cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Penilaian Kesiapan Service Continuity And Availability Management Pada Direktorat Sistem Informasi Universitas Telkom Menggunakan Iso/iec 20000 Dan Cobit 5 Melviana Anggraini; Yanuar Firdaus; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kontinuitas dan ketersediaan layanan merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh institusi penyedia layanan teknologi informasi. Hal tersebut penting karena kontinuitas dan ketersediaan layanan berguna untuk memastikan bahwa layanan akan tetap berjalan semestinya dalam segala keadaan. Ada atau tidaknya manajemen kontinuitas dan ketersediaan layanan akan berdampak pada penyampaian layanan kepada pelanggan. Direktorat Sistem Informasi (Sisfo) Universitas Telkom sebagai unit penyedia layanan yang berbasis teknologi dan informasi terus berusaha menyediakan layanan yang terbaik untuk penggunanya, sehingga diperlukan penilaian kesiapan manajemen kontinuitas dan ketersediaan layanan. Penilaian kesiapan manajemen kontinuitas dan ketersediaan layanan pada penelitian ini menggunakan standar ISO/IEC 20000 dan framework COBIT 5, yaitu standar khusus yang digunakan pada bidang manajemen layanan teknologi informasi. Objek penelitian ini fokus pada layanan i-Gracias Universitas Telkom. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan menggunakan ISO/IEC 20000dan COBIT 5 didapat hasil bahwa layanan i-Gracias berada pada level 1 (performed) untuk persyaratan, rencana, pengujian dan pemantauan kontinuitas dan ketersediaan layanan. Diharapkan layanan i-Gracias dapat mencapai level 2 untuk persyaratan kontinuitas dan ketersediaan layanan, level 3 untuk rencana kontinuitas dan ketersediaan layanan dan level 5 untuk pengujian dan pemantauan kontinuitas dan ketersediaan layanan.. Kata kunci : Penilaian kesiapan, ISO/IEC 20000, manajemen kontinuitas dan ketersediaan layanan, COBIT 5, domain DSS.
Desain Dan Implementasi Sistem Maximum Power Point Tracking Pada Photovoltaic Dengan Metode Perturb And Observe Isti Laili Nurqolbiah; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan listrik pada berbagai bidang terus meningkat dari waktu ke waktu. Namun, peningkatan penggunaan listrik ini belum seimbang dengan sumber daya alam yang tersedia. Oleh Karena itu, beberapa penelitian akan upaya penghematan energi terus dilakukan, salah satunya adalah penelitian tentang photovoltaic yang bisa merubah energi surya menjadi energi listrik. Penelitian akan photovoltaic ini terus dikembangkan hingga ditemukan sistem yang bisa meningkatkan efisiensi daya dari photovoltaic yaitu sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT). Sistem MPPT adalah sistem elektronik yang mencari titik kerja maksimal photovoltaic dalam menghasilkan daya. salah satu metode pada sistem MPPT adalah metode Perturb and Observe (P&O). Metode P&O mengontrol tegangan referensi berdasarkan algoritma P&O. Perancangan sistem MPPT metode P&O ini menggunakan photovoltaic sebagai sumber sistem, mikrokontroler ATMega328 sebagai kontroler, konverter buck sebagai konverter tegangan dan baterai 12 volt sebagai beban keluaran. Hasil dari penelitian ini adalah titik kerja daya maksimum yang dapat dicari, serta implementasi dari algoritma P&O. Kata kunci: Photovoltaic, Maximum Power Point Tracking, Perturb and Observe
Usulan Kebijakan Preventive Maintenance Pada Mesin Waldrich Siegen Dengan Menggunakan Metode Risk Based Maintenance (rbm) Dan Life Cycle Cost (lcc) Di Pt Xyz (persero) Noviyanti Permata Sari; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari SUPRATMAN
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan penjualan alat utama sistem senjata, produk industri, serta beberapa produk komersial. Produk-produk unggulan yang dihasilkan seperti produk konstruksi, pertanian, perkapalan, pertambangan dan kelistrikan. Produk unggulan dengan ukuran yang mayoritas besar diproduksi oleh bagian divisi alat berat. Mesin Waldrich Siegen merupakan mesin produksi yang memiliki downtime tertinggi sehingga mesin tidak dapat bekerja optimal dan memerlukan kebijakan perawatan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Risk Based Maintenance (RBM) dan Life Cycle Cost (LCC). Metode Risk Based Maintenance digunakan untuk mengetahui seberapa besar konsekuensi dan nilai risiko yang dihasilkan akibat kerusakan mesin Waldrich Siegen. Metode Life Cycle Cost (LCC) digunakan untuk menentukan retirement age, maintenance set crew, dan mengetahui total life cycle cost optimal pada mesin Waldrich Siegen. Berdasarkan metode RBM, didapatkan nilai konsekuensi dan risiko sebesar Rp 284.817.600,00 dengan persentase 0,90%. Risiko ini melewati batas kriteria penerimaan risiko yaitu 0,40% pada mesin Waldrich Siegen. Berdasarkan metode LCC, didapatkan retirement age mesin Waldrich Siegen selama tiga tahun dengan jumlah maintenance set crew yang terdiri dari satu orang, dan total life cycle cost yang minimum sebesar Rp 413.882.541,00. Kata Kunci: Risk Matrix, Risk Based Maintenance, Life Cycle Cost, Retirement Age, Maintenance Set Crew Abstract PT XYZ (Persero) is a company engaged in the production and sales of main tool weapon systems, industrial products, and some commercial products. Excellent products are produced such as construction products, agriculture, shipping, mining and electricity. Excellent products with a large sizes produced by heavy equipment division. Waldrich Siegen engine is the production machine that has the highest downtime so that the machine can not work optimally and require maintenance policy. The method used in this research is Risk Based Maintenance (RBM) and Life Cycle Cost (LCC). Risk Based Maintenance method is used to find out how big the consequences and the value of risk resulting from damage to engine Waldrich Siegen. Life Cycle Cost (LCC) method is used to determine retirement age, maintenance set crew, and know the total life cycle cost optimal on Waldrich Siegen machine. Based on RBM method, we get the value of consequence and risk of Rp 284.817.600,00 with percentage 0,90%. This risk exceeds the risk acceptance criteria of 0.40% on the Waldrich Siegen engine. Based on the LCC method, there was a retirement age of Waldrich Siegen engine for four years, with maintenance crew consisting of one person, and a minimum life cycle cost of Rp 413.882.541,00. Keyword : Risk Matrix, Risk Based Maintenance, Life Cycle Cost, Retirement Age, Maintenance Set Crew
Efek Penyisipan Mn7+ Terhadap Konduktivitas Dan Kapasitansi Karbon Nanopori Dari Bahan Tempurung Kelapa Lina Aisyah Al Baroroh; Ismudiati Puri Handayani; Memoria Rosi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon nanopori sebagai elektroda superkapasitor memiliki beberapa sifat menarik antara lain luas permukaan spesifik yang tinggi, murah dan mudah dibuat. Karbon nanopori dapat dibuat dari bahan dasar tempurung kelapa melalui proses karbonisasi pada temperature 500 °C selama 60 menit dan aktivasi menggunakan KOH pada temperature 800 °C selama 30 menit. Karbon nanopori yang telah dibuat kemudian dimodifikasi dengan pemberian penyisipan Mn+7. Karakterisasi I-V dan Cyclic Voltammetry dilakukan untuk mengeksplorasi sifat listrik dan elektrokimia. Konduktivitas listrik untuk sampel karbon nanopori diperoleh sebesar 0,0204 S/m sedangkan konduktivitas maksimum sampel karbon nanopori termodifikasi dimiliki oleh sampel dengan perbandingan karbon nanopori/Mn+7 sebesar 99:1 dengan nilai sebesar 0,7398 S/m. Hasil karakterisasi Cyclic Voltammetry untuk sampel karbon nanopori menunjukkan nilai kapasitansi sebesar 27,7 F/g sedangkan nilai kapasitansi maksimum sebesar 35,77 F/g di dicapai pada komposisi karbon nanopori/Mn+7 sebesar 93:7. Kata kunci: karbon nanopori, tempurung kelapa, penyisipan Mn7+, superkapasitor
Identifikasi Dan Pengendalian Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (k3) Dengan Menggunakan Metode Hirarc Untuk Memenuhi Requirement Ohsas 18001 : 2007 (klausul 4.4.6) Di Pt. Beton Elemenindo Perkasa Irma Nurmawanti; Sri Widaningrum; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Beton Elemenindo Perkasa merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan beton bangunan secara modern. Dalam melakukan kegiatan operasionalnya PT. Beton Elemenindo Perkasa didukung lebih dari 100 tenaga kerja yang berinteraksi secara langsung dengan mesinmesin dan peralatan kerja lainnya. Mesin-mesin berat dan peralatan kerja yang berbahaya memungkinkan timbulnya potensi bahaya dan risiko kecelakaan. Kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Beton Elemenindo Perkasa sangat fluktuatif dengan jenis luka yang variatif. Tindakan pengendalian yang dilakukan perusahaan selama ini hanya menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) tanpa didukung dengan sistem manajemen yang mendukung terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Sehingga Sistem manajemen terkait keselamatan kerja sangat penting untuk diterapkan di PT. Beton Elemenindo Perkasa, oleh karena itu perusahaan perlu menerapkan Sistem Manajemen Kelesamatan dan Kesehatan Kerja. Adapun langkah awal dalam melakukan SMK3 adalah melakukan identifikasi kecelakaan kerja yang terjadi dan melakukan pengendaliaannya. Identifikasi yang dilakukan pada penelitian kali ini dengan metode HIRARC. HIRARC merupakan gabungan dari hazard identification, risk assessment dan risk control merupakan sebuah metode dalam mencegah atau meminimalisir kecelakaan kerja. Usulan yang akan diberikan peneliti akan memberikan usulan pengendalian kecelakaan kerja yang mengacu pada OHSAS 18001:2007 yang terintegrasi dengan Peraturan Pemerintah terkait SMK3. Kata kunci : HIRARC , hazard identification, risk assessment, risk control, OHSAS 18001:2007
Simulasi Dan Analisis Sistem Gateway Terdistribusi Untuk First-hop Redundancy Dan Load Balancing Haidlir Achmad Naqvi; Sofia Naning Hertiana; Ridha Muldina Negara
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Internet diharapakan untuk selalu tersedia sehingga layanan-layanan di atasnya dapat digunakan setiap saat. Untuk mendapatkan jaringan Internet yang memiliki availability yang tinggi, maka pada jaringan digunakan lebih dari satu gateway atau redundansi. Sehingga bila terjadi down pada salah satu gateway, gateway yang lain dapat mengambil tugas dari gateway yang down tersebut. Pada lapisan akses, penggunaan lebih dari satu gateway disebut first-hop redundancy (FHR). Dalam penelitian ini, Penulis mengusulkan sebuah rancangan FHR dan fungsi load balancing. First-hop redundancy dirancang menggunakan paradigma software defined networking. Dalam perancangan sistemnya, POX dipilih sebagai SDN controller serta Openflow sebagai protokol antar-muka antara switch dan controller. FHR yang dirancang disimulasikan di atas mininet. Melalui simulasi tersebut diuji kemampuan dari first-hop redundancy tersebut, antara lain delay fail-over, load distribution serta resource utilization dan overhead pada controller pada topologi bipartit. Dari hasil pengujian dan analisis dapat disimpulkan bahwa sistem dapat menjalankan fungsi FHR dengan menghasilkan fail-over delay yang stabil di bawah 140 ms untuk aliran tunggal. Fungsi load balancing dapat berjalan dan menaikkan performa jaringan sejalan dengan pertambahan jumlah gateway yang digunakan, meskipun proporsi persebaran beban pada gateway masih belum rata. Selain itu, Skalabilitas sistem masih perlu ditingkatkan. Kata kunci : first-hop redundancy, software defined networking, openflow.
Analisis Pengaruh Penambahan Variasi Konsentrasi Limbah Nasi Sebagai Substrat Pada Sel Tunam Mikroba Terhadap Produksi Energi Listrik Musrinah Musrinah; Mukhammad Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Microbial Fuel Cell atau bisa disebut Sel Tunam Mikroba (STM) merupakan salah satu teknologi sel bahan bakar yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme secara langsung untuk mengkonversi dari senyawa biokimia menjadi energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan limbah nasi dengan variasi konsentrasi 1M, 2M, 3M terhadap kinerja sistem STM. Penelitian ini menggunakan sistem STM bilik ganda dengan setiap biliknya mampu menampung volume 600 mL. Limbah nasi dicampur dengan lumpur sawah digunakan sebagai substrat dan tembaga sebagai elektroda pada bilik anoda, akuades dan elektroda seng pada bilik katoda, serta jembatan garam (KCL 1M) sebagai media transfer proton. Pada sistem STM bilik ganda, elektron hasil fermentasi bakteri dari substrat pada bilik anoda diterima elektroda seng dan ditransfer menuju elektroda tembaga pada bilik katoda, sedangkan proton ditransfer dari bilik anoda menuju bilik katoda melalui jembatan garam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah nasi 3M menghasilkan produksi listrik yang tertinggi dengan kuat arus mencapai 0.23 mA (hari ke-23), tegangan 0.98 V (hari ke-17), kerapatan daya 37,24 mW.m-2 (hari ke-17), dan energy 360 J (hari ke-30). Kata kunci: Microbial Fuel Cell, Sel Tunam Mikroba (STM), limbah nasi, lumpur sawah Abstract Microbial Fuel Cell (MFC) is technologies that utilize the activity of microorganisms directly to convert from biochemical compounds to electrical energy. The purpose of this research is to know the effect of rice waste addition with variation of concentration 1M, 2M, 3M to MFC system performance. This study uses a dual-chambers MFC system with each compartment able to accommodate 600 mL volume. The rice waste mixed with the sludge is used as the substrate and copper as the electrodes in the anode compartment, the aquades and the zinc electrodes in the cathode compartment, as well as the salt bridge (KCL 1M) as proton transfer media. In a dual-chamber MFC system, the electron result of fermentation bacterial from the substrate on the anode compartment are received by the zinc electrode and transferred to the copper electrode in the cathode compartment, while the proton is transferred from the anode compartment to the cathode compartment through the salt bridge. The results showed that the addition of 3M rice waste produced the highest electricity production with strong current reaching 0.23 mA (day 23), voltage 0.98 V (day 17), power density 37.24 mW.m-2 (day 17), and energi 360 J (day 30). Keywords: Microbial Fuel Cell, rice waste, mud.
Analisis Dan Implementasi Algoritma Neural Network Pada Classification Dalam Melakukan Prediksi Pelanggan Churn Telkom Speedy Fauzan Azhim Umsohi; Jondri Jondri; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyedia layanan internet atau yang lebih dikenal sebagai internet service provider (ISP) saat ini semakin bertambah. Dari awalnya pelanggan di dominasi oleh satu provider sekarang sudah berganti dengan provider lain. Tentunya masih banyak lagi faktor lainnya, kejadian ini dinamakan churn. Untuk itu perlu dilakukan tindakan antisipasi untuk mengatasi hal tersebut dimana yang pada tulisan ini dengan melakukan klasifikasi prediksi churn.Data yang digunakan bersifat non-linier oleh karena itu pada tulisan ini digunakan metode Single-layered Supervised Neural Network’s yang dikenal SSNNs. Dimana metode ini memang ditujukan untuk data semacam ini [1]. Dengan parameter-parameter optimal yang dihasilkan saat pengujian sistem, didapat akurasi prediksi sebesar 72,35%. Kata Kunci: churn, Neural Network, klasifikasi, SSNNs.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Mikrohidro (pltmh) Pada Pipa Saluran Pembuangan Air Hujan Vertikal Fajar Apriansyah Imanudin; Angga Rusdinar; Denny Darlis
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, kebutuhan listrik di sektor perumahan menggunakan lebih banyak listrik daripada sektor - sektor lainnya. Kemudian, sebagian besar pembangkit listrik yang terdapat di Indonesia masih menggunakan tenaga diesel atau sumber daya lain yang tidak dapat diperbaharui, sedangkan sumber daya tersebut lama kelamaan semakin menipis, dan kebutuhan akan energi listrik semakin bertambah dari hari ke hari. Maka, diperlukan energi alternatif dari sumber daya lain. Pada penelitian tugas akhir ini, akan dirancang sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro (PLTMH) yang penerapannya dilakukan pada saluran pembuangan air hujan dan perancangannya cukup mudah dengan bahan-bahan yang cukup mudah dicari. Terjunan air pada bagian saluran pipa vertikal akan dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin generator. Generator listrik yang digunakan adalah Alternator. Tegangan yang dihasilkan oleh alternator akan digunakan nantinya untuk beban. Diharapkan satu buah PLTMH buatan ini dapat menghasilkan energi listrik maksimal untuk setiap tempat pengujiannya. Kata kunci: pembangkit listrik, mikrohidro, air hujan, alternator
Optimasi Pengendalian Persediaan Pada Gudang Distributorfast Moving Consumer Goods Pd. Akur Sejahtera Menggunakanmetode Probabilistik Periodic Review (r,s,s) System Untukminimasi Total Biaya Persediaan Farhan Ilhamul Latief; Mira Rahayu; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam menghadapi persaingan industri distributor yang menjual produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) khususnya produk food and beverages, perusahaan dituntut untuk mengoperasikan kegiatan distribusi produk secara efektif dan efisien. Salah satu faktor yang berperan penting dalam operasional sebuah distribusi produk food and beverages adalah pengendalian sistem persediaan. PD. Akur Sejahtera merupakan salah satu distributor FMCG food and beverages yang beroperasi di Kabupaten Indramayu. Selama ini kebijakan persediaan yang diterapkan PD. Akur Sejahtera hanya berdasarkan intuisi manajemen dan tanpa perhitungan matematis sehingga perusahaan sering menghadapi permasalahan berupa out-of- stock yang akan berdampak pada tingginya lost sales sehingga menurunkan tingkat profit perusahaan yang diakibatkan tingginya ongkos total persediaan. Usaha mengurangi stock out di sistem persediaan dilakukan dengan menerapkan kebijakan Periodic Review (R,s,S) dengan pendekatan Power Approximation bagi produk dengan klasifikasi A untuk menentukan parameter persediaan. Selain itu juga, untuk mengatasi permasalahan tersebut menyebabkan peneliti akan menggunakan perhitungan kebijakan persediaan usulan dengan Periodic-Review, Order-Up-to-Level (R,S) System untuk produk klasifikasi B dan C, dimana interval pemeriksaan persediaan (R) adalah tetap, tetapi ukuran pemesanan bervariasi sesuai dengan penjualan pada saat pemeriksaan persediaan terakhir. Dengan penggunaan kebijakan pengendalian persediaan Periodic Review (R,s,S) dan (R,S) System mempu menghasilkan efisiensi Total Biaya Persediaan sebesar 23%. Kata kunci: Persediaan, distributor, FMCG, stock out, Periodic Review, (R,s,S) system, (R,S) system

Page 62 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue