cover
Contact Name
Yuli Setyowati
Contact Email
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
jurnal.jkpapmd@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD, Daerah Istimewa Yogyakarta Jl.Timoho No, 317, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan
ISSN : 29618541     EISSN : 29618002     DOI : https://doi.org/10.47431
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published by Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan is published twice a year, in June and December. The scope and focus of the Empowerment Communication Journal is Communication Science which includes: 1) Empowerment Communication 2) Corporate Social Responsibility 3) Media Literacy 4) Media and Gender 5) Communication development 6) Extension Communication 7) Village Communication 8) Citizen journalism 9) Sociology of communication 10)Social marketing communication 11)Social entrepreneurship 12)Tourism Communication
Articles 51 Documents
PERAN KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PEMBERDAYAAN BUDAYA DI KELOMPOK SENI LENGGER TAPENG Gustini, Pira Sri; chandra, ade
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i1.533

Abstract

Komunikasi memiliki peran strategis dalam kerja organisasi, sebab komunikasi tak hanya mampu merajut relasi sinergisitas yang terkoordinir yang mempertemukan pemahaman anggota unit, namun juga melahirkan nilai bersama sehingga tercapainya tujuan visi-misi organisasi. Komunikasi di dalam organisasi berdampak pada iklim kolektif dan semangat  bersama dalam menjalankan peran masing-masing. Demikian pula dengan Organisasi Kesenian Langger Topeng di Dusun Nglinggo, Kalurahan Pagerharjo, Kulon Progo yang telah ada sejak tahun 1915. Seni pertunjukkan biasanya menggunakan tarian dimana pemainnya mengenakan  topeng yang memainkan peran tertentu dengan iringan tembang jawa dan alunan musik tradisi Arab. Dalam pertunjukkan tersebut penari menggunakan beberapa karakter seperti hanoman, bidadari, dan beberapa makhluk mistik lainnya. Kesenian ini juga mementaskan sebuah cerita yang dikhususkan untuk bernadzar dengan melantunkan doa-doa keselamatan bagi tuan rumah atau pihak yang memiliki hajat tempat dilaksanakan pertunjukkan tersebut. Penelitian ini menggali lebih dalam tentang peran komunikasi organisasi dalam transformasi nilai budaya. Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah kualitatif dengan cara pengumpulan data lapangan melalui wawancara dan observasi mendalam dengan maksud agar penulis lebih menghayati makna seni tarian  topeng. Data yang dikumpulkan, direduksi, lalu dinarasikan. Komunikasi pada Kelompok Seni Lengger Tapeng di Dusun Nglinggo mampu mengalirkan pesan ke semua lini organisasi saling menguatkan anggota sehingga  menjadikannya tetap eksis dan produktif di tengah gempuran sosial dan ekonomi  masyarakat. Pemberdayaannya terletak pada transformasi nilai budaya yang ditampilkan melalui Seni Lengger Tapeng yang meluas dan menjadi saluran sosial masyarakat dalam memaknai penyelenggaraan hajat hidup bersama sehari-hari.
Menelisik Dinamika Implementasi Fungsi Fasilitasi Peliputan Media Terhadap Kegiatan Pimpinan Daerah Kabupaten Sleman (Penelitian pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah) nugraheni, yulia; Setyowati, Yuli
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i1.600

Abstract

Pemerintah Daerah melalui humas pemerintah aktif memanfaatkan media sosial. Prokompim merupakan lembaga humas pemerintah yang melakukan fungsi manajemen komunikasi pimpinan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan pada  Prokompim Sleman dengan tujuan mengetahui implementasi fungsi fasilitasi peliputan media terhadap kegiatan pimpinan daerah dan dinamika yang terjadi pada implementasi fungsi tersebut. Hasil penelitian mengungkap bahwa pelaksanaan fungsi fasilitasi peliputan media oleh Prokompim Sleman dilaksanakan melalui pendekatan kelembagaan yang terbagi ke dalam dua tim media. Tim Dokumentasi Pimpinan berperan sebagai entitas yang melekat secara struktural  jabatan pimpinan daerah dengan fokus pada dokumentasi kegiatan resmi Bupati dan Wakil Bupati. Sedangkan Tim Media Bupati dan Tim Media Wakil Bupati bekerja lebih fleksibel dan bersifat personal, mengikuti gaya serta kebutuhan komunikasi masing-masing pimpinan. Namun, sistem ini belum sepenuhnya kokoh secara kelembagaan. Hal ini terlihat ketika terjadi pergantian kepala daerah hasil Pemilukada 2024. Tim media yang sebelumnya mendampingi pimpinan lama digantikan seluruhnya sehingga menciptakan situasi ketergantungan terhadap individu, bukan terhadap sistem. Dalam perspektif teori budaya organisasi, ketergantungan ini menandakan belum terbentuknya nilai-nilai bersama yang menjamin kontinuitas kerja. Lebih jauh, dari kacamata tata kelola adaptif, organisasi pemerintahan idealnya mampu mengakomodasi perubahan dengan tetap menjaga stabilitas fungsi. Pada kasus Prokompim, adaptasi dilakukan secara teknis (dengan merekrut tim baru), namun belum menyentuh sisi struktural dan sistemik. Tidak adanya standar atau regulasi yang menjadikan tim media sosial sebagai bagian tetap dari jabatan fungsional membuat proses komunikasi publik menjadi tidak berkelanjutan. Dengan demikian, Prokompim perlu memformalkan struktur peliputan yang melekat pada jabatan, bukan individu, untuk memastikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
KETELADANAN KEPEMIMPINAN DALAM PENCAPAIAN TUJUAN ORGANISASI PT. GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk BRANCH OFFICE YOGYAKARTA Ayu Krisna Dewi, Ida; sugiyanto, sugiyanto
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i1.613

Abstract

Penelitian berjudul Keteladanan Kepemimpinan Dalam Pencapaian Tujuan Organisasi PT Garuda Indoensia (Persero) Tbk, Branch Office Yogyakarta. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai salah satu BUMN memiliki kewajiban melaksanakan budaya organisasi BUMN “AKHLAK”. Disisi lain, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memiliki budaya organisasi “The Garuda Way”. Kedua budaya organisasi diimplementasikan di Branch Office Yogyakarta dengan strategi pemimpin memberi teladan untuk stafnya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif studi kasus, informan ditentukan melalui teknik sampling, data primer diperoleh melalui observasi dan interview. Data primer dan sekunder diintegrasikan dalam konten analisis selanjutnya diverifikasi, analisis dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan mengimplementasi budaya perusahaan The Garuda Way, dalam tiga indicator: 1) I AM in Charge,  berani mengambil keputusan dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah, memenuhi janji dan komitmen, berpegang teguh kepada nilai moral dan etika; 2) I AM with You, bersikap disiplin dan konsisten dalam segala hal , membersamai customer serta menciptakan hal-hal baru, kreatif & inovatif , menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya, suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif;3)  Because You Matter bersikap tulus, terbuka, bijaksana  dan penuh perhatian dengan memberi pelayanan dan pengalaman terbaik kepada customer, terus menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi, cepat menyesuaikan diri untuk menjadi lebih baik. Dampak keteladanan pimpinan dalam penerapan budaya perusahaan yang di awali dengan melakukan sosialisasi, internalisasi, implementasi dan komitmen kepada seluruh tim menghasilkan peningkatan pelayanan kepada customer serta pencapaian target penjualan yang ditandai dengan kenaikan jumlah penumpang dan penambahan jumlah penerbangan.
SINERGITAS STAKEHOLDERS DALAM IMPLEMENTASI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI DESA Sulistyowati, Fadjarini; Subejo, Subejo; Sulhan, Muhamad
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i1.629

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat salah satunya dimanfaatkan untuk memudahkan pengelolaan adminitrasi desa yakni melalui  Sistem Informasi Desa (SID).  Sistem informasi Desa menjadi ruang penyampaian informasi dan komunikasi bagi perangkat desa ke warganya. SID  diberlakukan sejak adanya UU Desa No.6 Tahun 2014 namun implementasi SID sampai saat ini belum optimal. Ada beberapa kendala dalam implementasi SID, permasalahan utama sebagai inovasi baru sehingga perlu persiapan sumberdaya manusia dan infrastruktur serta tata kelola dalam pengaturannya. Faktor tatakelola bertumpu pada komunikasi, koordinasi dan pembagian kerja antar pihak yang bertanggungjawab.  Sejak 2017 Panggungharjo merupakan salah satu desa yang mampu menginisiasi SID dengan mengawalinya melalui pendirian lembaga desa khusus untuk SID. Penelitian ini menggunakan teori strukturasi dari Antony Giddens dalam  melihat sinergitas stakeholders untuk mengimplementasikan SID. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran sinergitas stakeholders yang bertumpu pada komunikasi dan koordinasi antar stakeholders dalam implementasi SID. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif  dengan pendekatan deskriptif kritis, yang menyajikan gambaran spesifik  tentang situasi dan fenomena di desa tersebut. Pengumpulan data dilakukan wawancara kepada informan yang terdiri dari:  kepala desa dan carik desa, perangkat desa pengelola SID Panggungharjo, unsur masyarakat yang terdiri dari anggota PKK, kepala dusun dan karang taruna. Teknik analisis data dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan  sinergitas stakeholders berperan dalam implementasi SID di Kalurahan Panggungharjo.  Sinergitas ini terwujud karena adanya komunikasi antar pihak dan koordinasi di Kalurahan Panggungharjo. Sesuai teori strukturasi, kepimpinan kepala desa diikuti dengan berdirinya lembaga yang kompeten dan pembagian kerja serta  wewenang jelas merupakan dualitas struktur yang berjalan beriringan.
Strategi Komunikasi dalam Pengembangan Pariwisata Religi Bahari Berbasis Sejarah di Cirebon Chamidah, Nurul; Mansur, Daduk Merdika; Kardiyanti, Endah Nurhawaeny; Supardi, Dea Angkasa Putri; Permana, Yusa Indera
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.647

Abstract

Pengembangan pariwisata di kawasan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, hingga saat ini masih terkonsentrasi pada wisata ziarah makam Sunan Gunung Jati, sementara potensi bahari, sejarah maritim, dan lingkungan pesisir di sekitarnya belum terintegrasi sebagai satu kesatuan destinasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan pariwisata religi bahari sebagai alternatif pembangunan pariwisata berkelanjutan melalui perspektif komunikasi pembangunan dengan menggunakan teori Difusi Inovasi sebagai kerangka teoretik utama untuk menjelaskan proses penyebaran gagasan pariwisata berbasis kawasan dan adopsinya oleh masyarakat. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa inovasi pariwisata akan lebih mudah diterima apabila dikomunikasikan melalui saluran berbasis komunitas, selaras dengan nilai religius lokal, dan menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif yang dilaksanakan pada periode 2022–2025 melalui studi dokumen kebijakan (RPJMD, RIPPARDA/Raperiparda, dan RTRW), observasi lapangan dan pemetaan potensi pariwisata di Kecamatan Gunung Jati, wawancara mendalam dengan aktor penggerak masyarakat, tokoh agama, pemerintah kecamatan, serta Bapelitbangda, dan Focus Group Discussion (FGD) multipihak. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk mengidentifikasi aktor komunikasi, saluran komunikasi, tahapan adopsi inovasi, serta bentuk partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata religi bahari dipahami sebagai inovasi sosial yang bertumpu pada narasi sejarah, penguatan kapasitas masyarakat, dan pembelajaran sosial bertahap, dengan komunitas mangrove dan pelaku UMKM sebagai early adopters serta tokoh agama dan penggerak komunitas sebagai change agents. Temuan ini memperkuat relevansi teori difusi inovasi dalam konteks pariwisata berbasis nilai religius dengan strategi guna mengurai konsentrasi wisata ziarah, memperluas destinasi pendukung, dan mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.
Shin Tae Yong dalam Bingkai Media Online (Analisis Framing Berita Pemecatan Shin Tae Yong di Bolasport.com dan Viva.co.id) yanus, yanus purwansyah sriyanto; Srigati, Bambang; Rahmayanti, Dian Rhesa; Solihin, Mohammad; Basuki, Umar; Rahmahtika, Saffa Rizqi
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.733

Abstract

Dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola, berita pemecatan pelatih selalu menarik perhatian publik dan media. Bulan Januari 2025, salah satu isu yang paling banyak dibicarakan di dunia olahraga pada Januari 2025 adalah pemecatan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih tim nasional sepak bola Indonesia. Sebagai pelatih sepak bola yang memiliki rekam jejak prestasi, pemecatan STY memicu beragam reaksi dari berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola, analis, dan masyarakat umum. Dengan menggunakan pendekatan analisis framing, penelitian ini akan mengkaji pola pemberitaan, pilihan kata, dan narasi yang digunakan oleh berbagai media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana media membentuk persepsi publik terhadap keputusan yang dibuat oleh federasi sepak bola terkait posisi pelatih tim nasional Indonesia. Dalam kajian konstruksi media ini, tingkatan komunikasinya adalah komunikasi massa, karena melibatkan media berita daring seperti Bolasport.com dan Viva.co.id. Unsur komunikasi yang difokuskan dalam kajian ini adalah pesan. Termasuk apa yang telah dilakukan oleh Bolasport.com dan Viva.co.id dengan menekankan realitas pemecatan STY sebagai fakta yang harus diketahui oleh khalayak. STY yang selama ini dianggap sebagai salah satu elemen kebangkitan timnas sepak bola Indonesia justru secara mengejutkan dipecat oleh PSSI dan dianggap tidak memenuhi target. Namun kedua media tersebut pada porsi pemberitaannya lebih menekankan pada aspek permasalahan internal yang dianggap menjadi faktor utama pemecatan STY.  
Antara Tren dan Tradisi: Membedah Eksistensi Radio Kampus dalam Ekosistem Mahasiswa Universitas Mercu Buana dan Universitas Islam Bandung Listiani, Endri Listiani; Umarella, Farid Hamid
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.817

Abstract

Radio merupakan media komunikasi massa yang efektif untuk penyebaran informasi dan hiburan. Ada beberapa jenis radio di Indonesia yaitu  radio publik, radio swasta, radio komunitas dan radio berlangganan.. Radio komunitas merupakan stasiun radio yang dikelola, diperuntukkan, diinisiasikan, dan didirikan oleh komunitas. Radio       komunitas ikut mengambil bagian dalam penyebarluasan informasi yang dibutuhkan oleh komunitas itu sendiri, maupun berbagai informasi mengenai program yang diberikan pemerintah. Salah satu radio komunitas adalah radio kampus. Radio kampus memiliki beberapa tantangan yang menjadi salah satu  alasan sulit berkembang. Pada penelitian ini coba menelaah keberadaan 2 radio kampus di kota Jakata dan Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis eksistensi radio kampus di Universitas Mercu Buana Jakarta dan Universitas Islam Bandung di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian total berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi non partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.  Analisis data meliputi 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa radio kampus berusaha menjadi radio yang tetap memiliki eksistensi. Eksistensi radio kampus baik di Universitas Mercu Buana maupun Universitas Islam Bandung masih tetap terjaga di tengah tantangan yang dihadapi. Radio ini tetap menjaga eksistensinya dengan menjadikan radio sebagai penyalur bakat, sarana adaptasi teknologi, menjaga kedekatan emosional dan bersinergi sebagai radio akademik.
Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan Dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) di Kabupaten Gunungkidul Mulatsih, Nurdiana; Rohman, Nusron Habibur
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan dalam perspektif pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan kualitatif deskriptif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dokumen RPJMD Kabupaten Gunungkidul 2025–2029. Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor pertanian berkontribusi rata-rata 24% terhadap PDRB selama periode 2020–2024, menandakan perannya yang signifikan sebagai penopang ekonomi daerah meskipun belum menjadi penggerak utama pertumbuhan. Keterkaitan antara sektor pertanian dan ketahanan pangan terlihat melalui peningkatan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) dan diversifikasi konsumsi, namun tantangan masih ada pada aspek produktivitas, hilirisasi, dan keberlanjutan sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan tiga arah kebijakan utama, yaitu (1) efisiensi ekonomi melalui teknologi dan peningkatan produktivitas, (2) pemerataan kesejahteraan melalui diversifikasi dan hilirisasi pertanian, serta (3) keberlanjutan lingkungan melalui tata kelola sumber daya yang adaptif. Dengan strategi tersebut, sektor pertanian diharapkan tidak hanya menjadi stabilisator ekonomi, tetapi juga motor utama pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan di Kabupaten Gunungkidul.
GAYA KEPEMIMPINANTRANSFORMASIONAL KEPALA DESA DALAM MEMBANGKITKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DAN MEMUNCULKAN INOVASI LOKAL (Studi di Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah) Albertus, Albertus; Setyowati, Yuli
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.832

Abstract

Penelitian ini menganalisis gaya kepemimpinan transformasional yang dapat dilihat dari idealisasi, motivasi inspirasi, stimulasi intelektual, pertimbangan individual dan implikasinya dalam memunculkan inovasi lokal dan membangkitkan partisipasi masyarakat pada sektor pembangunan Desa Purwasaba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi secara mendalam fenomena sosial yang kompleks seperti gaya kepemimpinan, inovasi lokal, serta partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Purwasaba berhasil membangun kepercayaan dan keteladanan, menginspirasi masyarakat dengan visi yang jelas, serta mendorong partisipasi aktif melalui komunikasi dan pendekatan inklusif dalam proses pembangunan. Pendekatan ini turut mendorong kreativitas dan inovasi local termasuk pengembangan desa wisata, BUMDes, dan sistem pertanian terintegrasi yang berdampak positif pada kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pelestarian budaya. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan ini meningkatkan partisipasi masyarakat dan menciptakan inovasi lokal dalam pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, serta adaptif terhadap tantangan lokal dan global.
REPRESENTASI TRADISI RETORIKA DALAM ANIME ONE PIECE ARC WHOLE CAKE ISLAND: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Muhammad Ilham Pramuditya, Ilham; Sulistiowati, Fadjarini
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 4 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v4i2.853

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa teks budaya populer tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang produksi makna dan legitimasi ideologis melalui praktik komunikasi simbolik; dalam konteks tersebut, narasi audiovisual menghadirkan dialog, konflik, dan representasi kuasa yang membentuk cara audiens memahami moralitas dan kepemimpinan; One Piece Arc Whole Cake Island menampilkan dinamika konflik yang intens sehingga relevan dikaji sebagai praktik retorika budaya. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana tradisi retorika persuasif direpresentasikan melalui dialog, tindakan, dan simbol visual, serta bagaimana makna denotatif, konotatif, dan mitologisnya dikonstruksi dalam narasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk retorika persuasif, menganalisis lapisan pemaknaannya menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, serta mengungkap makna sosial dan ideologis yang dinaturalisasi dalam teks. Metode penelitian  yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain analisis teks audiovisual dalam paradigma interpretatif-konstruktivis, sementara teknik analisis dilakukan melalui tahapan denotasi, konotasi, dan mitos terhadap enam adegan kunci yang memuat praktik persuasi dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika persuasif bekerja secara multimodal melalui bahasa deklaratif, ancaman simbolik, negosiasi rasional, dan solidaritas emosional, serta pada tingkat mitologis menaturalisasi ideologi kepatuhan terhadap otoritas, pengorbanan sebagai kebajikan moral, legitimasi ilmiah sebagai dasar dominasi, dan kepemimpinan berbasis kepercayaan sebagai nilai yang dianggap wajar. Temuan ini menegaskan bahwa teks budaya populer berperan aktif dalam membentuk persepsi sosial tentang kekuasaan, konflik, dan moralitas melalui sistem tanda yang tampak sederhana namun sarat muatan ideologis, sekaligus merefleksikan dinamika sosial kontemporer dalam bentuk narasi simbolik yang persuasif.