cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Dan Implementasi Mesin Focused Crawler Untuk Web Musik Dengan Menggunakan Learning Anchor Algorithm Madina Ulfa; Shaufiah Shaufiah; Hetti Hidayati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan world-wide web yang semakin pesat diikuti oleh kebutuhan informasi yang semakin meningkat, menjadi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk general-purpose crawler dan search engines. Search engine seperti Google, Yahoo!, Altavista dan sebagainya telah diperkenalkan dan digunakan untuk mempermudah pencarian informasi di Internet. Web Crawler (crawler) adalah sebuah program/script otomatis yang memproses halaman web untuk sebuah mesin pencari, yang banyak digunakan saat ini. Namun mengingat banyaknya halaman web yang ada, maka seringkali search engine dengan crawler biasa tidak dapat memberikan hasil yang maksimal. Untuk itu dikembangkanlah focused crawler. Focused crawler akan men-download halaman web yang sesuai topik dan berhati-hati memutuskan URL mana yang akan di-scan dan dalam urutan apa dilanjutkan berdasarkan informasi halaman download sebelumnya. Untuk tugas akhir ini, yang akan diproses adalah web musik. Focused crawler membutuhkan classifier untuk membedakan halaman web yang relevan dan tidak. Yang pada tugas akhir ini digunakan Naïve Bayes Classifier. Halaman web yang relevan akan diekstrak outgoing-linknya dan disimpan kedalam frontier. Link dapat dicrawl dengan menggunakan algoritma penelusuran. Pemilihan algoritma penelusuran yang tepat akan berpengaruh pada efisiensi web crawler. Pada tugas akhir ini yang akan digunakan adalah Learning Anchor Algorithm. Berdasarkan implementasi, dihasilkan akurasi terbaik 100% pada link pengujian http://gigsplay.com/ dengan dataset 100 musik dan 100 nonmusik. Sedangkan akurasi terendah 86.7% saat dataset 300 musik dan 200 nonmusik pada link pengujian http://musik.kapanlagi.com/. Kata Kunci : focused crawler, web olahraga, naïve bayes, Learning Anchor Algorithm.
Analisis Perbandingan Kinerja Teknologi Gigabit Passive Optical Network (gpon) Dan Gigabit Ethernet Passive Optical Network (gepon) Turbo Mode Pada Jaringan Passive Optical Network (pon) Ridwan Pratama; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigabit Passive Optical Network (GPON) dan Gigabit Ehternet Passive Optical Network (GEPON) merupakan teknologi dalam PON yang yang dianggap mampu untuk memenuhi kebutuhan bandwidth dan kecepatan yang tinggi. Kedua teknologi tersebut terus bersaing dan terus dilakukan pengembangan. Turbo GEPON merupakan salah satu hasil pengembangan teknologi GEPON yang diperkenalkan oleh perusahaan Teknovus yang kemudian diakui sisi oleh Broadcomm. Turbo GEPON dianggap mampu bersaing dengan GPON karena memiliki parameter yang hampir sama seperti GPON, seperti splitting ratio¸ upstream dan downstream bandwidth, dan upstream dan downstream wavelength. Pada Tugas Akhir ini dilakukan penelitian mengenai perbandingan kinerja antara teknologi GPON dan Turbo GEPON dengan parameter uji power link budget, rise time budget, signal to noise ratio (SNR), dan bit error rate (BER). Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi terhadap kedua teknologi tersebut melalui hitungan matematis ataupun software simulasi. simulasi dilakukan dengan menggunakan parameter jarak maksimum link jaringan akses PON sepanjang 20 km dan splitting ratio maksimum pada tiap teknologinya yaitu 1:64 dengan menggunakan kombinasi splitter 1:4 dan 1:16. Hasil dari pengujian parameter uji antara teknologi GPON dan Turbo GEPON menunjukkan nilai power link budget sebesar -21.7 dBm untuk upstream dan downstream, rise time budget sebesar 0.23685 ns untuk GPON dan 0.26401 ns untuk Turbo GEPON, nilai SNR pada GPON dan Turbo GEPON sebesar 22.60021 dB untuk downstream dan 24.50568 dB untuk upstream, dan nilai BER untuk GPON dan Turbo GEPON sebesar � . ��𝟒�� × ��−�� untuk downstream dan � . ����� × ��−�� untuk upstream. Perbandingan hasil pengujian parameter antara teknologi GPON dan Turbo GEPON menunjukkan bahwa GPON lebih unggul. Hal ini dibuktikan dengan lebih kecilnya nilai rise time budget pada GPON dibandingkan dengan Turbo GEPON yaitu sebesar 0.23685 ns pada GPON dan 0.26401 ns pada Turbo GEPON. Kata kunci : PON, GPON, GEPON, Turbo GEPON
Kontrol Suhu Dan Analisis Transfer Panas Konveksi Pada Central Processing Unit (cpu) Nina Retna Utami; Ismudiati Puri Handayani; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Central Processing Unit (CPU) merupakan tempat pemrosesan instruksi – instruksi program dilakukan. Suhu CPU dapat menjadi cepat panas bila digunakan dalam jangka waktu lama serta penggunaan dalam keadaan full load yang melibatkan beberapa komponen antara lain processor, memory, dan VGA. Suhu maksimum yang dimiliki processor atau biasa disebut critical temperatures dan CPU utilization yang menggambarkan kinerja processor dapat dijadikan acuan seberapa optimal processor bekerja. Salah satu cara untuk menurunkan suhu processor adalah dengan menambahkan heat sink dan kipas di daerah sekitar processor. Energi panas dari processor ditransferkan melalui heat sink dengan cara absorpsi, proses transfer panas konduksi dan konveksi. Pada penelitian ini, proses konveksi paksa dari heat sink ke udara lingkungan akan dibantu menggunakan kipas yang kecepatannya diatur dengan menggunakan kontrol Proporsional, kontrol Integral, dan kontrol Derivatif (PID). Nilai awal parameter kontrol PID ditentukan dengan menggunakan metode kurva Ziegler Nichols dan simulasi menggunakan software MATLAB. Selanjutnya, nilai tersebut diimplementasikan secara eksperimen pada sistem Processor Intel® Pentium® 4 CPU 3.00 GHz. Selain itu, distribusi suhu juga disimulasikan dan dianalisis dengan menggunakan software Comsol Multiphysics 4.4. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suhu dapat mencapai kestabilan lebih cepat pada saat diaplikasikan kontrol PID dengan nilai parameter Kp = 40, Ki = 33.33, Kd = 4, suhu stabil 324 K tercapai dalam waktu 500 s. Sedangkan tanpa kontrol PID suhu stabil pada 326 K tercapai dalam waktu 3000 s. Kata kunci: transfer panas, konveksi paksa, kontrol PID.
Perancangan Dan Implementasi Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat Menjadi Suara Berbasis Kinect Menggunakan Metode Hidden Markov Model Agustinus Agustinus; Asep Mulyana; Andrew Brian Osmond
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu isyarat dapat dikenali melalui gerakan tubuh dan gerakan mulut seseorang. Dengan mengenali ciri-ciri khusus pada masing-masing isyarat, maka dapat diterjemahkan. Pada tugas akhir ini dilakukan pengenalan sejumlah kata dalam bahasa isyarat, agar orang-orang dengan kemampuan berbicara secara verbal lebih mudah menerjemahkan isyarat seorang tunarungu. Masukan secara realtime yang digunakan berupa data gambar (image) pose bahasa isyarat (berdasarkan Kamus Umum Bahasa Isyarat Indonesia) menggunakan perangkat sensor kinect. Data tersebut kemudian diolah sehingga mendapatkan data skeleton. Dari data skeleton kemudian didapatkan skeleton joint. Dalam hal ini menggunakan 6 skeleton joint untuk dijadikan data karakteristik dari setiap isyarat. Berikutnya 6 skeleton joint akan dimodelkan dengan Hidden Markov Model (HMM), dan dilakukan pelatihan sehingga dihasilkan sebuah basis data untuk seluruh HMM. Keluaran dari sistem ini berupa suara yang merupakan terjemahan dari isyarat pada masukan. Hasil pengujian pada tugas akhir ini mendapat akurasi rata – rata 90%, trendline akurasi untuk berbagai jumlah kata mengalami penurunan jika ditambah isyarat baru ke database, dan waktu komputasi sistem rata-rata 22.8μs. Kata Kunci: Bahasa Isyarat, Kinect, Hidden Markov Model
Perancangan Tata Kelola Manajemen Layanan Teknologi Informasi Berdasarkan Iso 20000 Dan Itil V3 Service Design Pada Layanan Sistem Informasi Akademik Igracias Udadhi Bawiko; Murahartawaty Murahartawaty; Maya Setyawati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University sebagai salah satu penyelenggara pendidikan di Indonesia memiliki visi untuk menjadi perguruan tinggi berkelas dunia (A World Class University, WCU). Untuk mendukung operasional akademik, Telkom University memiliki layanan Sistem Informasi Akademik i-Gracias yang dikelola oleh Direktorat Sistem Informasi. Saat ini i-Gracias belum memiliki standar yang terukur untuk tata kelola manajamen layanan TI atau IT Service Management (ITSM). i-Gracias membutuhkan standar tata kelola ITSM sebagai salah satu aspek yang mendukung tercapainya WCU. Untuk itu penelitian ini akan merancang tata kelola ITSM berdasarkan standar ISO 20000. Proses perancangan tata kelola ITSM dilakukan dengan mengadopsi framework ITIL v3 2011 Service Design. Proses perancangan tata kelola ITSM meliputi rancangan proses dan rancangan organisasi. Rancangan proses terdiri dari design coordination, service catalogue management, dan service level management. Rancangan organisasi dilakukan untuk menentukan sumber daya organisasi yang dibutukan untuk menerapkan rancangan proses, khususnya pada Direktorat Sistem Informasi. Hasil penelitian ini berupa rancangan tata kelola ITSM yang terdiri dari dokumen Service Design Package, Service Catalogue, Service Level Agreement, Operational Level Agreement, Service Level Requirement, Service Quality Plan, dan Service Improvement Plan. Hasil rancangan pada penelitian ini menjadi sebuah rekomendasi bagi Direktorat Sistem Informasi dalam meningkatkan tata kelola ITSM menuju standar ISO 20000. Kata Kunci : Tata kelola TI, Standar, IT Service Management, ISO 20000, ITIL, Service Design
Analisis Performansi Protokol Coap Dan Mqtt-sn Pada Sistem Smarthome Dengan Cooja Network Simulator Satria Bagus Pratama; Rendy Munadi; Akhmad Syauqi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wireless Sensor Network merupakan salah satu teknologi yang paling berkembang riset dan pengembangannya di dunia. Perkembangan tersebut didukung oleh berkembangnya juga pengaplikasian Internet of Things yang memungkinkan teknologi WSN digunakan dan dimanfaatkan lebih dalam. Merupakan sebuah kemajuan besar apabila WSN diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari manusia, namun untuk mengimplementasikan hal tersebut terdapat tantangan tersendiri bagi WSN. Banyaknya nodes yang akan diimplementasikan dalam jaringan menjadi sebuah masalah terhadap beban daya sebuah jaringan WSN. Diperlukan sebuah jaringan wireless yang hemat dalam penggunaan daya demi memiliki lifetime yang panjang. Penggunaan protokol 802.15.4 pada WSN dianggap sebagai protokol yang cocok untuk kebutuhan tersebut, fitur yang dibutuhkan seperti daya rendah dan dapat berjalan pada besar bandwidth yang kecil mampu dipenuhi protokol tersebut. Pada penelitian kali ini hal tersebut akan dibuktikan dengan melakukan simulasi terhadap prototype smarthome milik PT. Telkom Akses dengan skema pertambahan pada jumlah nodes mulai dari 5, 8 hingga 10 nodes. Simulasi dilakukan dengan Cooja network simulator dan akan dilakukan peengukuran parameter delay, throughput, packet received dan power consumption dari protokol CoAP dan MQTT-SN. Dari hasil penelitian yang didapat, protokol MQTT-SN memiliki potensi untuk dapat memenuhi kebutuhan penggunaan daya yang rendah dan dapat berjalan dalam bandwidth yang kecil dibandingkan dengan protokol CoAP. Dengan pengujian dengan skema pertambahan jumlah sensor, dalam pengujiannya, protokol MQTT-SN memiliki average delay secara keseluruhan sebesar 0.09386 detik, rata-rata throughput sebesar 8.45013 Kbps, besar rata-rata packet received sebesar 35.79073, dan rata-rata power consumption sebesar 7.66233 mW. Kata kunci : 802.15.4, CoAP, MQTT-SN, Simulasi, Wireless Sensor Network Abstract Wireless Sensor Network is one of the most rapid developing technology in information and telecommunication technology industries. Internet of Things triggering wireless sensor technology development to be used in many sectors mainly for everyday use such a smart home system. However, there are many challenge for wireless sensor technology to be implemented for every day use. The number of nodes that will be implemented in the network will be calculated to sum the power consumption of the network itself. Though, a power efficient network should be deployed then network lifetime is also guaranteed. The 802.15.4 communication standard now is used to develop a wireless sensor network, this standard can stand the regulation of a low power, low bandwidth and lossy communication being implemented.In this research, the superiority of 802.15.4 standards and its following protocol will be examined by simulating Telkom Akses smarthome prototype with CoAP and MQTT-SN as upper layer protocol and increasing number of nodes to compare, starts from 5,8 until 10 nodes in the simulation. The simulation is conducted using Cooja network simulator and there will be delay, throughput, packet received and power consumption analysis after the simulation run. The result shows MQTT-SN protocol is performing better than CoAP protocol to fulfill a better environment for the wireless sensor network. MQTT-SN could run in a low bandwidth environment and use less power than CoAP protocol, with a total average delay of 0.09386 second, total average throughput of 8.45013 Kbps, total average of packet received of 35.79073 Bytes, and the total average of power consumption of 7.66233 mW. Keywords : 802.15.4, CoAP, MQTT-SN, Simulation, Wireless Sensor Network
Analisis Metode Laplacian Centrality Dalam Social Network Analysis Menggunakan Probabilistic Affinity Index (pai) Citra Rizki Pratiwi; Yanuar Firdaus Arie Wibowo; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Twitter merupakan media sosial yang umumnya digunakan dalam penyebaran informasi. Apabila diketahui siapa user (pengguna) paling berpengaruh pada Twitter dalam kelompok tertentu, maka hal tersebut akan memudahkan dalam penyebaran informasi di dalamnya. Kita dapat mengetahui user Twitter yang paling tinggi pengaruhnya (sentralitas / kepentingan) dengan memperhitungkan relasi follow, mention, dan reply yang terjadi di antara user dengan menggunakan metode centrality measurement pada social network analysis (SNA). Laplacian centrality (LC) merupakan salah satu metode centrality measurement yang tidak hanya memperhitungkan lingkungan lokal di sekitar vertex tapi juga lingkungan yang lebih luas di sekitar tetangganya. Namun, untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan keadaan jaringan dan relasi yang ada, maka digunakan pembobotan PAI yang akan membandingkan nilai bobot relasi dengan total relasi yang dimiliki user. Pengimplementasian PAI pada LC akan mempengaruhi hasil ranking user ketika dibandingkan dengan hasil LC tanpa diimplementasikan PAI juga ketika dilakukan penambahan nilai bobot pada relasi tertentu di antara user. Penggunaan PAI pada LC dapat diterapkan pada graf berbobot-tak berarah dalam menentukan user yang paling berpengaruh dalam penyebaran informasi pada suatu kelompok di Twitter berdasarkan hasil nilai LC tertinggi. Kata kunci: Laplacian centrality (LC), Probabilistic Affinity Index (PAI), Social Network Analysis (SNA), Twitter
Perancangan Dan Realisasi Antena Dipol Silang Uhf Dengan Reflektor Planar Horisontal Untuk Penerima Tv Digital Dvb-t2 (desain And Realization Uhf Cross Dipole Antenna With Horizontal Planar Reflector For Dvb-t2 Digital Tv Receiver) Imam Muaffiq; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Televisi adalah salah satu perangkat penerima sumber informasi yang paling sering digunakan oleh masyarakat hingga saat ini. Pemerintah mempunyai target migrasi televise analog ke digital pada 2018 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Kominfo No.32 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Secara Digital dan Penyiaran Multipleksing Melalui Sistem Terestrial[1]. Salah satu perangkat yang dibutuhkan untuk menunjang terselenggaranya komunikasi televisi adalah antena. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi antena dipol silang dengan reflektor planar horizontal untuk penerima tv digital dengan bahan tembaga. Perancangan antena ini menggunakan software CST Studio Suite dan beroperasi pada frekuensi 470-806 MHz dengan gain ≥ 2,15 dBi, bandwidth 336 MHz, VSWR ≤ 2, pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi linier horisontal. Hasil pengukuran yang didapatkan menunjukkan bahwa antena dapat bekerja pada frekuensi 470-806 MHz. Gain maksimum yang didapatkan 5,821 dBi. VSWR pada frekuensi tengah ( fc = 638 MHz ) adalah 1,283 dan bandwidth 466 MHz. Pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi elips horisontal dengan axial ratio sebesar 6,07 dB. Kata Kunci : Televisi Digital, UHF , Dipol Silang, Reflektor Planar
Pengenalan Individu Berdasarkan Gait Menggunakan Singular Value Decomposition Dan Jaringan Syaraf Tiruan Back Propagation Bhagas Nugroho; Achmad Rizal; Reza Budiawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gait atau cara berjalan setiap individu bisa dikatakan unik karena setiap individu umumya memiliki cara berjalan yang unik. Kelebihan lainnya biometrik dari gait dapat bekerja dalam jarak jauh. Pengenalan individu melalui webcam dengan masukan berupa video dapat menjadi alternatif lain untuk pengenalan individu biometrik selain dengan metode pengenalan biometrik lainnya seperti sidik jari dan iris mata. Tugas akhir ini mengimplementasikan metode reduksi data singular value decomposition (SVD) dan metode klasifikasi jaringan syaraf tiruan (JST) back propagation dalam identifikasi individu berdasarkan gait. Dengan mencari kombinasi parameter-parameter back propagation terbaik pada nilai epoch, learning rate, jumlah neuron hidden layer, dan target MSE dengan melakukan trial and error hingga menemukan nilai persentase akurasi optimal pada pengujian pengenalan individu. Output dari sistem ini adalah ketepatan dalam mengenali suatu objek berjalan. Singular value decomposition dengan jaringan syaraf tiruan back propagation memiliki pengenalan ciri yang cukup baik pada kasus pengenalan individu berdasarkan gait karena terbukti mampu memberikan nilai akurasi sebesar 90%. Akurasi ini dicapai pada traing JST back propagation dengan parameter jumlah neuron hidden layer 10, dengan epoch 1000, target MSE 1e-20, dan dengan parameter learning rate 0.01. Kata kunci : Gait, Singular Value Decomposition, Jaringan Syaraf Tiruan Back propagation
Perancangan Dan Analisis Kombinasi Fiber To The Home (ftth) Dengan Wi-fi Public Di Perumahan Pesona Ciganitri Johanes Nicolas Panjaitan; Akhmad Hambali; Ageak Raporte Bermano
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini memfokuskan untuk penentuan kelayakan dan performansi sistem perancangan FTTH, dalam penelitian ini dilakukan perhitungan terhadap parameter-parameter kelayakan dan performansi yang ingin diimplementasikan pada perumahan Pesona Ciganitri. Parameter-parameter tersebut adalah Link Power Budget dan Rise Time Budget untuk kelayakan sistem dan BER untuk perfmormance sistem yang disimulasikan pada OptySystem Dari perhitungan secara manual link power budget , total redaman yang dihasilkan untuk downstream sebesar 23,80195 dB dan untuk upstream sebesar 8,69495 dB. Berdasarkan nilai total redaman didapatkan nilai daya terima sebesar -20,802 dBm untuk downstream dan -5,6949 dBm untuk upstream yang diatas nilai sensitifitas minimum daya pada penerima yang ditentukan PT.Telkom yaitu -23 dBm. Sedangkan untuk nilai Rise Time Budget yang didapatkan bernilai baik karena tsystem bernilai 0,25 ns untuk downstream dan 0,25 ns untuk upstream yang lebih kecil dari batasan waktu untuk setiap pengkodean. Untuk parameter performansi sistem yaitu BER yang dihasilkan dari simulasi OptiSystem, didapatkan nilai BER downstream sebesar 2,6294x10-35  dan untuk upstream sebesar 0. Sehingga dapat disimpulkan kedua nilai tersebut memenuhi nilai minimum BER yang ditentukan untuk optik yaitu 10-9.    Kata Kunci:FTTH, Link Power Budget, Rise Time Budget, Bit Error Rate (BER), Opti System

Page 64 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue