cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pencarian Ayat Al-quran Dengan Memperhatikan Kata Majemuk Menggunakan Term Frequency Dan Prinsip Pareto Untuk Membantu Hafalan (studi Kasus Juz ‘amma) Rizky Caesar Irjayana; Eko Darwiyanto; Moch Arif Bijaksana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Al-Quran dijadikan sebagai sumber hukum yang utama dan kitab suci bagi agama Islam, yang berisi tentang pedoman hidup maupun perintah dan larangan. Dengan membaca, memahami bahkan menghafalnya memberikan kegunaan yang sangat besar. Al-Quran terdiri dari 6236 ayat di mana menghafal keseluruhan ayat tersebut bukanlah tugas yang mudah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk membantu memilih ayat-ayat mana saja yang memiliki bobot sekitar 80% hanya dengan menghafal ayatayat tertentu saja. Term Frequency digunakan dalam pemberian bobot pada tiap-tiap ayat dan juga menerapkan prinsip Pareto 80/20 dalam penentuan ayat-ayat yang penting untung dihafal. Hasil persentasi yang didapat dengan menggunakan metode tersebut untuk total 80% bobot ayat pada juz ‘amma yaitu 33%. Kata kunci : Term Frequency, Prinsip Pareto, Al-Quran, Juz ‘Amma, Hafalan. Abstract Al-Quran is used as the main source of law and the holy book for Islam, which contains instructions on life and orders and prohibitions. By reading, remembering, even memorizing it is very useful. The Quran consists of 6236 verses where memorizing all of these verses is about an easy task, so this study helps to choose which verses weigh around 80% just by memorizing special verses. The term frequency is used in assigning weight to each verse and also applying the Pareto principle of 80/20 in the application of important verses to be memorized. The percentage results obtained using the method for a total of 80% of the verses weight in juz ‘amma is 33%. Keywords: Term Frequency , Pareto Principle , Al-Quran , Juz ‘Amma, and Memorizing.
Identifikasi Usia Manusia Berdasarkan Citra Panoramic Radiograph Gigi Kaninus Rahang Bawah Menggunakan Metode Gabor Wavelet Dan Klasifikasi K-nearest Neihbor (knn) Niki Ihsanul Hakim; Bambang Hidayat; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut yang paling sulit hancur dan mengalami pergantian paling akhir pada struktur alami tubuh manusia, oleh sebab itu selama beberapa tahun terakhir gigi digunakan untuk mengidentifikasi korban bencana alam, korban maupun tersangka pada kasus kekerasan dan kriminal. Pada penelitian tugas akhir saya ini fokus pada rongga bagian dalam gigi yang disebut pulpa, pada gigi kaninus rahang bawah untuk mengestimasikan umur seseorang. Dalam tugas akhir ini penulis menggunakan untuk mendeteksi usia manusia berdasarkan gigi kaninus rahang bawah. Pada tugas akhir ini penulis menggunakan metode Gabor Wavelet dan klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN). Untuk pengujian ini dilakukan pengujian dengan citra yang terdiri dari 188 buah citra gigi dengan rincian umur 14 hingga umur 60, dengan pembagian sebanyak 141 sebagai citra latih dan 47 sebagai citra uji kemudian saya kelompokkan menjadi 2 kelas yaitu Remaja dengan rentang 14-25 tahun, dan dewasa dengan rentang usia 26-60 tahun. Sehingga didapatkan akurasi terbaik sebesar 82.9787% dan waktu komputasi 0.0629 detik dengan menggunakan metode Gabor Wavelet dimana digunakan ekstraksi ciri berdasarakan tekstur dengan parameter: parameter ciri order satu (mean, variansi, standar deviasi, skewness), skala = 3, orientasi = 8, downsampling = 32, serta pada klasifikasi KNN digunakan parameter: nilai K = 3 dan tipe distance cityblock. Dan akurasi 63.8298% dengan waktu komputasi 0.1287 detik pada pengujian 47 kelas atau setiap umur mulai dari 14-60, menggunakan kombinasi ciri statistik (mean, standar deviasi, variance, skewness, kurtosis, dan entropy), skala (u) = 5 dan orientasi (v) = 8, saat nilai 𝒅𝟏=32, 𝒅𝟐=32 pada ekstraksi ciri, dan K = 1 serta tipe distance cityblock pada klasifikasinya. Kata kunci : Panoramic Radiograph, Gabor Wavelet, K-Nearests Neighbor Abstract Teeth are the hardest parts found in the mouth that are most difficult to destroy and experience the most recent changes in the natural structure of the human body, therefore in this final project the authors focus on the inner cavity of the tooth called the pulp, in the mandibular canines to estimate someone's age. In this final project the author uses the Gabor Wavelet method and the K-Nearest Neighbor (KNN) classification. For this test, the test was carried out with an image consisting of 188 pieces of dental images with details of age 14 to age 60, by dividing 141 as training images and 47 as test images and then grouping them into 2 classes namely adolescents with a range of 14-25 years, and adults with an age range of 26-60 years. So that the best accuracy was obtained at 82.9787% and computation time of 0.0629 seconds using the Gabor Wavelet method where feature extraction based on texture with parameters was used: parameters characterized as one order (mean, variance, standard deviation, skewness), scale = 3, orientation = 8, downsampling = 32, and in the KNN classification parameters are used: K = 3 and cityblock distance type. And the accuracy of 63.8298% with 0.1287 seconds computing ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.1 April 2019 | Page 757 time in testing 47 classes or each age starting from 14-60, using a combination of statistical characteristics (mean, standard deviation, variance, skewness, kurtosis, and entropy), scale (u) = 5 and orientation (v) = 8, when the value of d_1 = 32, d_2 = 32 in feature extraction, and K = 1 and the type of cityblock distance in the classification. Keywords: Panoramic Radiography, Gabor Wavelet, K-Nearest Neighbor
Deteksi Area Hutan Berbasis Citra Google Earth Menggunakan Metode Grey-level-co-occurrence Matrix (glcm) Dan Support Vector Machine (svm). Arisalsabila Wahyu Bawono; Bambang Hidayat; Sigit Nugroho
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hutan adalah suatu kawasan yang ditumbuhi oleh tanaman dan pepohonan yang lebat. Selain berfungsi sebagai sumber oksigen, hutan juga mempunyai peranan penting dalam mencegah datangnya bencana alam banjir dan erosi. Oleh sebab itulah area hutan sangat penting untuk dijaga, khususnya daerah sekitar kawasan hulu sungai yang kini sudah beralih fungsi menjadi lahan lain. Dengan beralihnya fungsi hutan tersebut, bila turun hujan akan lebih banyak air yang mengalir di permukaan (run off) dibandingkan yang menyerap ke dalam tanah (base flow) sehingga menyebabkan naiknya volume air sungai dan dapat menibulkan banjir di daerah hilir aliran sungai. Pemantauan luas area kawasan hutan di sekitar daerah aliran sungai sangatlah penting untuk mengetahui seberapa luas area hutan yang masih ada untuk menjaga area hutan tersebut agar tidak beralih fungsi menjanga ladang atau pemukiman. Pemantauan tersebut dapat dilakukan melalui foto udara atau citra satelit yang didapatkan dari aplikasi google earth yang mampu menampilkan kondisi permukaan bumi, serta bangunan dan tumbuhan dengan berbagai ukuran perbesaran. Penelitian Tugas Akhir ini berupa sebuah apikasi pengukuran besaran suatu luasan area hutan menggunakan citra google earth yang diolah menggunakan MATLAB. Proses indentifikasinya sendiri menggunakan metoda Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan proses klasifikasinya menggunakan Support Vector Machine (SVM). Data latih yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 80 citra dan data uji sebanyak 80 citra. Nilai akurasi diperoleh sebesar 100% dengan data uji hutan dan air, 100% dengan data uji hutan dan sawah, 68.75% dengan data uji hutan dan semak blukar, 67,5% dengan data uji hutan dan rumah bangunan, dan 78.75% dengan data uji hutan dan non-hutan. Kata kunci : image processing, google earth, GLCM, SVM Abstract Forest is an area where the trees and other plants grow up. Forest have a function to produce oxygen, beside that forest also keep the ground from erosion and flood. That is why the forest area is very important to be maintained, especially the area around the river upstream which has turn into another field. With the switching of the forest function when it rains, more water will run off the surface (run off) than absorbs into the soil (base flow), causing an increase in the volume of river water and may cause flooding in downstream. Monitoring the area of forest around the watershed is very important to know the extent of the remaining forest area to keep the forest from being converted into a field or settlement. Such monitoring can be done through aerial photographs or satellite imagery obtained from Google Earth applications capable of displaying earth surface conditions, as well as buildings and plants of varying magnification. This final project is an application measurement of the size of an area of forest using Google Earth image processed using MATLAB. The process of identification will be using Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) method and classification use Support Vector Machine (SVM). Data that used in this final task are 80 training data and 80 test data. Accuracy values were obtained at 100% for forest and water test data, 100% for forest and paddy field test data, 68.75% for forest and bush test data, 67.5% for forest and building houses test data, and 78.75% for forest test data and non-forest. Keywords: image processing, google earth, GLCM, SVM
Perancangan Aplikasi Android Untuk Ticket Acara Berbasis Qr Code Denis Ramadana; Iwan Iwut Tritoasmoro; Nur Ibrahim
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini aplikasi berbasis mobile telah banyak digunakan dalam kehidupan sehari - hari karena mudahnya perangkat smartphone yang dikemban gkan dan dapat diunduh oleh pengguna melalui smartphone. Seiring dengan hal tersebut, maka banyak aplikasi yang dirancang untuk mempermudah kita dalam melakukan kegiatan sehari – hari. Seperti contohnya QR Code yang biasa digunakan untuk menyimpan data, URL Link, dan sebagainya. Namun saat ini penggunaan QR Code masih jarang digunakan oleh masyarakat sehingga dibutuhkan riset lebih banyak untuk pengembangan aplikasi QR Code ini agar bisa menjadi solusi bagi masyarakat terutama pentiketan seminar. Khususnya dalam proses kegiatan acara di kampus untuk menggantikan sistem penukaran tiket dengan manual yang memakan waktu lebih lama dan kurang efisien. Pada penelitian ini dirancang dan diimplementasikan aplikasi QR Code berbasis android untuk mempermudah suatu kegiatan, seperti contohnya QR Code untuk tiket sebuah acara agar mempermudah proses verifikasi tiket dan pendataan sehingga acara dapat berjalan lebih baik, tidak menguras waktu, dan tenaga. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan aplikasi QR Code yang berbasis Android tersebut dapat menghasilkan sebuah sistem yang berguna untuk mempermudah proses verifikasi tiket dimulai dari authentication, generate QR code, scan QR code, dan penyimpanan seluruh data pada Google Firebase database. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, aplikasi QR Code bisa berjalan dengan baik dan sistem tidak ada error. Baik itu sistem authentication, Scan, Generate QR Code, maupun penyimpanan seluruh data pada database Google Firebase sehingga aplikasi bisa digunakan untuk pentiketan acara seminar. Kata Kunci : QR Code, android, verifikasi, Authentication, Generate, Scan Ab,stract Nowadays mobile-based applications have been widely used in daily life because of the ease with which smartphone devices are built and can be downloaded by users via smartphones. Along with this, many applications are designed to make it easier for us to carry out daily activities. For example, the QR Code is used to store data, URL links, and so on. But now the use of the QR Code is still rarely used by the community, so more research is needed for the development of this QR Code application so that it can be a solution for the community, especially the seminary, the seminar. Especially in the process of event activities on campus to replace the ticket exchange system with a manual that takes longer and is less efficient. In this research designed and implemented an Android-based QR Code application to facilitate an activity, such as the QR Code for tickets to an event to simplify the ticket verification process and data collection so that the event can run better, not drain time, and effort. With this research, it is expected that the Android-based QR Code application can produce a system that is useful to simplify the ticket verification process starting from authentication, generate QR code, scan QR code, and store all data on the Google Firebase database. From the results of the research that has been done, the QR Code application can run well and the system has no errors. Whether it's the authentication system, Scan, Generate QR Code, or the storage of all data in the Google Firebase database so that the application can be used for ticketing seminar events. Keywords : QR Code, Android, Verification, Authentication, generate, Scan
Pengembangan Motif Terumbu Karang Jenis Nemenzophyllia Turbida Pada Aplikasi Batik Berbasis Web Dengan Metode Lindenmayer System(l-system) Mirza Ahmad Febrian; Purba Daru Kusuma; Anton Siswo Raharjo Ansori
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Batik sebagai wujud nyata dari seni rupa dengan latar belakang sejarah dan unsur budaya yang kuat dalam perkembangan kebudayaan bangsa Indonesia menjadi dasar identitas bangsa hingga saat ini. yang menyangkut kebinekaan budaya Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan dalam menjaga pelestarian batik adalah dengan menciptakan suatu pola baru pada batik salah satunya menggunakan motif terumbu karang. Penerapan terumbu karang sebagai pola baru pada batik merupakan metode yang digunakan untuk mengkombinasikan teknologi komputer dengan ilmu seni. Pada penelitian ini dibuat pengembangan motif karang jenis Nemenzophyllia turbida pada aplikasi batik berbasis web. Dengan menggunakan metode L-System. Aplikasi tersebut maka diharapkan agar mempermudah dalam menemukan atau membuat beberapa motif batik baru, sehingga kelestarian dari seni budaya batik akan terus berkembang dan beraneka ragam. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan survey didapatkan hasil kemiripan dari motif karang yang telah dibuat dengan karang asli sekitar 63%, dan kelayakan bentuk karang sebagai motif utama sekitar 75% yang didapat dari 36 responden. Kata kunci : Motif Batik, L-System, Nemenzophyllia turbida, Aplikasi Web Abstract Batik as a tangible manifestation of fine art with a historical background and a strong cultural element in the development of Indonesian culture is the basis of the nation's identity to this day. concerning the diversity of Indonesian culture. The effort that can be done in maintaining batik preservation is by creating a new pattern on batik, one of which uses coral reef motifs. The application of coral reefs as a new pattern in batik is a method used to combine computer technology with art. In this study, the development of Nemenzophyllia turbida coral motifs on web-based batik applications. Using the L-Systems method. The application is expected to make it easier to find or create some new batik motifs, so that the sustainability of batik art and culture will continue to evolve and vary. From the results of survey the similarity of coral motifs with native coral around 63%, and the feasibility of coral shape as the main motive of about 75% obtained from respondents. Keywords: Batik Motif, L-System, Nemenzophyllia turbida, Web Application.
Perancangan Dan Implementasi Alat Penyaring Hidrogen, Metana Dan Karbon Monoksida Yang Terkandung Dalam Asap Rokok Berbasis Arduino Uno Nouval Abdullah; Asep Suhendi; Suwandi Suwandi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya dampak buruk yang diakibatkan oleh asap rokok. Beberapa zat paling berbahaya yang terkandung dalam asap rokok adalah hidrogen, metana dan karbon monoksida. Maka dari itu penulis memilih untuk merancang dan merealisasikan sebuah alat yang berguna untuk menyaring kandungan hidrogen, metana dan karbon monoksida yang terkandung dalam asap rokok berbasis Arduino Uno. Alat ini merupakan prototype dengan rancangan munggunakan dua buah kotak yang terdiri dari kotak asap rokok dan kotak pembuangan asap ke lingkungan. Pada bagian tengah kedua kotak, terdapat sistem penyaringan berupa sebuah kipas untuk menghisap dan penyaring kandungan asap rokok yang terbuat dari akrilik dengan panjang 15 cm, lebar 9 cm dan tinggi 9 cm. Di bagian dalam sistem penyaringan terdapat karbon aktif untuk mengikat, batu zeolit untuk memurnikan dan pasir aktif untuk menghilangkan bau pada kandungan asap rokok. Penelitian ini menggunakan sensor MQ-7 sebagai alat pengukur dari besaran asap rokok dalam satuan PPM dengan error pengukuran sensor sebesar 7.62%. Alat ini bekerja dengan cara mengukur besaran PPM oleh sensor dari kotak asap rokok mencapai 100 PPM lalu dihisap dan disaring pada sistem penyaringan, kemudian asapnya dibuang ke kotak lingkungan dan dibaca kembali oleh sensor yang terdapat pada bagian atap dari masing-masing kotak. Hasil pengukuran dari kotak asap rokok dan kotak lingkungan dibandingkan untuk mendapatkan persentase rata-rata dari penyaringan kandungan hidrogen, metana dan karbon monoksida pada asap rokok yaitu sebesar 65.78%. Kata Kunci: hidrogen, metana, karbon monoksida, asap rokok, sensor MQ-7 dan penyaringan. Abstract This research was motivated by the many adverse effects caused by cigarette smoke. Some of the most dangerous substances contained in cigarette smoke are hydrogen, methane and carbon monoxide. Therefore the authors chose to design and realize a tool that is useful for filtering the content of hydrogen, methane and carbon monoxide contained in Arduino Uno-based cigarette smoke. This tool is a prototype with a design that uses two boxes consisting of cigarette smoke boxes and smoke exhaust boxes into the environment. In the middle of the two boxes, there is a filtering system in the form of a fan for sucking and filtering the contents of cigarette smoke made of acrylic with a length of 15 cm, a width of 9 cm and a height of 9 cm. Inside the filtering system is activated carbon to bind, zeolite stones to purify and active sand to eliminate odors in the content of cigarette smoke. This study uses the MQ-7 sensor as a measuring device of the amount of cigarette smoke in PPM units with an error measuring sensor of 7.62%. This tool works by measuring the amount of PPM by the sensor from the cigarette smoke box to reach 100 PPM and then sucked and filtered on the filtering system, then the smoke is discharged into the environmental box and read back by the sensor contained in the roof of each box. The measurement results from cigarette smoke boxes and environmental boxes were compared to obtain the average percentage of filtering the content of hydrogen, methane and carbon monoxide in cigarette smoke which amounted to 65.78%. Keywords: hydrogen, methane, carbon monoxide, cigarette smoke, MQ-7 sensor and filter.
Klasifikasi Citra Multi-kelas Menggunakan Convolutional Neural Network Kamal Hasan Mahmud; Adiwijaya Adiwijaya; Said Al Faraby
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ILSVRC (ImageNet Large Scale Visual Recognition Challenge) adalah suatu kompetisi tahunan yang melombakan klasifikasi basis data gambar yang ada pada ImageNet yang memiliki 1000 kelas dan setiap tahunnya terdapat berbagai macam arsitekturjaringan convolutional neural network (CNN) yang menjadi state of the art. CNN digunakan karena metode ini bekerja dengan sangat baik dengan volume data yang besar. Dari 1000 kelas, akan diambil 100 kelas yang akan dijadikan dataset penelitian untuk mengetahui strategi pembelajaran seperti apa pada CNN yang dapat memiliki performa terbaik dengan berbagai skenario. Skenario terbaik didapatkan dengan melakukan training dengan ukuran gambar yang kecil, lalu melakukantraining kembalidenganmemperbesarukuran gambar. Skenarioinimendapatkanakurasi sebesar 75.82%, akurasi yang cukup tinggi untuk model yang dapat mengklasifikasikan 100 kelas. Skenario ini juga memiliki performa yang paling baik dalam klasifikasi keseluruhan berdasarkan ukuran evaluasi confusionmatrix.Katakunci: convolutionalneuralnetwork,multi-kelas,klasifikasi,gambarAbstract ILSVRC (ImageNet Large Scale Visual Recognition Challenge) is a yearly competition that competes on classifyingImageNetimagedatabasethathas1000classesandeveryyear,anewarchitectureofconvolutional neural network (CNN) that becomes a state of the art emerge. CNN is used because this method works very well on a large volume of data. From 1000 classes available on ImageNet, 100 class will be used in thisresearchdatasettoknowwhichlearningstrategyforCNNperformedbestinthevaryingscenario. The best scenario is achieved by training the image in smaller resolution then training it again with a larger resolution. This scenario achieved an accuracy of 75.82%, it’s quite high for a model that can classify 100 class. It’salsoperformedbestaccordingtotheevaluationoftheconfusionmatrixgeneratedbyeachmodel.Keywords: convolutionalneuralnetwork,multi-class,classification,image
Perancangan Sistem Pemeliharaan Larva Ikan Nila Otomatis Di Kolam Perawatan Larva Cagar Bagas Prastya; Sony Sumaryo; Denny Darlis
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ini, produksi ikan air laut mulai menurun. Oleh sebab itu, para peternak ikan mulai mengembangkan pembudidayaan ikan air tawar khususnya ikan nila sebagai alternatif pengganti ikan air laut. Selain itu, pembudidayaan ikan nila yang sangat mudah dilakukan menjadi alasan utama bagi para peternak ikan mulai beralih untuk mengembangkan bisnis perikanan mereka. Upaya peningkatan hasil pembudidayaan ikan nila untuk memperoleh bibit ikan nila yang produktif tidak terlepas dari perawatan dan pemantauan yang dilakukan secara teratur mulai dari proses pemijahan, penetasan telur ikan, serta pemeliharaan larva sampai menjadi bibit ikan. Hal tersebut dikarenakan tingkat kelangsungan hidup ikan nila tertinggi pada umumnya hanya berkisar 60%. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem atau perangkat yang dapat mengendalikan sistem pemeliharaan larva ikan nila secara otomatis. Sensor yang digunakan untuk mengukur parameter kolam perawatan larva antara lain sensor suhu ds18b20, sensor ultrasonik dan sensor pH. Sistem kendali yang dilakukan oleh perangkat ini antara lain mengetahui suhu real-time dari air kolam guna mengatur waktu ON/OFF pompa pengisi air, mengatur waktu pemberian pakan larva secara otomatis, mengendalikan pompa kontrol air pada kolam sesuai parameter PH dan ketinggian air yang ditentukan. Pada penelitian ini digunakan sebuah perangkat display yaitu LCD untuk menampilkan nilai dari semua parameter yang diukur oleh perangkat sistem pemeliharaan larva ikan nila otomatis ini. Hasil akhir berupa prototipe yang sudah diuji pada kolam perawatan larva yang menghasilkan angka 81% survival rate (tingkat kelangsungan hidup) larva ikan nila dari 100 ekor larva ikan nila yang dipelihara sejak awal penebaran dan 57% survival rate dari pemeliharaan larva ikan nila alami. Kata Kunci : Sistem Pemeliharaan Larva Ikan Nila Otomatis, Survival Rate
Implementasi Sistem Picture Archiving and Communication System Pada Sistem Operasi Ubuntu Dimas Ariadi Widodo; Ahmad Mushansyah; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Interoperabilitas informasi dalam dunia medis telah menjadi salah satu persoalan dalam pengembangan layanan kesehatan modern. Institusi kesehatan di negara-negara maju telah berusaha selama bertahuntahun untuk mencapai interoperabilitas dalam informasi medis, namun terhambat pada masalah untuk menentukan standar informasi medis yang baik dan mendukungnya. Aspek interoperabilitas yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah medical imaging archive dengan menggunakan Picture Archiving and Communication System atau PACS. PACS adalah sebuah sistem informasi yang dibentuk khusus untuk menangani pengarsipan dan penggunaan gambar medis. Penelitian ini dipusatkan pada pengembangan sebuah sistem PACS di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung untuk mendukung kegiatan penyimpanan dan penggunaan gambar medis. Kata Kunci: DICOM, HIE, HL7, PACS, Medical Imaging Abstract Interoperability of medical information has become an issue in the development of modern healthcare services. Advanced healthcare institutes has struggled for years to achieve interoperability of medical information, but stumbles on the problem to establish a good information standard that supports it. The interoperability aspects focused in this research is the medical imaging archive using Picture Archiving and Communication System or PACS. PACS is an information system specifically designed to handle the archiving and usage of medical images. This research is centered on developing a PACS system in Cicendo Eye Hospital to support the medical image archiving and usage. Keywords : DICOM, HIE, HL7, PACS, Medical Imaging
Analisis Sinyal Radar Cuaca Menggunakan Discrete Wavelet Transform Aliefiya Rachman; Rita Purnamasari; Sofia Saidah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak IDRA (IRCTR Drizzle Radar) adalah radar resolusi tinggi yang dibangun oleh IRCTR (International Research Centre for Telecommunications-Transmission and Radar) di Belanda. IDRA ditujukan untuk pengamatan terperinci distribusi spasial dan temporal dari hujan atau gerimis. Pada penelitian ini, pengolahan sinyal pada radar IDRA ditambahkan metode DWT (Discrete Wavelet Transform) dan IDWT (Invers Discrete Wavelet Transform) sebagai fungsi kompresi dan dekompresi. Metode wavelet dapat digunakan untuk menunjukkan kelakukan sementara (temporal), untuk meningkatkan kualitas data, dapat juga digunakan untuk mendeteksi kejadian-kejadian tertentu.  Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk mencari performansi dari refklektifitas radar setelah ditambahkan metode wavelet pada pengolahan sinyalnya. Performansi dari reflektifitas radar didapat dari nilai MSE, PSNR, dan SNR yang dilakukan pada proses pengujian .  Kata kunci: IDRA, DWT (Discrete Wavelet Transform), 4TU.Center for Reasearch Data Abstract IDRA (IRCTR Drizzle Radar) is a high resolution radar built by IRCTR (International Research Center for Telecommunications-Transmission and Radar) in the Netherlands. IDRA is intended for detailed observation of the spatial and temporal distribution of rain or drizzle.  The Research of signal processing on IDRA radar is added by DWT (Discrete Wavelet Transform) and IDWT (Inverse Discrete Wavelet Transform) methods as a compression function. The research is validated with actual data that already exists on the web (4TU.Center for Research Data). From the web, several data samples have been taken, processed by adding DWT and IDWT methods to the data. After processing, the performance value between sample data and decompression data is calculated. Keywords: IDRA, DWT (Discrete Wavelet Transform), 4TU.Center for Reasearch Data

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue