cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Pengembangan Aplikasi E-commerce Berbasis Website Menggunakan Content Management System (cms) Wordpress Pada Startup Hardcraft.id Andi Agus Salim; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EKRAF merupakan salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi kekuatan baru ekonomi nasional di masa mendatang, karena EKRAF sendiri menjadi salah satu faktor meningkatnya groos domestic product (GDP). EKRAF di Indonesia sendiri didominasi oleh 3 subsektor industri besar yaitu industri kuliner, industri fashion serta industri kerajinan. Ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam proses perkembangan SDM, salah satunya adalah teknologi dan internet. Efektifitas dan persaingan global harus dihadapi dengan sebuah sistem jaringan kerja yang tepat dan efisien. Sementara itu kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang kerajinan masih rendah. Hal ini menyebabkan para pengrajin tersebut tidak mampu bersaing dengan pasar yang lebih baik. Penelitan ini bertujuan menyelesaikan masalah EKRAF Indonesia khususnya pada subsektor kriya. Salah satu masalah subsektor kriya di Indonesia adalah kesulitan pada penetrasi pasar modern yang dikarenakan minimnya pengetahuan pemasaran dan belum menerapkan teknologi informasi. HARDCRAFT sebagai jembatan atau penghubung para pelaku usaha EKRAF Indonesia dimanapun dan kapanpun. Website e-commerce HARDCRAFT diharapkan dapat membantu pengrajin lokal di desa yang berpotensi untuk dapat menjual hasil karyanya ke para peminat EKRAF seluruh Indonesia bersama startup HARDCRAFT. Kata kunci : EKRAF, website, e-commerce, pengrajin, desa, Hardcraft
Prediksi Indeks Harga Saham Menggunakan Kombinasi Algoritma Particle Swarm Optimization (pso) Dan Time Variant Fuzzy Time Series Nathan Sukmawan; Rian Febrian Umbara; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Stock price index is an indicator that serves to determine the fluctuations (condition) of the stock price whether goes up or down. Prediction is done to estimate fluctuations of stock price index. One of the prediction algorithm are Time Variant Fuzzy Time Series (TVFTS). TVFTS has been developed and combined with the Particle Swarm Optimization (PSO) algorithm. In this study, a combination of TVFTS and PSO algorithm will be applied to predict LQ45 and IHSG index. The prediction results are compared with the prediction result of then we compare the result with Time Variant Fuzzy Time Series Algorithm without PSO. Results of several trials in this study suggest that the stock price index prediction using combination of PSO and the TVFTS algorithms has Mean Absoute Deviation of 3.73492 and Mean Absolute Percentage Error of 1,461%. While TVFTS without PSO has Mean Absoute Deviation of 3.90169 and Mean Absolute Percentage Error of 1,557%. From the experimental results it can be concluded that the combination of TVFTS with PSO algorithms has better results than TVFTS algorithm without PSO. Key Word: Fuzzy Time Series, Particle Swarm Optimization, Prediction, Stock Index Price.
Inspection Scenario For E-ktp Reader Final Assembly Based On Efficient Cost Associate In The Production Division In Pt. Abc Nabilatushalihah Rahandari Heruputri; Wiyono Sutari; Marina Yustiana Lubis
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. ABC produces one of their electronic equipment, known as E-KTP Reader. In the production of E- KTP Reader, there are so many defect products which found at final assembly process. The main defect that usually occurs in the product are touchscreen display cracks, casing broken caused by bolt pierced, and mounting’s bolts holes broken. Based on the information of the company in Operation Process Chart, there is only one inspection that implemented in whole process, which is at the end of the stage. According to the observation of taking 100 samples, PT. ABC produce 44 defect products and 56 passed products. A new scheme of inspection stage scenario is needed to help the company to reduce their defect products. It is necessary for the analysis of the assembly process of these products in order to design a most efficient modified inspections scenario to improve the existing scenario, which is intended to minimize the defects. There are four stages in final assembly process of E-KTP Reader. The scenarios are made from three combinations. By calculating and comparison the expectation cost which is consist of cost of useless inspection and cost of rework for saving, the most efficient inspection combination can be chosen. After being compared, then PT. ABC will have a new inspection scenario stage and new Operation Process Chart to be implemented for their next project. Based on the comparison of inspection cost for each scenario, the most efficient one is combination 2, which spends cost of useless Rp 21.000,- and cost of rework for saving Rp 13.350,-. So, PT. ABC only needs to spend Rp 34.350,- as the total inspection cost for defect products. Although PT. ABC has already have solution, does not mean they forget about some prevention method to support the inspection activity. There are several prevention solved method to avoid the occurrence of defect type on their product during final assembly process, which is related to increase the ability of work and also the operator’s skill. Keyword: Assembly process, locating inspection, inspection cost, E-KTP Reader
Pengaruh Pemasangan Absorber Di Langit-langit Terhadap Performansi Akustik Di Ruang Rapat P213gedung P Universitas Telkom Fatma Junita; Suwandi Suwandi; Muhammad Saladin Prawirasa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyampaian secara lisan membutuhkan penekanan dan kejelasan pengucapan kata. Ruang rapat merupakan tempat yang berfungsi untuk menyampaikan informasi melalui percakapan atau disebut dengan room for speech. Kinerja akustik pada suatu ruang ditentukan oleh medan suara yang dihasilkan oleh ruangan tersebut. Pembentukan medan suara dipengaruhi oleh bentuk geometri, dimensi ruang, material penyusun ruangan serta noise. Sebagai evaluasi, maka ruang rapat harus memiliki kinerja akustik yang baik dan dinilai melalui parameter Listening Level (LL), Reverberation Time (RT), RASTI (Rapid Speech Transmission Index), dan ambient noise dengan nilai yang direkomendasikan. Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui pengaruh treatment akustik berupa pemasangan absorber di langit-langit terhadap pembentukan medan suara dan kinerja parameter akustik. Ada beberapa modifikasi yang dilakukan yaitu koefisien absorpsi, posisi, luas permukaan dan ketinggian dari absorber yang dikombinasikan satu sama lain. Dari hasil simulasi, pemasangan absorber pada langit-langit dengan nilai koefisien absorpsi rata-rata 0,13-0,15 belum mampu memperoleh nilai parameter akustik ruang P213 sesuai nilai rekomendasi untuk room for speech. Kata kunci : medan suara, RT, LL, RASTI, absorber, langit-langit
Pengembangan Motif Karang Jenis Acropora Subglabra pada Aplikasi Batik Berbasis Web Agita Fajar Prabowo; Purba Daru Kusuma; Anton Siswo Raharjo Ansori
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Batik merupakan salah satu budaya dari Indonesia yang harus dilestarikan agar tidak diambil alih oleh negara lain. Salah satu cara untuk mempertahankan batik tersebut adalah dengan mengembangkan beberapa motif untuk batik itu sendiri. Ada banyak pola yang bisa diterapkan sebagai motif batik, karena Indonesia memiliki beranekaragaman budaya. Ada berbagai macam jenis karang di Indonesia dan setiap karang memiliki bentuk dan warna khas masing-masing. Dengan uniknya bentuk dan warna karang tersebut maka tidak dapat dipungkiri bahwa karang merupakan hal yang dapat menjadi salah satu motif batik saat ini. Jenis karang yang akan difokuskan untuk menjadi sebuah motif batik baru pada tugas akhir ini adalah jenis Acropora Subglabra. Pada tugas akhir ini dibuat sebuah aplikasi pengembangan motif batik berbasis web. dengan menggunakan metode l-system pada pembuatan aplikasi ini, maka mempermudah pembuatan beberapa motif batik baru. Tujuan dari tugas akhir ini adalah mengembangkan modul pembangkitan motif karang acropora subglabra pada aplikasi motif batik berbasis web. Hasil dari pembuatan tugas akhir ini adalah telah tercipta sebuah desain batik dengan karang acropora subglabra sebagai motif utama. Beberapa pengujian telah dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa tugas akhir ini telah selesai seperti yang penulis harapkan. Dengan selesainya desain ini, maka telah tercipta sebuah desain batik yang memiliki bentuk karang sebagai motifnya Kata Kunci : L-system, Web-Based, Batik, Coral, WEB Application, Acropora Subglabra ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 1055 Batik is one of the cultures of Indonesia that must be preserved so as not taken over by other countries. One way to keep the batik is to develop some motifs for the batik itself. There are many patterns that can be applied as batik motifs, because Indonesia has a diversity of cultures. There are various types of corals in Indonesia and each coral has its own distinctive shape and color. With the unique shape and color of the coral it can’t be rejected that the coral is a thing that can be one of the motives of batik currently In this final project is made an application development of web-based batik motif. by using l-system method in this application, it will make it easier some new batik motif. The purpose of this final task is to develop the module of coral reef generation acropora subglabra on the application of web-based batik motif. The result of this final project is creating a batik design with acropora subglabra coral as the main motif. Some tests have been done so that it can be concluded that this final project has been completed as the authors expect. With the completion of this design, it has created a batik design that has a coral shape as its motive. Keywords: L-system, Web-Based, Batik, Coral, WEB Application, Acropora Subglabra
Perancangan Knowledge Management System Untuk Mengelola Knowledge Sharing Pada Seleksi Mahasiswa Baru Di Universitas Telkom Dengan Metode Iterative Incremental Sofia Faridah; Luciana Andrawina; Faisal Mufied Al-Anshary
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seleksi Mahasiswa Baru (SMB) pada Universitas Telkom merupakan jalur masuk bagi calon mahasiswa agar bisa melanjutkan pendidikan di Universitas dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom. Khususnya yang ingin menjalani kuliah di Universitas Telkom. Divisi Marketing, Kepala Program studi, Direktur admission, dan Pimpinan Telkom University merupakan beberapa pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan seleksi mahasiswa baru. Pihak-pihak tersebut melakukan knowledge sharing atau transfer knowledge dalam melakukan pencarian calon mahasiswa yang berkualitas. Knowledge sharing yang dilakukan hanya sebatas percakapan tatap muka dan rapat yang diadakan sekali dalam setahun. Untuk menciptakan suatu proses knowledge sharing yang optimal, maka diperlukan knowledge management system agar pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat sehingga meningkatkan business value perusahaan. Pada pembuatan knowledge management system di penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode iterative and incremental. Karena pada metode ini, proses analisis dan desain aplikasi dilakukan secara iterasi (berulang) dan berkelanjutan sedikit demi sedikit agar meminimalisir terjadinya kesalahan pada aplikasi. dalam membangun aplikasi ini, digunakan framework Yii. Penggunaan framework Yii tersebut, akan memberikan kenyamanan bagi user, karena sifatnya yang ringan, cepat dan user friendly. Selain itu, framework Yii juga memiliki dokumentasi serta mudah dipahami, sehingga memudahkan apabila terjadi pengembangan di masa mendatang. Kata kunci : Iterative Incremental, Knowledge Management, SMB, Seleksi Mahasiswa Baru, Universitas Telkom, Yii.
Penghitungan Kepadatan Kendaraan Di Jalan Tol Menggunakan Metode Gaussian Mixture Model Dan Kalman Filter Muhammad Jendro Yuwono; Bedy Purnama; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kepadatan volume kendaraan yang terdapat di jalan tol menjadi acuan dalam mengetahui informasi kepadatan kendaraan di jalan tol. Untuk mengetahui cara penghitungan ataupun cara pendeteksian kepadatan kendaraan terserbut, perlu adanya metode yang efisien untuk mengetahui tingkat kepadatan kendaraan yang melintas di jalan tol. Karena pemantauan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dinas perhubungan, maupun pihak penyelenggara jalan tol saat ini menggunakan berbasis video pengintai yang masih dipantau oleh manusia / orang secara manual. Maka dari itu perlu adanya sistem yang dapat menghitung kepadatan objek kendaraan yang terdapat di jalan tol.  Seperti yang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya dimana metode yang digunakan adalah edge detection, mampu menghasilkan tingkat akurasi hingga 80% dalam menghitung kepadatan kendaraan di jalan tol[6]. Metode edge detection menggunakan resource yang tinggi dalam keperluan komputasi, ini menjadi kelemahan penggunaan edge detection sebagai metode dalam kasus tersebut[6].  Dalam hal ini penelitian bertujuan untuk mengimpementasikan metode Gaussian Mixture Model dan Kalman Filter dalam kasus penghitungan kendaraan di jalan tol.  metode GMM digunakan untuk mensubstraksi background dan foreground. Serta metode Kalman Filter yang digunakan untuk tracking kecepatan untuk memenuhi standar klasifikasi kepadatan jalan tol di Indonesia[8].  Dari hasil penelitian diperoleh tingkat akurasi rata rata sebesar 93.04%, dengan menggunakan parameter – parameter metode Gaussian Mixture Model yaitu Model GMM sebesar 5 modes, Threshold sebesar 0.5. Dan parameter yang digunakan pada metode Kalman Filter yaitu state covariance matrix sebesar [1 1], process noise matrix sebesar [25 10] dan measurement noise sebesar 25. Kata kunci: CCTV, vehicle counting, jalan tol, statistic kepadatan, Gaussian Mixture Model, Kalman Filter.
Pengontrolan Kecepatan Motor Induksi Pada Mesin Cuci Menggunakan Inverter Berbasis Mikrokontroller Atmega 8535 Fahmi Irmansyah; Erwin Setiawan; Budi Setiadi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, pengunaan mesin cuci adalah hal yang wajib di setiap rumah tinggal. Mesin cuci yang digunakan di rumah tinggal saat menyala besar kecepatan putaran motor induksi pada mesin cuci langsung menjadi tinggi sehingga mengakibatkan biaya untuk membayar listrik menjadi lebih mahal. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini penulis akan membuat besar putaran kecepatan motor induksi pada mesin cuci pertama – tama kecil terlebih dahulu kemudian naik secara bertahap sehingga biaya listrik menjadi lebih murah. Masukan pada sistem adalah sumber AC dari PLN sebesar 220 volt. Sumber AC dari PLN frekuensinya tidak bisa berubah. Supaya sumber AC tersebut dapat diatur frekuensinnya, maka sumber AC tersebut diubah terlebih dahulu ke sumber DC dengan menggunakan penyearah. Setelah sumber AC diubah menjadi sumber DC, maka perlu dilakukan perataan bentuk gelombang DC yang masih ada riak dengan menggunakan kapasitor. Setelah itu, sumber DC dikonversikan kembali ke AC menggunakan inverter. Besar kecepatan putar motor induksi ditentukan oleh frekuensi menggunakan mikrokontroller ATMega 8535. Hasil pengujian yang telah dilakukan pada rancangan inverter 200 Watt, untuk beban mesin cuci 170 Watt adalah kecepatan putaran mesin cuci dapat berubah naik berdasarkan perubahan frekuensi. Akan tetapi, pada saat frekuensi maksimum (50 Hz) mesin cuci tidak dapat mencapai putaran kecepatan maksimum. Sedangkan pengujian untuk beban berbeda (lampu dan kipas angin) 120 Watt. tingkat keterangan lampu dan kecepatan putaran kipas dapat berubah berdasarkan perubahan frekuensi sehingga dapat diambil kesimpulan inverter ini memiliki tingkat lossis sebesar 27 %. . Kata Kunci : Inverter, Mesin Cuci, Mikrokontroller
Perancangan Sistem Kerja Pengukuran Kepuasan Pelanggan Dengan Menggunakan Metode Perancangan Proses Bpm V3.0 Pada Pt. Trengginas Jaya Celine Debora Tambunan; Wiyono Wiyono; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trengginas Jaya merupakan salah satu perusahaan dari Yayasan Pendidikan Telkom yang berdiri sejak tahun 2012. PT. Trengginas jaya telah menerapkan ISO 9001:2015 mengenai sistem manajemen mutu, untuk meningkatkan kualitas perusahaan dalam proses bisnisnya. Namun, perusahaan belum memiliki sistem kerja pengukuran kepuasan pelanggan yang efektif dan yang telah terdokumentasi dengan baik. oleh karena itu, diperlukan sistem kerja pengukuran kepuasan pelanggan yang efektif untuk diterapkan di perusahaan khususnya pada unit pengelolaan tenaga cleaning service guna melakukan pengukuran kepuasan pelanggan yang lebih baik dan membantu meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perancangan proses BPM V.03 yaitu dengan melakukan pengumpulan data yang dibutuhkan kemudian melakukan pengolahan data dan melakukan perancangan alat ukur yang menggunakan dimensi dari service quality dan melakukan pembobotan dimensi serta menguji alat ukur yang dirancang. Selanjutnya dilakukan perancangan cara pengukuran kepuasan pelanggan dan melakukan rancangan sistem kerja pengukuran kepuasan usulan yang kemudian dianalisis berdasarkan kegunaan dan efektifitas rancangan tersebut. Berdasarkan hasil analisis, maka diperoleh kesimpulan bahwa sistem pengukuran yang dirancang lebih efektif dan memenuhi klausul ISO. Selain itu, alat ukur yang dirancang juga reliabel dengan angka koefisien korelatif sebesar 0.982, dimana angka tersebut melebihi 0.7 sehingga dapat dikatakan reliabel dan angka terkecil dalam hasil uji validitas (r hitung) sebesar 0.514 dimana angka tersebut melebihi r tabel yaitu sebesar 0.468 sehingga valid untuk digunakan. Kata kunci : Metode Perancangan proses BPM, Service Quality
Perancangan Desain Fiber To The Tower (fttt) Untuk Komunikasi Broadcast Sebagai Backhaul Jaringan Pariz Van Java Tv Bandung Nurrochman Prabowo; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri penyiaran di Indonesia telah berkembang dengan pesat yang diiringi oleh perkembangan sistem transmisi yang semakin handal. Sistem transmisi yang digunakan oleh Pariz Van Java TV (PJTV) adalah dengan menggunakan gelombang microwave point-to-point dari stasiun ke menara pemancar yang kemudian didistribusikan ke tv di rumah-rumah. Dengan jarak yang jauh, serta topologi daerah yang memiliki kontur yang tidak rata atau berbukit-bukit dan curah hujan tinggi bukan tidak mungkin sinyal microwave akan mengalami gangguan selama transmisi. Pada tugas akhir ini dirancang desain Fiber To The Tower (FTTT) yang digunakan untuk menghubungkan stasiun dengan tower pemancar yang ada di Komplek Stasiun Relay Panyandaan, Kab. Bandung Barat yang berjarak ±17 km dengan menggunakan jaringan Metronet dari PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+). Perancangan jaringan FTTT digunakan untuk menggantikan sistem transmisi microwave point-to-point dari stasiun ke menara pemancar dengan media trasmisi fiber optic. Pada perancangan FTTT ini Studio PJTV dibuhungkan ke Presence Of Point (POP) Cigereleng GI yang bejarak 8.64 km dan menara pemancar PJTV dihubungkan ke POP Cimahi Kota APJ yang berjarak 7.35km. Dari hasil pengukuran didapatkan hasil pada link studio PJTV ke POP Cigereleng GI yaitu Power Link Budget sebesar -8.6 dBm, Rise Time Budget sebesar 0.2567 ns ns, Signal to Noise Ratio sebesar 30.9 dB, serta Bit Error Rate sebesar 9.89 x 10-68. Sedangkan pada link POP Cimahi Kota APJ ke menara pemancar memiliki keluaran Power Link Budget sebesar -11.506 dBm, Rise Time Budget sebesar 0.2567 ns, Signal to Noise Ratio sebesar 27.98 dB, dan Bit Error Rate sebesar 1.76 x 10-36. Dari data keluaran yang dihasilkan, dapat disimpulkan bahwa link jaringan yang dirancang sudah memenuhi syarat kelayakan jaringan fiber optic. Kata Kunci: FTTT, Studio TV, Menara Pemancar

Page 53 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue