun jasa dengan memanfaatkan internet. Linda shoes adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pembuatan dan penjualan sepatu handmade. Pada proses bisnisnya UMKM ini ini melakukan metode konvensional, hal ini menyebabkan sering terjadi antrian dan menyita banyak waktu customer. Masalah tidak akan terjadi ini apabila website e-commerce diterapkan. Melihat permasalahan yang sedang dihadapi, maka dibangunlah sebuah website e-commerce pemesanan sepatu dengan metode iterative & incremental. Metode ini dilakukan dalam 4 (empat) phase yaitu inception, elaboration, construction dan transition. Analisis dan perancangan dari sistem ini menggunakan UML. Pengembangan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan Framework CodeIgniter. Sistem diuji berdasarkan validasi dari feedback user menggunakan usability testing. Hasil penelitian ini adalah sebuah website e-commerce pemesanan sepatu. Berdasarkan pengujian menunjukan bahwa sistem ini dapat membantu customer dalam melakukan pemesanan sepatu. Saran untuk penelitian ini adalah penambahan fitur yang sesuai dengan perkembangan pemesanan sepatu dimasa depan yaitu penambahan fitur live chat, peningkatan interface dan penyempurnaan pada proses pemesanan sepatu.Kata kunci: ecommerce, iterative & incremental Abstract— E-commerce is one of form of use internet technology in advancing business ventures. E-commerce is an activity related to buying, selling, marketing goods or services using the internet. Linda shoes are micro, small and medium enterprises (UMKM) in the field of manufacturing and selling handmade shoes. In this business process this UMKM performs conventional methods, this causes frequent queues and takes up a lot of customer time. This problem will not occur if the e-commerce website is applied Looking at the current problems, a website e-commerce reservation shoes using iterative and incremental method is developed. These methods are utilized in 4 (four) phases, that are inception. elaboration, construction and transition. The analysis and designing of this system utilize UML. This program development utilize PHP Programming language with the CodeIgniter Framework. The system is tested based on validation of users feedback by usability testing. Output of this research is a website e-commerce reservation shoes. Based on tests, the system would be capable of helping customer in ordering shoes. Suggestion for this research is adding features that would fit the development of website e-commerce shoes reservation in the future. Which are adding live chat feature, interface upgrades, and perfecting the process of ordering shoes. Keywords: ecommerce, iterative & incremental
Perancangan Perbaikan Program Afternoon Lite K-lite Radio Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Fitriana Rachmawati; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Radio Kontinental Lintas Telekomunikasi (K-Lite radio) merupakan salah satu anak perusahaan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang bergerak pada bidang penyiaran radio dengan segmen dewasa usia 25-45 tahun. K-Lite memiliki satu program yang menjadi prime time adalah ‘Afternoon Lite’. Program ‘Afternoon Lite’ hadir dengan talkshow keagamaan dan lagu lawas pada hari Senin-Jumat pukul 15.00 – 18.00. Namun, program tersebut masih belum mampu menarik banyak pendengar dan pengiklan. Sehingga, pendapatan K-Lite radio tidak pernah mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan program prime time berdasarkan 9 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD dilakukan dengan dua iterasi yaitu, iterasi pertama (HoQ) yang menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan, dan iterasi kedua (part deployment) untuk menentukan prioritas critical part. Rekomendasi yang dibuat berdasarkan data yang dipeorleh dan concept selection menggunakan decision matrices, yang dilakukan oleh perusahaan dengan memperhatikan kemampuan kompetitor untuk benchmarking. Rekomendasi yang dibuat yaitu kecepatan streaming, sistem grounding, daya pemancar, jarak jangkauan siaran, tahapan seleksi penyiar, frekuensi pelatihan penyiar dalam satu tahun, prosentase penyiar dalam berbicara, jumlah penyiar, jumlah operator, usia pemakaian alat, frekuensi iklan, talkshow, dan ragam media saluran komunikasi audiens. Kata kunci : perbaikan program, radio, QFD, House of Quality
Perencanaan Dan Analisa Fronthaul Fiber Optik Untuk Komunikasi Radio Pada Jaringan Lte Muhammad Hawary; Akhmad Hambali; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini kota Pekanbaru sudah terdapat jaringan akses LTE, akan tetapi masih ada beberapa wilayah yang masih belum tercakupi untuk jaringan LTE, sehingga perlu adanya perancangan jaringan telekomunikasi yang tepat agar mendapatkan layanan komunikasi yang baik. Pada saat ini PT.Tri Indonesia sudah menyediakan layanan jaringan LTE untunk wilayah kota Pekanbaru, solusi yang sudah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menambah site existing untuk melayani layanan LTE di wilayah kota Pekanbaru. Akan tetapi solusi tersebut masih belum sepenuhnya mencakupi seluruh kota Pekanbaru. Pada tugas akhir ini telah dilakukan analisis perencanaan fronthaul optic fiber menggunakan komunikasi fiber optic. Fronthaul fiber optik merupakan transmisi antara BBU yang berada pada eNodeB site existing menuju RRH yang berada pada new site. Untuk menganalisa perancangan akses data yang mencakupi area perencanaan, dilakukan perancangan fiber optic link, variasi daya dan jenis kabel jaringan LTE. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi, dengan Bit rate sebesar 10 Gbps dan spesifikasi perangkat yang digunakan untuk parameter OLT sebesar 1490, 1510, 1530 dan 1550 nm daya terima sebesar 3 - 8 dBm. Mendapatkan hasil seluruh link fronthaul fiber optic mencapai attenuation 0.22 dB/km , hal ini disebabkan oleh nilai daya terima tiap site. Kemudian dari hasil perencanaan, daya terima pada kabel SMF sebesar -18.05 dBm dan NZDSF sebesar -17.054 dBm, dengan demikian simulasi perencanaan denang parameter pada kabel SMF dan NZDSF di katakan berhasil karna termasuk dalam kondisi cukup bagus. Kata kunci : C-RAN, RRH, BBU, Fronthaul,Fiber Optic, BTS, Prx, Q Factor, BER. Abstract Nowdays, in Pekanbaru city already has a LTE access network, but there are some areas not covered for the LTE network, so that need a planning telecommunication network design to get good communication service. Now, Tri Indonesia company has a provide LTE netwotk service to Pekanbaru area, the solution already done to resolve that problem is add the site existing to serve LTE services in Pekanbaru areas. But that solution can’t covered all Pekanbaru areas. In this essay (last task) had been planning analysis Fronthaul Optic Fiber using Fiber Optic communication. Fronthaul fiber optic is transmission between BBU in eNodeB site existing towards RRH in new site. To analysis the design of data access to covered the planning area, doing the design fiber optic link, potency variations and LTE network cable types. Based on calculation and simulation, with a Bit rate of 10 Gbps and device specifications used for OLT parameters of 1490, 1510, 1530 and 1550 nm receiving power of 3 - 8 dBm. Getting the results of all fiber optic fronthaul links reaches attenuation 0.22 dB / km, cause receiving value potency power of each site. From result design, receiving potency in SMF cable of 18.05 dBm an NZDSF of -17 dBm, By somulation design with parameter in SMF cable and NZDSF is succes because included in good enough condition. Keywords : C-RAN, RRH, BBU, Fronthaul,Fiber Optic, BTS, Prx, Q Factor, BER.
Identifikasi Kelompok Umur Menggunakan Ronsen Panoramik Gigi Dengan Jaringan Syaraf Tiruan (artificial Neural Network) Putri Andriani; Rita Magdalena; Ratri Dwi Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu forensik merupakan salah satu bidang yang sangat dibutuhkan saat ini. Ada berbagai jenis ilmu forensik, yang salah satunya adalah odontology forensic yang merupakan penggunaan ilmu kedokteran gigi terhadap hukum,. Dengan banyaknya bencana alam dan kecelakaan transportasi yang terjadi sekarang ini, maka bidang ilmu ini dirasa sangat berguna untuk menyelesaikan masalah tersebut untuk melakukan identifikasi korban yang berjatuhan karena peristiwa tersebut. Identifikasi tersebut salah satunya adalah identifikasi umur. Biasanya ahli forensik akan menggunakan hasil ronsen panoramik gigi sebagai alat bantu untuk menentukan perkiraan umur dari korban a yang sedang diidentifikasinya. Namun pada kenyatannya proses identifikasi ini cukup memakan waktu, sehingga dengan adanya teknologi pengolahan citra dirasa dapat mempermudah proses tersebut. Pada tugas akhir ini, mengembangkan aplikasi identifikasi gambar tampak gigi dari hasil ronsen panoramik yang di scanning yang outputnya akan berupa perkiraan klasifikasi umur . Tugas akhir ini menggunakan dua ekstraksi yaitu PCA dan LBP, serta JST backpropagation sebagai klasifikasinya. Hasil yang diperoleh pada tugas akhir ini adalah sebuah program berbasiskan Matlab yang menghasilkan akurasi rata-rata 80% untuk identifikasi kelompok umur menggunakan klasifikasi Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation.Kata Kunci : Schour and Massler, Jaringan Syaraf tiruan backprop
Analisis Perbandingan Sinyal Alpha Dan Betha Eeg 5 Ch Terhadap Efek Yang Ditimbulkan Pada Seseorang Saat Diberi Stimulus Berupa Potongan Film Horor Bayu Erviga Yulanda Setiawan; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Otak merupakan bagian utama tubuh yang berfungsi sebagai pengontrol gerak dan emosi jiwa. Sebagai pusat dari kontrol emosi jiwa, otak mampu membuat respon emosi berupa senang, sedih, cemas, tertekan dan ketakutan. Salah satu respon yang sangat menarik untuk diteliti adalah respon otak terhadap sebuah ketakutan. Banyak jenis-jenis ketakutan seperti ketakutan terhadap suatu kondisi tertentu, sebuah benda dan mitologi yang berkembang dimasyarakat. Hal yang unik untuk ditelisik lebih dalam adalah ketakutan terhadap suatu kondisi tertentu, seperti seseorang yang dihadapkan pada kondisi ketakutan saat melihat suatu film horror. Seseorang akan merasakan sensasi ketakutan yang ditimbulkan dari beberapa potongan adegan dalam film tersebut, yang mampu menimbulkan rangsangan pada otak. Rangsangan tersebut dapat terekam melalui alat electroencephalograph atau EEG yang berfungsi sebagai perangkat perekam sinyal yang terjadi pada otak. Dari hasil keluaran EEG tersebut ada 5 jenis sinyal otak seperti sinyal alfa, beta, delta, theta dan gamma dengan frekuensi masing-masing. Pada penelitian ini ekstrasi sinyal menggunakan metode DWT dikarenakan metode tersebut merupakan fungsi logic yang membagi data menjadi beberapa komponen frekuensi yang berbeda-beda, kemudian dilakukan analisis untuk masing-masing komponen menggunakan resolusi sesuai dengan skalanya yang dapat dimanfaatkan untuk memisahkan sinyal yang dianalisis, yaitu sinyal alpha dan betha. Hal ini memudahkan dalam proses analisis sinyal agar tidak tegabung dengan sinyal lain seperti delta, theta dan gamma dan membandingkan sinyal alpha dan beta setiap kanal serta menggunakan klasifikasi K-NN dengan parameter K=1,3,5,7,9. Hasil perbandingan pola sinyal alpha dan beta, untuk sinyal alpha yang cenderung muncul berada dikanal AF3 dan AF4. Sedangkan untuk sinyal beta cenderung muncul berada di kanal T7,Pz dan T8. Hasil pengujian menunjukkan akurasi tertinggi sinyal alpha berada pada kanal AF3 dengan akurasi sebesar 66.66% dan sinyal beta berada pada kanal T8 dengan akurasi sebesar 55.56%. Kata kunci : Film Horor, EEG 5 kanal , DWT, K-NN, alpha dan beta Abstract Brain is the main body that serves as a controlling motion and emotion of the soul. As the center of emotional control of the soul, brain is able to make emotional responses of happy, sad, anxious, depressed and fearful. One of the most interesting responses to be researched is the response to a fear. Many types of fears such as fear of a particular condition, fear of an object and mythology that developed in the community. The unique thing to be research more deeply is the fear of a certain condition, such as someone who will be faced with the condition of fear when seeing a horror movie. Someone will feel the sensation of fear generated from some scene in the movie, which will be able to cause stimulation of the brain. The stimulation can be recorded through an electroencephalograph or EEG device that serves as a signal recording device that occurs in the brain. From the EEG output there will be 5 types of brain signals such as alpha, beta, delta, theta and gamma signals with their respective frequencies. In this research we will observe 5 types of channels, that are AF3, T7, Pz, T8, AF4 using DWT method because the method is a logic function that divides data into several different frequency components, then analyzed for each component using resolution according to the scale that can be utilized to separate the signal to be analyzed, that are alpha and beta signals, this will facilitate the process of signal analysis so it does not combine with other signals such as delta, theta and gamma and use the K-NN classification with parameters K = 1, 3,5,7,9. The result from signal pattern comparison shows that alpha signal is more liable in AF3 and AF4 channels. While beta is more liable in T7, Pz and T8 channels. the simulation results show that the highest alpha signal accuracy is on the AF3 channel with an accuracy of 66.66% and the beta signal is on the T8 channel with an accuracy of 55.56%. Keywords: Horror movie, EEG 5channal , DWT, K-NN, alpha dan beta
Rancang Bangun Prototipe Pemantauan Posisi Kereta Berbasis Wireless Sensor Network Ade Agung Laksono; Basuki Rahmat; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah sistem kereta, monitoring digunakan untuk berbagai fungsi, misalnya untuk sistem interlocking , pensinyalan, dan lain – lain. Pembuatan prototipe pemantauan posisi kereta berbasis teknologi Wireless sensor network bertujuan untuk memantau posisi kereta. Wireless sensor network berfungsi sebagai jaringan sensor dan jarinngan komunikasi data antara node dengan pusat data. Node adalah gabungan antara sensor, controller dan modul komunikasi. Node sebagai input sistem pemantauan posisi kereta berfungsi sebagai pemantau kereta di sepanjang track kereta. Data dikirim node menuju pusat data, lalu pusat data mengolah data yang dikirimkan node. Hasil dari sistem pemantauan kereta berbasis WSN adalah estimasi posisi dan waktu tiba kereta dari titik awal menuju titik akhir. Nilai posisi dan waktu tiba kereta akan diperbaharui setiap saat hingga kereta sampai di titik akhir. Pelaporan dari hasil pemantauan kereta dikembangkan untuk kontrol kecepatan kereta, sistem palang pintu jalur kereta otomatis maupun sebagai interlocking system. Kata kunci: Wireless Sensor Netwrok, Kereta, Pemantauan, Node, Data
Sistem Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya Rahmat Ihsani Yuskar; Anggar Rusdinar; Irwan Purnama
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Panel Fotovoltaik (PV) mampu mengolah masukkan berupa temperatur dan iradiasi matahari menjadi keluaran daya yang diinginkan. Panel PV bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi sistem penerangan jalan umum. Pada sistem penerangan jalan umum penggunaan panel surya sangat berpengaruh terhadap cuaca. Sistem tersebut diterapkan pada jalan yang minim akan penerangan pada malam hari. Penelitian ini juga bertujuan untuk merancang sistem penerangan jalan umum berbasis konverter DC/DC Single Ended Primary Inductor Converter(SEPIC) yang terintegrasi dengan Maximum Power Point Tracking (MPPT) serta Pulse Width Modulation (PWM) dan merancang rangkaian lampu LED agar dapat bekerja secara otomatis pada saat malam hari dan siang hari. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menerapkan algoritma MPPT dan PWM. Pada penyelesaian tugas akhir ini, hasil pengujian saat siang hari panel PV mengisi baterai aki sampai terisi penuh, dibutuhkan waktu pengisian baterai selama 7,51 jam. Sedangkan saat malam hari baterai mampu menyalakan lampu LED selama 45 menit. Setelah diteliti lebih lanjut efisiensi yang diperoleh MPPT sebesar 0,95%, sedangkan efisiensi yang diperoleh PWM sebesar 39,34%. Kata Kunci: Pulse Width Modulation, Maximum Power Point Tracking, Single Ended Primary Inductor Converter, Panel Fotovoltaik. Abstract Photovoltaic Panel (PV) is able to process various temperatures and solar irradiation into the desired purchasing power. PV panels can be used as public street lighting energy. In the general street lighting system the use of solar panels is very striking against the weather. The system is applied to minimal roads that will illuminate at night. The research carried out is by applying the Maximum Power Point Tracking (MPPT) algorithm and Pulse Width Modulation (PWM). This is one of two DC End DC Inductors (SEPIC) DC / DC Inductors that are connected to MPPT and PWM and LED lights so that they can work directly in the day and day. At this time, the purchase result during the day the PV panel fills the battery until it is fully charged, it takes a battery charging time of 7.51 hours. Whereas when the holiday battery LED lights for 45 minutes. After further research, the MPPT was 0.95%, while the efficiency obtained by PWM was 39.34%. Keywords: Pulse Width Modulation, Maximum Power Point Tracking, Specific Single Inductor Inductor Converter, Photovoltaic Panel.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Umkm Kentang Teri Ny.horree Mohammad Firmansyah; Budi Praptono; Maria Idawicaksakti
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ny. Horree adalah salah satu usaha yang bergerak pada bidang kuliner. Usaha ini awalnya berdiri tahun pada 2015. Usaha ini menjual produk kentang teri. Kentang teri ini merupakan makanan yang bisa digunakan sebagai cemilan maupun lauk-pauk sebagai teman santap makanan. UMKM Kentang Teri Ny.Horree memiliki target untuk meningkatkan penjualan. Dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar UMKM Kentang Teri Ny.Horree dapat memenuhi target tersebut. Oleh karena itu, tujuan dari penilitian ini adalah menentukan strategi pemasaran yang tepat bagi kentang teri Ny.horree untuk menjalankan usahanya. Data dan informasi penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder, pemilihan responden dilakukan secara purposive. Alat analisis yang digunakan adalah matrik EFE (External Factor Evaluation), matrik IFE (Internal Factor Evaluation), matrik SWOT (Strengths, Weaknesses. Oppurtunities, and Threats), matrik IE (Internal-External) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Berdasarkan hasil analisis matrik QSPM, dari delapan alternatif strategi yang ada terdapat satu alternatif strategi yang diprioritaskan untuk dilakukan oleh perusahaan yaitu mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas produk untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen dengan skor TAS sebesar 6,66. Kata kunci: UMKM Kentang Teri Ny.Horree, strategi pemasaran, EFE, IFE, SWOT, IE, QSPM
Sistem Penghitung Dan Identifikasi Wajah Manusia Dengan Metode Background Substraction Dan Haar Cascade Ijon Posmarohatta Sinaga; Prasetya Dwi Wibawa; Ekki Kuniawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini kebutuhan teknologi semakin meningkat di berbagai bidang seperti keamanan, kesehatan, militer dan lain sebagainya. Kurangnya tingkat keamanan menyebabkan tindakan kriminalitas sehingga diperlukan sebuah solusi mengurangi tindakan tersebut. Tindakan ini sering terjadi di sebuah jalan setapak kecil, tempat, ruangan, instansi atau sebuah bangunan yang penting. Dalam tugas akhir ini ruang lingkupnya dibatasi yaitu dalam jalan atau lorong sebuah bangunan yang memiliki penerangan. Maka diperlukannya sistem pemantauan berteknologi dengan antarmuka yang relatif lebih baik. Metode yang dapat digunakan untuk sistem pemantauan jalan berteknologi berbasis pengolahan citra adalah dengan algoritma Background Subtraction dan metode Haar Cascade. Algoritma Background Substraction digunakan untuk memisahkan antar objek dengan background sehingga sistem dapat menjalankan People Counter. Metode Haar Cascade yaitu mendeteksi wajah dan menyesuaikannya dengan database yang disimpan menampilkan informasi nama. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah sistem pemantauan yang diharapkan dapat menjadi relatif lebih baik. Sistem ini akan menghitung jumlah orang yang melintas masuk dan keluar dalam jarak jangkau kamera. Jarak yang digunakan adalah 50 cm, 100 cm, 150 cm dan 200 cm dan menggunakan nilai pembagi area Threshold yaitu sebesar 10, 250, 350 dan 500. Hasil yang diperoleh dari analisa dan pengujian bahwa nilai pembagi yang optimum adalah 250. Sistem ini juga akan mengenali wajah yang sudah tersimpan di database dan menampilkan informasi berupa nama. Dalam bagian ini jarak maksimal yang dapat terdeteksi adalah ±100cm dengan menggunakan resolusi maksimal kamera yaitu 1024x768 dan memiliki nilai FPR sebesar 100%. Dalam sistem ini dipantau juga penggunaan daya oleh sistem dalam 24 jam dibagi menjadi 2 bagian yaitu 12 jam pertama dan 12 jam kedua dengan jangka waktu 30 menit. Dalam 12 jam pertama yaitu 06.00-18.00 rata-rata daya yang digunakan adalah 6,98 watt dan pada 12 jam kedua yaitu 06.00-18.00 dengan rata-rata 7,01 watt. Kata kunci: Background Subtraction, Haar Cascade, Tracking, Pengolahan Citra, Sensor Pendeteksi, Krimintalitas.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue