cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Dan Perancangan Telecommunication Cabling Infrastructure Dalam Rancangan Sub Data Center Di Diskominfo Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Standar En 50600 Dan Metode Ppdioo Life-cycle Approach Bima Adji Prakoso; M. Teguh Kurniawan; Umar Yunan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan rancangan peraturan pemerintah tentang PSTE di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah pasal 9 tahun 2009 yang mengatakan bahwa setiap instansi pemerintah pusat dan daerah wajib menyediakan fasilitas pusat data yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yang kemudian diperkuat dengan Peraturan Presiden nomor 96 tahun 2014 tentang rencana pitalebar Indonesia tahun 2014-2019 yang mengatakan bahwa untuk menciptakan pembangunan dan pemanfaatan pitalebar yang efektif dan efisien, diperlukan perencanaan pitalebar nasional yang komprehensif dan terintegrasi melalui sinkronisasi, sinergi, serta koordinasi lintas sektor dan wilayah. Berdasarkan peraturan tersebut, Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) membuat data centermasing-masing yang tersinkronisasi dengan pemerintah pusat. Kemudian dikeluarkannya Peraturan Bupati (PERBUP) nomor 17 tahun 2016 pasal 22 ayat 2 yang mengatakan bahwa Pusat Data dibangun dan dikelola secara terpusat dan dimanfaatkan untuk kepentingan selutuh SKPD. Peraturan ini tentu saja merugikan PEMKAB Bandung dimana mereka harus menutup dan berhenti mengelola data centernya sendiri yang akan berdampak pada fungsionalitas PEMKAB Bandung. Untuk menanggulangi masalah tersebut, data center yang sudah terdapat di PEMKAB Bandung akan dibuat menjadi sub data center yang berguna sebagai tempat penyimpanan data sementara dan sebagai backup sebelum data di sinkronkan dengan pemerintah pusat. Dalam pembuatan rancangan sub data centerini menggunakan standar EN 50600 dan metode PPDIOO Life-Cycle Approach dan berfokus pada sistem pengkabelan data center. Kata kunci : data center, sistem pengkabelan, sub data center, EN 50600, PPDIOO Life-Cycle Approach
Desain Dan Implementasi Switching Regulator Pada Nanosatelit Shella Amelia Puspaningrum; Mas Sarwoko Suraatmadja; Desti Madya Saputri
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring kemajuan teknologi dalam bidang elektronika, berbagai macam perangkat elektronika diciptakan dengan bermacam – macam model dan kegunaan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, salah satunya pada bidang telekomunikasi. Dari berbagai ragam barang atau peralatan elektronik yang kita jumpai saat ini, hampir semua bagiannya dijalankan oleh sumber tenaga satu arah (DC) seperti, mobil listrik, bateraicharger, peralatan elektronika, regulator tegangan pada nanosatelit, dan industri kimia. Dalam tugas akhir ini dirancang sebuahswitching regulator yang memiliki tegangan input dari sel surya sebesar 11 Volt dan dari baterai sebesar 7.4 Volt. Untuk menurunkan (step down) tegangan output digunakan IC voltage regulator, kapasitor, induktor, dioda, dan resistor menggunakan metode switching. Dari pengujian dan analisis yang telah dilakukan, tegangan output yang dihasilkan dari masing-masing perangkat adalah sebesar 3.3 Volt dan 5 Volt. Hasil tersebut sesuai dengan penggunaan switching regulator metode buck converter. Kata Kunci: integrated circuit, switching regulator, step down, buck converter.
Analisis Dan Implementasi Qos Dengan Kombinasi Mpls-Intserv Dan Mpls-Diffserv Di Ip Multimedia Subsystem Tuntun Aditara Maharta; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan jaminan QoS, ada beberapa metode yang dapat dilakukan yaitu best effort, integrated service (Intserv) dan differentiated service (Diffserv). Best effort adalah metode dimana paket yang datang pertama ke node akan dilanjutkan ke node lainnya. Intserv adalah metode dimana paket yang akan dikirimkan sebelumnya diberi jaminan bandwidth di jaringan, protocol yang berperan adalah Resource Reservation Protocol (RSVP). Sedangkan Diffserv adalah metode dimana paket yang akan dikirimkan diberikan prioritas di jaringan. Untuk menambah performansi forwarding data maka digunakan Multi-Protocol Label Switching (MPLS). Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, diperoleh hasil bahwa MPLS-intserv-diffserv memiliki nilai delay terbesar pada layanan VoIP. Dan MPLS-intserv memiliki nilai delay terbesar pada layanan video conference. Kemudian untuk nilai jitter yang paling kecil ada pada metode MPLS-intserv-diffserv pada layanan VoIP dan MPLS- diffserv pada layanan video conference. Untuk nilai throughput tertinggi ada pada metode MPLS-diffserv pada layanan VoIP dan MPLS-intserv-diffserv pada layanan video converence. Berdasarkan perhitungan MOS dengan pendekatan E-model, ketiga mekanisme tersebut masuk ke dalam kategori “sangat baik”. Tapi dari ketiga mekanisme tersebut, MPLS-diffserv memliki nilai MOS yang paling tinggi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa MPLS-diffserv memiliki kinerja yang paling bagus. Kata kunci : QoS, MPLS, Intserv, Diffserv, IMS
Simulasi Dan Analisis Steganografi Berbasis Deteksi Pita Frekuensi Pada Frame Audio Alifdio Hendra Putra; Bambang Hidayat; Nur Andini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi menjadi semakin maju. Hal tersebut dapat dimanfaatkan juga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat melakukan proses komunikasi karena distribusi informasi dapat terganggu. Salah satu solusi untuk memberikan rasa aman adalah dengan proses Steganografi. Metode LSB dianggap sebagai metode yang paling sederhana dan efisien untuk proses audio Steganografi. Namun metode ini masih memiliki kekurangan, yaitu pesan rahasia masih dapat terdeteksi karena proses penyisipan pesan hanya dilakukan pada bit paling rendah (LSB) dalam tiap byte file host. Pada penelitian ini dirancang sebuah modifikasi dari proses Steganografi. Sebelum memulai penyisipan informasi, akan dilakukan proses segmentasi (framing) terhadap file audio, dimana frame audio sebagai tempat penyisipannya. Lalu ditentukan nilai rentang band frekuensi sebagai acuan dimulainya proses penyisipan pesan rahasia dengan bantuan realisasi algoritma Fast Fourier Transform (FFT). Metode yang digunakan pada saat proses Steganografi adalah Least Significant Bit (LSB). Dengan metode penyisipan LSB, menguji ukuran panjang frame dan panjang pesan, serta melakukan pemilihan di beberapa nilai rentang band frekuensi, didapatkan nilai-nilai Signal to Noise Ratio (SNR) yang baik, yaitu masih diatas 20 dB. Nilai MSE terbesar didapat 1,50.10-12 dan nilai BER yang didapat adalah 0. Hasil Mean Opinion Score (MOS) yang didapatkan memiliki nilai rata-rata total sebesar 3,84. Saat menyisipkan pesan sepanjang 25% dari kapasitasnya didapatkan nilai 4,2. Saat penyisipan pesan 50% dan 75% dari kapasitas masing-masing memiliki nilai 3,7 dan 3,6. Waktu komputasi terbesar yaitu pada penyisipan pesan sebesar 280 bit, panjang frame 128 sample, dan rentang nilai pita frekuensi 300550 Hz dengan waktu penyisipan 1,2 detik dan waktu ekstraksi 0,85 detik. Kata kunci: Audio, FFT, LSB, Pita Frekuensi, Segmentasi, Steganografi
Implementasi Panel Pengunjung Berbasis Layar Sentuh Sebagai Sub Sistem Kunci Otomatis Pada Ruang Dosen Universitas Telkom Muhammad Solihin; Agung Nugroho Jati; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk kenyamanan dan kerahasiaan para dosen diperlukan sebuah sistem untuk membatasi akses masuk pada ruangan dosen. Sistem panel merupakan media bagi pengunjung untuk mengetahui keberadaan dosen di ruangan serta meminta kesediaan dosen agar bisa ditemui. Panel akan berupa monitor touch screen yang terhubung pada raspberry pi dan menampilkan aplikasi GUI. Sistem ini terhubung dengan sistem lainnya antara lain sistem mekanik kunci yang memberikan akses masuk kepada pengunjung dan dosen, dan sistem remote yang merupakan sarana bagi dosen untuk memberikan izin akses masuk kepada pengunjung. Sistem panel dan integrasi seluruh perangkat sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci : Visitor Panel, raspberry pi, Touch Panel
Penentuan Jumlah Perencanaan Permintaan Pelumas Untuk Meminimasi Tingkat Kesalahan Peramalan Berdasarkan Peramalan Permintaan Pelumas Pada Pt. Nyz Nisa Noviani Sudarman; Luciana Andrawina; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT NYZ merupakan perusahaan divisi pelumas dari perusahaan minyak nasional PT ABC (Persero) yang berbentuk perseroan terbatas (PT). PT NYZ ini mempunyai akurasi peramalan yang rendah sehingga menyebabkan terjadinya overstock. Hal ini terjadi diakibatkan karena PT NYZ tidak melakukan peramalan permintaan berdasarkan kriteria yang dimiliki oleh PT NYZ, perusahaan hanya melihat berdasarkan data historis. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya peramalan permintaan dengan metode yang sesuai. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode naïve approach, moving average, exponential smoothing, regresi linear, dan konstan dikarenakan pola data permintaan yang terbentuk memiliki pola trend, musiman, dan siklis. Berdasarkan hasil perhitungan peramalan permintaan yang dilakukan, metode yang terpilih adalah metode regresi linear untuk 46 jenis pelumas dan metode konstan untuk 3 jenis pelumas lainnya. Metode ini terpilih karena memliki nilai kesalahan peramalan terendah. Nilai kesalahan peramalan diolah dengan melakukan perhitungan mean square error (MSE). Dengan terpilihnya kedua metode tersebut maka kesalahan peramalan yang terjadi menjadi turun sebesar 30839278.56 atau sama dengan 84.92% dari kesalahan peramalan kondisi awal dan overstock yang terjadi dapat menurun sebesar 88.34%. Dari hasil tersebut maka diperlukan penerapan peramalan permintaan pelumas di PT NYZ dengan metode yang sudah terpilih dan mengaplikasikannya dalam sebuah aplikasi yang mendukung. Kata Kunci : Peramalan, Overstock, Regresi Linear, Konstan, Mean Square Error (MSE)
Perancangan Dan Analisis Steganografi Video Dengan Menyisipkan Teks Menggunakan Metode Dct Ryan Anggara; Gelar Budiman; Ledya Novamizanti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan pada teknologi internet yang pesat, membuat tingkat privasi dalam pertukaran dan pengiriman informasi penting menjadi menurun. Sehingga tidak sedikit informasi penting tersebut bisa terbongkar. Salah satu metode untuk menyembunyikan pesan ke suatu media adalah dengan Steganografi. Dengan steganografi, pesan rahasia akan bisa disisipkan dalam suatu media dan dapat diakses atau di ekstraksi oleh pihak tertentu. Pada tugas akhir ini dirancang sebuah perangkat lunak untuk dapat menyisipkan teks ke dalam suatu video, kemudian ekstraksi ciri pada video tersebut untuk mendapatkan pesan yang sudah disisipkan, dan akan ada skenario pengujian dengan menggunakan beberapa parameter dan diberikan serangan pada video tersebut. Pada dasarnya, steganografi video mirip dengan steganografi gambar. Karena peracangan tugas akhir ini dimulai dari steganografi gambar. Sehingga pada tugas akh ir ini akan dirancang juga ekstraksi video referensi berformat avi ke frame-frame dan kemudian penyisipan akan dilakukan pada frame-frame tersebut. Perangkat lunak akan dirancang dengan menggunakan Matlab. Metode yang digunakan untuk steganografi video sudah banyak. Tetapi pada tugas akhir ini, penulis akan menggunakan metode Discrete Cosine Transform (DCT). Karena DCT salah satu metode yang terbaik untuk melakukan penyisipan teks dan ekstraksi yang baik. Sehingga DCT memiliki akurasi yang baik untuk membaca teks. Dengan tugas akhir ini, penulis memiliki pendapat bahwa steganografi dengan menggunakan metode DCT bisa menyisipkan pesan dan ekstraksi pesan dengan baik ke semua frame video. Kata kunci : Steganografi, DCT, matlab, Watermarking
Identifikasi Biometrik Pola Enamel Gigi Menggunakan Metode Grey Level Run Length Matrix (glrlm) Dan Klasifikasi K-nearest Neighbor (k-nn) Sebagai Aplikasi Forensik Kedokteran Gigi Berbasis Matlab Diny Hafizha Amelia; Bambang Hidayat; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enamel gigi merupakan bagian penyusun terluar dari gigi. Tiap individu memiliki pola enamel gigi yang berbeda. Uniknya pola enamel gigi tiap individu menjadikannya sebagai aspek penting dalam proses identifikasi. Identifikasi pola enamel gigi bertujuan untuk mempermudah dalam mengidentifikasi korban dalam suatu kecelakaan atau bencana. Tugas akhir ini bertujuan untuk menghasilkan sistem yang dapat mengidentifikasi pola enamel pada gigi secara personal. Metode yang digunakan untuk mendapatkan nilai ekstraksi ciri pada sistem ini yaitu metode Grey Level Run Length (GLRL) yang memiliki 5 ciri analisis tekstur yaitu SRE (Short Run Emphasis), LRE (Long Run Emphasis), RLU (Run Length Uniformity), GLU (Grey Level Uniformity), dan RPC (Run Percentage). Digunakan 10 gigi sebagai sampel citra yang akan di akuisisi. Kemudian citra tersebut diubah ke grayscale lalu dilakukan ekstraksi ciri dan dilakukan proses pengenalan citra dengan klasifikasi K-Nearest Neighbor. Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah sebuah aplikasi berbasis Matlab dengan nilai akurasi mencapai 84 % dalam waktu komputasi rata-rata 0,7707 detik. Sistem menggunakan data latih yang terdiri dari 100 citra dan data uji sebanyak 200 citra dari 10 sample gigi.
Desain Dan Analisis Best Practice Physical Security Dan Logical Security Pada Data Center Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Menggunakan Standar Tia-942 Dan Open Enterprise Security Architecture I Gede Iswara Darmawan; Mochammad Teguh Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Data center telah menjadi suatu hal yang penting dalam organisasi. Data center menyimpan semua data yang dibutuhkan oleh organisasi. Data organisasi ini selanjutnya akan diambil, diolah dan disimpan kembali pada data center. Pengelolaan server pada data center harus sesuai dengan standar atau best practices yang ada. Kenyataannya, pengelolaan server yang ada pada Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom masih belum sesuai standar sehingga masih banyak yang memiliki kerentanan. Perancangan logical security dan physical security pada data center Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom menggunkan metode Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize (PPDIOO) dan standar Open Enterprise Security Architecture serta TIA-942 beserta best practices pendukung. Metode PPDIOO yang digunakan bersifat siklus sehingga mendukung continuous improvement. Perancangan keamanan data center yang dibahas adalah mengenai penerapan perangkat surveillance untuk keamanan fisik, penerapan VPN dan SSH serta IDS untuk pengamanan akses remote , deteksi penyusupan dan serangan terhadap server pada data center serta penerapan pembaharuan atau update otomatis pada level sistem operasi dan penonaktifan layanan yang tidak digunakan pada server. Kata Kunci: Data Center, Keamanan Fisik Data Center, Keamanan Logik Data Center
Analisis Metode Probe Gap Model (pgm) Untuk Menentukan Ketersediaan Bandwidth Pada Jaringan Femtocell Backhaul Fahmi Nashir Nazzala; Fazmah Arif Yulianto; Anton Herutomo
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi 5G merupakan salah satu evolusi dari teknologi telekomunikasi yang mampu memberikan Quality of Service tinggi dengan nilai latency sangat rendah serta memberikan kecepatan akses data lebih dari 1 Gbps. Untuk memenuhi layanan tersebut teknologi 5G membutuhkan skema mobile data offloading tujuannya adalah meningkatkan efisiensi energi yang lebih baik, menjaga kualitas layanan dan meningkatkan ketersediaan jaringan. Penerapan mobile data offloading salah satunya menggunakan teknologi femtocell. Pengukuran ketersediaan bandwidth merupakan salah satu bagian yang penting dalam inisiasi proses mobile data offloading untuk menjamin kelancaran rekayasa lalu lintas data agar berjalan secara maksimal. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran dan analisis ketersediaan bandwidth pada jaringan 5G berbasis femtocell backhaul menggunakan teknik pengukuran aktif dengan metode Probe Gap Model. Selain itu, dilakukan pengukuran menggunakan metode Probe Rate Model untuk memberikan perbandingan hasil dari kedua metode tersebut. Tool yang digunakan adalah Spruce yang berbasis Probe Gap Model dan Assolo yang berbasis Probe Rate Model. Trafik data yang berjalan pada femtocell backhaul dibangkitkan oleh Spirent Traffic Generator yang berfungsi juga sebagai verifikator hasil keluaran dari Spruce dan Assolo. Hasil pengujian membuktikan bahwa pengukuran ketersediaan bandwidth menggunakan Spruce lebih akurat dibanding pengukuran ketersediaan bandwith menggunakan Assolo. Kata kunci : data offloading, femtocell backhaul, ketersediaan bandwidth

Page 73 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue