cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Implementasi Voip Sip Dengan Menggunakan Datagram Transport Layer Security (dtls) Pada Asterisk Server Emeraldo Faris Aufar; Rendy Munadi; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet protocol (IP) yang sangat mudah untuk dikembangkan menyebabkan peningkatan yang signifikan pada penggunanya. Sehingga tren perkembangan komunikasi masa depan akan mengarah kepada komunikasi melalui jaringan IP. Komunikasi suara pada jaringan data (internet) biasa disebut dengan istilah VoIP (Voice over IP). VoIP merupakan salah satu bentuk komunikasi pada jaringan IP yang mulai banyak digemari. Selain karena pertumbuhan pengguna jaringan IP yang masif, VoIP juga mudah dari segi penggunaan, dan lebih murah dari segi biaya dibandingkan dengan komunikasi pada jaringan legacy seperti PSTN. Namun dari segala kelebihannya, komunikasi VoIP juga memiliki kekurangan-kekurangan, salah satunya adalah masalah keamanan jaringan dan privasi pada saat berkomunikasi. Dalam tugas akhir yang berjudul “Implementasi VoIP SIP menggunakan Datagram Transport Layer Security (DTLS) pada Asterisk Server” telah diimplementasikan suatu pembangunan jaringan sistem komunikasi VoIP yang terproteksi dari usaha-usaha mengganggu atau perusakan komunikasi VoIP pada saat pengiriman data yang berupa suara. Penggunaan VoIP yang berbasis datagram ini membuatnya membutuhkan proteksi yang tepat dan memang dirancang untuk memproteksi aplikasi berbasis datagram. Dan dengan proteksi DTLS terbukti dapat melindungi sistem dari tool penguji (penetration tester) dan mempersempit peluang keberhasilan dalam usaha perusakan sistem ini. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan protokol keamanan DTLS-SRTP pada server Asterisk akan menambahkan aspek privacy, confidentiality dan integrity pada server dan kanal medianya, sedangkan dari hasil pengukuran kualitas komunikasi VoIP didapatkan delay sebesar 14 ms, jitter 0,2 ms, packet loss 0% dan throughput 0,094 MBps dengan menggunakan codec PCMU G.711 dan protokol keamanan tambahan DTLS-SRTP. Kata kunci : VoIP, SIP, DTLS, DTLS-SRTP, Asterisk
Analisis Perfomansi Absorber V-Groove Sistem Solar Drying Bayu Setiawan; M. Ramdlan Kirom; Amaliyah Rohsari Indah Utami
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem solar drying adalah salah satu aplikasi yang dibutuhkan untuk mengeringkan bahan pangan. Pemilihan jenis panel surya sebagai absorber pada sistem solar drying mempengaruhi besar efisiensi yang dihasilkan. Pada penelitian ini akan diuji efisiensi solar drying ketika sistem tersebut menggunakan panel surya V-groove sebagai absorber. Pengujian dilakukan dengan mengatur sudut absorber V-groove sebesar 50o, 60o, dan 70o serta dengan memberikan laju aliran udara sebesar 0,4 m/s, 0,8 m/s, dan 1,2 m/s. Hasil yang diperoleh dari pengujian tersebut pada sudut 60o dengan kecepatan 0,8 m/s merupakan efisiensi tertinggi dengan nilai 63%. Dari seluruh pengujian menunjukan bahwa perbedaan suhu input dan output absorber, sudut absorber dan besar laju aliran udara mempengaruhi efisiensi absorber V-groove. Kata kunci: Solar drying, absorber, efisiensi, heat loss, absorber V-groove
Analysis And Design Of Enterprise Architecture Using Togaf Adm In Product Development Division And Production And Operation Division Of Pt. Inti (persero) Inas Nisrina; Yuli Adam Prasetyo; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) or PT. INTI (Persero) is a state-owned enterprise in telecommunication industry as a case study of this research, has already a manufacturing business But PT. INTI wants to make the business is bigger for the long-term target plan. Thus, to make it happen, EA can help the enterprise to align the business and IT, and also to see the gap between the baseline and target architectures, in order to make the business improvement. These architectures include the business, data, information, and technology architecture. In this research, The Open Group Architecture Framework’s Architecture Development Method (TOGAF ADM) is used. This framework includes the guidance of the overall process in designing architectures, with a cycle-based method and some phases. This research consists of 6 phases of TOGAF ADM (from Preliminary Phase until the Opportunities & Solutions Phase), and the study is about the Product Development and Production & Operation Division in PT. INTI. Manufacturing Execution System can help to improve the manufacturing execution process operations, to improve the manufacturing business of the enterprise. Keywords: Enterprise Architecture, PT. INTI, TOGAF ADM, Product Development Division, Production & Operation Division
Pengaruh Variasi Kecepatan Fluida Kerja Terhadap Efisiensi Panas Kolektor Jenis Palung Parabola Deddy Gunawan; Astri Novianty; Surya Michrandi Nasution
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Angkot (angkutan kota) adalah nama yang diberikan pada mobil yang berfungsi sebagai alat transportasi umum. Biasanya angkutan kota berukuran lebih kecil dari pada bus. Pada tulisan ini, angkutan kota digunakan sebagai pengganti marker untuk augmented reality. Idenya adalah untuk menjadikan objek sehari-hari seperti angkutan kota sebagai marker untuk augmented reality dan kemudian menginformasikan kepada pengguna rute apa yang diambil oleh angkutan kota yang tertangkap kamera. Hal ini membutuhkan deteksi objek, pengenalan objek, dan ekstraksi ciri. Haar cascade digunakan sebagai metoda untuk mendeteksi objek, Jaringan syaraf tiruan Back Propagation sebagai metoda untuk pengenalan objek, dan Principal Component Analysis sebagai metoda ekstraksi ciri. Sedangkan informasi objek dimunculkan sebagai augmented reality. Metoda object recognition yang diimplementasikan memiliki performansi yang tidak baik. Tingkat ketepatan informasi yang dimunculkan oleh augmented reality hanya sebatas 40% saja sehingga output sering berubah-ubah. Beberapa angkutan kota dengan warna tertentu justru mampu dikenali dengan akurasi yang cukup tinggi, namu beberapa angkutan kota lainnya bahkan tidak dapat dikenali sama sekali. Keywords—angkot; augmented reality;
Analisis Dan Simulasi Perbandingan Kinerja Statelesss Dan Stateful Firewall Pada Arsistektur Software-defined Network Rahmanda Mulia; Novian Anggis Suwastika; Muhammad Arief Nugroho
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem jaringan komputer penting untuk dijaga kualitasnya agar kinerjanya tetap optimal. Kinerja yang optimal didefinisikan sebagai sistem yang memiliki Quality of Service (QoS) yang baik: round-trip time (RTT), packet loss, dan jitter yang rendah. Salah satu pengembangan dari sistem jaringan tersebut adalah software-defined network (SDN). SDN adalah arsitektur jaringan yang memisahkan antara control plane dengan data plane dan perangkat jaringannya dapat diatur dengan software tertentu. Untuk meningkatkan keamanan SDN, digunakan firewall. Firewall berjenis packet filtering yang dibahas pada penelitian ini melakukan filterisasi packet dengan menge-drop packet berdasarkan rules yang telah diset. Packet filtering mempunyai dua jenis filter, yaitu: stateless dan stateful. Proses yang berbeda terjadi pada masing-masing filter, dan berpengaruh pada kinerja sistem.Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh proses yang terjadi pada masing-masing filter tersebut, dan untuk mengetahui filter yang paling sesuai untuk sistem yang membutuhkan kinerja yang optimal, pada tugas akhir ini dilakukan simulasi pengujian antara stateful dan stateless filter pada firewall dalam arsitektur SDN menggunakan QoS sebagai parameter kinerjanya. Hasil yang didapat dari analisis hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa stateful filter memiliki peforma lebih baik dengan RTT lebih rendah sebesar 10,51% dan packet loss lebih rendah sebesar 70% sehingga cocok untuk digunakan pada sistem yang membutuhkan kinerja yang optimal. Kata kunci : stateless, stateful, firewall, SDN Abstract Computer network system is important to be maintained in order to maintain its optimal performance. Optimal performance is defined as a system that has a good Quality of Service (QoS): low round-trip time (RTT), packet loss, and jitter. One of the development of the network system is software-defined network (SDN). SDN is a network architecture that separates between the control plane with data and the network device can be set with a software. To improve the security of the SDN system, a firewall is used. Packet filtering firewall that is discussed in this research filters the packet by dropping packets based on rules that have been set. Packet filtering has two types of filters, namely: stateless and stateful. Different process occurs on each filter, and affects the system performance. Therefore, to learn how big the influence of the process that occurs on each of the two pieces of the filter, and to find out which filters are most appropriate for the system that requires optimum performance, in this research the testing simulation of stateful and stateless filter on SDN is done using QoS as its performance parameter. The results obtained from the analysis of the test results show that the stateful filter has better performance with lower RTT of 10,51% and lower packet loss of 70% making it suitable for use on systems that require optimal performance.  Keywords : stateless, stateful, firewall, SDN
Perancangan Modulator Optik Coplanar Stripline Frekuensi 10 Ghz Untuk Radio-over-fiber Arya Dananjaya; Erna Sri Sugesti; Pamungkas Daud
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas perancangan modulator optik dengan struktur Coplanar Stripline (CPS) pada frekuensi 10 GHz. Efek elektro-optik yang digunakan pada perancangan modulator optik adalah efek elektro-optik linier. Metode yang digunakan adalah penelitian ilmu murni karena hasil yang diperoleh tidak diaplikasikan langsung pada teknologi RoF, selanjutnya dilakukan perancangan dengan cara memvariasikan nilai variabel fisis hingga menghasilkan spesifikasi frekuensi kerja sebesar 10 GHz, impedansi input sebesar 50 Ω, dan return loss yang dapat ditoleransi sebesar -10 dB. Dalam tahap penyelesaian, dilakukan analisis terhadap variabel fisis yang mempengaruhi parameter frekuensi kerja dan return loss serta mengaitkannya dengan teori penunjang. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh struktur CPS array 4×1 yang sesuai untuk modulator optik yang digunakan pada teknologi Radio-over- Fiber. Hasil simulasi memiliki nilai return loss ≤ -10 dB pada frekuensi yang ditentukan yaitu 10 GHz. Hasil return loss maksimal pada simulasi ini sebesar -50,6 dB. Kata kunci: modulator optik, RoF, coplanar stripline, elektro-optik linier, return loss, array
Perancangan Sistem Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Warehouse Slotting Dengan Pendekatan Analisis Abc Untuk Mengurangi Waktu Delay Di Gudang Pt Xyz Irfandi Juliansyah; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri retail yang menyediakan berbagai barang FMCG (Fast Moving Consumer Goods). PT XYZ menggunakan gudang sebagai fasilitas penyimpanan persedian produk yang dimilikinya sebelum produk tersebut dijual kepada konsumen. Adanya delay pada aktivitas gudang, terutama dalam aktivitas storing dan picking menyebabkan tidak optimalnya pemenuhan order dan menghambat aktivitas inbound dan outbound. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan seluruh aliran informasi dan aktivitas yang ada pada gudang dry food PT XYZ dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) sehingga didapatkan waktu proses dan value untuk masing-masing aktivitas. Kemudian didapatkan aktivitas storing dan picking memiliki waktu non value added paling besar. Untuk itu dilakukan alokasi penempatan produk agar dapat mengurangi delay terutama pada aktivitas storing dan picking dengan melakukan pengklasifikasian produk berdasarkan karakteristik produk dengan menggunakan Analisis ABC, kemudian dilakukan slotting dan zonafikasi untuk menentukan area penempatan untuk masing- masing SKU’s berdasarkan klasifikasinya. Berdasarkan hasil future state map perancangan usulan, waktu delay menurun 41% dari total keseluruhan proses yaitu 1294,35 detik atau 21,57 menit, sedangkan nilai value added pada kondisi future state meningkat sebesar 40 %. Kata kunci : Alokasi Penyimpanan, Gudang, Analisis ABC, Warehouse Slotting
Simulasi Produksi Metana Dalam Reaktor Anaerobik Fadhli Rahman; Isman Kurniawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas bias anya mengacu pada campuran gas yang berbeda yang dihas ilkan oleh pemecahan bahan organik tanpa adanya oks igen. Biogas dapat dihas ilkan dari bahan baku s eperti limbah pertanian, pupuk kandang, s ampah kota dan limbah makanan. Biogas dapat diproduks i oleh pencernaan anaerobik dengan organis me anaerob, yang mencerna materi dalam s is tem tertutup, atau fermentas i dari bahan biodegradable . Tujuan penelitian ini membangun s ebuah model matematika dari pros es produks i biogas yang terjadi dalam diges ter anaerobic dan dapat dibandingkan dengan has il eks perimen. Fokus utamanya pada s imulas i pemodelan produks i biogas berdas arkan s tandar IWA ADM 1 (Anaerobic Digestion Model No 1). Model ini didefinis ikan oleh s atu s et pers amaan diferens ial dan aljabar (DAE). Pada penelitian ini, s ubs trat yang digunakan adalah glukos a. Dari has il s imulas i didapatkan bahwa has il produk pada s ubs trat menunjukkan tinggi kepekaan untuk model mas ing -mas ing komponen dan kons entras i metana adalah komponen paling s ens itif yang te rkait dengan s emua pros es yang digunakan dalam model. Untuk pengembangan penelitian s elanjutnya dalam model ADM1 ini diharapakan lebih banyak komponen bes erta varias inya yang digunakan dalam s imulas i agar mendapatkan has il metana yang lebih baik lagi. Kata kunci: ADM1; Biogas ; Pemodelan.
5g Channel Model Indonesia Menggunakan Teknik Statistical Spatial Channel Model (sscm) M. Alfaroby Alfaroby; Khoirul Anwar; Nachwan Mufti Ardiansyah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telekomunikasi generasi kelima (5G) bisa diterapkan secara optimal di Indonesia pada 2020 jika parameternya didesain sesuai dengan kanal 5G Indonesia. Tugas Akhir ini memodelkan kanal 5G Indonesia dengan menggunakan teknik Statistical Spatial Channel Model (SSCM). Model SSCM usulan New York University Wireless (NYU Wireless) dipilih sebagai referensi utama dalam Tugas Akhir ini karena keakuratan hasilnya serta kemudahannya dalam penyesuaian dengan parameter lapangan. Tugas Akhir ini melakukan kajian atas berbagai parameter kanal secara mendalam untuk menghasilkan model kanal 5G Indonesia berdasarkan parameter lingkungan nyata Indonesia. Studi ini menjadi sangat penting karena parameter alam Indonesia berbeda dengan parameter alam di luar negeri, sehingga alam Indonesia diperkirakan akan berpengaruh besar dalam model kanal 5G. Hal ini dikarenakan frekuensi operasi 5G berada pada rentang 1 { 100 GHz yang merupakan frekuensi tinggi yang sensitif terhadap pengaruh alam. Faktor yang mempengaruhi redaman pada frekuensi tinggi antara lain suhu, kelembapan, tekanan udara, curah hujan, dan kerapatan vegetasi Indonesia. Tugas Akhir ini menghasilkan sebuah model kanal 5G Indonesia yang diharapkan menjadi salah satu referensi untuk kinerja 5G di Indonesia dengan menggunakan parameter kota Bandung yang dianggap representatif untuk mewakili alam Indonesia. Dalam Tugas Akhir ini, model kanal 5G Indonesia diwakili oleh karakteristik Power Delay Pro le (PDP) alam Indonesia yang diperoleh dengan menggunakan simulasi komputer berbasis SSCM. Tugas Akhir ini kemudian menggunakan PDP yang didapat untuk menghitung kapasitas Shannon untuk memperoleh teori kinerja 5G Indonesia. Kapasitas kanal dan outage probability, masing-masing, dihitung menggunakan konsep Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) dengan blok yang cukup panjang (sehingga efek loss dari cyclic pre x dapat diabaikan). Cumulative Distribution Function (CDF) dari kapasitas kanal dihitung dengan sampel yang cukup banyak untuk dievaluasi peluang kapasitas 5G tersebut jatuh di bawah channel coding rate yang kemudian disebut sebagai outage probability. Hasil Tugas Akhir ini diharapkan mampu menjadi sumbangan prediksi 5G Indonesia sehingga Indonesia dapat mempersiapkan sejak dini penggelaran teknologi 5G dan optimalisasinya pada 2020.
Perancangan Service Operation Pada Layanan Angkutan Penumpang Pt. Kereta Api Indonesia (persero) Menggunakan Framework Itil Versi 3 Rexy Septian Arafat; Murahartawaty Murahartawaty; Eko Kusbang Umar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Kereta Api Indonesia merupakan Badan Usaha Milik Negara di bidang transportasi kereta api yang memiliki tiga kegiatan bisnis utama yaitu layanan angkutan penumpang, layanan angkutan barang, dan pengelolaan aset. Berdasarkan keputusan menteri BUMN Nomor 1 Tahun 2011 (PER-01/MBU/2011) mengenai tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) di BUMN, PT Kereta Api Indonesia telah menerapkan prinsip GCG dalam bentuk IT Governance. Framework IT Governance yang digunakan adalah COBIT 4.1 dengan maturity level sebesar 3.2 (define). Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada Manager IT Operation, proses Incident dan Problem Management masih belum efektif dan mengakibatkan adanya insiden yang kembali terulang. Hal ini menunjukan belum tersampaikannya nilai utama dari layanan layanan milik perusahaan kepada pengguna layanan IT karena adanya insiden yang menghambat kinerja layanan atau masalah yang besar hingga jalannya layanan benar benar berhenti. Untuk meningkatkan kualitas layanan dengan cara penanganan insiden dan pencegahan masalah secara tepat, PT Kereta api dapat menerapkan ITIL Versi 3 domain Service Operation.Perancangan Service Operation meliputi proses incident management, Problem management, dan perancangan fungsi Service Desk sebagai single point of contact layanan TI. Proses perancangan sendiri dilakukan di layanan angkutan penumpang, khususnya di layanan Rail Ticketing System (RTS) .Hasil perancangan Service Operation dengan framework ITIL Versi 3 pada layanan angkutan penumpang PT Kereta Api Indonesia berupa dokumentasi prosedur untuk Incident Management, Problem Management, dan rancangan arsitekur teknologi untuk Service Desk yang merupakan bentuk rekomendasi bagi PT Kereta Api Indonesia. Kata kunci: ITIL Versi 3, IT Governance, Service Operation, Incident Management, Problem Management, Service Desk

Page 63 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue