cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Performansi Pengaruh Non Linearitas Four Wave Mixing (fwm) Pada Sistem Komunikasi Jarak Jauh Berbasis Dwdm Tiara Mustika; Akhmad Hambali; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) terus mengalami kemajuan dari tahun ke tahun. Teknologi dari sistem komunikasi serat optik yang berkembang sangat pesat adalah teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM). DWDM mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dari teknologi terdahulu. Akan tetapi dibalik kelebihan yang dimiliki DWDM, terdapat kekurangan yang sangat mempengaruhi kinerja teknologi tersebut seperti efek non linearitas fiber yaitu Four Wave Mixing (FM). Pada pembuatan tugas akhir ini, dibuat pemodelan link DWDM pada perangkat lunak untuk mengetahui pengaruh dari FWM tersebut, dan terdapat dua skenario simulasi. Pada skenario pertama, variabel-variabel input yang dirubah adalah bitrate link dan jarak link. Pada skenario kedua yang dirubah adalah daya transmitter. Bitrate 10 Gbps dengan jarak dengan jarak 200 km memiliki performansi terbaik dengan q-Factor 3. Bitrate 40 Gbps dengan jarak 100 km memiliki performansi Q-factor 3,224. Bitrate 100 Gbps bahwa performansi terbaik pada jarak 100 km. Pengaruh daya transmitter pada bitrate 10 Gbps memiliki performansi terbaik pada skenario sebelumnya bahwa performansi terbaik pada link dengan daya transmitter 0 dBm dengan daya q-factor sebesar 3,37157. Pengaruh daya transmitter pada bitrate 40 Gbps , Perubahan pada daya transmitter pada link yang mengalami performansi terbaik pada skenario sebelumnya bahwa performansi terbaik pada link dengan daya transmitter 0 dBm dengan daya q-factor sebesar 4,0113. Pengaruh daya transmitter pada bitrate 100 Gbps, performansi terbaik pada skenario sebelumnya bahwa performansi terbaik pada link dengan daya transmitter -2.9 dBm dengan daya q-factor sebesar 2,43272. Kata Kunci : Dense Wavelength Division Multiplexing, Four Wave Mixing, Bit Error Rate, Qfactor Abstract Nowadays, The development of the Optical Fiber Communication Systems (SKSO in indonesian) continued to progress from year to year. Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) is one of technology of optical fiber communication systems which grows so fast. DWDM also has several advantages over previous technology. Besides the advantages of DWDM, there are deficiencies which greatly affect the performance of these technologies such as nonlinearity effects Four Wave Mixing (FWM). In this final assigment, there is a modelling of DWDM link was made from software that use the determine the effect of the FWM. And there are also two simulation scenario. In first scenario, the variable input that are changed is the bitrate links and link distance. The second scenario, the variable that is changed is the transmitter power. A 10 Gbps bitrate with a distance of 200 km has the best performance with q-Factor 3. A 40 Gbps bitrate with a distance of 100 km has a Q-factor performance of 3,224. Bitrate of 100 ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 3451 2 Gbps that the best performance at a distance of 100 km. The effect of transmitter power on 10 Gbps bitrate has the best performance in the previous scenario that the best performance on a link with 0 dBm transmitter power with q-factor power of 3.37157. Effect of transmitter power at 40 Gbps bitrate, Changes in transmitter power on the link that experiences the best performance in the previous scenario that the best performance on the link with transmitter power is 0 dBm with a q-factor power of 4.0113. The effect of transmitter power on 100 Gbps bitrate, the best performance in the previous scenario that the best performance on the link with transmitter power is -2.9 dBm with q-factor power of 2.43272. Keyword: Dense Wavelength Division Multiplexing, Four Wave Mixing, Bit Error Rate, Q-fact
Pengaruh Bit Rate Terhadap Area Cakupan Di Ruang Ber-reflektor Dengan Komunikasi Cahaya Tampak Lisa Charisa Batara; Kris Sujatmoko; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi komunikasi merupakan teknologi yang memiliki perkembangan sangat cepat dan pesat. Salah satu teknologi komunikasi adalah teknologi komunikasi nirkabel. Visible Light Communication (VLC) adalah komunikasi nirkabel yang sedang dikembangkan, karena VLC memiliki kecepatan yang cepat , user friendly dan lebih efisien dalam penggunaan energi. Dalam tugas akhir ini, dilakukan analisis perbandingan bit rate dalam VLC, menggunakan bermacam-macam bit rate. Bit rate yang digunakan adalah 0,5 Gbps, 1 Gbps, 2 Gbps, dan 3 Gbps. Penelitian ini menggunakan satu buah lampu Light Emitting Diode (LED) dengan daya sebesar 2 W, dan menggunakan modulasi On Off Keying - Non Return to Zero (OOK-NRZ) pada simulasi yang akan di lakukan. Penelitian ini dilakukan dalam ruangan tertutup dengan menggunakan kaca sebagai reflektor di sisi kiri ruangan. Berdasarkan hasil simulasi, jarak terjauh dan luas area cakupan untuk 0.5 Gbps adalah 4.7878 m dengan luas 20.52 m2 , 1 Gbps sejauh 4.7331 m dengan luas 18.84 m2 , 2 Gbps dengan nilai jarak terjauh 4.4738 m dengan luas 16 m2 , dan pada 3 Gbps mendapatkan jarak terjauh 4.0726 m dan luas cakupan senilai 14.56 m2 . Kata kunci : Visible Ligth Communication, On Off Keying-Non Return to Zero, Bit Error Rate Abstrack Communication technology is a technology that has a very fast and rapid development. One of communication technology is wireless communication technology. Visible Light Communication is a wireless system that is being developed, because VLC has fast speed, user friendly and more efficient in energy use. In this final task research, a bit rate comparison analysis conducted in VLC, using various bit rates. The Bit rates used are 0.5 Gbps, 1 Gbps, 2 Gbps, and 3 Gbps. This research uses a single lamp of Light Emitting Diode (LED) with a power of 2 Watt and the modulation of On Off Keying-Non Return to Zero (OOK-NRZ) on conducted simulation. This research conducted in a 5x5x4 m closed room using mirror as a reflector on the one side of the room. Based on simulated results, the farthest and wide range coverage area for 0.5 Gbps is 4.7878 m with an area of 20.52 m2 , 1 Gbps as far as 4.7331 m with an area of 18.84 m2 , 2 Gbps with the farthest distance value 4.4738 m with an area of 16 m2 , and at 3 Gbps get The farthest distance is 4.0726 m and the coverage area is worth 14.56 m2 . Keywords: Visible Ligth Communication, On Off Keying-Non Return to Zero, Bit Error Rate
Load Balancing Dengan Perhitungan Resource Berbasis Agent Hirianinda Malsegianty S; Catur Wirawan W; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLoad balancing berbasis agent adalah salah satu metode yang sangat efektif, dengan menggunakan agentyang mengobservasi resource server dibandingkan perhitungan traffic terkecil, sehingga dapat menjagaperformansi server. Kemudian software agent merupakan program yang bertindak atas kehendak userdimana dalam paper ini agen berperan sebagai autoscaling yang telah berisi script yang akan melakukanaksi tertentu pada AWS. Auto scaling yang telah diberikan alarm memantau utilitas cpu semua serverketika mendapat request dari client. Jika nanti grafik utilitas cpu dari server tersebut melebihi thresholdmaka server tersebutakan diganti oleh load balancer dan memindahkan workload sisa ke server lainyang berada dalam grup auto scaling.Kata kunci :agen, workload, load balancer, utilitas cpu, cloudwatch, AWS, auto scalingAbstractLoad balancing based on agents is one of effective method that use agent to observe server resource ratherthan least traffic calculation, therefore server’s performance can be maintained. Software agent is aprogram that worksin the name of user where in this paper multiple agents will work as an auto scalingthat already filled with scripts to perform certain action in AWS. Auto scaling with alarms monitor CPUutility when received requests from client. If CPU utilization’s graph from that server exceed thethreshold then it will be replaced and load balancer will move the rest of the workload to another serverwithin the auto scaling group.Keywords: agent, workload, load balancer, CPU utility, cloudwatch, AWS, auto scaling 
Perancangan Aplikasi Start-up Rental Kendaraan Egarage.id Berbasis Android Platform Untuk Solusi Transportasi Dengan Metode Agile Iterative Dan Incremental Pangestu Titan Mahayasa; Soni Fajar Gumilang; Putra Fajar Alam
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem hidup dan kehidupan, sistem pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Kondisi sosial demografis wilayah memiliki pengaruh terhadap kinerja transportasi di wilayah tersebut. Tingkat kepadatan penduduk akan memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan transportasi melayani kebutuhan masyarakat. Di perkotaan, kecenderungan yang terjadi adalah meningkatnya jumlah penduduk yang tinggi karena tingkat kelahiran maupun urbanisasi. Tingkat urbanisasi berimplikasi pada semakin padatnya penduduk yang secara langsung maupun tidak langsung mengurangi daya saing dari transportasi wilayah. Egarage.id adalah suatu usaha yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa kendaraan. Keterbatasan informasi mengenai jenis kendaraan, harga, dan lokasi menjadi suatu permasalahan bagi penyewa jasa kendaraan. Kasus penipuan akan kendaraan membuat penyewa enggan untuk mempercayai penyediaan jasa sewa mobil yang tidak memiliki kejelasan akan keamanan dan legalnya bisnis tersebut. Berdasarkan permasalahan yang ada, kami menarik suatu kesimpulan dalam peluang pengembangan sistem informasi penyedia jasa dengan pembuatan Aplikasi sebagai penghubung antara vendor dan penyewa jasa kendaraan. Adanya aplikasi ini dapat membantu proses sewa menyewa lebih cepat dan jelas tanpa keterbatasan informasi dengan transaksi yang dapat dilakukan baik transfer ataupun cash. Egarage.id ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan penyampaian informasi, serta memudahkan customer untuk memesan secara online tanpa rasa khawatir akan kerugian yang terjadi di pihaknya. Dan menjadi solusi bagi para parental mobil untuk lebih efisien dan mudah dalam melakukan pencarian mobil. Penelitian ini menggunakan metode agile, dimana agile merupakan sebuah iterative incremental framework untuk proyek, produk, dan pengembangan aplikasi. Kata Kunci : Transportasi, egarage.id, Agile Abstract Transportation is a major component in life and life systems, government systems, and social systems. Regional social demographic conditions have an influence on transportation performance in the region. The level of population density will have a significant influence on transportation capacity to serve the needs of the community. In urban areas, the trend is a high increase in population due to birth rates and urbanization. The level of urbanization has implications for the increasingly densely populated population which directly or indirectly reduces the competitiveness of regional transportation. Egarage.id is a business that is engaged in providing vehicle services. Limited information about the type of vehicle, price, and location is a problem for vehicle service tenants. Cases of vehicle fraud make tenants reluctant to trust the provision of car rental services that do not have clarity on the security and legality of the business. Based on the existing problems, we draw a conclusion in the opportunity of developing a service provider information system by making applications as a liaison between vendors and vehicle service tenants. The existence of this application can help the lease process faster and clearer without limited information with transactions that can be done either transfer or cash. Egarage.id is expected to help and improve the delivery of information, and make it easier for customers to order online without worrying about the losses that occur on their part. And being a solution for car parental to be more efficient and easy to do car searches. This research uses the Agile method, where Agile is an iterative incremental framework for projects, products, and application development. Key Word : Transportation, egarage.id, Agile
Desain Geometri Optimal Pada Knalpot Dengan Ruang Ekspansi Ganda Menggunakan Algoritma Genetika Lukman Nugraha; Reza Fauzi Iskandar; M Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKnalpot merupakan perangkat yang biasa digunakan untuk mengurangi tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh mesin bakar. Namun, kinerja dari knalpot memiliki masalah pada ruang kerja yangsangat terbatas. Nilai rugi transmisi yang dihasilkan oleh knalpot sangat bergantung pada ruang kerjayang disediakan. Algoritma genetika merupakan sebuah stochastic global search method yang dapatmemprediksi nilai rugi transmisi terbaik dari sebuah desain knalpot dengan cara mengoptimasi desainknalpot tersebut. Pada penelitian ini, metode transfer matriks digunakan untuk mencari persamaan rugitransmisi yang dihasilkan oleh desain knalpot ruang ekspansi ganda. Perangakat lunak MATLABdigunakan untuk melakukan proses optimasi menggunakan metode algoritma genetika dalam mencaridesain knalpot yang menghasilkan nilai rugi transmisi paling maksimum. Dari hasil simulasi, desain yangdihasilkan setelah melalui proses optimasi mampu memberikan nilai rugi transmisi sebesar 22.24 dB,dimana nilai tersebut adalah nilai paling maksimum yang mampu dihasilkan oleh knalpot dengan ruangekspansi ganda. Kata Kunci: knalpot, transfer matriks, algoritma genetika, rugi transmisi, matlab.Abstract Mufflers are commonly used to reduce the level of noise produced by the combustion engine. However, theperformance of the muffler has a problem in a very limited work space. The transmission loss value producedby the muffler is very dependent on the work space provided. Genetic algorithm is a stochastic global searchmethod that can predict the best transmission loss value from the muffler design by optimizing the mufflerdesign. In this case, the matrix transfer method is used to find the transmission loss equation produced by themuffler design with a double expansion chamber. MATLAB software is used to perform the optimizationprocess using the genetic algorithm method in finding the muffler design that produces the maximumtransmission loss. From the simulation results, the design produced after optimization process is able toprovide a transmission loss value of 22.24 dB, where the value is the maximum value that can be produced bythe double expansion chamber muffer. Keywords: muffler, transfer matrix, genetic algorithm, transmission loss, matlab
Perancangan Dan Implementasi Sistem Komunikasi Pada Smart Trash Bin Fajrin Noor Rachman; Ramdhan Nugraha; Sony Sumaryo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Dalam masalah kebersihan lingkungan ini, banyak sekali ditemukan kasus seperti tempat sampah yang sudah penuh tapi tidak segera di angkut oleh petugas kebersihan, entah diluar alasan kelalaian petugas, apakah petugas kebersihan memiliki jadwal pengangkutan sampah yang sudah tertata rapi, ataupun karena petugas menunggu hingga semua tempat sampah yang ada di setiap wilayah pengangkutan mereka penuh dengan sampah, sehingga dapat menghemat biaya dan tenaga. Namun akibat yang ditimbulkan atas alasan diatas adalah dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang disebabkan sampah yang menumpuk dibiarkan terlalu lama. Tentu masalah ini sangat penting untuk diperhatikan agar terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman. Smart Trash Bin adalah inovasi teknologi tempat sampah yang dapat memberi tau petugas kebersihan jika tempat sampah sudah dipenuhi oleh sampah. Tujuan dari inovasi Smart Trash Bin ini adalah dapat memberikan solusi dari masalah yang ada di atas, yaitu membantu petugas kebersihan dalam menjalankan tugas pengangkutan sampah yang dapat menghemat biaya dan tenaga. Hasil yang didapatkan berdasarkan pengujian yaitu perancangan sistem komunikasi pada Smart Trash Bin berhasil di realisasikan dengan menggunakan modul GSM. Pada parameter delay, modul GSM yang berada di luar ruangan sedikit lebih unggul dengan modul GSM yang berada di dalam ruangan, yaitu sebesar 7.786 detik, sedangakan di dalam ruangan modul GSM mendapat rata2 delay sebesar 7.8577 detik. Pada parameter packet loss, modul GSM selama proses pengiriman data tidak ada paket yang hilang atau memiliki 0% packet loss. Pada parameter throughput modul GSM mempunyai nilai throughput sebesar 1.1569 bps. Kata kunci : Sistem komunikasi Smart Trash Bin, Smart Trash Bin.
Perbaikan Kualitas Pelayanan Listrik Prabayar Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Pt.pln (persero) Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau Widia Zulhafizah; Sari Wulandari; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau adalah BUMN yang mengurus semua aspek kelistrikan, dengan penyaluran listrik yang diberikan melalui layanan listrik pascabayar dan prabayar. Layanan listrik pascabayar memiliki sistem pembayaran yang dapat menyebabkan pelanggan lalai untuk membayar tagihan listrik, sehingga pada akhirnya menunggak, sedangkan layanan prabayar menggunakan sistem yang dapat mencegah pelanggan untuk menunggak. Meskipun memiliki keunggulan dibandingkan litrik pascabayar, masih banyak pelanggan yang enggan untuk migrasi ke layanan listrik prabayar karena munculnya beberapa persepsi negatif pelanggan tentang buruknya kualitas layanan yang diberikan. Padahal jika pelanggan pascabayar berhasil dimigrasikan tentunya akan dapat mencapai target mengurangi angka tunggakan pituang pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi true customer needs atribut kebutuhan pelanggan layanan listrik prabayar berdasarkan voice of customer sehingga didapatkan atribut kebutuhan yang diprioritaskan untuk diperbaiki demi terciptanya layanan listrik prabayar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode Service quality dan Model Kano. Servqual digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan sehingga didapatkan atribut-atribut lemah untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Model Kano digunakan untuk mengetahui pengaruh masing–masing atribut dengan tingkat kepuasan yang diterjemahkan dalam kategori Kano, dengan mengintegrasikan Servqual dan Model Kano didapatkan rekomendasi atribut yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan oleh PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Berdasarkan hasil integrasi Servqual dan Model Kano, didapatkan 22 atribut kebutuhan pelanggan yang mana 11 atribut diantaranya merupakan true customer needs yang perlu diperbaiki. Kata Kunci: Listrik prabayar, Atribut kebutuhan, Servqual, Model Kano, True Customer Needs Abstract PT. PLN (Persero) Wilayah Riau and Kepulauan Riau is BUMN that takes care of all aspects of electricity, with the electricity distribution provided through the service of postpaid and prepaid electricity. Postpaid Power Services have a payment system that can cause customers to neglect to pay electricity bills, resulting in arrears, while prepaid services use a system that can prevent customers from generating arrears. Although prepaid electricity is superior to postpaid, there are still many customers who are reluctant to migrate to prepaid power services due to the emergence of some negative customer perception about the low quality of service provided. While postpaid subscribers are successfully migrated, they will be able to achieve the target of reducing customer arrears. This research aims to identify the needs of customers of prepaid electric service based on voice of the customer so that it brings the attribute priority to be repaired and upgraded. This research using the method of the quality of service and a model canoe. Servqual is to measure the level of customer satisfaction towards the services provided thereby obtained frail attribute-attribute to intensified. The kano model is to know the influence of each attribute with a level of satisfaction that is translated in the category of kano, Servqual model and integrate with canoes obtained recommendations attributes that need to be corrected and improved by PT. PLN WRKR. Based on the results of the integration of the Servqual model and canoes, obtained 22 attribute which needs 11 of them attribute is true customer needs that need to be improved. Keywords: Prepaid electricity, Attribute needs, Servqual, Kano Models, True Customer Need
Studi Pengaruh Waktu Inkubasi Substrat Tomat Busuk Pada Microbial Fuel Cell Terhadap Produksi Energi Listrik Pada Reaktor Dual Chamber Nirwana Prasetia Sipayung; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMicrobial Fuel Cell (MFC) merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai penghasil listrik. Penggunaan MFC dapat membantu pengolahan limbah yang ada dengan penambahan unsur kimia yang dapatmembantu terjadinya proses pembentukan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh substrattomat busuk yang ditambah dengan lumpur sawah untuk menghasilkan listrik. Reaktor yang digunakan dengan sistemdual-chamber. Penelitian yang dilakukan selama 1 minggu dengan pengambilan data per dua jam dimana menghasilkantegangan dan arus yang bervariasi tetapi perbedaannya tidak secara signifikan. Arus rata – rata yang dihasilkan padasetiap substrat yakni hari ke-3,7,dan 11 yakni 0,17 mA; 0,15mA; 0,18 mA dan tegangan rata–rata yang dihasilkan552,05 mV, 456,17 mV, 439,31 mV. Elektron yang dihasilkan oleh bakteri dari substrat pada kompartemen anodaditransfer menuju kompartemen katoda melalui jembatan garam. Tomat busuk digunakan sebagai substrat padakompartemen anoda, akuades pada kompartemenkatoda,serta jembatan garam (NaCl 1M) sebagai media transferproton. Dengan adanya penambahan temabaga (Cu) dan seng (Zn) yang bersifat elektrolit yang mampu menghasilkanenergi listrik yang baik. Kata kunci : microbial Fuel Cell, tomat busuk ,elektroda AbstractMicrocbial Fuel Cell (MFC) is one of the type of renewable energy to produce electricity. The use of MFC can help manage existing waste without chemicals that can help make electricity. This study aims to determine themagnitude of the effect of rotten tomato substrate coupled with rice mud to produce electricity. The reactor used witha dual-chamber system. The study was conducted for 1 week with data collection per two hours which produced varyingvoltages and currents but the differences were not significant. The average flow produced on each substrate is 3.7, and11 days, which are 0.17 mA; 0,15 mA; 0.18 mA and the resulting average voltage is 552,05 mV, 456,17 mV, 439,31mV. The electrons produced by bacteria from the substrate in the anode compartment are transferred to the cathodecompartment via the salt bridge. Rotten tomatoes are used as substrate in the anode compartment, distilled in thecompartment, and salt bridges (1M NaCl) as proton transfer media. With the addition of electrolyte temabaga (Cu) andzinc (Zn) which are capable of producing good electrical energy. Keywords: Microbial Fuel Cells, rotten tomatoes, electrodes
Speech To Text Menggunakan Metode Hidden Markov Model
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Speech to Text (STT) ini menggunakan metode Hidden Markov Models (HMM) Hybird dengan Gaussian Mixture Model (GMM). Tahap awal dari Hidden Markov Models adalah ketika ada suara, maka suara tersebut akan dikenali sebagai Speech Signal. Kemudian menggunakan Feature extraction yaitu Mel-frequency cepstral coefficients (MFCC) signal tersebut disimpan ke dalam frame-frame dan dicari nilai koefisien cepstralnya. Selanjutnya tiap vector di kuantisasi yang menghasilkan output simbol observasi (codebook). Setiap kata yang tidak dikenal maka akan dimodelkan dengan HMM/GMM sehingga mendapatkan model kata. Untuk proses pengenalan kata maka akan dihitung probabilitas kemiripan pola dari tiap model HMM/GMM yang dimiliki dengan hasil dari observasi. Hasil probabilitas paling maksimum kemudian ditetapkan sebagai kata yang di kenali. Pengujian ini dilakukan dengan mengubah nilai feature MFCC dan nilai mixture GMM. Performansi sistem diukur berdasarkan akurasi yang didapat dari parameter WER(Word Error Rate). Setelah dilakukan pengujian terhadap sistem dengan beberapa skenario, diperoleh akurasi terbaik 100% dalam mengenali 10 kata. Akurasi ini deperoleh dari hasil pengujian dengan MFCC 13 Feature dan GMM 6 mixture. Kata kunci : Speech to Text, Hidden Markov Model, Mel-frequency cepstral coefficient, Gaussian Mixture Model
Sistem Pemandu Latihan Individual Adaptif Menggunakan Tautan Anotasi (link Annotation) Dan Pemandu Langsung (direct Guidance) Julia Julia; Dade Nurjanah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam pembelajaran sudah tidak asing lagi istilah latihan bagi siswa. Latihan tersebut ditujukan untukmeningkatkan pengetahuan siswa setelah diberi materi dalam kelas. Pada saat ini, latihan bagi para siswasebagian besar masih dilakukan dengan metode konvensional, yaitu dengan menyamaratakan setiap soalbagi siswa. Hal ini dianggap tidak terlalu efektif karena sebenarnya setiap siswa memiliki tingkatpengetahuan yang berbeda sehingga penyamarataan pemberian latihan dianggap kurang efisien.Sebelumnya terdapat teknologi dimana semua soal ditampung dalam suatu sistem dan siswa bebas untukmemilih soal mana yang akan dikerjakan. Namun hal ini juga masih mempunyai kekurangan yaitu darisekian banyak soal yang ada, sistem tidak dapat memberi rekomendasi pada siswa mengenai soal manayang sebaiknya dikerjakan terlebih dahulu.Pada tugas akhir ini telah dibangun sebuah sistem latihan adaptif dengan tujuan membantu siswa dalamberlatih lebih baik dari latihan konvensional dengan nama Learning Crane. Dengan adaptasi ini, sistemdapat memberi rekomendasi pada siswa mengenai soal mana yang sebaiknya dikerjakan terlebih dahuluberdasarkan tingkat pengetahuan siswa saat ini. Sistem ini mempunyai domain model yang berkaitandengan topik dan sistem navigasi adaptasi tautan anotasi dan langsung. Pengujian atas sistem dilakukanuntuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pengetahuan atau tidak. Pengujian melibatkan respondenmahasiswa dan kalangan umum. Dari pengujian, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan respondendengan rata-rata sebesar 6. Selain itu, dari hasil kuesioner yang diberikan, didapatkan kesimpulan bahwasistem Learning Crane dengan teknologi adaptasinya membantu siswa lebih baik daripada metodekonvensional.Kata kunci : Learning Crane, adaptasi langsung, adaptasi anotasiAbstractThe term student’s exercise is not rare to be found in our education system. The exercise has aim to increasethe knowledge of the students after they got the material needed from class. Today, most of student’sexercise is still done by conventional method, that is by giving same questions to each student. The methodis not really effective since each student has different knowledge level thus giving same questions to eachstudent is considered as inefficient. There was a technology where all of exercise’s questions are collectedand put in a system and students are free to choose which question they want to answer. But the system stillhas weakness that is among all of those questions, system can’t give recommendation to student about whichquestion needed to be answered first. In this final project, an adaptive system had been build which has goalto help student exercising better than conventional method called Learning Crane. With the adaptationfeature, system can give recommendation to students about which questions needed to be done first base onstudent’s current knowledge level. This system is build using topic-based domain model with link annotationand direct guidance as the adaptive system. A test was held to determine whether the system affect theknowledge level of respondence which consist of students and general public. Based on the test result, theaverage of knowledge score raise is 6. Meanwhile based on questionnaire given, Learning Crane with itsadaptive technology is better than conventional method is drawn as conclusion.Keywords: Learning Crane, link annotation adaptive system, direct guidance adaptive system

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue