cover
Contact Name
Gandi Wibowo
Contact Email
gandi.wibowo@sttbk.ac.id
Phone
+6281382326154
Journal Mail Official
lppm@sttbk.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Sahari VI / No. 36 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal VOICE
ISSN : 27744752     EISSN : 2775264X     DOI : https://doi.org/10.54636/teologi.v1i1
Jurnal VOICE merupakan wadah publikasi hasil penelitian dengan nomor ISSN: 2774-4762 (print) dan 2775-264X (online), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Baptis Kalvari dalam lingkup: Teologi biblika Teologi sistematika Teologi praktika Sejarah teologi dan gereja Pendidikan Kristen (gereja dan sekolah)
Articles 44 Documents
Allah sebagai Ibu bagi Semua yang Berdosa Elis, Elis Timang; Agustinus, Agustinus
Voice Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/5tjgw493

Abstract

Gambaran Allah sebagai Ibu dalam Alkitab merupakan topik yang sangat menarik untuk dikaji secara mendalam. Dalam konteks Alkitab yang berlatar belakang patriarki, gambaran yang sering digunakan dalam memahami Allah adalah “Bapa.” Allah selalu disebut sebagai Bapa, bahkan dalam peran-Nya sebagai Bapa bagi anak-anak-Nya, bukan Ibu. Pandangan tersebut cukup berdampak terhadap cara pandang umat percaya terhadap Allah hingga saat ini, yang melihat Allah sebagai Bapa, dikenal serta disapa hanya sebagai Bapa. Karena hal itulah, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyingkapan sisi keibuan Allah melalui narasi Kitab Kejadian pasal 3:1-24, yang berangkat dari perspektif feminis untuk melihat Allah dari sudut pandang sebagai Ibu. Dengan menggunakan pendekatan kajian biblika dan analisis teks secara hermeneutis, penelitian ini berupaya untuk mengungkapkan gambaran Allah sebagai Ibu, serta implikasinya bagi pemahaman teologis dalam konteks kekinian. Melalui analisis mendalam, penelitian ini mengidentifikasi adanya beberapa elemen yang mencerminkan sisi keibuan Allah. Elemen-elemen ini di antaranya adalah kasih dan perhatian Allah yang besar terhadap manusia, disiplin dan teguran yang diberikan, serta janji dan harapan yang ditawarkan. Gambaran Allah sebagai Ibu ini, memberikan perspektif baru dalam memahami karakter dan sifat Allah yang tidak hanya sebagai Bapa, tetapi juga sebagai Ibu yang penuh belas kasih, mendisiplinkan, serta penuh dengan kemurahan dan pengampunan.
Dua Bagian Roh: Tanggung Jawab Profetik Elisa terhadap Allah dalam Mengemban Misi Kenabian Ruben, Agustinus; Datu Rombe, Nelvi
Voice Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/1jy76t97

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan kajian biblika tentang tanggung jawab seorang pemimpin yang bernama Elisa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Elisa dipanggil untuk mengemban tanggung jawab profetik yang luar biasa dalam perjalanannya melayani Allah dan umat-Nya. Tanggung jawab ini bukan hanya sekedar memenuhi tugas, tetapi mengandung tujuan yang lebih dalam yaitu menyatakan pentingnya kerinduan yang tulus dalam kepemimpinan rohani. Tanggung jawab yang terdapat pada diri seseorang hendaknya sebagai momen untuk terus mengembangkan integritas dan semangat. Seseorang perlu untuk memahami dirinya dalam tanggung jawabnya bahwa terdapat keterbatasan bahkan ketidakmampuan, dan dengan kesadaran tersebut manusia dapat memusatkan tanggung jawab itu kepada otoritas tertinggi, yaitu Yesus Kristus yang akan menjadi pusat pertolongan. Dengan demikian manusia mampu untuk melangkah maju dalam memimpin umat Allah sebagai bukti tanggung jawab tersebut. 
Kualifikasi Seorang Diaken Dalam Gereja Berdasarkan 1Timotius 3:8-13 Kajian Eksegesis Metode 4 Lapisan Makna Alkitab Gulo, Mayner; Harefa, Yaaro
Voice Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/0tm6bc04

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Penulis menggunakan metode ini dengan mengumpulkan berbagai data pustaka yang bersumber dari buku, skripsi, dan artikel lainnya. Selain itu dalam penelitian ini, penulis juga melakukan pendekatan metode eksegesis dengan menggunakan langkah 4 lapisan makna Alkitab yaitu, lapisan 1: Historia/Sarkic, lapisan 2: Noetic/spiritual meaning, lapisan 3: Psychic/moral, dan lapisan 4: Anagogic/Eskatologis. Metode 4 lapisan ini sangat membantu penulis untuk melakukan pendekatan eksegesis. Dalam penelitian ini penulis memberikan sebuah pemahaman pentingnya karakter dan teladan seorang pelayan Tuhan yang mencerminkan Kristus. Berdasarkan hasil temuan bahwa seorang pelayan Tuhan yang menjadi diaken harus memiliki integritas, dapat mengendalikan diri, memiliki iman serta menghidupi ajaran Kristus, memiliki teladan rumah tangga yang baik dan mampu bertanggung jawab atas keluarganya, menjadikan jabatan diaken sebagai jembatan dalam memberitakan Kristus. Kualifikasi diaken ini sangat penting bagi semua pelayan Tuhan sebab pelayan Tuhan adalah orang yang melayani Tuhan dan tentu pedoman melayani yaitu Kristus sendiri. Dalam penelitian ini penulis mengkaji syarat-syarat atau kualifikasi untuk menjadi seorang diaken yang berdasarkan konteks dari 1Timotius 3:8-13.
Tafsir Fungsional, AI, dan Etika: Menjembatani Peran dan Agensi Moral Manusia Dalam Teknologi Andreas, Denny; Manete, Sharon Evangelica
Voice Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal VOICE
Publisher : LPPM STT Baptis Kalvari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54636/2nj35e84

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi persinggungan antara kecerdasan buatan (AI), teologi, dan etika, dengan fokus pada konsep Imago Dei dan implikasinya terhadap identitas dan agensi moral manusia. Penelitian ini dimulai dengan tinjauan literatur yang sistematis di tiga domain: perspektif teologis tentang Imago Dei, pertimbangan etis dalam AI, dan wacana filosofis tentang identitas manusia dan agensi moral. Kajian ini mengidentifikasi tema-tema dan perdebatan utama, memfasilitasi pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana AI dan teologi bersinggungan. Temuan-temuannya menekankan pentingnya mengintegrasikan kerangka kerja teologis dengan etika AI untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan yang melekat. Studi ini menyoroti kesenjangan yang signifikan dalam literatur yang ada, terutama kurangnya kerangka kerja komprehensif yang menggabungkan wawasan teologis dengan pertimbangan etika praktis. Penelitian ini menyarankan pendekatan kolaboratif antara teolog, ahli etika, dan ahli teknologi untuk mengatasi dilema moral yang ditimbulkan oleh AI. Hasilnya menggarisbawahi pentingnya mengkontekstualisasikan Imago Dei dalam kerangka budaya dan agama yang beragam, yang memperkaya diskusi teologis dan etis. Pada akhirnya, penelitian ini menganjurkan pemahaman yang bernuansa tentang apa artinya menjadi manusia di dunia yang semakin berteknologi, dengan menekankan tanggung jawab etis yang menyertai integrase AI ke dalam kehidupan sehari-hari.