cover
Contact Name
Yuli Setyowati
Contact Email
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Daerah Istimewa Yogyakarta Jl.Timoho No, 317, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan
ISSN : 29618541     EISSN : 29618002     DOI : https://doi.org/10.47431
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published by Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published twice a year, in June and December. The scope and focus of the Empowerment Communication Journal is Communication Science which includes: 1) Empowerment Communication 2) Corporate Social Responsibility 3) Media Literacy 4) Media and Gender 5) Communication development 6) Extension Communication 7) Village Communication 8) Citizen journalism 9) Sociology of communication 10)Social marketing communication 11)Social entrepreneurship 12)Tourism Communication
Articles 52 Documents
Spiritual-Integrated Interpersonal Communication in Mentoring Children with Special Needs Belekubun, Susilawati; Renwarin, Martinus; Talubun, Michael; Futauni, Maria Irmawati
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.857

Abstract

This study examines interpersonal communication practices in mentoring children with special needs conducted by the ALMA Sisters at Bhakti Luhur Orphanage in Langgur, Southeast Maluku. Children with special needs often experience communication barriers, limited social interaction, and social stigma within their communities. Effective interpersonal communication therefore becomes a crucial element in the mentoring process. This research employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in‑depth interviews, participant observation, and document analysis involving sisters who directly assist children with special needs. The data were analyzed thematically to identify patterns of interpersonal communication that emerge in the mentoring process. The findings reveal six dominant forms of interpersonal communication in mentoring practices: openness, empathy, supportiveness, equality, contextual awareness, and sacrifice. These communication practices function not only as interaction mechanisms but also as relational strategies that foster emotional security, self‑confidence, and social development among the children. Furthermore, the religious spirituality embraced by the sisters strengthens the interpersonal relationships established during the mentoring process.This study contributes to interpersonal communication scholarship by highlighting the integration of spiritual values within mentoring practices for children with special needs.
Membangun Kemandirian dari Dialog: Strategi Komunikasi Partisipatif di Yayasan Penyandang Cacat Mandiri. Sance Irene Mofu; Yuli Setyowati
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.870

Abstract

Pascagempa Bantul tahun 2006, penyandang disabilitas menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi, seperti keterbatasan akses kerja, ketergantungan terhadap bantuan, serta rendahnya kepercayaan diri akibat perubahan kondisi fisik dan sosial. Kondisi ini menuntut adanya proses pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kapasitas, partisipasi, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi partisipatif yang diterapkan oleh Yayasan Penyandang Cacat Mandiri (YPCM) dalam membangun kemandirian penyandang disabilitas. Penelitian ini didukung oleh teori komunikasi partisipatif dan komunikasi pemberdayaan yang menekankan dialog setara, partisipasi aktif, serta penempatan individu sebagai subjek perubahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling dengan jumlah sembilan orang yang terdiri atas pengurus yayasan dan pekerja penyandang disabilitas yang terlibat aktif dalam kegiatan kerja di Yayasan Penyandang Cacat Mandiri. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi partisipatif diwujudkan melalui komunikasi dialogis, pendampingan kerja, pelibatan penyandang disabilitas dalam tahap perencanaan hingga evaluasi, serta penggunaan media komunikasi yang inklusif dan fleksibel. Temuan ini memperkuat teori komunikasi pemberdayaan bahwa komunikasi yang setara dan kontekstual mampu meningkatkan kapasitas individu. Dampaknya terlihat pada peningkatan kemandirian ekonomi, keterampilan kerja, kemandirian sosial, serta orientasi masa depan penyandang disabilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi partisipatif berperan penting sebagai strategi pemberdayaan dalam membangun kemandirian penyandang disabilitas, serta menjadi pendekatan komunikasi yang manusiawi dan berkelanjutan.