cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,006 Documents
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Putri , Risma Amalia; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian aliran listrik adalah elemen penting dalam pengembangan stop kontak otomatis, terutamadalam konteks Portable Water Ionizer (PWI). Kemampuanuntuk mengatur dan mengontrol aliran listrik adalah aspekutama dalam memastikan kinerja yang optimal dan efisien.Pengujian dilakukan pada saat kondisi suhu air melebihiambang batas yang telah ditetapkan sebesar 29°C (Nilai 29°Cini ditetapkan sebagai threshold berdasarkan hasil pengujian,dengan suhu awal air sebelum proses elektrolisis merupakansuhu ruangan). Hasil pengujian menunjukkan ketika suhumencapai atau melebihi threshold, relay secara efektif memutusaliran listrik dengan mengaktifkan terminal NO, yang semulamenghubungkan aliran listrik. Pengujian juga melibatkanpengukuran tegangan dengan AVO meter pada batangelektroda, yang mengindikasikan adanya aliran listrik (24,7V)pada batang elektroda saat kondisi normal, dan tidak ada aliranlistrik (0V) ketika relay berfungsi. Hasilnya menunjukkanbahwa relay beroperasi dengan baik dalam mengendalikanaliran listrik sesuai dengan perintah yang diberikan.Pengujiannya menegaskan bahwa relay dapat memutus aliranlistrik ketika kondisi terpenuhi, dan elektroda tidak memilikialiran listrik ketika relay berfungsi dengan benar. sistem inimemberikan solusi yang andal untuk menjaga kondisi air dalamPWI pada tingkat optimal. Kata kunci — Pengendali Arus, Stop Kontak Otomatis, Portabel Water Inoizer
Sub-Sistem Pendeteksian Suhu Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Pramudya, Naufal Handi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air akali merupakan air yang bersifat basa danmemiliki pH di atas 7, lebih tinggi dari air biasa. Menurut pakarteknologi Ray Kurzwell, air akali memiliki Potensial OksidasiReduksi yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisirradikal bebas. Banyak penelitian yang menggunakan PortableWater Ionizer atau PWI untuk menghasilkan air akali melaluiproses elektrolisis air namun metode yang dilakukan masihmanual. PWI ini dirancang sebagai penyempurnaan dari modelPWI sebelumnya yang masih mengandalkan metode danpengukuran yang dilakukan secara manual dengan mengamatitingkat kekeruhan air. Penyempurnaan tersebut dilakukandengan cara merancang stop kontak otomatis pada PWI denganpemanfaatan IoT dan sensor suhu. Sistem yang dipakaimelibatkan penggunaan sensor suhu sebagai threshold untukmenyalakan dan mematikan relay sebagai pemutus arus padaPWI tersebut. Pengujian dilakukan dengan cara melakukanpengujian terhadap sensor suhu dan mikrokontroler secaramanual untuk melakukan uji fungsi. Pengujian tersebutdilakukan dengan cara melakukan pengukuran suhu air padaproses elektrolisis air. Hasil pengujian terlihat bahwa sensordapat membaca nilai suhu dengan baik dan secara periodik.Sistem telah berhasil diuji dan mampu mendeteksi suhu denganbaik. Pendeteksian suhu ini digunakan sebagai ambang batasyang akan memicu pengaktifan atau pemutusan aliran listriksecara otomatis ketika suhu mencapai atau melampaui nilaiyang telah ditentukan sebelumnya Kata kunci— Pendeteksian Suhu, Sensor Suhu, PWI, Threshold.
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Rusman, Muhamad Fauzi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan , Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, konsep Internet of Things (IoT) telah mengubah cara kitaberinteraksi dengan lingkungan sekitar. Artikel ini membahasimplementasi sistem yang menggunakan platform bot Telegramuntuk pendeteksian suhu, pengendalian stop kontak, dan pengiriman notifikasi ke ponsel, dengan fokus pada aplikasi Portable Water Ionizer (PWI). Sistem ini mengintegrasikankomponen-komponen seperti sensor suhu DS18B20, mikrokontroler ESP32, relay, dan bot Telegram, untukmemberikan pengendalian yang efisien dan notifikasi kepadapengguna. Konsep dasar sistem diuraikan yaitu sensor suhuDS18B20 terhubung ke mikrokontroler ESP32 untuk pendeteksian suhu air. Pengendalian stop kontak dilakukanmelalui relay untuk mengatur aliran listrik berdasarkan nilai suhu. Sistem notifikasi menggunakan bot Telegram untukmengirim pesan kepada pengguna ketika air alkali PWI telah siap untuk dikonsumsi. Kata kunci— Internet of Things (IoT), Portable Water Ionizer (PWI), Platform bot Telegram, Notifikasi ke ponsel
Distance Monitoring System Design To Reduce The Risk Of Losing Children Using Received Strengh Signal Indicator Ruslan, Dimas Anugrah; Muayyadi, A. Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jaman teknologi saat ini berpengaruh besarterhadap aspek-aspek kehidupan pada masyarakat saat ini.Monitoring (pemantauan) merupakan proses mengamatiperkembangan dan jarak anak. Hilangnya anak sering terjadiakibat terpisah pada keluarganya. Tujuan penggunaan sistemmonitoring adalah untuk mengontrol, mengawasi, danmengecek sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan. Padapenelitian ini digunakan alat Esp8266 dengan memanfaatkannilai Received Strength Signal Indicator (RSSI). Denganmenggunakan nilai RSSI pada Esp8266 maka jauh dandekatnya anak terhadap Access Point dapat diperkirakan padaEsp8266. Penulis membuat web berbasis firebase dengan sistemnotifikasi yang dapat memberikan peringatan ketika anakmulai menjauh dari jarak yang aman terhadap orang tua.Dengan menggunakan nilai Received Strength Signal Indicator(RSSI) pada Esp8266 maka jauh dan dekatnya anak terhadapAccess Point dapat diperkirakan pada Esp8266. Esp8266membuat sistem ini dapat digunakan di mana saja tanpajaringan internet. Jarak estimasi antara Access Point denganEsp8266 dapat ditentukan setelah mendapatkan nilai RSSI danmenentukan index pathloss (n) dengan hasil perhitungan jarakestimasi yang mendekati jarak sebenarnya. Sistem notifikasiyang bekerja pada web ini akan aktif dalam bentuk getaranpada jarak estimasi 5 meter hingga10 meter dan jika jarakestimasi anak telah melebihi batas jarak 10 meter, maka akanaktif dalam bentuk getaran beserta suara alarm. Kata Kunci — Anak, Orang tua, RSSI, Monitoring Jarak, antiloss, Esp8266.
Realisasi Antena Mikrostrip Untuk Mendeteksi Tumor Payudara Ikbar, Naufal; Wijanto, Heroe; Nur , Levy Olivia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tumor terjadi karena sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi ganas dan berkembang lebih cepat dibandingkan sel-sel normal lainnya. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumor, seperti MRI, USG, dan Mammograph. Antena wearable memiliki desain yang simpel, ringan, dan relatif lebih murah. Pada Jurnal ini, antena mikrostrip berbahan FR-4 dibuat untuk mendeteksi tumor payudara pada frekuensi 5,8 GHz. Antena ini menggunakan pencatuan mikrostrip feedline dengan inset feed, -ted patch dan penambahan Defected Ground Structure (DGS) pada groundplane untuk mendapatkan bandwidth yang lebih luas. Deteksi tumor payudara dilakukan dengan menggunakan pemodelan payudara atau breast phantom. Antena pendeteksi akan digunakan pada breast phantom yang telah dibuat dan mengamati perubahan S11 Parameter yang terjadi seiring semakin besarnya tumor yang dideteksi. Antena yang dirancang memiliki dimensi 21,5 mm x 40,5 mm dan menggunakan perangkat lunak simulasi 3D elektromagnetik. Antena ini direalisasikan menggunakan bahan FR-4 berdasarkan hasil simulasi, antena memiliki nilai S11 Parameter sebesar -40,16 dB dan nilai VSWR sebesar 1.1 pada frekuensi 5800 MHz, S11 Parameter -11,59 dB pada frekuensi 5725 MHz dan S11 Parameter -15,25 dB pada frekuensi 5875 MHz, sedangkan hasil pada realisasi antena memiliki nilai S11 Parameter -25,19 dB pada frekuensi 5850 MHz dan nilai VSWR 1.12, S11 Parameter -6,88 dB pada frekuensi 5725 MHz dan -21,05 dB pada frekuensi 5875 MHz. Antena dapat mendeteksi tumor melalui berbedaan bahan tumor terdapat pada breast phantom yang memengaruhi perubahan nilai S11 Parameter. Berdasarkan pengukuran, jika ukuran tumor semakin besar, maka nilai S11 Parameter yang didapat semakin kecil diakibatkan semakin banyak gelombang elegtromagnetik yang kembali ke antena. Kata kunci— Breast phantom, Inset Feed, -ted Patch, Defected Ground Structure.
Realisasi Penguat untuk Sistem Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit Nano Raihansyah, Muhammad Rafli; Adriansyah, Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun ini, perkembangan satelit nano seperti Cubesat mengalami peningkatan. Cubesatmerupakan salah satu jenis nano satelit yang mengalamiperkembangan pesat dalam beberapa tahun ini. Hal ini dikarenakan Cubesat memiliki tingkat kompleksitas yang lebihrendah dari pada satelit konvensional. Sehingga membuat biayapembuatan Cubesat bisa relative lebih murah dibandingkandengan satelit konvensional. Pada umumnya setiap Cubesat yang diluncurkan pastimemiliki payload. Payload adalah komponen utama dari satelityang menjalankan fungsi spesifik atau misi yang diinginkan. Payload bisa beragam dan dapat dirancang untuk berbagaitujuan, seperti pengamatan Bumi, komunikasi, ilmiah, navigasi,pemantauan lingkungan, serta bisa digunakan sebagaipemantau transportasi dan keamana. Penelitian ini berfokuspada perancangan penguat LNA (Low Noise Amplifier) dan HPA (High Power Amplifier) untuk sistem pemantauan udaramenggunakan ADS-B dan Transmiter S-Band sebagai Payloadpada satelit nano. Penelitian ini menggabungkan desain, simulasi, danpengujian nyata untuk memvalidasi kinerja penguat LNA danHPA dalam sistem receiver ADS-B dan transmitter S-Band.Hasil eksperimental menunjukkan bahwa penguat yangdiusulkan berhasil mencapai target kinerja dengan baik. Penerapan penguat ini pada satelit nano diharapkan dapatmeningkatkan efektivitas komunikasi antara satelit dan stasiundarat, berkontribusi pada perkembangan teknologi satelit nano yang lebih canggih. Kata kunci—Cubesat, Payload, Penguat, ADS-B , S-Band
Perancangan dan Realisasi Modul Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit nano Falah , Mohammad Feraldi; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengimplementasikan sistem receiver ADS-B (AutomaticSurveillance Based on Broadcasting) dan transmitter S-bandpada satelit nano. ADS-B adalah teknologi pengawasan pesawatotomatis yang mentransmisikan informasi penerbangan sepertiposisi, kecepatan, dan identitas pesawat. Sistem receiver ADS-Bdirancang untuk menerima sinyal ADS-B dari pesawat sebagaisistem pengawasan trafic lalulintas udara.Penelitian ini juga mencakup penggunaan transmitter Sband dalam satelit nano. Pemancar S-band digunakan untukmengirimkan data ADS-B yang diterima dari pesawat kestasiun kontrol darat. Proses implementasi meliputi pemilihankomponen dan perangkat keras yang sesuai, serta desain danintegrasi sistem yang tepat. Metode perancangan yangdigunakan dalam penelitian ini meliputi pemodelan danpengujian. Pengujian yang akan dilakukan dalampengoperasian sistem receiver ADS-B dan transmitter S-Banddiharapkan berhasil diimplementasikan pada satelit nano.Penelitian ini harus berkontribusi pada pengembanganteknologi satelit nano yang dapat digunakan untuk pengawasanudara yang efisien dan efektif. Tujuan penerima ADS-B dansistem pemancar S-band pada satelit nano adalah untukmeningkatkan keselamatan penerbangan dan memberikaninformasi yang lebih akurat untuk kontrol lalu lintas udara. Kata Kunci : ADS-B, S-Band, Satelit nano
Realisasi Antena Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit Nano Arinto, Ilyasa Affan; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada perancangan dan optimasi antenamikrostrip untuk sistem pemantauan udara menggunakan ADSB dan frekuensi S-Band. Hasil simulasi menunjukkanpengukuran parameter antena seperti return loss, VSWR,polarisasi, dan gain. Proses optimasi melibatkan penggunaanmetode multi layers substrat dan truncated corner pada antenaADS-B, serta penerapan material Electromagnetic Band Gap(EBG) pada kedua antena. Meskipun hasil pengukuran returnloss dan VSWR antena masih memiliki perbedaan dengansimulasi, pola radiasi dan polarisasi tetap sesuai dengan prediksisimulasi. Namun, nilai gain antena ADS-B dan S-Band tetaprendah dibandingkan simulasi, mungkin akibat kualitas fabrikasidan keterbatasan lingkungan pengukuran. Penelitian inimemberikan wawasan tentang penerapan antena mikrostripdalam sistem pemantauan udara dan frekuensi S-Band, sertapentingnya optimasi untuk meningkatkan kinerja antena. Kata kunci— Kata kunci ADS-B, S-Band, pemantauan Udara,Optimasi
Research On Raspberry Pi 3b+ For Load Balancing On 2 Web Servers Noor, Alfarabi Ivandi; Hertiana , Sofia Naning; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Augmenting the web server's capacity may leadto system failures or excessive load, ultimately resulting inserver downtime. In order to address this issue, a loadbalancing strategy is employed. This technique involves thedistribution of incoming requests over multiple serverssimultaneously, thereby reducing the workload absorbed byeach individual server. The scalability of the system enablesthe equitable distribution of server traffic loads acrossnumerous connection lines, optimizing throughput,enhancing reaction time, and mitigating the risk of overloadon any single connection line. The Nginx load balancerprogram will be utilized, employing the Round Robin andLeast Connection algorithms. These methods will beconnected to two Django web servers. In the analysis of theThroughput, Delay, and Response time metrics for the twoalgorithms, it was observed that there were no statisticallysignificant differences, with the exception of the testsconducted with 5000 and 6000 requests. Therefore, it can beinferred that the utilization of Round-Robin and LeastConnection algorithms is appropriate for a websiteexperiencing traffic volumes ranging from 500 to 4000requests per minute, with content sizes that are notexcessively large, in order to prevent any potential issuesduring the server load sharing procedure. Keywords — Raspberry Pi 3B+, Load Balancing, Nginx, Django, Round Robin, Least Connection.
Penggunaan Antena Array Vhf Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Pakpahan, Yolanda Jessica; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauanterbesar di dunia yang mengalokasikan sekitar 64% atau seluas120,5 juta hektar daratannya sebagai Kawasan Hutan,sedangkan sisanya merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).Saat ini kebakaran hutan di Indonesia masih sering terjadi baikterjadi karena kemarau yang berkepanjangan atau juga kasuskebakaran hutan ilegal. Hal ini menyebabkan kerugian besarbagi negara maupun masyarakat sekitar. Kasus kebakaranhutan sering kali tidak dapat dideteksi yang menyebabkankebakaran besar. Pada Tugas Akhir Capstone Design inidilakukan perancangan Sistem Monitoring Kebakaran HutanMenggunakan Antena Array VHF sebagai solusi untukmengatasi masalah kebakaran hutan di Indonesia yang masihsering terjadi.Pada pengukuran parameter return loss, VSWR, dan gainyang dilakukan terdapat perbedaan hasil pengukuran antenatunggal dan antena array 2 elemen. Pada antena tunggal nilaireturn loss sebesar -10,572 dB, VSWR bernilai 1,8110, dan nilaigain sebesar 2, 0186 dBi. Sedangkan pengukuran antena array2 elemen didapatkan nilai return loss -15,575 dB, nilai VSWRsebesar 1,4267, dan gain 3, 8891 dBi. Sedangkan untuk polaradiasi dan polarisasi kedua nya sama yaitu omnidirectional danelips. Kata kunci— Antena, Array, SIMO

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue