cover
Contact Name
Rini Dorojati
Contact Email
jurnal.pmd@gmail.com
Phone
+6281216350083
Journal Mail Official
jurnal.pmd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Timoho No.317, Baciro, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55225
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Masyarakat dan Desa
ISSN : 27931339     EISSN : 28280938     DOI : https://doi.org/10.47431/jmd
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Masyarakat dan Desa is an open-access and peer-reviewed journal published by the Village Community Development Study Program, Yogyakarta "APMD" Village Community Development College. The PMD Study Program journal aims to facilitate scientific discussions related to the study. rural communities, community welfare, rural socio-economics, village governance, social movements, and sustainable community independence.
Articles 49 Documents
Pendapatan dan kesejahteraan Pedagang Kaki Lima selama Bulan Ramadhan di Kecamatan Pontianak Kota Akmami, Hududa; Munifah, Ayin Fias; Syarmiati, Syarmiati; Julia, Elsa; Muttaqin, Iqin Muttaqin
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i1.307

Abstract

Kesejahteraan merupakan kondisi dimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Bagi pedagang kaki lima yang menggantungkan pendapatan dari usaha berdagang, pada saat memasuki Bulan Ramadhan menghadapi perubahan perilaku konsumen yang dapat berpengaruh terhadap pendapatan dan kesejahteraannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan pedagang kaki lima terhadap kesejahteraan hidup mereka pada bulan Ramadhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 8 pedagang kaki lima sebagai informan yang berlokasi di Kecamatan Pontianak Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 12,5 % pedagang mengalami peningkatan pendapatan selama bulan Ramadhan, sebanyak 25% pedagang mendapatkan pendapatan yang sama seperti bulan biasanya, serta 67,5 % pedagang mengalami penurunan pendapatan dikarenakan pedagang tidak menyediakan barang dagangan berupa makanan dan minuman khas bulan Ramadhan yang diminati konsumen. Kesimpulan bahwa kesejahteraan pedagang kaki lima dari segi pendapatan selama bulan Ramadhan pada umumnya tidak mengalami peningkatan dikarenakan pedagang tidak mempunyai inovasi produk dagangan yang disesuaikan dengan selera konsumen untuk pemenuhan kebutuhan berbuka puasa. Produk yang dijual relative sama dengan hari- hari biasa, sehingga penurunan pendapatan berakibat pada penurunan kesejahteraan.
Perlindungan Terhadap Warga Miskin oleh Pemerintah Kalurahan Giawa, Analius; Winarman, Yunita Afreza
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i1.310

Abstract

Penghapusan kemiskinan menjadi cita-cita bangsa Indonesia, hal ini sebagaimana komitmen bangsa melalui pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 pada aline ke empat yang memiliki makna melindungi seluruh warga negara. Untuk itu negara melalui pemerintah berusaha membuat berbagai upaya dan usaha dalam bentuk-bentuk kebijakan agar kemiskinan di Indonesia terus menurun dan mampu mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahteran. Dalam hal ini, desa dengan kewenangan yang dimilikinya sebagaimana ditegaskan dalam undang-undang diharapkan memiliki komitmen dan inisiatif yang tinggi dalam memberikan perlindungan secara khusus kepada warga miskin dengan memproduksi berbagai kebijakan serta memanfaatkan sumber daya lokal (desa) melalui konsep pemberdayaan. Penelitian ini berfokus pada isu yang terjadi di Kalurahan Wiladeg yang merupakan salah satu kalurahan di wilayah Kapanewon Karangmojo dan masuk dalam wilayah kantong kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan melibatkan narasumber dari pemangku kebijakan dan warga miskin di Kalurahan Wiladeg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kalurahan Wiladeg masih mengandalkan kebijakan yang diproduksi pemerintah pusat sebagai sarana perlindungan bagi warga miskin. Selain itu Kalurahan Wiladeg masih belum memberikan perhatian besar dalam memberdayakan warga melalui pemanfaatan sumber daya dan potensi lokal yang merupakan sumber-sumber produksi warga masyarakat
Kemiskinan Pekerja Perempuan dan Sektor Informal di Sarkem Supraja, Muhammad; Asdi Artosa, Odam
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i1.311

Abstract

Pasar Kembang merupakan salah satu distrik sektor informal yang besar di Yogyakarta, dimana wilayah bisnisnya terbagi menjadi dua bagian yaitu kawasan sektor informal sah dan tidak sah. Tujuan penelitian untuk ini memberikan gambaran mengenai partisipasi pekerja perempuan dalam sektor informal di Pasar Kembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Eksplorasi data dengan studi literatur. Sebanyak delapan pekerja perempuan dengan rentang usia 17-51 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: dalam paradigma kemiskinan, perempuan yang dianggap berhasil adalah perempuan yang mampu berkarir di sektor publik dan berkontribusi dalam perekonomian keluarga. Namun, paradigma ini mengesampingkan posisi pekerja perempuan yang tidak memiliki keterampilan dan stock of knowledge yang memadai, sehingga kelompok ini seringkali terpinggirkan dan terserap dalam sektor informal tidak sah yakni Pekerja Seks komersial (PSK). Sektor informal sah bergerak dibidang jasa pariwisata dan sektor informal tidak sah yang aktivitas perekonomiannya bergerak pada bidang prostitusi. Meskipun demikian, kedua kawasan ini berhasil menjalin hubungan simbiosis mutualisme, dimana keberadaan masing-masing sektor dapat saling mendukung dan menguntungkan. Secara umum, hasil studi ini menambah dan memperkaya perdebatan akademik mengenai pekerja perempuan dalam pasar kerja informal
Implementasi Program Pembangunan di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kota Pontianak Penny, Penny; Ningrum, Rani Wigati Ningrum; Nurwijayanto; Tri Haryadi, Didid Aditya; Prayoga Siska, Fransiska
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i1.312

Abstract

Desa yang berbatasan dengan pusat pertumbuhan ekonomi akan mempengaruhi pembangunan desa tersebut, baik fisik maupun non fisik, Apabila tidak dilaksanakan secara cermat, dapat menjadi kesenjangan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, dan wawancara mendalam (in-depth interview), informan drngan snowbal yang dipertimbangkan. Hasil temuan pada penelitian , menunjukkan bahwa di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya Kota Pontianak program pembangunan yang bersifat fisik seperti pembangunan jalan, drainase, jembatan, dan pembuatan barau, terintegrasi dengan program bersifat non fisik dalam hal ini pembinaan seperti pembinaan keterampilan pengolahan pakan/makanan dari ikan lele menjadi abon , program bidang kesehatan seperti pemberian makanan tambahan yang bergizi kepada ibu hamil serta pencegahan stunting, dan program pendidikan seperti pembinaan guru-guru, serta bimbingan di paud-paud desa guna langkah untuk melanjutkan pendidikan dasar dan seterusnya sehingga mereka bisa berkembang dengan baik
Perkembangan Infrastruktur Pasca Pemekaran Desa Teluk Paman Timur Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau Jannah, Muhammad Raihatul; Ramadhan, Bagus
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i1.313

Abstract

Desa Teluk Paman Timur mengalami pemekaran wilayah sehingga pembangunan infrastruk tur juga mengalami perkembangan dari segi jumlah dan jenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan infrastruktur Desa Teluk Paman Timur pasca pemekaran serta faktor -faktor yang mempengaruhi perkembangan infrastruktur tersebut. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan deduktif kualitatif. Metode ini digunakan untuk  mengetahui perkembangan infrastruktur pada suatu desa dikarenakan pembangunan infrastruktur pada desa sudah mempunyai acuan atau peraturan pembangunan yang mengikat. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informasi diperoleh dari 10 informan. Analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur sudah menunjukkan adanya perkembangan setiap tahunnya. Namun, pembangunan infrastruktur tersebut terdapat kekurangan berupa bidang bidang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu bidang lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Hal ini ditemukan penyebabnya antara lain faktor tatakelola pemerintah, partisipasi masyarakat, sumber daya finansial, kualitas sumber daya manusia dan masalah teknis lapangan.
Arisan Sokongan Jaminan Sosial Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Gondang Purbalingga Jawa Tengah Anif Muchlashin, Hempri Suyatna
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i2.350

Abstract

Keterbatasan finansial masyarakat desa menghasilkan inisiatif pembentukan kelembagaan yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan sosial budaya ekonomi mereka. Melalui jaminan sosial masyarakat berbentuk arisan yang dibangun atas dasar saling membantu dengan semangat gotong royong menunjukkan kelembagaan jaminan social tersebut masih berlangsung hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya sikap saling percaya dari masyarakat, maka terciptanya kelembagan yang terstruktur dan sistem jaminan yang dirasakan membantu dalam melakukan acara sosial budaya seperti pernikahan dan hajatan lainnya yang butuh di bidang finansial. Simpulan bahwa sistem jaminan sosial yang mampu bertahan bukan hanya yang dilakukan oleh pemerintah melalui undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional yang sampai hari ini terealisasi dalam bentuk jaminan sosial BPJS.Kearifan lokal masyarakat desa juga mampu membentuk jaminan sosial yang berkelanjutan
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Desa Wisata Bokesan Sindumartani Ngemplak Sleman Winda Kamtiningtias, Sri Utami
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i2.351

Abstract

Desa Wisata Bokesan dengan unggulan agribisnis perikanan meiliki potensi untuk dikembangkan, namun masih mengalami kendala dalam pengelolaannya. Adanya indikasi pengelolaan sumberdaya manusia yang belum maksimal diantaranya berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2022 hanya 1-5 rombongan setiap bulannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sumber daya manusia diDesa Wisata Bokesan. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif , Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di Desa Wisata Bokesan meliputi rekrutmen dan seleksi berdasarkan usulan dari masyarakat/kelompok, Pelatihan dan pengembangan fokus pada pelatihan budidaya ikan. Penilaian kinerja dilakukan setiap habis masa jabatan. Imbalan diberikan setiap ada kunjungan wisata. Pengurus/pengelola diberi imbalan dari hasil penjualan panen ikan sebesar 5%. Adapun faktor penghambat yaitu pengelolaan masih konvensional sesuai kemauan pengurus, pengelola kurang kreatif dan inovatif, sarana-prasarna kurang menarik bagi pengunjung, pemasaran kurang optimal. Penerapan sanksi disiplin dalam kinerja selama ini tidak ada. Simpulan bahwa pengelolaan sumberdaya manusia di Desa Wisata Bokesan belum maksimal. Masih terdapat kendala internal yang harus dilakukan penyelesaiannya. Menumbuhkan rasa sosial terhadap kesejahteraan masyarakat tetap dilanjutkan, namun pengembangan ke arah professional harus dilakukan untuk keberlanjutan Desa Wisata Bokesan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Ideologi Ekonomi Kerakyatan Mohammad Hatta (Jalan Tengah Teori Merkantilisme Liberalisme dan Marxisme) Syaiful Bahri
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i2.352

Abstract

Mohammad Hatta hidup dan berkembang pendidikannya mulai dari lingkungan keluarga yang religius hingga lingkungan pendidikan yang mendunia. Pendidikan tinggi diperoleh dari jurusan ekonomi kenegaraan Sekolah Tinggi Ekonomi di Rotterdam, Belanda. Proses pendidikan di Belanda berimbas dalam perannya pada pemikiran teori ekonomi merkantilisme, liberalisme, dan marxisme di Indonesia. Untuk itu tujuan penelitian untuk mengetahui peran pemikiran dan gerakan keilmuan Mohammad Hatta. Penelitian menggunakan metode library research yaitu metode penelitian berbasis kritis yang bersandar pada analisa dan sintesa terhadap data kepustakaan. Langkah penelitian yaitu mencari, memilah, dan menemukan kesenjangan. Data dikumpulkan menggunakan alat bantu bibliographi berupa artikel jurnal dan informasi web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kerakyatan yang dibangun oleh Mohammad Hatta berlandaskan teori Merkantilisme yang berbasis penguasa kerajaan tradisional. Teori Marxisme digunakan sebagai alat penggerak teori Merkantilisme sehingga berbaur dengan kepentingan rakyat. Teori Liberalisme digunakan sebagai keperpihakan negara kepada rakyat untuk bekerja sesuai dengan kemampuan masing-masing. Akhirnya, praktik ekonomi kerakyatan. merupakan pilihan /gaya menengahi ketiga teori besar tersebut. Bentuk implementasi ekonomi kerakyatan yaitu koperasi. Rakyat bisa bekerja sama melalui koperasi atas asas kekeluargaan untuk mencapai kesejahteraan sosial. Ekonomi kerakyatan menjadi ekonomi Pancasila dengan adanya Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945.
Pembangunan Infrastruktur Dan Pemerataan Ekonomi Di Indonesia Muhammad Fakhrur Rodzi
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i2.353

Abstract

Pembangunan dalam suatu negara merupakan hal layak untuk kemajuan ekonomi. Khususnya pembangunan infrastruktur dapat memperlancar mobilisasi maupun distribusi barang serta jasa, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung. Namun demikian pelaksanaan pembangunan infrastruktur dan hasilnya belum sebagaimana yang diharapkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Ketimpangan ekonomi masih dirasakan , dan praktik pembangunan infrastruktur tidak sesuai dengan nilai ekonomi Pancasila yang berdasarkan nilai-nilai ajaran di dalamnya. Belum adanya keseimbangan pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumberdaya manusia , maka pembangunan yang dilaksanakan lebih pada praktik liberalisasi ekonomi yang didominasi oleh kelompok pemilik kekuasaan dan pemilik modal
Pengembangan Instrumen Pendidikan Matematika Bagi Siswa Kelas IX Warniasih, Kristina; Agil Pria Atmaja, Nugraha; Widyowatil, Dyah Ayu; Hidayah, Lufiah Nur
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v3i2.354

Abstract

Perubahan pembelajaran daring menjadi luring pasca pandemi Covid 19 berakibat pada sulitnya siswa tingkat SMP menyelesaikan soal pelajaran matematika. Akibatnya hasil belajar siswa dan kemampuan berpikirnya sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kemampuan pemecahan masalah, literasi, dan komunikasi matematika bagi siswa SMP kelas IX semester satu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan tahapan ADDIE yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa soal tes berbentuk uraian dan lembar observasi. Sebanyak 15 soal terdiri 5 soal kemampuan pemecahan masalah dengan standar kompetensi teorema pythagoras, 6 soal kemampuan literasi dengan standar kompetensi statistika, dan 4 soal kemampuan komunikasi dengan standar kompetensi pola bilangan. Kualitas soal hasil dari uji validitas butir soal semua diatas 0,3, reliabilitas kemampuan pemecahan masalah 0,886, kemampuan literasi 0,189, dan kemampuan komunikasi 0,664, tingkat kesukaran mudah dan sedang, serta daya pembeda sangat baik, baik, dan cukup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kemampuan pemecahan masalah siswa nilai skor 70, rerata kemampuan literasi siswa 65, dan rerata kemampuan komunikasi siswa 48. Simpulan bahwa instrumen yang dikembangkan dalam pelajaran matematika yaitu kemampuan pemecahan masalah,kemampuan literasi, dan kemampuan komunikasi yang diujikan kepada siswa sekolah menengah pertama kelas IX valid dan reliabel.