cover
Contact Name
Yuli Setyowati
Contact Email
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Daerah Istimewa Yogyakarta Jl.Timoho No, 317, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan
ISSN : 29618541     EISSN : 29618002     DOI : https://doi.org/10.47431
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published by Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published twice a year, in June and December. The scope and focus of the Empowerment Communication Journal is Communication Science which includes: 1) Empowerment Communication 2) Corporate Social Responsibility 3) Media Literacy 4) Media and Gender 5) Communication development 6) Extension Communication 7) Village Communication 8) Citizen journalism 9) Sociology of communication 10)Social marketing communication 11)Social entrepreneurship 12)Tourism Communication
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): Desember" : 6 Documents clear
PERSPEKTIF DAN MOTIF CSR SERTA IMPLIKASINYA PADA KOMUNIKASI CSR: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA Yudarwati, Gregoria Arum
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.323

Abstract

Tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) menjadi praktik yang banyak diperdebatkan dan menimbulkan banyak pandangan dalam konteks relasi bisnis dan masyarakat. Kompleksitas ini juga membawa implikasi pada praktik komunikasi CSR. Melalui studi pustaka artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek mendasar yang bisa ditarik dari kajian CSR yang kemudian membantu memahami kajian komunikasi CSR, khususnya dalam sub-disiplin hubungan masyarakat dan komunikasi organisasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka integratif yang digunakan untuk menilai dan mensintesis pustaka pada topik kajian CSR dan memungkinkan untuk memunculkan sebuah kerangka pemikiran tertentu. Hasil studi pustaka menunjukkan perlunya memahami aspek pendekatan cara pandang CSR, yaitu pendekatan pemegang saham, pendekatan pemangku kepentingan, dan pendekatan kemasyarakatan. Demikian juga perlu dipahami motif CSR sebuah perusahaan, yaitu apakah motif ekonomi, politik, integrasi sosial atau etis. Artikel ini juga menunjukkan relevansi sub-disiplin hubungan masyarakat dan komunikasi organisasi dalam kajian komunikasi CSR. Artikel ini memberikan kontribusi pada pada pemahaman praktik CSR dan komunikasi yang beragam dengan mempertimbangkan konteks dan latar belakang motivasi perusahaan. Studi pustaka ini menyarankan perlunya pendekatan CSR dan komunikasi CSR yang berpusat dan berorientasi pada pemangku kepentingan dibandingkan pada perusahaan, serta mengangkat aspek lokalitas untuk memperkaya kajian multikultur dalam komunikasi CSR.
STRATEGI KOMUNIKASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK DENGAN PENDEKATAN SWOT DI KABUPATEN CIREBON: MOTEKAR COMMUNICATIONS STRATEGY Machsunah, Uun; Risnawati, Ririn; Febriyanti, Fayka
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.326

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Motekar dalam pencegahan kasus pelecehan seksual anak di Kabupaten Cirebon yang terjadi di 3 tahun terakhir dan menganalisis strategi komunikasi tersebut menggunakan analisis SWOT agar dapat menjadi pertimbangan bagi Motekar Kabupaten Cirebon dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini mengambil 7 (tujuh) orang informan, terdiri dari lima orang informan kunci dan dua orang informan pendukung. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Perolehan data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan Motekar Kabupaten Cirebon merupakan kombinasi dari beberapa elemen komunikasi, yaitu sumber; pesan; media; penerima serta efek. Dalam strategi komunikasi tersebut dilakukan analisis menggunakan Matriks SWOT untuk menghasilkan strategi alternatif yang dapat digunakan, sehingga terdapat empat tipe SWOT Matrix, yaitu Strength-Opportunity (SO), yang merupakan strategi untuk menggunakan kekuatan internal pada Motekar Kabupaten Cirebon untuk meraih keuntungan ketika mendapatkan peluang; Weakness-Opportunity (WO), yang merupakan strategi untuk memperbaiki suatu kelemahan dengan peluang yang ada; Strength-Threats (ST) yaitu strategi yang digunakan Motekar Kabupaten Cirebon melalui kekuatan untuk mengurangi atau menghindari dampak yang diakibatkan oleh ruang lingkup internal; dan Weakness-Threats (WT), yaitu strategi yang dikhususkan untuk bertahan dengan harapan untuk membantu mengurangi dampak dari kelemahan internal dan ancaman dari luar.
KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN MELALUI PELESTARIAN BAHASA DAERAH MANUS Angelina Eldaranti Yosta; Muhsin, Habib
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.327

Abstract

Komunikasi pemberdayaan merupakan upaya untuk mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam suatu kegiatan pemberdayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana  komunikasi pemberdayaan melalui pelestarian bahasa daerah Manus di Desa Golo Meni Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data secara kulaitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemberdayaan melalui pelestarian bahasa daerah Manus di Desa Golo Meni Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur dilaksanakan oleh pemerintah desa dan masyarakat Golo Meni dengan efektif.  Wujud pemberdayaan yang dilaksanakan adalah berpartisipasi dalam upaya pelestarian bahasa Manus. Target pemberdayaan yaitu warga masyarakat di Desa Golo Meni. Media penyampaian pesan dalam  pelaksanaan pemberdayaan adalah tatap muka langsung. Masyarakat memberikan respon baik dengan berpartisipasi melestarikan bahasa Manus.
IMPLEMENTASI E-GOVERMENT MELALUI APLIKASI SURAT BANTUL DI KAPANEWON PANDAK KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Wibowo, Dendi Sulistyo; supardal, supardal
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.334

Abstract

Pelaksanaan penggunaan aplikasi persuratan di Kabupaten Bantul, memiliki banyak problematika, karena merupakan perubahan pola pikir pelaku birokrasi dari manual ke digital dan upaya menuju smart city di Kabupaten Bantul. Hal ini membutuhkan dukungan dan komitmen semua pihak untuk melaksanakan salah satu kebijakan publik sesuai amanat Peraturan Bupati Bantul Nomor 135 Tahun 2020. Studi Kasus di Kapanewon Pandak ditemukan bahwa dalam pelaksanaan aplikasi Surat Bantul terdapat beberapa pegawai pengguna aplikasi belum dapat melaksanakan ketugasannya dalam penyelesaian persuratan di aplikasi. Permasalahan inilah yang diangkat dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggali lebih dalam permasalahan implementasi aplikasi Surat Bantul di Kapanewon Pandak dan faktor yang mempengaruhinya.  Dengan sumber data primer dari 21 orang informan yang telah dipilih dilakukan pengumpulan data pada studi kasus ini melalui wawancara, observasi, fokus grup diskusi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi aplikasi Surat Bantul di Kapanewon Pandak secara umum telah dilaksanakan baik. Pelaksanaan kurang lancar dari sebagian pengguna disebabkan karena kesibukan pegawai dan belum terbiasanya dalam penggunaan aplikasi. Sistem sendiri tidak ada kendala, hanya diperlukan peningkatan optimalisasi aplikasi dengan update. Selain itu faktor penghambat antara lain pemahaman ketugasan, kesibukan pekerjaan, pembiasaan penggunaan.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL DI BIDANG PARIWISATA UNTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KAMPUNG ARBOREK KABUPATEN RAJA AMPAT Sarwom, Patrick Valdano Sarwom
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.339

Abstract

Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Raja Ampat terkenal dengan kekayaan dan keunikan spesies hewan bawah laut sebanyak 1.104 jenis ikan, 699 jenis moluska dan 537 jenis karang. Ini mebuat kepulauan Raja Ampat dikenal dengan sebutan surga dunia. Terutama Kampung Arborek yang merupakan tempat tinggal   dari 540 jenis terumbu karang, 1.511 spesies ikan, Ikan Pari Manta (Manta Birostris) adalah salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia dan lebih dari 700 jenis mollusca. Tetapi dengan adanya kekayaan alam yang dimiliki oleh kabupaten bahari ini masih banyak masyarakatnya yang hidup dalam kemiskinan, ini yang membuat suatu ketimpangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan potensi lokal di bidang pariwisata untuk penanggulangan kemiskinan di Kampung Arborek, Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya agar dapat memberdayakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (field research). Kirk dan Milles menjelaskan   penelitin kualitatif   dalam ilmu-ilmu sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan  manusia sesuai kawasannya sendiri dan berkaitan dengan obyek sesuai dengan perilaku dan bahasanya. Hasil penelitian menunjukkan situasi di Kampung Arborek, Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat kekayaan alamnya melimpah namun masyarakat belum mampu untuk mengelola sumberdaya alam yang dimiliki.
Praktik Komunikasi Partisipatif Warga RW 20 Kampung Sutodirjan Kota Yogyakarta Pada Program Pembangunan Komunitas Lokal Arifin, Pupung
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 2 No 2 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v2i2.340

Abstract

Komunikasi partisipatif menjadi salah satu kajian penting dalam Komunikasi Pembangunan. Indonesia sebagai salah satu negara berkembang, tentu masih layak untuk melihat bentuk aktivitas warga dalam lingkup komunikasi pembangunan. Kota Yogyakarta, sebagai wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terdapat beberapa kampung di bawah lingkup kemantren dan kelurahan. Kampung Sutodirjan, merupakan satu dari beberapa kampung padat di Kota Yogyakarta yang menarik untuk dilihat aktivitas komunikasi partisipatifnya. Hal tersebut karena kampung ini berhasil melepas stigma negatif menjadi pujian setelah menjuarai kompetisi tingkat nasional. Penelitian ini mencoba melihat praktik komunikasi paritisipatif yang lebih egaliter untuk meningkatkan partipasi penerima pesan (Thomas & Narayan, 2016). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan teknik wawancara mendalam kepada Ketua RW dan dua orang warga. Penelitian melihat bahwa komunikasi partisipatif yang terjadi di Kampung Sutodirjan tanpa melibatkan pihak luar. Ketua RW dan pengurus RW secara aktif mendorong adanya partisipasi dialogis dari warga kampung. Ketua RW mampu mengedepankan komunikasi antar budaya dalam rangka mendorong keterlibatan warga dalam proses dialog. Meskipun demikian dalam beberapa kondisi, Ketua RW dan pengurus RW masih cukup dominan dalam menentukan topik diskusi dan proses pengambilan keputusan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6