cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,006 Documents
Perancangan Hardware Sistem Counter Chin-Up dan Pull-Up Berbasis Sensor MPU6050 Adisaputra, Rangga; Wijayanto, Inung; Hadiyoso, Sugondo
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggota TNI AD dan Polri sering kali menghadapi tugas yang membutuhkan kondisi fisik prima. Tes chin-up dan pull-up digunakan untuk mengukur kekuatan dan ketahanan fisik calon anggota, namun pengukuran manual saat ini rentan terhadap kesalahan dan memerlukan waktu lebih lama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem counter chin-up dan pull-up berbasis sensor MPU6050 yang terhubung melalui Bluetooth. Sistem ini mendeteksi dan menghitung jumlah repetisi secara otomatis dan dilengkapi dengan website untuk pemantauan hasil secara real-time. Pengujian dilakukan pada delapan responden dengan tiga skenario gerakan yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini mampu menghitung repetisi dengan akurat, dengan data menunjukkan kesalahan minimal. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan akurasi proses seleksi fisik calon anggota TNI AD dan Polri. Kata kunci: chin-up, pull-up, sensor mpu6050, ESP32
Kit Pendeteksi Logam Berat Kadmium (Cd) dengan Modifikasi Nanokomposit ZnO/PVA Doping Graphene Yusril, Mohamad; Abrar; Suhendi, Asep
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air minum adalah kebutuhan pokok manusia yang bisa diperoleh dari berbagai sumber, termasuk sungai. Sungai Citarum, sumber air minum bagi banyak kota di Jawa Barat, dinyatakan sebagai sungai terkotor pada tahun 2018 oleh World Bank, menunjukkan tingkat pencemaran yang parah, terutama oleh logam berat kadmium (Cd). Kadar Cd di Sungai Citarum dilaporkan berkisar antara 0,03 mg/l hingga 0,464 mg/l, jauh melebihi standar baku mutu 0,01 mg/l atau 10 ppb sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021. Dalam mendeteksi Cd dengan konsentrasi rendah, dikembangkan sebuah kit pendeteksi berbasis metode Cyclic Voltammetry (CV). Kit ini terdiri dari LMP91000EVM sebagai potensiostat, Arduino UNO sebagai mikrokontroler, ADS1115 untuk mengkonversi data analog ke digital, dan HMI Nextion NX8048K050 sebagai layar tampilan. Working Electrode (WE) dimodifikasi dengan nanokomposit ZnO/PVA yang didoping graphene untuk meningkatkan sensitivitas. Modifikasi ini terbukti efektif dengan sensitivitas 4.91541 uA/ppb, linearitas R-Square 0.96232, dan LOD 4.080139 ppb. Pengujian dilakukan sebanyak delapan kali pada konsentrasi Cd yang berbeda, dengan tingkat kesalahan berkisar antara 2.26% hingga 5.01667%. Hasil ini menunjukkan bahwa kit pendeteksi Cd mampu mendeteksi kadar Cd yang berada di sekitar standar baku sebesar 10 ppb. Kata kunci— Cyclic Voltammetry (CV), Elektrokimia, Kit Pendeteksi, Logam Berat Cd
Perbandingan Efektivitas Plat Aluminium dan Plat Tembaga pada Proses Kondensasi AWG TEC Tsabitah, Alfiah Zalfa; Ajiwguna, Tri Ayodha; Kirom, Mukhammad Ramdlan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah kebutuhan vital bagi manusia untuk keberlangsungan hidup manusia. Air digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, industri, sosial, pertanian, perkebunan, hingga bahan baku produksi suatu produk. Ketersediaan air menjadi focus utama dalam penulisan ini, sebab pada beberapa daerah di Indonesia memiliki masalah akan ketersediaan air bersih. Maka dari itu dibuthkan Solusi alternatif Ketika keadaan menjadi darurat sehingga sulit untuk menemukan sumber air. Pengembagan ini berfokus pada memenuhi kebutuhan air Ketika keadaan darurat dengan menggunakan sistem penangkapan udara atau bisa disebut juga Atmospheric Water Generator. Atmospheric Water Generator merupakan alat yang memanfaatkan sistem pendinginan untuk menangkap uap air di lingkungan. Sistem pendinginan yang digunakan ada berbagai macam contoh nya sistem kompresi dan sistem termoelektrik. Masing-masing dari sistem tersebut akan dikaji dalam penulisan Capstone Design ini Kata kunci— Atmospheric Water Generator, Ketersedian Air, Keadaan Darurat.
Pengembangan Atmospheric Water Generator Berbasis Thermoelectric Bahtiar, Muh Fahri; Ajiwguna, Tri Ayodha; Kirom, Mukhammad Ramdlan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atmospheric Water Generator (AWG) berbasis modul Peltier, khususnya dengan satu modul TEC dan kipas, menunjukkan potensi sebagai solusi portabel untuk menghasilkan air bersih dari udara. Meskipun kapasitas produksi air dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, alat ini mampu berfungsi secara optimal dengan pengukuran dan verifikasi yang tepat. Dengan demikian, AWG ini dapat menjadi alternatif yang aman dan efisien untuk penyediaan air bersih. Kata kunci— Air bersih, kondisi Lingkungan, Modul Peltier, Thermoelectric Cooler.
Analisis Regresi Pengaruh Kelembaban dan Suhu pada Atmospheric Water Generator Berbasis Thermoelectric Siradj, Vigo Raihan; Ajiwguna, Tri Ayodha; Kirom, Mukhammad Ramdlan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penggunaan Atmospheric Water Generator (AWG) berbasis termoelektrik untuk menghasilkan air bersih. Sistem ini menggunakan modul Peltier, pelat aluminium, heatsink, dan kipas pendingin untuk mengkondensasikan uap air dari udara. Hasil analisis menunjukkan suhu lingkungan memiliki pengaruh terbesar terhadap produksi air, diikuti oleh kelembaban dan suhu tengah plat. Model regresi linear menunjukkan bahwa 60% variasi jumlah air dapat dijelaskan oleh suhu dan kelembaban, dengan standar error 3,218 dari 26 data. Sistem ini menawarkan desain sederhana dan efektif dengan kebutuhan perawatan minimal, menjadikannya solusi inovatif untuk menghasilkan air bersih dalam kondisi darurat. Kata Kunci: Air Bersih, Sistem AWG, Suhu, Temperatur
Pengembangan Kompor Biomassa Berbahan Dasar Semen dengan Campuran Tanah Liat dan Perlit Ilyas, Moh. Faiz M; Kirom, Mukhammad Ramdlan; Ajiwiguna, Tri Ayodha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gas LPG di kalangan Masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut menyebabkan ketersediaan energi fosil semakin menipis. Salah satu Upaya untuk masalah penggunaan bahan bakar fosil khususnya LPG adalah dengan menggunakan energi biomassa. Indonesia yang merupakan negara tropis dan memiliki perkembangan industry agrikultur yang berkembang pesat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki ketersediaan sumber daya biomassa dan bio-energi yang cukup banyak. Kompor biomassa berbahan semen dapat menjadi salah satu teknologi untuk memanfaat ketersediaan biomassa yang melimpah di Indonesia dan menekan penggunaan gas LPG di kalangan Masyarakat. Pada penelitian ini dilakukan dua pengujian, pengujian pertama adalah menguji performas kompor biomassa berbahan semen dengan kompor biomassa konvensional, serta mengkaji pengaruh laju aliran udara pada kompor biomassa berbahan semen. Kedua pengujian tersebut dilakukan menggunakan metide WBT. Hasil menunjukkan bahwa kompor biomassa berbahan semen mampu mendidihkan air lebih cepat daripada kompor konvensional, meskipun efisiensi termalnya lebih rendah, yaitu 22,98% dibandingkan dengan 24,61% pada kompor konvensional. Penggunaan laju aliran udara primer yang lebih tinggi mempercepat waktu mendidih, tetapi meningkatkan konsumsi bahan bakar. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s dengan efisiensi rata-rata 21,63%. Kata kunci— Biomassa, Efisiensi Termal, LPG, WBT
Uji Performasi Kompor Biomassa Konvensional UB-03 dan Kompor Biomassa Berbahan Dasar Semen dengan Campuran Tanah Liat dan Perlit Menggunakan Metode WBT Salsa, Nabiela Ika; Kirom, Mukhammad Ramdlan; Ajiwiguna, Tri Ayodha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, sebagai negara agraris dengan banyak limbah pertanian, masih bergantung pada bahan bakar fosil, terutama gas LPG, untuk memasak. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 menunjukkan bahwa 82,78% rumah tangga di Indonesia menggunakan gas LPG, dengan angka yang lebih tinggi di perkotaan (88,93%) dibandingkan pedesaan (74,68%). Dengan menipisnya energi fosil, biomassa, yang berasal dari limbah pertanian dan perkebunan, menjadi alternatif bahan bakar yang semakin relevan. Biomassa tidak hanya dapat menggantikan bahan bakar fosil, tetapi juga bermanfaat untuk pangan dan pakan ternak. Penelitian ini mengevaluasi performa kompor biomassa konvensional dibandingkan dengan kompor biomassa berbahan dasar semen yang dicampur tanah liat dan perlit menggunakan metode Water Boiling Test (WBT). Hasil uji menunjukkan bahwa kompor biomassa berbahan dasar semen lebih cepat dalam mendidihkan air dibandingkan dengan kompor biomassa konvensional. Ini menunjukkan bahwa kompor semen lebih efisien dalam mentransfer panas dan mengurangi rugi kalor selama pembakaran. Namun, efisiensi termal kompor semen sedikit lebih rendah, yaitu 22,98%, dibandingkan kompor konvensional yang mencapai 24,61%. Perbedaan ini disebabkan oleh penggunaan biomassa yang lebih banyak pada kompor semen. Kata kunci— Biomassa, Efisiensi Termal, Kompor Biomassa Konvensional, Kompor Biomassa Semen, LPG, WBT
Analisis Performasi Kompor Biomassa Berbahan Dasar Semen dan Pengaruh Laju Aliran Udara Terhadap Performa Kompor Menggunakan Metode WBT Haldoko, Faisal; Kirom, Mukhammad Ramdlan; Ajiwiguna, Tri Ayodha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gas LPG di kalangan Masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut menyebabkan ketersediaan energi fosil semakin menipis. Salah satu Upaya untuk masalah penggunaan bahan bakar fosil khususnya LPG adalah dengan menggunakan energi biomassa. Indonesia yang merupakan negara tropis dan memiliki perkembangan industri agrikultur yang berkembang pesat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki ketersediaan sumber daya biomassa dan bio-energi yang cukup banyak. Kompor biomassa berbahan semen dapat menjadi salah satu teknologi untuk memanfaat ketersediaan biomassa yang melimpah di Indonesia dan menekan penggunaan gas LPG di kalangan Masyarakat. Pada penelitian ini dilakukan dua pengujian, pengujian pertama adalah menguji performas kompor biomassa berbahan semen dengan kompor biomassa konvensional, serta mengkaji pengaruh laju aliran udara pada kompor biomassa berbahan semen. Kedua pengujian tersebut dilakukan menggunakan metide WBT. Hasil menunjukkan bahwa kompor biomassa berbahan semen mampu mendidihkan air lebih cepat daripada kompor konvensional, meskipun efisiensi termalnya lebih rendah, yaitu 22,98% dibandingkan dengan 24,61% pada kompor konvensional. Penggunaan laju aliran udara primer yang lebih tinggi mempercepat waktu mendidih, tetapi meningkatkan konsumsi bahan bakar. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s dengan efisiensi rata-rata 21,63%. Kata kunci— Biomassa, Efisiensi Termal, LPG, WBT
Pengaruh Laju Aliran Udara Primer Terhadap Performa Kompor Biomassa Berbahan Dasar Semen dengan Campuran Tanah Liat dan Perlit Menggunakan Metode WBT Shaloom, Leony Anastasya; Shaloom, Mukhammad Ramdlan; Ajiwiguna, Tri Ayodha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kompor biomassa berbahan dasar semen ini, digunakan sistem tungku gasifikasi updraft, di mana udara dari kipas masuk melalui bagian bawah reaktor dan melewati grate, sedangkan bahan bakar dimasukkan dari bagian atas reaktor. Penelitian ini mengunakan metode WTB yang bertujuan untuk mengetahui efisiensi performa tungku dan jumlah energi yang dihasilkan bahar bakar kedalam panci. dengan menguji pengaruh laju aliran udara primer terhadap performa kompor berbahan dasar semen. Pengujian ini dilakukan untuk menguji apa pengaruh dari laju aliran udara primer terhadap performa dari kompor dengan memvariasikan kecepatan udara yang dihasilkan dengan kecepatan 1 m/s, 2,5 m/s, dan 5 m/s. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin cepat laju aliran udara primer maka akan semakin cepat juga fuel startup dan boiling time pada kompor, namun bahan bakar yang digunakan juga semakin banyak. Kata kunci— Biomassa, Fan, LPG, water boiling test.
Pengembangan Sistem PLTS Off-Grid Untuk Mendukung Sistem Filtrasi Air Ramdan, M. Rafi; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Air merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Tetapi saat ini, banyak wilayah di Indonesia sulit mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan oleh perubahan iklim secara ekstrim akibat karbon emisi yang disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga fosil. Dengan mengintegrasikan PLTS Off-Grid dengan sistem filter catridge dapat menyelesaikan permasalahan terkait ketersediaan air bersih. Kata kunci—filter catridge, PLTS Off-Grid, Pompa DC

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue