cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Arsitektur Enterprise Menggunakan Framework Togaf Pada Pt Pindad Enjiniring Indonesia Divisi Manufaktur Farhan Putra Riantono; Asti Amalia; Berlian Maulidya Izzati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Di zaman yang sudah serba modern ini, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan Teknologi Informasi (TI) telah berkembang dengan sangat pesat. TI dinilai sangat membantu kegiatan manusia sehari-hari. Salah satu entitas yang sangat terbantu akan keberadaan TI adalah Perusahaan. Perusahaan bisa memanfaatkan TI untuk kepentingan bisnis perusahaan. Salah satu bentuk pemanfaatan TI yang bisa diterapkan diperusahaan adalah Enterprise Architecture ( EA) atau Arsitektur Enterprise. EA merupakan suatu metode dalam merancang, mempersiapkan dan memodelkan struktur bisnis dan infrastruktur teknologi informasi. EA berguna bagi perusahaan karena didalam EA terdapat berbagai tools dan metode yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas bisnis dari suatu perusahaan. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.8, No.2 April 2021 | Page 2835PT Pindad Enjiniring Indonesia (PEI) merupakan anak perusahaan dari PT. Pindad (Persero). Keberadaan PT. PEI adalah untuk menunjang pasokan bahan baku untuk proses produksi di PT. Pindad. PT. PEI merupakan perusahaan yang berorientasi pada pelanggan, oleh karena itu, PT. PEI diharuskan memiliki suatu Sistem Informasi yang dapat memproduksi produk yang menjamin kepuasan pelanggan. PT. PEI juga memiiki berbagai Divisi. Salah satu Divisi tersebut adalah Divisi Manufaktur. Divisi Manufaktur memiliki berbagai proses bisnis. Akan tetapi proses bisnis yang terjadi pada Divisi Manufaktur masih belum berjalan sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Salah satu bentuk penerapan Sistem Informasi yang dapat mendukung salah Divisi Manufaktur PT. PEI itu adalah dengan merancang Arsitektur Enterprise (EA).EA memiliki berbagai jenis framework. Salah satu jenis framework adalah TOGAF. TOGAF merupakan framework EA yang paling sesuai dengan kebutuhan Divisi Manufaktur PT. PEI Kata Kunci : Teknologi, Arsitektur Enterprise, TOGAF ABSTRACT In this modern era, it cannot be denied that the development of Information Technology (IT) has developed very rapidly. IT is considered very helpful for daily human activities. One entity that is greatly helped by the existence of IT is the Company. Company can use IT for the company's business interests. One form of IT utilization that can be applied in the company is Enterprise Architecture (EA). EA is a method in designing, preparing and modeling business structures and information technology infrastructure. EA is useful for companies because in EA there are various tools and methods that can be useful to improve the efficiency and effectiveness of a company's business. PT Pindad Enjiniring Indonesia (PEI) is a subsidiary of PT. Pindad (Persero). The existence of PT. PEI is to support the supply of raw materials for the production process at PT. Pindad. PT. PEI is a customeroriented company, therefore, PT. PEI is required to have an Information System that can produce products that guarantee customer satisfaction. PT. PEI also has various divisions. One such division is the Manufacturing Division. The Manufacturing Division has various business processes. However, the business processes that occur in the Manufacturing Division are still not running according to the company's vision and mission. One form of application of Information Systems that can support the Manufacturing Division of PT. PEI is to design an Enterprise Architecture (EA). EA has various types of frameworks. One type of framework is TOGAF. TOGAF is an EA framework that best suits the needs of the Manufacturing Division of PT. PEI Keywords : Technology, Enterprise Architecture, TOGAF
Simulasi Pengalokasian Sumber Daya Pada Komunikasi Menggunakan Algoritma Heuristik Pada Skema Underlay D2D Communication Claudia Sofiana Tamba; Arfianto Fahmi; Vinsensius Sigit Widhi Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna seluler secara signifikan menimbulkan peningkatan kepadatan trafik komunikasi dalam jaringan seluler, sehingga diperlukan adanya penambahan kapasitas jaringan. Komunikasi D2D merupakan fitur yang mampu melayani komunikasi peer to peer sehingga pasangan D2D dapat berkomunikasi secara langsung tanpa harus melewati Base Transceiver Station (BTS) dengan cara menggunakan kembali sumber daya dari celuller user. Komunikasi D2D menyebabkan interferensi penerapan komunikasi D2D dapat menimbulkan interferensi terhadap komunikasi telepon seluler konvensional. Sehingga untuk mengurangi interferensi yang terjadi saat pengalokasian sumber daya diperlukan resource allocation secara tepat. Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan simulasi alokasi sumber daya menggunakan algoritma heuristic dan algoritma greedy, algoritma minimum interference dengan algoritma random allocation sebagai pembandingnya. Algoritma diujikan pada dua skenario yaitu variasi jumlah pasangan D2D dan variasi jarak radius sel. Kemudian nilai sumrate, efisiensi spektral, efisiensi energi dan fairness yang didapat dari hasil simulasi dibandingkan untuk menentukan algoritma yang paling optimal. Algoritma greedy memiliki nilai sumrate, efisiensi spektral, efisiensi energi yang lebih unggul dan performansi algoritma heuristic tidak jauh berbeda dengan algoritma greedy Sementara Algoritma heuristic memberikan solusi untuk membagi resource secara adil kepada pasangan D2D dibuktikan dengan nilai fairness yang lebih baik daripada algoritma yang lainnya dan lebih cocok digunakan ketika terjadi tingkat complexity tinggi.Kata Kunci : resource allocation, device to device, heuristic, greedy, minimum interference, random allocation
Studi Eksperimental Dan Analisis Tegangan Koil Receiver Pada Bahan Ferromagnetik Dan Non-ferromagnetik Dengan Sistem Induksi Magnet Fadhlurrahman Syauqi; Dudi Darmawan; Indra Wahyudhin Fathona
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan pengujian induksi medan magnet dengan menggunakan 8 koil dan objek ditengah, dimana terdapat 1 koil sebagai transmitter dan ke-7 koil lainnya sebagai koil receiver. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidak adanya objek, mendeteksi jenis bahan objek, dan mendeteksi bentuk objek berdasarkan nilai tegangan pada koil receiver (koil penerima). Nilai tegangan yang dihasilkan karena adanya induksi dari koil transmitter yang menimbulkan medan magnet yang berubah-ubah sehingga terjadi gaya gerak listrik (ggl) induksi pada koil receiver. Pengujian ini menggunakan koil dengan diameter kawat 0.8 mm, jumlah lilitan sebanyak 50 dan panjang lilitan sebesar 48 mm. Dengan tegangan induksi sebesar 15 Vpp dan frekuensi kerja sebesar 2 MHz serta jarak antar koil sebesar 10 cm. Pada pengujian ini, bahwa nilai tegangan receiver dapat mendeteksi ditengah rangkaian terdapat objek atau tidak. Jika konfigurasi 8 koil tidak diletakkan objek, menghasilkan nilai tegangan < 1.1 V. Sedangkan, jika diberikan objek menghasilkan nilai tegangan sebesar ±1.3 V. Selain itu, dapat mendeteksi bahan objek dengan melihat perbedaan nilai tegangan receiver. Pada bahan non-ferromagnetik menghasilkan nilai tegangan sekunder yang lebih besar (±1.5V). Perbedaan nilai tegangan pada material besi dan aluminium pada percobaan tidak terlalu besar yaitu ±0.001-0.01. Namun, pada penelitian ini tidak dapat mendeteksi bentuk dari objek yang diuji, dikarenakan pengujian ini tidak sampai tahap tomografi. Akan tetapi, dari hasil tegangan pada koil receiver yang diuji akan digunakan sebagai dasar untuk ke tahap tomografi. Kata Kunci: Koil, Induksi Magnet, Nilai Tegangan Koil Receiver Abstract Induction of magnetic field testing has been carried out using 8 coils and objects in the middle, where there is 1 coil as a transmitter and the other 7 coil as receiver coil. This research aims to detect the presence or absence of an object, detect the material type of the object, and detect the shape of the object based on the value of the voltage on the receiving coil (receiver coil). The value of the voltage generated due to the induction of the transmitter coil which causes a magnetic field that changes so that the induced electromotive force (emf) on the reciver coil. This test uses a coil with a wire diameter of 0.8 mm, a total of 50 turns and a length of turns of 48 mm. With an induction voltage of 15 Vpp and a working frequency of 2 MHz and a distance between coils of 10 cm. In this test, that the receiver's voltage value can detect whether or not there is an object in the middle of the range, if an 8 coil configuration is no object (air) between the coil, the receiver's voltage value is < 1.1 V whereas if there are objects between the coils the receiver's voltage value ± 1.3V. In addition, it can detect material objects by looking at the difference in receiver voltage values. Non-Ferromagnetic materials produce higher receiver voltage values (± 1.5V). The difference in stress values between iron and aluminum material in the experiment is not too large, that is ± 0.001-0.01. However, in this test can’t detect the shape of the object, because this test does not reach the tomography. The result of receiver voltage will be used as a basic for tomography steps. Keywords: Coil, Magnetic Induction, Coil Receiver Voltage Value.
Pengembangan Non Playable Character (npc) Pada Game Pembasmi Hama Di Rumah Raka Putra Gustian; Purba Daru Kusuma; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat wabah Covid-19 ini, banyak orang melakukan aktivitas hingga menghabiskan waktu di rumah, terutama untuk anak dibawah umur. Sebagian orang menghilangkan rasa bosan dengan cara bermain game. Game merupakan salah satu sarana hiburan yang dijadikan sebagai sarana informasi serta edukasi, terutama untuk anak dibawah umur yang memiliki rasa ingin tahu yang besar. Sebagian besar anak dibawah umur memainkan game dengan genre edukasi, agar dapat banyak belajar tentang hal yang ada di sekitarnya seperti, keamanan serta kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi anak dibawah umur agar membiasakan hidup bersih dan terbebas dari kuman penyakit. Berdasarkan hasil survey dari 30 responden, bahwa game ini cukup layak untuk di mainkan karena, 100% responden mengatakan bahwa game ini cukup menarik untuk di mainkan, 90% responden mengatakan bahwa, game ini tidak terlalu sulit untuk dimainkan, serta 80% responden mengatakan bahwa grafis yang sudah cukup memadai. Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat membantu anak dibawah umur/user lainnya, agar dapat membiasakan hidup sehat dan terbebas dari kuman penyakit, dengan cara bermain game Pembasmi Hama Di Rumah Kata Kunci : Game, Game Edukasi, Edukasi, Kebersihan, Anak di bawah umur. Abstract During this Covid-19 outbreak, many people are doing activities to spend time at home, especially for minors. Some people get rid of boredom by playing games. Game is a means of entertainment that is used as a means of information and education, especially for minors who have great curiosity. Most of the minors play games with educational genre, so they can learn a lot about things around them, such as safety and hygiene. This study aims to educate minors to get used to living clean and free from germs. Based on the results of a survey of 30 respondents, that this game is quite feasible to play because 100% of respondents said this game is quite interesting to play, 90% of respondents said this game is not too difficult to play, and 80% of respondents stated that the graphics are quite adequate. It can be concluded that this research can help minors/other users get used to living healthy and free from germs, by playing Pest Control games at home. Keywords: Game, Educational Game, Education, Cleanliness, Minor
Perancangan Usulan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Pabrik Di Cv Artana Engineering Dengan Menggunakan Algoritma Simulated Annealing Heuristik Gusti Ayu Dwitya Sari; Dida Diah Damayanti; Murni Dwi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Artana Engineering merupakan perusahaan bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi tangki. Perusahan mengalami permasalahan dalam pemenuhan permintaan produk. Pada tata letak eksisting perusahaan, terdapat adanya aliran material yang bolak-balik sehingga menyebabkan total jarak perpindahan menjadi lebih besar hingga menghabiskan biaya perpindahan Rp 489,727 perharinya, selain itu jarak antar fasilitas saling berjauhan rata-rata lebih dari 10meter sehingga beberapa stasiun kerja tidak dapat dijangkau oleh material handling dikarenakan keterbatasan standar penggunaan bahan bakar. Hal ini menyebabkan proses perpindahan material menghabiskan banyak waktu sehingga menyebabkan keterlambatan produksi. Perusahaan harus merancang ulang tata letak dengan memperpendek jarak perpindahan dan penempatan fasilitas bedasarkan urutan aliran proses untuk menghilangkan aliran material yang bolak-balik. Metode algoritma yang digunakan adalah Simulated Annealing Heuristik dikarenakan algoritma ini sesuai dengan keadaan pabrik dimana ukuran setiap fasilitas berbeda-beda. Terdapat dua alternatif usulan dikarenakan perusahaan memiliki luas area terbatas. Tata letak usulan dengan luas area sesuai jumlah mesin yang dibutuhkan dapat mengurangi total perpindahan sebesar 69% dan biaya perpindahan sebesar 6% dari tata letak eksisting. Pada Tata letak usulan dengan luas area yang tersedia dapat mengurangi total perpindahan sebesar 81% dan biaya perpindahan sebesar 8% dari tata letak eksisting Kata Kunci : Perancangan Ulang Tata Letak, Simulated Annealing Heuristik
Pengaruh Pola Tiup Udara Terhadap Kinerja Kompor Gasifikasi Tipe Downdraft Dan Updraft Alsya Pratiwi; Suwandi Suwandi; Amaliyah Roshari Indah Utami
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar merupakan solusi yang tepat untuk penanganan sumber energi fosil yang semakin menipis. Pada penelitian ini menggunakan kompor gasifikasi biomassa tipe downdraft dan updraft dengan bahan bakar (wood pellet) dan menggunakan metode Standar Nasional Indonesia (SNI 7926:2013) Tungku Biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kompor gasifikasi dari dua variasi pola tiup udara yaitu cyclone dan direct. Pada penelitian ini menggunakan gasifier dengan ketinggian 20 cm serta memiliki lubang sebanyak 40 buah. Setiap pengujian dilakukan dengan empat variasi kecepatan (m/s), yaitu 4,5; 5; 5,4 dan 5,7 dan tiga variasi jumlah bahan bakar (gr), yaitu 400, 600 dan 800. Menurut Metode SNI, nilai efisiensi termal minimum adalah 20% dan nilai FCR maksimum adalah 1kg/jam. Hasil dari pengujian kompor gasifikasi tipe updraft dengan pola tiup udara cyclone meiliki kinerja yang lebih baik. Kompor gasifikasi tipe tersebut memiliki nilai efisiensi termal tertinggi yaitu 13,52%, FCR sebesar 1,64 kg/jam, persentase char yaitu 1,88%, waktu untuk mendidihkan air tercepat yaitu 562 detik (9,3 menit), laju kalor tertinggi yaitu 964,402 kkal/jam, suhu api maksimum yaitu 824,56℃, serta persentse warna api biru sebesar 30,38% dan warna api merah sebesar 40,32% pada kecepatan udara 5,4 m/s dan bahan bakar 800 gr. Kata kunci : kompor gasifikasi; pola tiup udara; biomassa; downdraft; updraft; cyclone; direct; wood pellet. Abstract Utilization of biomass as a fuel is the right solution for handling the depleting fossil energy sources. In this study using type biomass gasification stoves downdraft and updraft with fuel (wood pellet) and using the Indonesian National Standard method (SNI 7926: 2013) Biomass Furnace. This study aims to determine the performance of the gasification stove from two variations of air blowing patterns, namely cyclone and direct. In this study, using a gasifier with a height of 20 cm and 40 holes. Each test was carried out with four variations of velocity (m/s), namely 4.5; 5; 5,4 and 5,7 and three variations of the amount of fuel (gr), namely 400, 600 and 800. According to the SNI Method, the minimum thermal efficiency value is 20 % and the maximum FCR value is 1 kg/hour. The results of testing type gasification stove updraft with air blow pattern cyclone have better performance. Thistype of gasification stove has the highest thermal efficiency value, namely 13.52 %, FCR of 1.64 kg/hour, percentage of char is 1.88 %, the fastest time to boil water is 562 seconds (9.3 minutes), the highest heat rate is 964.402 kcal/hour, the maximum fire temperature is 824.56 ℃, and the percentage of blue flame color is 30,38 % and red flame color is 40,32 % at air velocity of 5.4 m/s and 800 gr of fuel. Key words : gasification stove; air blow pattern; biomass; downdraft; updraft; cyclone; direct; wood pellet
Analisis Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Metode Octave Allegro Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Jawa Barat Greenhard Sitorus; Rokhman Fauzi; Ryan Adhitya Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penerapan tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan dan tututan bagi setiap instansi peyelenggara pelayanan publik, mengingat peran TIK yang semakin penting bagi upaya peningkatan kualitas sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintah yang baik. Dalam penyelenggaraan tata kelola TIK, faktor keamanan informasi merupakan aspek yang sangat penting untuk diperhatikan mengingat kinerja tata kelola TIK akan terganggu jika informasi sebagai salah satu objek utama tata kelola TIK mengalami masalah keamanan informasi yang menyangkut kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan. Teknologi informasi juga kini telah menjadi hal yang sangat penting karena sudah banyak instansi pemerintah yang menggunakan teknologi informasi sebagai alat yang mendukung dalam menjaga dan meningkatkan kualitas informasinya. Seperti halnya teknologi informasi yang dirangkai menjadi suatu kesatuan sistem informasi yang dapat menjadi penunjang utama dalam proses pengelolaan data untuk menghasilkan informasi yang dapat dicerna serta dipahami dengan baik dan jelas. Dalam menerapkan tata kelola teknologi informasi terkadang muncul berbagai risiko serta ancaman yang tak terduga yang dapat mengganggu keberlangsungan sistem informasi sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi instansi pemerintah tersebut. Maka dari itu diperlukan adanya suatu penilaian risiko yang dapat membuat manajemen keamanan informasi pada instansi pemerintah tersebut menjadi lebih efektif, efisien dan berkesinambungan. Serta penilaian risiko tersebut dapat menjadi pendoman untuk menerapkan kebijakan yang belum dijalankan dengan semestinya, dan menjadi pembanding terhadap terhadap kebijakan yang sudah diterapkan. Untuk dalam penelitian ini dilakukan penilaian risiko terhadap kerentanan informasi. Kata Kunci— Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sistem Informasi, Tata Kelola Teknologi Informasi, Penilaian Risiko, OCTAVE, OCTAVE Allegro
Integrasi Website Pemasaran Multi-Channel Untuk Industri Pakaian (Studi Kasus: Signature Store) Mubaroq, Muhammad Raihan; Ahmad, Umar Ali; Dirgantoro, Burhanuddin
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Saat ini, konsumen lebih memilih untuk menggunakan Internet dan Teknologi untuk memudahkan pengalaman berbelanja mereka. E-Commerce adalah salah satu penyedia layanan jual beli dengan memanfaatkan teknologi untuk manajemen produk, pemasaran daring, pemrosesan transaksi daring, pertukaran data elektronik, dan lain-lain. Selain E-Commerce, media sosial juga menjadi alat pemasaran yang efektif, dan memberikan banyak peluang bagi penjual untuk menciptakan brand awareness dan brand image di kalangan konsumen. Penelitian ini akan dilakukan dengan mengintegrasikan E-Commerce Signature Store dengan beberapa platform media sosial melalui API yang sudah disediakan. Dengan permasalahan diatas, penelitian ini bertujuan memberikan solusi dengan menggunakan aplikasi manajemen produk yang telah terintegrasi dengan E-Commerce dan media sosial sehingga dapat terhubung dengan baik. Kata kunci : E-Commerce, media sosial, website, REST API, industri pakaian.
Website Monitoring Tanaman Padi Dengan Metode Hidroponik Berbasis Iot Millendra Shandy Pratama; Nyoman Bogi Aditya Karna; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Hidroponik adalah salah satu metode bercocok tanam dengan menggunakan air sebagai media tanam. Fungsi tanah yang awalnya digunakan sebagai media tanam bisa diganti dengan alternatif lain dengan menggunakan metode hidroponik. Tanaman hidroponik membutuhkan perawatan yang lebih daripada tanaman yang ditanam dengan metode biasa. Karena itu, tanaman yang ditanam dengan metode ini membutuhkan pengontrolan yang baik dalah hal nutrisi, kualitas air, intensitas cahaya dan suhu udara agar memperoleh hasil yang berkualitas. Kesulitan pengontrolan ini menjadi latar belakang utama dari perancangan website monitoring dengan menggunakan Internet of Things. Internet of Things adalah suatu konsep masa depan dimana sebuah objek dapat mengirimkan data dengan internet sebagai medianya tanpa harus terhubung dengan manusia. IoT sendiri memiliki ekosistem yang terdiri dari objek pintar, perangkat cerdas, dan smartphone. IoT berfungsi memudahkan segala pekerjaan yang dilakukan manusia, salah satunya adalah memantau atau mengontrol sesuatu hanya dengan smartphone atau gadget. Website ini menggunakan Firebase sebagai database untuk menyimpan data yang diterima dari sensor yang terhubung dengan mikrokontroler utama. Data yang diterima oleh Firebase sebagai database akan dikirimkan ke API (Application Programming Interface) untuk diolah sehingga bisa dilihat langsung didalam website. Data yang diterima antara lain adalah kualitas air, nutrisi, suhu, dan kelembaban udara. Kata kunci— Database, Website, Internet of Things, Padi
Implementasi Dan Analisis Deteksi Malware Pada Android Menggunakan Decision Tree Dan Naïve Bayes Argo Surya Adi Dewantoro; Aji Gautama Putrada; Vera Suryani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kendaraan pribadi sudah menjadi kebutuhan utama pada masyarakat. Dan perkembangan zaman menjadikan manusia untuk tetap mengembangkan teknologi dan terus berinovasi. Sebagian besar penduduk di Indonesia memiliki kendaraan bermotor yang digunakan untuk bepergian. Oleh karena itu dalam laporan tugas akhir ini dirancang sebuah perangkat keras yang digunakan untuk memindah gigi secara cepat tanpa hambatan saat kendaraan melaju dan dapat mengurangi reduksi dari kecepatan kendaraan bermotor tersebut sehingga dapat melaju tanpa hambatan dari kopling. Waktu perjalanan dari suatu ruas jalan merupakan salah satu acuan yang dapat di gunakan dalam merencanakan suatu perjalanan. Pada umumnya alat ini difungsikan pada motor balap untuk memaksimalkan kapasitas mesin agar pada saat kendaraan tersebut di pacu bisa membuat lap time lebih singkat waktunya karena smart shifter ini dirancang untuk melakukan perpindahan gigi secara cepat. Tetapi seiring perkembangan zaman sensor smart shifter ini bisa di terapkan pada semua motor dengan menggunakan kopling manual mulai dari 150cc-1000cc. Perkembangan pada bidang teknologi transportasi ini sejalan dengan pertumbuhan sector kota, sektor industri, pariwisata, dan lain-lain. Namun perkembangan tersebut tidak diimbangi dengan kemajuan peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung yaitu sarana transportasi. Arus penjualan kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor yang semakin meningkat setiap tahunnya yang membuat kebutuhan teknologi juga semakin meningkat. Perancangan alat ini dapat meringankan pengguna motor yang menggunakan kopling manual dengan mengurangi reduksi pada perpindahan transmisi kendaraan bermotor mereka sehingga dapat memaksimalkan kapasitas mesin dan tenaga motor yang di alirkan melalui roda belakang dengan kecepatan 99km/jam dibandingkan tanpa menggunakan smart shifter sebesar 95,9km/jam. Kata kunci: Transmisi, Kopling, Kecepatan Abstract Private vehicles have become a major need in society. And the development of the times makes humans to continue to develop technology and continue to innovate. Most of the population in Indonesia owns a motorized vehicle that is used to travel. Therefore, in this final report, a hardware device is designed that is used to shift gears quickly without obstacles when the vehicle is moving and can reduce the reduction of the speed of the motorized vehicle so that it can go without obstacles from the clutch. The travel time of a road segment is one of the references that can be used in planning a trip. In general, this tool is used on racing motorbikes to maximize engine capacity so that when the vehicle is on the runway it can make the lap time shorter because the smart shifter is designed to shift gears quickly. But along with the times, thissensor smart shifter can be applied to all motorbikes using a manual clutch starting from 150cc1000cc. Developments in the field of transportation technology are in line with the growth of the city sector, industrial sector, tourism, and others. However, this development has not been matched by progress in improving supporting facilities and infrastructure, namely transportation facilities. The flow of sales of motor vehicles, especially motorcycles, is increasing every year which makes the need for technology also increases. The design of this tool can relieve motorcycle users who use manual clutches by reducing the reduction in the transmission shift of their motorized vehicles so that they can maximize engine capacity and motor power that flows through the rear wheels at a speed of 99km/hour compared to without using a smart shifter of 95.9km/hour. Keywords: Transmission, Clutch, Speed

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue