cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Mplementasi Aplikasi Mobile Modul Penyelenggara Dan Konsumen Kegiatan Di Kota Bandung Menggunakan Metode Iterative Incremental Untuk Meningkatkan Minat Terhadap Kegiatan Di Kota Bandung Jagur Pria Abiyyu; Rachmadita Andreswari; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bandung sebagai kota kreatif yang didalamnya terdapat acara-acara guna mendukung visi misinya menjadi kota kreatif. Dari kegiatan kreatif di Kota Bandung terdapat kegiatan yang menampilkan bagian dari aktivitas kreatif. Sebagai contoh terdapat kegiatan musik, seni, workshop, seminar. Masyarakat Kota Bandung lebih sering mengakses dengan melalui mobile daripada website. Pada aplikasi tiket online informasi jumlah tiket keseluruhan tidak ditampilkan, sehingga membuat konsumen kesulitan mendapatkan tiket kegiatan. Karena tidak dapat mengetahui jumlah keseluruhan dan tidak dapat memprediksinya, untuk membantu permasalahan tersebut maka dibutuhkan solusi berupa implementasi aplikasi berbasis mobile. Dengan menampilkan jumlah tiket secara keseluruhan, maka aplikasi yang akan dibangun adalah aplikasi mobile berbasis android bernama Ticketaka. Untuk mengembangkan aplikasi menggunakan metode iterative incremental dengan tahapan insepsi, elaborasi, konstruksi, dan transisi. Terdapat beberapa modul yaitu transaksi pada user, pengelolaan kegiatan pada admin dan mitra, dan pengelolaan transaksi pada admin. Dengan beberapa aktor pada pengembangan Ticketaka yaitu user, admin, dan mitra. Pada pengembangan aplikasi terdapat dua kali iterasi pada proses pengembangan dan terdapat pengujian terhadap fitur aplikasi.. Hasil dari aplikasi ini adalah menjadi kemudahan dalam memesan tiket terutama di Kota Bandung serta menjadi keuntungan bagi pihak pelaku kegiatan dan memudahkan konsumen kegiatan dalam mendapatkan tiket. Kata Kunci: kegiatan, android, iterative incremental, tiket, Ticketaka, Kota Bandung Abstract Bandung as a creative city in which there are events to support the vision of his mission to be a creative city. From creative activities in Bandung there are activities that show part of creative activity. For example there are activities of music, art, workshops, seminars. Bandung City people more often access by mobile than website. In the online ticketing application information the total number of tickets is not displayed, thus making the consumer difficult to get activity tickets. Because it can’t know the total number and can’t predict it, to help the problem then the required solution in the form of implementation of mobile-based applications. By displaying the total number of tickets, then the application to be built is an android-based mobile app named Ticketaka. To develop applications using iterative incremental methods with inception, elaboration, construction, and transition stages. There are several modules that are transactions on the user, management of activities on the admin and partners, and management of transactions on the admin. With some actors on Ticketaka development is user, admin, and partner. In the development of the application there are two iterations in the development process and there are testing of application features. The result of this application is to be easy in ordering tickets, especially in the city of Bandung as well as a benefit for the perpetrators of activities and facilitate the consumer activities in getting tickets. Keywords: activity, tickets, android, iterative incremenral, Ticketaka, city of Bandung
Pengembangan Sistem Erp Sales Management Menggunakan Odoo Pada Pt Putri Daya Usahatama Dengan Metode Asap Ugi Chandra Wiguna; Rd. Rohmat Saedudin; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Putri Daya Usahatama adalah perusahaan yang bergerak dibidang trading and distribution sebagai patner supplier dari PT Indofood yang menangani khusus daerah Jawa Barat, memiliki masalah dalam proses distribusi kepada pelanggan karena pengadaan barang yang tidak sesuai sehingga berdampak kepada bagian lain seperti sales dan warehouse karena kekurangan barang yang akan dijual, ini terjadi karena sistem informasi di PT Putri Daya Usahatama belum terintegrasi satu sama lain. Maka dari itu dilakukan pengembangan sistem informasi yang dapat membantu kegiatan proses yang ada pada PT Putri Daya Usahatama. Pengembangan sistem yang dilakukan menggunakan metode Accelerated SAP (ASAP). Dilakukan analisis dan perancangan dengan melakukan studi pustaka, melakukan observasi, dan merancang dari sistem eksisting menuju proses bisnis usulan dengan melakukan konfigurasi dan penyesuaian pada software ERP opensource Odoo. Hasil dari penelitian ini adalah sistem ERP Sales Management Odoo yang telah disesuaikan dengan proses bisnis dan kondisi perusahaan sehingga dapat menjawab masalah-masalah yang terkait dengan proses penjualan pada PT Putri Daya Usahatama. Kata Kunci : ERP, Odoo, Sales Management, ASAP
Analisis Kelayakan Pembukaan Outlet Kentang Goreng Mr Popo Di Bandung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Rizki Fathoni Akbar; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang goreng Mr Popo merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang kuliner dengan konsep street food yang menjual produk berbahan dasar kentang dengan kentang goreng sebagai menu utamanya. Kentang goreng merupakan cemilan yang praktis dan banyak diminati. Maka dari itu pemilik ingin melakukan inovasi terhadap kentang goreng yang selama ini sudah ada. Lokasi usaha terletak di Bandung, dimana daerah kampus menjadi tujuan utama dari Mr Popo. Dalam penelitian ini aspek pasar didapatkan dengan menyebar kuesioner kepada 270 responden yang berada di Kota Bandung yang berumur 15-24 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial digunakan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan presentase pasar potensial sebesar 97,41%, pasar tersedia 85,55%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 3% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2017-2021 adalah Rp 53.155.268,00 presentase IRR sebesar 97,15%, dan PBP 0,967 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 20% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan outlet kentang goreng Mr Popo di kota Bandung dapat dikatakan layak. Kata kunci: Outlet Kentang Goreng Mr Popo, Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP
Analisis Kebutuhan Layanan E-warong Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Metode Service Quality Muhammad Januar Rasyid; Husni Amani; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak e-Warong merupakan salah satu program Kementrian Sosial yang diluncurkan pada tahun 2016 untuk memfasilitasi pelayanan Dana Bantuan Sosial Non-Tunai melalui layanan warung elektronik. Berdasarkan hasil in depth interview yang dilakukan oleh penulis, diperoleh keluhan pada layanan e-Warong yang menunjukkan ketidakpuasan Penerima PKH terhadap layanan e-Warong. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan perbaikan kualitas layanan e-Warong menggunakan integrasi Metode Servqual dan Model Kano. Terdapat 21 atribut kebutuhan konsumen yang didapatkan berdasarkan Voice of Customer (VoC). Berdasarkan hasil pengolahan Kuesioner Servqual didapatkan 8 atribut kuat dan 13 atribut lemah. Sedangkan berdasarkan klasifikasi Model Kano diperoleh 13 atribut yang diprioritaskan dan 1 atribut yang perlu dikembangkan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data yang berisi atribut kebutuhan yang diprioritaskan dan dikembangkan sebagai True Customer Needs. True Customer Needs yang diperoleh adalah atribut ketersediaan stok sembako, kelengkapan pilihan sembako, kelayakan kondisi sembako yang diberikan, kelancaran fungsi Mesin EDC, ketersediaan informasi mengenai e-Warong, kelengkapan informasi mengenai e-Warong, kejelasan informasi mengenai e-Warong, ketersediaan contact person di setiap cabang e-Warong, kemudahan dalam menjangkau lokasi e-Warong, ketersediaan petunjuk lokasi e-Warong, transparansi bagi setiap transaksi yang dilakukan, keamanan bagi setiap transaksi yang dilakukan, kemampuan Pendamping PKH dalam memahami Penerima PKH serta kerapihan Pendamping PKH. Kata Kunci : Analisis Kebutuhan, e-Warong, Kementrian Sosial, Servqual, Model Kano, Integrasi Servqual dan Model Kano. Abstract e-Warong is one of the Ministry of Social Affairs programs launched in 2016 to facilitate the Non-Cash Social Assistance Fund Service through the electronic shop service. Based on in depth interview that obtained by writer, shown complaints on the service e-Warong that representate as dissatisfaction of Penerima PKH to e-Warong services. Therefore, in this research, the quality of e-Warong service is improved using Integration of Servqual Method and Kano Model. There are 21 attributes of consumer needs obtained based on Voice of Customer (VoC). Based on the results of Servqual process, obtained 8 strong attributes and 14 weak attributes. Whereas based on Kano Model classification, 13 attributes are prioritized and 1 attribute that needs to be developed. Recommendations are formulated based on the results of data processing containing priority needs attributes and developed as True Customer Needs. True Customer Needs that obtained are attributes of basic needs stock availability, necessities of basic needs, feasibility of basic needs, fluency of EDC machine function, information avaibility about e-Warong, information clarity about e-Warong, contact person avaibility in every e-Warong branch, ease of reaching of e-Warong location, availability of e-Warong location guidance, transparency for every transaction, security for every transaction that done, ability of Pendamping PKH in understanding Penerima PKH Receiver and neatness of PKH Assistant. Keywords : Need Analysis, e-Warong, Ministry of Social Affairs, Servqual, Kano Model, Integration Servqual and Kano.
Perancangan Dan Implementasi Prototipe Sistem Keamanan Mobil Berbasis Pengenalan Wajah Dan Sistem Operasi Android Sebagai Kontrol Novian Permana; Inung Wijayanto; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan sebuah sistem keamanan mobil berbasis pengenalan wajah yang dibantu oleh sebuah aplikasi pengontrol berbasis sistem operasi android. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Local Binary Patterns (LBP). Kamera yang dipasang pada dashboard mobil akan memindai wajah pengguna, jika cocok arus listrik dari power igniter yang telah diputus oleh relay akan disambung sehingga mesin mobil dapat diaktifkan. Terdapat beberapa pesan yang akan dikirimkan sistem yang terpasang di mobil kepada aplikasi di smartphone android, yaitu jika pengenalan wajah berhasil, pengenalan wajah gagal, relay berhasil diaktifkan dan dinonaktifkan oleh aplikasi smartphone. Secara keseluruhan tingkat akurasi sistem pada pernelitian ini mencapai 98.5%. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi cahaya terang dengan ekspresi senyum memiliki tingkat performansi yang terbaik, pencapaian tingkat akurasi sebesar 100% keberhasilan dengan rata-rata nilai confidence 20,06547 dan 2.6883 detik untuk rata-rata waktu komputasi. Kata kunci : Face Recognition, Sistem Keamanan Mobil, Kontrol Mesin Mobil, Local Binary Patterns , Raspberry Pi.
Analisis Kebutuhan Pelanggan Terhadap Produk Tas Ransel Esgotado Tipe Corduro Segundo Menggunakan Integrasi Metode Product Quality Dan Model Kano Yandri Illham ZR; Muhammad Iqbal; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Indonesia mulai melihat bahwa berbagai subsektor dalam industri kreatif berpotensi untuk dikembangkan, Esgotado merupakan salah satu pelaku bisnis yang sadar akan hal tersebut. Pelaku usaha industri kreatif dibidang fashion yaitu Esgotado dengan produk tas ransel. Seiring dikeluarkan produk ini, terdapat beberapa keluhan yang mencerminkan ketidakpuasan pelanggan terhadap salah satu produk yang dibuat oleh Esgotado yaitu tas ransel tipe Corduro Segundo. Esgotado harus mampu mengetahui dan menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan agar dapat bertahan di pasar bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari kebutuhan pelanggan produk tas ransel Esgotado tipe Corduro Segundo menggunakan integrasi Product Quality dan model Kano. Penelitian ini mengidentifikasi 27 atribut kebutuhan produk tas ransel Corduro Segundo yang digunakan untuk mengukur kinerja existing perusahaan dan mengategorikan atribut kebutuhan. Setelah itu, ditentukan atribut kebutuhan yang perlu diprioritaskan dalam pengembangan produk tas ransel Corduro Segundo. Hasil pengolahan data pada kuesioner Product Quality mengidentifikasi 17 atribut lemah pada produk. Selanjutnya, berdasarkan hasil pengolahan data pada kuesioner model Kano, diperoleh 12 atribut berkategori indifferent, 12 atribut berkategori one dimensional, dan 3 atribut berkategori attractive. Atribut kebutuhan yang perlu untuk ditingkatkan didapat berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dengan memperhatikan keluhan dari pelanggan dan kondisi existing pada tas ransel Corduro Segundo. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis, terdapat 8 atribut kebutuhan pelanggan terhadap produk tas ransel Corduro Segundo yang perlu ditingkatkan, yaitu tas memiliki daya tahan, tas memiliki resleting yang berkualitas, tas memiliki kombinasi warna, tas memiliki jahitan yang rapi, tas memiliki kenyamanan saat disandang, tas tahan air, tas mampu menyimpan alat tulis, tas mampu menyimpan Raincover. Kata Kunci: Kebutuhan Pelanggan, Product Quality, Model Kano.
Perancangan Dan Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Di Smk 1 Satu Maret Garut (bagian Keamanan Sistem Terbuka) Moch. Faisal Ikbal; Burhanuddin Dirgantara; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sistem informasi sangat dibutuhkan di zaman modern ini oleh institusi pendidikan, sistem informasi sangat membutuhkan sistem keamanan yang sanggup menjaga kerahasiaan data-data penting, begitu juga dengan Sistem Informasi untuk SMK 1 Satu Maret Garut yang juga memerlukan sistem keamanan. Segala bentuk penyalahgunaan internet karena adanya serangan dari Hacker membahayakan keamanan data-data yang bersifat sensitif , maka dari itu diperlukan sistem keamanan yang mampu mengetahui gangguan penyalahgunaan internet. Intrusion Detection System (IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigaka n dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan). Intrusion Prevention System (IPS) merupakan kombinasi antara fasilitas blocking capabilities dari firewall dan kedalaman inspeksi paket data dari Intrusion Detection System (IDS). Dari kedua aplikasi tersebut diharapkan untuk bisa mencegah dan mengamankan data-data yang bersifat sensitif dari hacker yang mencoba masuk kedalam jaringan. Kata kunci : Intrusion Detection System, Intrusion Prevention System (IPS) ,Hacker, firewall , blocking capabilities .
Antena Mikrostrip Celah Persegi Pita Ganda Untuk E-nodeb Lte 1,8 Dan 2,3 Ghz Agung Rachman; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan salah satu sistem seluler versi mutakhir saat ini telah dikembangkan di dunia teknologi. LTE sendiri bekerja pada banyak frekuensi, salah satunya adalah 1,8 GHz. Digunakan antena mikrostrip dengan alasan antena mikrostrip memiliki keuntungan berbentuk kompak dengan dimensi yang kecil, mudah untuk difabrikasikan, mudah dikoneksikan dan mudah diintegrasikan dengan perangkat lainnya. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat 4G LTE pada frekuensi 1,8 GHz untuk 4G LTE sehingga pada penelitian ini dibuat antena mikrostrip patch rectangular dengan dual frekuensi di 1,8 GHz dan 2,3 GHz dengan tujuan untuk teknologi 4G mendatang akan digunakan spektrum frekuensi di 2,3 GHz Pada tugas akhir ini akan dirancang antena mikrostrip dengan patch rectangular dan slot rectangular untuk menghasilkan dual band. Kelemahan dari antena mikrostrip adalah gain dan bandwidth yang tidak maksimal, oleh karena itu pada proposal kali ini digunakan teknik catu daya Electromagnetically coupled (EMC) untuk menghasilkan bandwidth dan gain yang lebih besar. Antena direalisasikan dengan menggunakan dua buah subtrat yaitu Rogers Duroid ( = 2.2 dan ketebalan substrat = 1.57 m) dan FR-4 Eproxy ( = 4.6 dan ketebalan substrat = 1.6 ) dengan dimensi (127.25 mm x 101.7562 mm ). Seteleh dilakukan pengukuran antena bekerja pada dua frekuensi yaitu 1,8 dan 2,3 GHz dengan bandwidth masing-masing 75 Mhz & 60 Mhz, gain 5,04 dB & 2,04 dB, polarisasi elips dan pola radiasi unidireksional
Analisis dan Implementasi Scale Invariant Feature Transform (SIFT) pada Sistem Autentikasi Menggunakan Pembuluh Vena Ghofinka Putri; Tjokorda Agung Budi Wiharja; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan data yang semakin meningkat setiap harinya memicu pencurian data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Guna mengatasi hal tersebut, sistem identifikasi biometrik menggunakan pembuluh darah vena yang terletak di dalam telapak tangan manusia menjadi isu hangat dalam meningkatkan keamanan dalam pengaksesan data. Citra inputan berupa foto telapak tangan diambil menggunakan near- infrared (NIR), sehingga pola pembuluh darah akan terlihat seperti garis hitam. Tahap pertama adalah menentukan wilayah yang akan dianalisa, kemudian citra tersebut akan melewati tahap preprocessing untuk mendapatkan pola pembuluh venanya. Selanjutnya dilakukan proses ekstraksi ciri untuk mendapatkan fitur unik dari citra hasil preprocessing. Pada tugas akhir ini metode ekstraksi ciri yang akan digunakan adalah Scale Invariant Feature Transform (SIFT). Dalam banyak hal di bidang pengenal objek, SIFT telah mampu menunjukkan performa terbaiknya. Diharapkan dengan menerapkan metode ini dapat memberikan performansi yang baik pada sistem autentikasi biometrik menggunakan pembuluh vena. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, sistem mampu mengidentifkasi 8 dari 10 orang dengan tepat. Dengan menerapkan metode SIFT ini, dihasilkan nilai Equal Error Rate (EER) sebesar 45% dari penggunaan database CASIA. Kata kunci : biometrik, pembuluh vena, sift
Perancangan Dan Implementasi Akses Pintu Berbasis Near Field Communication Mobile Dan Kontrol Web Server Untuk Hak Akses Ruangan Rochman Saefulloh Basyari; Surya Michrandi Nasution; Burhanuddin Dirgantara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abs trak Saat ini kemajuan teknologi yang berkembang pes at memberikan banyak kemudahan dan efis iens i dal am aktifitas manus ia. Near Field Communication merupakan s alah s atu teknologi komunikas i jarak dekat terbaru yang ada pada smartphone untuk melakukan trans fer data tanpa pairing. Pada smartphone enable NFC dengan OS android 4.4(upwards) mulai diperkenalkan mode komunikas i Host-based card emulation yang dapat menjadikan smartphone enable NFC dapat berperan s eperti kartu pintar. Pada s is tem ini, diimplementas ikan pada smartphone enable NFC dengan aplikas i mobile Host-based card emulation menjadi perangkat untuk mengaks es ruangan. Saat implementas inya, smartphone di dekatkan ke pembaca NFC yang s udah terpas ang di pintu. Setelah data unik(AID) smartphone berhas il terbaca, data diotentikas i oleh web server untuk di cek hak aks es nya. Has il otentikas i di request oleh mikrokontrole r arduino UNO s ebagai command eks ekus i s elanjutnya. Seluruh aktifitas aks es mas uk yang berhas il dan gagal, ters impan di databas e. Notifikas i sms dikirim ke user yang berhas il mengaks es ruangan dan dikirim ke admin ruangan jika ada yang mencoba 3 kali mengaks es ruangan tanpa hak ak s es . Has il pengujian pada aplikas i Host-based card emulation menunjukan s eluruh feature dapat berjalan baik di smartphone android OS 4.4(upwards ). Waktu res pon rata-rata yang dibutuhkan pembaca NFC membaca data dari s martphone yaitu 0,248 second. Pembaca NFC dapat membaca data dari smartphone hingga jarak 4,5 centimeter dan data yang terbaca 100% tetap. Untuk waktu rata-rata delay pengiriman notifikas i sms adalah 15,06 second. Kata kunci: near field communication, smartphone, aplikas i mobile, kartu pintar, host-based card emulation mode, s erver

Page 65 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue