cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,006 Documents
Penggunaan Lna Vhf Power Amplifier Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array Vhf Annisa , Nurul; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut catatan Kementerian LingkunganHidup dan Kehutanan, luasan total kawasan hutan diIndonesia mencapai 125,76 juta hektar pada tahun 2022.Luas tersebut setara dengan 62,97% dari luas daratanIndonesia yang sebesar 191,36 juta hektar. Dengan luaskawasan hutan yang dimiliki, di Indonesia masih seringterjadi kebakaran baik karena faktor alam ataupundisengaja. Ketika terjadi kebakaran hutan bukan hanyanegara yang merugi, masyarakat yang tinggal di sekitarwilayah terjadinya kebakaran pun terkena dampaknya danjuga hewan dan tumbuhan yang kehilangan tempat merekatinggal. Teknologi yang digunakan dalam mendeteksikebakaran hutan di Indonesia belum terlalu optimal karenamembutuhkan biaya yang besar dan keterbatasan alat itusendiri. Pada Tugas Akhir Capstone Design ini ditawarkan solusiyaitu Sistem Monitoring Kebakaran Hutan MenggunakanAntena Array VHF yang bekerja pada frekuensi 170,3 MHz.Menggunakan LNA sebagai amplifier di bagian penerimasistem secara keseluruhan dengan harapan dapat mengatasimasalah kebakaran hutan yang kerap kali terjadi diIndonesia. Pengukuran parameter LNA yang dilakukan adalahVSWR, return loss dan gain. Hasil yang didapat padapengukuran VSWR adalah 2,16, return loss sebesar -8,65dan nilai gain sebesar 0,12dB. Kata kunci - LNA, VSWR, gain, return loss
Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array VHF Predarico, Boby; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki kawasan hutan yang luas. DiIndonesia terdapat sekitar 120,5 juta hektar kawasan hutan.Memiliki wilayah hutan yang luas, Indonesia tidak terlepasdari masalah kebakaran hutan. Beberapa teknologi telahdiciptakan untuk mengatasi kebakaran hutan di Indonesia.Namun, teknologi yang ada masih belum optimal karenamembutuhkan biaya yang mahal dan terbatas oleh cuaca.Perancangan sistem monitoring kebakaran hutan inibertujuan untuk menjadi solusi terbaru untuk mengatasikebakaran hutan di Indonesia. Sistem yang dirancang bekerjapada frekuensi VHF (Very High Frequency) yaitu 170,3 MHz.Untuk mengirimkan data dari segmen pengirim dan penerimamenggunakan modul radio RF4463PRO. Selain itu,mikrokontroler membantu modul tersebut dalam prosespengiriman data. Rancangan sistem memiliki dua segmen,yaitu segmen pengirim dan segmen penerima. Pada segmenpengirim terdapat penambahan sensor DHT11 sebagaipendeteksi suhu dan pada segmen penerima terdapatpenambahan alarm sebagai output sistem. Setelah sistem dirancang, dilakukan beberapa pengujian denganmengirimkan data dari segmen pengirim ke segmen penerima dengan kondisi yang berbeda. Kata kunci—Kebakaran Hutan, Modul Radio RF4463PRO, VHF, Segmen pengirim, Segmen Penerima.
Implementasi Aplikasi Blynk Iot Untuk Mengkontrol Sistem Ultrasonik Berbasis Mikrokontroller Wemos D1 Mini Pengendali Tikus Jangka Panjang Pada Lahan Pertanian Saputra , Kurniawan Setiaji; Arseno, Dharu; pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara yang mayoritas penduduknya terlibat dalam sektor pertaniansebagai petani karena sifat agrarisnya. Sektor pertanianmemiliki peran penting di negara ini, karena dapat membantu mengatasi krisis yang terjadi. Tikus sawah(Rattus argentiventer) merupakan salah satu hama utamayang merugikan pada pertanaman padi. Dampak buruk dari serangan tikus ini dapat berupa kerugian jumlahproduksi karena tanaman padi dimakan oleh tikus. Di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, petanimenghadapi kegagalan panen pada musim tanam kedua tahun ini akibat tikus merusak tanaman padi. Dengantujuan mengatasi masalah ini, dilakukan implementasi aplikasi IoT Blynk. Aplikasi ini diintegrasikan dengan Mikrokontroler Wemos D1 Mini yang dilengkapi dengan Modul WiFi. Dalam proses implementasi dan pengujian,aplikasi Blynk IoT berhasil mengontrol sistem pertanian dari jarak jauh melalui jaringan terhubung. Frekuensiyang dihasilkan oleh sistem juga mampu mencapai kisaran frekuensi ultrasonik antara 20 hingga 58 kHz.Penghitungan persentase kesalahan (percent error calculation) juga menunjukkan hasil yang baik, dengantingkat kesalahan di bawah 8%. Dengan demikian, sistemini terbukti efektif dan berfungsi dengan baik dalam mengatasi masalah serangan tikus pada pertanian. Kata kunci — sektor pertanian, tikus sawah, kerusakan, Aplikasi Blynk IoT, mikrokontroler, frekuensi, percent errorcalculation
Analisis Frekuensi Ultrasonik Yang Efektif Guna Mengendalikan Hama Tikus Tampubolon, Lamdani; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian menjadi bagian terpentingkarna memiliki peranan besar dalam perekonomian dunia.Namun, dalam setiap proses yang harus dilalui setiap hari,tentunya keberhasilan juga selalu berdampingan dengankegagalan. Di mana banyak para petani yang mengeluhdikarenakan mengalami kerugian dari gagal panen pada lahanpertanian milik petani. Tikus sawah merupakan hama bagiberbagai jenis tanaman dalam lahan pertanian. Pada tahun2001, serangan hama tikus berhasil merusak lahan pertaniansebesar 858443 ha dengan periode Januari – Juni ataumeningkat sebesar 0,37% dari serangan 2 tahun sebelumnya.Dan meningkat juga sebesar 7,7% dalam 5 tahun terakhirsebelumnya sebesar 54266 ha, dari 58443 ha yang terserangtersebut 1842 ha diantaranya mengalami gagal panen. Tujuanpeneliti melakukan penelitian ini ingin mendapatkan frekuensiultrasonik yang efektif untuk membantu petani agar gagalpanen tidak meningkat setiap tahunnya. Metode penelitiandilakukan dengan menguji frekuensi input sebanyak 38 sampelmulai dari 10 kHz hingga 47 kHz, penelitian dilakukansebanyak 4 percobaan, kemudian peneliti mengambil irisanfrekuensi input ultrasonik dari 4 percobaan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa 11 kHz, 22 kHz, 26 kHz, dan 34 kHzsebagai frekuensi input ultrasonik yang efektif. Kesimpulannyaadalah terdapat 4 frekuensi yang dapat digunakan dalammengendalikan ataupun mengusir tikus dari lahan pertanian. Kata kunci— lahan pertanian, mengusir hama tikus, frekuensi input, output frekuensi osiloskop, output frekuensimultimeter, frekuensi ultrasonik efektif
Daya Tahan Energi Baterai dan Solar Cell Terhadap Sistem Ultrasonik pengendali Hama Tikus Siregar, Hidayah Alfurqana; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi dan pertanian,peran sektor pertanian dan teknologi sangatlah penting bagiperkembangan ekonomi suatu negara. Energi terbarukan,khususnya energi matahari, memiliki potensi besar untukmendukung perkembangan kedua sektor ini. Namun, hamatikus sawah menjadi tantangan serius dalam pertanian,terutama pada tanaman padi. Solusi pengendalian menggunakanracun memiliki dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.Oleh karena itu, perancangan alat pengendali tikus yang ramahlingkungan dan efektif menjadi penting. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang alat pengendali tikus dengan daya tahanenergi yang kontinu serta memudahkan para petani dalammengawasi lahan pertanian. Alat ini menerima energi dari sinarmatahari dan baterai, dengan panel surya menyediakan dayapada siang hari dan baterai pada malam hari. Alat akanmengirimkan sinyal ultrasonik untuk mengusir tikus danmemberikan informasi baterai serta tegangan melalui aplikasiBlynk. Pengujian daya masuk alat dilakukan denganperformance testing. Dalam kesimpulan, panel surya pada alatini tidak mampu memenuhi kebutuhan daya secara optimal.Pengisian daya dengan kabel Jack dan Mikro USB lebih cocok.Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untukmempertimbangkan sumber daya yang lebih efisien demikinerja optimal alat pengendali tikus ini. Dengan demikian,solusi ramah lingkungan dan efektif dalam mengatasi hamatikus sawah dapat diwujudkan. Kata kunci — tikus, petani, ultrasonik, panel surya, pengendalian tikus, mikrokontroler
Analisis Pengaruh Jarak Terhadap Output Frekuensi Ultrasonik Pada Hama Tikus Muarif, Muarif; Arseno, Dharu; Pambudi, Afief Dias
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pengendalian hama tikus telah melibatkan metode seperti gropyokan, penggunaan predatorseperti burung hantu (Tyto alba), rodentisida, dan pemasanganpagar listrik oleh petani. Namun, keberhasilan pengendalianbelum konsisten, tanpa solusi tunggal untuk masalah hamatikus di berbagai ekosistem. Untuk mengatasi permasalahan ini,peneliti mengusulkan sistem pengendalian yang memancarkansuara ultrasonik pada frekuensi tertentu, mengganggupendengaran tikus dan mengusir mereka dari lahan pertanian.Sistem ini dilengkapi panel surya untuk menyimpan energi dimalam hari dan baterai cadangan untuk kestabilan pasokanenergi. Prinsip operasi sistem ini mengganggu sistempendengaran tikus dalam jangkauan perangkat, menghalangitikus untuk mendekati lahan. Pengendalian menggunakanmikrokontroler Wemos D1 Mini dan speaker piezo 40 kHz,mencakup rentang frekuensi 0 kHz hingga 50 kHz. Tikusterganggu pada frekuensi ultrasonik di atas 20 kHz hingga 60kHz. Panel surya memberikan sumber daya mandiri padasistem. Solusi ini menjanjikan alternatif efektif danberkelanjutan untuk pengendalian hama tikus pada lahan pertanian. Kata kunci— Petani, Hama Tikus, Piezo, Frekuensi, Panel Surya
Pengaruh Underwater Image Enhancement terhadap Peningkatan mAP50-95 YOLOv7 pada dataset Lobster Aruna Hakim, Farhan Nur; Novamizanti, Ledya; Akhyar, Fityanul
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek utama dari jurnal ini, yaitupembuatan prototype alat untuk monitoring lobster air laut diAruna, tentu memiliki beberapa permasalahan, salah satunyaadalah tidak jelasnya tampilan video di dalam laut, diantaranyadisebabkan oleh noise dari air laut, kurangnya pencahayaan,dan dominasi warna tertentu dalam laut yang bisamenyebabkan hasil mAP dari model YOLOv7 kurangmaksimal, hal itu dikarenakan penangkaran lobster air lautdisimpan dalam kedalaman sekitar 15 meter, sehinggamemunculkan permasalahan yang telah disebutkan tadi.Berdasarkan permasalahan tersebut penulis berinisiatif untukmenambahkan underwater image enhancement pada sistemmonitoring lobster ini agar dapat memaksimalkan hasil mAPdari model YOLOv7 yang telah di train. Metode ImageEnhancement yang diusulkan untuk dilakukan tahap pengujianadalah Deep Learning and Image Formation Model dan WaterNet. Dari kedua image enhancement tersebut dibandingkanhasil mAP-nya pada proses testing dengan hasil tanpa imageenhancement serta sesama metode image enhancement-nya.Dari hasil pengujian tersebut didapatkan mAP50-95 yangterbaik adalah menggunakan metode image enhancement DeepLearning and Image Formation Model dengan perolehanmAP50-95 0.461. Maka dari itu metode terbaik ini yang dipakaiuntuk proses image enhancement prototype sistem monitoringlobster pada Tambak Aruna. Kata kunci — image enhancement, YOLOv7, Deep Learningand Image Formation Model, Water-Net, lobster
Deteksi Lobster Menggunakan teknik StrongSORT pada YOLOv7 Aditya, Ghanes Mahesa; Novamizanti, Ledya; Akhyar, Fityanul
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melakukan object-tracking dengan mempunyaiakurasi dan performa yang tinggi merupakan hal pentingdalam penerapan pemantauan pada deep learning yangditerapkan pada sebagai automatic driving, and intelligentmonitoring salah satunya adalah lobster monitoring. Dalammencapai hal tersebut diperlukan beberapa penelitian yangdigabungkan menjadi satu dari mulai object-detection, danobject-tracking. Saat ini, dalam halnya object-detection adabeberapa algoritma yang sangat cukup popular salah satunyaadalah yaitu YOLO dengan memiliki akurasi, dan kecepatandeteksi yang tinggi. Dengan berkembangnya zaman YOLOdilakukan peningkatan dengan menghasilkan YOLOv7 yangsangat canggih dari YOLO versi lainya, dengan memilikiakurasi tertinggi yaitu 56.8% dan 30 FPS. Maka dari ituYOLOv7 layak untuk diterapkan dalam object-detection yangakan digabungkan dengan StrongSORT. StrongSORT adalahobject-tracking yang sangat kuat saat ini dengan meningkatkanbeberapa sitem pada DeepSORT. Dengan menggabungkan duasistem deep learning menjadi satu dan dilakukan pelatihan padadataset lobster menghasilkan frame per second ( FPS ) diatas 4,dari penguji cobaan pada data percobaan didapatkan precisionsebesar 0.90, recall mendapatkan nilai 0.81, mAP@0.5 yangmencapai 0.87 dan untuk mAP@0.5-0.95 tertinggi 0.44. Darihasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa sistemmemenuhi syarat yang dapat dikatakan real-time objectdetection, dan object tracking. Kata kunci— object-detection, StrongSORT, YOLOv7, object-tracking
Perbandingan Performa Jetson Nano, Jetson Xavier NX dan Lenovo Legion 5 terhadap Penggunaan YOLOv7 Ilman, Mukhamad Zidni; Novamizanti, Ledya; Akhyar, Fityanul
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akurasi tinggi dan performa merupakan hal yang penting dalam penerapan deep learning. Untukmendapatkan hal tersebut, memerlukan adanyahardware yang mumpuni dalam bidang deep learning. GPU merupakan hardware yang paling berpengaruhpada hasil akurasi deep learning. Namun, GPUmemerlukan biaya dan konsumsi daya yang tidak sedikituntuk menjalankan sebuah platform dengan performatinggi. Dalam penelitian ini ada tiga perangkat komputeryang diuji performanya melalui algoritma YOLOv7yaitu, Jetson Xavier NX, Jetson Nano, dan laptop Legiondengan GPU Nvidia Geforce GTX1650TI. Perangkatkomputer ini, sudah pernah digunakan dalam pengujianobject detection dibeberapa penelitian yang sudahdilakukan. Pengujian ini menggunakan dataset gambaryang sebelumnya berupa video lobster penangkaranAruna Indonesia di Pantai Amed, Bali. Hasilpendeteksian lobster dapat lebih maksimal lagi apabilavideo dataset yang tersedia tidak bergerak ataukameranya tetap di tempat. Sementara ini, YOLOv7merupakan pendeteksi objek yang paling unggul darisemua pendeteksi objek yang dikenal. Kualitas kecepatandan akurasi yang dimiliki YOLOv7 bisa mencapai 5 FPShingga 120 FPS dan memiliki akurasi tertinggi 56,8% APpada mAP.5-.95 diantara semua pendeteksi objek realtime yang ada dengan sekitar 30 FPS lebih tinggi padaGPU V100. Kata kunci— Akurasi tinggi, performa, FPS, AP, YOLOv7, GPU
Analisis Kinerja Expert Advisor Trading-dong dengan Pendekatan Dominant Break Ramadhan, Ferdian Ilham; Wibowo, Suryo Adhi; Rizal, Syamsul
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forex atau foreign exchange merupakan pasarpertukaran mata uang asing. Menganalisis forex dinilai sulit,karena fluktuasi harga yang tinggi membuat tradermembutuhkan analisis yang rumit dan harus menemukanmomen yang tepat agar dapat memperbesar probabilitaskeberhasilan dari analisisnya. Banyak lembaga menawarkanEA untuk membantu menganalisis harga pasar forex danmendapat keuntungan. Namun, beberapa lembagamemanfaatkan EA untuk menipu dan mengambil keuntungansendiri. Selain itu, beberapa EA dinilai kurang efektif dalammenganalisis harga pasar. Oleh karena itu, penulismengusulkan solusi berupa EA yang dapat menganalisis hargapasar forex menggunakan analisis yang jelas dan melakukantransaksi secara otomatis untuk menghasilkan keuntunganyang bernama Trading-dong. Salah satu analisis yangdigunakan Trading-dong adalah dominant break, analisis inimerupakan analisis hasil gabungan dari 3 buah indikator yangbernama marubozu candle, moving average, dan fibonacciretracement. Dari penilaian kinerja menggunakan strategy testerdan VPS, analisis dominant break pada Trading-dong mendapathasil yang baik, efektif, dan dapat memberikan keuntunganuntuk trader. Kata kunci— Dominant Break, EA, Forex, Trading

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue