cover
Contact Name
Rini Dorojati
Contact Email
jurnal.pmd@gmail.com
Phone
+6281216350083
Journal Mail Official
jurnal.pmd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Timoho No.317, Baciro, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55225
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Masyarakat dan Desa
ISSN : 27931339     EISSN : 28280938     DOI : https://doi.org/10.47431/jmd
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Masyarakat dan Desa is an open-access and peer-reviewed journal published by the Village Community Development Study Program, Yogyakarta "APMD" Village Community Development College. The PMD Study Program journal aims to facilitate scientific discussions related to the study. rural communities, community welfare, rural socio-economics, village governance, social movements, and sustainable community independence.
Articles 64 Documents
Pemetaan Dampak Perubahan Iklim Terhadap Desa-Desa di Indonesia: Analisis Bibliometrik Gusti Naufal Rizky Perdana; Ameylia Puspita Rosa Dyah Ayu Arintyas; Dewi Risnawati
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Krisis iklim menimbulkan dampak multidimensi di desa-desa Indonesia. Masalah pokok terletak pada kerentanan desa terhadap bencana hidrometeorologis dan terbatasnya kapasitas adaptif strategis, diperparah oleh rendahnya literasi iklim yang menganggap perubahan iklim sebagai "nasib alamiah". Tujuan penelitian ini adalah memetakan literatur ilmiah (tren, pola kolaborasi, dan kesenjangan tematik) terkait dampak perubahan iklim di desa Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik kualitatif terhadap 276 dokumen ilmiah dari basis data Scopus dalam rentang 1994–2025, dengan bantuan perangkat VOSviewer dan R-Studio. Hasil menunjukkan akselerasi publikasi yang tajam sejak 2017, menandakan kematangan bidang riset. Namun, terdapat bias tematik kuat pada isu mitigasi berbasis lahan (kehutanan/REDD+), didorong aktor internasional, yang menggeser fokus dari urgensi adaptasi sosial-ekonomi lokal. Kesenjangan utama adalah kurangnya formalisasi praktik adaptasi sosial-budaya ke dalam mekanisme kebijakan desa. Simpulan menegaskan perlunya pergeseran paradigma: desa sebagai subjek adaptasi berdaulat. Hal ini dicapai dengan memprioritaskan peningkatan literasi iklim dan melembagakan kearifan lokal untuk membangun ketahanan iklim yang berkelanjutan dan adil. Kata Kunci: Adaptasi, Analisis Bibliometrik, Desa Perubahan Iklim
Rezim Indeks Desa Membangun sebagai Media Politik Pengaturan Pembangunan di Kebumen Eko Prasetyo Eko
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v6i2.740

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai instrumen pengukur pembangunan desa di Kabupaten Kebumen berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 2 Tahun 2016. Studi ini menyoroti bagaimana IDM, yang dirancang sebagai standar nasional yang seragam, diterapkan pada desa-desa dengan karakteristik sosial budaya dan kebutuhan pembangunan yang sangat beragam. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan IDM sering kali mengabaikan kondisi unik di tiap desa, khususnya dalam hal kebutuhan layanan publik yang tidak selalu menjadi kewenangan desa. Hal ini mengakibatkan hambatan dalam perencanaan kegiatan pembangunan dan alokasi sumber daya yang kurang berdampak sesuai dengan prioritas lokal. Lebih jauh, penelitian ini juga mengungkap bagaimana IDM berfungsi sebagai mekanisme governmentality yang mengatur dan membatasi kebebasan desa dalam mengambil keputusan pembangunan. Mekanisme ini memaksa desa untuk mengikuti agenda pembangunan yang bersifat sentralistik, sehingga ruang otonomi desa menjadi terbatas. Dengan demikian, penerapan IDM di Kabupaten Kebumen mencerminkan ketegangan antara standar nasional yang seragam dengan realitas sosial politik desa yang kompleks dan beragam. Kata kunci: Indeks Desa Membangun, Governmentality, Pembangunan Desa.
Efektivitas Program Lumbung Pangan Berbasis Budidaya dalam Meningkatkan Akses Pangan bagi Keluarga Beresiko di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunung Kidul Vibriza juliswara; Purbaningrum Arsynada Diamond; Djuniawan Karnajaya
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v6i2.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program lumbung pangan (Lumbung Mataraman) yang dikelola dengan cara budidaya dalam meningkatkan akses pangan bagi keluarga berisiko kekurangan di Kalurahan Bendung, Semin, Gunungkidul. Fokus utama penelitian adalah kontribusi lumbung pangan terhadap ketahanan pangan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil. Penelitian ini juga mengidentifikasi kendala dalam pengelolaan lumbung pangan serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lumbung pangan berbasis budidaya berperan signifikan dalam meningkatkan akses pangan keluarga berisiko. Dukungan masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting keberhasilan program, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan sumber daya manusia dan pendanaan. Rekomendasi penelitian meliputi peningkatan kapasitas pengelola, alokasi dana yang memadai, dan penguatan kolaborasi pemerintah-masyarakat. Kata Kunci: efektivitas, lumbung mataraman, berbasis budidaya, keluarga berisiko
Strategi Rumah Tangga Berpendapatan Rendah Menghadapi Kenaikan Harga Pangan Pokok di Desa Sumorame Kabupaten Sidoarjo Muhammad Fawaidul Musta'in Musta; Isa Anshori
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v6i2.776

Abstract

Kenaikan harga pangan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pola yang terus menanjak dan semakin menekan kemampuan beli rumah tangga berpendapatan rendah di Indonesia. Data inflasi pangan 2024–2025 memperlihatkan bahwa kenaikan harga pada komoditas pokok, terutama beras, gula, dan telur menjadi pemicu utama inflasi, terutama di kawasan pedesaan yang sangat bergantung pada dinamika pasar lokal. Situasi ini membuat rumah tangga miskin berada dalam posisi rentan karena sebagian besar pendapatan mereka tersedot untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana rumah tangga berpendapatan rendah di Desa Sumorame, Kabupaten Sidoarjo, merespons tekanan kenaikan harga pangan pokok. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan penelusuran dokumentasi guna menangkap pengalaman hidup serta pola adaptasi yang dijalankan keluarga. Temuan penelitian menunjukkan adanya tiga pola strategi utama: strategi konsumsi, strategi pendapatan, dan strategi sosial. Pada strategi konsumsi, rumah tangga cenderung mengurangi porsi makan atau mengganti menu dengan bahan pangan yang lebih murah. Pada ranah pendapatan, banyak keluarga menambah pekerjaan sampingan atau menjalankan usaha berskala kecil untuk menutup kekurangan biaya hidup. Sementara itu, strategi sosial tercermin dari kuatnya solidaritas komunitas desa, seperti praktik pinjaman informal, gotong royong, dan dukungan keluarga. Keseluruhan temuan ini menunjukkan bahwa ketahanan rumah tangga miskin dibangun melalui perpaduan antara upaya ekonomi dan pemanfaatan modal sosial masyarakat. Kata Kunci: Strategi Rumah Tangga, Kenaikan Harga Pangan, Modal Sosial, Strategi Penanggulangan