cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,006 Documents
Perancangan Perangkat Keras Alat Monitoring Elektrolisis dalam Pembuatan Air Alkali Riyantama, Donny; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di negara berkembang seperti negara Indonesia, pengelolaan sumber daya air merupakan masalah yang sering dibahas serius oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Salah satu faktor penting dalam menentukan kelayakan air untuk dikonsumsi manusia adalah kandungan TDS (total dissolved solid). Air yang aman untuk dikonsumsi setidaknya memiliki nilai TDS 100 mg/L sampai 500 mg/L dikategorikan sebagai air bersih yang kaya kandungan mineral, dengan menggunakan metode elektrolisis. Air yang sehat adalah air dengan pH netral. Air alkali memiliki pH 8-9 atau lebih dari 9. Air minum yang sehat dikenal dengan air dengan pH 8,5-11,5. Tingginya pH juga menyebabkan pH darah menjadi basa, yang dapat menyehatkan tubuh. Untuk melihat nilai TDS, diperlukan alat monitoring. Untuk memudahkan monitoring selama elektrolisis, maka perlu dirancang perangkat keras untuk alat monitoring elektrolisis. Beberapa parameter yang digunakan pada perangkat keras alat ini adalah sensor TDS SEN0244, sensor suhu DS18B20, ESP 32, dan LCD I2C yang masing-masing akan dikalibrasi sesuai alat ukurnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan air mineral merek Aqua yang akan dimonitoring nilainya melalui LCD I2C. Berdasarkan hasil pengujian, sensor TDS memiliki persentase nilai error sebesar 0,02% dan sensor suhu sebesar 1,02%. Karena nilai error yang kecil maka sensor TDS dan Suhu dapat digunakan.Kata kunci— Air Alkali, Monitoring, Elektrolisis, TDS
Kontrol Kecepatan Dan Posisi Pada Purwarupa Lift Barang Menggunakan Fuzzy Logic Fadhila, Rizky Akbar; Wibowo, Agung Surya; Sugiana, Ahmad
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah menciptakan miniatur lift barang dengan sistem yang dapat mengatur kecepatan motor yang terhubung dengan katrol. Metodenya adalah menggunakan kendali posisi dan kecepatan dengan logika fuzzy. Setpoint yang digunakan adalah ketinggian dan kecepatan putaran motor. Input terdiri dari ketinggian lift yang dibaca oleh sensor ultrasonik HCSR204 dan kecepatan putaran motor yang ditentukan oleh sensor loadcell. Data diproses dengan Arduino UNO menggunakan logika fuzzy untuk menghasilkan nilai PWM yang menggerakkan motor DC. Pada akhir penelitian, miniatur lift dapat mengendalikan kecepatan dan posisi, meskipun kecepatan saat naik masih terlalu lambat.Kata Kunci - lift, ultrasonic, load cell, fuzzy logic, kontrol posisi, kontrol kecepatan, Arduino UNO
Optimasi Daya Reaktif Untuk Tegangan Pada Pv Inverter Di Gedung Deli Sinaga, Yosua; Adam, Kharisma Bani; Suratman, Fiky Yosef
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya reaktif adalah daya yang muncul diakibatkan oleh komponen pasif di luar resistor yang merupakan daya rugi- rugi atau daya yang tidak diinginkan. Tantangan untuk pemanfaatan daya yang tersedia bisa tercukupi, dibutuhkan daya rekatif dalam sistem tenaga listrik secara optimal. Dalam jaringan distribusi, integrasi sistem PV menyebabkan aliran daya terbalik yang menciptakan kenaikan tegangan jaringan. Pada kasus daya PV lebih tinggi dari beban, aliran daya aktif terbalik menyebabkan tegangan jaringan naik. Reverse flow juga mempengaruhi power factor di setiap bus yang terhubung pada setiap beban. Untuk menjaga voltase dan power factor pada batasnya dan memaksimalkan daya aktif sistem PV, overvoltage control (OVC) desain akan diperlihatkan dari ETAP. Dalam tugas akir ini pengendali yang menggunakan tegangan dari sistem PV untuk menjaga stabilatas dan power factor pada tingkat yang ditentukan tanpa melebihi kapasitas PV dan reaktif batas dayanya. Dua simulasi kontrol OVC ETAP dibuat untuk menganalisa jaringan listrik supaya bisa menghindari masalah tegangan lebih.OVC dengan menempatkan pengendali tegangan oleh inverter dan menempatkan tegangan pada beban mimiliki selisih sebesar 143 kVar.Kata Kunci: inverter, fotovoltaik, overvoltage Control, daya reaktif.
Optimasi Emission Dispatch Penjadwalan Pembangkit Daya Pada Sistem Kelistrikan JawaMadura-Bali Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Leksmana, Alviandra Pratama; Raharjo, Jangkung; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emission Dispatch merupakan sebuah upaya untuk menghasilkan nilai emisi dari setiap unit pembangkit agar menghasilkan keluaran emisi yang paling minimum. Setiap daya yang dimasukan sesuai dengan permintaan dari demand yang telah ditentukan dengan memperhatikan nilai batasan minimum dan maksimum agar tidak melanggar dari batasan minimum dan maksimum dari setiap generator. Untuk menghasilkan hasil yang optimal metode Particle Swarm Optimization digunakan untuk mengkalkulasikan masalah optimasi dari setiap generator sehingga menghasilkan biaya operasional dan emisi yang optimal sesuai dengan permintaan daya. KataKunci : Emisi Dispatch, Particle Swarm optimization.
Sistem Pengisian Daya Baterai Mengunakan Panel Surya untuk Memberikan Suplay pada Alat Water Ionizer Atisa, Atalarix Haikal; Kurniawan, Ekki; Usman, Uke Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cahaya matahari saat ini dapat dimanfaatkan untuk di jadikan energi listrik tentu untuk merubah cahaya matahari perlu adanya panel surya. Panel surya merupakan alat yang dapat merubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan proses fotovoltaik. Pancaran cahaya matahari yang di terima pada panel surya tidak akan di konversi semuanya, panel surya akan mengkonversi sesuai efisiensi dari panel surya sendiri. Daya yang dihasilkan dari cahaya matahari dapat di manfaatkan untuk memberikan sulpay daya ke alat water ionizer. Alat water ionizer dapat memproses air dengan hasil air alkali. Air alkali merupakan air yang memiliki sifat basa dan memiliki pH di atas 7. Air alkali merupakan air yang memiliki beberapa manfaat bagi tubuh manusia diantaranya untuk menjaga dehidrasi tubuh dan dapat menetralisir kelebihan asam pada tubuh.Kata kunci— Panel Surya, Alat Water Ionizer, Baterai, Solar Charge Controller I
Perancangan Sistem Monitoring Lokasi Lansia diluar Ruangan Berbasis IoT Design of IoT-Based Location Monitoring System for Elderly Outdoors Fareza, Raden Satria Daffa; Muhtar, Husneni; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini, jumlah lansia yang terdaftar pada Badan Pusat Statistik Indonesia mencapai 29.165.461 jiwa dengan data lansia berumur 60 tahun ke atas. Tidak sedikit lansia yang tetap ingin berpergian keluar sendiri tanpa ada pantauan dari keluarga terdekat. Atau bahkan keluarga terdekat sedang tidak bisa menemani lansia untuk berpergian. Penelitian ini, penulis merancang sebuah pernagkat pelacak berbasis GPS yang dapat mengetahui titik lokasi pada lansia ketika sedang berpergian melalui aplikasi android secara otomatis. Perangkat ini menggunakan ESP32 akan mengambil data GPS dan dikirimkan menggunakan WiFi ke platform IoT Firebase dan dikirimkan ke Aplikasi Android Kodular. Software yang digunakan adalah Arduino IDE dan Kodular. Pengukuran tingkat keakuratan pada perangkat ini adalah mengambil data dari perangkat dan membanding dengan GPS pada smartphone. Hasil pengujian menunjukan Dongle Server dapat bekerja dengan baik untuk membaca dan mengambil data Bluetooth dan GPS untuk dikirimkan ke platform IoT Firebase dan Mobile Apps. Perbandingan selisih titik koordinat modul GPS yang terpasang pada sistem memiliki rata-rata selisih sebesar 2meter sehingga dapat disimpulkan bahwa koordinat titik lokasi pemakai dapat merepresentasikan posisi yang sebenarnya. .Kata kunci— GPS; WiFi; ESP32; IoT
Pemilihan Fitur Statistik serta Implementasi Model Decision Tree Machine Learning Pada Arduino Nano 33 BLE Untuk Pendeteksian dan Klasifikasi Gerak Jatuh dan Kecenderungan Jatuh Lansia Berbasis Nilai Akselerasi Kahpiasa, Azzahra Nadya; Istiqomah, Istiqomah; Mukhtar, Husneni
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang yang berusia di atas 60 tahun dianggap sudah lanjut usia. Penurunan fungsi fisiologis terkait usia, termasuk fungsi tulang dan otot, berkontribusi terhadap peningkatan risiko jatuh pada lansia. Salah satu keadaan yang bisa berakibat fatal adalah terjatuh. Kemunduran berbagai proses organ yang terlibat dalam menjaga keseimbangan tubuh dapat dipengaruhi oleh dampak ini, yang mungkin berdampak pada kematian. Orang tua banyak jatuh sekarang, namun keluarga sering tidak menyadari keberadaan mereka. Secara tradisional, tetangga di dekat rumah lansia adalah sumber utama informasi mengenai kondisi mereka. Studi sebelumnya telah menggunakan sifat statistik dan sensor inersia untuk mengenali aktivitas manusia pada orang tua. Dalam studi ini, kami akan mengevaluasi metode ekstraksi fitur dan pembelajaran mesin terbaik. Variabel maximum, minimum, mean, median, kurtosis, skewness, dan variance yang dikumpulkan dari data sensor akselerometer menggunakan sensor IMU akan diperiksa untuk ekstraksi fitur menggunakan metode Fast Fourier Transform. Digunakan Cross-validation untuk mengetahui performa mode Decision Tree. Dengan nilai akurasi 99,8% dan nilai ekstraksi ciri terbaik pada Maksimum accelX, median accelZ, variance accelZ, variance Magnitude, dan maksimum Magnitude.Kata kunci—Elderly, Fall, Machine Learning, Accelero, Micromlgen, Kodular
Implementasi Komunikasi BLE pada Arduino Nano 33 BLE (peripheral) dengan Dongle ESP32 (central) Dalam Sistem Pendeteksian Gerakan Lansia Saat Jatuh Dan Kecenderungan Jatuh Pratama, Putu Yoga Ady; Mukhtar, Husneni; Istiqomah, Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut hasil riset (Vera, 2021), pasien salah satu rumah sakit di Bandung mengalami persentase jatuh yang cukup tinggi yaitu tujuh puluh sembilan persen dan juga hampir semua kejadian tersebut didominasi oleh lansia yang mencoba berkegiatan tanpa adanya pendampingan oleh orang terdekat [1]. Terjatuhnya lansia di luar ruangan tanpa adanya pendamping, sangat sulit untuk diketahui oleh pihak keluarga. Hal tersebut dikarenakan oleh mayoritas lansia yang kurang menguasai teknologi dalam penggunaan telepon genggam yang dapat mengurangi efektifitas pemberian informasi dari lansia jika lansia terjatuh dan lokasi terjatuh dari lansia. Saat ini, untuk mengetahui informasi lansia saat di luar ruangan hanya melalui informasi yang didapat dari lingkungan tempat tinggal lansia, rutinitas lansia dan orang yang sering berinteraksi dengan lansia. Sebelumnya pernah ada penelitian yang menangani permaslahan ini namun ukuran alat dari penelitia tersebut sangat besar untuk sebuah alat sensing. Oleh karena itu dengan menggunakan Arduino Nano 33 BLE yang dilengkapi sensor akselarasi yaitu LSM9SD1 sebagai alat pendeteksi lansia jatuh dan dikomunikasikan dengan ESP32 menggunakan komunikasi BLE diharapkan akan memperingan alat utama dan memberikan kenyamanan pada lansia (wearable).Kata kunci— Lansia Jatuh, Komunikasi BLE, ESP32,Sensor IMU LSM9SD1, Wearable.
Sistem Kontrol Dan Monitoring Supply Bahan Bakar Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Rasyid, Muhammad Harun Al; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan sisa dari kegiatan seharihari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Pada saat ini, banyak masyarakat membakar sampah sembarangan dan mengakibatkan lingkungan disekitar area pembakaran menjadi tercemar. Proses pembakaran limbah sampah semestinya menggunakan mesin incinerator. Salah satu permasalahan pada proses pembakaran limbah sampah yang sering terjadi yaitu hasil pembakaran tidak sempurna dan masih banyak mengeluarkan asap yang mengakibatkan lingkungan tercemar. Mesin Incinerator adalah mesin pembakaran limbah sampah optimal dan meminimalisir asap hasil pembakaran yang menggunakan bahan bakar air. Pengisian bahan bakar air biasanya dilakukan manual oleh pengguna. Pada penelitian ini, akan dibuat sistem kontrol pengisian bahan bakar air untuk mesin incinerator. Sistem kontrol bahan bakar air nantinya akan membuka dan menutup keran air secara otomatis. Jika pada tabung penampungan bahan bakar sudah mencapai 40% keran air akan otomatis terbuka dan mengisi tabung bahan bakar sampai volume mencapai 85% dan otomatis menutup keran air Kembali.Kata kunci— Mesin Incinerator, bahan bakar air
Sistem Monitoring Suhu Pada Mesin Incinerator Berbasis Iot Dhiya’ulhaq, Khairul Syasti; Sumaryo, Sony; Permana, Agus Ganda
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Incinerator adalah mesin pengolah limbah sampah dengan metode pembakaran yang menggunakan suhu tinggi. Pengoperasian mesin incinerator saat ini masih menggunakan pengoperasian serba manual. Pengguna incinerator tidak mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran berlangsung, sehingga tidak mengetahui kapan harus memasukkan sampah kembali kedalam ruang pembakaran. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang memiliki fitur monitoring suhu pembakaran tersebut untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pembakaran dan mengetahui berapa suhu yang terjadi pada saat pembakaran tersebut. Sistem ini dapat menampilkan informasi suhu kepada pengguna agar pengguna mengetahui suhu pada pembakaran secara real time. System ini menggunakan sensor thermocouple type-K sebagai pembacaan suhu, ESP32 sebagai mikrokontroler, dan Firebase sebagai platform IOT. Untuk menguji fitur tersebut, pengujian dilakukan pada saat pembakaran berlangsung. Pengujian dilakukan selama 30 menit dengan mencatat perubahan waktu selama 1 menitnya dan dilihat perubahan suhu yang terjadi pada saat pembakaran pada aplikasi smartphone.Kata kunci— Incinerator, Monitoring Suhu, Thermocouple

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue